KARAWANG |Infokeadilan.com – Pengurus Karang Taruna Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, menggelar Rapat untuk membentuk panitia pemilihan Ketua Karang Taruna periode mendatang. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (06/01/2026) pukul 14.00 WIB di Balai Desa Tamelang diisi dengan pembahasan menyeluruh terkait penyusunan struktur kepanitiaan yang akan mengelola seluruh tahapan pemilihan.
Rapat yang berjalan lancar, tertib, dan khidmat menghadirkan berbagai komponen penting dari Desa Tamelang, termasuk pengurus Karang Taruna, perwakilan dari lingkungan RT, unsur pengurus inti organisasi, penasehat, tokoh agama, serta figur pemuda yang menjadi tulang punggung pembangunan desa.
Ketua Karang Taruna Desa Tamelang dalam kapasitas Penjabat (PAW), Yusef Supriatna, menjelaskan bahwa pembentukan panitia merupakan tahapan awal menyambut akhir masa bakti kepengurusannya yang telah berjalan kurang lebih dua tahun, menggantikan periode sebelumnya yang dipimpin Ketua Dede Jaka.
“Alhamdulillah, selama menjabat sebagai PAW, kita telah berusaha meneruskan program-program yang telah direncanakan. Kini saatnya kita mempersiapkan regenerasi kepemimpinan dengan membentuk panitia pemilihan ketua baru, karena masa bakti saya sudah memasuki tahap akhir,” ucap Yusef kepada awak media.
Menurutnya, pembentukan struktur kepanitiaan menjadi langkah krusial sebelum memasuki tahapan inti pemilihan.
“Kita memastikan seluruh mekanisme pengelolaan pemilihan disusun dengan baik terlebih dahulu, setelah itu tim akan segera menjalankan proses secara menyeluruh,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut disepakati susunan Majelis Wilayah Karang Taruna (MWKT) Desa Tamelang dengan Fahmi sebagai Ketua, yang akan didukung oleh Ridwan dan Denis Alfian sebagai anggota. Sementara itu, Panitia Pelaksana Pemilihan Ketua Karang Taruna dipercayakan kepada Jejen sebagai Ketua, bersama dengan Khairuddin, Adi Wijaya, Cece Sumama, Ali Mansur, dan Asim Suganda yang akan menjalankan tugas sebagai anggota.
Yusef juga menekankan pentingnya nilai demokrasi dalam seluruh rangkaian proses pemilihan.
“Kita ingin mengedukasi pemuda melalui praktik demokrasi langsung. Hal ini menjadi pembelajaran berharga bagi generasi muda agar memahami esensi dan mekanisme demokrasi yang baik,” jelasnya.
Menurutnya, pemilihan ketua Karang Taruna secara langsung dengan format kepanitiaan resmi ini merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan di Desa Tamelang.
“Masa bakti periode 2025–2026 akan segera berakhir. Saya hanya berpesan agar kita menjaga suasana demokrasi tetap kondusif, karena semua pihak memiliki tujuan yang sama yaitu memajukan Desa Tamelang,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan harapan besar terhadap perkembangan kepemudaan setempat.
“Semoga kepemudaan Desa Tamelang kedepannya dapat tumbuh lebih baik, maju, dan cerdas dalam berbagai aspek,” ucapnya.
Terhadap jadwal pelaksanaan, Yusef menyebutkan bahwa pleno pemilihan direncanakan masih akan digelar dalam bulan Januari 2026 mendatang.
“Selanjutnya akan diadakan rapat berikutnya untuk membahas tata tertib lengkap, mulai dari hak pilih hingga kriteria calon ketua. Setelah peraturan dasar ditetapkan, tahapan pendaftaran calon ketua akan segera dibuka,” pungkasnya.
Dengan terbentuknya panitia pemilihan ini, diharapkan proses regenerasi kepemimpinan Karang Taruna Desa Tamelang dapat berjalan secara demokratis, transparan, dan menghasilkan pemimpin pemuda yang memiliki komitmen kuat untuk memajukan desa.
•Edi

