BEKASI |infokeadilan.com – Guna mencegah terjangkitnya penyebaran DBD Puskesmas Cipayung bersama Muspika Kecamatan dan Pemdes Cipayung di bantu relawan PMI Kabupaten Bekasi melakukan Fogging, Selasa (18/3/2025)
Pasca terjadinya banjir yang merendam wilayah Kecamatan Cikarang Timur pada tanggal 04/03/2025 lalu mengakibatkan sejumlah warga terjangkit demam berdarah hingga meninggal dunia. Seperti yang terjadi di kampung Ciranggon Desa Cipayung.
Kepala Puskesmas Cipayung Ajat Jatnika SKM menghinbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan pencegahan dini penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui sosialisasi 3M plus dan pengasapan atau fogging pada lokasi yang menjadi tempat bersarangnya nyamuk.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap penyebaran DBD salah satunya dengan melakukan menerapkan 3M.” Ucapnya.
“Dan kali ini kami melakukan penyisiran ke sejumlah rumah yang berada di kampung Ciranggon secara (dor to dor) dengan melakukan fogging atau pengasapan ke saluran air dan tempat tempat lain yang menjadi sarang nyamuk.” Terangnya.
“Selain itu, pada kegiatan ini juga sekaligus memberikan edukasi kepada warga agar melakukan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur). Kemudian di harapkan kepada warga di minta untuk menggunakan kelambu dan lotion antinyamuk saat tidur dan menebar bubuk abate.” Jelasnya.
Pencegahan yang dilakukan pihaknya tersebut merupakan inisiatif Puskesmas Cipayung dan relawan PMI Bekasi yang mandapatkan informasi bahwa di beberapa desa yang ada di Kecamatan Cikarang Timur di kabarkan ada yang terjangkit DBD, seperti 10 orang warga kampung Ciranggon Desa Cipayung yang saat ini di rawat di Pusat Keseahatan terdekat.
Menurut penuturan Kepala Puskesmas Cipayung Ajat Jatnika SKM kegiatan tersebut atas kerjasama para relawan PMI Bekasi yang berkoordinasi dengan petugas Puskesmas setempat.
“Kegiatan ini atas kerjasama PMI dan Puskesmas Cipayung dengan di bantu oleh Muspika Kecamatan Cikarang Timur serta Pemdes Cipayung.” Ujarnya.
“Antisipasi seperti ini harus dilakukan sejak dini apalagi pasca bencana banjir ditambah curah hujan yang tinggi, banyak genangan air yang menjadi tempat bersarangnya nyamuk.” Tandasnya.
“Pengasapan atau fogging yang dilakukan tersebut hanya sebatas membunuh nyamuk dewasa saja. Maka dari itu, warga harus tetap waspada untuk selalu membersihkan tempat-tempat yang bisa dijadikan sarang nyamuk Aedes Aegypti.” Ungkapnya.
“Selain itu, kami juga mengadakan pengobatan Pusling (Puskemas Keliling untuk mengobati warga yang sakit akibat pasca banjir.” Pungkasnya

Terpisah Sekertaris Kecamatan Cikarang Timur H. Aris Sadikin Asnawi mengucapkan terimakasih kepada pihak dan instansi terkait yang telah ikut berpartisipasi untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi warga.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Cikarang Timur kami ucapkan terima kasih kepada Puskemas Cipayung, Pemdes Cipayung, Muspika Kecamatan Cikarang Timur dan rekanan dari relawan PMI Kabupaten Bekasi serta karang taruna desa Cipayung yang sudah berjibaku memberantas sarang nyamuk dengan melakukan kegiatan tersebut.” Tuturnya.
“Pencegahan penyebaran DBD ini merupakan satu kunci agar terhindar dari penyebarannya. Di harapkan masyarakat harus membiasakan diri untuk hidup bersih dan meningkatkan kesadaran agar selalu melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).” Tutupnya.
•Wan

