KARAWANG |infokeadilan.com – Pilkada tahun 2024 di kabupaten Karawang telah usai, resmi tanggal 20 februari 2025 Bupati dan Wakil Bupati sudah dilantik Presiden Republik Indonesia secara serentak. Akan netralistasnya masih menjadi pertanyaan publik. Demi sebuah jabatan terkadang apapun di lakukan hingga munculkan dugaan dugaan.” Jum’at (28/2/2025)
Sebelumnya muncul pemberitaan di salah satu media online, sebut saja Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupatean Karawang yang saat ini jadi perbincangan para pejabat di Pemkab Karawang. Diduga untuk cari aman jabatannya, kabarnya ia berpijak di dua kaki saat Pilkada 2024 lalu.
Pejabat Pemkab selaku narasumber yang tidak mau disebut namanya dihadapan awak media mengatakan, “Ya kang, Kadis pertanian jelas berpijak dua kaki untuk mengamankan jabatanya di saat dukungan 01 lagi banyak dia ikut mendukung, dan di saat 02 rame dukungan dia ikut juga, yang parahnya para penyedia jasa dukungan 01 sama Kadis di fasilitasi biar bisa kerja, dengan tujuan untuk mendapatkan anggaran di saat pencoblosan,” terangnya pada Kamis (27/2/2025).
“Parahnya lagi disaat penghitungan cepat dan 02 menang dia mulai merubah data para penyedia jasa. Jadi jelas’ kan kalau kadis pertanian Kabupaten Karawang sebenarnya dukung 01 ! terbukti para penyedia jasa dukungan 02 tidak ada yang bisa kerja disaat mau pencoblosan aneh kan,” Ungkapnya.
“Kami berharap bupati terpilih bisa buka mata mana yang jelas mendukung,sama mana pejabat yg berpijak dua kaki yang hanya untuk mengamankan jabatanya, ya memang sekarang kadis pertanian dan ketahanan pangan merapat terus ke sekda dengan harapan kedepan aman jabatanya.” Tutup narasumber.
Terpisah Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang saat dihubungi lewat telepon mengatakan. “Ya akang jangan terprovokasi orang yang mau mengadu domba kang,karena saya tidak begitu dan mana penyedia jasa yang ditunjuk langsung sama saya,” Singkatnya.
•Red

