Berita  

Di Duga Proyek Pembangunan Emplacement Halaman Desa Warung Bambu Tidak Optimal Dan Tidak Transfaran

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Menyikapi adanya pemberitaan di salah satu media perihal proyek pekerjaan pembangunan emplacement dan pengarugan halaman kantor desa Warung Bambu Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang yang di kerjakan oleh CV Adijaya sebagai pemenang tender, nomor kontrak : 027.2/222/09.2.01.03.153/KPA-BGN/PUPR/2023 yang bersumber dari APBD TA 2023 sebesar Rp. 144.500.000 dengan jangka waktu pengerjaan selama 75 hari kalender terkesan ada yang di tutup-tutupi, pasalnya terlihat jelas pada papan informasi proyek pun tidak tercantum  berapa volume pekerjaan tersebut, sehingga hal ini patut di pertanyakan.

Fisik Proyek pengecoran emplacemet pengarugan halaman kantor desa Warung Bambu Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang yang belum lama selesai dikerjakan namun sudah mengalami keretakan, sehingga hal tersebut patut di pertanyakan terkait kualitas bahan yang di gunakan. Dari keretakan yang terjadi itu baru saja dilakukan perbaikan, namun perbaikan yang dilakukan untuk menutupi keretakan tersebut hanya menggunakan adukan semen. Karena disinyalir elemen nya tidak senyawa di khawatirkan keretakan akan kembali terjadi.

Salah seorang warga yang tak ingin disebut namanya saat berada di lokasi pekerjaan tersebut mengungkapkan kekecewaannya.

“Pekerjaan ini belum lama selesai dikerjakan, bahkan baru dilakukan pemeliharaan keretakan yang terjadi, namun di khawatirkan itu kembali retak pak, karena itu hanya pake semen di tambalnya, ya setau saya itu terkadang ga lama suka retak lagi pak, kesannya kan jadi percuma hasilnya.

Ya saya mah hanya masyarakat ga tau apa-apa pak. Saya mah senang kalau ada pembangunan, apalagi buat desa. Tapi itu pak, gapura jalan yang di depan sampai rusak, tersered mobil angkutan corannya, malah ga dibetulkan pak.” Keluhnya.

Dengan mengedepankan azas praduga tak bersalah maka awak media ini coba melakukan konfirmasi kepada pihak pelaksana proyek pembangunan tersebut, namun sayang setelah di lakukan usaha konfirmasi dengan pihak pelaksana tidak membuahkan hasil alias nihil.

Terkait dengan adanya hal tersebut di harapkan kepada dinas terkait dalam hal ini dinas PUPR Kabupaten Karawang untuk segera menindak lanjuti guna memberikan teguran atau bila perlu  sanksi tegas kepada kontraktor yang di duga lebih mengutamakan keuntungan daripada kualitas.

 

(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *