Diduga Penerima Tak Tepat Sasaran, Warga Di Kutawaluya Minta Data Bansos Di Evaluasi

KARAWANG |infokeadilan.com – Program bantuan sosial (Bansos) di wilayah Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, kembali menjadi sorotan warga. Pasalnya, muncul dugaan bahwa sejumlah penerima bantuan masih berasal dari kategori warga mampu, sementara warga yang lebih layak justru belum terakomodasi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kondisi tersebut terjadi di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kutawaluya. Masyarakat pun meminta agar pihak pemerintah kecamatan bersama Camat Kutawaluya, segera melakukan evaluasi dan verifikasi ulang data penerima dengan melibatkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), serta para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Langkah evaluasi dinilai penting agar bantuan benar-benar tersalurkan kepada warga yang tergolong tidak mampu dan berhak menerima. Selain itu, warga juga berharap pendataan dilakukan secara transparan agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

Ketua IKD Kutawaluya : Data Masih Dalam Tahap Verifikasi

Menanggapi hal tersebut, Ketua IKD Kecamatan Kutawaluya, Jamaludin, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pribadinya, membenarkan bahwa proses verifikasi data penerima bansos masih berjalan di tingkat desa.

“Data yang meninggal juga banyak. Sekarang masih diverifikasi lagi oleh RT-RT setempat,” ujarnya, Minggu (26/10/2025).

Saat ditanya mengenai persentase warga mampu yang masih menerima bansos di Desa Sampalan, ia menjelaskan bahwa laporan dari PSM akan segera disampaikan setelah proses verifikasi selesai.

“Paling nanti Senin PSM laporannya masuk. Kemarin datanya lagi dicek ulang. Seharusnya setiap desa diberikan kuotanya saja, lalu nama-nama penerima diserahkan ke desa supaya sasaran bisa benar-benar tepat hanya untuk warga yang tidak mampu,” terangnya.

Lebih lanjut, Jamaludin juga menyampaikan bahwa informasi terkait hasil verifikasi telah dibagikan ke grup kecamatan yang beranggotakan beberapa desa di wilayah Kutawaluya.

“Ini sudah saya kirim ke grup kecamatan, tapi sejauh ini belum ada tanggapan,” ucapnya.

Di akhir pesannya, Jamaludin menegaskan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial agar tidak menimbulkan ketidakadilan di masyarakat.

“Yang pasti sasaran harus benar-benar tepat untuk warga tidak mampu. Kalau yang mampu masih ada yang dapat, itu bisa menimbulkan kecemburuan sosial, apalagi bagi yang benar-benar membutuhkan,” tandasnya.

 

•Her

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

PEMERINTAHAN

POLITIK

- Advertisement -spot_img

KRIMINAL

BERITA PILIHAN

HUKUM

POLRI