Dua Bulan Gaji Karyawan PT CGS INDONESIA Diduga Digantung

Foto : PT CGS INDONESIA Cikarang Bekasi

BEKASI |Infokeadilan.com – PT CGS INDONESIA yang berlokasi di KC KW Industri Jalan Jababeka II H Jl Jababeka I Nomor 16 Blok CC 15 Pasir Gombong Kecamatan Cikarang Utara Bekasi Jawa Barat diduga belum bayar gaji karyawan selama dua bulan terhitung mulai dari periode Maret – April 2024. Dan di ketahui PT CGS INDONESIA tersebut bergerak di bidang plastik injection dengan jumlah karyawan sebanyak 300 orang.

K salah satu karyawan perusahaan tersebut kepada awak media mengungkapkan bahwa dirinya dan puluhan karyawan lainnya belum menerima gaji sejak bulan Maret hingga April 2024, terakhir menerima gaji pada tanggal 8 Maret 2024 dan itupun tidak full di bayar.

“Sebenarnya saya bersama temen temen yang lain sudah mengikuti peraturan dan S.O.P yang berlaku di perusahaan. Sudah beberapa kami menyampaikan dan menanyakan tentang upah kami ke pihak menejemen perusahaan semenjak di bayarnya setengah upah kami, namun hingga saat ini terhitung sudah dua bulan kepastian belum kami dapatkan.” Ucapnya dengan nada kecewa, Rabu (1/5/2024).

Lebih lanjut K mengungkapkan, bahwa dirinya bersama puluhan pekerja lainya merasa kecewa atas tindakan pihak menejemen yang terkesan tertutup.

“Kami merasa kecewa dengan kejadian ini. Yang lebih membuat kami kecewa kenapa hanya satu line kami saja yang hanya di bayar setengah gaji dan sisanya sampai saat ini juga belum kami terima, sedangkan yang lain itu normal, ini kenapa dan ada apa ? Padahal kami sudah coba mempertanyakan tentang hal ini, namun semua tidak ada jawaban, jelas kami kecewa dong.” Ungkapnya.

“Disini kami bersama temen temen tidak menuntut hal hal yang lain, kami hanya menuntut hak kami, apa salah ? Karena sejak awal kami sudah mempertanyakan hal ini sesuai aturan perusahaan, namun keluhan kami seakan tak dianggap dan kamipun jelas bertanya tanya dong. Dan kami juga ingin kejelasan.” Pungksnya.

 

•Red/Tim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *