Berita  

Hati Hati Dalam Bermedsos, Oknum Pelaku Kejahatan Gunakan Berbagai Cara

Foto : AM saat selesai melapor ke pihak kepolisian

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM |  Akhir akhir ini marak berbagai tindak kejahatan  yang di lakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dengan segala cara. Salah satunya dengan modus operandi pijat yang di sebar melalui akun FB yang menawarkan jasa pijat.

Di akui AM dirinya menjadi korban penipuan melalui jasa pijat dari aplikasi medsos tersebut. Alih alih mendapat pijatan sang si penawar jasa malah justru membawa kabur sepeda motor miliknya. Kejadian itu terjadi pada hari Jum’at sekira pukul 15 : 30 WIB.

“Tepatnya pada malam Jum’at sebelum kejadian saya berkenalan dengan seorang wanita  yang mengaku MY di jejaring media sosial FB. Singkat cerita terjadi percakapan hingga akhirnya dia menawarkan jasa pijat ke saya melalui aplikasi mesenger, yang kemudian di lanjut dengan bertukar nomor WhatsApp. Kemudian pada tanggal 08/03/2024 tepatnya hari Jum’at dia mengajak ketemuan dengan dalih pijat urut tersebut, dan sayapun mengiyakan untuk bertemu di salah satu tempat tepatnya di dusun Rawabagi Kelurahan Palumbonsari.” Ungkap AM kepada awak media, Sabtu (9/3/2024)

“Tanpa menaruh rasa curiga akhirnya kami bertemulah, akan tetapi pertemuan saya inu bukan dengan MY namun dengan seorang laki laki yang mengaku sebagai putra MY, tapi saya anggap ya sudahlah, lalu terjadilah obrolan antara saya dengan pria yang mengaku putra MY tersebut disalah satu kontrakan di daerah Palumbonsari, di sela obrolan saya juga sempat bertanya kemana MY nya, kenapa kamu yang datang ? Pria yang mengaku putra dari MY itu menjawab bahwa MY sedang di rumah sakit, karena ibunya sedang di rawat. Jelang beberapa lama pria yang mengaku sebagai putra MY itu beralasan dengan mau membeli roko ke Alfa dengan meminjam sepeda motor milik saya, dan anehnya saya seolah sudah terkena gendam, tanpa berpikir lama dan tanpa menaruh curiga akhirnya saya berikan kunci motor milik saya. Namun setelah beberapa lama di tunggu hingga menjelang magrib tiba pria yang mengaku putra MY yang membeli roko tersebut tidak kembali lagi hingga malam sampai akhirnya saya sadar bahwa saya sudah kena tipu. Setelah itu kemudian saya segera melapor ke pihak kepolisian.” Bebernya.

“Kasus ini harus menjadi perhatian serius karena bukan hanya satu atau dua kali akan tetapi sudah beberapa kali terjadi. Ini menunjukkan modus operandi baru dari para pelaku kejahatan. Dengan memanfaatkan media sosial, mereka merayu dan mengelabui korban, bahkan diduga menggunakan teknik hipnotis untuk memudahkan aksi pencurian,”Tandas AM dengan nada penuh pesan.

“Kasus pencurian dengan modus operandi menawarkan jasa pijat ini sudah saya laporkan dan masih dalam tahap penyelidikan  kepolisian Polres Karawang. Dan saya juga berharap adanya kerjasama dan bantuan informasi dari masyarakat untuk mengungkap pelaku-pelaku yang terlibat dalam modus curanmor baru ini.”Tutupnya

 

•Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *