Insiden Di Bekasi Timur, Kepala Basarnas : Evakuasi Dinyatakan Selesai, Korban Meninggal Mencapai 15 Orang

BEKASI |Infokeadilan.com – Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Mohammad Syafii, memastikan bahwa seluruh proses evakuasi korban kecelakaan tabrakan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek telah dinyatakan selesai pada Selasa (28/4/2026) pagi.

“Proses evakuasi sudah kami rampungkan pagi ini. Berdasarkan data yang kami himpun, total korban meninggal dunia mencapai 15 orang, sementara 88 orang lainnya dinyatakan luka-luka,” tegas Mohammad Syafii, dikutip dari Suaradotcom.

Dalam peristiwa yang menyayat hati ini, korban yang menjadi korban merupakan bagian dari keluarga yang sedang menanti di rumah.

“Mereka adalah nenek, ibu, istri, anak, kakak bahkan adik dari keluarga yang menanti di rumah,” demikian ungkapan yang menggambarkan duka mendalam yang dirasakan.

Usai evakuasi korban selesai, tim penanganan langsung fokus pada evakuasi dua gerbong yang mengalami kerusakan paling parah.

Secara teknis, langkah yang diambil adalah dengan melepaskan kepala lokomotif KA Argo Bromo Anggrek dari rangkaian gerbong KRL di area Stasiun Bekasi.

Selanjutnya, petugas berupaya memisahkan gerbong kedua dari belakang. Namun karena kondisi gerbong terakhir hancur cukup parah, tim terpaksa melakukan pemotongan rangkaian menjadi beberapa bagian agar proses evakuasi material dapat berjalan lancar.***

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

PEMERINTAHAN

POLITIK

- Advertisement -spot_img

KRIMINAL

BERITA PILIHAN

HUKUM

POLRI