Jembatan Akses Petani Di Desa Dongkal Rusak, Kecamatan Pedes Tinjau Lokasi Bersama PJT II dan Gapoktan

KARAWANG | infokeadilan.com – Menindaklanjuti aduan masyarakat terkait kerusakan jembatan yang menjadi akses utama para petani di Bendungan Cisoga, Dusun Telar, Desa Dongkal, Kecamatan Pedes, pemerintah kecamatan bersama unsur terkait langsung melakukan peninjauan ke lokasi pada Senin (15/09/2025).

Jembatan yang sehari-hari digunakan petani untuk mengangkut hasil pertanian dan membawa alat-alat pertanian tersebut kini kondisinya cukup memprihatinkan. Bahkan, kendaraan tidak bisa lagi melewati jembatan itu, sehingga sangat menyulitkan petani dalam beraktivitas.

Dalam peninjauan tersebut hadir Camat Pedes beserta jajaran, UPTD Pertanian, perwakilan Perum Jasa Tirta (PJT) II, serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Dongkal. Dari hasil pantauan, kondisi jembatan dinilai membahayakan para pengguna, sehingga pihak Kecamatan Pedes mengusulkan agar segera dilakukan perbaikan dan akan di-assessment oleh Tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karawang.

Selain itu, pihak Kecamatan Pedes juga memberikan dukungan kepada para petani untuk memasang penahan air sementara berupa bambu, kayu, karpet, karung pasir, dan material lain. Tak hanya itu, upaya mandiri juga dilakukan dengan menyiapkan mesin penyedot air (tongkor) ukuran 8 inci beserta rumah pompa agar sawah petani tetap bisa terairi.

Perwakilan Perum Jasa Tirta (PJT) II Wilayah Rengasdengklok menyampaikan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan kelompok tani.

“Kami siap berkoordinasi dengan pihak kecamatan maupun Gapoktan dalam mendukung perbaikan akses dan kebutuhan irigasi. Jembatan ini memang vital bagi aktivitas pertanian masyarakat, sehingga langkah cepat sangat diperlukan. Kami akan berusaha ikut serta mencari solusi terbaik agar aliran air ke sawah tetap lancar,” Ungkap perwakilan PJT II.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah kecamatan, PJT II, dan Gapoktan, diharapkan persoalan kerusakan jembatan serta kebutuhan irigasi di Desa Dongkal dapat segera ditangani sehingga aktivitas pertanian masyarakat tidak lagi terhambat.

 

•Red

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

PEMERINTAHAN

POLITIK

- Advertisement -spot_img

KRIMINAL

BERITA PILIHAN

HUKUM

POLRI