KARAWANG |infokeadilan.com – Menyikapi pemberitaan yang sempat beredar mengenai dugaan adanya “double job” jabatan kepala sekolah di SMK Saintek Nurul Muslimin, pihak yayasan akhirnya memberikan klarifikasi resmi.
Ketua Yayasan SMK Saintek Nurul Muslimin, Endang Supriatna, M.M., menegaskan bahwa persoalan tersebut telah melalui pembahasan internal dan kini sudah ditentukan sesuai dengan aturan yang berlaku di lingkungan yayasan.
“Perlu kami luruskan, isu terkait kepala sekolah yang merangkap jabatan atau double job sudah selesai kami bahas. Yayasan sudah memutuskan dan menegaskan bahwa struktur kepemimpinan di SMK Saintek Nurul Muslimin berjalan sebagaimana mestinya,” Jelas Endang Supriatna, Senin (08/09/2025).
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) resmi Yayasan Pesantren Yatim Nurul Muslimin Nomor : 025/SK/YAPYNU/VII/2025, berikut nama nama Kepala Sekolah yang telah ditetapkan pada tanggal 02 Juli 2025:
•Furqon Abidin, M.Ag. sebagai Kepala SMK Saintex Nurul Muslimin.
•Umi Atiah, S.Pd.I sebagai Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Muslimin.
Dengan adanya penetapan ini, pihak yayasan memastikan bahwa tidak ada lagi rangkap jabatan di lingkungan lembaga pendidikan Nurul Muslimin.
Endang menambahkan, mengenai pemberitaan yang sempat menimbulkan persepsi berbeda di masyarakat kini tidak lagi menjadi polemik. Menurutnya, keputusan yayasan sudah final dan bersifat mengikat demi menjaga stabilitas, kenyamanan, dan kelancaran kegiatan belajar mengajar di sekolah.
“Yang utama bagi kami adalah bagaimana proses pendidikan di SMK Saintek Nurul Muslimin tetap berjalan lancar. Kami harap masyarakat, orang tua siswa, maupun pihak-pihak terkait dapat memahami dan mendukung keputusan ini,” Tegasnya.
“Kami menyampaikan kepada seluruh masyarakat, orang tua siswa, maupun pihak-pihak terkait, bahwa tidak ada lagi rangkap jabatan. Kepala SMK Saintek Nurul Muslimin sudah resmi dijabat oleh Bapak Furqon Abidin, M.Ag., sementara Kepala MTs Nurul Muslimin dijabat oleh Ibu Umi Atiah, S.Pd. Dengan demikian, struktur kepemimpinan sekolah kini berjalan sebagaimana mestinya.” Terangnya.
Lebih lanjut ia juga mengungkapkan terkait adanya pembangunan yang diduga mangkrak pihaknya menegaskan bahwa hal itu akan segera dirampungkan hingga selesai.
“Selain itu, terkait pembangunan yang sempat diduga mangkrak, kami pastikan akan segera kami rampungkan. Kami memahami pentingnya fasilitas yang memadai bagi kenyamanan dan keamanan siswa, sehingga penyelesaian pembangunan ini menjadi salah satu prioritas yayasan.” Ungkapnya menegaskan.
“Harapan kami, dengan adanya klarifikasi ini, tidak ada lagi kesalahpahaman yang beredar di masyarakat. Mari bersama-sama kita fokus pada peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan terbaik bagi anak-anak didik kita di SMK Saintek Nurul Muslimin. Dukungan serta kepercayaan dari masyarakat menjadi kekuatan kami untuk terus berbenah dan memberikan yang terbaik.” Pungkasnya.
•Red

