Beranda blog Halaman 117

Sabil Akbar Dorong Pengawasan Pemerintahan yang Transparan di Desa Dawuan Timur

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Anggota Komisi X DPRD Provinsi Jawa Barat, Sabil Akbar, S.IP, menggelar Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun 2025, yang berlangsung di aula Kantor Desa Dawuan Timur, Kecamatan Cikampek, pada Senin (27/10/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perangkat Desa Dawuan Timur, mulai dari para kepala seksi (kasi), kepala urusan (kaur), kepala dusun, hingga ketua RT dan RW.

Dalam sambutannya, Sabil Akbar menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam proses pemerintahan. Menurutnya, pengawasan yang baik harus didukung oleh keterlibatan aktif masyarakat agar tercipta transparansi dan akuntabilitas di tingkat desa.

“Sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak dan kewajiban mereka, serta membangun kepercayaan terhadap pemerintah. Kami ingin memastikan masyarakat memahami peran dan tanggung jawab pemerintah sekaligus ikut berpartisipasi dalam proses pengawasan,” ujar Sabil.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya bergantung pada aparatur, namun juga partisipasi aktif warga dalam mengawasi dan memberikan masukan terhadap jalannya roda pemerintahan.

“Dengan kegiatan seperti ini, kami ingin masyarakat semakin memahami mekanisme kerja DPRD, dan bersama-sama mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan berkeadilan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Dawuan Timur, Tatang Somantri, menyampaikan apresiasi kepada Sabil Akbar atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Pak Sabil yang telah hadir dan memberikan pemahaman kepada perangkat desa serta menerima berbagai aspirasi dari warga. Semoga kegiatan ini menjadi bahan evaluasi dan masukan penting dalam pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa,” pungkasnya.

 

•Edi

Satu Tahun Menebar Kebaikan, Cardinal Riders Rayakan Ulang Tahun dengan Santunan Anak Yatim dan Ajak Riders Tertib Berlalu Lintas

0

BANDUNG | infokeadilan.com – Dalam semangat persaudaraan dan kepedulian sosial, komunitas motor Cardinal Riders merayakan hari jadinya yang pertama dengan mengusung tema “All Brothers in Goodness” (Persaudaraan Terjaga dengan Saling Menjaga Kebaikan).
Perayaan berlangsung penuh kehangatan di Dapoer Langit Ega Robot, Bandung, pada Sabtu (25/10/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh puluhan klub dan komunitas motor dari berbagai wilayah di Kota Bandung. Turut hadir pula mitra resmi GUMZ CUSTOM Official, yang selama ini menjadi partner setia Cardinal Riders dalam berbagai kegiatan otomotif maupun sosial.

Presiden Cardinal Riders, Andre Ibnu Hasan, mengungkapkan rasa syukurnya atas suksesnya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah acara 1st Anniversary Cardinal Riders berjalan lancar dari pukul 16.00 sampai 23.00 dengan cuaca yang cerah. Kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi ajang silaturahmi antar riders dan bentuk nyata kepedulian kami dalam melestarikan budaya Sunda. Kami menampilkan rampak kendang dan tari jaipong sebagai pembuka, dibawakan oleh adik-adik SMK PKL Ega Robot Gen 5,” ujar Andre.

Andre menegaskan, satu tahun perjalanan Cardinal Riders menjadi simbol kuatnya tali persaudaraan antar anggota. Komunitas ini, kata dia, bukan hanya wadah pecinta otomotif, tetapi juga wadah untuk menebar manfaat dan menjaga kebaikan bersama.

Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, acara ini juga diisi dengan Motivation Session bersama Drs. Dadang Budiadji, M.M., serta Podcast bertema Safety Riding bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung.
Selain itu, Cardinal Riders memberikan santunan kepada anak yatim dan membagikan ratusan paket pakaian layak pakai Brand Cardinal bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Suasana semakin semarak dengan penampilan berbagai grup musik seperti CR Rock Band, The Ngiler, Rocksoul, hingga aksi spektakuler dari Ega Robot Percussion yang menutup malam perayaan dengan semangat budaya Sunda yang kental.

Pembina, Penasehat, sekaligus Pelindung Cardinal Riders, AKBP (Purn) S. Hermansyah, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang sarat nilai positif tersebut.

“Kegiatan ini luar biasa. Tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi para riders agar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Ini bukti bahwa komunitas motor mampu membawa dampak positif melalui aksi nyata di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Drs. Dadang Budiadji, M.M., selaku Senior Manager HRD PT Multi Garmen Jaya (Cardinal), menyampaikan rasa bangganya terhadap sinergi yang terjalin antara perusahaan dan komunitas.

“Kami bangga, karena sebagian besar anggota Cardinal Riders merupakan karyawan PT Multi Garmen Jaya. Melalui komunitas ini, mereka tidak hanya menjadi duta keselamatan berkendara, tetapi juga ikut mempromosikan produk Cardinal serta nilai-nilai positif perusahaan ke masyarakat luas,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan H. Yudi Suryana, S.STP., M.Si. dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya Cardinal Riders dalam kampanye keselamatan berlalu lintas.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Cardinal Riders dalam mengkampanyekan safety riding. Harapannya, para riders bisa menjadi pelopor keselamatan di jalan dan menjadi contoh bagi komunitas motor lainnya. Kesadaran berlalu lintas harus tumbuh dari hati, bukan sekadar karena aturan,” tuturnya.

Perayaan 1st Anniversary Cardinal Riders menjadi bukti bahwa komunitas motor dapat menjadi agen perubahan positif. Bagi mereka, bukan hanya soal kecepatan di jalan, tetapi juga kecepatan dalam menebar kebaikan bagi sesama.

 

•Red

DPRD Karawang Gelar Sidang Paripurna Pengumuman Masa Reses I Tahun Sidang 2025–2026

KARAWANG | infokeadilan.com
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang menggelar Sidang Paripurna tentang Pengumuman Masa Reses I Tahun Sidang 2025–2026, bertempat di Gedung Paripurna DPRD Karawang, Senin (27/10/2025).
Sidang tersebut dihadiri oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Karawang, serta unsur Forkopimda dan anggota dewan dari berbagai fraksi.

Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodikin memimpin langsung jalannya paripurna dan menegaskan bahwa pelaksanaan masa reses menjadi salah satu agenda penting dalam siklus kerja legislatif.

Menurutnya, reses bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan wadah strategis bagi anggota DPRD untuk turun langsung ke masyarakat, mendengarkan aspirasi dan menyalurkannya dalam bentuk kebijakan serta program pembangunan daerah.

“Reses ini adalah ruang komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat. Setiap gagasan, masukan, dan keluhan warga akan kami himpun untuk dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan yang berpihak kepada kepentingan publik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil dari kegiatan reses nantinya tidak hanya menjadi daftar usulan pembangunan, namun juga bahan strategis dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan penganggaran APBD Tahun 2026.
DPRD, kata Endang, akan terus mendorong agar setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat terakomodir secara proporsional dan tepat sasaran.

“Kami ingin memastikan bahwa suara masyarakat benar-benar menjadi dasar arah pembangunan Karawang ke depan. Karena sejatinya pembangunan harus berawal dari kebutuhan rakyat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Endang juga mengapresiasi kinerja pemerintah daerah yang terus menunjukkan kemajuan positif di berbagai sektor.
Ia menilai bahwa kolaborasi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Karawang menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas pembangunan daerah.

“Pemerintah dan DPRD harus berjalan beriringan, saling menguatkan dalam membangun Karawang yang maju, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan. Keberhasilan tidak bisa dicapai sendiri, tapi dengan kebersamaan,” ungkapnya.

Ketua DPRD itu pun mengajak seluruh anggota dewan agar memanfaatkan momentum reses ini sebaik-baiknya untuk kembali menyatu dengan masyarakat, menyerap persoalan yang nyata di lapangan, serta memperjuangkan solusi konkret melalui mekanisme kebijakan daerah.

“Masyarakat menaruh harapan besar kepada kita semua. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menjadikan setiap aspirasi rakyat sebagai arah dan semangat dalam menjalankan amanah konstitusi,” pungkasnya.

 

•Red

Sidang Paripurna DPRD Karawang Dihadiri Bupati Aep: Aspirasi Warga Jadi Dasar Pembangunan 2026

KARAWANG | infokeadilan.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang menggelar Sidang Paripurna tentang Pengumuman Masa Reses I Tahun Sidang 2025–2026, Senin (27/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Paripurna DPRD tersebut turut dihadiri oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Karawang.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menegaskan bahwa kegiatan reses anggota DPRD memiliki peran penting sebagai sarana menampung aspirasi masyarakat secara langsung.

“Reses ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan gagasan, keluhan, dan harapan terkait pembangunan. Dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik  semuanya penting untuk dirumuskan bersama,” ujar Bupati Aep.

Menurutnya, hasil reses nantinya tidak hanya menjadi daftar usulan kegiatan, melainkan masukan strategis dalam penyusunan program pembangunan dan penganggaran daerah. Aspirasi masyarakat, lanjutnya, akan menjadi bahan penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta penganggaran APBD 2026.

Foto : H. Aep Syaepuloh S.E. Bupati Karawang

Bupati Aep juga menyampaikan bahwa berbagai capaian pembangunan Kabupaten Karawang sepanjang tahun 2025 menunjukkan hasil yang positif.

Program-program dalam kerangka RPJMD disebut telah berjalan sesuai arah pembangunan daerah, baik di bidang infrastruktur, ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan.

“Alhamdulillah, realisasi investasi pada semester pertama tahun 2025 mencapai Rp30,2 triliun dan menempatkan Karawang di peringkat ke-2 di Jawa Barat. Ini bukti kerja keras semua pihak yang telah berkontribusi bagi kemajuan daerah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintahan yang baik harus mampu mendengar dan merealisasikan kebutuhan masyarakat.

“Kinerja yang baik bukan hanya diukur dari capaian angka, tetapi dari kemampuan kita mengubah keluhan masyarakat menjadi kekuatan bersama,” ujarnya menegaskan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep juga menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan visi besar Kabupaten Karawang:

‘Karawang Maju, Berdaya Saing Tinggi, dan Berkelanjutan.’

“Keberhasilan pembangunan tidak mungkin terwujud tanpa kolaborasi. Pemerintah, DPRD, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat harus berjalan beriringan dalam satu semangat yang sama,” pungkasnya.

 

•Red

60 Peserta Ikuti MTQH Kecamatan Kotabaru, Resmi Dibuka Camat Hj. Idah Hamidah

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) tingkat Kecamatan Kotabaru resmi dibuka oleh Camat Kotabaru Hj. Idah Hamidah, SE dengan penabuhan rebana sebagai tanda dimulainya kegiatan tersebut, Senin (27/10/2025). Acara pembukaan berlangsung khidmat di halaman Kantor Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut unsur Muspika Kecamatan Kotabaru, Kepala KUA Kotabaru H. Rohiyat Sobana, S.Ag, Ketua LPTQ Diding Haryadi, SH, para kepala desa se-Kecamatan Kotabaru, serta perwakilan Polsek Kotabaru, Danramil Cikampek, MUI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan hakim, dan para peserta MTQ dari sembilan desa.

Dalam sambutannya, Camat Hj. Idah Hamidah menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan mencari juara, tetapi menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai keimanan umat Islam.

“MTQ ini bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi ladang keberkahan dan mempererat ukhuwah Islamiyah di Kotabaru,” ujar Hj. Idah Hamidah.

Dengan mengusung tema “Membumikan Al-Qur’an di Kotabaru agar Mendapatkan Keberkahan yang Hakiki”, kegiatan ini diharapkan mampu menggali nilai-nilai luhur Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam kehidupan bermasyarakat.

Pelaksanaan MTQH tahun ini digelar di tiga lokasi berbeda, yaitu Pendopo Kantor Kecamatan Kotabaru, Majelis Taklim Babussalam Perum PMI 1, dan Masjid Al-Muhajirin Perum Griya Sentosa.

Sebanyak 60 peserta dari sembilan desa turut ambil bagian dalam 14 cabang lomba, di antaranya Tilawah Anak-anak, Remaja, Dewasa, MTQH (1, 5, dan 10 juz), Tafsir Bahasa Indonesia, serta Qasidah Ibu-Ibu.

Adapun rincian peserta adalah sebagai berikut:

Desa Cikampek Utara: 6 orang

Desa Jomin Barat: 3 orang

Desa Jomin Timur: 3 orang

Desa Pangulah Selatan: 5 orang

Desa Pangulah Utara: 14 orang

Desa Pucung: 3 orang

Desa Sarimulya: 7 orang

Desa Wancimekar: 18 orang

Desa Pangulah Baru: 1 orang

Ketua LPTQ Kecamatan Kotabaru Diding Haryadi, SH dalam kesempatan yang sama menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi dan membawa nama baik Kotabaru di tingkat Kabupaten Karawang.

“Kami berharap para peserta dapat tampil maksimal dan menjadikan MTQH ini sebagai sarana pembinaan serta motivasi untuk terus belajar dan mencintai Al-Qur’an,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menjadi ajang seleksi bagi peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Kecamatan Kotabaru dalam MTQ tingkat Kabupaten Karawang.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai religius yang kuat, pelaksanaan MTQH Kecamatan Kotabaru tahun 2025 diharapkan dapat memperkuat karakter islami serta menumbuhkan generasi yang berakhlak mulia dan berjiwa Qur’ani.

 

•Edi

Gadis Kecil yang Ditemukan Menangis di Parkiran RS Djoko Pramono Karawang Kini Telah Dijemput Orang Tuanya

0

KARAWANG |infokeadilan.com
Seorang gadis kecil yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi menangis di area parkiran Rumah Sakit Djoko Pramono, Karawang, akhirnya telah dijemput oleh kedua orang tuanya pada Minggu malam (26/10/2025).

Sebelumnya, warga yang berada di sekitar lokasi sempat dibuat khawatir dan berupaya menenangkan sang anak yang terlihat kebingungan. Kejadian tersebut sempat ramai di media sosial setelah akun publik Karawang Info (KARIN) dan @info_karawang membagikan informasi penemuan anak kecil tersebut dan mengimbau masyarakat untuk membantu menyebarkan agar keluarga sang anak segera ditemukan.

Beruntung, berkat bantuan warganet dan kerja cepat pihak terkait, keluarga sang gadis kecil akhirnya mengetahui keberadaan anaknya dan langsung menjemputnya ke rumah sakit. Dalam unggahan terbaru akun tersebut, disampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyebarkan informasi.

“Adik kecil sudah dijemput keluarganya, hatur nuhun yang udah bantu repost.” tulis akun @info_karawang dalam keterangannya.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua untuk selalu waspada dan memperhatikan anak-anaknya, terutama di tempat umum seperti rumah sakit, pasar, dan area publik lainnya.

Pesan untuk masyarakat:

Jika menemukan anak kecil yang tampak tersesat atau sendirian, segera hubungi pihak keamanan terdekat atau aparat setempat agar penanganan bisa dilakukan cepat dan tepat. Kolaborasi masyarakat dan media sosial terbukti sangat membantu dalam mempercepat proses menemukan keluarga dari anak yang hilang.

 

•Tim infokeadilan.com

Gadis Kecil Ditemukan Menangis di Parkiran RS Djoko Pramono, Belum Diketahui Keluarganya

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Minggu malam (26/10/2025), suasana di area parkiran Rumah Sakit Djoko Pramono mendadak mengundang perhatian sejumlah warga. Seorang anak perempuan kecil ditemukan dalam keadaan menangis dan kebingungan, tanpa didampingi orang tua maupun keluarganya.

Informasi tersebut pertama kali beredar melalui unggahan akun komunitas Karawang Info (KARIN) di media sosial. Dalam unggahan itu disebutkan, anak kecil tersebut ditemukan sendirian di area parkiran rumah sakit dan tampak ketakutan.

“Barang kali ada keluarga adik ini, ditemukan di parkiran RS Djoko Pramono. Saat ditemukan sedang menangis,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Unggahan itu langsung mendapat perhatian luas dari warganet Karawang. Banyak dari mereka merasa prihatin dan ikut membagikan informasi tersebut di berbagai platform, dengan harapan agar orang tua sang anak segera mengetahui kabar ini.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui identitas maupun asal-usul anak tersebut. Warga sekitar bersama pihak yang menemukan masih berusaha menenangkan anak itu sembari menunggu kepastian dari keluarganya.

Bagi masyarakat yang mungkin mengenali atau mengetahui orang tua dari anak tersebut, diharapkan dapat segera menghubungi nomor yang tercantum dalam unggahan warga: WA 0812-1802-2240.

Mari bersama kita bantu agar anak kecil ini bisa segera dipertemukan kembali dengan keluarganya dalam keadaan selamat dan sehat. Sedikit informasi yang Anda sampaikan bisa menjadi jalan bagi sang anak untuk kembali ke pelukan orang tuanya.

 

•Tim infokeadilan.com

Hj. Sri Rahayu, SH Kagumi Candi Jiwa dan Candi Blandongan: Warisan Bersejarah Karawang yang Layak Dibanggakan Dunia

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Sri Rahayu, SH, membagikan momen kunjungannya ke Kompleks Percandian Batujaya melalui unggahan pribadinya di akun Instagram.

Dalam postingan tersebut, ia mengungkapkan kekagumannya terhadap dua candi utama di kawasan tersebut, yakni Candi Jiwa dan Candi Blandongan, yang merupakan peninggalan sejarah berusia lebih dari seribu tahun.

“Kabupaten Karawang memiliki situs percandian paling tua di Jawa Barat, Kompleks Batujaya. Saya dibuat kagum oleh kedua candi utama ini — Candi Jiwa dan Candi Blandongan. Dua candi Buddha yang usianya bahkan diperkirakan lebih tua dari Candi Borobudur,” tulis Hj. Sri Rahayu dalam unggahan Instagramnya, Minggu (26/10/2025).

Candi Jiwa dikenal dengan bentuknya yang polos dan bujur sangkar, tanpa tangga naik, berdiri anggun di tengah hamparan sawah hijau. Konon, bagian atas candi ini dahulu berhias stupa berbentuk bunga teratai.

Sementara itu, Candi Blandongan merupakan candi terbesar di kompleks ini, terbuat dari bata merah berlapis stuko, dengan arsitektur yang menunjukkan pengaruh Nalanda dari India.

Berdasarkan temuan arkeologi, kedua candi ini dibangun sekitar abad ke-5 hingga ke-6 Masehi, pada masa kejayaan Kerajaan Tarumanegara. Di sekitar situs juga ditemukan berbagai artefak penting seperti votive tablet dan amulet Buddha, yang menjadi bukti nyata berkembangnya ajaran Buddha di Nusantara bagian barat.

Hj. Sri Rahayu juga menyampaikan harapannya agar situs bersejarah yang telah berstatus Cagar Budaya Nasional ini terus mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Karawang, dan masyarakat setempat.

“Semoga situs bersejarah sekelas Cagar Budaya Nasional ini terus mendapat perhatian serius dari pemerintah Jawa Barat, pemerintah kabupaten, dan masyarakat,” lanjutnya dalam unggahan tersebut.

Kunjungan dan pernyataan Hj. Sri Rahayu ini menjadi bentuk nyata kepedulian wakil rakyat terhadap pelestarian warisan budaya bangsa. Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat, situs Candi Batujaya diharapkan dapat terus dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif dan spiritual yang membanggakan Jawa Barat.

 

•Red

Grand Opening Saung Kahuripan: Hadir Dengan Wajah Baru, Bernuansa Alam dan Ruang Kreasi Anak Muda

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Usaha mikro Saung Kahuripan resmi membuka babak baru dengan meluncurkan Eska Space Saung Kahuripan, yang tampil dengan wajah baru bernuansa alami dan menyatu dengan lingkungan. Acara Grand Opening tersebut digelar pada Sabtu malam, 25 Oktober 2025, di Desa Jomin Timur, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang.

Berbeda dari sebelumnya, Saung Kahuripan kini hadir dengan konsep ruang santai yang lebih modern namun tetap mempertahankan nuansa khas Sunda. Dalam peresmian itu, suasana makin meriah dengan berbagai pertunjukan seni seperti tarian tradisional Sunda dari SMK Muda, seni bela diri dari Paguron Godot, serta penampilan Wayang Golek Rama Sono Miharja Putra Duta Komara dan Mutu Orchestra.

Antusiasme warga pun terlihat tinggi. Mereka menikmati beragam hiburan yang disuguhkan dengan iringan musik orkestra dari para musisi muda Karawang.

Turut hadir dalam acara tersebut, Hj. Dwi Yuhana selaku Owner Saung Kahuripan, H. Sopian Sopasco, Camat Kotabaru Hj. Idah Hamidah, Kepala Desa Jomin Timur Wandi Prayoga beserta jajaran perangkat desa, Kepala Sekolah SMK Muda Enda Rahmat S.Pd., M.M., Kapolsek Kotabaru Iptu Suherlan, unsur Babinsa, serta para tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Wadah Kreativitas dan Inspirasi Anak Muda

Perwakilan manajemen Saung Kahuripan, Danil Aka, menjelaskan bahwa kehadiran Eska Space Coffee Shop di area Saung Kahuripan merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang kreatif yang ramah bagi semua kalangan.

“Eska Coffee Shop Saung Kahuripan ini kami siapkan sebagai tempat ngopi yang bisa dinikmati semua kalangan, dari anak muda hingga orang tua. Namun, memang yang paling dominan biasanya anak muda, baik untuk nongkrong, berkreasi, atau mencari inspirasi. Untuk menu kopi, ada yang diseduh manual dan juga menggunakan mesin,” ujarnya.

Ia menambahkan, menu utama di resto Saung Kahuripan tetap fokus pada makanan khas Sunda, sedangkan Eska Coffee Shop lebih mengedepankan kopi dan camilan ringan.

Siap Menjadi Ruang Komunitas dan Kegiatan Sosial

Menurut Danil, acara grand opening ini merupakan tindak lanjut dari show opening sehari sebelumnya yang menampilkan kegiatan fun run sejauh 5 km di wilayah Desa Jomin Timur.

Ke depan, pihaknya berencana membuka ruang bagi berbagai kegiatan komunitas seperti komunitas literasi, komunitas hijrah, hingga kegiatan edukatif seperti lomba mewarnai anak-anak sekolah.

“Selain untuk tempat nongkrong, kami juga ingin menjadikan Saung Kahuripan sebagai ruang untuk acara komunitas, kegiatan sosial, hingga resepsi pernikahan dengan konsep outdoor. Kami sudah menyiapkan paket wedding lengkap dengan prasmanan, dengan harga yang tetap terjangkau,” tambahnya.

Untuk jam operasional, Saung Kahuripan buka setiap hari pukul 09.00–21.00 WIB, sedangkan Eska Coffee Shop beroperasi mulai pukul 16.00–23.00 WIB.

“Semoga Saung Kahuripan semakin maju, memberi manfaat bagi masyarakat sekitar, dan menjadi tempat yang menyenangkan untuk semua kalangan,” pungkasnya.

 

•Edi

Pelaksana Proyek Klarifikasi Robohnya Atap SMPN 1 Batujaya: “Kami Segera Lakukan Perbaikan, Semua Sesuai Mekanisme dan Pengawasan”

0

KARAWANG  |infokeadilan.com – Menyusul pemberitaan mengenai robohnya konstruksi atap baja ringan di SMP Negeri 1 Batujaya, Kabupaten Karawang, pihak pelaksana proyek akhirnya memberikan klarifikasi resmi.

Pelaksana proyek dari CV. Zifam Tri Perkasa, Heri Sutaryat, menegaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti kejadian tersebut secara cepat dan bertanggung jawab. Ia menyebut, langkah perbaikan telah diajukan melalui mekanisme addendum kontrak dan telah mendapatkan persetujuan dari konsultan pengawas.

“Kami langsung meninjau ke lokasi dan melakukan evaluasi teknis. Setelah itu, kami mengajukan perbaikan sesuai prosedur melalui addendum kontrak, dan Alhamdulillah sudah disetujui oleh pihak pengawas. Saat ini, proses perbaikan sedang berjalan agar konstruksi bisa lebih kuat dan aman,” ujar Heri Sutaryat, kepada wartawan, Minggu (26/10/2025).

Heri juga menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga mutu dan kualitas hasil pekerjaan agar sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak.

“Kami tetap berpegang pada tanggung jawab sebagai pelaksana. Intinya, pekerjaan ini harus memberikan hasil terbaik bagi masyarakat dan dunia pendidikan. Semoga perbaikan berjalan lancar dan bisa segera dimanfaatkan kembali oleh siswa dan guru,” imbuhnya.

Sementara itu, warga sekitar SMPN 1 Batujaya menyambut baik langkah cepat dari pihak pelaksana proyek. Mereka menilai perbaikan yang segera dilakukan menunjukkan adanya tanggung jawab dan keseriusan dalam menjaga keselamatan lingkungan sekolah yang juga merupakan orangtua siswa.

“Kami apresiasi karena pihak pelaksana cepat tanggap dan mau memperbaiki. Semoga setelah diperkuat, kegiatan belajar mengajar di sekolah ini bisa berlangsung dengan aman dan nyaman,” ungkap salah satu warga setempat.

Perbaikan atap baja ringan di SMPN 1 Batujaya ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak terkait agar lebih mengutamakan kualitas dan keselamatan dalam setiap pelaksanaan proyek infrastruktur pendidikan.

 

•Her