Beranda blog Halaman 125

UNISKA Guncang Batola, Ribuan Peserta Hadiri Tabligh Akbar Inspiratif Ustadz Zulkifli Muhammad

0

BATOLA KALSEL |infokeadilan.com  — Ribuan mahasiswa dan masyarakat Kalimantan Selatan memadati Auditorium Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu malam (11/10/2025).

Acara yang bertajuk “Inspirasi Generasi Muda, Membangun Muslim Produktif di Era Digital” ini digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNISKA dan menghadirkan penceramah nasional, Ustadz Zulkifli Muhammad, Lc., M.A.

Sekitar 1.000 peserta hadir memadati ruangan, mulai dari kalangan mahasiswa, dosen, hingga masyarakat umum. Suasana auditorium terasa hangat dan penuh semangat ketika lantunan hadroh membuka rangkaian acara pada pukul 20.00 Wita.

Rektor UNISKA MAB dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa menggelar kegiatan keagamaan yang dikemas dengan tema kekinian.

“Kegiatan ini bukan hanya dakwah, tetapi juga ajang membangun karakter generasi muda Islam yang cerdas, produktif, dan berdaya saing di era digital,” ujarnya.

Dalam ceramahnya, Ustadz Zulkifli Muhammad menekankan pentingnya pemuda muslim memanfaatkan teknologi secara bijak. Ia mengingatkan bahwa dunia digital bukan sekadar ruang hiburan, tetapi juga ladang amal dan dakwah.

“Media sosial bisa jadi sarana dosa, tapi juga bisa jadi jalan pahala. Semua tergantung bagaimana kita menggunakannya,” pesan Ustadz Zulkifli yang disambut takbir oleh peserta.

Selain ceramah utama, acara juga diisi dengan sesi tanya jawab, penampilan hadroh, serta penyerahan kenang-kenangan kepada narasumber. Kegiatan ditutup pukul 23.30 Wita dengan suasana penuh haru dan kebersamaan.

Tabligh Akbar ini menjadi bagian dari upaya BEM UNISKA dalam menumbuhkan semangat spiritual sekaligus motivasi produktivitas di kalangan pemuda muslim.
Tujuannya, menanamkan nilai akhlak, prestasi, dan kontribusi positif bagi masyarakat di tengah tantangan era digital yang kian kompleks.

 

•Han

Respons Cepat Rai Medical Team Tangani Kecelakaan Maut di Depan Terminal Tanjungpura Karawang

0

KARAWANG |infokeadilan.com  – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tanjungpura, tepatnya di depan Terminal Tanjungpura, Kabupaten Karawang, Minggu (13/10/2025) siang.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu bermula ketika korban hendak menyeberang dari arah gang Lapangan Terminal menuju Jalan Proklamasi. Di saat bersamaan, datang sepeda motor dari arah lampu merah yang melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak korban. Benturan keras membuat korban terpental ke badan jalan dan tertabrak mobil dari arah Rengasdengklok.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian langsung berusaha memberikan pertolongan dan menghubungi Rai Medical Team. Tak lama berselang, tim medis bersama aparat kepolisian tiba di lokasi dan segera melakukan evakuasi.

Foto : Petugas dari Rai Medical Team saat mengevakuasi korban lakalantas

“Begitu menerima laporan dari warga, kami langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk mengevakuasi korban. Korban kemudian kami bawa ke Instalasi Forensik RSUD Karawang,” Ujar salah satu petugas Rai Medical Team di lokasi.

Sementara itu, petugas kepolisian yang berada di tempat kejadian langsung melakukan olah TKP dan mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat banyaknya warga yang ingin menyaksikan proses evakuasi.

Hingga berita ini diturunkan, korban telah dibawa ke RSUD Karawang oleh Rai Medical Team untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

 

•Red

Bupati Aep Lepas Kafilah STQH Karawang: Tunjukkan Karawang Sebagai Daerah Pecinta Al-Qur’an

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Suasana apel pagi di halaman Kantor Pemkab Karawang pada Senin, 13 Oktober 2025, terasa berbeda dari biasanya. Tidak ada urusan administrasi atau pengarahan rutin. Kali ini, halaman kantor pemerintah menjadi saksi ruang spiritual yang penuh harapan dan semangat  saat Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, melepas keberangkatan kafilah Kabupaten Karawang menuju ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII di Sulawesi Tenggara, Senin (13/10/2025)

Dalam kesempatan itu, Bupati Aep berdiri di hadapan para peserta yang tampak bersemangat dan bersinar oleh lantunan ayat suci. Mereka bukan sekadar rombongan biasa, melainkan utusan terbaik dari Karawang yang sebelumnya telah menjuarai ajang STQH tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Selamat kepada para kafilah. Berikan yang terbaik untuk Jawa Barat, khususnya untuk Karawang,” ucap Bupati Aep dengan nada lembut namun tegas.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, dan seluruh pihak yang bekerja di balik layar, yang dengan penuh keikhlasan membina para peserta hingga siap tampil di ajang nasional.

“Tanpa pembinaan yang baik, tak mungkin kita bisa sampai ke titik ini,” tambahnya.

Tahun ini, Karawang mengirim 20 peserta dan 2 pelatih untuk berlaga di tingkat nasional. Di balik seragam kafilah yang rapi, tersimpan kisah kerja keras, doa, dan air mata latihan panjang. Keberangkatan mereka bukan hanya menuju Sulawesi Tenggara, tetapi juga menjadi perjalanan spiritual untuk menunjukkan bahwa dari tanah Karawang yang dikenal dengan sawah dan industrinya  tumbuh generasi muda yang cinta Al-Qur’an.

Beliau berharap keikutsertaan kafilah Karawang di STQH Nasional tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana menjaga gema Al-Qur’an agar tak pernah surut di negeri ini.

Dan pagi itu, di antara lambaian tangan dan doa perpisahan, tampak pesan mendalam tersirat: kemajuan sebuah daerah bukan hanya diukur dari pembangunan ekonomi dan infrastruktur, melainkan juga dari seberapa kuat ayat-ayat Tuhan bergaung di hati generasi mudanya.

 

•Red

Soal Dugaan Cawe-cawe di ULP, Askun: Klarifikasi atau Lapor, Tapi Jangan Gaduh

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Polemik dugaan campur tangan atau cawe-cawe Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, di Unit Layanan Pengadaan (ULP) barang dan jasa Pemkab

Karawang terus menuai reaksi.
Isu ini bermula dari pernyataan aktivis Tatang Suryadi alias Tatang Obet pada saat di Podcast TitikTemu yang menyebut adanya dugaan keterlibatan Wabup dalam urusan pengadaan, hingga memantik perdebatan di berbagai kalangan.

Praktisi Hukum, Asep Agustian, SH., MH. menilai semestinya persoalan ini tidak perlu menjadi kegaduhan publik jika kedua pihak bisa bersikap dewasa.

Menurut pria yang akrab disapa Askun ini, seorang pejabat publik seperti Wabup Maslani sebaiknya tidak terlalu reaktif menanggapi kritik atau tudingan yang muncul.

“Kalau merasa tidak bersalah, tinggal buat laporan resmi saja ke kepolisian. Jangan sedikit-sedikit lapor, lapor kok sedikit-sedikit, lapor polisi resmi maksudnya ?,” Sindir Askun, Senin (13/10/2025)

Meski begitu, Askun juga mengingatkan Tatang Obet agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan kritik di ruang publik.

“Kalau mau mengkritik, jangan langsung menyebut nama dan menjustifikasi seseorang, kecuali kalau sudah ada laporan resmi ke aparat penegak hukum. Karena kadang beda tipis antara kritik dan tudingan,” katanya.

Namun demikian, Askun tetap mengapresiasi langkah Tatang Obet jika pernyataannya bisa dipertanggungjawabkan.

“Saya tidak membela siapa-siapa. Baik wabup maupun Tatang Obet, keduanya sebaiknya menyikapi masalah ini dengan kedewasaan,” tambahnya.

Askun juga menyinggung gaya kepemimpinan mantan Bupati Karawang dua periode, Cellica Nurrachadiana, yang menurutnya mampu menghadapi kritik dengan kepala dingin.

“Kalau Wabup Maslani merasa tidak bersalah, tinggal klarifikasi saja lewat Diskominfo atau media massa. Kalau masih tak puas, laporkan. Tapi bagaimana kalau ternyata tudingan itu benar?” ujarnya.

Ia menilai kegaduhan ini justru dimanfaatkan oleh oknum yang mencari muka di lingkar kekuasaan, bahkan menyeretnya ke isu politik Pilkada.

“Saya heran, semua isu selalu dikaitkan dengan Pilkada. Padahal setahu saya, Tatang Obet dulu juga pendukung Aep-Maslani. Tapi ya begitulah, banyak yang ABS (Asal Bapak Senang) demi cari muka,” sindir Askun.

Lebih lanjut, Askun mendorong agar Aparat Penegak Hukum (APH) segera bertindak menelusuri kebenaran dugaan tersebut.

“Berdasarkan Laporan Informasi (LI), penegak hukum sudah bisa bergerak tanpa harus menunggu laporan resmi,” tegasnya.

Askun pun menutup dengan pesan agar semua pihak menahan diri dan bersikap tenang.

“Tak perlu kebakaran jenggot. Biarkan APH yang bekerja. Mari kita semua lebih dewasa dalam menyikapi setiap persoalan,” pungkasnya.

 

•A. Sofyan

Gudang Pengolahan Limbah di Cikarang Pusat Terbakar, Asal Api Masih Diselidiki

0

BEKASI |infokeadilan.com – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang pengolahan limbah komersil yang berlokasi di Jalan Kalimalang, Tegal Danas, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, pada Minggu malam (12/10/2025).

Api terlihat membubung tinggi dan menerangi area sekitar lokasi kejadian. Beberapa warga yang berada di sekitar Tegal Danas sempat panik dan berusaha menjauh dari lokasi karena khawatir ledakan terjadi akibat material yang tersimpan di dalam gudang.

Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Upaya pemadaman berlangsung cukup lama karena api cepat menjalar ke seluruh bagian gudang yang diduga menyimpan bahan mudah terbakar.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Namun, sejumlah warga menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik atau reaksi kimia dari sisa limbah yang belum sepenuhnya aman tersimpan.

Belum ada laporan resmi terkait adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian material masih dalam proses pendataan.

Aparat kepolisian bersama tim pemadam masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber api dan tingkat kerusakan.

Sementara itu, warga sekitar berharap pemerintah segera melakukan evaluasi dan sistem keamanan gudang pengolahan limbah di kawasan tersebut.

“Kami khawatir karena di sini banyak gudang limbah dan bahan kimia. Kalau tidak diawasi, bisa berbahaya buat warga sekitar,” Ujar salah satu warga sekitar singkat.

 

•Wan

FAI Karawang Sukses Gelar Turnamen CQB Dan CTS, Cetak Atlet Muda Berprestasi

0

KARAWANG | infokeadilan.com
Federasi Airsoft Indonesia (FAI) Kabupaten Karawang sukses menggelar turnamen Close Quarter Battle (CQB) dan Close Tactical Shooting (CTS) dalam rangka Festival Olahraga Rekreasi Kabupaten (FORKAB) KORMI Karawang 2025, Sabtu (11/10/2025).

Ajang bergengsi ini diikuti 111 peserta dari berbagai kalangan, mulai pelajar SMP, SMA, hingga masyarakat umum. Pertandingan berlangsung seru dan menegangkan, menampilkan ketangkasan strategi, kecepatan, serta ketepatan para peserta di arena simulasi tempur jarak dekat.

Ketua Pengcab FAI Karawang, Nurdin Aji Permana atau akrab disapa Nurdin Dude, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembinaan sekaligus penjaringan atlet muda potensial.

“Turnamen ini digelar untuk menjaring atlet dari berbagai wilayah Karawang agar bisa berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus persiapan menuju kejuaraan di Kota Palu,” ujarnya.

Turut hadir Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H. (HES) yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut.

“Saya mendukung penuh kegiatan ini karena mampu menumbuhkan sportivitas, semangat kompetisi, dan nilai-nilai bela negara bagi generasi muda,” kata kang HES.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Bupati dan Wakil Bupati Karawang serta KORMI Karawang, sebagai wujud komitmen bersama dalam mengembangkan olahraga rekreasi dan pembinaan atlet daerah. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga mempererat silaturahmi antar komunitas Airsoft di Karawang.

•Wan

Maulid Nabi di Desa Jomin Timur Berlangsung Khidmat, Warga Kompak Wujudkan Kebersamaan

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Pemerintah Desa Jomin Timur, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan penuh khidmat dan kebersamaan, Minggu (12/10/2025).

Acara yang berlangsung di halaman Kantor Desa Jomin Timur ini dihadiri oleh Kepala Desa Jomin Timur Wandi Prayoga, perwakilan dari staf Kecamatan Kotabaru, perangkat desa, Babinsa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ibu-ibu Majelis Taklim dan tamu undangan lainnya.

Dengan mengusung tema “Meneladani Akhlak dan Meningkatkan Cinta Kita Kepada Rasulullah Muhammad SAW”, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan umat Islam dan menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hadroh, dan shalawat bersama yang menambah suasana religius. Puncak acara diisi dengan tausiah oleh KH. Gerry Al Baijuri, S.Ag, penceramah kondang asal Purwakarta, serta penampilan hadroh dari Majelis Taklim Al-Hidayah.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Jomin Timur Wandi Prayoga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan jamaah Majelis Taklim yang telah berpartisipasi aktif.

“Kami sangat berterima kasih kepada ibu-ibu Majelis Taklim, panitia, dan warga yang kompak serta semangat gotong royong. Tanpa dukungan semua pihak, kegiatan ini tidak akan berjalan lancar,” ujar Wandi.

Sementara itu, KH. Gerry Al Baijuri, S.Ag mengungkapkan kekagumannya atas antusiasme masyarakat Desa Jomin Timur.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat luar biasa dalam memeriahkan Maulid Nabi. Semoga acara ini membawa keberkahan bagi warga, juga bagi Desa Jomin Timur beserta perangkatnya,” tuturnya.

Peringatan Maulid Nabi ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan serta mempererat silaturahmi di tengah kehidupan bermasyarakat.

 

•Edi

Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Gelap, Bea Cukai dan Satpol PP Indramayu Musnahkan Jutaan Rokok dan Ribuan Botol Miras Ilegal

0

INDRAMAYU |infokeadilan.com — Dalam upaya menekan peredaran barang ilegal di wilayahnya, Kantor Bea Cukai Cirebon berkolaborasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu memusnahkan jutaan batang rokok ilegal serta ribuan botol minuman keras (miras) hasil penindakan sepanjang tahun 2025 hingga September.

Kegiatan pemusnahan dilakukan di eks Gedung Wisma Haji, Jalan Olahraga, Kelurahan Karanganyar, Indramayu, Jumat (10/10/2025).

Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon, Abdul Rasyid, menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 1.627.406 batang rokok ilegal, 10.053 botol miras, serta 310 liter tuak.

“Untuk barang bukti rokok ilegal, sebagian dimusnahkan dengan cara dibakar dan sebagian lainnya dicacah menggunakan mesin penggiling. Sedangkan ribuan botol miras dimusnahkan dengan cara dilindas alat berat yang biasa digunakan untuk meratakan aspal,” terang Abdul Rasyid di lokasi kegiatan.

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bukti nyata komitmen Bea Cukai dalam memberantas peredaran barang-barang ilegal yang merugikan negara, khususnya di wilayah Indramayu.

“Salah satunya ini dalam rangka kita memberantas peredaran rokok ilegal atau rokok tanpa pita cukai,” ujarnya.

Abdul Rasyid menambahkan, sinergi antara Bea Cukai Cirebon dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus diperkuat hingga akhir tahun 2025 untuk memastikan peredaran barang ilegal dapat ditekan semaksimal mungkin.

Ia juga tidak menutup kemungkinan masih adanya barang ilegal lain yang beredar di masyarakat. Karena itu, pihaknya menegaskan pentingnya penindakan berkelanjutan demi mencegah kerugian negara akibat peredaran barang tanpa izin tersebut.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso, menyatakan dukungannya terhadap langkah Bea Cukai dalam memberantas miras dan rokok ilegal.

Menurut Teguh, selain menyebabkan kerugian negara, rokok ilegal juga memiliki risiko tinggi bagi kesehatan masyarakat.

“Rokok memang tidak sehat, tapi rokok ilegal lebih berbahaya karena tidak ada standarisasinya. Selain itu, jelas merugikan negara dari sisi pajak,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan bahaya dan dampak negatif dari peredaran barang ilegal, baik bagi kesehatan maupun perekonomian negara.***

 

Transparansi BUMDes Margaraharja Dipertanyakan, A Tamami : “Kalau Bersih, Tak Perlu Risih”

0

KARAWANG |infokeadilan.com
Keresahan muncul di tengah warga Desa Ciptamarga, Kecamatan Jayakerta, setelah muncul dugaan ketertutupan dalam pengelolaan BUMDes Margaraharja yang mengelola program ketahanan pangan dari Dana Desa sebesar 20 persen.

Tokoh masyarakat setempat, M. Tamami atau yang dikenal akrab dengan sapaan A Tamami, dengan tegas menyuarakan kekecewaannya terhadap tidak adanya laporan terbuka mengenai pemanfaatan dana tersebut.

“Katanya tahap pertama dipakai untuk sewa lahan sawah. Tapi hasilnya di mana? Siapa yang mengelola dan berapa pendapatannya, masyarakat tidak tahu. Sekarang sudah masuk tahap dua, tapi tetap gelap,” ujar A Tamami, Jum’at (10/10/2025).

Menurutnya, ketiadaan informasi dari pengurus BUMDes menimbulkan banyak pertanyaan publik. Padahal, lembaga tersebut sejatinya merupakan badan usaha milik desa yang berorientasi pada keterbukaan dan kesejahteraan warga, bukan tempat tertutup yang sulit diakses informasinya.

“BUMDes itu badan usaha milik desa, bukan milik oknum. Kalau pengelolaan dana publik saja tertutup, itu jelas menyalahi semangat Undang-Undang Desa,” tegasnya.

Sebagai bentuk langkah nyata, A Tamami bersama warga berencana akan mengajukan surat permohonan informasi publik resmi kepada Pemerintah Desa Ciptamarga dan pengurus BUMDes Margaraharja. Langkah ini ditempuh demi memastikan adanya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana publik di tingkat desa.

“Kalau pihak BUMDes tidak mau transparan atas pengelolaannya, kami akan gunakan hak kami sebagai warga desa berdasarkan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Permendesa PDTT Nomor 3 Tahun 2021. Jangan sampai uang rakyat dikelola tanpa kontrol,” paparnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Ciptamarga maupun pengurus BUMDes Margaraharja belum memberikan keterangan resmi atas sorotan yang berkembang di masyarakat. Meski begitu, isu ini telah menjadi pembicaraan hangat di kalangan warga, terutama soal kejelasan hasil dan pengelolaan dana tahap pertama.

“Kalau pengelolaan BUMDes bersih, kenapa harus takut dibuka? Kalau bersih, tak perlu risih,” pungkas A Tamami dengan nada tegas.

 

•Red

Karawang Dukung Program Nasional Waste to Energy, Solusi Menuju Indonesia Bebas Sampah 2029

0

JAKARTA |infokeadilan.com
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE., bersama Kepala Bappeda dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang, turut menghadiri rapat koordinasi nasional mengenai penanganan persampahan di Wisma Danatara, Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan ini digelar oleh Kementerian Investasi bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam rangka memperkuat implementasi teknologi Waste to Energy atau pengelolaan sampah menjadi energi listrik.

Presiden Republik Indonesia menegaskan komitmennya bahwa persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, menjadi prioritas nasional. Pemerintah menargetkan pengelolaan sampah mencapai 50 persen pada tahun 2025 dan meningkat hingga 100 persen pada tahun 2029.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui peluncuran proyek besar pengelolaan sampah menjadi energi listrik. Program tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya menekan polusi, mengurangi emisi gas rumah kaca, serta mempercepat transisi menuju energi bersih nasional.

Dr. Hanif Faisol Nurofiq, pejabat dari Kementerian Lingkungan Hidup, menyampaikan bahwa tahap awal program Waste to Energy akan difokuskan pada beberapa kota besar seperti Yogyakarta, Denpasar, Bekasi, Tangerang, Bogor, Medan, dan Semarang.

“Untuk wilayah DKI Jakarta, volume sampah mencapai sekitar 8.000 ton per hari dan di Bandung sekitar 7.000 ton. Namun masih ada beberapa kelengkapan yang perlu dilengkapi sebelum program ini berjalan optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Investasi, Rosan Perkasa Roeslani, menambahkan,“Insyaallah 10 titik kota yang telah dievaluasi ke tahap selanjutnya, kami menargetkan program ini dapat diluncurkan pada akhir Oktober 2025.”

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, yang menilai bahwa Danatara merupakan lembaga yang dipercaya mampu menjadi solusi atas permasalahan lingkungan di Indonesia.

“Kami berdoa agar program persampahan ini dapat segera terwujud dan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dan berkelanjutan,” ujarnya.

 

•Red