Beranda blog Halaman 126

Polres Karawang Pastikan Pengamanan Kunjungan Menteri di Acara “3 Juta Ekspor Toyota” Berjalan Aman dan Kondusif

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Polres Karawang memastikan rangkaian kegiatan kenegaraan bertajuk “3 Juta Ekspor Ceremony” yang digelar oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Kawasan KIIC, Kamis (9/10/2025), berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif.

Kegiatan strategis nasional tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, serta Duta Besar Jepang untuk Indonesia Mr. Yasushi Masaki.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan, menyampaikan bahwa jajaran Polres Karawang bersama TNI dan instansi terkait menurunkan personel gabungan untuk melakukan pengamanan menyeluruh di seluruh titik kegiatan.

“Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup guna menjamin kelancaran seluruh rangkaian acara kenegaraan ini,” ujar IPDA Cep Wildan.

Agenda bertema “3 Juta Export Ceremony” ini menjadi tonggak capaian ekspor ke-3 juta unit kendaraan Toyota dari Indonesia ke berbagai negara. Momentum ini juga menjadi bukti nyata komitmen industri otomotif nasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan ekspor berkelanjutan.

Polres Karawang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan serta mendukung iklim investasi yang kondusif di wilayah Kabupaten Karawang, sebagai salah satu kawasan industri strategis nasional.

 

•A.Sofyan/Red

Perkuat Komunikasi Publik, Diskominfo Karawang Ajak Forkopimda dan Instansi Vertikal Satukan Persepsi Kehumasan

0

KARAWANG |infokeadilan.com — Dalam upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi di bidang komunikasi publik, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karawang mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Kehumasan bersama Forkopimda dan instansi vertikal di Ruang Rapat Diskominfo, Kamis (9/10/2025).

Rakor tersebut dibuka oleh Kepala Diskominfo Karawang, Poltak SML Toruan, yang menegaskan pentingnya kolaborasi untuk memperkuat silaturahmi sekaligus mempercepat penyebaran informasi kepada masyarakat secara luas.

“Acara ini kami buat sebagai wadah untuk menyamakan persepsi di antara insan kehumasan agar komunikasi publik semakin solid dan efektif,” ujarnya.

Ia menilai, keberhasilan komunikasi publik sangat bergantung pada keterlibatan semua pihak, baik dari unsur Forkopimda maupun instansi vertikal. Kolaborasi yang baik diyakini dapat mendeteksi isu secara cepat, memenuhi kebutuhan informasi masyarakat, dan memperkuat transparansi kebijakan pemerintah daerah.

“Mari kita pererat hubungan dan kerja sama kita. Kita adalah corong informasi bagi masyarakat Karawang,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipimpin oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Karawang, Guruh Sapta, yang membahas strategi kolaboratif antarinstansi dalam memperkuat peran kehumasan di daerah.

•Red

Karawang Jadi Contoh Daerah Potensial dalam Program Layanan Kewirausahaan Kemenaker RI

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Upaya pemerintah dalam memperkuat sektor kewirausahaan terus digencarkan. Melalui Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Ketenagakerjaan (BPPK), Kementerian Ketenagakerjaan RI meluncurkan Program Layanan Kewirausahaan Tahun 2025 bertajuk “Sejahtera dengan Kerja Wirausaha”, yang salah satunya digelar di Kabupaten Karawang, Kamis (09/10/2025).

Kegiatan pelatihan ini diikuti 106 peserta yang dibagi dalam empat kelas berbeda, dengan tujuan meningkatkan keterampilan dan kesiapan masyarakat dalam berwirausaha.

Direktur Bina Perluasan Kesempatan Kerja, Iwan Darmawan, menuturkan bahwa pembentukan karakter wirausaha menjadi fokus utama program ini.

“Melalui kewirausahaan, kita tidak hanya mengatasi pengangguran, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Bupati Karawang turut mengapresiasi pelaksanaan program ini, sembari menegaskan bahwa potensi wilayah Karawang sangat mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan pertanian produktif. Dengan 30 kecamatan, 309 desa/kelurahan, serta 87 ribu hektar lahan sawah, Karawang dinilai layak menjadi daerah percontohan penguatan ekonomi berbasis wirausaha.

“UMKM Karawang telah membuktikan kemampuannya. Selama peringatan Hari Jadi Karawang, nilai transaksi mencapai Rp2,8 miliar hanya dalam dua pekan. Ini bukti nyata kemajuan ekonomi masyarakat,” ujar Bupati.

Ia berharap, melalui program kewirausahaan ini, masyarakat semakin terdorong untuk mandiri secara ekonomi.

“Kami ingin dampaknya benar-benar terasa bagi kesejahteraan warga Karawang dan sekitarnya,” pungkasnya.

 

•Red

Komisi I DPRD Karawang Pantau Pelayanan Kependudukan, Tirtajaya Dinilai Mampu Terapkan Sistem Terpadu

0

KARAWANG |infokeadilan.com
Untuk memastikan pelayanan administrasi kependudukan berjalan efektif di seluruh wilayah, Komisi I DPRD Kabupaten Karawang melaksanakan monitoring lapangan ke Kecamatan Tirtajaya, Rabu (8/10). Dalam agenda tersebut, para wakil rakyat meninjau langsung proses pelayanan KK, e-KTP, dan KIA bagi masyarakat.

Kunjungan yang dihadiri oleh para anggota Komisi I DPRD, di antaranya Dian Fahrud Jaman, Saepudin Zuhri, S.H., Lili Mahali, S.Sos., Khoerudin Taman, SE., H. Saryadi, S.Sos., Agus Sulistyo, H. Rusli HN, SE., Abdul Aziz, SE., Dede Mulyana, dan H. Cita, disambut hangat oleh Camat Tirtajaya, H. Dulah.

Dalam kesempatan itu, H. Dulah menyampaikan bahwa Kecamatan Tirtajaya telah dipercaya sebagai salah satu wilayah yang menerapkan pelayanan KTP terintegrasi, sehingga berbagai dokumen kependudukan dapat diterbitkan lebih cepat dan efisien.

“Kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Karawang ke Kecamatan Tirtajaya membahas pelaksanaan pelayanan KTP dan lainnya. Alhamdulillah, Kecamatan Tirtajaya menjadi salah satu kecamatan yang dipercaya untuk melaksanakan pelayanan KTP terintegrasi, sehingga pelayanan KTP, KK, dan KIA bagi anak-anak bisa dilakukan dengan cepat,” ungkapnya.

Ia berharap, dukungan infrastruktur jaringan digital dapat ditingkatkan guna menunjang sistem layanan yang semakin cepat dan tidak terkendala teknis.

“Dengan kunjungan ini, kami berharap adanya penambahan sinyal yang kuat di Kecamatan supaya proses pencetakan tidak lemot dan bisa lebih efisien,” tambahnya.

Lebih jauh, H. Dulah menilai sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah sangat dibutuhkan dalam membangun pelayanan publik yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Harapannya, sinergi antara semua pihak bisa memperkuat tata kelola lingkungan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin baik dan merata,” ujarnya menutup.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen DPRD Karawang dalam menjalankan fungsi pengawasan serta memastikan pelayanan dasar masyarakat terus ditingkatkan, khususnya di sektor administrasi kependudukan.

 

•Red

Polres Karawang Ringkus Pelaku Pembunuhan Sadis Karyawati Alfamart Yang Ditemukan Mengapung Di Sungai Citarum Klari

0

KARAWANG |infokeadilan.com — Kasus penemuan jasad seorang karyawati minimarket di aliran Sungai Citarum, Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, akhirnya terungkap. Tim Taktis Sanggabuana Polres Karawang bersama Resmob Polda Jabar berhasil meringkus pelaku utama yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan sekaligus pemerkosaan terhadap korban, Rabu (8/10/2025).

Pelaku berinisial H diringkus di kawasan Alfamart Rest Area KM 72A, Desa Cigelam, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, hanya sehari setelah jasad korban ditemukan. Korban diketahui berinisial DO , seorang karyawati Alfamart yang juga mahasiswi aktif di salah satu perguruan tinggi di Karawang.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan, keberhasilan itu merupakan hasil kerja cepat tim gabungan setelah melakukan penyelidikan intensif berdasarkan sejumlah petunjuk dan barang bukti di lokasi kejadian.

“Penangkapan dilakukan setelah tim mendapatkan hasil penyelidikan mendalam di lapangan. Dari situ, identitas pelaku mulai terungkap dan berhasil diamankan tanpa perlawanan,” ujar Ipda Cep Wildan.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku nekat melakukan perbuatannya karena desakan ekonomi. Ia mengajak korban ke rumahnya, kemudian melakukan kekerasan hingga korban meninggal dunia. Setelah memastikan korban tak bernyawa, pelaku melakukan tindakan asusila dan membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban, termasuk perhiasan dan handphone.

Sementara itu, Tim Taktis Sanggabuana yang dipimpin Ipda Heriansyah juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor, satu unit mobil, dan dua unit handphone yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia, serta pasal tambahan terkait pemerkosaan dan pencurian.

“Pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis dan ancaman hukuman berat,” tegas Ipda Cep Wildan menutup keterangannya.

 

•Red

 

SDN Citarik II Peringati Maulid Nabi dengan Santunan Anak Yatim dan Syair Islami

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Citarik II, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, menggelar kegiatan santunan untuk 10 siswa yatim piatu yang dirangkaikan dengan acara syair islami dan tausiah keagamaan.

Kegiatan yang mengusung tema  “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW untuk Membangun Karakter Generasi Muda yang Religius” itu berlangsung khidmat di halaman sekolah pada Rabu (8/10/2025).

Acara tersebut menghadirkan Ustad Abdul Halim sebagai pemateri utama. Dalam tausiahnya, ia menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Desa Citarik Ahmad Wijaya, Komite Sekolah, Pengawas PAI, tokoh ulama, para dewan guru, serta orang tua siswa.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Citarik Ahmad Wijaya turut memberikan santunan kepada para siswa yatim piatu. Aksi kepedulian itu disambut penuh haru dan syukur oleh warga yang hadir.

Foto : Kepala Desa Citarik Ahmad Wijaya

“Terima kasih kepada Pak Lurah yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk anak-anak yatim. Semoga Allah membalas segala kebaikan ini dengan pahala berlipat,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Sementara itu, Ahmad Wijaya menyampaikan rasa syukur bisa berbagi di momentum penuh berkah ini. Ia berharap peringatan Maulid Nabi menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi para orang tua dan siswa.

Selain itu, Ahmad juga menyampaikan tentang tujuh program pemerintah yang tengah dijalankan, salah satunya Program Makanan Bergizi (MBG) yang akan mulai diterapkan di Kecamatan Tirtamulya pada 13 Oktober 2025. Untuk SDN Citarik II, program MBG ini akan melayani 119 siswa, dengan tiga titik dapur utama yang berlokasi di KPK Desa Parakan, Desa Kamurang, dan Kampung Tangkil Desa Citarik.

“Kami berharap semua kegiatan dapat berjalan dengan baik tanpa kendala. Pemerintah Desa Citarik akan terus melakukan sosialisasi dan pemantauan agar dapur MBG memenuhi standar kelayakan, baik dari sisi tempat, makanan, maupun kebersihan,” ujar Ahmad Wijaya.

Di akhir sambutannya, Ahmad berharap para guru senantiasa diberi kekuatan dan keikhlasan dalam mendidik generasi penerus bangsa.

“Semoga ilmu yang diberikan para guru menjadi ladang pahala di yaumil akhir, dan kita semua diakui sebagai umat Nabi Muhammad SAW,” pungkasnya.

 

•Edi

Kabid SDA PUPR Apresiasi dan Ucapkan Terima Kasih kepada Rescue Katar Karawang Atas Sinergitas Yang Dibangun

0

KARAWANG |infokeadilan.com  – Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, Aris, memberikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih kepada Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang atas kepedulian dan kolaborasi aktifnya bersama pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan, khususnya di area sungai, saluran air, dan wilayah rawan genangan.

Menurutnya, kehadiran Rescue Karang Taruna bisa menjadi contoh nyata peran pemuda dalam mendukung program pemerintah daerah, terutama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Kami dari Dinas PUPR Karawang, khususnya bidang Sumber Daya Air, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada teman-teman Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa terhadap kebersihan lingkungan dengan turun langsung ke lapangan. Ini bentuk nyata kolaborasi yang patut dicontoh,” ujar Aris, Rabu (8/10/2025).

Aris menambahkan, kerja sama seperti ini menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi panggilan moral bagi seluruh elemen masyarakat. Ia menilai, langkah Rescue Karang Taruna turut membantu pemerintah dalam mengurangi potensi banjir akibat tumpukan sampah yang menyumbat saluran air.

“Kegiatan mereka sangat membantu kami, terutama dalam penanganan kebersihan di daerah aliran sungai. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menjaga fungsi saluran air agar tetap lancar. Kami berharap, gerakan ini bisa menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk ikut peduli,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam mewujudkan Karawang yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Kami berharap semangat dari Rescue Karang Taruna ini terus dijaga dan diperluas. Mari bersama-sama kita jadikan menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup dan budaya masyarakat Karawang,” tambah Aris.

Di akhir pernyataannya, Aris kembali menegaskan rasa terima kasih dan apresiasinya.

“Sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang. Semoga dedikasi dan kepedulian mereka terhadap lingkungan menjadi amal kebaikan dan motivasi bagi generasi muda lainnya,” tutupnya.

Kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya tentang kebersihan fisik, tetapi juga tentang membangun kesadaran sosial. Saat pemuda dan pemerintah berjalan beriringan, maka lahirlah kekuatan besar untuk menjaga bumi tetap lestari. Sinergi dan gotong royong adalah kunci menuju Karawang yang lebih bersih, sehat, dan bermartabat.

•Jaong

Diduga Jadi Korban Oknum Calo Tenaga Kerja, Pemuda Karawang Rugi Puluhan Juta, Polisi dan Dinas Terkait Diminta Bertindak Tegas

0

KARAWANG | infokeadilan.com — Harapan untuk mendapatkan pekerjaan layak justru berubah menjadi mimpi buruk bagi sejumlah pemuda di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Mereka diduga menjadi korban penipuan oleh seorang oknum calo tenaga kerja yang berkedok sebagai pengelola Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Sedikitnya sembilan orang pencari kerja diketahui telah menjadi korban aksi tipu daya yang dilakukan oleh seorang pria bernama Agus Setiawan, warga Kecamatan Rawamerta, Karawang. Modusnya, pelaku meminta sejumlah uang dengan janji akan menyalurkan korban ke perusahaan besar di kawasan industri, namun tak satu pun janji itu terealisasi.

Salah satu korban, Rahmat, menceritakan bahwa dirinya dijanjikan bisa bekerja di salah satu perusahaan cat ternama di kawasan Jababeka. Namun setelah menyerahkan uang senilai Rp 4 juta, yang ia dapatkan dengan cara meminjam dari keluarga, panggilan kerja tak kunjung datang hingga hampir satu tahun berlalu.

“Saya dijanjikan kerja di PT Daikin. Awalnya diminta enam juta rupiah, tapi saya hanya mampu bayar empat juta. Setelah itu, tidak ada kabar sama sekali. Sudah hampir setahun, tidak ada panggilan kerja,” ujar Rahmat kepada media, Rabu (8/10/2025).

Merasa ditipu, Rahmat kemudian mendatangi kantor LPK tempat Agus biasa melakukan perekrutan tenaga kerja. Namun, pihak LPK justru mengaku tidak mengetahui adanya penerimaan uang dari Agus. Dari pengakuan Rahmat, ternyata bukan hanya dirinya yang menjadi korban, melainkan juga beberapa orang lainnya dengan modus serupa.

“Kami sudah coba hubungi dia, tapi nomornya tidak aktif. Bahkan saat didatangi ke rumahnya pun sulit ditemui,” tambahnya.

Korban lainnya, Anggi Fauzi, mengaku ikut menanggung dampak kasus tersebut. Sebab, sebagian korban merupakan alumni sekolah tempatnya mengajar.

“Anak-anak itu alumni sekolah saya. Karena kasihan, saya sempat mengganti sebagian uang mereka supaya nama sekolah tidak jelek. Tapi malah saya yang seperti dijadikan kambing hitam. Saya sudah coba hubungi Agus lewat WhatsApp, tapi tidak pernah dijawab,” ungkap Anggi.

Menurut Anggi, jumlah korban saat ini mencapai sembilan orang, dengan nilai kerugian bervariasi antara Rp 2 juta hingga Rp 6 juta, dengan total diduga hingga mencapai puluhan juta rupiah.

Para korban berharap pihak kepolisian segera turun tangan dan menindak tegas pelaku agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban penipuan serupa di kemudian hari. Mereka juga meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang memperketat pengawasan terhadap LPK atau pihak-pihak yang mengklaim dapat menyalurkan tenaga kerja ke perusahaan.

“Kami hanya ingin keadilan. Uang sudah hilang, pekerjaan pun tidak didapat. Kami harap polisi dan Disnaker bisa segera bertindak,” pungkas Rahmat dengan nada kecewa.

•Tim/Red

Kadis PUPR Karawang Minta Kontraktor Lebih Transparan, Tampilkan Gambar Dilokasi, Tegaskan Pengawasan dan Sanksi

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, Rusman Kusnadi, ST, angkat bicara terkait meningkatnya sorotan publik terhadap lemahnya pengawasan sejumlah proyek infrastruktur di wilayahnya. Dalam wawancara eksklusif pada Rabu (8/10/2025),

Rusman menegaskan komitmennya memperketat pengawasan, membuka ruang kritik konstruktif, dan menindak tegas oknum pengawas maupun kontraktor yang bekerja tidak profesional.

“Saya ini bagian dari kontrol masyarakat, jadi kami tidak menutup diri terhadap kritik. Selama kritik itu membangun, tentu akan kami jadikan bahan evaluasi,” ujar Rusman Kusnadi, ST, Kadis PUPR Karawang.

Rusman tidak menampik bahwa masih terdapat kekurangan dalam pengawasan di lapangan. Ia menjelaskan, jumlah personel pengawas yang terbatas menjadi salah satu kendala utama.

“Kualitas pengawas di lapangan itu bervariasi. Kami sudah melakukan pelatihan, tapi personelnya hanya 35 orang, sementara titik pekerjaan sangat banyak. Satu pengawas bahkan bisa menangani hingga lima lokasi,” ungkapnya.

Sebagai bentuk keterbukaan, Rusman juga mengingatkan agar seluruh kontraktor lebih transparan dengan menampilkan gambar kerja di lokasi proyek.

“Itu penting supaya masyarakat tahu detail pekerjaan yang dilakukan—mulai dari panjang, tinggi, hingga jenis pekerjaannya,” tegasnya.

Terkait tudingan bahwa Dinas PUPR kerap tertutup terhadap konfirmasi media, Rusman menepis anggapan tersebut.

“Kadang kami sedang rapat, pesan belum sempat dibalas atau terlupa. Tapi ini menjadi bahan koreksi bagi kami. Ke depan akan ada briefing bersama para kepala bidang dan pengawas agar komunikasi dengan media lebih terbuka,” jelasnya.

Rusman juga menegaskan akan memberi sanksi tegas bagi pengawas maupun kontraktor yang tidak profesional.

“Kalau ada pengawas yang lalai, tentu akan kami tindak. Bisa dikurangi jumlah tanggung jawab pengawasannya, bahkan dihentikan sementara,” ucapnya tegas.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa proyek yang hasilnya tidak sesuai fungsi tidak pantas untuk dibayarkan.

“Kalau fungsinya tidak ada, jangan dibayar. Masih ada masa pemeliharaan enam bulan, manfaatkan itu untuk memperbaiki,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Rusman juga menegaskan bahwa dirinya dan jajaran di PUPR Karawang tidak alergi terhadap wartawan.
“Saya tidak alergi wartawan. Semua kepala bidang di PUPR juga tidak alergi, mungkin hanya karena kesibukan sehingga kadang lupa membalas pesan,” katanya.

Ia menambahkan, ke depan Dinas PUPR akan terus membenahi sistem pengawasan di lapangan agar hasil pembangunan lebih maksimal.

“Kami akan menegur pemborong yang tidak bekerja sesuai ketentuan. Harapan kami, semua pihak bekerja profesional demi menghasilkan infrastruktur yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

•Agus Sofyan

Kecelakaan di Tol Kalihurip Dawuan, Diduga Sopir Truk Terjebak di Dalam Kabin

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di ruas Tol Kalihurip, tepatnya di kawasan Dawuan, Kabupaten Karawang, pada Rabu (8/10/2025) sore. Insiden yang berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB itu melibatkan satu unit truk yang dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan.

Menurut informasi warga yang berada di sekitar lokasi, truk tersebut diduga kehilangan kendali hingga menabrak pembatas jalan di area belakang PT Koito. Akibat benturan keras, sang sopir dikabarkan terjebak di dalam kabin dan belum dapat dievakuasi.

“Sopirnya masih di dalam truk, belum dievakuasi. Kejadiannya di Tol Kalihurip Dawuan, belakang PT Koito, mohon dibantu,” ucap salah seorang warga melalui pesan singkat.

Warga yang melintas di lokasi sempat berusaha memberikan bantuan, namun kondisi kendaraan yang ringsek membuat evakuasi harus menunggu petugas gabungan dari kepolisian dan pengelola tol.

Hingga sore hari, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai identitas korban maupun penyebab pasti kecelakaan.

•Ed/Red