Beranda blog Halaman 136

Pembangunan Pagar SDN Kutakarya I Diduga Minim Pengawasan, Mandor Jarang di Lokasi

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Proyek pembangunan pagar di SDN Kutakarya I Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang dengan nilai kontrak sebesar Rp 141.920.000,- kini menjadi sorotan publik. Pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV. Sinar Adlan Mandiri tersebut berdasarkan kontrak nomor 027.03.PPK/SPK/10341776000-MUSRENBANG/PENDAS/IX/2025 yang ditandatangani pada 3 September 2025, dengan waktu pelaksanaan selama 45 hari kalender.

Namun, hasil pantauan awak media di lapangan menemukan indikasi bahwa pekerjaan tersebut minim pengawasan dari dinas terkait. Bahkan, menurut sejumlah warga sekitar, mandor lapangan jarang hadir di lokasi proyek, sehingga dikhawatirkan kualitas pekerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Salah satu pekerja saat ditanya terkait pengawasan mandor pelaksana dilapangan mengatakan, bahwa mandor jarang berdiam di lokasi karena masih ada lokasi pekerjaan di lain tempat.

“Kalau hari ini belum kesini kang, katanya sih masih ada pekerjaan dilokasi lain. Ga tau hari ini mau kesini atau tidak, pekerjaan ini baru 4 hari dengan sekarang.” Jelasnya.

Sementara itu, Heri seorang warga sekitar menyampaikan keresahannya.

“Kami sering lihat pekerja jalan sendiri tanpa arahan mandor. Kadang pekerja seperti bingung mengatur pekerjaan. Kalau begini, takutnya hasil dari kualitas dan ketahanan pagar tidak kuat atau cepat rusak alias tidak tahan lama,” Ucapnya, Senin (22/9/2025)

Disisi lain Heri yang juga merupakan salah satu pegiat lingkungan Desa Kutakarya juga menambahkan bahwa proyek dengan anggaran dari pemerintah seharusnya mendapat pengawasan ketat.

“Uang ratusan juta bukan jumlah kecil, apalagi ini untuk sekolah. Seharusnya ada kontrol dari pihak dinas supaya hasilnya maksimal dan bisa bertahan lama,” Tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang maupun pihak pelaksana dari CV. Sinar Adlan Mandiri belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan lemahnya pengawasan di lapangan.

Masyarakat berharap agar pembangunan pagar SDN Kutakarya I ini bisa dikerjakan sesuai aturan dan spesifikasi teknis, sehingga bermanfaat jangka panjang bagi lingkungan sekolah dan anak-anak didik.

 

•Red

234SC Hadirkan Standar Baru, Rakerbid dan Fit and Proper Test Jadi Fondasi Profesionalisme Ormas

0

BOGOR |infokeadilan.com – Dalam upaya memperkuat konsolidasi sekaligus meningkatkan profesionalisme organisasi, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ormas 234 Solidarity Community (234SC) Kabupaten Bekasi sukses menggelar Rapat Kerja Bidang (Rakerbid) yang dirangkai dengan Fit and Proper Test (FPT) pada 20–21 September 2025 di Hotel Khatulistiwa, Puncak Bogor.

Agenda yang diikuti sekitar 50 pengurus inti mulai dari Ketua, Sekretaris, Bendahara hingga para Kepala Bidang, Sekretaris, dan staf bidang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, namun tetap menjunjung tinggi nilai profesionalitas.

Ketua Pelaksana Harian (PLH) DPC Kabupaten Bekasi, Josua, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting dalam mengukur kapasitas dan kualitas sumber daya manusia di tubuh organisasi.

“Rakerbid ini sekaligus memperkuat silaturahmi antar-pengurus. Bersamaan dengan itu, kami melaksanakan Fit and Proper Test untuk memastikan bahwa setiap pengurus yang menempati posisi strategis benar-benar kompeten, layak, dan berintegritas,” tegas Josua, Minggu (21/9/2025).

•Tahapan FPT: Uji Kapasitas dan Integritas

FPT digelar sebagai langkah visioner DPC 234SC Kabupaten Bekasi dalam rangka pembenahan struktural secara berkelanjutan. Proses ini meliputi beberapa tahapan, antara lain:

•Seleksi Dokumen: Pengurus bidang menyerahkan portofolio dan dokumen pendukung.

•Wawancara Personal: Menggali integritas, kemampuan, serta visi kepemimpinan.

•Tes Teknis: Menguji pemahaman melalui simulasi program kerja.

•Evaluasi Akhir: Menilai kompetensi, pengalaman, dan komitmen jangka panjang.

Bagi pengurus yang lolos, mereka akan resmi masuk dalam struktur DPC.

Sementara yang belum memenuhi kriteria, tetap diberikan ruang untuk mengembangkan diri agar bisa mengikuti seleksi kembali di kemudian hari.

•Apresiasi dari DPW Jabar

Wakil Ketua DPW 234SC Jawa Barat, Rizki Febriant, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif progresif dari DPC Kabupaten Bekasi.

“Ini bukan sekadar rapat kerja, melainkan proses kaderisasi dan reformasi internal. Jika seluruh DPC di Jawa Barat menempuh langkah serupa, saya yakin 234SC akan semakin diperhitungkan secara nasional,” ujarnya.

•Sinergi Program Antar-Bidang

Dalam forum Rakerbid, setiap bidang mulai dari Keagamaan, Kebudayaan, Keolahragaan, Sosial, hingga Perekonomian mempresentasikan program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Bekasi. Sinergi lintas bidang menjadi perhatian utama agar program yang dijalankan benar-benar selaras dan berdampak nyata.

Sekretaris DPC, Putra Agustian, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah batu loncatan untuk membangun struktur internal yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika zaman.

“Kami ingin organisasi ini tidak hanya besar dalam jumlah anggota, tetapi juga kuat dalam visi serta implementasi program. FPT menjadi fondasi dari komitmen tersebut,” jelasnya.

•Standar Baru Ormas

Rakerbid dan FPT yang digelar DPC 234SC Kabupaten Bekasi menegaskan bahwa ormas masa kini tidak lagi hanya berbicara soal kuantitas, tetapi juga kualitas pengurus.

Dengan menekankan pada integritas, kapabilitas, dan komitmen, langkah ini menjadi standar baru dalam tata kelola organisasi masyarakat.

Langkah tersebut layak dijadikan model, tidak hanya bagi DPC lain di Jawa Barat, tetapi juga secara nasional, dalam membangun ormas yang solid, modern, dan berdaya guna.

•CP/Jaong/Red

Respon Cepat Camat Cibuaya dan RSUD Karawang Tangani Pasien Asal Desa Sukasari Di Apresiasi JKB

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Pemerintah Kecamatan Cibuaya bergerak cepat merespons adanya warga yang membutuhkan tindakan medis darurat. Camat Cibuaya Ahmad Mustofa bersama Kasie Kesos yang sigap segera melakukan koordinasi dengan pemerintah Desa Sukasari, PSM Desa Sukasari, dan pihak terkait lainnya.

Hasil dari respon cepat tersebut, pasien kini telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Karawang. Pihak rumah sakit pun langsung memberikan perawatan intensif setelah pasien dirujuk.

Langkah cepat ini mendapat apresiasi dari Jaong Hermanto, Ketua Subkor Jurnalis Karawang Bersatu (JKB) Kecamatan Cibuaya. Ia menilai sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, relawan sosial, dan rumah sakit merupakan wujud kepedulian nyata terhadap masyarakat yang sedang membutuhkan.

“Atas nama keluarga besar Jurnalis Karawang Bersatu (JKB), saya mengucapkan terima kasih kepada Camat Cibuaya Ahmad Mustofa dan Kasie Kesos Wartam yang telah sigap merespons informasi ini sehingga pasien bisa segera ditangani,” ucapnya, Minggu (21/9/2025).

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada pemerintah Desa Sukasari, PSM, serta seluruh jajarannya yang terus memberikan pelayanan terbaik bagi warga. Tak lupa, apresiasi turut diberikan kepada RSUD Karawang yang telah menangani pasien dengan cepat dan profesional.

“Semoga sinergi seperti ini dapat terus terjalin, sehingga pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat kesehatan, dapat lebih maksimal,” tutupnya.

 

•Her/Red

RSUD Karawang Tangani Pasien Asal Sukasari Usai Informasi Viral di Medsos

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Seorang warga Desa Sukasari, Kecamatan Cibuaya, yang sebelumnya diberitakan mengalami penyakit kelenjar hingga menyebar ke anggota tubuh lain dan sempat viral di media sosial, akhirnya mendapatkan penanganan serius dari pihak RSUD Karawang, Minggu (21/9/2025).

Pasien tersebut kini telah dirawat dan ditangani langsung oleh tim medis RSUD Karawang. Hal ini merupakan bentuk respon cepat sekaligus komitmen pihak rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

Penanganan ini tidak lepas dari kerjasama dan kepedulian berbagai pihak. Kepala Desa Sukasari bersama PSM Desa Sukasari serta TKSK Kecamatan Cibuaya bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang sempat ramai diperbincangkan. Mereka berkoordinasi dan memastikan agar pasien segera mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medisnya.

Pihak RSUD Karawang pun menunjukkan sikap tanggap dengan segera mengambil langkah perawatan begitu pasien dirujuk. Saat ini kondisi pasien sudah berada dalam pengawasan medis di rumah sakit tersebut.

Dengan adanya langkah cepat ini, diharapkan masyarakat dapat lebih tenang dan yakin bahwa pemerintah desa, tenaga sosial, serta pihak rumah sakit tetap bersinergi dalam memastikan layanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan.

Wartam Kasi Kesos Kecamatan Cibuaya mengucapkan terimakasih atas bantuan dari keluarga besar Jurnalis Karawang Bersatu (JKB) atas informasi yang di sampaikan.

Senada dengan PSM Desa Sukasari Hendrik mengatakan, bahwa pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat sebagai petugas PSM.

“Kami terus berusaha dan berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam hal kesehatan. Alhamdulillah, hari ini pasien bisa segera dapat perhatian serius dan langsung ditindak lanjut oleh pihak RSUD Karawang, semoga kesembuhan pasien bisa segera sehat kembali dan beraktifitas lagi sediakala.” Ungkapnya.

“Terimakasih kepada jajaran keluarga besar Jurnalis Karawang Bersatu (JKB) yang telah membantu kami dan pasien, sehingga pasien bisa mendapat perhatian serius dari pemerintah kecamatan, pemerintah kabupaten dan RSUD Karawang.” Ujarnya.

 

•Her/Red

Asep Agustian Kembali Pimpin ISSI Karawang Periode 2025–2029 Lewat Aklamasi

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Asep Agustian kembali dipercaya menakhodai Pengcab Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Karawang periode 2025–2029. Dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang berlangsung di RM Alam Sari Asli Karawang, Minggu (21/9/2025), ia terpilih secara aklamasi setelah menjadi satu-satunya kandidat yang mendaftar.

Seluruh klub anggota resmi ISSI Karawang kompak memberikan dukungan, memastikan Asep Agustian yang juga Ketua DPC Peradi Karawang melanjutkan kepemimpinannya untuk empat tahun mendatang.

Dalam sambutannya, Asep menegaskan akan segera melakukan pembenahan kepengurusan.

“Saya tidak akan mengganti struktur Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB). Namun karena hanya 38 persen ketua bidang yang hadir, maka susunan kepengurusan akan kita benahi kembali,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya peningkatan prestasi pada cabang BMX.

“Tugas besar kita adalah membuat ISSI semakin maju. Salah satunya dengan segera menggelar babak kualifikasi agar atlet BMX Karawang bisa menyumbangkan medali emas,” tegasnya.

ISSI Karawang di bawah kepemimpinan Asep kini memiliki aset senilai Rp112 juta. Dengan dukungan itu, ia berkomitmen menjadikan ISSI sebagai wadah pembinaan olahraga sepeda yang dapat membawa nama baik Kabupaten Karawang ke level lebih tinggi.

Kilasan Prestasi ISSI Karawang di Bawah Kepemimpinan Asep Agustian (2021–2025):

2021

Babak Kualifikasi PORPROV 2022: ISSI Karawang mengirim dua atlet junior (Dafa & Ahmad) dan berhasil meloloskan kontingen Karawang ke babak utama PORPROV Jabar XIV 2022.

2022

PORPROV Jabar XIV: Karawang ikut di 6 nomor lomba, berhasil meraih medali emas di nomor MTB XCR.

CPM Race Reborn MTB XCO: Event nasional hasil kolaborasi dengan De Riweuh.

Partisipasi di Event MTB XC Pangandaran.

2023

Karawang Criterium Road to Tour of Kemala: Event nasional bekerja sama dengan Polres Karawang & De Riweuh.

Pra PON Kejurnas Sumsel: Muhammad Dankin meraih medali emas MTB XCC Junior.

Event pembinaan lokal: Uphill to Loji, BIC Loops (3 seri), dan JBL (latihan & kompetisi rutin).

2024

PON Aceh 2024: Muhammad Dankin meraih 2 medali perak (perorangan MTB XCO & beregu MTB XCR).

Lodaya Siliwangi Ride bersama Polres Karawang (2023 & 2024).

Event goweser Karawang: ajang silaturahmi dan penjaringan atlet potensial.

2025

Selekda MTB XCO Jabar: Atlet Karawang meraih 1 perak & 1 perunggu di Youth, serta 1 perunggu di Elite.

Kejurnas BMX Free Style Ciamis 2025: Atlet Karawang meraih prestasi membanggakan:

•Fadly (emas, Man Junior)

•Wahyu (perak, Man Junior)

•Padya (emas, Man Youth)

•Wisnu (perak, Man Youth)

 

•Agus Sofyan

Lahan Pertanian Kerap Terendam Banjir, Petani Desa Dongkal Minta Pemerintah Turun Tangan

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Seorang petani asal Desa Dongkal, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, mengeluhkan kondisi lahan pertaniannya yang kerap terendam banjir. Genangan air yang berlangsung lama membuat para petani setempat kesulitan menanam padi, sehingga berdampak pada produktivitas pertanian mereka, Minggu (21/9/2025)

Melalui akun media sosialnya, seorang warga bernama Erwin Karawang menyampaikan langsung keluhannya kepada Gubernur Jawa Barat, Bupati Karawang, Menteri Pertanian, hingga anggota DPRD Dapil 3. Ia berharap agar kondisi di wilayahnya segera mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

“Kami mohon pemerintah bisa memperhatikan kondisi lahan pertanian di Desa Dongkal, karena sering sekali terendam banjir. Petani jadi sulit bercocok tanam,” ungkap Erwin dalam unggahannya.

Ia menilai buruknya sistem drainase menjadi salah satu penyebab utama genangan air yang tidak kunjung surut. Untuk itu, Erwin berharap pemerintah segera melakukan perbaikan infrastruktur pertanian.

“Kalau bisa, segera diturunkan alat berat seperti beko untuk memperbaiki saluran drainase yang sudah tidak berfungsi baik,” tambahnya.

Keluhan ini ramai mendapat perhatian warganet setelah beredar luas di media sosial. Banyak pihak menilai persoalan banjir di lahan pertanian Karawang harus segera ditangani, mengingat daerah ini merupakan salah satu lumbung padi nasional yang sangat berpengaruh terhadap ketahanan pangan.**

Karang Taruna Rescue Cibuaya Lakukan Konsolidasi Di Desa Sedari, Siap Gelar Aksi Bersih Bersih Serentak

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Karang Taruna Rescue Kecamatan Cibuaya menggelar konsolidasi bersama sejumlah tokoh dan pengurus, membahas rencana aksi sosial berupa kegiatan bersih-bersih lingkungan di setiap desa wilayah Kecamatan Cibuaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (21/9/2025).

Dalam pertemuan yang digelar di pesisir pantai Sedari tersebut turut hadir anggota DPRD Karawang Fraksi PDIP Hj. Rosmilah A.Md, Kepala Desa Sedari Bisri Mustofa, Ketua Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang Chandra Caniago, Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Karawang Erik, Ketua Karang Taruna Kecamatan Cibuaya Agus Susanto, serta jajaran pengurus Karang Taruna Rescue.

Ketua Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang, Chandra Caniago, menjelaskan bahwa aksi sosial ini digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Karang Taruna Kabupaten Karawang ke-80.

“Untuk kegiatan hari Jum’at mendatang, kita akan melaksanakan aksi sosial dengan bersih-bersih lingkungan di seluruh desa wilayah Kecamatan Cibuaya secara bertahap. Aksi ini juga menjadi bagian dari perayaan HUT Karang Taruna Kabupaten Karawang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Chandra menuturkan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Camat Cibuaya terkait teknis kegiatan.

“Rencananya, kegiatan meliputi pembersihan sampah liar di sungai maupun di pesisir laut. Selain itu, bersama para pengurus Karang Taruna, kita juga akan membahas lebih lanjut teknis pelaksanaannya agar berjalan maksimal,” jelasnya.

Chandra berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pemicu semangat bagi Karang Taruna di seluruh wilayah Kabupaten Karawang.

“Ke depan, kami berharap setiap Karang Taruna di tingkat desa, di Kecamatan bahkan di Kabupaten dapat menjadi pelopor dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan, serta mampu bekerjasama dengan seluruh elemen demi mewujudkan Karawang yang lebih maju,” tandasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Karawang Fraksi PDIP Hj. Rosmilah A.Md menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

“Semoga aksi sosial yang akan dilaksanakan pada Jum’at, 26 September 2025 mendatang dapat berjalan lancar dan sukses. Kami juga mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-80 untuk Karang Taruna Kabupaten Karawang. Semoga semakin jaya dan sukses di masa depan,” pungkasnya.

Senada, Kepala Desa Sedari, Bisri Mustofa, turut mengapresiasi langkah Karang Taruna Rescue Cibuaya yang menggagas kegiatan ini.

“Kami sangat mendukung kegiatan positif ini. Membersihkan lingkungan, baik di darat maupun di pesisir, adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan adanya kolaborasi antara Karang Taruna, pemerintah desa, serta elemen masyarakat lainnya, insyaAllah lingkungan kita akan lebih bersih dan sehat,” singkatnya.

 

•Jaong

Karang Taruna RESCUE Cibuaya Silaturahmi dengan Camat, Sepakati Aksi Sosial Jum’at Mendatang

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Karang Taruna RESCUE Kecamatan Cibuaya menggelar silaturahmi dengan Camat Cibuaya, Ahmad Mustopa, pada Minggu (21/9/2025). Pertemuan tersebut membahas rencana kegiatan sosial berupa Aksi Bersih-Bersih yang akan dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 26 September 2025 mendatang.

Ketua Karang Taruna RESCUE Kecamatan Cibuaya, Agus Susanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan pemuda sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa bersilaturahmi dengan Pak Camat. Pada kesempatan ini, kami juga menyampaikan rencana aksi bersih-bersih yang insya Allah akan dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 26/9/2026 mendatang. Rencana aksi bersih bersih nanti akan dimulai dari Desa Cibuaya, kemudian dilanjutkan ke Desa Cemara Jaya dan Desa Sedari. Kami berharap kegiatan ini mendapat dukungan semua pihak agar bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Camat Cibuaya, Ahmad Mustopa, menyambut baik rencana kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa program Karang Taruna sejalan dengan arahan Bupati Karawang yang menekankan pentingnya kolaborasi antar-stakeholder dalam menjalankan kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif Karang Taruna RESCUE Cibuaya. Sesuai arahan Pak Bupati, dalam bekerja diperlukan kolaborasi semua stakeholder agar lebih efektif. Kegiatan bersih-bersih ini insya Allah akan sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena menjaga kebersihan lingkungan adalah bagian penting dari meningkatkan kualitas hidup,” tuturnya

Lebih lanjut, ia berharap peran aktif Karang Taruna dapat terus hadir di tengah masyarakat.

“Semoga Karang Taruna Karawang, khususnya Karang Taruna RESCUE Cibuaya, menjadi bagian penting dalam mewujudkan Karawang yang maju, sehat, dan sejahtera sesuai cita-cita Bupati. Saya pribadi memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan berharap pemuda terus konsisten bergerak untuk hal-hal positif seperti ini,” pungkasnya.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah kecamatan, aksi bersih-bersih yang akan digelar pada Jumat mendatang diharapkan tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong di masyarakat.

 

•Jaong

Pekerjaan di Malaka Pisangsambo Diduga Tak Sesuai, DPC LSM Laskar NKRI Tirtajaya Minta Di Audit Menyeluruh

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Proyek peningkatan Jalan Lingkar Malaka di Desa Pisangsambo, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, kembali menuai sorotan tajam. Pasalnya, kegiatan senilai Rp 378.720.000,- yang dikerjakan oleh CV. Hikmah Saluyu Putra dan bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 itu diduga tidak sesuai antara judul pekerjaan dan realisasi di lapangan.

Dalam papan proyek tercatat rincian volume pekerjaan berupa peningkatan jalan dengan ukuran berbeda:

•Panjang 150 m × Lebar 2,70 m

•Panjang 20 m × Lebar 3,50 m

•Panjang 54 m × Lebar 3,30 m

Namun, fakta di lapangan justru ditemukan adanya pemasangan saluran U-ditch yang sama sekali tidak tercantum dalam papan proyek.

Sekretaris Jenderal DPC LSM NKRI Tirtajaya, Dede Kuncir, menegaskan bahwa kondisi tersebut janggal dan berpotensi menyalahi aturan.

“Judul pekerjaannya peningkatan jalan, tapi faktanya yang dikerjakan malah pemasangan U-ditch. Ini jelas tidak transparan dan sangat patut dipertanyakan. Kalau seperti ini, bukan tidak mungkin akan kami laporkan ke aparat penegak hukum,” tegasnya, Minggu (21/9/2025).

Dede juga menyoroti ketiadaan rincian volume U-ditch dalam papan informasi proyek.

“Volume U-ditch itu tidak ada keterangannya. Panjangnya berapa, ukurannya berapa, masyarakat harus tahu. Anehnya lagi di papan proyek tertulis KPA-JLN, tapi kenyataannya justru dikerjakan pemasangan U-ditch. Ini sudah terlalu janggal,” kritiknya.

Selain kejanggalan spesifikasi, Dede menilai mutu pekerjaan pun sangat buruk. Pemasangan U-ditch terlihat asal-asalan, tidak rapi, bahkan menimbulkan genangan air. “Kalau pekerjaan sudah seperti ini, kualitasnya jelas patut diragukan,” tambahnya.

“Kalau tidak ada ketegasan, jangan salahkan bila masyarakat melangkah lebih jauh untuk melaporkan masalah ini. Kami tidak bisa tinggal diam,” tutup Dede.

Sementara itu, Dahlan mengakui bahwa pekerjaan tersebut tidak menggunakan urugan pasir dengan alasan proyek masuk bidang jalan, bukan bidang SDA. Ironisnya, Dahlan justru meminta agar pemberitaan terkait proyek itu dihapus.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar soal transparansi dan akuntabilitas pembangunan di Karawang. Publik mendesak agar pemerintah daerah segera turun tangan, bahkan membuka ruang audit serta evaluasi menyeluruh.

 

•Wa-One

Pekerjaan di Malaka Pisangsambo Tuai Sorotan, Judul dan Proses Pekerjaan Berbeda, Pengawas Dinas Gimana Sih

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Proyek peningkatan Jalan Lingkar Malaka di Desa Pisangsambo, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, kembali menuai sorotan publik. Berdasarkan papan proyek, kegiatan dengan nilai kontrak sebesar Rp 378.720.000,- yang dikerjakan oleh CV. Hikmah Saluyu Putra dan bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang tahun 2025 itu dinilai janggal.

Pasalnya, judul pekerjaan dan proses pelaksanaan di lapangan diduga tidak sesuai.

Dalam papan informasi, rincian volume pekerjaan peningkatan jalan disebutkan sebagai berikut:

•Panjang 150 m × Lebar 2,70 m

•Panjang 20 m × Lebar 3,50 m

•Panjang 54 m × Lebar 3,30 m

Namun, realisasi di lapangan justru menimbulkan tanda tanya besar.

Sekretaris Jenderal DPC NKRI Tirtajaya, Dede Kuncir, menilai adanya kejanggalan terkait pemasangan saluran U-ditch yang sama sekali tidak tercantum dalam papan proyek.

“Sangat disayangkan, judul pekerjaannya peningkatan jalan, tapi yang dikerjakan justru pemasangan U-ditch. Ini harus jelas dong, sebenarnya apa yang dikerjakan?” tegasnya.

Dede juga menyoroti ketiadaan rincian volume U-ditch yang seharusnya tercatat secara terbuka agar masyarakat tahu spesifikasi pekerjaan.

“Untuk volume U-ditch pun tidak jelas. Panjangnya berapa, ukurannya berapa, seharusnya kan tertulis. Anehnya lagi di papan proyek tercantum KPA-JLN, tapi di lapangan malah dikerjakan pemasangan U-ditch. Ini jelas tidak transparan,” kritiknya, Minggu (21/9/2025).

Selain itu, ia menilai kualitas pekerjaan juga bermasalah. Pemasangan U-ditch terlihat tidak rapi dan masih menimbulkan genangan air, sehingga semakin memperkuat dugaan lemahnya mutu pekerjaan.

Sementara itu, Dahlan, selaku pengawas proyek, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pekerjaan tidak menggunakan urugan pasir.

“Memang betul tidak ada urugan pasirnya. Soalnya ini bidang jalan, bukan bidang SDA,” Ujarnya singkat.

Namun ketika dimintai penjelasan lebih lanjut, Dahlan justru meminta agar pemberitaan terkait proyek tersebut dihapus.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai transparansi dan akuntabilitas proyek pembangunan jalan di Karawang.

Publik berharap pemerintah daerah melakukan pengawasan lebih ketat, agar setiap pekerjaan sesuai dengan spesifikasi dan benar-benar terbuka kepada masyarakat.

 

•Wa-One