Beranda blog Halaman 137

Pekerjaan Peningkatan Jalan Lingkar Malaka di Tirtajaya Diduga Asal dan U-ditch Tampak Tidak Sesuai Standar

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Proyek peningkatan Jalan Lingkar Malaka di Desa Pisangsambo, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan publik. Berdasarkan papan proyek, pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV. Hikmah Saluyu Putra tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp 378.720.000,- yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang.

Adapun rincian volume pekerjaan meliputi:

•Panjang 150 m × Lebar 2,70 m

•Panjang 20 m × Lebar 3,50 m

•Panjang 54 m × Lebar 3,30 m

Namun, hasil investigasi media menemukan adanya dugaan ketidaksesuaian dalam pemasangan saluran U-ditch yang menjadi bagian penting dari sistem drainase proyek tersebut. Saluran tampak miring, tidak sejajar, dan tidak simetris. Bahkan, kuat dugaan pemasangan tidak menggunakan urugan pasir sebagai alas, sehingga saluran terlihat tidak terkunci dengan baik.

Kondisi tersebut diperparah dengan adanya genangan air di dalam U-ditch yang baru dipasang. Padahal, menurut standar teknis, sebelum pemasangan seharusnya dilakukan proses pengeringan atau pembersihan dasar saluran agar hasil pekerjaan lebih maksimal.

“Iya kang, pekerjaan sudah sekitar semingguan,” ungkap salah seorang warga berinisial J saat ditemui di lokasi pada Sabtu (20/9/2025).

Sekretaris Jenderal DPC NKRI Tirtajaya, Dede Kuncir, menyayangkan adanya ketidakteraturan dalam pekerjaan yang menggunakan anggaran daerah tersebut. Ia menegaskan bahwa pekerjaan harus mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta memperhatikan aspek kualitas dan estetika.

“Seharusnya pekerjaan itu dikerjakan dengan baik. Paling tidak sesuai RAB dan rapi. Jangan sampai U-ditch tidak rata, karena imbasnya akan mengurangi fungsi serta kualitas drainase,” tegasnya.

Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi serta pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proyek. Jika dibiarkan, kondisi ini bukan hanya menurunkan kualitas infrastruktur, tetapi juga berpotensi merugikan masyarakat akibat sistem drainase yang tidak berfungsi optimal.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait temuan tersebut, Dahlan selaku pengawas dari Dinas PUPR Karawang belum memberikan penjelasan.

33 Kios Oleh Oleh Bungursari Dilalap Api, Pemkab Purwakarta Siapkan Pembangunan Ulang

0

PURWAKARTA | infokeadilan.com – Kebakaran hebat terjadi di sentra oleh-oleh Jalan Raya Bungursari, Desa/Kecamatan Bungursari, Purwakarta, Sabtu (20/9/2025) dini hari. Dari 33 kios yang berdiri, 20 di antaranya terdampak, dengan 19 kios habis terbakar dan satu kios lainnya rusak sebagian.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, langsung mendatangi lokasi untuk memastikan penanganan pascakebakaran. Ia menegaskan, seluruh kios akan diperbaiki dengan konsep bangunan baru yang seragam dan berciri khas Purwakarta.

“Bukan hanya 19 atau 20 yang terdampak, tetapi semua 33 kios akan kita perbaiki sekaligus. Supaya seragam bangunannya, keren, dan punya identitas Purwakarta. Depannya Julang Ngapak, semuanya semi permanen karena tanahnya milik Perhutani,” ujar Bupati yang akrab disapa Om Zein.

Selain kerugian materi, musibah ini juga menimbulkan korban luka. Seorang pedagang bernama Eva mengalami luka bakar dan kini menjalani perawatan intensif di RS Siloam.

“Tadi pagi saya langsung memastikan kondisi korban di rumah sakit. Alhamdulillah bisa diselamatkan,” tambahnya.

Salah seorang pedagang, Dedi Rosidi, mengaku kehilangan hampir seluruh barang dagangannya. Hanya beberapa barang berharga yang berhasil ia selamatkan, termasuk sepeda motor, perhiasan, pakaian, dan sebagian dokumen penting.

“Kerugian sekitar Rp30-40 juta. Untuk sementara saya istirahat dulu, belum ada rencana usaha lagi,” ungkap Dedi yang sudah berjualan di lokasi tersebut sejak 2007.

Meski terpukul oleh kejadian ini, para pedagang berharap pembangunan kembali dapat segera terealisasi agar mereka bisa kembali berdagang.

Menutup keterangannya, Om Zein memastikan bahwa Pemkab Purwakarta sudah mulai menyiapkan desain pembangunan ulang. Ia meminta para pedagang bersabar karena kios baru nantinya akan ditata lebih baik, seragam, dan menampilkan karakter khas Purwakarta.

 

•Red

Bupati Karawang Hadiri Seminar Parenting Akbar, Tekankan Pentingnya Pola Asuh Cinta dalam Pendidikan Anak

0

KARAWANG |infokeadilan.com  – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menghadiri kegiatan Seminar Parenting Akbar yang diselenggarakan oleh Abata School Islamic, Sabtu (20/9/2025). Seminar ini mengusung tema “Mengakhiri Pola Asuh Luka, Memulai Pola Asuh Cinta” yang dihadiri para orangtua murid serta pegiat pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menegaskan bahwa parenting adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari proses pendidikan anak. Menurutnya, membesarkan anak bukan hanya sebatas memberi makan dan menyekolahkan, melainkan juga menanamkan akhlak dan budi pekerti.

“Mari didik anak kita dengan rasa cinta, agar tumbuh menjadi pribadi yang jujur dan berkarakter. Parenting adalah bagian yang tak terpisahkan dari proses pendidikan. Sebuah pengingat bahwa membesarkan anak bukan sekadar soal memberi makan dan menyekolahkan, melainkan soal menanamkan akhlak budi pekerti untuk membentuk karakter, dan menyiapkan mereka menjadi manusia yang bisa berguna untuk dirinya sendiri juga orang-orang di sekelilingnya,” ujarnya.

Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membentuk generasi berkualitas. Ia menyambut baik kehadiran Abata School Islamic sebagai tonggak baru dalam perjalanan panjang pendidikan di Karawang.

“Agenda ini tidak hanya menjadi forum belajar, tapi juga tentang pentingnya sinergi sekolah dan keluarga. Kehadiran sekolah Abata akan mewarnai perjalanan panjang pendidikan di Karawang,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati memberikan apresiasi kepada Abata School Islamic yang telah menyelenggarakan seminar parenting untuk orangtua murid.

“Saya ucapkan selamat, dan terima kasih untuk Abata School Islamic yang telah mengadakan seminar parenting. Semoga seminar parenting ini bisa membentuk SDM berkualitas di masa depan,” pungkasnya.

Seminar Parenting Akbar ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih luas kepada para orangtua mengenai pola asuh yang penuh cinta, sehingga tercipta generasi Karawang yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

 

•Red

Kebakaran Hebat Hanguskan 19 Lapak Pedagang di Cibungur Purwakarta, Kerugian Capai Ratusan Juta

0

PURWAKARTA |infokeadilan.com – Kebakaran hebat melanda deretan lapak pedagang di Jalan Cibungur, tepatnya di depan Lapang Cibungur, pada Sabtu (20/9/2025) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Peristiwa tersebut menimbulkan kerugian besar bagi puluhan pedagang yang berjualan di lokasi itu.

Menurut keterangan warga, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran gas di salah satu lapak. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke lapak lainnya hingga menghanguskan sedikitnya 19 lapak pedagang. Suasana panik pun terjadi ketika warga berusaha memadamkan api sebelum akhirnya petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang lebih dikenal dengan nama Om Zein langsung meninjau lokasi kejadian pada pagi harinya.

Dalam keterangannya, ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah tersebut. Selain itu ia juga mengatakan bahwa akan membantu membangun kembali lapak pedagang yang terdampak.

“Pemerintah Kabupaten Purwakarta akan berupaya segera melakukan perbaikan, bukan hanya untuk membangun kembali lapak pedagang, tetapi juga memperhatikan kualitas dan estetika bangunan agar lebih tertata,” ungkapnya.

Dari data sementara, sekitar 19 lapak pedagang terdampak dengan estimasi kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendataan lebih lanjut serta mencari kepastian penyebab utama kebakaran.**

 

Kebakaran Hebat Lalap Deretan Warung Oleh Oleh di Jalan Bungursari Purwakarta

0

PURWAKARTA |infokeadilan.com – Kebakaran hebat melanda deretan warung oleh-oleh yang berada di sepanjang Jalan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu (20/9/2025) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Api dengan cepat membesar dan melalap sejumlah bangunan semi permanen yang didominasi warung penjual makanan dan oleh-oleh khas Purwakarta. Kobaran api terlihat begitu besar hingga menyulut kepanikan warga sekitar maupun pengguna jalan yang melintas.

Salah seorang warga sekitar, Rudi (38), mengaku terkejut saat melihat api sudah membesar.

“Awalnya saya lihat ada asap, tapi beberapa menit kemudian langsung jadi api besar yang menjalar ke warung-warung. Banyak pedagang panik, ada yang mencoba selamatkan barang dagangan, tapi sebagian besar tidak sempat,” ungkapnya.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Belum diketahui secara pasti jumlah kerugian yang ditimbulkan maupun adanya korban jiwa dalam peristiwa ini.

Video kebakaran tersebut telah beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat Purwakarta. Banyak warganet yang turut menyampaikan keprihatinan serta harapan agar para pedagang yang terdampak bisa segera mendapatkan bantuan.

Pihak pemadam kebakaran bersama aparat terkait telah dikerahkan untuk memadamkan api dan melakukan pendataan kerugian.

 

•Red

Mengenal Bao Umbara, Kepala Desa Karangsari yang Dekat dengan Warga dan Konsisten Bangun Desa

0

BEKASI |infokeadilan.com – Sosok Bao Umbara, Kepala Desa Karangsari yang kini menjabat dua periode, dikenal luas sebagai pemimpin yang berjiwa sosial tinggi dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi. Sejak awal kepemimpinannya, ia berkomitmen menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas demi kemajuan dan kesejahteraan warga Karangsari.

Di mata warganya, Bao Umbara adalah pemimpin yang jujur, adil, dan memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat. Subur Iskandar, warga Kampung Kalenderwak RT 01/RW 02 menuturkan bahwa sosok yang akrab disapa Lurah Bao selalu hadir di tengah-tengah warganya, baik dalam suka maupun duka.

“Setiap ada warga yang sakit beliau menyempatkan diri menjenguk, bahkan saat bertemu di jalan selalu menyapa. Tidak jarang beliau juga berbagi rezeki kepada masyarakat. Kepedulian itu sudah terlihat sejak sebelum menjabat kepala desa hingga sekarang,” ungkap Subur.

Ia menambahkan, Lurah Bao tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga terjun langsung ke lapangan untuk memastikan setiap pekerjaan desa berjalan dengan baik.

“Sebagai warga, saya puas dipimpin beliau. Harapannya, ke depan beliau tetap bisa melanjutkan program kerja agar pembangunan yang sudah direncanakan terus berkesinambungan,” lanjutnya.

Sementara itu, ditemui usai rapat minggon di kantornya, Bao Umbara mengungkapkan rasa syukur karena selama dua periode kepemimpinannya, ia didukung penuh oleh seluruh elemen desa mulai dari RT, RW, BPD, Karang Taruna, LPM, hingga Bumdes.

“Alhamdulillah kami bisa melayani warga dengan baik. Jika ada yang sakit, kami berkoordinasi dengan RT agar bisa segera ditangani. Bahkan, melalui kerja sama dengan perusahaan, desa juga menyalurkan CSR untuk membantu anak-anak berprestasi dan warga yang membutuhkan. Selain itu, kami rutin menyantuni anak-anak yatim-piatu setiap bulan,” tuturnya.

Dari sisi pembangunan, Bao menegaskan bahwa sejak periode 2012–2018 hingga 2024, program infrastruktur di Karangsari dapat direalisasikan tanpa penundaan. Sejumlah fasilitas seperti jalan lingkungan, sarana air bersih, hingga penerangan sudah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, tiga dusun dengan 21 RT dan 7 RW di Karangsari bisa kompak membangun bersama. Semangat gotong royong inilah yang membuat pembangunan desa dapat berjalan lancar dan dirasakan manfaatnya oleh warga,” pungkasnya.

•Wan

Forum Ulama Karawang Gelar Aksi Damai Tolak Holywings, Pemkab Pastikan Belum Ada Izin

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Ulama Karawang menggelar aksi damai di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jum’at (19/9/2025). Mereka menyampaikan penolakan atas rencana pembangunan Holywings yang dinilai berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Dalam aksi yang dijaga ketat aparat kepolisian dan Satpol PP tersebut, massa membawa atribut serta menyuarakan agar pemerintah daerah tegas menolak segala bentuk kegiatan yang dinilai bertentangan dengan nilai masyarakat Karawang.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Karawang, Basuki Rachmat, yang juga sebagai Plt Kepala DPMPTSP, langsung menemui para peserta aksi. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini Pemkab Karawang belum menerima satupun permohonan izin terkait pembangunan Holywings di Karawang.

“Belum ada secarik kertas pun soal perizinan Holywings. Jadi tidak benar kalau ada isu yang menyebut sudah keluar izin,” tegas Basuki di hadapan para ulama dan peserta aksi.

Ia juga menekankan bahwa Pemkab Karawang berpihak kepada masyarakat. Pemerintah tidak akan mengambil keputusan yang berpotensi menimbulkan keresahan publik.

“Segala kebijakan yang diambil dipastikan demi menjaga Karawang tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Aksi Forum Ulama Karawang tersebut berlangsung tertib dan damai. Mereka berharap pemerintah konsisten menolak segala bentuk kegiatan yang dapat merusak moral generasi muda maupun memicu keresahan, termasuk isu pembangunan Holywings.

 

•Agus Sofyan

Plt Lurah Tanjungmekar Pimpin Giat Jumat Bersih, Wujud Sinergi Pemerintah dan Warga

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Pemerintah Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, menggelar kegiatan Jumat Bersih yang dipimpin langsung oleh Plt. Lurah Tanjungmekar, Adi Kusumah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bhabinsa TNI AD, Bhabinkamtibmas Polri, staf dan jajaran Kelurahan Tanjungmekar, serta para Ketua RW, RT, dan masyarakat setempat, Jum’at (19/9/2025).

Dalam giat yang dipusatkan di beberapa titik saluran drainase dan lingkungan padat penduduk itu, terlihat sinergi antara aparat TNI-Polri, pemerintah kelurahan, serta masyarakat dalam membersihkan saluran air yang tersumbat lumpur dan sampah.

Plt. Lurah Tanjungmekar, Adi Kusumah, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Bersih merupakan upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan nyaman bagi warga.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa melaksanakan kegiatan Jumat Bersih bersama-sama. Ini adalah bentuk nyata kebersamaan dan kepedulian kita terhadap lingkungan. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga bisa menumbuhkan kesadaran warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,” ungkapnya.

Adi juga memberikan apresiasi kepada seluruh unsur yang hadir, mulai dari Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat kelurahan, hingga warga masyarakat yang turut serta bergotong royong.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah ikut serta dalam kegiatan ini. Mudah-mudahan dengan kebersamaan kita, lingkungan Tanjungmekar akan semakin asri, sehat, dan terhindar dari masalah banjir atau penyakit akibat lingkungan yang kotor,” tambahnya.

Sementara itu, warga yang terlibat dalam kegiatan ini menyambut positif langkah pemerintah kelurahan. Mereka berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilanjutkan sehingga tercipta budaya gotong royong yang semakin kuat di tengah masyarakat.

Dengan adanya kegiatan Jumat Bersih ini, Kelurahan Tanjungmekar menunjukkan komitmennya dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

•Ko/Red

Warga Aren Jaya Bekasi Timur Galakkan Sedekah Minyak Jelantah, Hasilnya Dibagikan Kembali

0

BEKASI | Infokeadilan.com – Hampir seluruh pagar rumah di beberapa RW Kelurahan Aren Jaya, Bekasi Timur, kini ramai tergantung botol plastik berisi cairan berwarna keruh. Cairan tersebut ternyata adalah minyak jelantah yang dikumpulkan warga dalam gerakan “Sedekah Minyak Jelantah”.

Kegiatan sedekah minyak jelantah ini untuk pertama kalinya digelar hari ini dan akan rutin dilaksanakan setiap bulan. Warga diajak menabung minyak goreng bekas yang biasanya dianggap limbah, untuk kemudian dikumpulkan dan dimanfaatkan kembali.

“Selama ini, banyak warga membuang minyak jelantah ke saluran air atau sembarangan tempat. Padahal minyak itu kalau membeku bisa menyumbat selokan dan merusak lingkungan,” kata Pra Fitria Angelia, Lurah Aren Jaya, Jum’at (19/09/2025).

Menurutnya, minyak jelantah merupakan sisa minyak goreng hasil aktivitas memasak yang digunakan berulang kali. Jika dibuang sembarangan atau dikonsumsi kembali, dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan manusia maupun lingkungan.

Dengan sistem jemput bola, jajaran kelurahan mengambil langsung minyak jelantah yang disumbangkan warga. Hasil dari sedekah ini kemudian akan dikelola, dijual kembali, dan uangnya digunakan untuk membeli kebutuhan pokok yang nantinya disalurkan kepada warga kurang mampu.

“Kami juga sudah sosialisasikan ke warga, bulan depan kita akan mulai program tabungan minyak jelantah. Jadi warga yang menabung, nanti bisa menikmati hasilnya untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Pra Fitria Angelia yang akrab disapa Pipit.

Sementara itu, salah seorang warga RT 03/07, mengaku senang dengan adanya program tersebut.

“Biasanya saya buang minyak bekas masak ke got atau tempat sampah. Tapi sekarang kalau dikumpulin bisa jadi manfaat untuk orang lain, bahkan buat kita juga. Jadi lebih semangat nyimpen minyak bekas,” Ungkapnya.

Warga lain juga menilai program ini sangat membantu.
“Selain lingkungan jadi bersih, hasilnya juga bisa kembali ke warga. Daripada mubazir, lebih baik disumbangin. Semoga program ini terus jalan,” Pungkasnya.

Gerakan sedekah minyak jelantah ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial antarwarga di Kelurahan Aren Jaya.

 

•Red

Sumber : moodbekasi.co

Polres Ciamis Tangkap Penipu 1,3 Ton Beras Bermodus Program MBG

0

CIAMIS |infokeadilan.com – Jajaran Polres Ciamis berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan beras dengan modus mengatasnamakan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kasus ini diungkap dalam konferensi pers pada Kamis (18/9/2025).

Polisi mengamankan satu orang tersangka berinisial IA, warga Garut. Sementara seorang pelaku lain berinisial R masih dalam pencarian. Para pelaku diketahui memesan beras sebanyak 1,35 ton dari korban berinisial DF dengan alasan untuk kebutuhan dapur program MBG.

Untuk meyakinkan korban, para tersangka bahkan menyewa rumah kontrakan di depan lokasi dapur program MBG di Desa Cijulang, Kecamatan Cijeungjing. Setelah beras diturunkan, tersangka R menyuruh IA berpura-pura mengajak korban ke ATM di Rajapolah, Tasikmalaya, dengan alasan mengambil pembayaran. Namun dalam perjalanan, IA melarikan diri, sementara beras langsung diangkut menggunakan mobil lain.

Kasus ini terbongkar saat IA kembali diminta oleh R untuk menerima kiriman minyak goreng di Rajapolah. Korban yang merasa tertipu kemudian mendatangi lokasi bersama anggota Polsek Cisayong dan berhasil mengamankan IA untuk diserahkan ke Polres Ciamis.

Atas perbuatannya, tersangka IA dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. Polisi juga menyita satu unit mobil dan satu sepeda motor sebagai barang bukti.

Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Carsono, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan program pemerintah. Ia menegaskan agar masyarakat selalu memastikan kebenaran informasi sebelum melakukan transaksi maupun kerja sama.

 

•Red