Beranda blog Halaman 144

Kecamatan Cikampek Gelar Gebyar Paten, Bupati Karawang Harap Berikan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E. bersama Wakil Bupati Karawang menghadiri kegiatan Gebyar Paten yang digelar di Kecamatan Cikampek, Selasa (09/09/2025).

Gebyar Paten merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di setiap kecamatan, dengan tujuan memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai pelayanan administrasi pemerintahan.

Turut hadir dalam acara tersebut Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Andriansyah, S.H., S.I.K., M.K., P.Si., Dandim 0604/Karawang Letkol Inf. Naryanto, S.Kom., M.Han., Camat Cikampek Usep Supriatna, A.P., M.Si., Kapolsek Cikampek AKP Aji Setiaji, S.Sos., Danramil 0406 Cikampek Kapt. Inf. Benami Hulu, jajaran Forkopimda Kabupaten Karawang, para Kepala UPTD, Kepala Desa se-Kecamatan Cikampek, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengapresiasi pelaksanaan Gebyar Paten di Kecamatan Cikampek. Ia berharap kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Gebyar Paten ini hadir untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Saya berpesan kepada seluruh pihak yang memiliki tupoksi layanan agar tidak hanya memberikan pelayanan terbaik saat acara berlangsung, tetapi juga dalam keseharian demi kepentingan masyarakat,” ungkap Bupati.

Rangkaian kegiatan dalam acara tersebut antara lain Bazar UMKM, penyerahan bantuan modal usaha dari Baznas Kabupaten Karawang, bantuan sosial dari Dinas Sosial, penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA), penyerahan sertifikat, serta berbagai layanan administrasi lainnya.

Selain itu, Bupati Karawang juga mengadakan sesi Ngobrol Bareng (Ngobras) bersama masyarakat Kecamatan Cikampek, sebagai ruang interaktif untuk mendengar aspirasi, masukan, dan kebutuhan warga secara langsung.

 

•Edi

XTC Kembar 911 Karawang Soroti Kejanggalan Rekrutmen Pegawai Non-ASN Di RSUD Rengasdengklok

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Keluarga Besar XTC Kembar 911 Karawang menyatakan sikap kritis terhadap proses rekrutmen tenaga kerja di RSUD Rengasdengklok yang dinilai penuh kejanggalan.

Menanggapi persoalan tersebut, Ketua Umum XTC Kembar 911 Karawang, Yusep Satriana, mengungkapkan, pihaknya menduga bahwa dalam proses rekrutmen terindikasi adanya praktik tidak sehat dalam seleksi tersebut.

“Banyak kejanggalan yang dilaporkan kepada kami. Proses rekrutmen yang seharusnya terbuka dan transparan justru menimbulkan tanda tanya besar. Kami tidak bisa tinggal diam melihat ketidakadilan ini, karena menyangkut hak masyarakat Karawang untuk mendapat kesempatan kerja yang sama,” Tegasnya, Senin (8/9/2025)

Menurutnya, apabila tidak ada kejelasan dari pihak RSUD Rengasdengklok, hal ini khawatir akan berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap institusi kesehatan milik daerah tersebut.

Senada dengan Febri selaku Panglima XTC Kembar 911 yang meminta pihak RSUD Rengasdengklok segera memberikan klarifikasi terbuka untuk memastikan bahwa seluruh tahapan seleksi rekrutmen berjalan jujur dan transparan.

“Kami menuntut pihak RSUD Rengasdengklok segera memberikan klarifikasi terbuka dan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan jujur, adil, serta bebas dari kepentingan tertentu. Jangan sampai ada dugaan titipan atau permainan dalam proses ini, karena masyarakat tidak akan tinggal diam,” Ujarnya.

Lebih lanjut, Febri menegaskan bahwa XTC Kembar 911 Karawang siap mengambil langkah lebih jauh apabila tuntutan masyarakat ini diabaikan.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas. Bila tidak ada jawaban yang jelas, maka kami siap menempuh langkah-langkah lain demi memperjuangkan hak masyarakat luas,” Pungkasnya.

 

•Jaong

Di Bawah Pimpinan Christo, Lapas Karawang Bersih Dari Barang Haram

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang terus menunjukkan perubahan positif di bawah kepemimpinan Kepala Lapas Christo Toar bersama Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Resnu.

Berlokasi di Jalan Surotokunto, Lapas Kelas IIA Karawang kini semakin tegas dalam menjaga keamanan serta pembinaan terhadap warga binaan. Hal itu disampaikan langsung oleh Kalapas Christo saat menerima kunjungan awak media infokeadilan.com pada Senin (8/9/2025).

“Jumlah warga binaan di Lapas Kelas IIA Karawang saat ini mencapai 1.461 orang, dengan jumlah pegawai sebanyak 110 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 73 persen merupakan warga Karawang,” Ujar Christo.

Selain menjalani masa pidana, warga binaan juga diberikan kesempatan untuk beraktivitas positif. Di antaranya, sebanyak 20 warga binaan menjalani program pertanian. Hasil panen dari kegiatan tersebut dimanfaatkan dan dibagikan untuk sesama warga binaan. Ada pula warga binaan yang diberdayakan dalam kegiatan kerajinan tangan.

Christo menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga marwah Lapas Kelas IIA Karawang dari masuknya barang-barang terlarang. Setiap pengunjung maupun keluarga warga binaan yang datang selalu diperiksa secara ketat oleh petugas.

“Dulu memang sempat terjadi penyelundupan barang haram oleh pihak keluarga warga binaan, namun kini pengawasan semakin diperketat agar hal itu tidak terulang kembali,” Tegasnya.

Dengan pengawasan ketat, pembinaan berkelanjutan, serta dukungan petugas yang profesional, Lapas Kelas IIA Karawang berkomitmen menciptakan lingkungan pembinaan yang bersih, aman, dan kondusif.

 

•Agus Sofyan

Ketua Yayasan SMK Saintek Nurul Muslimin Tegaskan, Persoalan “Double Job” Kepala Sekolah Sudah Diselesaikan

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Menyikapi pemberitaan yang sempat beredar mengenai dugaan adanya “double job” jabatan kepala sekolah di SMK Saintek Nurul Muslimin, pihak yayasan akhirnya memberikan klarifikasi resmi.

Ketua Yayasan SMK Saintek Nurul Muslimin, Endang Supriatna, M.M., menegaskan bahwa persoalan tersebut telah melalui pembahasan internal dan kini sudah ditentukan sesuai dengan aturan yang berlaku di lingkungan yayasan.

“Perlu kami luruskan, isu terkait kepala sekolah yang merangkap jabatan atau double job sudah selesai kami bahas. Yayasan sudah memutuskan dan menegaskan bahwa struktur kepemimpinan di SMK Saintek Nurul Muslimin berjalan sebagaimana mestinya,” Jelas Endang Supriatna, Senin (08/09/2025).

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) resmi Yayasan Pesantren Yatim Nurul Muslimin Nomor : 025/SK/YAPYNU/VII/2025, berikut nama nama Kepala Sekolah yang telah ditetapkan pada tanggal 02 Juli 2025:

•Furqon Abidin, M.Ag. sebagai Kepala SMK Saintex Nurul Muslimin.

•Umi Atiah, S.Pd.I sebagai Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Muslimin.

Dengan adanya penetapan ini, pihak yayasan memastikan bahwa tidak ada lagi rangkap jabatan di lingkungan lembaga pendidikan Nurul Muslimin.

Endang menambahkan, mengenai pemberitaan yang sempat menimbulkan persepsi berbeda di masyarakat kini tidak lagi menjadi polemik. Menurutnya, keputusan yayasan sudah final dan bersifat mengikat demi menjaga stabilitas, kenyamanan, dan kelancaran kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Yang utama bagi kami adalah bagaimana proses pendidikan di SMK Saintek Nurul Muslimin tetap berjalan lancar. Kami harap masyarakat, orang tua siswa, maupun pihak-pihak terkait dapat memahami dan mendukung keputusan ini,” Tegasnya.

“Kami menyampaikan kepada seluruh masyarakat, orang tua siswa, maupun pihak-pihak terkait, bahwa tidak ada lagi rangkap jabatan. Kepala SMK Saintek Nurul Muslimin sudah resmi dijabat oleh Bapak Furqon Abidin, M.Ag., sementara Kepala MTs Nurul Muslimin dijabat oleh Ibu Umi Atiah, S.Pd. Dengan demikian, struktur kepemimpinan sekolah kini berjalan sebagaimana mestinya.” Terangnya.

Lebih lanjut ia juga mengungkapkan terkait adanya pembangunan yang diduga mangkrak pihaknya menegaskan bahwa hal itu akan segera dirampungkan hingga selesai.

“Selain itu, terkait pembangunan yang sempat diduga mangkrak, kami pastikan akan segera kami rampungkan. Kami memahami pentingnya fasilitas yang memadai bagi kenyamanan dan keamanan siswa, sehingga penyelesaian pembangunan ini menjadi salah satu prioritas yayasan.” Ungkapnya menegaskan.

“Harapan kami, dengan adanya klarifikasi ini, tidak ada lagi kesalahpahaman yang beredar di masyarakat. Mari bersama-sama kita fokus pada peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan terbaik bagi anak-anak didik kita di SMK Saintek Nurul Muslimin. Dukungan serta kepercayaan dari masyarakat menjadi kekuatan kami untuk terus berbenah dan memberikan yang terbaik.” Pungkasnya.

•Red

Warga Kampung Jatimulya 1 Gelar Maulid Nabi, Ketua LPM Ajak Teladani Akhlak Rasulullah Disegala Aspek Kehidupan

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat Kampung Jatimulya 1, Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, menggelar acara penuh hikmah pada Sabtu malam (07/09/2025).

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Camat Karawang Barat Agus Somantri, Lurah Mekarjati Ekky Gilang Pamungkas, Ketua LPM Mekarjati K. Karsum, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat.

Suasana semakin hangat dengan kehadiran para tokoh yang duduk bersama masyarakat untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.

Dalam sambutannya, Camat Karawang Barat Agus Somantri menyampaikan rasa syukur sekaligus memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Peringatan Maulid Nabi ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat tali silaturahmi antarwarga, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Saya mengajak seluruh masyarakat Mekarjati untuk menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta bersama-sama membangun lingkungan yang lebih baik dan religius,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Mekarjati Ekky Gilang Pamungkas menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami dari pihak kelurahan sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan masyarakat Kampung Jatimulya 1 ini. Semoga acara Maulid ini menjadi sarana memperkuat iman dan ketaqwaan, serta mengingatkan kita semua agar meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW. Mari kita jaga kerukunan, kekompakan, dan semangat gotong royong di Mekarjati,” paparnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua LPM Mekarjati, K. Karsum, yang menekankan peran masyarakat dalam menjaga nilai kebersamaan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan, karena selain memperingati hari besar Islam, juga menjadi ajang silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarwarga. Dengan semangat Maulid Nabi, mari kita jadikan Mekarjati lebih harmonis, maju, dan religius,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Ketua LPM juga mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam segala aspek kehidupan.

“Rasulullah adalah suri teladan yang sempurna. Dengan memperingati Maulid, mari kita perbaiki akhlak, tingkatkan ibadah, dan tanamkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Semoga keberkahan senantiasa tercurah bagi warga Mekarjati,” tuturnya.

Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Jatimulya 1 berjalan lancar, ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara para tokoh serta masyarakat.

 

•Ko

Sebelum Akhir Masa Jabatan, Bupati Targetkan Karawang Tuntaskan Program Rutilahu

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, meninjau kondisi rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Atimah (40) di Dusun Babakan RT 10 RW 03, Desa Kutajaya, Kecamatan Kutawaluya, Minggu (7/9/2025).

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait kondisi rumah Atimah yang sudah lama membutuhkan perhatian. Dalam kesempatan itu, Bupati Aep memastikan pembangunan rumah layak huni akan segera dilaksanakan.

“InsyaAllah, pembangunan rumah Bu Atimah akan kita laksanakan dalam waktu 20 hari ke depan bersama pemerintah desa. Harapannya, Bu Atimah segera bisa menempati rumah yang lebih layak,” Ujarnya.

Lebih lanjut, Aep menegaskan komitmen Pemkab Karawang dalam menyelesaikan program Rutilahu. Ia menyampaikan bahwa target pembangunan rumah layak huni tahun 2026 ditingkatkan menjadi 2.500 unit, dari sebelumnya 2.000 unit. Secara keseluruhan, pemerintah daerah menargetkan 7.000 rumah dapat diselesaikan dalam kurun waktu lima tahun.

“Program Rutilahu ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) poin pertama, yaitu mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Mohon doa agar target ini bisa tercapai,” Ungkap Bupati.

Sementara itu, Kepala Desa Kutajaya, Haji Deni Lesmana, menyampaikan apresiasi atas perhatian Bupati Karawang kepada warganya. Ia menuturkan, di tahun ini Desa Kutajaya mendapatkan alokasi program Rutilahu sebanyak enam unit rumah, ditambah sejumlah program pembangunan lain dari PUPR maupun PRKP.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak saya haturkan kepada Bapak Bupati. Semoga program ini benar-benar memberikan manfaat bagi warga kami,” Pungkasnya.

 

•Jaong

Rekrutmen Pegawai Non-ASN RSUD Rengasdengklok 2025 Disorot, Publik Curiga Ada Praktik “Titipan”

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Proses rekrutmen Pegawai Non-ASN di BLUD RSUD Rengasdengklok tahun 2025 menuai sorotan tajam masyarakat, khususnya warga Karawang bagian utara.

Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang serta Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran, pendaftaran dibuka sejak 1 hingga 4 September 2025. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, tercatat 9.863 orang melamar dari berbagai bidang profesi.

Namun, hasil seleksi administrasi justru menimbulkan kontroversi besar. Dari ribuan pendaftar, hanya 375 orang yang dinyatakan lolos, sementara sisanya menerima penolakan tanpa keterangan jelas.

Kondisi ini memunculkan gelombang kekecewaan di kalangan pelamar. Salah satunya datang dari auditor hukum, Putra Agustian, S.H., C.L.A., yang menilai proses seleksi tersebut jauh dari prinsip transparansi.

“Rekrutmen ini seharusnya menjadi peluang emas bagi putra daerah untuk mengabdi di tanah kelahirannya. Sayangnya, harapan itu dipatahkan oleh sistem yang tidak transparan,” ujarnya, Minggu (7/9/2025).

Putra bahkan menilai adanya indikasi kuat praktik “titipan” dalam proses rekrutmen.

“Bagaimana tidak? Peserta sudah dipaksa tumbang sebelum berperang. Belum ada tes maupun wawancara, tetapi nama-nama yang lolos administrasi sudah diumumkan. Ini sangat janggal,” tegasnya, Minggu (7/9/2025).

Ia memperingatkan, jika persoalan ini terus dibiarkan, potensi gejolak sosial di Karawang utara akan semakin membesar. Putra mendesak pemerintah daerah segera turun tangan untuk memastikan seleksi berlangsung sehat dan adil.

“Jika dibiarkan, ini bisa memicu kemarahan publik. Putra daerah akan merasa dikhianati di rumahnya sendiri,” pungkasnya.

 

•Jaong

Diduga Rem Blong, Truk Molen Hantam Truk Tanah di Exit Tol Karawang Barat

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Karawang. Sebuah truk molen (pengangkut beton) diduga mengalami rem blong dan menghantam bagian belakang truk tanah di pintu keluar (exit) Gerbang Tol Karawang Barat, Sabtu (7/9/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Benturan keras membuat bagian depan truk molen ringsek parah, sementara truk tanah yang ditabrak mengalami kerusakan pada bagian belakang. Peristiwa ini sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat karena posisi kendaraan menghalangi sebagian jalan.

Petugas kepolisian bersama warga yang berada di lokasi langsung bergerak cepat mengevakuasi korban dari dalam kendaraan yang ringsek. Korban berhasil dikeluarkan dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Salah seorang warga, mengungkapkan rasa prihatin atas insiden tersebut.

“Kejadian seperti ini sangat mengkhawatirkan. Kami berharap ada pengawasan lebih ketat terhadap kendaraan besar agar kecelakaan serupa tidak terus terjadi,” ujarnya.

Pihak kepolisian yang menangani kejadian ini menyampaikan bahwa penyelidikan masih dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, truk molen mengalami rem blong sehingga tidak dapat menghindari tabrakan.

“Korban sudah berhasil kami evakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat. Saat ini kami masih melakukan olah TKP serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi agar tidak terjadi kemacetan panjang,” Jelas petugas kepolisian di lokasi.

Peristiwa kecelakaan di jalur vital keluar Tol Karawang Barat ini menjadi perhatian serius masyarakat. Warga berharap pemerintah dan aparat terkait dapat mengambil langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

 

•Red

Dugaan Rekrutmen Di RSUD Rengasdengklok, Endang Macan Kumbang : Saya Kecewa, Yang Diterima Pelamar didominasi dari luar Karawang

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Proses rekrutmen tenaga kesehatan di RSUD Rengasdengklok menuai sorotan tajam. Endang Macan Kumbang, warga Karawang, meluapkan kekecewaannya setelah anaknya gagal lolos seleksi meski jarak rumah hanya tiga kilometer dari rumah sakit tersebut.

Ia menuding seleksi tidak transparan dan mengkhianati janji Bupati Karawang yang sebelumnya menyatakan akan memprioritaskan tenaga lokal.

“Saya bicara sebagai orang tua, bukan sebagai kepala desa. Anak saya ingin bekerja dekat rumah. Tapi nyatanya tidak lolos bahkan di tahap verifikasi berkas,” ujar Endang dengan nada kecewa, Sabtu (6/9/2025).

Endang menilai Dinas Kesehatan Karawang gagal membuktikan keberpihakan pada putra daerah. Justru, menurutnya, pelamar yang diterima didominasi oleh peserta dari luar Karawang.

“Kalau benar separuh yang diterima orang Karawang, buktikan. Tampilkan data verifikasi berkas, kalau perlu sertakan KTP biar transparan,” tegasnya.

Kritik juga diarahkan pada panitia seleksi. Endang menemukan adanya kejanggalan dalam pengumuman, mulai dari nama ganda hingga alamat email dobel. “Itu bukti ketidakcermatan panitia. Bagaimana mau disebut fair kalau data saja berantakan?” ucapnya.

Akibat kekecewaan tersebut, Endang mengancam akan menggelar aksi damai bersama warga di RSUD Rengasdengklok. Konsolidasi, kata dia, tengah dilakukan bersama masyarakat dari sejumlah desa di Dapil 2 dan Dapil 3.

“Kalau tidak ada perubahan kebijakan, saya sendiri yang akan memimpin demo. Kami menuntut Bupati dan Kadinkes menepati janji. Kalau orang pribumi saja tidak diterima di rumah sakit wilayahnya sendiri, lalu di mana letak keberpihakan pemerintah?” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Rengasdengklok maupun Dinas Kesehatan Karawang belum memberikan klarifikasi terkait tudingan diskriminasi rekrutmen maupun ancaman aksi demo warga.

 

•Red

Pemdes Tirtasari Gelar Mancing Mania, Meriahkan HUT Karawang ke-392

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-392, Pemerintah Desa (Pemdes) Tirtasari, Kecamatan Tirtamulya, menggelar kegiatan Mancing Mania Gratis dengan menebar 5,2 kwintal ikan lele di irigasi sekunder Dusun Pelem, Desa Tirtasari, Sabtu (06/09/2025).

Ratusan warga tampak antusias memenuhi sepanjang aliran irigasi untuk mengikuti kegiatan mancing tersebut. Keceriaan dan kegembiraan terpancar dari wajah para peserta, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, yang datang tidak hanya dari Desa Tirtasari, tetapi juga dari wilayah sekitarnya.

Plt. Camat Tirtamulya, Sri Redjeki, S.S.T.P., bersama Kepala Desa Tirtasari, Tuti Komala, turut hadir dan mengajak warga untuk meramaikan acara ini. Menurutnya, kegiatan mancing gratis bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga dalam momentum istimewa peringatan Hari Jadi Karawang ke-392.

“Acara ini terbuka untuk semua warga. Silakan ajak keluarga dan sahabat untuk hadir serta memeriahkan HUT Karawang dengan penuh kebersamaan,” Ujar Plt. Camat Tirtamulya.

Sementara itu, Kepala Desa Tirtasari, Tuti Komala, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Karawang yang telah menggagas kegiatan mancing mania sebagai bagian dari perayaan HUT Karawang. Ia menegaskan bahwa acara ini disambut baik oleh masyarakat, baik dari Desa Tirtasari maupun warga luar Kecamatan Tirtamulya yang ikut meramaikan.

“Atas nama Pemdes Tirtasari, kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Karawang. Semoga Kecamatan Tirtamulya, khususnya Desa Tirtasari, senantiasa menjadi baldatun thayyibatun warobbun ghofur,” Harapnya.

Dengan konsep mancing mania yang terbuka untuk umum, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum kebersamaan sekaligus menambah semarak perayaan Hari Jadi Karawang ke-392.

 

•Edi