Beranda blog Halaman 145

Pemdes Tirtasari Gelar Mancing Mania, Meriahkan HUT Karawang ke-392

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-392, Pemerintah Desa (Pemdes) Tirtasari, Kecamatan Tirtamulya, menggelar kegiatan Mancing Mania Gratis dengan menebar 5,2 kwintal ikan lele di irigasi sekunder Dusun Pelem, Desa Tirtasari, Sabtu (06/09/2025).

Ratusan warga tampak antusias memenuhi sepanjang aliran irigasi untuk mengikuti kegiatan mancing tersebut. Keceriaan dan kegembiraan terpancar dari wajah para peserta, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, yang datang tidak hanya dari Desa Tirtasari, tetapi juga dari wilayah sekitarnya.

Plt. Camat Tirtamulya, Sri Redjeki, S.S.T.P., bersama Kepala Desa Tirtasari, Tuti Komala, turut hadir dan mengajak warga untuk meramaikan acara ini. Menurutnya, kegiatan mancing gratis bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga dalam momentum istimewa peringatan Hari Jadi Karawang ke-392.

“Acara ini terbuka untuk semua warga. Silakan ajak keluarga dan sahabat untuk hadir serta memeriahkan HUT Karawang dengan penuh kebersamaan,” Ujar Plt. Camat Tirtamulya.

Sementara itu, Kepala Desa Tirtasari, Tuti Komala, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Karawang yang telah menggagas kegiatan mancing mania sebagai bagian dari perayaan HUT Karawang. Ia menegaskan bahwa acara ini disambut baik oleh masyarakat, baik dari Desa Tirtasari maupun warga luar Kecamatan Tirtamulya yang ikut meramaikan.

“Atas nama Pemdes Tirtasari, kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Karawang. Semoga Kecamatan Tirtamulya, khususnya Desa Tirtasari, senantiasa menjadi baldatun thayyibatun warobbun ghofur,” Harapnya.

Dengan konsep mancing mania yang terbuka untuk umum, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum kebersamaan sekaligus menambah semarak perayaan Hari Jadi Karawang ke-392.

 

•Edi

Solidaritas Insan Pers, Keluarga Besar JKB Sambangi Rumah Duka Putra Pimpinan Redaksi TintaMerah.net

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Suasana duka mendalam menyelimuti kediaman Reynaldi, Pimpinan Redaksi media online TintaMerah.net, atas berpulangnya putra tercinta. Kehilangan ini tidak hanya dirasakan oleh keluarga, namun juga oleh rekan-rekan seprofesi. Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas, Keluarga Besar Jurnalis Karawang Bersatu (JKB) menyambangi rumah duka, Sabtu (06/09), untuk memberikan doa, dukungan moral, serta menyampaikan belasungkawa secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua JKB menyampaikan ungkapan duka cita yang mendalam.

“Atas nama keluarga besar JKB, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya putra dari saudara kita, Reynaldi. Semoga almarhum husnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan oleh Allah SWT. Kehilangan seorang anak tentu bukan hal yang mudah, namun kami berharap Reynaldi dan keluarga tetap tegar menghadapi cobaan ini. Semoga silaturahmi ini terus terjalin kapanpun dan di manapun, karena dalam silaturahmi terdapat rahmat dan berkah yang melimpah,” ungkap Ketua JKB.

Ia juga menyampaikan salam dari jajaran pengurus yang tidak bisa hadir, termasuk dewan pembina, penasehat, kepala bidang, hingga LBH JKB, yang turut berdoa bagi almarhum dan keluarga.

Sementara itu, Reynaldi selaku orang tua almarhum menyampaikan rasa haru dan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan oleh Keluarga Besar JKB.

“Saya pribadi dan keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada sahabat-sahabat JKB yang telah hadir di rumah duka, memberikan doa, dukungan, dan semangat. Kehadiran rekan-rekan semua menjadi penguat di tengah duka yang kami rasakan,” tutur Reynaldi dengan penuh haru.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa persaudaraan dan solidaritas di kalangan insan pers tidak hanya terjalin dalam aktivitas jurnalistik, tetapi juga hadir dalam setiap suka maupun duka.

•Ko/Jaong

Hari Jadi Karawang ke-392, Pemkab Gelar Mancing Massal Gratis untuk Warga

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-392 tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menggelar kegiatan mancing massal gratis bagi masyarakat, Sabtu (06/09/2025).

Kegiatan yang digelar rutin setiap tahun ini menjadi salah satu sarana hiburan gratis bagi warga, khususnya para pecinta mancing mania. Untuk tahun ini, acara dipusatkan di Irigasi Sekunder Dusun Karajan, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru. Sejak pagi, ratusan warga dari berbagai wilayah sudah memadati lokasi dengan penuh antusiasme.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Karawang menebar satu ton ikan di setiap lokasi kegiatan, sehingga para peserta dapat merasakan sensasi memancing dengan suasana meriah. Lapak-lapak khusus pun telah disiapkan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut.

Camat Kotabaru Hj. Idah Hamidah, yang diwakili Kasi Kesos Kecamatan Kotabaru, Jajang Jatnika, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat.

“Kegiatan mancing massal ini adalah upaya kami untuk berbagi kegembiraan dengan warga Karawang. Momentum Hari Jadi ke-392 ini semoga semakin mempererat kebersamaan dan memberikan hiburan positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Tampak hadir Kepala Desa Wancimekar Dimyat Sudrajat, S.T., Ketua Pol.PP Kotabaru Didin H, staf Korpopincam Kotabaru, linmas, serta warga dari berbagai kalangan yang ikut meramaikan acara.

Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat persaudaraan antarwarga. Semangat kebersamaan dan keceriaan tampak jelas di wajah para peserta yang berharap kegiatan serupa terus dilestarikan di tahun-tahun berikutnya.

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Karawang diajak untuk bersama-sama memaknai Hari Jadi Kabupaten Karawang bukan hanya sebagai seremonial, tetapi juga momentum mempererat hubungan sosial, membangun kebahagiaan bersama, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap daerahnya.

 

•Edi

Camat Cibuaya Turun Langsung Bersihkan Sungai Bersama Warga, JKB Subsektor Cibuaya Beri Apresiasi

0

KARAWANG | infokeadilan.com
Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi terjadinya banjir di musim penghujan, Camat Cibuaya, Ahmad Mustofa, turun langsung ke lapangan bersama aparat pemerintah desa dan warga untuk membersihkan sampah serta gulma air jenis eceng gondok yang menutupi aliran sungai di wilayah Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang.

Aksi gotong royong ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Subsektor Jurnalis Karawang Bersatu (JKB) Kecamatan Cibuaya, Jaong Hermanto. Ia menilai langkah sigap Camat Cibuaya patut dijadikan teladan karena tidak hanya memimpin dari belakang, tetapi juga terjun langsung bersama masyarakat.

“Kami dari JKB Subsektor Cibuaya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh langkah Camat Cibuaya, Pak Ahmad Mustofa, yang dengan respect dan tanggung jawab turun langsung membersihkan sungai bersama warga. Hal ini menunjukkan kepedulian nyata pemerintah terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Jaong Hermanto kepada media infokeadilan.com pada Jum’at (5/9/2025)

Lebih lanjut, Jaong menegaskan bahwa kebersihan sungai dan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen perlu terus ditingkatkan.

Sementara itu, Camat Cibuaya Ahmad Mustofa menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen pemerintah kecamatan untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan aliran sungai tidak tersumbat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga kebersihan sungai bukan hanya tanggung jawab warga saja, tetapi juga pemerintah. Dengan kebersamaan, semua bisa lebih ringan. Kami berharap langkah ini menjadi pemicu semangat gotong royong di tengah masyarakat,” Pungkasnya.

Kegiatan bersih-bersih sungai ini disambut antusias warga setempat. Selain memperlancar aliran air, upaya ini juga diharapkan mampu mengurangi potensi banjir serta menjaga ekosistem sungai tetap terjaga.

 

•Red

Polsek Cikarang Barat Gelar Patroli Jum’at Berkah Dan Bagikan Makanan ke Warga

0

BEKASI |infokeadilan.com – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Polsek Cikarang Barat melaksanakan patroli skala sedang dengan menyasar pusat keramaian dan kawasan ekonomi di wilayah hukumnya, Jum’at (5/9/2025).

Patroli yang dipimpin langsung Wakapolsek Cikarang Barat AKP Eli bersama Kapolsubsektor Kawasan Industri MM2100 Ipda Dody Dwy Prabowo serta jajaran anggota, kali ini dikemas berbeda. Selain menyapa warga, mereka juga membagikan makanan siap saji kepada masyarakat di kawasan Pasar H. Adam Malik, Jalan Imam Bonjol, Cikarang Barat.

Interaksi hangat antara polisi dan masyarakat tampak ketika petugas menyambangi para pedagang, pengunjung pasar, ojek pangkalan, hingga juru parkir. Momen tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk memberikan sosialisasi dan pesan kamtibmas kepada warga.

“Di hari Jumat berkah ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Selain patroli, anggota juga membagikan makanan siap saji untuk pedagang, pengunjung, tukang ojek, maupun juru parkir,” ujar AKP Eli.

Ia menambahkan, kegiatan patroli Jumat berkah ini dilakukan untuk memastikan kondusifitas wilayah, terutama pasca terjadinya aksi unjuk rasa anarkis di beberapa daerah di Indonesia.

“Alhamdulillah, di wilayah hukum Polres Metro Bekasi masyarakat tetap kondusif. Harapan kami Kabupaten Bekasi selalu aman dari potensi gangguan apapun,” tegasnya.

Menurutnya, patroli serupa akan terus dilakukan di titik-titik keramaian dan pusat aktivitas ekonomi sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

 

•Wan

Jalan Rusak Dan Belum Ada Pelebaran, JKB Desak PUPR Segera Realisasikan Perbaikan

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Kondisi akses jalan di wilayah Kecamatan Kutawaluya, khususnya ruas jalan Junti–Kutagandok hingga ke arah Sampalan, kembali menuai sorotan masyarakat. Pasalnya, jalan yang sempit, bergelombang, dan berlubang ini sudah lama dikeluhkan warga karena kerap memicu kecelakaan lalu lintas.

Kepala Desa Sampalan sekaligus Ketua IKD Kutawaluya, H. Jamal, menyampaikan keluhan dan aspirasi warganya terkait jalan yang dinilai kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Mohon maaf sebelumnya, saya minta disampaikan ke Pak Kabid PUPR. Dulu di jembatan Kutawaluya yang ke arah Sampalan kan sudah diukur untuk pelebaran, bahkan saya sendiri ikut turun bersama pihak PUPR cek lokasi. Tapi sampai hari ini belum ada realisasi. Padahal jalan itu sering sekali menimbulkan kecelakaan karena terlalu sempit. Harapan kami, pemerintah bisa segera menindaklanjuti, jangan sampai terus dibiarkan,” Ujar Ketua IKD melalui pesan suara yang diterima redaksi, Jum’at (5/9/2025).

Menanggapi hal tersebut, Camat Kutawaluya, H. Arta, menjelaskan bahwa rencana perbaikan sudah masuk dalam perencanaan.

“Kalau memang sudah diukur dan sudah dianggarkan tahun ini, kemungkinan bisa segera dikerjakan. Tapi kalau belum teranggarkan, mudah-mudahan bisa masuk di ABT (Anggaran Biaya Tambahan) atau di tahun berikutnya,” Terang Camat.

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Karawang, Tri Winarno, menegaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan langkah awal untuk menangani akses jalan Junti–Kutagandok.

“Untuk akses jalan Junti–Kutagandok, rencananya minggu depan akan ada penanganan awal. Untuk pelebaran jalan di sekitar jembatan Kutawaluya menuju Sampalan, akan kami masukkan ke dalam prioritas pembahasan anggaran berikutnya. Kami berharap masyarakat bisa bersabar,” Jelasnya.

Menyikapi persoalan ini, Keluarga Besar Jurnalis Karawang Bersatu (JKB) turut mendesak pemerintah daerah, khususnya Dinas PUPR Kabupaten Karawang, agar segera merealisasikan pelebaran jalan Junti–Sampalan mulai dari jembatan Kali Apur hingga Kantor Desa Sampalan.

“Kondisi jalan yang sempit dan rusak jelas membahayakan masyarakat. Kami mendesak dinas terkait untuk tidak hanya memberi janji, tapi segera melakukan realisasi nyata. Jalan ini jalur vital yang setiap hari dilalui warga. Jangan tunggu ada korban lagi akibat kecelakaan. Selain itu juga

akses jalan di depan SMPN 1 Kutawaluya agar bisa segera di perlebar, karena itu merupakan akses utama warga terlebih jika siswa sekolah pulang maka itu sering mengakibatkan kemacetan karena kondisi jalan yang sempit.” Tegas Heri ketua JKB dalam keterangannya.

Dengan kondisi jalan yang semakin memprihatinkan, warga berharap perhatian serius dari pemerintah daerah, agar akses jalan di Kutawaluya dapat segera diperbaiki demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

 

•Red

Askun Desak Bupati Aep Evaluasi Kebijakan Penghapusan Hibah Untuk OKP dan Ormas

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang yang menghapus bantuan hibah untuk Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) pada Tahun Anggaran 2025 menuai sorotan.

Di sisi lain, bantuan keuangan untuk partai politik (parpol) justru mengalami kenaikan, dari Rp 3.500 per suara menjadi Rp 5.000 per suara, dengan total anggaran mencapai Rp 6,23 miliar untuk delapan parpol yang memiliki kursi di DPRD Karawang.

Pengamat Kebijakan Publik, Asep Agustian SH, MH atau yang akrab disapa Askun menilai kebijakan tersebut tidak logis jika dalihnya adalah efisiensi anggaran.

“Kalau benar dana bantuan OKP-Ormas nol, itu bukan efisiensi anggaran, tapi dihapuskan namanya. Jadi sungguh keterlaluan sekali kalau hibah untuk OKP dan Ormas sampai zero,” tegas Askun, Jum’at (5/9/2025).

Menurutnya, efisiensi anggaran seharusnya dilakukan dengan memangkas anggaran yang tidak efektif lalu dialihkan ke pos yang lebih produktif. Ia menegaskan, keberadaan OKP dan Ormas sangat penting dalam mendukung partisipasi serta kolaborasi pembangunan sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Lebih jauh, Askun menekankan bahwa peranan OKP dan Ormas juga terbukti strategis dalam menjaga stabilitas sosial.

“Saya berpendapat kondusifitas itu mahal harganya. OKP dan Ormas adalah instrumen penting dalam menjaga kondusifitas. Pemerintah harus bisa menghargai keberadaan dan peranan mereka,” ujarnya.

Hibah untuk Lembaga Mandatori Tetap Ada

Berdasarkan informasi yang dihimpun bantuan hibah tetap diberikan kepada lembaga mandatori yang berada di bawah Kesbangpol Karawang, seperti BNN, MUI, FKUB, dan lainnya.

Namun, hibah untuk ormas keagamaan seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persis, dan organisasi kemahasiswaan seperti HMI, PMII, GMNI, serta lainnya, dinyatakan dihapus.

Minta Evaluasi Bupati

Menanggapi hal tersebut, Askun mendesak Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, untuk mengevaluasi kebijakan penghapusan hibah bagi OKP dan Ormas.

“Saya minta Pak Bupati tetap memperhatikan OKP dan Ormas. Efisiensi anggaran itu bukan berarti harus dinolkan, tapi cukup dikurangi sesuai efektifitas penganggarannya,” ujar Askun.

Ia menambahkan, pemerintah daerah sejatinya membutuhkan peranan OKP dan Ormas, baik dalam mendorong partisipasi pembangunan maupun menjaga ketertiban sosial.

“Terlebih dalam hal kondusifitas dan edukasi langsung ke masyarakat, pemda pasti membutuhkan mereka,” tandasnya.

 

•Agus Sofyan

Rescue Karang Taruna Karawang Gelar Fogging Cegah DBD, Dinda Supriatna Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Rescue Karang Taruna Karawang bersama Karang Taruna Karawang Barat melaksanakan kegiatan fogging (pengasapan) nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Jum’at (5/9/2025).

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, di antaranya Camat Karawang Barat, Lurah Karangpawitan, Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Puskesmas Karawang Kota, tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran seluruh elemen ini menjadi bentuk nyata kebersamaan dalam menjaga kesehatan lingkungan.

Ketua Karang Taruna Karangpawitan, Dinda Supriatna atau akrab disapa Ogem, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan fogging ini.

“Saya mewakili Karang Taruna Karangpawitan mengucapkan terima kasih kepada Camat Karawang Barat, Lurah Karangpawitan, Dinas Kesehatan, Puskesmas Karawang Kota, Rescue Karang Taruna Kabupaten, Karang Taruna Kecamatan, tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Semoga apa yang kita lakukan berdampak langsung bagi kesehatan masyarakat,” Ujarnya.

Nana juga menegaskan pentingnya peran aktif warga dalam mencegah penyebaran DBD.

“Fogging hanyalah salah satu upaya. Yang lebih penting adalah menjaga kebersihan lingkungan. Mari kita biasakan 3M Plus: Menguras tempat penampungan air, Menutup wadah air, Mengubur barang bekas yang berpotensi jadi sarang nyamuk, serta melakukan langkah pencegahan lainnya. Dengan kebersamaan, insya Allah kita bisa mencegah DBD dan menjaga kesehatan keluarga kita,” Himbaunya.

Sementara itu, perwakilan dari Puskesmas Karawang Kota juga menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang dilakukan oleh Karang Taruna bersama masyarakat.

“Kami dari Puskesmas Karawang Kota sangat mengapresiasi inisiatif Karang Taruna dalam menggerakkan warga untuk peduli kesehatan lingkungan. Fogging memang penting, tetapi langkah utama ada pada kesadaran masyarakat untuk rutin menjaga kebersihan. Kami berharap masyarakat terus aktif, karena tanpa dukungan warga, upaya pencegahan tidak akan maksimal,” Ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menekan angka kasus DBD sekaligus meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat.

 

•Red

Lapangan Karangpawitan Dipadati Ribuan Warga, Karawang Mengaji Jadi Rangkaian HUT Ke-392 Kabupaten Karawang

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Suasana Lapangan Karangpawitan, Kamis malam (4/9/2025) tampak dipenuhi ribuan masyarakat Karawang dan sekitarnya yang hadir dalam kegiatan Karawang Mengaji.

Acara yang digelar Pemerintah Kabupaten Karawang ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-392.

Kegiatan Karawang Mengaji berlangsung khidmat dengan nuansa religius, dipandu para ulama dan tokoh agama yang memimpin doa serta lantunan ayat suci Al-Qur’an. Tidak hanya menumbuhkan suasana syukur, acara ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antarwarga.

Bupati Karawang beserta jajaran pejabat daerah turut hadir dalam kesempatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengingat pentingnya kebersamaan, doa, dan ikhtiar bersama dalam membangun Karawang yang lebih baik.

Salah seorang warga asal Kecamatan Karawang Barat mengaku terharu bisa mengikuti acara Karawang Mengaji ini.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa hadir di acara ini. Selain bisa bersama-sama membaca doa, saya merasa suasana kebersamaan antarwarga semakin terasa. Semoga Karawang semakin maju dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” Ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini sangat dinantikan masyarakat karena mampu menumbuhkan semangat religius di tengah perkembangan zaman.

“Acara seperti ini bukan hanya sekadar seremonial, tapi benar-benar memberi makna mendalam bagi kami. Bisa duduk bersama, berdoa bersama, tanpa melihat perbedaan. Rasanya hati jadi lebih tenang dan semakin yakin bahwa kebersamaan ini adalah kekuatan besar bagi Karawang,” Tambahnya.

Dengan suasana penuh kekhidmatan, kegiatan Karawang Mengaji tidak hanya menjadi ajang peringatan hari jadi daerah, tetapi juga wujud nyata semangat religius dan persatuan masyarakat Karawang.

 

•Red

Penemuan Mayat di Parit Perbatasan Desa Kutakarya dan Rengasdengklok Selatan Gegerkan Warga

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang mengapung di parit perbatasan Desa Kutakarya, Kecamatan Kutawaluya, dengan Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, pada Jum’at (5/9/2025).

Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui seorang warga yang mencium bau menyengat saat melintas di jalan sekitar lokasi. Jalur tersebut memang dikenal jarang dilewati warga. Karena curiga, warga kemudian memeriksa sumber bau dan mendapati adanya jasad manusia yang mengapung di parit. Penemuan itu segera diberitahukan kepada warga lain dan dilaporkan ke Ketua RT setempat.

Kepala Desa Kutakarya, H. Hendri, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Berdasarkan informasi dari warga melalui Ketua RT, benar telah ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 65 tahun. Pihak desa segera melaporkannya ke Polsek setempat. Alhamdulillah, saat ini sudah ditangani tim Inafis Polres Karawang, dan jenazah telah dievakuasi untuk proses identifikasi lebih lanjut,” jelasnya.

H. Hendri juga menegaskan, hingga kini belum ada laporan warga Desa Kutakarya yang kehilangan anggota keluarga.

Sementara itu, seorang warga Dusun Junti Barat, Desa Kutagandok, Kecamatan Kutawaluya, datang ke lokasi setelah mendengar kabar penemuan mayat. Ia mengaku tengah mencari salah satu anggota keluarganya yang hilang sejak Senin lalu.

“Sudah beberapa hari kami kehilangan anggota keluarga bernama Bapak Inang. Usianya sudah lanjut, kondisi pikun, dan jalannya lambat. Setelah mendengar ada penemuan mayat, kami datang untuk memastikan apakah jasad tersebut beliau atau bukan. Namun tentu saja, semua masih menunggu hasil identifikasi pihak kepolisian,” ungkap perwakilan keluarga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas jasad dan penyebab kematian.

 

•Ko/Red