Beranda blog Halaman 148

Pemdes Kamojing Gelar Kirab Budaya “Babarit Jagat” Sebagai Wujud Syukur dan Pelestarian Tradisi

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Kamojing, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, menggelar acara Kirab Budaya Babarit Jagat dengan mengusung tema “Bukti Bareung Ritual Jaga Tradisi”, Sabtu (30/08/2025).

Acara tahunan ini merupakan wujud rasa syukur masyarakat atas hasil bumi sekaligus sebagai upaya menjaga dan melestarikan tradisi leluhur yang telah diwariskan turun-temurun.

Kirab budaya berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai pertunjukan seni, mulai dari musik Arumba, Angklung, Marching Band Rajab, Wayang Golek dengan dalang Irman RC Supriadi yang berkolaborasi dengan Pohang, hingga penampilan memukau Singa Barong Putri Nafisah dari Kamojing. Ribuan masyarakat terlihat antusias menyaksikan rangkaian acara tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Karawang Anggi Rostiana, tokoh masyarakat, tokoh agama, jajaran staf Desa Kamojing, unsur Forkopimcam Cikampek, para tamu undangan, serta masyarakat Desa Kamojing dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kamojing yang diwakili oleh perangkat desa menyampaikan pentingnya menjaga tradisi sekaligus mengangkat potensi lokal.

“Kami dari Pemdes Kamojing secara resmi memulai langkah mendaftarkan Kenyong sebagai salah satu produk khas desa. Insya Allah akan kami daftarkan sebagai hak cipta milik Desa Kamojing. Bahkan kami berupaya memperjuangkannya agar bisa ditetapkan sebagai warisan budaya,” Pungkasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas hiburan, melainkan juga wujud nyata dalam menjaga warisan leluhur, sekaligus memberdayakan masyarakat melalui UMKM serta mengangkat potensi seni dan budaya yang ada di Desa Kamojing.

 

•Edi

Ratusan Massa Gelar Aksi Di DPRD Karawang, Ketua DPRD Janjikan Rekomendasi Resmi Ke DPR RI

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Ratusan massa yang terdiri dari unsur mahasiswa, pelajar, dan masyarakat mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Karawang, Senin (1/9/2025). Kedatangan mereka mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan TNI yang berjaga di halaman gedung.

Massa aksi disambut langsung oleh Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin bersama jajaran anggota dewan.

Dalam orasinya, massa menyampaikan berbagai tuntutan dan mendesak agar DPRD segera menindaklanjuti aspirasi tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Karawang turun langsung menemui para peserta aksi. Ia menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk mengawal suara rakyat Karawang.

“Kami akan merumuskan bersama pimpinan DPRD dan ketua fraksi. Sesuai janji, dalam tiga kali 24 jam rekomendasi resmi akan kami sampaikan ke DPR RI,” Tegas Endang, yang disambut tepuk tangan meriah dari massa aksi.

Meskipun sebagian besar tuntutan berada pada kewenangan pemerintah pusat, Endang memastikan DPRD Karawang akan menyampaikan surat resmi agar aspirasi masyarakat benar-benar sampai ke Senayan.

Sementara itu, Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, menekankan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung.

“Kami siaga untuk menerima aspirasi rakyat. Alhamdulillah, kegiatan berjalan tertib, aman, dan tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan,” Ujarnya.

Untuk mendukung pengamanan, Polres Karawang menurunkan dua SSK Dalmas dan satu SSB negosiator. Hadir pula tokoh lintas agama, aparat TNI-Polri, serta perwakilan masyarakat yang menegaskan legitimasi aksi ini sebagai wadah penyampaian aspirasi rakyat.

Aksi pun berakhir dengan damai. Menutup pertemuan, Ketua DPRD mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan.

“Hayu urang babarengan jaga Karawang, urang babarengan perbaiki Karawang,” ucap Endang, yang kembali disambut sorakan semangat dari massa.

 

•Agus Sofyan

Tokoh Lintas Ormas Adat dan Polda Kalsel Kompak Serukan Warga Jaga Kondusifitas, Jangan Terprovokasi Isu

0

BANJARMASIN |infokeadilan.com – Menyikapi dinamika sosial yang belakangan berkembang, para tokoh lintas organisasi masyarakat (Ormas) adat di Kalimantan Selatan bersama Polda Kalsel kompak menyerukan pentingnya menjaga situasi daerah agar tetap aman, kondusif, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar, Senin (1/9/2025).

Dalam pernyataannya, sejumlah ormas adat seperti Perpedayak Kalsel, Laung Kuning Banjar, dan Batamad sepakat untuk bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kalsel agar tetap terjaga dengan baik.

Ketua Laung Kuning DPC Kota Banjarbaru menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hal wajar dalam negara demokratis. Namun, ia mengingatkan agar hal tersebut dilakukan dengan cara yang baik, tidak menimbulkan keresahan, apalagi disertai tindakan anarkis.

“Indonesia adalah negara demokratis, kita boleh menyampaikan aspirasi. Namun jangan sampai aspirasi itu diwujudkan dengan cara anarkis karena bisa menimbulkan keresahan di daerah kita sendiri. Mari sikapi kondisi ini dengan santun dan ramah, sehingga wilayah Kalsel tetap kondusif,” ujarnya.

Pesan serupa juga disampaikan oleh Perpedayak dan Batamad Kalsel. Mereka menekankan pentingnya menjaga ketenangan bersama, terlebih di tengah derasnya arus informasi yang sering bercampur antara fakta dan hoaks.

“Mari kita semua menjaga kondusifitas, jangan mudah terprovokasi berita yang tidak benar. Jika ingin menyalurkan aspirasi, ikuti mekanisme yang sudah diatur pemerintah. Tindakan anarkis hanya meninggalkan tangis dan kerugian,” tegas mereka.

Selain itu, para tokoh lintas ormas adat juga menyampaikan dukungan penuh kepada Polda Kalsel dalam upaya menjaga kamtibmas agar situasi di Kalimantan Selatan tetap aman, damai, dan kondusif.

 

•Han

Ketua Jurnalis Karawang Bersatu Ajak Masyarakat Jaga Karawang Tetap Kondusif

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Jurnalis Karawang Bersatu (JKB) menyampaikan ajakan moral kepada masyarakat untuk terus menjaga kondusifitas daerah. Melalui semangat #Hayu Jaga Karawang, Ketua JKB menegaskan pentingnya kebersamaan seluruh elemen demi terciptanya suasana aman, damai, dan sejuk di Kabupaten Karawang.

Heri Pramika Ketua JKB menilai, menjaga Karawang bukan hanya tugas pemerintah ataupun aparat keamanan, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama.

“Kami dari Jurnalis Karawang Bersatu mengajak semua pihak, baik pemerintah, aparat, ormas, komunitas, maupun masyarakat umum, untuk bersama-sama menjaga Karawang agar tetap kondusif. Kondusifitas adalah modal utama bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Senin (1/9/2025).

Ia juga mengingatkan pentingnya peran media dalam menyajikan informasi yang benar, berimbang, dan membangun. Menurutnya, jurnalis harus berada di garda terdepan untuk melawan berita bohong (hoaks) yang berpotensi menimbulkan keresahan.

Lebih lanjut, Ketua JKB mengimbau agar perbedaan pandangan tidak dijadikan alasan untuk menimbulkan konflik.

“Perbedaan itu wajar, namun mari kita utamakan musyawarah dan komunikasi yang baik untuk menyelesaikan persoalan. Dengan begitu, tatanan sosial tetap terjaga,” tegasnya.

Sebagai bentuk kepedulian, ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan, kebersihan, serta kerukunan antarwarga.

“Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Mari kita rawat Karawang agar tetap menjadi tanah perjuangan yang maju, aman, dan sejahtera untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

Dengan ajakan moral ini, Jurnalis Karawang Bersatu berharap tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat sehingga Karawang tetap menjadi daerah yang kondusif, produktif, dan penuh persaudaraan.

 

•Ko

20 Lansia di Cibuaya Terima Manfaat Program Nya’ah Ka Kolot, Sampaikan Terima Kasih Untuk Bupati Karawang

0

KARAWANG | Infokeadilan.com – Sebanyak 20 orang lanjut usia (lansia) di Kecamatan Cibuaya menerima bantuan melalui program Nya’ah Ka Kolot. Para penerima manfaat menyampaikan terima kasih kepada Bupati Karawang, H. Aep Saepulloh, atas perhatian dan kepeduliannya terhadap warga lanjut usia yang kurang mampu, Senin (1/9/2025).

Program Nya’ah Ka Kolot ini bersumber dari iuran para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Karawang, yang dikumpulkan untuk disalurkan dalam bentuk paket sembako kepada para lansia, terutama yang tidak terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Kegiatan penyaluran berlangsung di Kecamatan Cibuaya dengan dihadiri Camat Cibuaya, Sekretaris Dinas (Sekdis) Disdukcapil Kabupaten Karawang Saepul Mubtadin, pendamping PKH, TKSK, perangkat desa, serta para penerima manfaat.

“Kegiatan program ini bersumber dari iuran PNS. Untuk Kecamatan Cibuaya, diberikan kepada 20 orang lansia berupa paket sembako. Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi para penerima,” ujar Saepul Mubtadin.

Ungkapan syukur datang dari para lansia penerima manfaat. Indra Sentosa warga Desa Cemarajaya, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan ini.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bupati Karawang dan jajaran yang sudah membantu menyumbangkan sembako. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi saya untuk menyambung hidup,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan Umi warga Desa Cemarajaya.

“Terima kasih banyak Pak Bupati, semoga Bapak dan jajaran selalu diberikan kesehatan. Amin. Program ini memang sangat membantu,” tuturnya.

Pantauan di lapangan, bantuan juga diantar langsung ke rumah lansia yang tidak bisa hadir. Sekdis Disdukcapil bersama Ketua TKSK dan perangkat desa turut mengantarkan paket sembako ke beberapa penerima di Dusun Cibuaya, Desa Cibuaya. Suasana kegiatan berjalan penuh kekeluargaan, harmonis, dan kondusif.

 

•Jaong

Realisasi Dan Peruntukan Anggaran BUMDes Dipertanyakan, Kades Lemah Karya Diduga Sulit Ditemui

0

KARAWANG | infokeadilan.com
Keberadaan dan kinerja Kepala Desa Lemah Karya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang dipertanyakan. Pasalnya, ketika warga hendak melakukan konfirmasi terkait anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebesar Rp120 juta yang dialokasikan untuk program ketahanan pangan, ironisnya kades tersebut diduga sulit ditemui.

Menurut keterangan Ketua BUMDes Lemah Karya, Yono, dana yang seharusnya diperuntukkan bagi ketahanan pangan masyarakat desa hanya ditransfer ke rekening BUMDes sebagai formalitas semata. Setelah itu, dana tersebut disebut-sebut diambil kembali oleh kepala desa.

“Ya saya mah selaku ketua BUMDes mungkin hanya dijadikan tameng atau sekadar ‘tulis tangan saja’, tanpa memiliki kewenangan penuh atas realisasi anggaran tersebut,” ungkap Yono.

Informasi yang berkembang menyebutkan, dana Rp120 juta tersebut digunakan untuk kontrak lahan sawah sekitar 5 hektare. Namun hingga kini masyarakat belum melihat adanya realisasi nyata dari hasil pengelolaan lahan tersebut.

Hal ini kemudian menimbulkan pertanyaan besar dari warga: jika benar dana desa digunakan untuk mengontrak sawah, apa hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat? Sejauh ini, program yang dimaksudkan untuk memperkuat ketahanan pangan warga Lemah Karya justru belum tampak manfaatnya.

Ketua Korja GMPI Desa Lemah Karya, Jihen, yang menjadi pelapor dalam kasus ini, menegaskan pihaknya akan terus mendesak transparansi dan meminta penjelasan resmi dari pemerintah desa.

“Kami mendorong agar pihak desa benar-benar membuka secara transparan penggunaan dana BUMDes ini. Jangan sampai anggaran sebesar Rp120 juta hanya menjadi angka di atas kertas, tetapi tidak memberikan manfaat bagi masyarakat. Realisasi dan peruntukan dana harus jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Jihen. Senin (1/9/2025).

Masyarakat berharap pemerintah desa dapat memberikan klarifikasi sekaligus memastikan bahwa anggaran BUMDes benar-benar digunakan sesuai peruntukan, yakni untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat Lemah Karya.

 

•Red

Jurnalis Karawang Bersatu Apresiasi Camat Rengasdengklok Atas Ketegasan Soal Dana Desa

0

KARAWANG | Infokeadilan.com – Ketua Jurnalis Karawang Bersatu (JKB), memberikan apresiasi kepada Camat Rengasdengklok, Panji Santoso, yang secara tegas menyampaikan arahan terkait pengalokasian dan peruntukan Dana Desa (DD) Tahap II bagi seluruh kepala desa di wilayah Kecamatan Rengasdengklok.

Menurut Ketua JKB, sikap tegas Camat Panji Santoso merupakan langkah tepat untuk memastikan Dana Desa benar-benar digunakan sesuai aturan dan peruntukannya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Camat Rengasdengklok yang telah menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa. Tindakan ini menunjukkan komitmen pemerintah kecamatan dalam mengawal pembangunan desa agar tepat sasaran,” Ungkapnya, Senin (1/9/2025)

Ia menambahkan, ketegasan yang ditunjukkan Camat Panji Santoso tidak pandang bulu, sehingga semua kepala desa di wilayahnya memiliki kewajiban yang sama dalam mengelola Dana Desa secara profesional dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Sikap tidak pandang bulu ini penting agar pembangunan yang dibutuhkan masyarakat dapat lebih terpenuhi, sekaligus mencegah terjadinya penyalahgunaan anggaran. Kami dari Jurnalis Karawang Bersatu akan terus mendukung upaya pengawasan serta mengawal setiap kebijakan pemerintah, terutama yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat,” Imbuhnya.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, dan peran aktif media, diharapkan Dana Desa Tahap II dapat tersalurkan secara optimal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat pembangunan di tingkat desa.

 

•Red

Camat Rengasdengklok Ingatkan Kepala Desa, Jangan Main-main Dengan Dana Desa Tahap II

0

KARAWANG | Infokeadilan.com – Turunnya program Dana Desa tahap II di wilayah Kecamatan Rengasdengklok menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan. Camat Rengasdengklok, Panji Santoso, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) secara ketat terhadap penggunaan anggaran tersebut.

Menurut Panji, Dana Desa memiliki peran vital dalam meningkatkan pendapatan desa, memperbaiki kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah. Selain itu, dana ini juga diarahkan untuk memperkuat infrastruktur desa, seperti pembangunan jalan, jembatan, fasilitas publik, serta mendukung sektor pendidikan dan kesehatan.

“Saya meminta kepada seluruh kepala desa agar tidak main-main dengan Dana Desa. Jangan keluar dari aturan Permendagri No. 73 Tahun 2020 dan Perbup Karawang No. 7 Tahun 2025. Jika ada penyimpangan, kami tidak akan segan menindak,” Tegas Panji, Senin (1/9/2025)

Ia menambahkan, Dana Desa tahap II harus benar-benar diarahkan untuk kepentingan masyarakat luas. Program-program yang dijalankan desa diharapkan bisa memberikan dampak nyata bagi warga, bukan hanya sekadar formalitas.

“Dana Desa ini harus betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak. Jangan sampai ada yang berani bermain dengan anggaran rakyat ini,” Tandasnya.

Dengan sikap tegas tersebut, pemerintah kecamatan ingin memastikan bahwa Dana Desa tidak hanya menjadi simbol pembangunan, tetapi benar-benar menjadi instrumen strategis untuk memajukan desa dari berbagai sektor.

 

•Her

Kondisi Memprihatinkan di SDN Sukasari 01, Kepala Sekolah Berprestasi Justru Hadapi Fasilitas Yang Terabaikan

0

KARAWANG | Infokeadilan.com – Miris, begitulah kondisi yang terlihat di SDN Sukasari 01, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Sejumlah fasilitas sekolah, mulai dari ruang sanitasi hingga lingkungan halaman, tampak memprihatinkan dan terkesan luput dari perhatian pemerintah maupun dinas terkait.

Padahal, Kepala Sekolah SDN Sukasari 01 merupakan salah satu guru berprestasi tahun 2014 dan Kepsek Berprestasi tahun 2023. LKBB Se-Jawa Barat, Provinsi Banten Juara Madya I. Tahun 2017 Beasiswa ke Australia, Nilai UKG Tertinggi. Namun Ironisnya, di tengah capaian tersebut, sekolah tempat beliau mengabdi justru menghadapi fasilitas seadanya yang jauh dari kata layak.

Fasilitas dan Sarana Prasarana yang Memprihatinkan

Dari pantauan di lokasi, genangan air kerap terjadi di halaman sekolah hingga mengganggu aktivitas siswa. Sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan pada bagian lantai, dinding, dan atap yang sudah mulai rapuh. Sementara itu, fasilitas sanitasi sekolah benar-benar jauh dari kata layak: toilet rusak, bak penampungan air bocor, hingga saluran pembuangan yang tersumbat.

Kondisi air yang keruh dan tidak mengalir lancar semakin memperburuk keadaan, membuat siswa dan guru kesulitan menjaga kebersihan. Di beberapa ruangan, cat dinding mengelupas, kusen pintu lapuk, serta ventilasi yang tidak berfungsi dengan baik.

Situasi ini jelas berbanding terbalik dengan semangat sekolah dalam mencetak generasi penerus bangsa.

Kepala Sekolah SDN Sukasari 01 Usep, mengungkapkan keprihatinannya.

“Kami di sini berusaha semaksimal mungkin mendidik anak-anak dengan segala keterbatasan. Namun fasilitas pendidikan yang ada benar-benar sangat memprihatinkan. Saya berharap ada perhatian nyata dari pemerintah daerah maupun dinas terkait, karena pendidikan tidak hanya soal prestasi guru atau siswa, tetapi juga harus didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai,” Ujarnya.

Harapan ke Depan

Harapannya, pemerintah Kabupaten Karawang segera merespons kondisi ini agar proses belajar-mengajar di SDN Sukasari 01 dapat berjalan lebih baik dan nyaman.

“Kami ingin anak-anak belajar dengan tenang dan sehat, tanpa terganggu oleh kondisi sekolah yang seperti ini. Semoga segera ada perbaikan dan perhatian lebih serius,” Tutup Kepala Sekolah.

Sementara itu menurut penjelasan Yanto Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Kabupaten Karawang terkait dengan hal tersebut pihaknya sudah mendapatkan tembusan dari Kadisdikpora dan akan segera dirapatkan.

“Haturnuhun. Barusan juga udah saya terima dari Ia Kadisdikpora. Kita mau rapatkan dengan kadisdikpora.” Singkatnya.

 

•Her

Keluarga Besar XTC Kembar 911 Karawang Ajak Warga Jaga Kondusifitas Demi Kemajuan Daerah

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Dalam upaya menciptakan suasana aman, damai, dan sejuk di tengah masyarakat, Ketua Umum Keluarga Besar XTC Kembar 911 Kabupaten Karawang, Yusef Satriana atau yang akrab disapa Kang Cepot, mengajak seluruh masyarakat Karawang untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah.

Menurutnya, terciptanya situasi yang tertib dan kondusif merupakan pondasi penting bagi kemajuan pembangunan di Karawang. Tanpa adanya rasa aman, roda pembangunan sulit berjalan maksimal dan manfaatnya pun tidak akan dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat.

“Karawang adalah rumah kita bersama. Sudah seharusnya kita menjaganya dengan penuh tanggung jawab. Kondusifitas adalah kunci agar pembangunan bisa berjalan lancar, dan masyarakat dapat merasakan hasilnya,” Ujarnya, Minggu (31/8/2025).

Ia menegaskan, persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Karawang yang lebih baik. Perbedaan pandangan dan kepentingan, menurutnya, jangan sampai dijadikan alasan untuk saling memecah belah.

“Kita boleh berbeda pendapat, tetapi jangan sampai perbedaan itu merusak persaudaraan. Karawang berdiri karena semangat kebersamaan dan gotong royong. Mari kita rawat nilai itu agar daerah kita tetap menjadi tempat yang nyaman, aman, dan penuh peluang kemajuan,” Tambahnya.

Lebih lanjut ia menekankan komitmen Keluarga Besar XTC Kembar 911 Karawang untuk selalu bersinergi dengan masyarakat, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai organisasi lainnya. Ia menilai, menjaga ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi tugas bersama seluruh warga Karawang.

“Ini bukan hanya tugas polisi atau pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Kalau kita sama-sama menjaga keamanan, Karawang bisa lebih cepat maju, berkembang, dan menjadi daerah yang diperhitungkan di tingkat nasional,” Tegasnya.

Imbauan Bijak Menyaring Informasi

Selain mengajak menjaga kondusifitas, Ketua Umum Keluarga Besar XTC Kembar 911 Karawang juga menegaskan akan pentingnya sikap bijak dalam menyikapi informasi, khususnya pasca aksi demonstrasi mahasiswa dan buruh di Jakarta yang menelan korban jiwa.

“Kami sangat prihatin dan turut berduka atas jatuhnya korban. Untuk semua elemen masyarakat, mari kita tetap tenang, jaga situasi agar kondusif, dan jangan mudah terprovokasi isu-isu yang belum jelas kebenarannya,” Ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat Karawang untuk lebih berhati-hati dalam menyerap informasi, terutama dari media sosial, agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat memicu keributan.

“Karawang ini rumah kita bersama. Jadi ayo kita jaga ketenangan, persaudaraan, dan kebersamaan,” Lanjutnya.

Menutup pernyataannya, pihaknya menyampaikan ajakan tegas penuh semangat kepada seluruh warga Karawang:

“Hayu, urang sami-sami jaga Karawang. Demi masa depan anak cucu kita, mari kita ciptakan suasana yang kondusif, aman, dan damai. Dengan begitu, Karawang akan semakin maju dan membawa keberkahan bagi semua warganya,” Pungkasnya.

•Tim