Beranda blog Halaman 16

1,3 Ton Beras Disalurkan Bagi Kaum Dhuafa di Empat Desa Oleh Yayasan Nurbaya Cikampek

KARAWANG |Infokeadilan.com – Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, semangat kepedulian dan nilai luhur berbagi diwujudkan dalam bentuk nyata yang penuh manfaat. Yayasan Nurbaya bersama jaringan Majelis Taklim Nurbaya menggelar kegiatan sosial kemanusiaan berupa penyaluran bantuan bahan pangan pokok bagi masyarakat yang membutuhkan, tersebar di wilayah Kecamatan Kotabaru dan Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang. Kegiatan mulia ini dilaksanakan pada Jum’at (29/05/2026), berpusat di lingkungan Masjid Nurbaya, Desa Jomin Timur, dan disambut dengan sukacita serta antusiasme tinggi oleh ratusan warga penerima manfaat.

Inisiatif mulia ini diprakarsai langsung oleh pendiri sekaligus Pemimpin Yayasan Nurbaya, Drs. H. Muhammad Irzal, sosok pengusaha sekaligus dermawan yang dikenal memiliki perhatian besar bagi kesejahteraan lingkungan sekitar. Pelaksanaannya didukung penuh oleh Hj. Suharmi, S.Pd., yang menjabat selaku Ketua Majelis Taklim Nurbaya, serta diperkuat kebersamaannya dengan berbagai unsur majelis taklim dari beragam wilayah. Turut hadir dan berperan aktif antara lain perwakilan dari Majelis Taklim Al-Hidayah dan Nur Asyiah (Jomin Barat), Al-Muntaz serta Miftahul Jannah (Jomin Timur), juga Al-Amanah dan Darul Taufik yang berkedudukan di wilayah Cikopo.

Dalam pandangan dan ketetapan hati yang disampaikan H. Muhammad Irzal, pada perayaan tahun ini ia memilih bentuk penyaluran kebaikan yang berbeda dari kebiasaan umum. Beliau memutuskan untuk menyalurkan bantuan berupa beras, mengganti bentuk ibadah kurban penyembelihan hewan. Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan mendalam dan pemahaman luas mengenai hakikat beribadah serta manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

“Bagi saya, berkurban dengan menyembelih hewan itu pelaksanaannya pada waktu khusus dan hukumnya bersifat sunah. Sementara jalan berbuat baik melalui zakat, sedekah, atau santunan, ruang lingkupnya jauh lebih luas, manfaatnya lebih merata, dan dapat dilaksanakan kapan saja. Baik daging maupun beras sama-sama menjadi makanan yang dikonsumsi, namun saya melihat realita saat ini: beras adalah kebutuhan pokok utama yang paling mendasar dan sangat dibutuhkan oleh hampir seluruh lapisan masyarakat. Inilah alasan utama kami memilihkan bentuk bantuan ini, agar kebermanfaatannya lebih terasa dan menyentuh kebutuhan nyata,” ungkap H. Muhammad Irzal menjelaskan pemikirannya yang mendalam.

Lebih jauh diutarakan, tujuan hakiki diadakannya kegiatan ini sejatinya melampaui sekadar pemberian bantuan materi. Di atas segalanya, langkah ini bertujuan untuk terus memperkokoh ikatan persaudaraan sesama umat beragama, mempererat rasa persatuan, serta membudayakan sikap saling peduli dan saling mengasihi di tengah masyarakat.

“Niat dan tujuan kami sederhana namun bermakna besar: kami ingin meneguhkan persaudaraan, menumbuhkan kepedulian, dan memastikan bahwa mereka yang kurang beruntung pun turut merasakan kebahagiaan dan keberkahan di hari raya nanti. Walaupun apa yang kami sampaikan nilainya mungkin tampak sederhana atau tidak seberapa besar, namun kami berharap sebesar apa pun pemberiannya, semuanya dicatat sebagai amal jariyah yang bernilai luhur dan membawa manfaat nyata bagi yang menerimanya,” tambahnya penuh harap.

Secara keseluruhan, jumlah beras yang berhasil dikumpulkan dan disalurkan mencapai angka yang cukup besar, yakni sekitar 1 ton 3 kuintal. Guna menjamin keamanan dan ketepatan sasaran penyaluran, panitia menerapkan sistem pembagian melalui pembagian kupon yang disebarluaskan sepenuhnya melalui jaringan kerja sama majelis taklim di tiap wilayah. Hal ini dilakukan agar bantuan dipastikan jatuh tepat ke tangan mereka yang benar-benar memerlukan dan berhak mendapatkannya, berdasarkan data dan pendataan yang telah diverifikasi oleh pengurus setempat.

“Prinsip kami satu: bantuan ini harus sampai ke orang yang tepat. Penerima kami tetapkan berdasarkan daftar nama yang telah disusun dan diseleksi langsung oleh pengurus majelis taklim di masing-masing wilayah. Kami tidak ingin ada penyimpangan, kami pastikan hanya mereka yang tercatat dan memang membutuhkanlah yang berhak menerima kebaikan ini,” tegasnya.

Konsistensi menjadi janji yang dipegang teguh. H. Muhammad Irzal menegaskan bahwa kegiatan berbagi ini telah menjadi agenda rutin tahunan, yang selalu diselenggarakan menjelang kedua hari raya besar, baik Idul Fitri maupun Idul Adha. Bahkan cita-cita besar telah disusun ke depan, di mana cakupan dan jenis bantuan direncanakan akan terus diperluas dan ditambah ragamnya.

“Insyaallah, ke depannya kami bertekad melakukan lebih banyak lagi kebaikan. Program ini tidak akan berhenti, justru akan kami kembangkan. Niat kami, selain bantuan pangan seperti saat ini, kami juga berencana menambah jenis penyaluran berupa santunan khusus bagi anak-anak yatim piatu serta kaum dhuafa, agar lingkup kebaikan dan keberkahannya semakin luas menjangkau pihak yang membutuhkan perlindungan dan perhatian,” paparnya.

Senada dengan hal itu, Hj. Suharmi, S.Pd., selaku pimpinan majelis taklim juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kelancaran seluruh proses kegiatan. Ia menilai antusiasme serta sambutan hangat masyarakat menjadi bukti nyata betapa besarnya arti kehadiran perhatian seperti ini bagi ketenangan dan kebahagiaan warga.

“Alhamdulillah, segala proses mulai pembagian kupon hingga penyerahan beras berjalan sangat tertib, aman, dan lancar. Terlihat jelas raut wajah gembira dan rasa syukur dari para jamaah dan warga yang menerima. Harapan besar mereka pun sama, menginginkan tradisi baik ini senantiasa terus berlanjut dan lestari dari tahun ke tahun,” ujar Hj. Suharmi.

Berdasarkan rincian data yang tercatat, jumlah penerima manfaat tahun ini mencapai angka 1.300 orang, yang tersebar merata di empat wilayah desa, yaitu Desa Sarimulya, Jomin Barat, Jomin Timur, serta Desa Cikopo. Ditegaskan pula, sasaran utama penerima adalah kelompok masyarakat yang masuk dalam kategori kaum dhuafa, meliputi warga lanjut usia, janda, yatim, hingga keluarga yang berpenghasilan rendah dan kurang mampu secara ekonomi.

“Penyaluran ini kami khususkan sepenuhnya bagi kelompok dhuafa. Mereka adalah para lansia yang sudah tidak lagi memiliki kemampuan bekerja, maupun warga yang kondisinya memang belum mampu memenuhi kebutuhan sendiri. Kepada merekalah keutamaan bantuan ini kami arahkan dan tujukan,” jelasnya merinci.

Melalui langkah nyata dan terorganisir ini, Yayasan Nurbaya ingin terus menjadi penggerak semangat berbagi. Diharapkan, kegiatan serupa tidak hanya menjadi amal bagi penyelenggara, tetapi juga mampu menggerakkan hati pihak-pihak lain untuk turut serta peduli, mewujudkan masyarakat yang saling menopang, saling menguatkan, dan senantiasa menjaga kebersamaan dalam kebaikan, khususnya di momen suci yang penuh berkah ini.

•Edi

Sekda Karawang H. Asep Aang Rakhmatullah Lepas Persika 1951, Target Raih 9 Poin Penuh

KARAWANG |Infokeadilan.com – Semangat juang dan keyakinan tinggi diwariskan kepada segenap pasukan Persika 1951. Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., M.P., secara resmi melepas keberangkatan tim guna mengarungi kompetisi Liga 4 Nasional Piala Presiden yang akan berlangsung di wilayah Boyolali. Dalam pesan dan arahannya yang mendalam, beliau menekankan pentingnya membangun dan memelihara mentalitas juang yang tangguh bagi seluruh pemain, pelatih, maupun jajaran staf pendamping, sebagai bekal utama meraih keberhasilan di lapangan.

Prosesi pelepasan dilaksanakan di Stadion Singaperbangsa pada Jum’at (29/05/2026), berlangsung penuh harapan dan dukungan tulus dari pemerintah daerah. Di hadapan seluruh rombongan tim, Sekda menyampaikan pesan kunci yang menjadi pedoman bertanding: menanamkan jiwa pemenang yang sejati. Beliau menegaskan, keberangkatan ini bukan sekadar untuk tampil dan bertanding, melainkan berangkat dengan satu tujuan pasti: meraih kemenangan demi nama baik daerah.

“Saya titip pesan yang paling utama: tanamkanlah mentalitas pemenang dalam setiap diri kalian. Kalian berangkat menuju Boyolali bukan sekadar untuk hadir atau sekadar bertanding, tetapi tujuan mutlaknya adalah menang. Sasaran kita sangat jelas, sembilan poin penuh dari tiga pertandingan yang akan dijalani harus dapat kita raih dan kita bawa pulang sebagai kemenangan bersih. Saya sangat yakin dan percaya, berbekal kematangan manajemen, kedisiplinan latihan yang tinggi, kerja sama tim yang kokoh serta profesionalisme yang terjaga, cita-cita besar kita untuk melaju dan lolos ke kasta Liga 3 Nasional akan dapat terwujud dengan baik,” tegas H. Asep Aang.

Lebih lanjut disampaikan pula, bahwa dukungan terhadap kemajuan persepakbolaan daerah bukan hanya berupa semangat dan dukungan moril semata, melainkan komitmen nyata yang senantiasa digelorakan oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh. Perhatian dan kepedulian tersebut dibuktikan melalui pembangunan berkelanjutan serta penyediaan sarana dan prasarana olahraga yang memadai, termasuk fasilitas stadion dan pendukung lainnya. Segala upaya ini ditempuh pemerintah sebagai wujud kesungguhan mendukung perkembangan dan prestasi olahraga, khususnya sepak bola, agar Karawang senantiasa mampu melahirkan bibit unggul dan tim yang berprestasi di tingkat nasional.

Pihak pemerintah daerah juga menegaskan kembali bahwa segala hak, kebutuhan, dan kesejahteraan seluruh anggota tim telah dipenuhi dan dipastikan terpenuhi sepenuhnya sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar pikiran dan perhatian seluruh pemain serta pengelola dapat terpusat sepenuhnya, fokus penuh hanya mencurahkan kemampuan, tenaga dan pikiran demi tugas mulia di lapangan hijau tanpa beban atau kekhawatiran lain.

“Berangkatlah dengan hati yang lapang, penuh keyakinan dan keberanian, dan kami tunggu kepulangan kalian kembali ke Karawang dengan membawa kemenangan dan hasil membanggakan. Tampilkanlah permainan terbaik, kemampuan terbaik, dan semangat terbaik kalian, persembahkan yang paling indah dan membanggakan bagi Kabupaten Karawang tercinta,” pesannya mengakhiri arahan dengan penuh pengharapan.

Diketahui, kontingen yang diberangkatkan kali ini berjumlah lengkap dan terstruktur baik, terdiri dari 25 orang pemain andalan, 4 tenaga pelatih dan pembina, 4 staf pendukung teknis, serta 7 orang unsur manajemen dan pengelola tim. Keberangkatan ini menjadi bukti nyata perhatian, keseriusan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam terus mendorong kemajuan dunia olahraga, menjadikan sepak bola sebagai salah satu kebanggaan daerah yang senantiasa dibina, dikembangkan, dan diarahkan menuju puncak prestasi tertinggi.***

Tegaskan Disiplin, Pemkab Karawang Gelar Pemeriksaan Mendadak, Pastikan Pelayanan Tetap Prima 

KARAWANG |Infokeadilan.com – Menjelang masa libur panjang, Pemerintah Kabupaten Karawang mengambil langkah tegas dan nyata menjaga mutu pelayanan publik. Melalui Tim Pengendali dan Komunikasi Pemerintah, pihak penyelenggara pemerintahan menggelar kegiatan pemantauan, penilaian, serta penegakan disiplin kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersebar di berbagai instansi dan organisasi perangkat daerah. Tujuan utama kegiatan ini adalah menjamin agar pelayanan kepada masyarakat senantiasa berjalan lancar, cepat, tepat, dan tetap optimal, tidak mengalami penurunan kualitas sedikit pun meski berdekatan dengan waktu istirahat bersama.

Pemeriksaan mendadak ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., M.P., serta diikuti oleh Kepala Bagian Penyusunan Program dan Kinerja Daerah, Analis Sumber Daya Manusia Aparatur, dan para pengawas dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Rombongan meninjau sekaligus memeriksa kesiapan dan kehadiran pegawai di lingkungan Dinas Pendapatan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Kantor Bersama Pemerintah Daerah pada Jum’at pagi (29/05/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Sekretaris Daerah menegaskan kembali makna mendasar keberadaan dan tugas seorang abdi negara. Beliau menyampaikan arahan yang tegas, lugas, namun penuh makna mendalam mengenai aturan, hak, dan kewajiban yang harus dipahami dan dilaksanakan sepenuhnya oleh setiap pegawai.

“Setiap Aparatur Sipil Negara dibekali seragam kebesaran, lambang jabatan, serta terikat oleh aturan dan tata tertib yang jelas. Segala kemudahan, fasilitas, maupun hak cuti yang diberikan negara bukanlah kebebasan yang boleh disalahgunakan atau diambil sesuka hati, melainkan hak yang memiliki batasan, ketentuan, dan tata cara pengajuannya yang wajib dipatuhi. Jangan pernah menjadikan izin atau cuti sebagai jalan guna melepaskan diri dari tanggung jawab tanpa alasan yang sah dan jelas. Disiplin harus tetap terjaga ketat, baik sebelum, saat, maupun setelah kami lakukan pemeriksaan ini,” tegas H. Asep Aang Rahmatullah.

Lebih lanjut dijelaskan, sasaran utama kegiatan ini ada dua hal pokok: pertama adalah memantau dan menjamin tingkat kehadiran pegawai tetap terjaga tinggi dan patuh aturan, khususnya di saat mendekati masa libur bersama yang kerap kali menurunkan konsentrasi dan kehadiran. Kedua, memastikan bahwa pada jam kerja yang berlaku, seluruh layanan publik berjalan sebagaimana mestinya, buka tepat waktu pukul 07.45 WIB hingga selesai, siap melayani warga masyarakat yang membutuhkan urusan administrasi maupun pelayanan lainnya.

Berdasarkan data hasil pemeriksaan yang dilakukan, tercatat rincian kehadiran dan ketidakhadiran pegawai sebagai berikut:

•Dinas Pendapatan Daerah: hadir 92 orang, izin sakit/luar 38, cuti 6, dinas luar 2, tugas belajar 1, tanpa keterangan 0;

•Dinas Pekerjaan Umum: hadir 192 orang, izin sakit/luar 39, cuti 17, sakit 5, dinas luar 2, tugas belajar 0, tanpa keterangan 0;

•Kantor Bersama: hadir 22 orang, sakit 4, cuti 20, sakit/luar 1, tanpa keterangan 4;

•Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman: hadir 147 orang, sakit 9, cuti 20, sakit/luar 1, tanpa keterangan 4.

Menanggapi hasil temuan adanya sejumlah pegawai yang tercatat tidak berada di tempat bertugas tanpa alasan yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan, pemerintah daerah tidak tinggal diam. Sanksi tegas dan tindakan pembinaan telah disiapkan dan akan segera diberlakukan bagi pihak-pihak yang terbukti melanggar aturan kedisiplinan.

“Kami tegaskan sekali lagi: ketidakhadiran tanpa alasan yang sah, benar, dan dapat dibuktikan kebenarannya merupakan pelanggaran nyata terhadap sumpah dan janji jabatan. Bagi mereka yang terungkap melakukan kelalaian, meninggalkan tugas, atau memanfaatkan aturan demi kepentingan pribadi di luar ketentuan, kami telah tetapkan tindakannya. Seluruh pegawai yang namanya tercatat melanggar wajib hadir dan mengikuti pertemuan khusus serta apel pembinaan yang akan dilaksanakan pada hari Senin mendatang (01/06/2026) bertempat di halaman Plaza Pemda Karawang.

Hal ini kami lakukan murni sebagai bentuk peringatan, pembinaan, serta penegakan aturan agar kedepan tidak terulang kembali dan rasa tanggung jawab tumbuh kokoh dalam diri setiap insan pelayan publik,” ungkapnya menegaskan keputusan tegas tersebut.

Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen menjadikan pengawasan dan penegakan disiplin sebagai hal yang berjalan terus-menerus, berkelanjutan, dan tidak kenal kompromi. Hal ini ditempuh semata-mata demi satu tujuan luhur: mewujudkan birokrasi yang bersih, berwibawa, disiplin tinggi, serta melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya, kapan pun dan dalam keadaan apa pun.***

Pemerintah Kelurahan Mekarjati Salurkan Bantuan Pangan tahun 2026, Proses Berjalan Tertib dan Transparan

KARAWANG |Infokeadilan.com  – Sebagai wujud nyata kepedulian sekaligus langkah strategis menjamin ketersediaan serta stabilitas kebutuhan pokok masyarakat, Pemerintah Republik Indonesia kembali menyalurkan program Bantuan Pangan tahun anggaran 2026. Bantuan yang berupa persediaan beras ini dikelola dan dijamin kualitasnya oleh Badan Pangan Nasional, serta didistribusikan secara terpadu melalui Perum BULOG, guna disampaikan hingga ke tangan jutaan Keluarga Penerima Manfaat yang tersebar di seluruh wilayah tanah air.

Pelaksanaan penyaluran bantuan tersebut kini telah menyentuh pula wilayah Kabupaten Karawang, khususnya di lingkungan Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat. Tercatat sebanyak 2.213 keluarga yang berhak dan telah ditetapkan sebagai penerima manfaat, berkesempatan menerima bantuan ini guna meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus menjamin kebutuhan gizi keluarga.

Proses pembagian dilaksanakan secara terpusat di ruang Aula Kantor Kelurahan Mekarjati pada Kamis (28/05/2026). Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan terkoordinasi sangat baik, berkat keterlibatan serta kerja sama penuh dari seluruh jajaran aparatur pemerintahan kelurahan, mulai dari unsur pemimpin, staf pelaksana, hingga petugas lapangan yang bekerja sepenuh hati demi kelancaran pelayanan masyarakat.

Dalam kesempatan kegiatan tersebut, Kepala Kelurahan Mekarjati, Yono, S.E., memberikan keterangan dan penjelasan resmi terkait maksud, tujuan, serta makna besar dihadirkannya program bantuan ini bagi warga wilayah binaannya.

“Program bantuan pangan yang disalurkan ini merupakan bentuk perhatian dan kasih sayang negara yang sangat berharga bagi kita semua. Kehadirannya bukan sekadar bantuan materi semata, melainkan jaminan nyata bahwa negara senantiasa hadir, mengawasi, dan memastikan tidak ada warga masyarakatnya yang kekurangan atau kesulitan memenuhi kebutuhan dasar pangan. Di wilayah kami, tepatnya Kelurahan Mekarjati, sebanyak 2.213 keluarga telah terdata dan dipastikan menerima haknya masing-masing,” ungkapnya.

Lebih lanjut beliau menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga prinsip keadilan dan ketepatan sasaran penyaluran. Bagi pemerintah kelurahan, amanah yang diberikan ini harus dikelola dengan kejujuran penuh agar kebaikan yang dikirimkan sampai utuh dan dirasakan manfaatnya oleh pihak yang benar-benar berhak memerlukannya.

“Kami menjamin seluruh proses pendataan hingga pembagian dilakukan secara teliti, jujur, transparan, dan akuntabel. Tidak ada diskriminasi, tidak ada pilih kasih. Segalanya kami laksanakan berlandaskan aturan dan ketentuan yang berlaku, semata-mata agar keberkahan dan manfaatnya dapat dirasakan merata. Harapan kami, bantuan ini mampu menjadi penopang ketahanan ekonomi keluarga, meringankan beban hidup, serta mendukung terciptanya masyarakat yang sehat, kuat, dan sejahtera,” tambahnya dengan tegas.

Senada dengan hal itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Mekarjati, Karsum, juga menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas terselenggaranya kegiatan yang bernilai sosial kemanusiaan ini. Ia memandang langkah ini sebagai bukti kuatnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun dan menjaga kesejahteraan bersama.

“Kami dari unsur perwakilan masyarakat, sangat menyambut baik dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian yang diberikan. Bagi kami, program ini memiliki makna yang sangat mendalam; selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, hal ini juga semakin mempererat rasa persaudaraan dan kepercayaan masyarakat terhadap jalannya pemerintahan. Ini membuktikan bahwa pembangunan dan pelayanan benar-benar menyentuh lapisan terbawah,” ujarnya.

Menurut pandangannya, keberhasilan sebuah pembagian bantuan tidak hanya dilihat dari barang yang diterima, melainkan juga bagaimana prosesnya membawa kedamaian dan rasa dihargai bagi warga. Peran serta seluruh elemen masyarakat dalam mengawasi dan mendukung pelaksanaan kegiatan seperti ini menjadi bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab bersama.

“LPM senantiasa mendukung dan turut berperan aktif mengawal setiap program yang bertujuan untuk kebaikan warga. Kami berharap ke depannya program serupa dapat terus berlanjut, bahkan semakin ditingkatkan jangkauan dan kualitasnya. Semoga langkah baik ini menjadi berkah bagi semua pihak, menjadikan lingkungan kami semakin tertib, damai, makmur, dan sejahtera di bawah naungan pemerintahan yang berpihak pada rakyat,” pungkas Karsum mengakhiri pernyataannya.

Kegiatan ini sekaligus meneguhkan semangat kolaborasi: pemerintah merencanakan dan menyediakan, sementara pemerintahan kelurahan serta unsur masyarakat bekerja bahu-membahu memastikan amanah luhur tersebut sampai tepat guna dan tepat sasaran. Sebuah bukti nyata bahwa bersama, segala bentuk tantangan dapat dijawab dengan kebersamaan dan kepedulian.***

Menjunjung Tinggi Meritokrasi: Polda Jabar Terapkan Sistem Terbuka, Seluruh Tahapan Seleksi Penerimaan Berjalan Objektif dan Bebas Intervensi

0

BANDUNG |Infokeadilan.com – Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Fadly Samad, memastikan proses rekrutmen Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama Polri 2026 di lingkungan Polda Jabar berjalan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

Seluruh tahapan seleksi dilakukan secara terbuka agar peserta dapat mengetahui langsung hasil yang diperoleh pada setiap tes.

Menurut Fadly, transparansi menjadi prinsip utama dalam penerimaan anggota Polri. Setiap peserta dapat melihat nilai hasil ujian secara langsung melalui layar komputer maupun monitor yang tersedia di lokasi tes.

“Selesai tes nilai langsung terpampang di layar, semua peserta bisa melihat hasilnya, baik nilainya sendiri maupun peserta lain,” kata Kombes Pol Fadly Samad dalam keterangannya, Kamis, (28/5/2026).

Ia menjelaskan, sistem seleksi terbuka tersebut telah diterapkan sejak beberapa tahun terakhir sebagai bentuk komitmen Polri dalam menghadirkan proses penerimaan yang objektif dan bebas dari praktik kecurangan.

Dengan sistem yang transparan, para peserta juga diberi kesempatan melakukan koreksi apabila merasa terdapat ketidaksesuaian nilai yang muncul saat pelaksanaan tes berlangsung.

“Peserta tes ketika merasa nilainya tidak sesuai, diberikan kesempatan untuk mengoreksi kepada panitia. Mereka juga sudah mengetahui bobot penilaian akademik, psikologi, maupun jasmani. Dengan sistem terbuka ini, calon taruna bisa menghitung sendiri hasil yang diperoleh,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, seluruh rangkaian seleksi dilakukan dengan pengawasan berlapis. Pengawasan internal melibatkan Itwasda dan Bid Propam Polda Jabar, sedangkan pengawasan eksternal melibatkan unsur organisasi masyarakat untuk memastikan proses berjalan jujur dan profesional.

Fadly menegaskan, seluruh tahapan seleksi harus menjunjung tinggi integritas dan prinsip meritokrasi sebagai bagian dari transformasi Polri Presisi. Menurutnya, tidak ada perlakuan khusus bagi peserta tertentu karena seluruh proses dilakukan berdasarkan kemampuan masing-masing.

Tahapan seleksi dimulai dari pendaftaran online dan verifikasi administrasi, kemudian dilanjutkan pemeriksaan administrasi awal (rikmin awal), pemeriksaan kesehatan tahap pertama (rikkes 1), tes psikologi berbasis Computer Assisted Test (CAT), hingga tes akademik, komputer, Mental Ideologi (MI), dan Penelusuran Mental Kepribadian (PMK).

Selanjutnya peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap kedua (rikkes 2), tes kesamaptaan jasmani, wawancara PMK dan psikologi, hingga pemeriksaan administrasi akhir (rikmin akhir) sebagai tahapan penentu kelulusan akhir.

Sebelum memasuki ruang ujian, peserta menjalani pemeriksaan ketat untuk memastikan tidak membawa perangkat komunikasi ataupun alat lain yang berpotensi digunakan untuk berbuat curang selama tes berlangsung.

“Tes CAT ini dirancang untuk mengukur potensi dan karakter peserta secara objektif. Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama, dan hasilnya murni berdasarkan kemampuan masing-masing,” tutur Fadly.

Ditegaskan, melalui proses seleksi yang profesional, objektif, dan transparan, Polda Jawa Barat berkomitmen menghasilkan calon anggota Polri yang unggul, berintegritas, serta siap menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di masa mendatang.

Sementara itu, Kabagbinkar Ro SDM Polda Jabar AKBP Condro Sasongko mengatakan, keterbukaan dalam proses seleksi menjadi kunci utama untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Polda Jabar memastikan tidak ada jalan pintas dalam seleksi penerimaan anggota Polri, baik Taruna Akpol, Bintara, maupun Tamtama. Setiap peserta yang lulus adalah mereka yang benar-benar memenuhi kriteria kemampuan dan integritas,” ujar Condro.

 

•Edi Bahar

H. Kaemin Komarudin Pantau dan Bantu Penyaluran Bantuan Pangan, Hadir Dekat dengan Warga Mekarjati

KARAWANG |Infokeadilan.com  – Di sela kesibukan dan jadwal tugasnya yang padat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang dari Fraksi Partai Gerindra, H. Kaemin Komarudin, tetap menyempatkan diri turun langsung ke tengah masyarakat. Pada Kamis (28/05/2026), beliau melakukan pemantauan sekaligus terjun langsung membantu proses penyaluran bantuan pangan yang diperuntukkan bagi warga masyarakat wilayah Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat.

Kegiatan pembagian bantuan pangan tahun anggaran 2026 ini dilaksanakan secara serentak dan terkoordinasi baik oleh seluruh jajaran Pemerintah Kelurahan Mekarjati. Berkat persiapan yang matang serta kerja sama yang erat antar petugas penyelenggara, seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, aman, lancar, dan berlangsung penuh suasana kehangatan serta kekeluargaan. Kehadiran H. Kaemin Komarudin di lokasi penyaluran turut disambut gembira oleh warga, yang melihat kehadirannya sebagai wujud nyata perhatian dan bukti bahwa wakil rakyat senantiasa hadir, peduli, dan memahami kebutuhan konstituennya.

Dalam kesempatan berharga tersebut, H. Kaemin Komarudin menyampaikan pemaparan dan pesan mendalam yang sarat akan nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial.

“Kehadiran saya di sini hari ini, selain untuk memastikan bahwa hak dan bantuan yang menjadi milik masyarakat ini tersalurkan dengan benar, tepat, dan lancar, juga merupakan kewajiban hati saya selaku wakil rakyat. Bagi kami, keberadaan di lembaga legislatif bukan sekadar duduk merumuskan kebijakan, melainkan yang terpenting adalah bagaimana kebijakan dan program tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya hingga ke tingkat paling bawah, sampai ke tangan warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Lebih lanjut beliau menjelaskan, bahwa bantuan pangan yang disalurkan ini bukan sekadar sejumlah bahan kebutuhan pokok, melainkan wujud nyata kepedulian negara, perhatian pemerintah daerah, serta ungkapan kasih sayang bersama untuk menjamin ketahanan dan kesejahteraan hidup setiap keluarga.

“Bantuan ini adalah bukti nyata kebersamaan dan jaminan perlindungan sosial bagi kita semua. Nilainya tidak hanya diukur dari apa yang diterima, namun maknanya adalah pesan bahwa kita hidup dalam satu ikatan persaudaraan, saling menguatkan, saling menopang, dan saling meringankan beban satu sama lain. Kesejahteraan satu warga adalah kebanggaan kita semua, dan kesulitan satu warga adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras jajaran pemerintah kelurahan yang telah bekerja sebaik-baiknya dalam merencanakan hingga melaksanakan pembagian bantuan ini, sehingga berjalan tepat sasaran dan tertib. Ia berharap, langkah nyata seperti ini senantiasa memupuk rasa syukur, mempererat persatuan, serta menjaga keharmonisan hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Semoga apa yang diterima hari ini dapat membawa manfaat besar, meringankan beban pengeluaran keluarga, dan menjaga ketersediaan pangan yang layak bagi seluruh warga Kelurahan Mekarjati. Mari kita terus bangun semangat gotong royong dan kepedulian, karena kekuatan terbesar pembangunan daerah kita terletak pada persatuan dan rasa saling memiliki antar sesama warga,” pungkas H. Kaemin Komarudin diiringi sambutan hangat warga yang hadir.

Kehadiran dan langkah yang diambil H. Kaemin Komarudin ini menjadi teladan indah: meneguhkan prinsip bahwa amanah yang dipikul harus senantiasa dijaga dengan pengabdian tulus, di mana pun dan kapan pun, demi kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat yang dipercayakan kepadanya.***

Kodim 0604/Karawang Giatkan Patroli Gabungan, Sikat Aksi Begal dan Jaga Keamanan Masyarakat

0

KARAWANG |Infokeadilan.com  – Menanggapi maraknya laporan kejahatan jalanan khususnya aksi pembegalan yang belakangan ini semakin meresahkan warga, Komando Distrik Militer (Kodim) 0604/Karawang mengambil langkah tegas dan nyata. Pihaknya menyatakan kesiapan penuh untuk bergandengan tangan dengan pemerintah daerah dan kepolisian, melaksanakan operasi penjagaan serta patroli keamanan pada malam hari, bertujuan memutus mata rantai dan menindak tegas para pelaku kejahatan yang membuat waswas masyarakat.

Komandan Kodim 0604/Karawang, Letnan Kolonel Inf Nanda Siswanto, menjelaskan bahwa kegiatan patroli bersama ini disusun dan dilaksanakan sebagai bentuk langkah antisipasi serta pencegahan dini, menyusul peningkatan angka tindak kriminalitas yang terjadi di ruang publik dan jalan raya wilayah Karawang.

Menurut pandangannya, penanganan permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Sinergi kuat, kerja sama erat, dan keterpaduan langkah antara unsur TNI, Pemerintah Daerah, serta Kepolisian menjadi kebutuhan mutlak dan sangat diperlukan, agar hasil yang dicapai dapat berjalan maksimal, menyeluruh, dan benar-benar dirasakan dampak positifnya oleh warga.

“Kolaborasi antar lembaga keamanan, pemerintah, dan penegak hukum adalah kunci utama. Hanya dengan bersatu, kita mampu menjaga dan menciptakan suasana yang benar-benar aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga Kabupaten Karawang,” tegas Nanda, Rabu (27/5/2026).

Dalam tahap awal pelaksanaannya, kegiatan penjagaan dan pengawalan telah difokuskan menjangkau tiga wilayah kecamatan yang berdasarkan data dan pemantauan dinilai paling rawan serta sering terjadi gangguan keamanan, yakni Kecamatan Rengasdengklok, Tirtajaya, serta Jayakerta.

Selain memantau dan mengawasi pergerakan orang-orang yang dicurigai, dalam pelaksanaan tugas tersebut pasukan juga membubarkan kerumunan warga yang terindikasi melakukan hal-hal melanggar aturan, seperti mengonsumsi minuman beralkohol, maupun kelompok yang diduga kuat terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Seluruh tindakan dilakukan dengan pendekatan persuasif, manusiawi, serta berisi imbauan agar masyarakat tidak melakukan kegiatan yang berpotensi memicu perselisihan, kekacauan, maupun tindakan kriminal lainnya.

Ke depannya, pola operasi serupa akan dijadikan kegiatan rutin dan berkelanjutan, direncanakan dilaksanakan berkala kurang lebih satu kali dalam setiap pekan. Penentuan titik lokasi serta jalur perjalanan patroli tidak dilakukan sembarangan, melainkan didasarkan sepenuhnya atas hasil analisa data, laporan langsung dari masyarakat, serta masukan rinci yang diperoleh dari para Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang bertugas bersentuhan langsung di tengah lingkungan warga.

Tujuan utama dari kehadiran pasukan keamanan ini bersifat ganda: bukan hanya untuk mengejar, menangkap, atau mengamankan pelaku, melainkan lebih utama lagi bertindak mendeteksi potensi bahaya sedini mungkin, sekaligus mempersempit ruang gerak dan kesempatan para pelaku kejahatan toko mengeksekusi aksinya.

Ditegaskan pula oleh Komandan, bahwa apabila dalam proses pengawalan nanti ditemukan dan berhasil diamankan pelaku tindak pidana, khususnya pembegalan, maka seluruh berkas, barang bukti, maupun penanganan lanjutan akan diserahkan sepenuhnya dan diproses sesuai jalur hukum yang berlaku melalui pihak kepolisian sebagai penegak hukum yang berwenang.

Melalui langkah strategis ini, Kodim 0604/Karawang sangat berharap kehadiran aparat di lapangan mampu menumbuhkan kembali rasa aman dan ketenangan hati seluruh masyarakat. Khususnya bagi warga yang memiliki aktivitas bekerja atau berpergian mulai dari malam hingga dini hari, terutama mereka yang berdomisili atau melintas di wilayah-wilayah yang selama ini dikenal rawan kejahatan.

Dengan semangat pengabdian dan perlindungan, kebersamaan ini menjadi bukti nyata komitmen negara: keamanan dan keselamatan rakyat adalah prioritas utama yang tak boleh dikompromikan.***

Momentum Idul Adha 1447 H, Korem 101/Antasari Salurkan Daging Qurban untuk Prajurit dan Masyarakat

BANJARMASIN |Infokeadilan.com – Kepala Seksi Perencanaan (Kasiren) Korem 101/Antasari, Kolonel Cpl I Nyoman Darmana, S.T., M.I.Pol., memimpin langsung kegiatan penyerahan hewan qurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M di Lapangan Korem 101/Antasari, Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin, Rabu (27/5/2026).

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Idul Adha berjamaah yang berlangsung khidmat dan khusyuk, dengan Imam dan Khotib Ustadz Zainul Erfan, S.S., M.Pd. Sholat diikuti oleh prajurit dan keluarga besar Korem 101/Antasari serta masyarakat Kota Banjarmasin.

Dalam sambutannya selaku Wakil Sementara (Ws.) Danrem 101/Antasari, Kolonel Cpl I Nyoman Darmana menyampaikan bahwa kegiatan penyerahan dan penyembelihan hewan qurban bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus membentuk mental prajurit TNI yang tangguh dalam mendukung tugas pokok satuan.

Hal tersebut sejalan dengan tema Idul Adha tahun ini, yakni “Jadikan Hikmah Idul Adha sebagai Motivasi untuk Meningkatkan Iman dan Taqwa Prajurit TNI yang Prima dalam Melaksanakan Tugas dan Pengabdian untuk Indonesia Maju.”

Ia juga menyampaikan bahwa Korem 101/Antasari melaksanakan penyembelihan hewan qurban yang hasilnya akan disalurkan kepada anggota Korem 101/Antasari, panti asuhan, serta masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Menurutnya, ibadah qurban merupakan salah satu bentuk pendekatan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, sekaligus menjadi syiar Islam yang sarat makna pengorbanan dan keikhlasan, sebagaimana keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Melalui momentum Hari Raya Idul Adha ini, diharapkan dapat semakin mempererat rasa kepedulian sosial, kebersamaan, serta semangat pengabdian prajurit TNI kepada bangsa dan negara.

Hadir dalam kegiatan ini para Kasi Korem 101/Ant, para Dan / Ka Balak Aju Kodam XXII/TB, para Pengurus Persit KCK Koorcabrem 101 PD XXII/TB, dan para Prajurit dan PNS Korem 101/Ant.

 

•Raihan

Sumber : (Penrem 101)

AMKI Karawang Salurkan Daging Kurban, Wujud Kepedulian dan Eratkan Ikatan dengan Masyarakat

KARAWANG |Infokeadilan.com  – Mengisi makna suci Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dengan nilai luhur berbagi dan mengasihi sesama, Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Karawang kembali mewujudkan kepedulian nyata bagi warga sekitar. Pada Rabu, 27 Mei 2026, organisasi yang menaungi para insan pers dan media ini melaksanakan ibadah kurban serta pembagian daging di wilayah Desa Margasari, Kecamatan Karawang Timur. Sebanyak dua ekor hewan kurban disembelih dan hasilnya disalurkan langsung hingga ke tangan masyarakat yang berhak menerima.

Kegiatan mulia ini sekaligus menjadi sarana memperkokoh hubungan erat, saling percaya, dan kebersamaan antara para penggiat media dengan masyarakat luas yang menjadi mitra utama dalam setiap penyampaian informasi dan pemberitaan.

Menurut penjelasan Ketua AMKI Karawang, Endang Nupo, langkah yang dilakukan ini bukan sekadar tradisi keagamaan, melainkan perwujudan nyata tanggung jawab sosial organisasi. Ia menyampaikan pula bahwa hewan yang dikurbankan tersebut merupakan amanah dan perhatian yang diserahkan oleh Bupati Karawang, yang kemudian dikelola dan disalurkan kembali oleh pihak asosiasi, baik untuk dikongsikan kepada warga masyarakat maupun dibagikan di kalangan rekan-rekan awak media sendiri.

“Hewan kurban yang kami laksanakan dan bagikan ini merupakan amanah berharga yang diterima dari Bapak Bupati Karawang. Amanah ini kemudian kami lanjutkan penyalurannya, ditujukan bagi masyarakat sekitar serta rekan-rekan sejawat di lingkungan pers, sebagai wujud kebersamaan dan rasa syukur atas segala perhatian yang kami terima,” ungkap Endang Nupo.

Lebih lanjut ia berharap, kebaikan yang disalurkan berupa daging kurban ini dapat membawa kebahagiaan, kenikmatan, dan keberkahan berlimpah bagi setiap keluarga yang menerimanya, terlebih di momen istimewa yang penuh makna pengorbanan ini. Hal ini juga menjadi awal dan semangat bagi organisasi untuk terus berkarya dan memberi manfaat lebih besar lagi di masa mendatang.

“Harapan kami ke depan, AMKI senantiasa mampu meningkatkan peran dan kontribusinya, bahkan bisa berbuat lebih luas dan lebih besar lagi dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan serupa. Kami ingin kehadiran organisasi ini selalu membawa dampak positif dan kebaikan bagi lingkungan sekitar,” tambahnya penuh harap.

Dalam kesempatan itu, Endang juga menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Karawang serta sejumlah pihak perusahaan dan mitra yang telah ikut berperan serta mendukung kelancaran kegiatan ini. Segala ketulusan dan kebaikan tersebut diharapkan dicatat sebagai amal jariyah yang bernilai tinggi.

“Kepada seluruh pihak yang telah mendukung, kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Semoga apa yang telah disampaikan dan diterima masyarakat ini senantiasa bermanfaat, menebarkan kedamaian, dan membawa keberkahan yang berlipat ganda,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, AMKI Karawang menegaskan jati dirinya: keberadaan organisasi media tidak hanya berperan sebagai penyampai berita dan informasi, melainkan juga hadir menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat, berperan aktif dalam pembangunan, serta senantiasa menjadi mitra yang peduli dan bertanggung jawab bagi kemajuan dan kesejahteraan daerah.

 

•Sep

Kapolsek Cikampek Serahkan 4 Ekor Sapi dan Masjid Asy-Syuhada Berjumlah 4 Ekor Kambing

KARAWANG |Infokeadilan.com – Suasana penuh kekhusyukan, keharuan, dan keberkahan menyelimuti pelaksanaan ibadah Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Besar Asy-Syuhada, wilayah Cikampek Timur, Rabu (27/5/2026). Perayaan suci tahun ini terasa semakin istimewa dan bermakna, di mana lembaga ibadah masyarakat ini berhasil melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 8 ekor, terdiri dari 4 ekor sapi dan 4 ekor kambing, hasil sumbangan dan kebersamaan berbagai pihak.

Kegiatan dimulai sejak dini hari, ketika puluhan relawan, jajaran pengurus Dewan Kemakmuran Masjid, pemuda, remaja masjid, serta warga sekitar telah berkumpul dan bekerja bahu-membahu menyiapkan lokasi serta segala keperluan pelaksanaan. Seluruh rangkaian prosesi berjalan sangat tertib, aman, dan dilaksanakan sepenuhnya berlandaskan ketentuan serta tata cara syariat Islam yang benar. Penanggungjawab dan pemimpin jalannya prosesi tahun ini dipercayakan kepada Ustadz Deden, yang bertindak selaku Ketua Panitia Pelaksana Kurban.

Diketahui, amanah mulia tahun ini terkumpul dari dua sumber utama sumbangan, 4 ekor sapi merupakan wujud kepedulian dan keikhlasan dari Kapolsek Cikampek, Bapak Wahab. Sementara itu, 4 ekor kambing lainnya merupakan hasil partisipasi aktif dan kebersamaan seluruh jamaah setempat, yang dengan senang hati dan hati tulus menitipkan sebagian rezekinya untuk beribadah dan berbagi kebaikan.

Dalam pernyataannya, Ustadz Deden mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran serta jumlah amanah yang dipercayakan kepada pihak pengurus. Ia juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya bagi seluruh pihak yang telah berperan serta, baik dalam bentuk sumbangan tenaga maupun materi.

“Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah menitipkan amanah berharga berjumlah 8 ekor hewan kurban ini kepada kami, di Masjid Besar Asy-Syuhada. Kami sampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Kapolsek Cikampek, Wahab, serta seluruh jamaah yang telah memberikan kepercayaan penuh. Ucapan terima kasih juga kami tujukan bagi seluruh relawan yang dengan penuh ketulusan mencurahkan tenaga, bekerja seharian penuh tanpa mengharapkan balasan apa pun selain ridha Ilahi,” ungkap Ustadz Deden di sela kesibukan mengawasi jalannya kegiatan.

Segera setelah tahap penyembelihan, pengolahan, dan pemotongan selesai dilaksanakan, seluruh hasilnya dikemas menjadi ratusan bungkusan paket daging yang rapi dan layak. Penyaluran dilakukan dengan sasaran yang telah ditetapkan secara cermat, ditujukan langsung bagi seluruh jamaah, anak-anak yatim binaan masjid, golongan kaum dhuafa, para lansia, hingga warga masyarakat yang kurang mampu yang berdomisili di Cikampek Timur dan wilayah sekitarnya.

Momen paling menyentuh hati terasa jelas saat paket-paket kebaikan tersebut mulai diserahkan satu per satu. Terpancar wajah-wajah gembira, senyum bahagia, dan ucapan syukur tulus dari para penerima, khususnya kalangan lanjut usia dan anak-anak. Hal ini menjadi bukti nyata bagaimana makna hakiki Idul Adha  berbagi, mengasihi, dan peduli terwujud sepenuhnya menjadi kenyataan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Mewakili seluruh jajaran pengurus, Ustadz Deden Komarudin kembali menyampaikan apresiasi mendalam. Ia menyebutkan nama-nama donatur utama sebagai bentuk penghormatan atas ketulusan hati mereka, antara lain Bapak Kapolsek Wahab, Bapak Cepi beserta keluarga besarnya, juga seluruh relawan dan pendukung kegiatan.

Menutup acara dan pernyataannya, H. Pendi selaku pengurus mengingatkan kembali pesan luhur di balik seluruh kegiatan tersebut, serta memanjatkan doa agar segala usaha dan pengorbanan bernilai ibadah tinggi di sisi Allah SWT.

“Perayaan Idul Adha sejatinya mengajarkan kita semua nilai utama: keikhlasan, pengorbanan, dan kasih sayang sesama. Besar harapan dan doa kami, semoga Allah SWT menerima segala amal, niat, dan ibadah kurban yang telah kita laksanakan bersama ini, menjadikannya amalan yang kekal, serta ladang pahala yang berlimpah bagi kita semua dan seluruh yang terlibat. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin,” pungkasnya dengan nada haru dan penuh keyakinan.

Kebersamaan antara unsur keamanan, tokoh masyarakat, dan warga dalam satu tujuan mulia ini menjadi contoh indah persatuan, meneguhkan bahwa kekuatan terbesar tercipta ketika tangan-tangan saling bergandengan untuk kebaikan dan kesejahteraan sesama manusia.

 

•Edi Bahar