Beranda blog Halaman 164

Keluarga Korban Tuntut Keadilan : Dugaan Pembunuhan Di Bandung Disorot Karena Penanganan Hukum Yang Dinilai Tidak Adil

0

BANDUNG |infokeadilan.com — Sebuah spanduk berwarna merah mencolok yang terbentang di kawasan publik hari ini menjadi sorotan masyarakat. Dalam spanduk tersebut, seorang warga menyampaikan keluh kesah dan kekecewaannya terhadap proses penanganan kasus dugaan pembunuhan anaknya yang dilaporkan ke Polsek Panyileukan, Polrestabes Bandung, Polda Jawa Barat.

Melalui laporan polisi bernomor Lp/B/56/VIII/2025/SPK/Polsek Panyileukan/Polrestabes Bandung/Polda Jabar yang dibuat pada tanggal 1 Agustus 2025, pihak keluarga korban menilai adanya kejanggalan dan ketidakadilan dalam proses penyidikan. Dalam pernyataan yang tertulis, keluarga merasa penyidik kurang profesional dalam menangani kasus tersebut dan mempertanyakan mengapa pasal yang dikenakan kepada pelaku hanya Pasal 338 KUHP (Pembunuhan Biasa) dan Pasal 351 KUHP (Penganiayaan), bukan Pasal 340 KUHP (Pembunuhan Berencana).

“Kami merasa keadilan tidak ditegakkan secara semestinya. Anak saya meninggal dunia, tetapi pelaku hanya dikenakan pasal ringan. Padahal dari bukti dan pengakuan, seharusnya ini masuk kategori pembunuhan berencana,” Ungkap Susi Eliza Firdaus selaku pihak keluarga, Selasa (5/8/2025).

Dalam spanduk tersebut, keluarga juga menyinggung beberapa poin yang memperkuat dugaan bahwa tindakan pelaku dilakukan dengan niat dan kesengajaan, antara lain:

1. Pelaku membuat konten TikTok dengan bangga setelah kejadian.

2. Hilangnya rasa belas kasih saat melakukan aksi yang disebut sebagai balas dendam.

3. Celurit sebagai alat bukti belum diperiksa secara menyeluruh.

4. Hanya satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

Keluarga korban juga menanyakan apakah ada perlakuan hukum yang tidak setara karena pelaku berasal dari kalangan mampu, sementara mereka adalah warga biasa.

“Kami mohon keadilan dari Bapak Kapolda Jawa Barat. Kami percaya bahwa hukum seharusnya berlaku sama untuk semua warga negara, tidak memandang status ekonomi,” Tulisnya.

Saat ini, pihak keluarga mendesak agar penyidikan kasus ini ditangani lebih serius oleh Polda Jabar dengan mempertimbangkan semua bukti dan unsur-unsur yang mengarah pada pembunuhan berencana. Mereka berharap ada keadilan yang ditegakkan demi rasa kemanusiaan dan kebenaran hukum.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait permintaan keluarga korban tersebut.

 

•Dadan

Apel Pagi Gabungan ASN, PPPK, Non ASN, Dan Linmas Di Karawang Barat: Camat Tegaskan Komitmen Pelayanan Masyarakat

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Dalam rangka memperkuat sinergi dan kedisiplinan para aparatur di lingkungan Pemerintah Kecamatan Karawang Barat, telah dilaksanakan apel pagi gabungan pada Selasa, 5 Agustus 2025. Apel tersebut diikuti oleh ASN, PPPK, Non ASN, dan anggota Linmas yang bertugas di wilayah Kecamatan Karawang Barat, dan dipimpin langsung oleh Camat Karawang Barat.

Dalam amanatnya, Agus Somantri Camat Karawang Barat menekankan pentingnya meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan publik kepada masyarakat. Beliau mengingatkan seluruh jajaran untuk selalu bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan penuh tanggung jawab.

“Kita sebagai pelayan masyarakat harus memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan ramah. Jangan biarkan masyarakat menunggu terlalu lama atau merasa tidak dilayani dengan baik,” Tegasnya.

Selain itu, ia juga menghimbau agar setiap perangkat daerah memahami dan mendukung program-program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, khususnya yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, seperti :

Peningkatan pelayanan administrasi kependudukan

Penguatan keamanan dan ketertiban lingkungan melalui peran Linmas

Peningkatan kualitas sarana dan prasarana pelayanan publik

Program pemberdayaan masyarakat dan UMKM lokal

Beliau juga mengajak seluruh unsur kecamatan untuk senantiasa menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta proaktif dalam menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat.

“Tugas kita tidak hanya di balik meja, tapi juga hadir di tengah-tengah masyarakat. Dengarkan kebutuhan mereka, bantu selesaikan, dan beri solusi yang bijak,” Tambahnya.

Apel pagi gabungan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penyemangat bagi seluruh aparatur di wilayah Kecamatan Karawang Barat agar semakin tangguh dan responsif dalam mengemban tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.

 

•Red

Kepala Kesbangpol Karawang Hadiri Latihan Paskibra Jelang HUT RI Ke-80 Di Lapang Karangpawitan

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Dalam rangka mempersiapkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Karawang, Drs. Mahpudin, M.Si., menghadiri langsung kegiatan latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat Kabupaten Karawang yang dilaksanakan di lapang Karangpawitan, Senin (4/8/2025)

Kehadiran Kepala Kesbangpol Karawang ini sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada para anggota Paskibra yang tengah menjalani latihan intensif menjelang pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2025 mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Drs. Mahpudin, M.Si., menyampaikan apresiasi atas semangat dan kedisiplinan para peserta Paskibra yang merupakan perwakilan pelajar terbaik dari seluruh SMA/SMK se-Kabupaten Karawang.

“Kalian adalah generasi penerus bangsa yang terpilih dan dipercaya mengemban tugas mulia dalam momentum bersejarah ini. Jaga semangat, jaga kekompakan, dan terus berlatih dengan disiplin agar bisa memberikan penampilan terbaik pada hari H, nanti,” Ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran Paskibra tidak hanya sebatas pengibar bendera, namun juga sebagai duta pemuda yang menginspirasi semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.

Latihan Paskibra Karawang ini telah berlangsung sejak beberapa pekan terakhir dan akan terus digembleng hingga menjelang upacara HUT RI ke-80. Para pelatih, panitia, serta tim pendamping dari unsur TNI, Polri, dan Dinas terkait terus memantau perkembangan dan kesiapan peserta secara menyeluruh.

Kegiatan ini turut menjadi bagian penting dari agenda nasional dalam menanamkan nilai-nilai patriotisme, cinta tanah air, serta membentuk karakter pemuda yang tangguh dan berjiwa pemimpin.

 

•Red

Warga Dan Pengguna Jalan Keluhkan Lampu PJU Mati Di Jalan Purwasari-Tamelang

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Ruas Jalan Purwasari-Tamelang di Kabupaten Karawang dikeluhkan warga dan pengguna jalan akibat matinya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang membuat kondisi jalan gelap gulita di malam hari.

Menurut keterangan warga dan para pengendara yang melintas, lampu PJU sudah tidak berfungsi cukup lama. Situasi ini sangat membahayakan, terlebih karena jalan tersebut merupakan jalur alternatif pantura yang ramai dilewati kendaraan berat maupun pribadi.

“Kalau malam hari jalan jadi gelap total. Khawatir adanya lubang, jadi rawan kecelakaan,” Keluh salah satu pengguna jalan, Senin (4/8/2025) malam.

Senada dengan pengguna jalan lainnya yang mengkhawatirkan bahwa menurutnya kondisi tersebut memperbesar risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua yang lebih rentan.

Jalur Purwasari-Tamelang dikenal memiliki tingkat lalu lintas yang padat dengan kendaraan berat seperti truk dan bus yang kerap melintas.

Masyarakat berharap perhatian serius dari Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang untuk segera melakukan perbaikan dan mengaktifkan kembali lampu PJU di ruas jalan tersebut. Hal ini penting demi menjaga keselamatan pengendara serta kelancaran lalu lintas di jalur yang vital ini.

•Red

Sinergi Polres Banjar Dan Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Jagung di Bantaran Citanduy

0

BANJAR |infokeadilan.com – Dalam upaya nyata memperkuat ketahanan pangan nasional dan memanfaatkan lahan tidur secara optimal, Polres Banjar bersama Pemerintah Kota Banjar menggelar kegiatan penanaman jagung di lahan bantaran Sungai Citanduy, tepatnya di Dusun Randegan, Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Senin (4/8/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pertanian terpadu yang dilaksanakan serentak oleh jajaran Polri di berbagai wilayah Indonesia. Tujuannya adalah mengubah lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi sumber pangan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Simbolisasi penanaman dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Banjar, Dr. H. Spriana, M.Pd., didampingi Wakapolres Banjar, Kompol Danny Prasetya serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kompol Danny menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung kemandirian pangan lokal.

“Kami ingin hadir bukan hanya dalam aspek keamanan, tapi juga sebagai bagian dari solusi untuk ketahanan pangan masyarakat,” Ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan langsung kepada petani, secara simbolis diserahkan tiga paket benih jagung kepada Kelompok Tani Wijaya. Penanaman dilakukan secara gotong royong di lahan seluas dua hektare, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Program ini tidak hanya ditujukan untuk mendukung agenda nasional, tetapi juga mendorong pemberdayaan sektor pertanian lokal agar semakin produktif dan berkelanjutan. Dan diharapkan, langkah ini bisa menjadi contoh positif sekaligus awal dari gerakan pertanian yang lebih masif di wilayah Kota Banjar.**

 

Setelah Tiga Tahun Vakum, Yuliska Entertaimen Kembali Meriahkan Dunia Hiburan

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Dunia hiburan Karawang kembali diramaikan dengan hadirnya Yuliska Entertaimen, grup musik organ tunggal yang sempat vakum selama tiga tahun. Kini hadir dengan nama baru Yuliska Muda Entertaimen, grup ini siap kembali memeriahkan berbagai acara hajatan masyarakat.

Grup yang sebelumnya dikenal sebagai Yuliska Jaya Entertaimen ini dipimpin oleh Apang Apandi, warga Sentul, Dusun Purbasari, Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang. Ia mengungkapkan bahwa masa vakum yang cukup panjang bukan disebabkan oleh minimnya permintaan manggung, melainkan karena kondisi manajemen internal yang tidak stabil, terutama setelah kepergian sang istri tercinta.

“Memang selama beberapa tahun kami memilih untuk beristirahat dari aktivitas panggung. Bukan karena sepi job, tetapi karena secara manajemen kami belum siap melanjutkan. Kini, Alhamdulillah kami bangkit kembali dengan semangat baru dan nama baru: Yuliska Muda Entertaimen,” Ujar Apang Apandi saat diwawancarai tim media InfoKeadilan.com

Comeback perdana Yuliska Muda Entertaimen dimulai dari sebuah acara khitanan keluarga Bapak Eko di Kampung Dapur Areng, Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, Karawang. Penampilan mereka disambut hangat oleh para tamu undangan, menandakan antusiasme yang masih tinggi terhadap grup ini.

Dengan formasi personel dan artis yang berbeda dari sebelumnya, Yuliska Muda Entertaimen optimis dapat bersaing dan memberikan warna tersendiri di blantika musik organ tunggal Karawang.

“Harapan kami ke depan, semoga semakin banyak kesempatan tampil di berbagai acara. Kami siap memberikan hiburan terbaik untuk masyarakat. Musik dangdut adalah bagian dari kebudayaan yang harus kita jaga dan hidupkan bersama,” Pungkas Apang.

 

•Edi

Hujan Deras Guyur Jatiasih, Banjir Tak Terhindarkan – Warga dan Pengguna Jalan Harap Pemerintah Lebih Sigap

0

BEKASI | infokeadilan.com – Hujan deras yang turun sore ini membuat beberapa titik di wilayah Jatiasih, Bekasi, kembali digenangi banjir. Air yang meluap dari saluran dan sungai sekitar menyebabkan ruas-ruas jalan utama tergenang, bahkan sulit dilalui.

Tak sedikit warga dan pengguna jalan yang mengeluh. Banyak pengendara motor terpaksa berhenti atau putar balik karena genangan cukup tinggi. Sementara itu, beberapa mobil tampak nekat menerobos banjir jalan.

“Baru hujan sebentar, tapi air langsung naik. Saluran air kayaknya udah nggak mampu nahan debit air, sehingga terjadi banjir,” Ujar warga yang melintas, Senin (4/8/2025).

“Kita ngerti cuaca nggak bisa diprediksi, tapi kalau saluran air bagus dan ditata, mungkin nggak separah ini banjirnya,” Tambahnya.

Warga Berharap Ada Langkah Nyata

Warga dan pengguna jalan berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah, terutama dalam penanganan saluran air dan pencegahan banjir. Warga juga meminta agar pihak berwenang lebih tanggap dan cepat turun ke lapangan untuk segera menindaklanjut permasalahan ini.

Imbauan untuk Semua

Kepada masyarakat, khususnya yang berada di sekitar Jatiasih dan wilayah rawan banjir lainnya, diimbau untuk tetap berhati-hati. Jika tidak mendesak, lebih baik tunda perjalanan. Bagi yang harus tetap berkendara, pastikan kendaraan dalam kondisi siap dan hindari jalur banjir.
Semoga semua warga selamat, dalam keadaan sehat dan aman.

•Wan/Red

Sinergi DLH Bersama PUPR Karawang, Jaga Keasrian Dan Ketahanan RTH Alun Alun

0

KARAWANG |infokeadilan.com Pemerintah Kabupaten Karawang terus memperkuat langkah-langkah pemeliharaan dan penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH), terutama di kawasan vital seperti Alun-Alun Karawang. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kini bersinergi menangani berbagai persoalan teknis dan estetika demi menciptakan ruang publik yang nyaman, aman, dan lestari.

Kepala Bidang Pertamanan DLH Karawang, Dede Fram, mengungkapkan bahwa persiapan menghadapi musim hujan menjadi prioritas utama dalam penataan kali ini. Di antaranya adalah pengecekan saluran air dan penyusunan rencana agar aliran hujan tidak mengarah ke area basement.

“Kami sudah petakan titik rawan dan akan dipasang kanopi di beberapa akses masuk, supaya air hujan tidak langsung menyusup ke basement. Ini bagian dari upaya perlindungan menyeluruh,” Ujar Dede, Senin (4/8/2025) diruangan kantornya.

Pembagian tugas antar dinas pun telah dirancang secara rinci. DLH fokus pada sektor penghijauan dan perawatan tanaman, sementara PUPR menangani aspek fisik seperti normalisasi drainase, perbaikan saluran air, hingga pembangunan pagar pengaman taman.

Menurut Dede, pagar baru akan menggantikan pagar bambu yang sudah tidak lagi efektif.

“Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga pengamanan area agar tidak mudah diakses sembarangan,” Tambahnya.

Pekerjaan fisik dari pihak PUPR direncanakan mulai bergulir dalam dua minggu mendatang. Namun, sebagian program lanjutan kemungkinan akan masuk ke agenda tahun 2026, mengingat terbatasnya anggaran yang tersedia di tahun ini.

Tak hanya di pusat kota, DLH juga mendorong penanganan di wilayah lain. Salah satunya, pengusulan normalisasi saluran air di sekitar RTH Rengasdengklok yang rawan genangan saat musim hujan.

“Kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan fungsi RTH, baik sebagai paru-paru kota maupun ruang publik yang ramah masyarakat,” Ucap Dede menutup pernyataannya.

 

•Red

DLH Karawang Fokus Tata RTH Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Upaya pelestarian lingkungan terus digenjot oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang. Melalui program penataan ruang terbuka hijau (RTH) Rengasdengklok. DLH secara bertahap melakukan penghijauan di sejumlah titik wilayah, guna menciptakan kawasan yang asri sekaligus memiliki fungsi ekologis yang kuat.

Penataan ini dikoordinasikan oleh Bidang Pengendalian Pencemaran dan Keanekaragaman Hayati, salah satunya dengan metode persemaian tanaman dan penanaman berbagai jenis tanaman hias. Tak hanya memperindah kota, langkah ini juga dirancang agar berdampak terhadap keseimbangan lingkungan.

“Penataan RTH Rengasdengklok ini tidak sekadar soal estetika, tapi juga soal fungsi resapan air, keberlanjutan tanaman, hingga peranannya dalam mendukung keanekaragaman hayati,” ujar Kepala Bidang Pertamanan DLH Karawang, Dede Pram, saat ditemui pada Senin (4/8/2025).

Dede mengungkapkan bahwa proses penghijauan dilakukan melalui metode stek dan penyemaian dari biji, yang memerlukan waktu sekitar tiga bulan sebelum ditanam di lahan. Sejumlah titik yang masih kosong pun perlahan mulai diisi, dengan pendekatan bertahap agar hasilnya optimal.

Adapun jenis tanaman yang digunakan meliputi reulia putih, reulia ungu, kembang sepatu, bakung air mancur, heliconia berbagai jenis, dan tanaman pelengkap lainnya. Penanaman dilakukan berkelanjutan setiap bulan, agar tidak ada lahan terbengkalai terlalu lama.

“Kami punya sistem rotasi. Begitu satu lokasi selesai, langsung lanjut ke area berikutnya,” kata Dede.

Menariknya, beberapa pohon yang telah tumbuh menjadi habitat alami bagi burung-burung liar. Ini menjadi indikator positif bahwa area RTH mulai mendukung munculnya ekosistem baru di tengah kota.

Selain aspek penghijauan, DLH juga mengatur pola lanskap dengan sistem kotak-kotak di pelataran sebagai batas alami dan struktur dasar. Elemen kobakan atau cekungan tanah pun tetap dipertahankan agar dapat menampung air hujan secara alami dan mencegah genangan.

“Kalau semua diratakan atau disemen, air tidak akan tertampung. Maka kolam penampungan air di RTH, seperti di Rengasdengklok, tetap kami pelihara,” jelasnya.

Untuk mendukung perawatan tanaman, akses jalan dan sistem penyiraman di area persemaian juga telah ditata. Penyiraman dilakukan dengan sistem selang dan didampingi tenaga taman yang bertugas secara rutin.

“Kami terus berbenah. Meskipun belum sempurna, tapi kami pastikan semua berjalan sesuai rencana dan sesuai skala lahan,” pungkas Dede.

DLH Karawang berharap upaya ini tak hanya mempercantik ruang kota, namun juga memberi manfaat ekologis yang nyata—mulai dari peresapan air, pengendalian suhu, hingga menjadi habitat alami bagi flora dan fauna lokal.

DLH Karawang pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut menjaga, merawat, dan menghargai keberadaan ruang terbuka hijau. Karena lingkungan yang sehat dan asri adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.

 

•Red

DLH Karawang Ajak Warga Ajukan Permohonan Bibit Pohon Siap Tanam : “Jadilah Pahlawan Lingkungan, Wariskan Bumi yang Lebih Hijau Untuk Anak Cucu Kita”

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Dalam rangka mendukung program penghijauan dan pelestarian lingkungan hidup, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang membuka kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk mengajukan permohonan bibit pohon siap tanam secara gratis.

Melalui program ini, DLH Karawang mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab bersama. Warga yang ingin menanam pohon di lingkungan rumah, sekolah, kantor, ataupun lahan kosong lainnya, dipersilakan mengajukan permohonan secara langsung.

Cara pengajuan permohonan sangat mudah.

Warga cukup melakukan pemindaian (scan) barcode yang tersedia pada slide kedua unggahan resmi media sosial DLH Karawang. Surat permohonan dapat dikirim langsung ke Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang atau diunggah melalui tautan Google Drive yang tertera dalam barcode tersebut.

Dede Pram Kabid Pertamanan pada Dinas Lingkungan Hidup Karawang, dalam keterangannya menyampaikan,

“Kami mengajak seluruh warga Karawang untuk ikut serta dalam gerakan menanam pohon. Ini bukan sekadar program seremonial, tapi langkah nyata menyelamatkan lingkungan dari krisis perubahan iklim. Mari kita tanam hari ini untuk masa depan yang lebih baik.” Jelas Dede saat ditemui di kantornya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa dengan menanam pohon, setiap warga bisa menjadi pahlawan lingkungan.

“Satu pohon yang Anda tanam hari ini akan menjadi naungan, penyerap polusi, dan sumber oksigen bagi generasi mendatang. Jadilah pahlawan lingkungan, wariskan bumi yang lebih hijau untuk anak cucu kita,” Tambahnya.

DLH Karawang berharap program ini dapat menjadi gerakan kolektif yang memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Melalui partisipasi warga, Karawang yang hijau dan sejuk bukan hanya impian, melainkan kenyataan.

Ayo, tanam pohon mulai hari ini!
Hijaukan lingkunganmu, rawat alam sekitar, dan jadilah bagian dari perubahan positif untuk Karawang yang lebih lestari.

•Red