Beranda blog Halaman 166

Pasar Induk Jatibarang Indramayu Terbakar, Dua Unit Damkar Diterjunkan

0

INDRAMAYU |infokeadilan.com – Kebakaran hebat terjadi di Pasar Induk Jatibarang, Kabupaten Indramayu, pada Minggu dini hari (3/8/2025). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dan membuat panik para pedagang serta warga sekitar.

Menurut informasi yang dihimpun, api pertama kali muncul dari salah satu kios yang menjual produk frozen food. Diduga, korsleting listrik menjadi pemicu awal terjadinya kebakaran tersebut. Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar ke sejumlah kios lainnya.

Upaya pemadaman langsung dilakukan secara sigap oleh petugas pemadam kebakaran dibantu oleh warga sekitar yang ikut berjibaku memadamkan api. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indramayu menerjunkan dua unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.

Keterangan Saksi Mata, seorang pedagang sayur yang biasa berjualan di pasar tersebut, mengaku melihat kepulan asap dan api membumbung dari salah satu kios.

“Saya lagi beres-beres barang dagangan, tiba-tiba lihat asap tebal dari arah kios frozen food. Gak lama langsung terdengar ledakan kecil dan api mulai membesar,” Ujarnya.

Ia bersama warga lain langsung mencoba membantu dengan alat seadanya sebelum akhirnya petugas datang.

Hal senada disampaikan oleh salah satu petugas keamanan pasar.

“Saya langsung hubungi Damkar begitu lihat api sudah membesar. Untung cepat datang, kalau enggak, bisa lebih parah lagi,” Ucapnya.

Setelah upaya intensif selama kurang lebih tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan total sekitar pukul 05.00 WIB.

Belum ada laporan resmi mengenai jumlah kerugian maupun penyebab pasti kebakaran, namun dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kebakaran.

 

•Red

Sumber : Kontributor

Meriahkan Semarak HUT RI Ke 80 Di Desa Cikampek Kota, Turnamen Sepak Bola Kades Cup U-15 Resmi Dibuka

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Pemerintah Desa Cikampek Kota resmi membuka Turnamen Sepak Bola Kades Cup U-15. Acara pembukaan berlangsung meriah di Lapangan Mini Soccer yang berlokasi di samping Kantor Desa Cikampek Kota, Sabtu pagi (2/8/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Cikampek Kota Ahmad Nurdin, jajaran staf desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, Linmas, serta warga setempat yang antusias menyambut turnamen tersebut.

Usai seremoni pembukaan, pertandingan perdana digelar mempertemukan tim RW 03 Kampung Baru melawan tim RW 04 Dusun Karajan Remaja. Pertandingan berlangsung sportif dan tertib, sekaligus menjadi pembuka rangkaian laga antar klub sepak bola tingkat dusun se-Desa Cikampek Kota yang tergabung dalam kategori U-15.

Turnamen ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk sponsorship dari dealer resmi Honda Cikampek, yang ikut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan kepemudaan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Turnamen, Ade Hari, menyampaikan harapannya agar ajang Kades Cup ini menjadi wadah pembinaan generasi muda di bidang olahraga, khususnya sepak bola.

“Melalui turnamen ini, kami ingin mendorong munculnya atlet-atlet muda yang berprestasi, berbakat, dan memiliki daya saing. Ini juga menjadi bentuk edukasi olahraga sejak dini, agar lahir bibit-bibit unggul di Cikampek Kota yang kelak bisa mengharumkan nama desa bahkan daerah,” Ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara bertahap selama turnamen, guna membentuk tim terbaik perwakilan Desa Cikampek Kota untuk jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

Sementara itu, Kepala Desa Cikampek Kota, Ahmad Nurdin, dalam sambutannya mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang turut mendukung terselenggaranya turnamen ini. Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan hanya kompetisi olahraga, namun juga sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa persatuan antarwarga.

“Turnamen Kades Cup U-15 ini diharapkan menjadi momentum untuk membangun kebersamaan, menjaga semangat gotong royong, dan meningkatkan partisipasi pemuda dalam kegiatan positif. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses sebagai bagian dari semarak perayaan HUT RI ke-80,” Pungkasnya.

Turnamen Kades Cup U-15 akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan, dengan melibatkan klub-klub sepak bola perwakilan dari tiap dusun di Desa Cikampek Kota. Semangat sportivitas dan kebersamaan menjadi ruh utama dalam pelaksanaan ajang ini.

 

•Edi

Sambut HUT RI Ke 80, Polda Jabar Gelar Lodaya Bhayangkara Run 2025

0

BANDUNG |infokeadilan.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 serta menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar Lodaya Bhayangkara Run 2025 yang berlangsung meriah di kawasan Balai Kota Bandung, Sabtu (2/8/2025)

Kegiatan lari sejauh 8 kilometer ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., dan berhasil menyedot perhatian ribuan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, masyarakat umum, hingga personel TNI-Polri.

“Lodaya Bhayangkara Run ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ajang untuk mempererat sinergi antara TNI, Polri, masyarakat, dan pelajar dalam atmosfer kebersamaan yang sehat dan penuh semangat,” Ujar Irjen Pol. Rudi Setiawan saat membuka acara.

Acara diawali dengan pelepasan peserta oleh Kapolda Jabar, disaksikan oleh Wakapolda Jabar, para Pejabat Utama Polda Jabar, Kapolres jajaran, Wali Kota Bandung M. Farhan, serta para Ketua Bhayangkari dari berbagai tingkatan. Kemeriahan dan semangat peserta terpancar sepanjang acara, menciptakan suasana yang aman, tertib, dan penuh kegembiraan.

Dalam pelaksanaannya, Lodaya Bhayangkara Run 2025 dibagi ke dalam empat kategori lomba, yakni:

Master

Pelajar

TNI–Polri

Umum
Masing-masing kategori dibuka untuk peserta putra dan putri.

Prestasi gemilang juga ditorehkan oleh para juara yang mencatatkan waktu luar biasa. Rikki Simbolon, perwakilan dari kategori TNI–Polri putra, berhasil menyelesaikan lomba dalam waktu 24 menit 35 detik. Sementara dari kategori umum putri, nama Odekta Elvina Naibaho mencuat setelah finis dengan waktu 27 menit 42 detik.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi wadah untuk membangun semangat sportivitas, mendorong gaya hidup sehat, serta memperkuat kolaborasi antar elemen masyarakat dan institusi keamanan,” Tambah Irjen Pol. Rudi Setiawan di akhir sambutannya.

Lodaya Bhayangkara Run 2025 menjadi bukti nyata bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi sarana efektif dalam membangun solidaritas dan mempererat kebersamaan lintas instansi serta lapisan masyarakat. Diharapkan ajang serupa terus digelar secara berkelanjutan demi menciptakan masyarakat yang sehat, aktif, dan bersatu.

•Dan

 

Rumah Buruh Reyot Di Sabajaya Luput Perhatian Pemerintah

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Di Dusun Trijaya RT 03 RW 01, Desa Sabajaya, Kecamatan Tirtajaya, berdiri sebuah rumah yang tak lagi layak disebut tempat tinggal. Milik Ambih, seorang buruh harian lepas, rumah itu nyaris roboh dan bocor parah saat hujan turun. Di dalamnya, tinggal satu keluarga yang setiap hari hidup dalam ketakutan—takut atap ambruk, takut dinding runtuh, dan takut janji bantuan dari pemerintah hanya tinggal janji.

“Kalau hujan disertai angin, saya takut rumah ini roboh dan menimpa anak-istri saya,” Ujar Ambih, yang sudah bertahun-tahun menggantungkan hidup dari pekerjaan serabutan dengan penghasilan tak menentu.

Mirisnya, kondisi mengenaskan seperti ini belum juga mengetuk cepat tanggap pemerintah. Padahal, program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sudah digembar-gemborkan tiap tahun oleh Pemkab Karawang. Namun hingga hari ini, rumah Ambih masih berdiri rapuh, menanti keajaiban datang.

“Kami hanya berharap ada perhatian. Dari siapa pun, terutama dari pemerintah, melalui program apa saja—yang penting nyata, bukan hanya dalam data atau proposal,” Keluhnya, Sabtu, (2/8/2025) penuh harap.

Manah Sumiyati, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sabajaya yang juga turut prihatin, membenarkan bahwa pengajuan bantuan sudah dilakukan.

“Kami dari pihak desa sudah mengusulkan Ambih melalui jalur aspirasi dan pendataan resmi. Tapi sejauh ini belum ada realisasi,” Ungkapnya, Sabtu (2/8/2025).

Ia menilai, seharusnya Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Karawang bisa lebih peka dan cepat bertindak, mengingat kondisi rumah Ambih bukan sekadar tidak layak, tapi sudah mengancam keselamatan penghuninya.

“Pemerintah tidak boleh abai terhadap warga seperti Pak Ambih. Ini bukan hanya soal bantuan rumah, tapi soal hak dasar warga negara untuk hidup dengan aman dan layak,” Tandas Manah.

Di tengah gegap gempita pembangunan dan klaim kemajuan daerah, nasib rakyat kecil seperti Ambih seakan terpinggirkan. Apakah rumah reyot di Sabajaya ini harus benar-benar roboh dulu, baru bantuan datang ?

 

•Red

Dari Laut ke Podium Juara, Anak Nelayan Asal Pakisjaya Raih Emas Nasional di Ajang Fornas VIII

0

 

KARAWANG |infokeadilan.com — Tangis haru menyelimuti rumah sederhana keluarga Komarudin di Desa Pakisjaya, Karawang Utara. Momen penuh emosi itu pecah setelah sang anak sulung, Muhammad Faizul Arham (15), berdiri gagah di podium juara, menyabet medali emas cabang olahraga pencak silat pada Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) ke-VIII di Nusa Tenggara Barat.

“Dengar kabar dari grup Fornas, langsung gemetar. Kami sekeluarga menangis, bukan karena sedih, tapi terharu. Anak nelayan bisa sampai ke tingkat nasional,” Ucap Komarudin dengan suara bergetar saat diwawancarai melalui sambungan telepon pada Sabtu (2/8/2025).

Kemenangan Faizul tak hadir dalam sekejap. Di balik prestasi itu, tersimpan kisah perjuangan panjang dari sebuah keluarga pesisir yang hidup dalam kesederhanaan. Komarudin, seorang nelayan yang menyusuri laut sejak subuh demi menghidupi keluarga, dan sang istri, Supriyati, yang mengelola usaha fotokopi kecil di rumah, selalu menjadi tumpuan dan sumber kekuatan Faizul.

Sejak usia enam tahun, Faizul telah menekuni dunia pencak silat. Perjalanan awalnya tak mudah. Mereka harus bolak-balik menempuh jarak jauh dari Pakisjaya ke Lubang Buaya, Bekasi, demi menemani Faizul berlatih di salah satu perguruan silat.

“Kami bertiga naik motor, berangkat jam empat sore, kadang baru sampai rumah jam dua belas malam. Tapi demi Faizul, kami jalani,” Kenang Komarudin.

Setelah tiga tahun berlatih di Bekasi, alasan keamanan membuat keluarga memutuskan untuk memindahkan Faizul ke PS Gaya Murni di bawah asuhan Guru Besar Tamin Miharja, yang lebih dekat dengan tempat tinggal. Sejak duduk di bangku kelas 1 SMP, Faizul terus mengasah kemampuannya, menghadapi jatuh bangun dalam latihan, tanpa pernah kehilangan semangat.

Kini, Faizul duduk di SMKN 1 Pakisjaya. Ia sudah pernah mengikuti berbagai kejuaraan tingkat daerah di Karawang, Bekasi, hingga Bogor. Meski belum pernah menyabet juara pertama, ia selalu pulang membawa penghargaan. Hingga akhirnya, jerih payah itu terbayar lunas dengan medali emas di ajang nasional.

“Buat saya, bukan soal medali. Ini tentang harapan dan pembuktian bahwa anak pesisir pun bisa berbicara di kancah nasional. Mimpi tak harus mahal, yang penting keluarga tetap jadi tempat pulang dan sumber semangat,” tutur Komarudin.

Faizul membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Di tengah segala kesederhanaan, ia tumbuh menjadi sosok tangguh dengan semangat juang tinggi.

“Yang penting tetap jaga etika, rendah hati, dan jangan lupa asal-usul,” Pesan sang ayah dengan penuh makna.

 

•Red

Warga Miskin Menjerit, Rumah Kakek di Batujaya Terancam Ambruk, Bantuan Tak Kunjung Tiba

0

KARAWANG |infokeadilan.com
Di ujung pelosok Desa Karyabakti, Kecamatan Batujaya, sebuah rumah tua berdiri dalam kondisi memprihatinkan. Rumah itu milik Misnan, seorang buruh tani yang tinggal bersama anaknya. Di balik tembok bambu rapuh dan lantai tanah becek, mereka menjalani hidup dalam kondisi serba kekurangan dan penuh kekhawatiran.

Bangunan semi permanen itu nyaris tak layak disebut rumah. Atapnya bocor parah, tiang penyangga tampak rapuh termakan usia, dan dindingnya berderak setiap kali angin berhembus. Misnan, dengan suara lirih, menggambarkan situasi malam harinya yang mencekam.

“Setiap turun hujan, saya hanya bisa memeluk anak saya. Takut kalau tiba-tiba rumah ini rubuh. Rasanya seperti menunggu ajal datang,” ucapnya penuh getir saat ditemui di kediamannya di Dusun Cikeruh, RT 09/05 Desa Karyabakti Batujaya, Sabtu (2/8/2025).

Permohonan bantuan perbaikan rumah telah diajukan pemerintah desa sejak awal tahun melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Bahkan, data Misnan sudah dimasukkan ke dalam sistem aplikasi desa SI IMAH dan dikirimkan ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Karawang.

Namun, hingga memasuki bulan Agustus 2025, belum ada kepastian. Bantuan yang diharapkan tak kunjung datang. Seorang perangkat desa yang tak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pihak desa telah melakukan semua prosedur sesuai aturan.

“Data Pak Misnan sudah ada di sistem sejak Januari. Tapi belum ada realisasi atau informasi dari dinas terkait sampai sekarang,” Ujarnya.

Kondisi ini memantik keprihatinan warga sekitar. Mereka menyebut rumah tersebut sangat rentan roboh dan bisa membahayakan jiwa penghuninya kapan saja. Sayangnya, mereka juga tak berdaya untuk membantu lebih jauh.

“Kalau sampai ada korban dulu baru pemerintah bergerak, itu namanya sudah terlambat,” Tutur salah seorang warga dengan nada kecewa.

Kisah Misnan menjadi simbol nyata lemahnya tanggapan pemerintah terhadap warga miskin yang membutuhkan. Di tengah tumpukan data dan proses administratif, keselamatan manusia nyaris tak terlihat prioritasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak DPRKP Kabupaten Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan realisasi bantuan Rutilahu untuk warga Desa Karyabakti tersebut.

 

•Red

Penerima Manfaat Program Rutilahu di Karawang Rasakan Kebahagiaan : Rumah Baru, Harapan Baru

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Rasa syukur dan kebahagiaan menyelimuti hati Kaisan dan Idah, warga Dusun Pilar, Desa Rawasari, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang. Keduanya merupakan penerima manfaat dari Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP).

Program Rutilahu ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) poin pertama, yaitu mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Kaisan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati Karawang, H. Aep, yang telah menghadirkan solusi tempat tinggal yang layak bagi keluarganya. Saat ini, pembangunan rumahnya hampir rampung dan hanya tinggal menunggu hitungan hari untuk ditempati.

“Alhamdulillah, rumah kami sudah hampir selesai. Terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk memiliki rumah yang lebih baik. Semoga program ini terus dilanjutkan dan bisa dirasakan juga oleh warga lain yang benar-benar membutuhkan,” ujar Kaisan, Sabtu (02/08/2025).

Ungkapan serupa disampaikan Idah, yang merasa terbantu dengan adanya program ini. Ia juga membantah isu adanya pungutan terhadap pekerja bangunan dalam proses pembangunan rumahnya.

“Terima kasih untuk program Pak Bupati Karawang. Soal isu memberikan uang ke tukang, itu tidak benar. Saya hanya membantu membeli arugan karena memang kurang, dan itu pun atas inisiatif sendiri, bukan karena diminta atau dipaksa,” tuturnya.

Sementara itu, Salep selaku mandor pelaksana di lapangan mengatakan bahwa program Rutilahu bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga menghadirkan harapan dan masa depan yang lebih baik.

“Program ini adalah bentuk kepedulian pemerintah dalam memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak dan nyaman. Rumah yang sehat bisa menjadi fondasi untuk menciptakan keluarga yang sejahtera dan anak-anak yang tumbuh dengan baik,” ujar Salep.

Ia menambahkan, dengan adanya rumah yang layak, masyarakat bisa hidup lebih bermartabat dan produktif. Program ini juga menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Karawang yang lebih baik.

 

•Red

Karang Taruna Karawang Kukuhkan Tujuh Unit Teknis, Dhani Sudirman: Dukung Karawang Maju, Karang Taruna Maju

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Karang Taruna Kabupaten Karawang resmi melantik dan mengukuhkan tujuh Unit Teknis Karang Taruna (UTKT) dalam sebuah acara yang digelar di Aula Husni Hamid, Komplek Pemda Karawang, Sabtu (2/8/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penguatan struktur organisasi dalam mendukung program “Karawang Maju – Karang Taruna Maju”.

Pelantikan dilakukan berdasarkan Permensos No. 25 Tahun 2019 dan AD/ART Karang Taruna, yang memungkinkan pembentukan unit teknis sesuai kebutuhan pengembangan organisasi dan program kerja. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Muspida, Dinas Sosial, Disparbud, Dinkop, Damkar, Satpol PP, serta pengurus Karang Taruna tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Karawang, Dr. (C) Dhani Sudirman, ST, SE, MM, menegaskan bahwa pembentukan tujuh UTKT bertujuan memfokuskan kinerja Karang Taruna dalam pemberdayaan generasi muda dan penguatan peran sosial di masyarakat.

“Setiap unit teknis memiliki struktur tersendiri dan fokus kerja masing-masing, sebagai upaya mendukung pembangunan daerah,” Ujar Dhani.

Adapun tujuh unit teknis yang dilantik meliputi :

Garda Sakti Sekata

Rescue

Dinkatara (IT)

BUMKT (Badan Usaha Milik Karang Taruna)

Lembaga Bantuan Hukum (LBH)

Training Center

Unit Teknis Seni Budaya

Dalam kesempatan yang sama, Karang Taruna juga menandatangani nota kesepahaman dengan STIT Rakeyan Santang Karawang untuk program beasiswa pendidikan tinggi bagi anggota dan pengurus Karang Taruna se-Kabupaten Karawang.

Dengan terbentuknya unit-unit ini, Karang Taruna Karawang optimis dapat lebih fokus, adaptif, dan progresif dalam menjawab tantangan serta kebutuhan masyarakat.

•Fai

Tim Medis Rai Medical Team Karawang Sigap Tangani Korban Kecelakaan Lalu Lintas Di Jalan Veteran

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Dalam upaya memberikan layanan cepat dan tanggap kepada masyarakat, Tim Medis Rai Medical Team Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan. Pada Sabtu malam, (01/08/2025), tim medis dari layanan Ambulance Rai Medical merespons cepat kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Veteran, tepatnya di wilayah Gading Elok 1, Karawang.

Korban yang mengalami luka lecet dan sesak napas segera mendapat pertolongan pertama di lokasi kejadian. Setelah dilakukan pemeriksaan awal dan penanganan medis darurat, korban langsung dirujuk ke RSUD Karawang untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Aksi cepat dan sigap yang dilakukan oleh tim medis di bawah koordinasi Rai Medical Team Karawang mendapat apresiasi dari warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut. Layanan ini menjadi bukti nyata pentingnya keberadaan ambulans swasta yang responsif dan profesional di tengah masyarakat.

“Kami dari Rai Medical Team Karawang selalu siap memberikan respon cepat dalam situasi darurat, termasuk kecelakaan lalu lintas seperti yang terjadi di Jl. Veteran menuju Gading Elok 1 malam ini. Prioritas kami adalah keselamatan dan penanganan cepat bagi setiap korban yang membutuhkan pertolongan medis.” Ucap Raihan.

“Alhamdulillah, tim kami berhasil memberikan pertolongan pertama kepada korban yang mengalami luka lecet dan sesak napas, dan telah dirujuk ke RSUD Karawang untuk penanganan lebih lanjut.” Ujarnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat sekitar yang turut membantu kelancaran proses evakuasi. Semoga korban segera pulih dan kami akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat dalam memberikan layanan kesehatan darurat terbaik.” Jelas Raihan selaku Owner Rai Medical Team Karawang

Selain sebagai layanan medis darurat, Rai Medical Team Karawang juga membuka layanan kemanusiaan 24 jam untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan pertolongan pertama, rujukan rumah sakit, maupun kegiatan sosial lainnya.

Kontak Layanan Ambulance :

Raihan (Owner): 0813-1343-5011

Ari (Admin): 0838-2352-2293

Rai Medical Team Karawang — Mitra Kemanusiaan Anda di Saat Genting.

Cepat, Sigap, dan Peduli.

 

•Red

Dugaan Perkelahian Di Jalan Tuparev Karawang Sebabkan Kemacetan Sementara

0

KARAWANG |infokeadilan.com  – Telah terjadi dugaan perkelahian di Jalan Tuparev, tepatnya di dekat kawasan Alun-Alun Karawang, pada Jumat (1/8/2025).

Menurut informasi yang dihimpun dari laporan warga sekitar, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB dan sempat menghebohkan pengguna jalan serta masyarakat sekitar lokasi kejadian.

Warga setempat yang melihat langsung kejadian itu dengan sigap melerai pertikaian hingga situasi berhasil dikendalikan dan tanpa adanya laporan korban luka serius. Meski demikian, insiden ini sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar Jalan Tuparev mengalami kemacetan cukup padat dan merayap, terutama dari arah Karawang Barat menuju pusat kota.

Hingga berita ini ditayangkan, belum diketahui secara pasti penyebab perkelahian tersebut, namun aparat berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap motif serta kronologi kejadian.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing isu liar yang beredar di media sosial, serta disarankan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan kejadian serupa.***