Beranda blog Halaman 201

Tujuh Petugas Lapas Banjarmasin Naik Pangkat, Kanwil Ditjenpas Kalsel Apresiasi Kinerja SDM Pemasyarakatan

0

BANJARMASIN | infokeadilan.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan terus memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan. Salah satu wujudnya terlihat dalam apel pagi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin, yang dirangkai dengan penyematan kenaikan pangkat bagi tujuh orang petugas, Senin (19/5/2025).

Apel pagi dilaksanakan di halaman luar Lapas dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Akhmad Herriansyah, serta diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan petugas. Dalam amanatnya, Kalapas menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja, sekaligus menjadi amanah baru yang harus dijalankan dengan lebih baik.

“Kenaikan pangkat bukan hanya simbol, tetapi juga bentuk tanggung jawab baru yang harus diiringi dengan peningkatan integritas dan profesionalitas,” ujar Kalapas.

Setelah apel, prosesi penyematan tanda pangkat dilakukan kepada para petugas yang mendapatkan kenaikan pangkat. Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai momen tersebut sebagai bentuk penghargaan terhadap pengabdian dalam menjalankan tugas-tugas pemasyarakatan.

Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan yang terus mendorong pembinaan pegawai dan pelaksanaan reformasi birokrasi di seluruh satuan kerja, termasuk Lapas Banjarmasin.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Kalapas bersama pejabat struktural dan seluruh petugas memberikan ucapan selamat kepada ketujuh petugas yang menerima kenaikan pangkat. Semangat kebersamaan dan motivasi kerja menjadi nilai yang ditekankan untuk terus menjaga marwah institusi pemasyarakatan.

•Han

Wabup Karawang Ikuti Rakor Sosialisasi Inpres Nomor 9 Tahun 2025 Dan Pengendalian Inflasi

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Wakil Bupati Karawang H. Maslani mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi yang digelar secara daring oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Bertempat di Bale Prasuti Gedung Singaperbangsa, Senin (19/5/2025).

Dalam kesempatan tersebut, membahas terkait berbagai langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi salah satunya yaitu percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyebutkan terkait upaya pemerintah pusat untuk mengendalikan inflasi dan membangun ketahanan ekonomi terutama dalam pelaksanaan program strategis nasional tingkat desa/kelurahan.

la juga mewajibkan kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Dinas Koperasi dan UMKM dan Kepala Dinas Desa dalam mendorong serta mengawasi pembentukan koperasi Merah Putih di daerah masing-masing.

Pada Instruksi tersebut juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) lintas kementerian dan lembaga yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

Satgas tersebut terdiri dari tim tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota. Salah satu tujuannya yaitu memutus rantai pasok panjang yang menyebabkan harga bahan pokok tinggi, serta menanggulangi maraknya praktik tengkulak, hingga pinjaman online ilegal yang merugikan masyarakat desa.

 

•Red

Cegah Penyebaran DBD, Camat Muhana Ajak Warga Palumbonsari Kerja Bakti Dengan Fogging

0

KARAWANG |infokeadilan.com -Pemerintah Kecamatan Karawang Timur mengadakan kegiatan bersih-bersih lingkungan dan fogging. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap peningkatan jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Inisiatif Plt. Camat Kartim Muhana menggerakan dan mengajak perangkat, aparatur pemerintahannya serta elemen masyarakat melakukan upaya-upaya pengendalian secara berkesinambungan untuk meminimalkan kasus tersebut.

“Memanfaatkan hari libur, Kerja bakti pembersihan lingkungan dan pelaksanaan fogging bersama Kolaborasi Satgas Regu Reaksi Cepat (RRC) sapu bersih, pemerintah kelurahan Palumbonsari, rt/rw dan masyarakat Perum Buana Asri Palumbonsari. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama daerah yang rawan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, serta mengurangi risiko penularan Demam Berdarah Dengue (DBD).” Ucap Camat Muhana.

Lanjutnya, Bersih-bersih lingkungan dan fogging adalah dua upaya penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, khususnya dalam mencegah penularan penyakit seperti demam berdarah (DBD).

“Kami laksanakan bersama dan Agar masyarakat menyadari penting nya menjaga kebersihan lingkungan selain terhindar dari musibah banjir juga menghindari penyakit yg disebabkan lingkungan yg kumuh dan kotor seperti demam berdarah.” Tuturnya

Muhana menambahkan, Secara massal kita harus melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Antara lain, melakukan pemantauan jentik terhadap tempat-tempat penampungan air, serta barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tampungan air,

Ia pun berharap, agenda ini dapat terus dilakukan secara konsisten. Karena memang, dalam penanganan atau pencegahan kasus DBD dibutuhkan kerja sama semua pihak untuk rutin melakukan 3M, yaitu mengubur, menguras dan menutup.

Ia pun menegaskan, fogging dalam kasus DBD bukan solusi paling utama. Pelaksanaann fogging harus berdasarkan indikasi, artinya tidak sembarang.

“Kami mengimbau, kepada seluruh masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan. Terutama, dari genangan-genangan air yang menyebabkan nyamuk DBD ini berkembang biak,” Pungkasnya.

 

•Fai

Dinilai Tak Sesuai Perkum, Tolak Pemecatan Lima Pengurus NU, Ini Yang Ungkapkan Wakil Rois Syuriah

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Pemecatan yang di lakukan oleh Deden Permana, selaku ketua PCNU Karawang terhadap lima orang pengurus, pada rapat Pleno Syuriah dan Tanfidziyah 28 April 2025, yang di tuangkan dalam Surat Nomor 48/PC.01/A.I.02.44/1119/04/2025, mendapatkan penolakan dari Wakil Rois Syuriah PCNU Karawang KH.Nunu Ahmad Faridz, di pondok pesantren Al-Hasyim Pakisjaya, Minggu (19/5/2025).

Kiai Nunu mengatakan, Pemecatan terhadap lima pengurus yaitu Abdul Majid (Wakil Ketua), Ahmad Nahrowi (Wakil Sekretaris), Yopi Kurniawan (Wakil Sekretaris), Jaa Maliki (‘Awan) dan Nurali (‘Awan), sangat tidak mendasar dan tidak memiliki argumentasi yang kuat.

“Kalo pemecatan alasannya karena tidak aktif, masih banyak pegurus lain yang tidak aktif, sepengetahuan saya justru lima orang tadi itu merupakan pengurus aktif, bahkan beberapa kerja mereka begitu signifikan, seperti mereka menjadi tim pembentukan pengurus MWCNU 30 Kecamatan, mereka juga merupakan tim kepanitiaan PD PKPNU pertamakali di Karawang, bahkan mereka pernah di berikan tugas langsung oleh PBNU untuk memverifikasi dan penertiban Aset Wakaf NU di Karawang”. Ungkap pimpinan ponpes Al-hasyim ini.

“Dan banyak keaktifan mereka lainnya, tentu sebelum Deden menyeret PCNU karawang masuk kedalam urusan politik praktis, mendukung salah satu pasangan calon pada pilkada karawang 2024.” Ungkapnya

Kiai Nunu pun memaparkan bahwa Rapat pleno tersebut di hadiri tidak lebih dari lima belas persen dari jumlah pengurus harian, padahal Perkum mengatur harus di hadiri setengah lebih satu, artinya rapat ini tidak memenuhi kuorum seperti yang di atur dalam Perkum NU tentang Tatacara Rapat BAB IX pasal 21.

Di tempat terpisah, Ahmad Nahrowi mengungkapkan, ” karena ini organisasi, proses pemecatan itu harus melalui tahapan, seperti adanya surat teguran atau peringatan, setelah itu lanjut dengan tabayun (klarifikasi), bukan sebaliknya di pecat dulu baru di minta tabayun (klarifikasi), ini namanya kebelinger tidak faham mekanisme organisasi”.

 

•Fai

Polwan Polda Kalsel Ukir Prestasi Dalam Ajang Antangin Bromo KOM 2025

0

KALIMANTAN SELATAN |infokeadilan.com  – Antangin Bromo KOM adalah signature event Mainsepeda yang setiap tahun diikuti oleh ribuan peserta, dari dalam maupun luar negeri. ”Naik Hajinya Pesepeda” demikian sebutan para cyclist tanah air untuk Antangin Bromo KOM 2025.

Event bersepeda menanjak ini dilaksanakan pada hari Sabtu (17/5/2025) diikuti oleh goweser Polda Kalsel yang dipimpin oleh Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Kelana Jaya, S.I.K., M.H.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan Dir Resnarkoba Polda Kalsel beserta personel Polda Kalsel dan ribuan goweser memulai Start dari Polda Jawa Timur melewati rute flat dari Kota Pahlawan menuju Pasuruan yang menjadi pitstop. Dari Pasuruan, para goweser menuju rute menanjak sampai finish di puncak Wonokitri.

Total para peserta menempuh perjalanan 100 km dengan rute menanjak hampir 2.000 meter.

Dalam ajang ini personel Polda Kalsel atas nama Bripda Yunia Angelly Syahdat berhasil meraih podium 1 kategori Queen of Montain Women TNI-POLRI.

Atas capaian tersebut, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. memberikan apresiasi tinggi kepada goweser Polda Kalsel khususnya Bripda Yunia atas prestasi gemilangnya meraih posisi pertama dalam kategori Queen of Mountain Women TNI-POLRI pada ajang Antangin Bromo KOM.

“Capaian ini tidak hanya mengharumkan nama Polda Kalsel, tetapi juga membuktikan bahwa personel Polri mampu berprestasi di bidang olahraga,” Terang Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas.

Kapolda Kalsel menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian Bripda Yunia.

“Ini adalah bukti bahwa personel Polri tidak hanya unggul dalam pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memiliki talenta di berbagai bidang, termasuk olahraga. Semoga prestasi ini memotivasi rekan-rekan lain untuk terus berprestasi,” Pungkasnya.

Beliau juga berharap agar Bripda Yunia dan goweser Polda Kalsel dapat mempertahankan konsistensi dan meraih lebih banyak prestasi di masa mendatang.

“Keberhasilan Bripda Yunia di Gowes Antangin Broko KOM 2025 menjadi inspirasi dan menjadi motivasi bagi personel Polri, khususnya di Kalimantan Selatan, untuk terus berkomitmen dalam meraih prestasi di tengah tugas pengabdian kepada masyarakat.” Tutupnya.

 

•Han

Wabah DBD Serang Desa Kertasari, 17 Orang Terjangkit, Warga Minta Tindakan Pihak Terkait

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) menghantui warga Desa Kertasari Kecamatan Rengasdengklok Karawang.

Dari informasi yang di dapat, sedikitnya 17 orang warga dilaporkan terjangkit dalam beberapa pekan terakhir, mayoritas anak-anak dan lansia. Ironisnya, hingga kini belum ada tindakan konkret dari pihak Puskesmas Rengasdengklok meski permintaan fogging telah diajukan sejak awal munculnya kasus.

Dede Kepala Dusun Desa Kertasari  mengungkapkan, sebagai langkah darurat pihaknya telah mengajukan permohonan fogging untuk menekan penyebaran virus yang dibawa nyamuk Aedes aegypti.

“Kami sudah ajukan fogging ke Puskesmas sejak beberapa waktu lalu, tapi belum ada realisasi. Korban terus bertambah, warga mulai resah,” Jelas Dede, Minggu (18/05/2025).

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak Puskesmas hanya menjanjikan akan melakukan pendataan ke lokasi, akan tetapi belum ada kepastian kapan akan menindak lanjut.

Menurut Dede, kini ada sejumlah warga yang terinfeksi telah dirawat intensif di fasilitas kesehatan setempat.

“Kondisi ini semakin mengkhawatirkan seiring meningkatnya intensitas hujan, yang menjadi pemicu berkembang biaknya jentik nyamuk. Yanto salah seorang warga Desa Kertasari mendesak pemerintah segera bertindak sebelum wabah meluas lebih parah.” Terangnya.

“Kami butuh tindakan nyata, bukan janji. Fogging harus segera dilakukan dan warga perlu diedukasi agar bisa memberantas sarang nyamuk secara mandiri,” Pungkasnya.

 

•Red/Jk

Sah, Dua Pengurus Markas Cabang Resmi Di Kukuhkan Ketum LSM Barak Indonesia

0

KARAWANG | infokeadilan.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM BARAK (Barisan Rakyat) Indonesia resmi mengukuhkan dua Markas Cabang (MARCAB) sekaligus, yakni MARCAB Kabupaten Bekasi dan MARCAB Kota Bogor. Pengukuhan ini dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP LSM BARAK Indonesia, Freddy Y. Patty, S.H., dalam acara yang digelar di Markas Besar DPP, Sabtu (17/5/2025).

Dalam sambutannya, Sekjen Freddy mengamanatkan kepada kedua pimpinan MARCAB agar menjadikan organisasi ini sebagai wadah perjuangan rakyat yang nyata, serta mampu mengibarkan panji-panji LSM BARAK Indonesia di setiap sudut wilayah teritorialnya. Ia juga menekankan pentingnya loyalitas dan integritas sebagai pondasi utama dalam membesarkan organisasi.

“Saya berharap Kabupaten Bekasi dan Kota Bogor menjadi motor penggerak organisasi di wilayah Jawa Barat. Kibarkan semangat perjuangan, hadirkan solusi nyata bagi masyarakat, dan jadikan LSM BARAK Indonesia sebagai kekuatan rakyat yang berdaya guna,” Pesan Freddy.

Haerul Siap Jadikan LSM BARAK Indonesia Rumah Perjuangan Warga Bekasi

Haerul, yang resmi dikukuhkan sebagai Ketua MARCAB Kabupaten Bekasi, menyampaikan komitmennya untuk terus memperluas jaringan organisasi hingga ke pelosok-pelosok desa. Ia menegaskan, prioritas utama setelah pelengkapan struktur kepengurusan adalah memperkuat solidaritas dan meningkatkan kesejahteraan seluruh jajaran.

“Tentunya memperkuat solidaritas dengan mengangkat derajat organisasi dan kesejahteraan seluruh pengurus serta anggotanya menjadi prioritas utama, setelah selesai membereskan seluruh kelengkapan pengurus Markas Cabang,” Ucap Haerul.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga marwah organisasi, menjunjung tinggi kepentingan bersama, serta mengesampingkan kepentingan pribadi demi kemajuan organisasi.

“LSM BARAK Indonesia bukan tempat untuk mencari keuntungan pribadi. Ini rumah bersama untuk memperjuangkan hak-hak rakyat dan menjadi garda terdepan dalam pengawasan sosial di Bekasi,” Tegasnya.

Yolvianto Fokus Lindungi Warga Bogor dari Jerat Oknum Leasing

Sementara itu, Yolvianto selaku Ketua MARCAB Kota Bogor menegaskan bahwa sejak awal masa kepemimpinannya, pihaknya telah bergerak aktif membantu masyarakat, khususnya dalam melindungi warga dari praktik kotor oknum leasing dan kolektor yang meresahkan.

“Kami MARCAB Kota Bogor akan konsisten membesarkan LSM BARAK Indonesia ke seluruh wilayah. Untuk saat ini, kami lebih konsentrasi melindungi masyarakat dari jeratan oknum leasing dan kolektor. Ini menjadi prioritas awal kami sebelum menata seluruh fokus organisasi ke arah yang lebih luas,” Ungkap Yolvianto.

Ia menambahkan bahwa perjuangan LSM BARAK Indonesia Kota Bogor tak akan berhenti di situ. Dalam waktu dekat, pihaknya akan memperluas konsentrasi pada bidang kesehatan, pendidikan, serta mendorong peran aktif dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin jadi pelindung masyarakat kecil, pembela hak-hak dasar warga, sekaligus kontrol sosial yang tegas namun konstruktif bagi pemerintah. Inilah semangat kami membesarkan LSM BARAK Indonesia di Bogor,” Pungkasnya.

Pengukuhan dua MARCAB ini menjadi langkah awal yang strategis bagi penguatan posisi LSM BARAK Indonesia di wilayah Jawa Barat. Diharapkan kehadiran dua kepengurusan baru ini mampu mempercepat transformasi peran LSM sebagai mitra kritis pembangunan yang mengakar di tengah masyarakat.

•Red

Acara Pembacaan Tausiyah Maulid Habsyi Dan Tausyiah Rohani Di Lapas Banjarmasin

0

BANJARMASIN | infokeadilan.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan melalui Lapas Kelas IIA Banjarmasin kembali menggelar kegiatan Jum’at Taqwa yang rutin diisi dengan pembacaan Maulid Habsyi, syair-syair pujian kepada Rasulullah SAW, serta tausyiah agama oleh Ustadz Mahyudin dari Kementerian Agama Kota Banjarmasin. Kegiatan yang penuh kehangatan dan khidmat ini diikuti oleh warga binaan dengan antusiasme tinggi. Jumat (16/5/2025).

Dalam tausiyahnya, Ustadz Mahyudin mengajak warga binaan untuk senantiasa bersyukur atas kesempatan mendapatkan pembinaan rohani selama menjalani masa pembinaan. Ia menekankan pentingnya menjaga hati agar tetap hidup dan terbuka terhadap kebaikan.

“Bersyukur atas pembinaan rohani ini adalah kunci agar hati tetap hidup dan selalu terjaga dari segala bentuk kejahatan,” Ucapnya.

Lebih jauh, Ustadz Mahyudin menjelaskan tanda-tanda hati yang mulai mati, sebagai peringatan bagi seluruh hadirin agar senantiasa introspeksi diri. Menurutnya, hati yang mati ditandai dengan beberapa ciri, antara lain:
1. Kehilangan rasa takut kepada Allah — Ketika seseorang sudah tidak merasa gentar atau takut akan azab Allah, maka hatinya mulai membeku dari cahaya iman.
2. Tidak peduli terhadap amal kebaikan — Hati yang mati akan membuat seseorang tidak memiliki keinginan untuk berbuat baik atau menjauhi dosa.
3 Keras dan tertutup terhadap nasihat — Orang dengan hati yang mati sulit menerima nasihat dan teguran, bahkan cenderung menolak kebaikan.
4. Bersikap sombong dan takabur — Hati yang mati cenderung dipenuhi kesombongan yang menutupi rasa rendah hati dan kasih sayang.

Ustadz Mahyudin mengingatkan agar semua warga binaan terus berusaha menghidupkan hati dengan memperbanyak dzikir, doa, dan amal shalih. “Hati yang hidup adalah sumber keberkahan dan kebahagiaan dunia akhirat,” Tuturnya.

Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat) Lapas Kelas IIA Banjarmasin, M. Junaidi, menyampaikan bahwa kegiatan Jum’at Taqwa ini menjadi bagian penting dari pembinaan spiritual warga binaan.

“Melalui pembacaan Maulid Habsyi dan tausyiah, kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran dan rasa syukur di hati warga binaan, sehingga mereka semakin termotivasi untuk memperbaiki diri dan menjalani proses pembinaan dengan penuh kesungguhan,” Jelasnya.

Diwawancara secara terpisah, Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Heriansyah, menyampaikan apresiasi atas kegiatan Jum’at Taqwa ini.

“Kegiatan seperti ini sangat penting sebagai sarana pembinaan rohani yang menyejukkan hati dan membentuk karakter religius warga binaan. Kami terus mendukung agar pembinaan spiritual dapat berjalan optimal sebagai bagian dari rehabilitasi menuju perubahan positif,” Ujarnya.

“Kegiatan Jum’at Taqwa ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang konsisten digalakkan oleh Lapas Kelas IIA Banjarmasin untuk membentuk karakter religius dan spiritual warga binaan, sehingga mereka dapat menjadi insan yang lebih baik saat kembali ke masyarakat.” Pungkasnya.

 

•Han

Hilwa Batrisyia Rachman Jadi Siswi Terbaik Di Puncak Pelepasan MTs NU Putri 3 Buntet Pesantren

0

CIREBON | Infokeadilan.com
Di tengah gemuruh tepuk tangan dan suasana haru yang menyelimuti GOR Mbah Muqoyyim Buntet Pesantren, satu nama menggema dengan penuh kebanggaan: Hilwa Batrisyia Rachman. Siswi kelas IX C MTs NU Putri 3 Buntet asal dari Indramayu, dinobatkan sebagai lulusan terbaik Angkatan ke-53 Tahun Pelajaran 2024/2025, dalam acara pelepasan yang digela, Sabtu (17/5/2025).

Hilwa tak hanya unggul dalam nilai akademik, dibuktikan dengan selalu menjadi peringkat pertama sejak kelas VII sampai dengan Kelas IX tetapi juga sering memboyong tropi sebagai juara pada lomba studi Matematika dan Cerdas Cermat pengetahuan umum dan MIPA mewakili almamaternya di tingkat kabupaten Cirebon. Sehari2 dia tinggal dan menimba ilmu agama di pesantren al istiqomah 2, Hal ini menjadikannya sosok pelajar yang komplet: cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan mempunyai dasar pendidikan agama di pesantren.

“Prestasi Hilwa adalah cerminan semangat juang dan dedikasi yang luar biasa. Ia menunjukkan bahwa disiplin, ketekunan, dan akhlak yang baik bisa berjalan beriringan,” Ucap Kepala MTs NU Putri 3, KH. Abdul Rahman, M.Pd.

Acara pelepasan bertema “Bersama Kita Bersinar” itu menjadi panggung perpisahan penuh makna bagi ratusan siswi yang telah menempuh pendidikan selama tiga tahun. Namun, di antara sorotan mata dan lensa kamera, Hilwa tampak mencuri perhatian. Wajahnya bersinar, bukan hanya karena berkumpul dengan teman temannya tapi karena pancaran prestasinya yang akhirnya menuai kebahagiaan.

Uswatun Hasanah, sebagai orang tuanya tak kuasa menahan haru saat nama putrinya disebut sebagai lulusan terbaik pertama.

“Kami sekeluarga sangat bersyukur. Semoga Hilwa bisa terus melangkah lebih baik dan kelak menjadi anak yang bermanfaat bagi keluarga, agama dan bangsa di dunia dan akhirat, Aamiin ” Ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Momen emosional semakin terasa saat tim paduan suara membawakan lagu hymne guru dan lagu2 perpisahan. Suara mereka bergetar, namun penuh semangat, menyuarakan tekad untuk terus melangkah ke depan. Tak sedikit hadirin yang turut meneteskan air mata, larut dalam suasana yang penuh cinta dan kenangan.

Penampilan dari perwakilan siswi dan pembacaan puisi serta drama juga menjadi warna tersendiri dalam acara ini. Namun, sorotan terhadap Hilwa menjadi magnet yang menguatkan pesan: madrasah bukan hanya tempat belajar, tetapi kawah candradimuka bagi generasi hebat.

Hilwa adalah bukti nyata bahwa perempuan muda pesantren bisa bersinar terang di mana pun ia berada. Dan hari itu, di panggung pelepasan siswi di Buntet Pesantren Astanajapura, sinarnya menyentuh banyak hati teman teman dan wali siswa yang mengaguminya.

 

•Uswah

MTs NU Putri 3 Buntet Pesantren, Gelar Pelepasan Siswi Kelas IX Angkatan Ke 53

0

CIREBON | Infokeadilan.com
MTs NU Putri 3 Buntet menggelar acara pelepasan bagi siswi kelas IX Tahun Pelajaran 2024/2025 Angkatan ke-53 di GOR Mbah Muqoyyim, Buntet Pesantren, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (17/5/2025).

Kegiatan bertema “Bersama Kita Bersinar” ini menjadi momen perpisahan yang penuh haru dan kebanggaan bagi para lulusan, guru, orang tua, serta jajaran pengurus pesantren.

Sebanyak ratusan siswi yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun dilepas secara resmi dalam suasana khidmat. Prosesi turut dimeriahkan dengan penampilan seni dari para siswa, seperti pembacaan puisi, tarian tradisional, dan lagu perpisahan yang menggugah emosi hadirin.

Kepala MTs NU Putri 3, KH. Abdul Rahman, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian siswi dan dedikasi para guru dalam membimbing selama proses pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Momentum ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan panjang menuju masa depan. Kami berharap seluruh lulusan mampu menjadi perempuan yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia,” Ucapnya.

Puncak acara ditandai dengan pengumuman siswi berprestasi. Hilwa Batrisyia Rachman dinobatkan sebagai siswi terbaik pertama berdasarkan pencapaian akademik serta partisipasi aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler.

Acara ini juga menjadi refleksi atas perjuangan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendidikan di madrasah. Para siswi tampil anggun dalam busana terbaik, menambah kekhidmatan momen pelepasan yang telah dipersiapkan dengan matang.

Uswatun Hasanah, ibunda dari Hilwa mengungkapkan rasa bangga dan harunya saat mendengar dan menyaksikan prestasi putrinya sebagai lulusan terbaik pertama.

“Kami selaku orang tua merasa senang dan haru atas prestasi anak. Semoga ilmunya berkah, bermanfaat dan kelak tercapai semua cita2nya. Bagi orangtua yang tidak kalah penting adalah menjadi anak yang selalu berbakti, berakhlak mulia dan salehah,” Tuturnya.

Sementara itu, wali kelas 9C, Muzayyin Mabruri, S.Pd., menyatakan bahwa seluruh guru merasa terharu dan bangga atas pencapaian para siswi.

“Acara pelepasan ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras siswi, tetapi juga menjadi motivasi bagi adik kelas untuk terus berprestasi.” Ujarnya singkat.

MTs NU Putri 3 Buntet berharap momen ini menjadi kenangan berharga bagi alumni dalam menapaki fase kehidupan berikutnya.

 

 

•Uswah