Beranda blog Halaman 206

Sopan Dan Tegas, Petugas Lapas Banjarmasin Lakukan Pemeriksaan Di Ruang Khusus

0

BANJARMASIN | infokeadilan.com — Dengan menjunjung tinggi moto “Sopan dalam ucapan, tegas dalam bertindak”, petugas Lapas Kelas IIA Banjarmasin melaksanakan pemeriksaan barang bawaan dan pemeriksaan badan terhadap keluarga warga binaan yang datang berkunjung. Pemeriksaan dilakukan di ruang pemeriksaan khusus, sebagai bagian dari prosedur pengamanan yang ketat namun humanis, Senin (5/05/2025).

Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk ke dalam area lapas, serta untuk menjaga situasi tetap aman dan tertib. Setiap pengunjung diperiksa dengan pendekatan yang sopan dan profesional, namun tetap mengedepankan ketegasan dan kejelasan prosedur.

“Pemeriksaan dilakukan sesuai standar yang berlaku. Kami ingin memastikan keamanan lapas tetap terjaga, tanpa mengurangi kenyamanan dan hak-hak para pengunjung,” ujar salah satu petugas jaga.

Ruang pemeriksaan menjadi titik penting dalam sistem pengamanan kunjungan, yang tidak hanya berfungsi sebagai kontrol fisik tetapi juga sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi pelanggaran.

Dengan terus menjaga keseimbangan antara pelayanan publik dan sistem keamanan, Lapas Kelas IIA Banjarmasin berkomitmen untuk menjadi lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan manusiawi.

•Han

Rapat Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Pancawati Sukses Digelar, Siap Jadi Contoh Kemandirian Dalam Pengelolaan Ekonomi

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Desa Pancawati Kecamatan Klari Kabupaten Karawang gelar rapat Musyawarah Khusus (Musdesus) pembentukan struktur  Koperasi Desa Merah Putih Pancawati (KDMPP) yang di hadiri langsung oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang dan Kepala Desa Pancawati, Selasa (6/5/2025).

Hadir dalam rapat tersebut Bhabinsa TNI dan Polri, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan perwakilan warga.

Ketua Koperasi Desa Merah Putih Pancawati Iwan Kurniawan  Menekankan pentingnya koperasi sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Pembentukan koperasi ini penting sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat desa serta sebagai sarana untuk memperkuat kemandirian warga sebagaimana program Presiden RI Prabowo Subianto.” Ucapnya.

“Koperasi ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk menggerakkan perekonomian masyarakat Desa Pancawati. Melalui koperasi ini, kita bisa membangun kekuatan ekonomi bersama, dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” Tandasnya.

Sementara itu tempat yang sama Wakil Ketua 1 Bidang Usaha Anton Subagja menyambut positif rencana pembentukan koperasi tersebut.

“Rencana ini tentunya disambut positif oleh para peserta rapat yang terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga. Pembentukan koperasi ini nantinya akan melibatkan berbagai elemen masyarakat agar pelaksanaannya bisa berjalan transparan dan inklusif.” Ujar Anton.

“Kami menyambut baik pembentukan yang memang menjadi bagian daripada kemandirian desa untuk lebih meningkatkan peran masyarakat memajukan desa  dengan adanya koperasi Merah Putih ini, dan akan menjadi pondasi kekuatan ekonomi desa di sektor yang nantinya di tentukan dalam rapat selanjutnya oleh pengurus koperasi Merah Putih.” Terangnya

“Dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih di Desa Pancawati ini semoga menjadi semngat baru bagi masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam pengelolaan koprasi ini, dengan semangat gotong royong , insya allah bisa mewujudkan kemandirian dalam hal perekonomian di desa Kami.” Tutupnya

 

•Fai

Diduga Lalai, OPD Tirtajaya Gunakan Kendaraan Dinas Menunggak Pajak Selama 4 Tahun

0

KARAWANG |infokeadilan.com – OPD Kecamatan Tirtajaya, diduga lalai dalam tanggung jawabnya terhadap kendaraan dinas yang diketahui menunggak pajak selama empat tahun. Ironisnya, kendaraan tersebut masih aktif digunakan untuk berbagai kegiatan

Dikonfirmasi oleh awak media pada Senin (6/4/2025), Camat Duloh tidak menampik adanya tunggakan pajak kendaraan dinas tersebut.

“Iya kang, itu mobil PKK Kecamatan, ga tau siapa yang pakai. Ya kadang dipakai ke Rengasdengklok buat belanja keperluan kegiatan,” Ungkap Duloh

Ia mengaku baru teringat setelah dikonfirmasi wartawan terkait persoalan pajak kendaraan yang belum dilunasi.

“Terima kasih juga akang telah mengingatkan saya terkait pajak yang masih menunggak. Saya akan segera mengurusnya, kebetulan ada program ini terkait pajak kendaraan. Biar Pak Usep saja yang mengurusnya, ya paling lambat dua minggu lah,” Tandasnya.

Menurutnya, keterlambatan pembayaran pajak itu terjadi lantaran padatnya aktivitas pekerjaan yang dijalaninya.

Pernyataan ini langsung menuai sorotan tajam dari berbagai pihak, termasuk Sekretaris DPC GMPI Tirtajaya, Wawan Gunawan. Ia menilai kelalaian tersebut merupakan bentuk ketidakpatuhan terhadap aturan yang semestinya dijunjung tinggi oleh seorang pejabat publik.

“Seharusnya pejabat publik, dalam hal ini penyelenggara negara yang menggunakan kendaraan dinas, harus menaati ketentuan yang berlaku. Baik itu dalam pemeliharaan, perawatan, ataupun administrasi pajaknya. Bukan memberikan contoh yang tidak baik terhadap masyarakat, karena ini bisa menimbulkan segudang pertanyaan publik dan jelas pelanggaran terhadap ketentuan pemerintah,” Tegas Wawan.

Senada, Kepala BPKAD Kabupaten Karawang, H. Asep Hazar juga menekankan pentingnya kepatuhan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terhadap kewajiban administrasi negara.

“OPD harus bayar,” ujarnya singkat saat dimintai keterangan oleh media.

Sebagaimana diketahui, kelalaian dalam membayar pajak kendaraan dinas bukan hanya dapat menimbulkan denda administratif, tetapi juga potensi pidana kurungan serta pencabutan registrasi kendaraan. Lebih dari itu, citra pemerintah daerah turut dipertaruhkan dalam kasus semacam ini, mengingat kendaraan dinas adalah aset negara yang harus dikelola secara tertib dan profesional.

Publik kini menanti tindak lanjut konkret dari pihak kecamatan Tirtajaya untuk segera menyelesaikan tunggakan tersebut dan memberikan contoh yang baik dalam tata kelola aset negara.

 

•Red

Kolaborasi Band Asteda Dan Musik Panting Hibur Keluarga Warga Binaan Di Lapas Banjarmasin

0

BANJARMASIN | infokeadilan.com — Suasana Lapas Kelas IIA Banjarmasin terasa lebih hidup dan penuh kehangatan saat Band Asteda dan Kelompok Musik Panting Asteda tampil menghibur para pengunjung yang datang menjenguk keluarga mereka. Senin (5/05/2025).

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Lapas Banjarmasin dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan menyentuh sisi emosional para warga binaan serta keluarganya.

Alunan musik dan lagu-lagu bernuansa positif membawa suasana yang menyentuh hati di area kunjungan. Momen ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menunjukkan keberhasilan pembinaan di bidang seni musik yang secara rutin digelar di dalam lapas.

“Kami ingin memberikan ruang ekspresi bagi warga binaan sekaligus memberikan nuansa berbeda kepada keluarga yang datang. Musik bisa menjadi jembatan emosi yang mempererat hubungan,” ujar M. Junaidi, Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), dalam wawancara terpisah.

Salman Farsi, selaku Pembina Kegiatan Musik UU Panting dan Band Asteda, turut menyampaikan rasa bangganya atas semangat dan komitmen warga binaan.

“Setiap penampilan mereka adalah hasil dari latihan dan proses panjang. Ini bukan hanya hiburan, tetapi juga bentuk pembinaan karakter dan kerja sama tim. Kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan punya potensi besar,” ungkapnya.

Penampilan ini disambut antusias oleh para pengunjung. Banyak keluarga yang tampak bahagia dan terharu melihat anggota keluarga mereka bisa tampil percaya diri dan produktif di hadapan publik.

Melalui kegiatan seni ini, Lapas Kelas IIA Banjarmasin terus berupaya menciptakan pembinaan yang menyentuh sisi spiritual, sosial, dan emosional warga binaan demi mempersiapkan mereka menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat.

•Han

Kasubsi Berikan Arahan Kepada Tahanan Baru Di Lapas Banjarmasin

0

BANJARMASIN | infokeadilan.com — Guna menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan lingkungan yang tertib, Kasubsi Keamanan, Putra Ariyanto, memberikan arahan langsung kepada para tahanan baru yang masuk ke Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Senin (5/05/2025).

Dalam kegiatan ini, Putra didampingi oleh petugas Kamtib, yang turut memberikan pemahaman dasar kepada para tahanan mengenai aturan internal, norma sosial di dalam lapas, serta pentingnya menjaga sikap dan perilaku.

Arahan ini merupakan bagian dari langkah deteksi dini terhadap potensi konflik, sekaligus menjadi bentuk pembinaan awal yang bertujuan menciptakan suasana yang aman dan kondusif di dalam lingkungan pemasyarakatan.

“Kami ingin memastikan bahwa sejak hari pertama, para tahanan memahami aturan dan budaya yang berlaku di Lapas. Ini langkah penting agar proses pembinaan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya gangguan,” ujar Putra Ariyanto dalam keterangannya.

Melalui pendekatan yang persuasif dan humanis, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan kesadaran kepada para tahanan untuk menjalani masa hukuman dengan sikap positif dan semangat perubahan.

 

•Han

Terciduk ! Toyota Avanza Pelat Merah Melaju Dijalan Rengasdengklok-Batujaya Karawang Diduga Telat Pajak Sejak 2021

0

KARAWANG |infokeadilan.com
Sebuah mobil dinas berpelat merah terciduk melaju kencang di jalan raya Rengasdengklok-Batujaya pada Senin (5/5/2025) siang. Kendaraan jenis Toyota Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi T 1019 F itu sontak mencuri perhatian, bukan hanya karena lajunya yang kencang, tapi juga karena dugaan kuat bahwa pajak kendaraannya sudah mati sejak empat tahun lalu.

Berdasarkan tangkapan layar kamera wartawan yang mengabadikan momen tersebut, terlihat jelas pada pelat nomor bagian bawah terdapat tulisan “04-21” yang mengindikasikan masa berlaku pajak terakhir berakhir pada April 2021. Hal ini memunculkan dugaan bahwa mobil tersebut belum membayar pajak kendaraan selama empat tahun.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu pun angkat bicara.

“Saya lihat mobil itu plat merah, tapi masa iya pajaknya mati? Soalnya saya lihat langsung tulisannya 04-21. Harusnya sebagai kendaraan dinas, pajaknya diperhatikan dong,” Ucap warga Kecamatan Tirtajaya kepada awak media.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui instansi mana yang bertanggung jawab atas kendaraan dinas tersebut. Tidak ada logo dinas yang menempel di bodi mobil, dan belum ada keterangan resmi dari pihak manapun terkait kepemilikan maupun status pajaknya.

Penggunaan kendaraan dinas dengan pajak mati menjadi ironi tersendiri bagi Kabupaten Karawang. Seharusnya, kendaraan operasional pemerintah menjadi contoh dalam hal kepatuhan administrasi, termasuk pembayaran pajak sesuai dengan amanat Undang Undang.

“Pemerintah harus memberikan contoh yang baik. Kalau kendaraan dinas saja nunggak pajak, bagaimana bisa mengedukasi masyarakat soal pentingnya taat pajak ?. Seyogyanya sebagai penyelenggaran negara bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.”  Cetus salah satu aktivis pemuda Karawang yang enggan disebutkan namanya.

“Bukankah kepada masyarakat selalu di sosialisasikan untuk patuh dan taat membayar pajak ? Tapi kok kenapa justru dia sendiri yang lalai pada kewajiban membayar pajak, gimana dong ?.” Pungkasnya dengan nada tanya.

Dugaan ini menambah daftar panjang sorotan publik terhadap pengelolaan kendaraan dinas di Karawang. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah tegas dan melakukan penelusuran terhadap mobil tersebut, demi menjaga kepercayaan publik dan menunjukkan tanggung jawab sebagai penyelenggara negara.

 

•Red

Pemkab Bekasi Gelar Rapat Musrenbang RPJMD 2025-2029, Bupati : Wujudkan Pembangunan Yang Inklusif Dan Berkeadilan

0

BEKASI |infokeadilan.com – Pemkab Bekasi bersama Bappeda menggelar Musrenbang RPJMD 2025-2029.

Rapat Musrenbang RPJMD yang digelar di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat pada Senin (5/5/2025) tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk menyatukan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan.

Bupati Ade menegaskan bahwa pembangunan harus inklusif, berkeadilan, dan menyentuh kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok rentan.

Foto : Ade Kuswara Kunang Bupati Bekasi

“Dengan Musrenbang RPJMD ini diharapkan dapat meningkatkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan dan menyentuh kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok rentan.” Jelasnya.

“Prioritas pembangunan mencakup ini dibidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sarana prasarana, dan ketenagakerjaan yang selaras dengan Asta Cita Presiden serta visi-misi Kepala Daerah.” Tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron menyatakan bahwa DPRD siap menjadi mitra aktif dalam pengawasan pembangunan.

“Kami siap untuk menjadi mitra aktif dan pengawas dalam pembangunan demi kemajuan Kabupaten Bekasi yang lebih baik di berbagai bidang.” Singkatnya.

Rapat Musrenbang ini juga menghasilkan kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Bupati, Ketua DPRD, dan perangkat daerah sebagai dasar pelaksanaan RPJMD 2025-2029.

 

•Wan/Red

Ratusan Warga Karawang Ikut Seleksi Program Magang Ke Jepang

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Ratusan peserta asal Karawang, mengikuti program seleksi magang ke Jepang, program ini merupakan program untuk peningkatan skill dan kompetensi bagi masyarakat yang ingin bekerja di Jepang. Seleksi tahap pertama ini dilakukan di Aula Husni Hamid, Senin (5/52025).

Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE mengatakan, program magang ke Jepang merupakan kesempatan emas bagi masyarakat Karawang untuk menunjukkan bahwa masyarakat Karawang, adalah masyarakat yang siap berdaya saing dan berkompetensi.

“Program dari kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan IM Japan harus dimanfaatkan dengan baik. Karena, akan ada banyak ilmu, pengalaman dan relasi yang baik untuk masa depan. Apalagi, para peserta yang lolos, akan bisa berbahasa Jepang.” Ucapnya.

“Bahasa Jepang yang dikuasai menjadi nilai lebih ketika nanti pulang kembali di Indonesia. Contoh di Karawang, banyak perusahaan dari Jepang yang investasi. Ini sangat bagus dan bisa jadi nilai lebih,” Tandas Bupati.

Bupati berharap agar peserta bersungguh-sungguh dalam menjalani seleksi ini.

“Pesan saya, jaga nama baik Karawang, buktikan bahwa warga Karawang memiliki kompetensi dan kemampuan untuk bersaing dengan yang lainnya. Semangat,” Terangnya dengan memberikan semangat kepada peserta magang.

Sementara itu, Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan, Sholahudin mengatakan, para peserta akan menjalani serangkaian test, yakni tes matematika, tes fisik, tes ketahanan fisik, dan wawancara.

Melansir dari laman jepang.magangIn.id, Program pemagangan ke Jepang merupakan hasil kerja sama antara Kemnaker dengan International Manpower Development Organization, Japan (IM Japan).

Program ini dimulai pada tahun 1993, dan hingga saat ini telah meluluskan lebih dari 45.000 alumni. Program Magang ke Jepang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis (Hard Skill) para peserta sesuai dengan kejuruan/jabatan yang diikuti.

 

•Red

RSUD Rengasdengklok Bukan Mangkrak, Dinkes Karawang : Bangunan Sudah Rampung Desember 2024, Siap Layani Warga Usai Penuhi Syarat

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Neni Rosnani berikan klarifikasi terkait ramainya pemberitaan di media online terkait pembangunan RSUD Rengasdengklok yang di nilai belum rampung.

Dikatakan Neni ketika dikomfirmasi jurnalis infokeadilan.com mengatakan, pembangunan RSUD Rengasdengklok tidak mangkrak bahkan pembangunanya pun sudah selesai sejak bulan Desember 2024 lalu dan saat ini sedang dalam masa pemeliharaan selama 12 bulan.

“Bahwa RSUD Rengadengklok tidak mangkrak, pembangunan sudah selesai di Desember 2024 dan sedang masa pemeliharaan selama 12 bulan.” Jelas Neni kepada awak media, Minggu (4/5/2025)

Lebih lanjut Neni menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang mempersiapkan berbagai proses persyaratan yang wajib di penuhi sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Kami sedang mempersiapkan sarana prasarana, peralatan kesehatan, obat dan lain lain, karena sebuah rumah sakit bisa beroperasi apabila sudah terpenuhi semua syarat syaratnya. Dan sampai bulan ini kami sedang melakukan proses pemenuhan persyaratan itu.” Tandasnya.

•Red

WBP Lapas Banjarmasin, Bangun Semangat Kebersamaan Dan Silaturahmi Dengan Bermain Bola

0

BANJARMASIN | infokeadilan.com — Suasana pagi di Lapas Kelas IIA Banjarmasin terlihat penuh semangat ketika sejumlah warga binaan berkumpul di lapangan untuk bermain sepak bola. Kegiatan ini bukan hanya sekadar sarana hiburan, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan di antara um sesama warga binaan, Minggu (4/05/2025).

Melalui kegiatan ini, warga binaan dapat melepas penat dan kejenuhan dari rutinitas harian, sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas serta saling menghargai. Pertandingan yang berlangsung dengan penuh semangat ini dikawal langsung oleh petugas, memastikan jalannya kegiatan tetap aman dan tertib.

“Kegiatan olahraga seperti ini kami dorong agar warga binaan tidak hanya sehat jasmani, tetapi juga lebih akrab satu sama lain. Ini menjadi salah satu cara membangun nilai-nilai sosial di dalam lapas,” Ucap Kasubsi Bimkemaswat, M. Junaidi, dalam wawancara terpisah.

Salah satu warga binaan, Didi (nama samaran), mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan tersebut. “Main bola ini bikin saya semangat lagi. Selain buat tubuh sehat, kami juga bisa lebih dekat dan saling mengenal. Rasanya seperti punya keluarga baru di sini,” Ujarnya.

Dengan suasana kebersamaan yang terjalin lewat sepak bola, kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan mental dan sosial warga binaan dalam menghadapi kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

•Han