Beranda blog Halaman 208

Wabup Karawang Dan Camat Kotabaru Buka Pameran Dan Kontes Bonsai

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Wakil Bupati H. Maslani dan Camat Kotabaru Hj Idah Hamidah secara resmi membuka pameran dan Bursa Bonsai yang diselenggarakan oleh PPBI cabang Karawang Community di halaman kantor Camat Kotabaru, Sabtu (3/5/2025)

Acara tersebut merupakan event nasional yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) cabang Karawang dengan mengusung tema “The Spirit Of Bonsai Pangkal Perjuangan 2”.

Dalam kesempatan tersebut hadir Ketua Umum PPBI, Ketua Cabang PPBI, Kepala Perangkat Daerah dan para pecinta bonsai seluruh Indonesia.

Ketua panitia kegiatan, Endin Saepudin atau yang akrab disapa kang Gepeng mengatakan, sebanyak 590 bonsai ada dalam kontes yang diselenggarakan tersebut.

“Pada kontes bonsai kali ini terdapat sekitar 590 bonsai dari berbagai jenis tanaman. Alhamdulillah, antusiasme peserta yang mengikuti pameran ini cukup banyak. Terlihat tidak hanya dari Kabupaten Karawang saja, tetapi dari luar daerahpun ada di antaranya dari Bekasi juga ada bahkan dari Kabupaten Bogor, Tanggerang dan lain sebagainya.” Jelas Endin kepada jurnalis infokeadilan.com

“Selanjutnya dengan adanya pameran bonsai ini diharap dapat menarik para penggiat bonsai baru.” Tambahnya.

“Semoga kedepannya dunia pecinta bonsai yang ada di Kabupaten Karawang secara umum dapat terus maju dan berkembang pesat.” Harapnya.

“Dan ditahun berikutnya kegiatan ini bisa diselenggarakan kembali dengan pameran bonsai yang lebih besar dan spektakuler.” Pungkasnya.

Wabup Karawang H. Maslani yang didampingi Camat Kotabaru Hj Idah Hamidah, menyampaikan apresiasi kepada para panitia atas terselenggaranya pameran tersebut.

Ia juga menekankan akan pentingnya kegiatan seperti ini guna mempererat tali silaturahmi antar komunitas sekaligus mempromosikan seni dan keindahan bonsai diKabupaten Karawang dan sekitarnya.

Dengan digelarnya pameran dan kontes bonsai, hal itu membuktikan para penggiat dan pecinta bonsai di Kabupaten Karawang khusunya sudah mampu menciptakan tanaman bonsai yang berkualitas.

 

•Edi

Rapat Persiapan Sertijab Kalapas Banjarmasin, Plh Kalapas Tekankan Sinergi Dan Kesiapan Panitia

0

BANJARMASIN | infokeadilan.com — Dalam rangka menyambut agenda Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banjarmasin, jajaran internal Lapas Banjarmasin menggelar rapat persiapan pada Jumat (2/05/2025) pagi.

Rapat dipimpin langsung oleh Plh. Kalapas, Hutan Triwibowo, dan dihadiri oleh seluruh pejabat struktural eselon IV dan V, serta pegawai pelaksana dari unsur Jabatan Fungsional Umum (JFU) dan Jabatan Fungsional Tertentu (JFT).

Fokus utama rapat kali ini adalah penyusunan kepanitiaan yang akan bertugas dalam pelaksanaan kegiatan Sertijab Kalapas. Dalam arahannya, Hutan Triwibowo menekankan pentingnya kerja sama dan kesiapan seluruh unsur yang terlibat agar kegiatan berjalan lancar dan tertib.

“Kegiatan Sertijab bukan hanya seremoni, tetapi juga momen penting kelembagaan yang harus dipersiapkan dengan matang. Untuk itu, dibutuhkan sinergi dan komitmen dari seluruh panitia agar semua proses berjalan sesuai rencana,” ungkap Hutan Triwibowo di hadapan peserta rapat.

Rapat berlangsung secara kondusif dengan suasana diskusi yang aktif, di mana berbagai masukan dan pembagian tugas mulai disusun dan disepakati bersama.

 

•Han

Ketua JAWARA Karawang Kritik Soal RSUD Rengasdengklok Dan Persoalan Sampah

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Bertempat di Taman Wisata Pelangi, Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jajaran Wartawan Nusantara (JAWARA) Kabupaten Karawang menggelar kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bersama para pengurus dan anggota, Sabtu (3/5/2025). Acara berlangsung hangat dengan balutan diskusi yang sarat kritik dan harapan untuk perbaikan daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum JAWARA Endang Macan Kumbang, Ketua Harian Syarif Hidayat, jajaran pengurus serta insan media lain dari berbagai organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Endang Macan Kumbang menyoroti sejumlah persoalan krusial, termasuk lambannya pembangunan RSUD Rengasdengklok yang menghabiskan anggaran besar, namun tak kunjung rampung dan diresmikan.

“Saya heran, pembangunan RSUD Rengasdengklok yang sudah menelan anggaran puluhan hingga ratusan miliar rupiah itu, sampai sekarang tak jelas kapan selesai dan kapan diresmikan. Uang rakyat jangan dibiarkan menguap begitu saja,” tegas Endang.

Tak hanya itu, Endang juga mengkritisi permasalahan sampah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rengasdengklok, yang dinilainya jorok dan tak terurus, meski retribusi kebersihan tetap dipungut.

“Sampah di RTH Rengasdengklok itu seperti tak ada yang ngurus, padahal retribusi jalan terus. Ini ironi yang tak boleh dibiarkan,” ujarnya dengan nada geram.

Endang juga menandaskan, terkait armada transportasi angkutan sampah agar di manfaatkan sesuai anggaran yang telah di tetapkan dengan peremajaan armada agar menjadi optimal dan maksimal penggunaan nya ,”Tandasnya

Di sisi lain Endang menyinggung soal rekrutmen tenaga kerja di RSUD Rengasdengklok. Ia mendesak agar masyarakat lokal lebih diprioritaskan dalam perekrutan tersebut.

“Kami minta, tolong utamakan pribumi Karawang, jangan sampai masyarakat lokal cuma jadi penonton di tanahnya sendiri,” tegasnya.

Acara yang diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab itu berlangsung kondusif, mencerminkan semangat JAWARA dalam menjalankan fungsi kontrol sosial melalui jalur jurnalistik.

 

•Red

DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bupati : LKPJ Merupakan Pertanggungjawaban Kepada Masyarakat

0

KARAWANG |infokeadilan.com – DPRD Kabupaten Karawang menggelar Rapat Paripurna dengan Agenda Persetujuan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Karawang Tahun 2024 yang diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karawang pada Jumat (2/5/2025).

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh dalam memberikan laporannya menyampaikan, LKPJ merupakan bentuk kewajiban konstitusional kepada daerah untuk menyampaikan laporan atas penyelenggaraan pemerintahan selama satu tahun anggaran.

“LKPJ ini tentunya hanya sebatas laporan administratif tetapi juga hal ini merupakan bentuk pertanggungjawaban moral kami kepada masyarakat Kabupaten Karawang, masyarakat yang telah memberikan amanah untuk mengemban tugas pemerintah, pembangunan, dan pelayanan publik,” ujarnya.

Foto : H. Aep Syaepuloh Bupati Karawang

“Kami menyadari bahwa capaian-capaian ini tidak terlepas dari pentingnya seluruh elemen masyarakat, khususnya dukungan dan kerjasama yang erat dari DPRD Kabupaten Karawang,” tambahnya.

la pun mengapresiasi DPRD Kabupaten Karawang yang telah menyetujui LKPJ Bupati Karawang Tahun 2024. Namun, masih terdapat kekurangan, tantangan dan ruang perbaikan yang harus menjadi perhatian pihaknya.
Alhamdulillah, pada hari ini DPRD Kabupaten Karawang telah menyetujui LKPJ Bupati Karawang Tahun 2024, namun kami masih menyadari sepenuhnya bahwa masih dapat kekurangan, tantangan ruang perbaikan yang harus menjadikan perhatian kita bersama,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, lanjut dia, semua catatan strategis, saran dan kritik serta rekomendasi yang disampaikan DPRD Kabupaten Karawang akan dijadikan bahan evaluasi pedoman perbaikan ke depan.

“Dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang lebih baik, transparan dan berorientasi pada pelayanan masyarakat, semua rekomendasi yang disampaikan melalui laporan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Karawang akan menjadi acuan dan pedoman,” ucapnya.

Selain pembahasan LKPJ Bupati Karawang Tahun 2024, Agenda Rapat Paripurna ini pula membahas Persetujuan dan Penetapan Raperda Tentang Pencabutan 25 Peraturan Daerah dan Pengumuman Masa Reses III DPRD Kabupaten Karawang Tahun Sidang 2024/2025.

 

•Red

Tangis Bahagia Istri Pecah, Sambut Kebebasan Sang Kepala Keluarga

0

BANJARMASIN | infokeadilan.com — Suasana haru menyelimuti Lapas Kelas IIA Banjarmasin pagi ini saat salah satu warga binaan yang telah menyelesaikan masa pidananya melangkah keluar gerbang utama, Sabtu (3/5/2025).

Tangis bahagia pecah kala istri dan anak-anaknya menyambut dengan pelukan hangat, menandai pertemuan setelah sekian lama terpisah oleh jeruji.

Momen itu bukan sekadar pelepasan, melainkan awal dari harapan baru. Warga binaan tersebut merupakan kepala keluarga yang selama ini mengikuti seluruh proses pembinaan dengan baik. Ia juga aktif dalam berbagai program kepribadian dan kemandirian yang diselenggarakan oleh pihak lapas.

Pelepasan dilakukan oleh Staf Registrasi Lapas Banjarmasin, yang memastikan seluruh proses administratif telah dipenuhi dengan lengkap. Tangis haru dari keluarga seakan menjadi bukti nyata bahwa pembinaan tidak hanya berdampak bagi individu, tetapi juga bagi keluarga yang menanti di luar.

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada pihak lapas. Semoga ini jadi titik balik kehidupan kami,” Ujar sang istri dengan mata berkaca-kaca.

Momen mengharukan ini menjadi gambaran nyata dari semangat reintegrasi sosial dan keberhasilan proses pembinaan di Lapas Banjarmasin, yang tidak hanya mempersiapkan warga binaan untuk kembali ke masyarakat, tetapi juga memulihkan kembali ikatan keluarga yang sempat terputus.

 

•Han

Bupati Karawang Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Perdana Tahun 2025

0

KARAWANG |infokeadilan.com — Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh melepas secara langsung jamaah haji kloter 3 Kabupaten Karawang yang bertempat di Halaman Masjid Al Jihad, Islamic Center Karawang, Jumat (2/5/2025).

Adapun pelepasan jamaah haji kali ini merupakan pelepasan jamaah haji perdana pada tahun 2025 yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Karawang H. Maslani, Ketua DPRD Karawang H. Endang Sodikin, Kajari Karawang Syaifullah, beserta perwakilan instansi vertikal.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dalam sambutanya mengapresiasi, kepada para stakeholder terkait dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang yang telah berkolaborasi menyelenggarakan pemberangkatan jamaah haji Karawang dengan baik.

“Saya mengapresiasi hari ini bagaimana panitia yang telah bekerja sangat luar biasa, kami ucapkan terimakasih semoga semoga peran bapak ibu semua menjadi amal ibadah.” Ucapnya.

Selain itu Bupati menambahkan, bahwa dalam setiap pelaksanaan pemberangkatan jamaah haji Pemkab Karawang terus melakukan evaluasi untuk memberikan peningkatan pelaksanaan pada tahun berikutnya.

“Tidak ada efisiensi kalau untuk pemberangkatan jemaah haji Karawang, kita siapkan dengan baik tidak boleh ada kekurangan apapun.” Ujarnya.

Sementara itu Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karawang H. Sopian dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, tahapan demi tahapan pemberangkatan jamaah haji Karawang dapat berlajan dengan baik karena sinergitas yang terjalin antara Kementerian Agama dan Pemerintah Kabupaten Karawang.

“Terbukti hari ini Kemenag dan Pemkab Karawang sinergis, kenapa karena pemeberangkatan (jamaah) bukan hanya tanggungjawab Kemenag saja yaitu dibuktikan hari ini semua difasilitasi oleh Pemkab Karawang.” Jelasnya.

Lebih lanjut Sofian melaporkan, jumlah jemaah haji asal Karawang kloter 3 sebanyak 435 orang terdiri dari laki-laki 201, perempuan 234, dengan usia jemaah usia termuda 22 tahun dan tertua 84 tahun.

 

•Red

Ibadah Rutin Virtual Warga Binaan Kristiani Dapat Penguatan Iman Menuju Kehidupan Lebih Bermakna

0

BANJARMASIN | infokeadilan.com — Lapas Kelas IIA Banjarmasin melalui Gereja Oikumene Lapas Kelas IIA Banjarmasin mengikuti kegiatan Ibadah Rutin Virtual yang dilaksanakan secara serentak oleh Lapas, LPP, LPKA, dan Rutan di seluruh Indonesia. Jumat (02/5). Kegiatan ini berlangsung melalui platform Zoom dan diikuti oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) Kristiani.

Dalam kegiatan yang bertujuan untuk pengayaan dan penguatan iman ini, hadir sebagai narasumber Pdt. Daniel Alexander dan tim, yang memberikan pembekalan rohani kepada jemaat warga binaan. Dalam pesannya, Pdt. Daniel mendorong para peserta untuk terus menjaga dan membatasi diri dari kegiatan yang kurang bermanfaat serta belajar menjadi pribadi seperti yang dikehendaki oleh Tuhan Yesus.

Ibadah virtual ini diikuti oleh warga binaan Kristiani Lapas Banjarmasin dengan penuh khidmat. Hadir pula Bapak Erik Simanjuntak, Pembina Gereja Oikumene Lapas Kelas IIA Banjarmasin, yang turut mendampingi dan memastikan kegiatan berjalan lancar serta penuh makna.

“Kami berharap melalui kegiatan ibadah ini, warga binaan dapat semakin dikuatkan secara rohani dan mampu menjaga komitmen hidup yang lebih baik. Ini bukan sekadar rutinitas, tapi bagian dari perjalanan iman yang membentuk pribadi yang baru,” ujar Bapak Erik Simanjuntak.

Salah satu warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut turut menyampaikan kesan positifnya.

“Melalui ibadah ini, saya merasa lebih tenang dan termotivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Saya sadar, hidup harus dijalani dengan nilai-nilai yang benar,” ujar Andi (nama samaran), warga binaan Lapas Banjarmasin.

Kegiatan ibadah virtual ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian berbasis keagamaan yang secara rutin dilaksanakan, guna mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan menuju kehidupan yang lebih bermakna.

•Han

Sujud Syukur, Tiga Warga Binaan Usai Terima Pembebasan Bersyarat

0

BANJARMASIN | infokeadilan.com — Suasana haru menyelimuti Lapas Kelas IIA Banjarmasin pagi ini ketika tiga warga binaan yang mendapatkan Pembebasan Bersyarat (PB) mengekspresikan rasa syukur mereka dengan bersujud setelah resmi dinyatakan bebas. Momen tersebut menjadi simbol harapan baru dan awal langkah menuju kehidupan yang lebih baik di tengah masyarakat, Jumat (02/5/2025).

Ketiganya dinyatakan layak memperoleh PB setelah memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai ketentuan yang berlaku. Proses pelepasan dilakukan dengan penuh pendampingan oleh tim registrasi, yaitu Erik Simanjuntak dan Mei Elisabeth Simanulang, yang turut mengantarkan mereka hingga ke Pintu Utama Lapas sebagai bentuk penghormatan atas perjalanan pembinaan yang telah dilalui.

“Kami sangat bersyukur atas kesempatan ini. Terima kasih kepada seluruh petugas yang telah membina dan membimbing kami. Semoga kami bisa menjalani hidup lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan,” ujar Rendi (nama samaran), salah satu warga binaan yang bebas hari ini.

Kasubsi Registrasi, Brian Gerhana Diva Andriansyah, S.Tr.Pas., menjelaskan bahwa pembebasan bersyarat adalah bentuk penghargaan terhadap warga binaan yang menunjukkan perilaku baik dan aktif dalam program pembinaan.

“Kami berharap pembebasan ini menjadi awal baru yang positif. Pembinaan yang dilakukan di dalam lapas bertujuan mempersiapkan mereka agar siap kembali ke masyarakat dengan bekal mental dan keterampilan yang baik,” ucapnya.

Momen sujud syukur ini menjadi potret nyata keberhasilan pembinaan serta semangat untuk kembali menata kehidupan secara lebih bermakna.

•Han

Musdesus Pemdes Tanjungrasa Kidul Bahas Pembentukan Koperasi Merah Putih

0

SUBANG |infokeadilan.com –  Pemerintah Desa Tanjungrasa Kidul gelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Pembentukan Koperasi Merah Putih Paseban sebagai langkah awal kemandirian desa yang diselenggarakan di aula kantor desa Tanjungrasa Kidul, Kamis (1/5/2025)

Koperasi Merah Putih adalah koperasi yang dibentuk di tingkat desa atau kelurahan sesuai instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih tersebut melibatkan aparatur Pemdes dan masyarakat desa yang mendapat pengarahan dari ketua rapat terpilih.

Tujuan dibentuknya koperasi tersebut untuk mempercepat penguatan ekonomi desa melalui usaha kolektif berbasis kebutuhan lokal, seperti simpan pinjam, logistik, atau klinik desa.

Kepala Desa Tanjungrasa Kidul H. Didi Rohadi menjelaskan, dengan dibentuknya diharapkan bisa meningkatkan perekonomian warga serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat desa Tanjungrasa Kidul.

“Tujuan dibentuknya koperasi tersebut untuk mempercepat penguatan ekonomi desa melalui usaha kolektif berbasis kebutuhan lokal, seperti simpan pinjam, logistik, atau klinik desa.” Ucapnya.

“Dalam pembentukan koperasi Merah Putih ini tentunya dilaksanakan pemilihan pengurus terlebih dahulu kemudian pembahasan modal untuk program hingga penetapan bidang usaha.” Jelasnya.

“Adapun materi yang dibahas dalam rapat yang di laksanakan ini adalah kesepakatan terkait nama koperasi, alamat, bidang usaha, dan besaran modal awal.” Tandasnya.

“Saya berharap dengan di bentuknya koperasi Merah Putih ini kedepan bisa lebih meningkatkan perekonomian masyarakat ke arah yang lebih baik lagi.” Pungkasnya.

 

•Edi

Lagi, Sampah Di RTH Rengasdengklok Menumpuk, Pemkab Dan Dinas Terkait Di Minta Segera Tangani

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Seperti di ketahui sampah adalah sesuatu yang seharusnya menjadi perhatian kita bersama. Seperti halnya fenomena sampah yang terlihat berserakan dan menumpuk di lokasi Ruang Terbuka Hijau Rengasdengklok. Tumpukan sampah yang terbengkalai seolah terlupakan begitu saja.

Pantauan di lokasi terlihat sampah berserakan di berbagai sudut, menciptakan lingkungan yang kotor dan menimbulkan bau tak sedap. Dan mirisnya tidak tampak adanya aktivitas pemeliharaan di area tersebut.

“Saya sudah enek lihat tumpukan sampah. Bau busuknya menyengat. Padahal setiap hari kami bayar uang kebersihan,” Ucap Bah Sar warga setempat kepada media, Jum’at (2/5/2025).

Ia juga mengaku bahwa dirinya kerap diminta retribusi kebersihan sebesar Rp 4.000 per hari, yang dibayarkan dua kali dalam sehari.

“Bukan soal uangnya. Tapi tolong, kebersihannya dijaga. Jangan sampai RTH ini malah jadi kubangan sampah,” Keluhnya.

Adanya kondisi tersebut menjadi perhatian Ugay Mulyana selaku tokoh masyarakat yang juga sebagai Ketua LSM NKRI DPC Rengasdengklok yang tergabung dalam Forum Karawang Utara Bergerak (FKUB).

Ia menduga terkait dengan iuran kebersihan tersebut ada oknum yang dinilai kurang bertanggungjawab, meskipun dalam pengangkutan dan pengelolaan sampahnya tidak berjalan.

“Kalau sampah hanya ditumpuk di bawah bangunan bekas biliar dan tidak diangkut, untuk apa retribusi kebersihan itu ? Jangan mau dibodohi,” Tegasnya.

Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Karawang dan dinas terkait segera turun tangan menangani persoalan ini.

“Saya berharap kepada Pemkab Karawang dan dinas terkait segera turun tangan untuk menangani hal ini. Jika ini dibiarkan, kondisi RTH yang kumuh ini bisa mencoreng citra Rengasdengklok sebagai kota bersejarah yang memiliki nilai perjuangan bangsa.” Pungkasnya.

 

•Jak/Red