Beranda blog Halaman 216

Bupati Karawang Resmi Buka Asessmen Dan Uji Kompetensi Bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh membuka kegiatan Asessmen dan Uji Kompetensi bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang yang dilaksanakan di Brits Hotel Karawang, Selasa (22/4/2025).

Asessmen atau penilaian kompetensi tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan kompetensi para pejabat pimpinan tinggi yang sesuai dengan tuntutan jabatan.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menjelaskan, asessmen tersebut penting untuk melakukan evaluasi potensi guna menganalisis potensi pengembangan pada jabatan yang akan diduduki.

“Asesmen ini penting untuk melakukan evaluasi potensi dan menganalisis pengembangan pada jabatan yang di duduki.” Ucapnya.

“Yang kita harapkan adalah akselerasi atau percepatan dalam pembangunan di Kabupaten Karawang yang tentunya hal ini yang diinginkan masyarakat,” Ujarnya Bupati dalam sambutannya.

Ia juga mengharapkan kerjasamanya kepada para peserta asessmen agar dapat mengabdikan diri untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

“Saya berharap kepada para peserta asessmen agar dapat mengabdikan diri untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat dan sekaligus bisa memahami isu-isu yang terjadi di Kabupaten Karawang agar bisa memberikan solusi.” Tandasnya.

“Saya sering bilang bahwa di Karawang ini tidak ada yang bekerja seperti Superman, kita ini bekerja harus menjadikan Super Tim. Kita harus saling berkolaborasi, bekerjasama, ciptakan inovasi-inovasi, pahami isu-isu terkini baik di daerah, nasional dan khususnya di wilayah kita di Karawang, kita harus

menjadikan Super Tim. Kita harus saling berkolaborasi, bekerjasama, ciptakan inovasi-inovasi, pahami isu-isu terkini baik di daerah, nasional dan khususnya di wilayah kita di Karawang, kita harus menjadi solusi,” Pungkasnya.

 

•Red

HUT Yayasan Kemala Bhayangkari ke- 45, Dr.dr, Meity Elvina : Antisipasi Stunting di Kalsel Wujudkan Indonesia Emas 2045

0

BANJARBARU | infokeadilan.com  – Dalam upaya mendukung percepatan pencegahan stunting menuju Indonesia Emas 2045, Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar webinar Cegah Stunting Menuju Indonesia Emas dalam rangka HUT ke-45 Yayasan Kemala Bhayangkari yang bertempat di Aula Wajracyena Satbrimob Polda Kalsel, Banjarbaru, Selasa (22/4/2025).

Acara ini menghadirkan narasumber kompeten, Dr. dr. Meity Elvina, M.Ked (OG), SpOG, PGCert, dokter spesialis obstetri dan ginekologi sekaligus peneliti epigenetika sel dan herbal medik yang juga sekaligus ibu Bhayangkari Daerah Kalsel.

Sebagai salah satu tokoh kesehatan yang konsen terhadap isu stunting, Dr. dr. Meity Elvina memaparkan tema “Antisipasi Generasi Stunting untuk Masa Depan Berkualitas”.

Ia menyebutkan pentingnya intervensi sejak dini, mulai dari masa kehamilan hingga 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) anak.

“Stunting bukan hanya masalah fisik pendek, tetapi berdampak pada perkembangan kognitif dan produktivitas generasi mendatang. Perlu kolaborasi multisektor untuk memutus mata rantainya,” Tegas Dr. dr. Meity Elvina yang merupakan istri dari Dansat Brimob Polda Kalsel Kombes Pol Pria Premos, S.I.K., M.M.

Dalam pemaparannya, ia juga menyoroti peran epigenetika dan pemanfaatan herbal medik berbasis lokal sebagai pendukung kesehatan ibu dan anak.

“Penelitian menunjukkan bahwa nutrisi dan lingkungan selama kehamilan dapat memengaruhi ekspresi gen anak. Di sinilah pentingnya edukasi bagi calon orang tua,” Tambahnya.

Sementara itu, Dr. dr. Meity Elvina menyatakan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan program pemerintah untuk menurunkan angka stunting di Kalsel.

“Saya berharap ilmu yang disampaikan dapat diimplementasikan oleh anggota dan masyarakat, khususnya dalam mempersiapkan generasi unggul,” Ujarnya.

Turut hadir juga dalam acara tersebut Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Yennie Rosyanto Yudha, Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, Kapolres Banjarbaru, dan Kapolres Banjar.

Selain itu, turut hafir juga Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel, Kepala Dinas Sosial P3A P2KB Kabupaten Banjar, Ketua TPPS Kabupaten Banjar, Dr. Ir. Untung Bijaksana, M.P (Moderator), Prof. Dr. Husaini SKM., M.Kes (Narasumber), dan Dr. dr. Meity Elvina, M.Ked(OG), SpOG, PGCERT (Narasumber).

Para peserta sangat antusias mengikuti sesi tanya jawab, menandai kepedulian bersama terhadap isu stunting di Kalimantan Selatan.

 

•Han

Di Nilai Kurang Merata, Ketua BALADEWA Tuntut Aspirasi Pokir Di Dapil II

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Ketua Barisan Kepala Desa Karawang (Baladewa), Endang Macan Kumbang, menuntut aspirasi pokok pikiran (pokir) 7 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) II yang dinilai tidak merata dalam realisasinya.

“Saya pribadi menuntut aspirasi pokir di wilayah Dapil II untuk masing-masing desa. Seharusnya pokir itu merata dalam realisasinya, semua desa harus kebagian. Dewan jangan tebang pilih, biar masyarakat dapat merasakan,” ujar Endang yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Mulyajaya kecamatan Kutawaluya, Senin (21/4/2025).

Selain itu, ia juga mempertanyakan terkait aspirasi pokir infrastruktur di wilayah desanya yang tak kunjung ada realisasinya terutama dalam perbaikan jembatan yang sudah di ajukan melalui profosal ke masing-maaing aspirator dewan Dapil II.

“Profosal sudah masuk ke masing-masing aspirator dewan dapil II, namun dari tahun ke tahun bahkan sampai hari ini tidak ada satu pun yang terealisasi,” ujarnya.

Jika tidak ada realisasi aspirasi pokir untuk infrastruktur, kata dia, dalam waktu dekat dirinya akan menggerakan ratusan warga desa Mulyajaya untuk melakukan aksi ke DPRD Karawang.

“Akan saya geruduk DPRD Karawang bersama ratusan warga jika tidak ada realisasi perbaikan infrastruktur ke masing-masing desa yang ada di dapil II khususnya desa Mulyajaya,” pungkasnya.

 

•Red

Kendaraan Operasional Milik Desa Telukbuyung Diduga Malah Digunakan Anak Kades Untuk Sekolah

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Kades Telukbuyung Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang diduga salahgunakan kendaraan operasional milik desa.

Sebuah sepeda motor yang dibeli dari Dana Bagi Hasil (DBH) tahun anggaran 2025 untuk keperluan operasional pemerintahan desa tersebut justru digunakan oleh anak Kepala Desa untuk aktivitas sekolah.

Dan lebih mirisnya lagi, sepeda motor tersebut tidak dilengkapi dengan identitas atau logo Pemerintah Daerah (Pemda), yang seharusnya menunjukkan bahwa kendaraan itu adalah milik desa dan digunakan untuk kepentingan pelayanan masyarakat.

“Saya sebagai warga sangat kecewa. Sepeda motor itu dibeli pakai uang rakyat, untuk operasional pemerintahan desa, bukan buat anak Kepala Desa pergi sekolah. Dan anehnya lagi, motor itu nggak dipasang logo Pemda sama sekali, jadi kesannya kayak kendaraan pribadi,” Ungkap seorang warga yang tidak mau disebut namanya.

Warga menyebut tindakan ini sebagai bentuk kesewenang-wenangan yang tidak bisa dibenarkan. Fasilitas yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat justru dialihkan untuk kepentingan pribadi keluarga Kepala Desa.

“Ini bentuk penyalahgunaan fasilitas negara. Harusnya pemerintah atau inspektorat turun tangan. Masa motor dinas dipakai anaknya dan gak dikasih identitas resmi?” tambah warga tersebut dengan nada kesal, Senin (21/4/2025)

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Telukbuyung belum memberikan klarifikasi terkait penggunaan sepeda motor tersebut dan alasan tidak dipasangnya identitas resmi di kendaraan itu.

 

•Jek/Red

Pasar Ahad Kertak Hanyar Jadi Sasaran Satgas Pangan Polda Kalsel Periksa Bapokting Dan Minyakita

0

BANJAR | infokeadilan.com – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Direktorat Reskrimsus dan Direktorat Samapta melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap barang pokok tertentu (Bapokting), khususnya minyak goreng kemasan merek Minyakita, di Pasar Ahad Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Selasa (22/4/2025).

Operasi tersebut dilaksanakan pada pukul 08.00 WITA untuk memastikan ketersediaan dan harga sesuai ketentuan pemerintah.

Kegiatan ini dipimpin oleh AKP Suparli, S.H., M.H. Panit 1 Unit 2 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Kalsel bersama Aiptu Taufan Eriwibowo, S.H., Bripka Rizal Gunawan, S.H. dan Bripka Fathi, S.H. Pengecekan dilakukan secara acak terhadap sejumlah pedagang untuk memverifikasi stok, harga eceran tertinggi (HET), serta keaslian produk guna mencegah praktik penimbunan atau pemalsuan.

“Kami memastikan bahan kebutuhan pokok dan minyak goreng Minyakita tersedia dengan harga yang terjangkau, yaitu Rp. 15.700 per liter, sesuai regulasi. Tidak ada kelangkaan atau pelanggaran yang ditemukan di lokasi ini,” tegas AKP Suparli.

Pasar Ahad Kertak Hanyar dipilih karena menjadi salah satu Pasar tradisional di Banjarmasin. Satgas Pangan Polda Kalsel akan terus melakukan pengawasan rutin dan mengimbau pelaku usaha maupun konsumen melaporkan jika menemukan ketidaksesuaian melalui hotline 110.

Pengecekan ini dalam rangka melaksanakan instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang kemudian ditindaklanjuti oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel dipimpin Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Amin Rovi, S.H.

•Han

Kapolda Kalsel Resmikan Batalyon C Pelopor Satbrimob

0

BANJARBARU | infokeadilan.com – Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin upacara peresmian Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Kalsel yang berlangsung khidmat di Mako Satbrimob Polda Kalsel, dihadiri oleh pejabat utama Polda Kalsel, Komandan Satbrimob, serta personel Brimob Polda Kalsel, Selasa (22/4/2025).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam amanatnya, Kapolda Kalsel menyampaikan pembentukan Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Selatan menjadi cukup penting dan strategis.

Terlebih posisi strategis Kalimantan Selatan yang berbatasan langsung dan menjadi salah satu penyangga utama ibukota negara (IKN) Nusantara, memperkuat urgensi hadirnya infrastruktur keamanan yang kokoh.

Kapolda menuturkan, kehadiran Batalyon C Pelopor yang berlokasi di Desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, bukan sekadar penambahan unit operasional.

“Lebih dari itu, ini adalah langkah proaktif dan strategis untuk memperkuat dan memperluas jangkauan serta mempercepat respons operasional khususnya dalam mengantisipasi dan menanggulangi potensi ancaman demi terpeliharanya stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan,” Ucapnya.

Beliau berharap peresmian Batalyon C Pelopor mampu memberikan kekuatan bagi satuan kewilayahan, meningkatkan efektivitas penegakan hukum, serta menjamin rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, diperkenalkan juga Tunggul Batalyon
C Pelopor Satuan Brimob Polda Kalsel “Wani Ginggas Hawas” yang lebih dari sekadar simbol identitas, Tunggul ini adalah manifestasi spirit, karakter dan etos kerja yang harus senantiasa terpatri dalam sanubari setiap insan Brimob Batalyon C Pelopor.

“Wani yang artinya (berani), Ginggas artinya (gesit/cepat tanggap), Hawas yang berarti (waspada).
Ketiga pilar filosofis ini bermuara pada makna fundamental bahwa setiap personel Batalyon C Pelopor harus memiliki keberanian yang dilandasi profesionalisme dan integritas, sigap, cepat dan responsif dalam menghadapi setiap eskalasi situasi dan panggilan tugas, serta kewaspadaan terhadap segala bentuk potensi ancaman demi menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan negara kesatuan republik indonesia,” Pungkasnya.

Beliau menuturkan, Batalyon C Pelopor harus selaras dengan tugas pokok Korps Brimob sebagai elite force Polri, yang memiliki kemampuan spesifik dalam penanggulangan gangguan keamanan berintensitas tinggi, termasuk ancaman terorisme, radikalisme, kejahatan berteknologi tinggi, konflik sosial,
hingga misi kemanusiaan.

Selain itu, pembentukan dan operasionalisasi Batalyon C Pelopor ini adalah wujud konkret komitmen dalam mengimplementasikan program Polri Presisi.

“Saya mengingatkan dan menekankan kepada seluruh personel Batalyon C Pelopor khususnya, dan jajaran Satuan Brimob Polda Kalsel umumnya jadikan Batalyon ini sebagai garda terdepan dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif,” Pesan Kapolda Kalsel.

“Bangun sinergitas dan soliditas dengan seluruh elemen masyarakat, instansi terkait, TNI, dan pemerintah daerah. Serta jaga nama baik institusi Polri dan Korps Brimob melalui sikap, perilaku, dan kinerja yang profesional, humanis, dan beretika dengan memegang teguh motto pengabdian Brimob yaitu “Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan”,” Jelasnya.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Kalsel Kombes Pol Pria Premos, S.I.K., M.M. menjelaskan Batalyon C Pelopor berdiri dilahan seluas 11 Hektare hibah dari PT. Adaro Indonesia meliputi Mako dan fasilitas pendukung lainnya.

“Jumlah personel Batalyon C Pelopor sebanyak 711 personel terdiri dari 4 Kompi, 170 personel Kompi 1 yang berada di Tabalong, dan 104 personel dari 3 Kompi berikutnya yang direncanakan di Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Tengah dan Balangan,” Terang Dansat Brimob Polda Kalsel Kombes Pol Pria Premos.

Dalam peresmian Batalyon C Pelopor Satbrimob oleh Kapolda Kalsel, turut hadir Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua DPRD Kabupaten Tabalong, Kapolres Tabalong, Perwakilan PT. Adaro Indonesia, dan Perwakilan Kodim 1008/TJG.

 

•Han

Wujud Komitmen Tingkatkan Kesehatan Dan Kesejahteraan Personil, Polda Kalsel Resmi Bangun SPPG Banjarbaru

0

BANJARBARU |infokeadilan.com – Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., meletakkan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Kalsel yang bertempat di Jalan Salak, Kelurahan Loktabat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Senin (21/4/2025) sore.

Acara tersebut sebagai wujud komitmen Polda Kalsel dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan personel serta masyarakat.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam pernyataannya, Kapolda menyampaikan bahwa pembangunan SPPG ini merupakan bentuk implementasi instruksi Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

“Manfaatnya sangat banyak, seperti pencegahan dan pengentasan stunting, serta memberikan makanan yang bergizi (MBG) bagi anak-anak kita para generasi muda terutama dalam rangka menuju Indonesia Emas 2045,” terang Kapolda Kalsel.

Kapolda menuturkan, Kota Banjarbaru merupakan wilayah pertama yang dibangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Polda Kalsel.

“Sesuai data BKKBN ketentuan area layanan makanan bergizi gratis (MBG) seluas 6 kilometer atau 20 menit dari dapur,” ucap Kapolda.

SPPG Polda Kalsel akan memberikan makanan bergizi gratis saat siang hari kepada 3.202 siswa terdiri dari 3 Sekolah PAUD (144 Siswa), 6 Sekolah SD/MI (1.706 Siswa), 2 Sekolah SMP/MTS (1.146 Siswa), 1 Sekolah SMA (77 Siswa), dan 1 Pondok Pesantren (129 Santri).

Pada kesempatan yang sama Kapolda juga menjelaskan bahwa pembangunan SPPG Polda Kalsel di Banjarbaru ini hibah anggaran Pemerintah Provinsi dengan pengerjaan selama 1 bulan setengah.

“Anggaran pembangunan SPPG Polda Kalsel sebesar Rp.3 miliar, lengkap dengan peralatan dapur dan kendaraan,” pungkas Irjen Pol Rosyanto Yudha.

Selain di Banjarbaru, Polda Kalsel juga akan membangun SPPG diwilayah Tabalong dan Tanah Bumbu (Tanbu), sebagaimana target dari Mabes Polri yakni sebanyak 3 SPPG.

Kapolda berharap dengan dibangunnya SPPG ini, bisa memberikan manfaat kepada masyarakat terutama anak-anak, ibu menyusui dan ibu hamil.

Sementara itu, Karo Logistik Polda Kalsel Kombes Pol Mukhamad Safei, S.I.K., M.H. mengatakan pembangunan SPPG dengan penyediaan makanan bergizi gratis guna meningkatkan kualitas gizi bagi anak-anak, santri, balita, ibu hamil dan ibu menyusui.

“SPPG Polda Kalsel dibangun diatas lahan seluas 1.250 M² (25 x 50 M²) dengan luas bangunan sebesar 400 M² (20 x 20 M²) dengan sistem bangunan Modular/Knockdown (tidak permanen),” terang Karo Logistik Polda Kalsel.

Dalam peresmian tersebut hadir Kapolda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel, Kapolres Banjarbaru, H. Kaspul Anwar (Vendor Pembangunan SPPG), dan Ustadz Rizal Fatoni.

•Han

Berharap Sembuh Seorang Karyawan Changsin Meninggal Dunia Di Rumah Sakit Usai Jalani Operasi, Dinkes Karawang Akan Telusuri

0

KARAWANG |infokeadilan.com Viral di media sosial tentang salah seorang karyawan PT. Changsin yang mengalami kecelakaan kerja meninggal dunia usai menjalani operasi di RS Fikri Karawang.

Korban diketahui mengalami patah tulang pada jari kiri akibat terkena mesin produksi di tempat kerjanya.

Menurut keterangan rekan korban yang di tulis dalam postingannya mengungkapkan bahwa ia ikut mengantarkan korban ke rumah sakit.

Ia juga menjelaskan bahwa korban sempat dalam kondisi sadar saat tiba di RS Fikri dan langsung dijadwalkan untuk operasi. Namun nahas, saat proses pembiusan dilakukan, yang terjadi justru korban meninggal dunia setelah ada tindakan penanganan medis.

“Korban malah muntah darah setelah usai jalani operasi, setelah itu selang beberapa waktu kemudian meninggal dunia,” ungkap salah satu rekan kerja korban dalam postingannya.

Ironisnya, setelah kejadian tersebut, pihak rumah sakit hanya memberikan sebuah surat kepada keluarga, tetapi tanpa menyertakan bukti medis maupun dokumen penanganan korban secara lebih jelas.

Keluarga korban yang merasa tidak mendapatkan kejelasan kembali mencoba meminta penjelasan kepada pihak RS Fikri, namun sayang upaya pihak keluarga tidak mendapatkan penjelasan dari Rumah Sakit tersebut.

“Kami hanya ingin tahu penyebab kematian keluarga kami secara lebih jelas. Tapi sampai sekarang rumah sakit diam saja,” ujar salah satu anggota keluarga korban.

Sementara itu Neni Rosnani SKM selaku Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Dinas Kesehatan Karawang ketika dihubungi awak media untuk diminta tanggapan terkait hal tersebut mengatakan bahwa pihaknya melalui dr Laode dan Yankes akan menelusuri dan melakukan tindakan.

“Ya, sama Yankes sedang di telusuri dan tim dr Laode, ya.” Singkatnya.

Adanya kejadian ini menimbulkan keprihatinan dan menjadi sorotan berbagai pihak. Keluarga korban meminta agar Pemerintah Kabupaten Karawang dan Dinas terkait untuk segera turun tangan untuk menangani kasus ini secara serius.

Mereka mendesak agar proses hukum ditegakkan dengan meminta pelayanan pelayanan di rumah sakit yang ada di Karawang dievaluasi total agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

 

•Red

Eks Pasar Tradisional Tambaksumur Akan Disulap Jadi TPST, Sekjen FKUB Bilang Itu Harus Di Kaji Dan Di Evaluasi Lagi

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Pemerintah Kabupaten Karawang berencana mengalihfungsikan eks Pasar Tradisional Pangakaran yang berlokasi di Desa Tambaksumur Kecamatan Tirtajaya menjadi Tempat Pemrosesan Sampah Terpadu (TPST) pada tahun 2025. Pasar yang sempat menghabiskan anggaran hingga Rp 7 miliar itu kini ditinggalkan karena tidak terkelola dengan baik dan minim aktivitas pedagang.

Nana Satria Permana Selaku Sekertaris Forum Karawang Utara Bergerak (FKUB) menyebut, bahwa sebagai gantinya lokasi pasar tersebut akan di sulap menjadi TPST.

“Sebagai gantinya, itu bakal disulap menjadi TPST dengan anggaran yang fantastis, yakni hampir Rp 20 miliar. Rinciannya meliputi jasa pengawasan pembangunan senilai Rp 275 juta, pengadaan mesin pemrosesan sampah sebesar Rp 15,58 miliar, dan pembangunan gedung kantor mencapai Rp 3,69 miliar.” Ujarnya.

“Saya merasa ada logika yang terbalik, pasalnya ketika ada anggaran dari uang rakyat tetapi sudah di floating dengan nominal sekian untuk pembangunan TPST, namun prosedurnya tidak ditempuh, ijin amdalnya pun belum selesai, tapi pembangunan akan dikebut, nah itu logikanya kan terbalik. Logika sederhananya selesaikan dulu semua perizinan sebelum pembangunan itu dilaksanakan.” Ucapnya.

“Kalau berbicara tentang wilayah, pembangunan yang dekat permukiman tersrbut tentunya akan membuat dampak buruk kepada masyarakat. Kemudian jarak minimal dan maksimalnya yang sebenarnya itu ke permukiman warga itu berapa ? Tentunya semua harus di rencanakan dengan matang dan sesuai aturan, mengingat ini mengenai kesehatan masyarakat secara luas, terlebih warga yang jaraknya berdekatan dengan lokasi.” Ungkapnya.

“Tujuan pembangunan pemerintah itu untuk membuat masyarakat semakin merasakan manfaat dari pembangunan tersebut, bukan malah mendapatkan mudharat dari pembangunan tersebut.” Tandasnya.

“Maaf, bukan berarti anti pembangunan, tetapi mungkin masyarakat sekitar juga mengharapkan ada evaluasi ulang dan kajian-kajian dengan melibatkan masyarakat sekitar.” Tambahnya.

“Anggaran 15 Milyar tersebut bukan uang yang kecil, apalagi itu menyangkut uang rakyat, yang harus digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan pemerintah.” Timpalnya.

“Kami berharap terkait hal tersebut di harapkan untuk mengevaluasi program itu kembali, dengan mengajak masyarakat duduk bersama dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat, kemudian sampaikan kepada masyarakat dampak dan manfaatnya sehingga masyarakat bisa tenang dengan pembangunan tersebut, agar tidak melahirkan konflik baru.” Pungkasnya.

 

 

•Jek/Red

Pantau Stabilitas Harga Bapokting Dan Minyakita, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Di Banjarmasin

0

BANJARMASIN | infokeadilan.com – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pengecekan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Lama Banjarmasin, termasuk kemasan minyak goreng Minyakita yang ada Koperasi Konsumen Harum Manis Bersatu Banjarmasin, Senin (21/4/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh AKP Krismandra N.W, S.Hut., M.P. selaku Panit 4 Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel bersama sejumlah personel, di antaranya Iptu Cahya Prasada T, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Aiptu Noor Ipansyah, S.H., Aipda Ade Putera, S.Sos., M.A.P., M.H., Aipda Tenny Oki Librawan, S.H., dan Bripka Glery Ferdinand Hutapea, S.H., M.M. yang diback up oleh personel Direktorat Samapta dipimpin Iptu Sunardi.

Pengecekan dilakukan oleh Direktorat Reskrimsus dan Direktorat Samapta Polda Kalsel untuk memastikan ketersediaan stok bahan kebutuhan pokok, termasuk minyak goreng Minyakita, serta memantau kestabilan harga di pasaran pasca Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Hal ini bertujuan untuk mencegah praktik penimbunan dan spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami terus memantau pasokan dan harga bahan pokok, termasuk Minyakita, agar tetap stabil dan terjangkau. Masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir karena stok di pasaran masih aman dan harga masih stabil meskipun ada beberapa kenaikan pada komoditas,” ujar AKP Krismandra.

Selain itu, tim juga berkoordinasi dengan pedagang dan pengelola koperasi untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Masyarakat yang menemukan ketidaknormalan harga atau kelangkaan barang dapat melaporkan kepada pihak berwajib.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polda Kalsel dalam menjaga ketahanan pangan serta melindungi masyarakat dari praktik ekonomi yang tidak sehat.

Sebagaimana instruksi dari Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang kemudian ditindaklanjuti oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel dipimpin Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Amin Rovi, S.H.

•Han