Beranda blog Halaman 221

Kembangkan Potensi Lokal, BUMDes Sumurlaban Kelola Budidaya Ikan Lele Dan Pertanian

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Badan Usaha Milik Desa Sumurlaban, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, terus mengembangkan potensi lokal dengan mengelola budidaya ikan lele, dan pertanian. Program ini digadang-gadang menjadi unggulan dan diharapkan mendorong swasembada pangan sekaligus meningkatkan perekonomian warga desa Sumurlaban Kecamatan Tirtajaya.

Ketua BUMDes Sumurlaban Suwanda menjelaskan bahwa pihaknya saat ini mengelola budidaya ikan lele dan pertanian.

“Alhamdulillah Budidaya Ikan Lele itu Kisaran 5 Kolam Untuk Budidaya Ikan Lele, Untuk Pertanian tersebut kurang lebih 2 Hektar, bahkan waktu survey kolam untuk budidaya ikan lele pun di hadiri oleh pendamping lokal Desa (PLD) Pa Rusmaya.” Ucapnya.

“Untuk tahap awal, kami menyewa lahan seluas 5 Kolam Dan Menyewa Sawah Dengan Kisaran kurang lebih 2 Hektar.” jelas Suwanda saat memaparkan konsep swasembada pangan berbasis potensi lokal, Senin (14/04/2025).

Menurut Suwanda, program tersebut tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga menjadi peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan budidaya perikanan lele.

Sementara itu, Kepala Desa Sumurlaban Tamin Pramudza menyambut positif inisiatif BUMDes yang dinilai selaras dengan arahan pemerintah pusat terkait program ketahanan pangan desa melalui BUMDes.

“Tentunya kegiatan positif ini akan terus dilakukan guna mendukung program pemerintah yakni ketahanan pangan. Jadi, alokasi dari 20 persen dana desa yang dikucurkan sangat terasa manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap, bahwa program budidaya ikan lele dan pertanian yang dikelola BUMDes Sumurlaban bisa menjadi contoh konkret pengelolaan dana desa yang produktif dan tepat sasaran.

“Ini bisa jadi role model untuk desa-desa lain. Ketika dana desa benar-benar dimanfaatkan untuk program berkelanjutan, hasilnya akan dirasakan langsung oleh warga,” tambahnya.

“Melalui program budidaya ikan lele dan pertanian ini, desa Sumurlaban menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar wacana, melainkan bisa diwujudkan melalui pengelolaan potensi lokal yang cerdas dan kolaboratif.” Pungkasnya.

 

•Kojek

Keluhan Petani Desa Medankarya Terjawab Sudah, Pemkab Karawang Bersama Dinas Terkait Lakukan Normalisasi SS Tambun

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Gercep Pemerintah Kabupaten Karawang dan pihak terkait atasi keluhan petani dengan menyelesaikan normalisasi SS Tambun di desa Medankarya Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang.

Pengerukan dengan menggunakan alat berat tersebut dilakukan untuk mengatasi masalah tersendatnya aliran air di SS Tambun yang menyebabkan petani di desa Medankarya khususnya mengalami kekurangan pasokan air untuk lahan sawah mereka.

Respon cepat atas tindakan pemerintah dan dinas terkait mendapat apresiasi dan ucapan terima kasih dari ketua GP3A dan warga petani desa Medankarya.

“Kami bersama para petani dan masyarakat desa Medankarya Kecamatan Tirtajaya sangat mengapresiasi atas tindakan dan respon cepat Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mengatasi keluhan keluhan dari masyarakat khususnya para petani yang ada di wilayah desa Medankarya Kecamatan Tirtajaya ini.” Ucap Umar selaku ketua GP3A desa Medankarya kepada awak media, Senin (14/4/2025).

“Tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, dinas PUPR Karawang, Kepala UPTD PUPR Wilayah V Tirtajaya, pihak BBWS, Pihak PJT wilayah II bersama para waker, dan Kepala Desa beserta jajaran Pemdes Medankarya yang sudah membantu kami dengan merespon cepat memberikan aksi nyata atasi keluhan para petani disini. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih.” Pungkasnya.

Senada dengan salah satu warga petani yang merasa terbantu atas tindakan nyata Pemerintah Kabupaten Karawang dan pihak terkait.

“Saya sebagai masyarakat dan juga salah satu petani di desa ini mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dan kepada pihak pihak terkait yang sudah membantu kamai mengatasi keluhan keluhan kami para petani.” Ujarnya.

“Semoga dengan sudah di normalisasi atau sudah di keruknya SS Tambun di desa Medankarya ini aliran air menjadi lancar sampai ke lahan lahan sawah, sehingga kebutuhan pasokan air yang kami butuhkan bisa terpenuhi. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih.” Tutupnya.

 

•Red

Akibat Saluran SS Tambun Tak Lancar, Petani Di Medankarya Terancam Gagal Panen, Minta Pemerintah Lakukan Normalisasi

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Normalisasi sungai merupakan program penting untuk mengatasi banjir dan menjaga kelancaran aliran air. Normalisasi sungai juga harus menjadi program prioritas pemerintah untuk mengurangi risiko bencana tahunan yang merugikan masyarakat secara sosial dan ekonomi. Hal ini sejalan dengan misi kedelapan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Asta Cita nya, yaitu menciptakan kehidupan harmonis dengan lingkungan dan alam.

Namun sayang, program yang di canangkan tersebut tak sejalan dengan yang di harapkan. Seperti halnya aliran sungai yang ada di wilayah desa Medankarya Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang masih membutuhkan campur tangan serius pemerintah dan dinas terkait.

Pasalnya, aliran air di SS Tambun yang di butuhkan oleh masyarakat petani yang berada di wilayah tersebut merasa kurang efektif dan terhambat karena beberapa faktor. Sehingga hal tersebut dikeluhkan oleh sejumlah warga khususnya para petani yang berada di wilayah desa Medankarya Kecamatan Tirtajaya.

Menanggapai hal tersebut Umar selaku Ketua GP3A desa Medankarya kepada awak media mengatakan, bahwa dengan melihat kondisi tersebut ia mendesak agar pemerintah dan dinas terkait segera melakukan normalisasi.

Foto : Sawah petani yang kering kekurangan pasokan air

“Menanggapi banyak keluhan dari warga, terutama para petani yang saat ini sedang membutuhkan pasokan air kami meminta kepada pemerintah dan dinas terkait untuk segera melakukan normalisasi, karena kondisi sungai di SS Tambun ini terlihat sudah dangkal dan banyaknya tumbuh tumbuhan sehingga menjadikan lambat dan tersumbatnya arus air ke lahan pertanian.” Ucapnya, Minggu (13/5/2025).

“Dan saat ini, masyarakat petani disini sedang musim tanam padi, sehingga pasokan air sangat di butuhkan, sedangkan air yang di butuhkan tersebut menurut kami kurang efektif karena kurang lancar sampai ke lahan lahan pertanian, mungkin karena kedangkalan dan tersumbat. Maka dari itu, agar lebih bisa memperlancar aliran air di sungai ini kami meminta kepada pemerintah dan dinas terkait untuk segera melakukan normalisasi, karena memang ini urgen dan sungai SS Tambun ini memang harus sudah di lakukan normalisasi.” Ungkapnya.

Senada dengan RS Bargo Ketua PAC GRIB Jaya Kecamatan Tirtajaya, ia mendesak agar pemerintah dan dinas terkait segera melakukan normalisasi, mengingat kondisi kedangkalan lumpur disungai tersebut sudah terlihat.

“Kami dan masyarakat petani khususnya para petani yang ada di wilayah desa Medankarya saat ini sudah masuk musim tanam padi, jadi kebutuhan pasokan air sangat di butuhkan, sementara aliran air nya lambat sampai ke lahan pertanian karena lumpur yang sudah dangkal sehingga banyaknya hambatan oleh tumbuh tumbuhan yang ada di saluaran air.” Ujarnya.

“Jadi menurut kami agar bisa memberikan kelancaran kami meminta kepada pemerintah dan dinas terkait untuk segera melakukan normalisasi di SS Tambun karena ini menurut kami sifatnya urgen.” Pungkasnya.

Sementara itu menurut Syamsul selaku Kepala UPTD PUPR Wilayah V saat di minta tanggapannya terkait hal tersebut mengatakan, bahwa pihaknya pun terus berupaya mendorong ke pemerintah dan pihak terkait.

“Waalaikumsalam, siap bapakku. Bantu dorong terus supaya bisa cepat terealisasi.

Kalo berbicara kewenangan itu adalah kewenangan BBWS, kita bicara kepentingan masyarakat khususnya petani, hayu kita bareng bareng bantu dorong.” Ujarnya saat di hubungi melalui pesan Whatsap.

“Saya sudah mengusulkan. Kebijakan dan keputusan tetap ada di Kepala Dinas.” Tandasnya.

“Pada prinsipnya saya mendukung jika diadakan normalisasi SS Tambun, untuk mendukung program ketahanan pangan yang telah dicanangkan pemerintah, yang menjadi permasalahan saluran tersebut bukan kewenangan Pemkab melainkan BBWS.” Pungkasnya.

 

•Red

Danlanud Muljono Hadiri Apel Gelar Pasukan Kader Ansor Dan Banser Se-Jawa Timur

0

SURABAYA |infokeadilan.com – Komandan Lanud Muljono Kolonel Pnb Ahmad Putra Utama Tarigan, M. Han,. menghadiri Apel Gelar Pasukan Kader Ansor dan Banser Se-Jawa Timur yang bertempat di JX Internasional Jatim Surabaya, Minggu (13/4/2025).

Apel Gelar Pasukan Kader Ansor dan Banser Se-Jawa Timur dengan tema “Manunggal TNI-Ansor Bersama Rakyat untuk Indonesia Emas 2045” bertindak selaku Pembina Apel, Pangdam V/ Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin.M.A, dengan Pimpinan Apel Wakil Ketua Pertahanan dan Keamanan Wilayah PW GP Ansor Jatim/Ketua PC GP Ansor Sidoarjo, H. Riza Ali Faizin, M.Pd.I yang diikuti sekitar 25.000 orang. Dan Sebagai penanggung jawab Ketua PW GP Ansor Jatim, H. Musaffa Safril, S.H., M.H.

Dalam amanatnya Pangdam V/Brawijaya, menyampaikan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada seluruh jajaran GP Ansor dan Banser atas kontribusi dan sinerginya dengan TNI dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dimana semangat gotong royong dan nilai keikhlasan yang menjadi ciri khas Banser adalah kekuatan besar dalam membangun pertahanan semesta.

“Saya berpesan kepada seluruh kader Banser, agar terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kedisiplinan, serta menjaga netralitas dan soliditas di tengah dinamika kehidupan berbangsa dimana Banser bukan hanya barisan terlatih, tetapi juga barisan bermoral dan berintegritas dimana membatu program pemerintah yang di anakan oleh Presiden Republik Indonesia.” Ucapnya.

“Saya berharapan para kader Banser bisa menjaga Jawa timur sebagai wilayah yang aman, damai, dan penuh toleransi dimana bersama TNI, Polri, dan seluruh komponen bangsa, bisa mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaulat.” Pungkas Pangdam V/Brawijaya”

Turut Hadir dalam Apel tersebut diantaranya Pangdam V/Brawijaya beserta jajaran, Pangkoarmada II beserta Jajaran, Danlanud Abd Saleh, Danlanud Iswahyudi, Danlanud Muljono beserta para pejabat Lanud Muljono, Ketua GP Ansor Jatim beserta para pengurus wilayah Jawa Timur.

 

•Red

Sumber : Lanud Iskandar

Perkuat Sinergitas, Kodim 1702/Jayawijaya Sambut Kedatangan Kapolres Jayawijaya

0

WAMENA |infokeadilan.com – Mewakili Dandim, Letnan Dua Infanteri Paisal Perwira Seksi Personel (Pasi Pers) Kodim 1702/Jayawijaya, menghadiri acara penyambutan Kapolres Jayawijaya yang baru, AKBP Agung Made S. Bimantara, S.I.K, yang berlangsung di Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Minggu (13/04/2025).

Acara penyambutan ini menjadi simbol sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jayawijaya serta mempererat hubungan antarinstansi dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat TNI, Polri, dan unsur Forkopimda setempat.

Letda Inf Paisal menyampaikan harapan agar kerja sama yang telah terjalin baik antara Kodim 1702/Jayawijaya dan Polres Jayawijaya dapat terus ditingkatkan di bawah kepemimpinan AKBP Agung Made S. Bimantara, S.I.K.

“Kami dari jajaran Kodim 1702/Jayawijaya menyambut baik kehadiran Kapolres yang baru. Sinergitas TNI-Polri akan terus kami jaga untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah ini,” Pungkasnya.

Acara penyambutan berlangsung dengan penuh khidmat dan keakraban, diakhiri dengan sesi ramah tamah bersama seluruh tamu undangan.

 

•Red

Sumber : Kodim 1702/Jayawijaya.

Kecam Pelaku Asusila Oknum Dokter, Cellica : Coreng Nama Baik Profesi Dokter

0

BANDUNG |infokeadilan.com – Polemik terkait kasus rudapaksa penunggu pasien yang ramai jadi perbincangan publik. Anggota DPR RI fraksi Partai Demokrat Cellica Nurrachadiana minta Menkes cabut STR SIP dan Tata Kelola RSHS diperbaiki.

“Saya berencana akan kunjungi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, usai kasus pemerkosaan oleh saudara PA (31) mencuat. Dengan apa yang dilakukan oleh oknum dokter residen anestesi dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) ultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad).” Ungkapnya dalam postingan yang di unggah di akun IG nya pada Sabtu (12/5/2025)

“Saya melihat, mengamati dan menilai, apa yang dilakukan saudara PA mencoreng nama baik pendidikan dan profesi dokter serta fasilitas kesehatan secara umum.” Tegasnya.

“Saya sangat mengecam keras kasus dugaan pemerkosaan ini, pastinya hal ini membuat kita geram, tindakan yang dilakukan oknum tenaga medis ini telah mencoreng nama institusi lembaga pendidikan, keprofesian, bahkan fasilitas kesehatannya,” Tandasnya dengan nada geram.

Lebih jauh ia juga mempertanyakan tentang tata kelola di Rumah Sakit tersebut. Menurutnya, terkait dengan munculnya kasus tersebut perlu di kaji lebih dalam.

“Sayapun mempertanyakan tata kelola di RSHS, karena berdasarkan sepengetahuan saya, PPDS tingkat 2, sangat aneh bisa leluasa melakukan hal yang sperti demikian, ada upaya pasang infus sampai 15 kali, penggunaan midazolam yang punya efek amnesia anterograde dan lain sebagainya, dan dalam kasus ini banyak yang harus dikaji secara mendalam.” Paparnya menjelaskan.

“RSHS pun saya yakin sudah computerized.” Imbuhnya.

“Pertanyaannya jika sudah, maka untuk mendapatkan obat dan peralatan infus harus melalui sistem pastinya, namun ini kok tidak ada yang curiga bahwa ada penyalahgunaan otoritas penggunaan obat tertentu. Menurut saya ini ada kegagalan sistemik sehingga kejahatan mudah sekali terjadi. Saya minta RSHS juga memperbaiki tata kelolanya.” Ungkapnya lagi menandaskan.

“Saya sangat merasa sedih akan banyaknya pemberitaan yang bernarasi hal hal yang tidak semestinya, imbas perbuatan biadab yang dilakukan oleh Saudara PA.” Ujarnya.

Ia juga mengungkapkan keprihatinannya. Dirinya merasa sedih atas tindakan yang di lakukan oleh oknum tersebut.

“Jujur saya sedih, atas perbuatan ini timbul narasi ‘dokter cabul’ dan ini membuat citra dokter anjlok di masyarakat. Tentu saja dokter yang berhati mulia dan berakhlak luhur juga banyak, namun karena kasus ini jadi timbul stigma negatif.” Ucap teh Celli.

“Sebagai mitra Kementrian Kesehatan, pastinya persoalan ini harus diselesaikan secara serius dari hulu ke hilirnya, dimulai dari sistem dan lembaga pendidikan, RS pendidikan yang mengayomi peserta didik, penerimaan PPDS, dsb, termasuk berkoordinasi dengan Kemendikti dan Kemenppa.” Pungkasnya.

 

***

Lapas Karawang Berikan Remisi Khusus Kepada Warga Binaan, 4 Orang WBP Dinyatakan Langsung Bebas

0

KARAWANG |infokeadilan.com
Hari Raya Idul Fitri menjadi momentum yang ditunggu oleh seluruh Umat Muslim di seluruh Dunia, tak terkecuali bagi Warga Binaan Lapas Karawang yang Muslim, dimana di Hari Raya tersebut mereka bisa mendapatkan pemotongan masa pidana.

Dimoment Idul Fitri 1446 Hijriyah kali ini, Lapas Karawang berikan Remisi Khusus (RK) kepada 915 Warga Binaan yang beragama Islam.

Remisi Khusus tersebut terbagi menjadi 3, yaitu Remisi Khusus I sejumlah 908 Warga Binaan, Remisi Khusus II sejumlah 4 Warga Binaan (Langsung Bebas) dan RK II + Subsider sejumlah 3 Warga Binaan.

Besaran remisi tersebut pun berfariasi, mulai dari 15 hari, 1 bulan, hingga 2 bulan. Mereka semua mendapatkan remisi karena telah memenuhi syarat Administrasi dan Substantif yang ditetapkan.

Kepala Lapas Karawang Christo menyampaikan, bahwa Remisi Khusus merupakan bentuk perhatian dari pemerintah terhadal Warga Binaan yang telah memenuhi syarat Administrasi dan Substantif.

“Remisi Khusus atau sering kali kita sebut RK merupakan salah satu bentuk apresiasi pemerintah terhadap Warga Binaan yang telah memenuhi syarat secara Administratif dan Substantif berupa menjalankan pembinaan dengan baik dan tidak membuat permasalahan atau melanggar tata tertib di Lapas” Ujarnya.

Dirinya pun berharap dimoment Idul Fitri ini khususnya bagi Warga Binaan Muslim yang mendapatkan Remisi Khusus agar terus dapat menjalankan pembinaan dengan baik sampai dengan waktu bebasnya tiba.

“Saya berharap kepada Warga Binaan yang mendapatkan Remisi Khusus ini bisa terus menjalankan pembinaan dengan baik sampai dengan waktu bebas tiba.” Harap Christo.

“Dan perlu diketahui jumlah Warga Binaan di Lapas Karawang sebanyak 1.163 dengan keterangan Tahanan sebanyak 122 orang, 1.041 Warga Binaan diantaranya Muslim sebanyak 1.019 orang.” Pungkasnya.

 

•Red

Danlanud Iskandar Gelar Open House Bersama Keluarga Besar Lanud Iskandar

0

KALIMANTAN TENGAH |infokeadilan.com – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Iskandar Mayor Pnb Nugroho Tri Widyanto, M.Han didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cab8/D.I Ny. Erma Nugroho Tri Widyanto menggelar acara Open House di rumah dinas Danlanud Iskandar. Acara Open House dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah ini dihadiri oleh Personel Lanud Iskabdar beserta keluarga, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalteng, Senin (31/3/2025).

Dalam sambutannya, Danlanud Iskandar mengungkapkan rasa syukur kehadiral Allah SWT karena momen Idul Fitri ini dapat berkumpul dengan keluarga besar. Pada Idul Fitri sebelum sebelumnya selalu stanby SAR. Berat karena momen yang ditunggu tidak bisa berkumpul dengan keluarga besar, disyukuri karena itu tugas negara yang sangat mulia, kemanusiaan.

Lebih lanjut Danlanud menyampaikan bahwa “Besok pagi tanggal 1 April mendapatkan kenaikan Pangkat dari Mayor ke Letkol. Suatu anugrah yang luar biasa di hari yang fitri. Mohon doanya semoga dengan Pangkat dan jabatan yang baru dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya”ungkapnya

Disamping itu Danlanud menyampaikan bahwa acara ini menjadi momentum untuk membangun kebersamaan dan solidaritas di lingkungan Lanud Iskandar. “Open House ini bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi juga sebagai ajang mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan di antara kita semua. Semoga kebersamaan ini semakin memperkuat hubungan kekeluargaan dalam satuan kita”, ujarnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan kekompakan antar anggota Lanud Iskandar beserta keluarganya. Dalam suasana yang penuh kehangatan para tamu yang hadir menikmati momen kebersamaan serta hidangan yang telah disediakan.

Acara open house ini juga menjadi kesempatan bagi para anggota untuk lebih mengenal satu sama lain di luar tugas kedinasan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kekompakan dan semangat kebersamaan di lingkungan Lanud IKR semakin kuat, sehingga dapat mendukung tugas-tugas yang diemban dengan lebih baik.

 

•Red

Sumber : Humas Lanud Iskandar

Klarifikasi Kades Tirtasari Soal Bangunan Fisik Dana Desa, Ini Penjelasannya

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Adanya pemberitaan di salah satu media online terkait pembangunan fisik penurapan saluran air Desa Tirtasari Kecamatan Tirtamulya dari program Dana Desa tahap I yang di nilai tidak transparan di klarifikasi Kepala Desa Tuti Komalasari.

Di katakan Tuti, bahwa pembangunan fisik penurapan saluran air yang anggarannya bersumber dari Dana Desa tersebut tersebar di tiga titik, diantaranya dusun Pelem, dusun Sukaati dan dusun Kiaralawang.

“Ya betul, pembangunan fisik penurapan saluran ini sumber anggarannya dari Dana Desa tahap I tahun 2025. Dan pembangunan ini kita alokasikan di tiga titik yaitu, di dusun Pelem, dusun Sukaati dan dusun Kiaralawang.” Ucapnya, Senin (31/3/2025) siang.

“Dan perlu diketahui juga pekerjaan ini di kerjakan oleh warga setempat, artinya kami tidak di kerjakan oleh pihak ketiga. Karena kami ingin memberdayakan masyarakat setempat.” Jelasnya.

“Kenapa harus oleh warga setempat ? Karena kami ikuti aturan, yaitu memberdayakan masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian serta mengurangi angka pengangguran.” Terangnya.

Tuti juga menegaskan, bahwa terakait papan informasi pekerjaan yang tidak terpasang, akan tetapi menurutnya bahwa papan informasi proyek tersebut sudah ada, namun belum di pasang karena belum selesai.

“Masalah papan proyek sudah kami pesan untuk tiga titik, bukan tidak ada, hanya memang belum kami pasang karena belum selesai di percetakannya, jadi belum bisa di pasang. Dan saat itu pekerjaan baru lebih kurang tiga hari menjelang lebaran, nanti juga kami pasang.” Tandasnya.

“Dan terkait munculnya pemberitaan kemarin, itu hanya miskomunikasi saja.” Pungkasnya.

Sementara itu, menurut salah satu warga yang terkenal dengan nama panggilan Bapak, saat di temui sore hari di sekitar lokasi mengutarakan, ia mengaku bahwa pekerjaan tersebut dikerjakan oleh warga setempat.

“Ya betul, pekerjaan ini yang bekerjanya warga setempat yaitu warga dusun Kiaralawang Desa Tirtasari.” Ujarnya.

“Sebagai warga tentunya Bapak juga berpesan kepada pekerja yang mengerjakan turap itu meminta agar pekerjaan harus lebih bagus dan kokoh. Dan Bapak yakin kalau di kerjakan oleh warga setempat kualitasnya bisa terjaga dengan baik supaya bisa bertahan lama.”Pungkasnya.

 

•Edi

Rai Medical Team Karawang Berhasil Tangani 15 Korban Lakalantas Selama Mudik Lebaran 1446 H/2025

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan di titik titik yang rawan, tim layanan Ambulance Rai Medical Team (RMT) siaga untuk memberikan pertolongan pertama kepada para pemudik yang melintas di jalan baru Arteri Tanjungpura-Klari.

Raihan Al Fatah, S.H., sebagai owner dari tim layanan Ambulance Rai Medical Team (RMT) memaparkan, bahwa selama pelaksanaan pengamanan arus mudik sejak tanggal 25 sampai 30 Maret 2025, tim layanan ambulance Rai Medical Team (RMT) telah melakukan penanganan sebanyak 15 korban Lakalantas.

“Kami tim layanan ambulance Rai Medical Team (RMT) yang standby di posko jaga di jalan baru Arteri Tanjungpura-Klari sejak tanggal 25 sampai dengan 30 Maret 2025 untuk berpatroli dan memantau para pemudik.” Ucapnya, Senin (31/3/2025)

“Selama kami melaksanakan pengamanan arus mudik mulai sejak tanggal 25-30 Maret 2025 tim layanan ambulance Rai Medical Team (RMT) telah melakukan penanganan sebanyak 15 korban akibat Lakalantas.” Jelasnya.

Ia meminta kepada para pemudik, baik untuk pengendara sepeda motor maupun mobil diharapkan tetap berhati hati dan fokus dalam perjalanan.

“Diharapkan pada arus balik nanti para pengemudi kendaraan roda dua maupun roda empat dapat lebih berhati hati dan lebih fokus dalam berkendara serta menjaga kecelatan agar dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas. Jika merasa kantuk lebih baik beristirahat dan tidur sejenak, jangan memaksakan diri melanjutkan perjalanan.” Tandas Rai Al Fatah mengingatkan.

“Dan hari ini, di hari kemenangan, kami dari Crew Rai Medical Team Karawang mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah dan Selamat Lebaran 2025″ Taqobalallahu Minna Waminkum, Siyama Wa Siyamakum, Taqobalallahu Ya Kariim, Minal Aidin Wal Faidzin”.

“Tebarkan terus kebaikan kepada siapapun dan dimanapun, karena dengan berbuat baik disitu terdapat satu kebahagiaan. “Jangan lupa berbuat baik karena berbuat baik membuat kita bahagia”. Pungkasnya dengan menyebut slogan Rai Medical Team.

 

•Red