Beranda blog Halaman 223

Komando Distrik Militer 0418/Palembang, Laksanakan Apel Siaga Hari Libur Lebaran 2025

0

PALEMBANG |infokeadilan.com – H-2 jelang hari Raya idul fitri Kodim 0418/Palembang mengelar apel siaga yang dipimpin  oleh Danramil 08/Sako Lettu Kav Taufik yang diikuti personel kodim 0418/Palembang, Sabtu (29/3/2025)

Apel yang digelar di Makodim 0418/Palembang ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel dalam mengamankan menjelang perayaan Idul Fitri serta menghadapi lonjakan arus mudik yang diperkirakan meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Dalam arahannya, Danramil 08/Sako Lettu Kav. Taufik menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, terutama kemacetan lalu lintas di jalur mudik dan titik-titik rawan lainnya.

Selain itu, ia juga menginstruksikan agar dilakukan penebalan atau penambahan personel di Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan), apabila jika situasi di lapangan memerlukan dukungan tambahan.

“Seluruh personel harus tetap siaga dalam mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, termasuk kemacetan dan gangguan keamanan lainnya. Jika diperlukan, segera lakukan penebalan pasukan untuk membantu rekan-rekan kita di Pospam dan Posyan agar pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” Ucap Danramil

Selain fokus pada pengamanan jalur mudik, Danramil juga mengingatkan pentingnya pengawasan di tempat-tempat keramaian maupun tempat rawan aksi kriminalitas.

“Oleh karena itu, patroli di pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, serta tempat-tempat yang dianggap rawan kriminalitas akan ditingkatkan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat,” Pungkasnya.

 

•Red

Sumber : Humas Kodim 0418/Palembang

Duka Camin Jelang Hari Raya, Rumahnya Ambruk, Sudah Coba Di Ajukan Bantuan, Tapi Terbentur Aturan

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah di tahun 2025 ini sepertinya menyisakan duka yang mendalam buat Camin salah satu warga Dusun Cemara Dua RT 002/003 Desa Cemarajaya Kecamatan Cibuaya Kabupaten Karawang. Pasalnya, rumah yang di milikinya kini rata dengan tanah akibat terpaan angin kencang yang memporak porandakan tempat tinggalnya pada Kamis (27/3/2025) malam pukul 21 : 00 WIB.

Menurut pengakuan Camin kepada awak media, saat rumahnya ambduk dia sendiri tidak mengetahui karena dirinya sedang berada di rumah saudaranya selesai melaksanakan shalat tarawih di Musholah yang tidak jauh dari rumahnya.

“Saya juga tidak tau kalau rumah saya roboh, karena pada saat kejadian saya sedang ada di rumah saudara saya, saat itu selesai shalat tarawih di Musholah. Tak lama pada saat itu tahu tahu ada suara seperti tumpukan bangunan yang ambruk. Khawatir suara itu rumah ambruk dan khawatir itu rumah saya karena rumah saya memang sudah banyak yang lapuk dan rapuh, akhirnya saya pulang untuk melihat, ternyata yang roboh itu adalah rumah saya.” Ungkapnya.

“Ya saya juga tau, rumah saya sudah banyak yang rapuh dan lapuk, tapi mau bagaimana lagi pak, bukan saya ga mau memperbaiki rumah, buat sehari hari untuk saya sendiri saja kadang kekurangan pak.” Keluhnya dengan nada pasrah.

Terpisah, Engkong salah satu tokoh masyarakat dan juga sebagai pihak Pemdes mengungkapkan, jauh sebelum kejadian, rumah milik Camin sebenarnya sudah coba diajukan ke pihak Pemdes beberapa kali agar mendapatkan bantuan Rumah Layak Huni (Rulahu) namun karena terkendala lokasi lahan yang berada di bantaran sungai, sehingga Camin tidak bisa mendapatkan bantuan Rulahu dari pemerintah.

“Melihat kondisi rumahnya yang sudah rapih dan lapuk, sebenarnya jauh sebelum kejadian kami pihak Pemdes sudah mengajukan beberapa kali untuk mendapatkan bantuan pembangunan rumah pak Camin ini, namun terkendala dengan status tanahnya yang berada di bantaran sungai.” Terangnya.

“Saat ini pak Camin hidup sendiri di rumah tersebut, beruntung ketika ambruk rumahnya, pak Camin sedang tidak berada di dalam rumah.” Jelasnya.

“Kalau memang ingin membantu masyarakat, tolonglah bila memang ada peraturan seperti itu ya oke lah, tapi minimal lihatlah kepada warga yang memang benar benar berada di garis kemiskinan dari peraturan tersebut setidaknya bisa memberi kebijakan. Semoga saja terketuk hati beliau beliau untuk membantu bapak Camin ini.” Pungkasnya.

 

•Red

Sah, Jurnalis Bela Negara DPC Karawang Resmi Terbentuk, Siap Bersinergi dengan Instansi Dan Perusahaan

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Jurnalis Bela Negara (JBN) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Karawang resmi terbentuk dan telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan. Struktur kepengurusan JBN DPC Karawang terdiri dari :

Ketua : Herman ST (Suarakota.co.id)

Sekretaris: Rizki Ramdani (Suarana.com)

Bendahara: Eddy Sudrajat (Suarakotasiber.com)

Sekretaris JBN Karawang, Rizki Ramdani, yang juga menjabat sebagai Sekjen JBN Karawang, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

“Alhamdulillah, kami telah dipercaya oleh DPP dan DPD untuk menjalankan roda organisasi ini. Setelah Lebaran, kami akan segera meluncurkan kantor sebagai pusat koordinasi dan kegiatan JBN Karawang,” ujar Rizki, Jumat (28/03/2025).

Sebagai organisasi yang berorientasi pada profesionalisme dan nilai-nilai kebangsaan, JBN Karawang berkomitmen untuk bersinergi dengan berbagai instansi dan perusahaan di Karawang guna mendukung transparansi informasi serta pembangunan daerah.

“Kami siap menjalin kemitraan dengan instansi pemerintah, swasta, dan berbagai elemen masyarakat guna menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, serta mendukung kemajuan Karawang,” Tambahnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan yang solid, JBN Karawang optimistis dapat memberikan kontribusi nyata bagi dunia jurnalistik serta turut menjaga semangat kebangsaan dalam setiap pemberitaan.

 

•Rls

Aksi Heroik Anggota IWO Indonesia DPD Karawang Bantu Pemudik Yang Mengalami Trouble Kendaraan

0

KARAWANG |infokeadilan.com
Pengurus Kordinator Wilayah IWO Indonesia DPD Karawang Utara melakukan aksi heroik membantu sorang pemudik asal Depok yang mengalami masalah kendaraan saat sedang melakukan perjalanan mudik ke Subang di jalan baru Arteri Tanjungpura-Klari Karawang, Jum’at (28/3/2025).

Abdul Rojak atau yang biasa di panggil Kojek salah satu jurnalis media Nuansametro.com yang juga sebagai pengurus IWO Indonesia DPD Karawang Utara bidang Investigasi mengatakan, saat dirinya melakukan patroli untuk memantau situasi para pemudik di jalan baru Arteri Karawang tersebut menjumpai seorang pemudik berasal dari Depok mengalami masalah kendaraan.

“Sekitar pukul : 13 : 30 WIB saya melakukan patroli untuk memantau situasi para pemudik dijalan baru Tanjungpura-Karawang. Tepat di dekat bundaran gudang Indomarco saya melihat ada salah satu pengendara roda dua yang di tuntun, ketika saya dekati dan saya tanya ternyata kendaraannya mengalami masalah putus panbelt.” Ucapnya menjelaskan.

“Tanpa menunggu lama kemudian akhirnya saya memutuskan untuk membantunya dengan menyetep kendaraannya ke bengkel motor terdekat. Karena di sepanjang jalur jalan baru tidak ada bengkel yang menyediakan onderdil atau spare part kendaraan akhirnya saya step hingga ke Play Over Lamaran sampai di bengkel motor.” Ungkapnya menjelaskan.

Sementara itu, Edi pemudik rasal dari Depok yang hendak melakukan mudik ke Subang mengaku merasa terbantu dengan hadirnya posko posko jaga di sepanjang jalur jalan baru Karawang.

“Saya dari Depok pak, asli dari Subang. Saya bekerja di Depok. Ini saya mau mudik ke kampung halaman pak.” Ujarnya.

“Alhamdulilah, tadi saat kendaraan saya mengalami masalah putus panbelt nya, dan saat saya sedang menuntun kendaraan, saya bertemu dengan pak Kojek dari IWO Indonesia yang sedang patroli memantau para pemudik. Akhirnya berkat bantuan beliau kendaraan saya di step sampai bengkel.” Terangnya.

“Terima kasih saya ucapkan kepada jajaran IWO Indonesia DPD Karawang khususnya kepada pak Kojek yang sudah membantu saya, sehingga kendaraan saya bisa kembali di gunakan. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih, semoga kebaikan bapak bapak semua di bales dengan kebaikan yang lebih dan semoga kebaikan bapak bapak ini menjadi amal ibadah, Aamiiiin.” Pungkasnya.

 

 

•Red

H-3 Jelang Idul Fitri 1446 Hijriah Tahun 2025, Pemudik Mulai Terlihat Ramai

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Prediksi puncak arus mudik Idul Fitri 1446 Hijriah tahun 2025 terjadi hari ini Jum’at tanggal 28 Maret, hasil tersebut didapat dari hasil survei yang menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk melakukan mudik di tahun ini. Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pantauan tim liputan media di Posko Liputan arus mudik balik IWO Indonesia DPD Karawang di jalan baru Arteri Tanjungpura-Klari terlihat para pemudik yang datang dari arah Jakarta dan sekitarnya mulai terlihat memadati.

Peningkatan volume kendaraan, khususnya sepeda motor, mulai terlihat ramai sejak pagi tadi. Para pemudik yang mayoritas berasal dari arah Jakarta, Cikarang maupun Bekasi dan sekitarnya lebih di dominasi memilih jalur jalan baru Arteri Tanjungpura-Klari Karawang menuju berbagai daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Alasan para pemudik leboh memilih jalur jalan baru Arteri Tanjungpura-Klari Karawang tersebut karena dianggap lebih lancar dibandingkan jalur utama lainnya, meski tak jarang terjadi kepadatan di beberapa titik lokasi saat arus mudik.

Angga salah seorang pemudik dari Jakarta Timur yang melakukan perjalanan mudik ke Brebes Jawa Tengah mengaku memilih berangkat mudik pagi dengan tidak tergesah gesah.

“Mudik pakai motor biar santai dan murah meriah,” Ucapnya.

Ia mengaku setiap mudik Lebaran menggunakan sepeda motor. Selain murah meriah, juga memudahkan mobilitas di kampung halaman.

“Iya pak, saya lebih memilih nggunakan motor dan saya rasa lebih murah. Selain itu kalau pakai motor nanti di kampung bisa kita gunakan jadi lebih mudah untuk transportasi.” Ujar Angga saat beristirahat di posko liputan IWO Indonesia DPD Karawang, Jum’at (28/3/2025).

“Dan kenapa saya lebih memilih melintas di jalur jalan baru Arteri Tanjungpura-Klari Karawang ini, karena jalur ini lebih lancar di banding jalur lain, walaupun memang ada beberapa titik yang membuat macet dan ada beberapa titik jalan yang rusak dan berlubang, meski demikian saya lebih memilih jalur ini.” Pungkasnya.

•Red/Fai

Tekan Tindak Kejahatan Di Provinsi Riau, Masyarakat Dan Pers Dukung Kapolda Riau

0

RIAU |infokeadilan.com – Masyarakat Riau merasa terkejut, bercampur rasa bangga dengan pernyataan spektakuler dari Kapolda Riau yang baru, Irjen Pol Herry Heryawan. Pasalnya, harapan masyarakat bahwa kepolisian menjadi pelindung, penganyom dan pelayanan masyarakat selama ini kerap diragukan oleh masyarakat Riau, Jum’at (28/03/2025).

“Kita duduk harus lebih rendah dari masyarakat, dan berdiri lebih rendah dari masyarakat, karena kita adalah pelayan masyarakat” Ujar Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan ketika memberikan arahan kepada jajarannya di Polda Riau.

Hal itu berulang-ulang ditegaskanya dengan sebuah harapan adanya perubahan pola pikir dan bentuk layanan masyarakat yang terjadi di tubuh polri diseluruh wilayah kepolisian provinsi Riau.

Tak mengherankan, ternyata berdasarkan penelusuran awak media ini, sosok bhayangkara satu ini rupa-rupanya sudah sarat dengan pengalaman berjibaku di dunia keresersean. Sebut saja, diantaranya, Herry Heryawan berhasil melumpuhkan “Bos preman besar” yang sangat ditakuti di seantero kota Jakarta, Jhon Key.

Selanjutnya, Herry Heryawan juga turut andil dalam pengungkapan kasus besar narkoba seberat 1 ton sabu di Anyer, Banten, pada Juli 2017. Termasuk menangkap Richard Muljadi, cucu konglomerat Kartini Muljadi atas kasus narkoba pada, Rabu, 22 Agustus 2018.

Selain itu, berdasarkan riwayat jabatan karir kepolisian yang di embanya, ternyata Irjen Pol Herry Heryawan sangat banyak menghabiskan waktunya di wilayah kepulauan Riau dan sekitarnya.

Antara lain, menjadi KA KPPP Poltabes Barelang Polda Kepri (03—10—2000)
PTIK (2001—2003), Kasat Reskrim Polresta Tanjung Pinang Polda Kepri (07—07—2003), Kanit Sat I Ditreskrim Polda Kepri (14—12—2005), Kasat I Ditresnarkoba Polda Kepri (15—08—2006), Kasatreskeim Poltabes Barelang (22—01—2007), Wakapolresta Tanjung Pinang Polda Kepri (IIIB) (23—01—2009), Kadeb 88 Anti Teror Ditreskrim Polda Kepri (02—11—2009) dan Pamen Polda Kepri (Dalam rangma Din Sespimmen 2010).

Dari pengalamannya sebagai perwira polisi di bidang reserse, masyarakat Riau sangat menaruh harapan besar terhadap kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, utamanya dalam membongkar sejumlah besar tindakan kejahatan di provinsi Riau, seperti peredaran dan penggunaan narkoba yang sudah membumi di provinsi Riau, sebagaimana disampaikan oleh ketua lembaga masyarakat, LP-KKI, Feri Sibarani, SH, MH baru-baru ini.

Menurut lembaga masyarakat, LP-KKI, Riau sampai saat ini masih menjadi lahan subur bagi sejumlah tindak kejahatan yang merugikan masyarakat dan negara. Feri Sibarani, yang juga selaku ketua umum DPP-PPDI itu merinci tindak kejahatan yang sering menjadi isu kejahatan di provinsi Riau, antaranya, selain narkoba, ada ilegal logging, ilegal maining, ilegal BBM, ilegal rokok, bahkan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang disebutnya sangat berjaya di Riau.

“Inilah saatnya masyarakat Riau berharap adanya penegakan hukum dan pemberantasan tindak kejahatan di provinsi Riau yang signifikan. Anak-anak Riau sudah jadi korban kerusakan narkoba, hutan kita habis dibabat orang-orang serakah, lingkungan hidup kita rusak parah di gasak tangan-tangan pemodal, BBM subsidi yang menjadi hak masyarakat miskin pun di rampok dan dibegal oleh manusia-manusia rakus” Sebut Feri Sibarani dalam kesempatan berbincang dengan awak media ini.

Bahkan dalam pernyataannya, ketua LP-KKI itu pun mengatakan, dari laporan-laporan masyarakat yang diterima pihaknya, hampir semua jenis kejahatan tersebut, melibatkan oknum aparat penegak hukum dari unsur kepolisian, dan juga oknum TNI yang bukan rahasia umum lagi di provinsi Riau.

“Inilah yang meresahkan kita sebagai masyarakat. Karena saat kita melihat kejahatan justru di backing oleh oknum-oknum aparat, kita menjadi prihatin dan sekaligus sangat kecewa melihat tindakan oknum-oknum itu. Ternyata kita berhadapan dengan mereka. Inilah yang penting kita sikapi. Dengan adanya pergantian kapolda riau ini, dari Irjen pol mohammad Iqbal kepada Irjen pol Herry Heryawan ini, kita ada harapan, Herry Heryawan dapat memberantas ini semua tanpa pandang buluh” Ungkap Feri Sibarani.

Bahkan salah satu tokoh akademisi riau, Dr. Mexsasai Indra, SH, MH, yang turut mengapresiasi pernyataan Herry Heryawan, mengatakan, bahwa intruksi tegas Herry di nilai sebagai pertanda adanya perubahan paradigma berfikir bagi insan bhayangkara di provinsi Riau. Menurut wakil rektor I bidang akademik UNRI itu, pihaknya menilai, kehadiran Kapolda Riau seperti Irjen Pol Herry Heryawan sangat dinantikan oleh masyarakat riau.

“Cara pandang yang di perlihatkan oleh Kapolda Riau yang baru ini menunjukkan adanya pergeseran dari cara pandang Aparat Penegak Hukum (APH) yang berparadigma positivisme hukum ke paradigma yang sociological jurisprudence. Selama ini memang kita akui, bahwa tindakan atau cara pandang sejumlah kepolisian itu sudah sering bergeser dari bingkai perspektif undang-undang. Semoga dengan niat pak Herry Heryawan ini, layanan kepolisian yang sesungguhnya dapat di rasakan oleh masyarakat Riau” Harapnya.

Belakangan, masyarakat Riau dihebohkan oleh kabar pengungkapan kasus mega korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Fiktif DPRD Riau yang melibatkan keuangan Negara sebesar Rp 206 miliar di Polda Riau, yang hingga saat ini belum jelas siapa pelakunya dan tersangkanya.

Menurut informasi yang disampaikan oleh pihak penyidik di reskrimsus Polda Riau, dan oleh Kapolda Riau sebelumnya, Irjen Pol Mohammad Iqbal, mengatakan, bahwa atas kasus yang mengherankan tersebut, sudah disita sejumlah besar barang bukti, berupa 35 ribuan tiket palsu, ratusan saksi, ratusan miliar uang, berbagai property, kendaraan, dan lain-lain, namun menjadi pertanyaan masyarakat hingga saat ini dimanakah tersangkanya?

 

•Red

Sumber : Liputan Kontributor

Ambulance Pendemo Di Jebak, Polisi Sebut Itu Tidak Benar, LBH Cakra Indonesia Angkat Suara

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Aksi demo tolak UU TNI di Karawang pada Selasa 25/3/2025 berujung ricuh. Ratusan massa yang melakukan aksi demo tersebut sempat di pukul mundur oleh aparat kepolisian.

Dalam aksi tersebut di warnai adanya kabar bahwa polisi menjebak ambulance untuk membawa puluhan pendemo yang terkena tembakan gas air mata.

Namun, kabar tersebut di bantah oleh Kapolres Karawang AKBP Edwar Zulkarnain. Menurutnya, bahwa kabar itu tidak benar “Hoaks”.

Menanggapi hal tersebut Dadi Mulyadi selaku Dewan Pembina LBH Cakra Indonesia sebagai pendamping para demonstran tersebut membantah.

Dikatakan Dadi saat di hubungi awak media pada Kamis (27/3/2025) mengungkapkan bahwa para pendemo pada saat di pukul mundur oleh aparat kepolisian tersebut sebenarnya sudah mulai bergerak meninggalkan lokasi. Ia juga menyebut bahwa polisi telah membuat pernyataan sepihak.

“Sah sah saja sebetulnya polisi membuat pernyataan sepihak sebagai bentuk pembelaan dalam menjaga marwah institusi.” Ucap Dadi kepada awak media.

Lebih lanjut ia juga mengungkapkan, bahwa standar penanganan aksi demontrasi yang dilakukan oleh aparat kepolisian Resor Karawang tersebut dinilai tidak ideal.

“Terkait dengan tindakan penanganan aksi yang di lakukan oleh aparat kepolisian tersebut kami kira tidak ideal. Karena pasca bentrok pendemo sudah dua kali mundur hingga berakhir di titik lokasi pertama di halaman Mesjid Al Jihad. Namun pada saat kawan kawan sedang melakukan evakuasi untuk memberikan penanganan dan pengobatan kepada kawan kawan yang terkena gas air mata dan sebagainya, pada saat akan di bawa ke Rumah Sakit oleh ambulan yang sudah di persiapkan ternyata ambulance tersebut sudah di sabotase, dan akhirnya para demontrans tersebut di bawa ke Polres Karawang.” Ungkapnya.

Padahal peserta aksi tersebut merupakan mahasiswa yang membutuhkan pertolongan darurat karena mengalami luka-luka sampai sesak napas imbas gas air mata.

“Jadi kalau polisi menyatakan itu, nggak ada proses pengobatan, bahkan sampai ke Polres pun mereka di-BAP, mereka disuruh membuat tanda tangan secepatnya,” Tegasnya.

Lebih jauh Dadi juga menegaskan bahwa terkait dengan aksi anarkis dan hal hal lain yang menyudutkan kepada kawan kawan mahasiswa alangkah baiknya pihak kepolisian tidak harus berpendapat bahwa pelakunya kawan kawan mahasiswa karena ini sifatnya masih praduga.

“Dan mengenai adanya kabar bahwa ada kawan kawan mahasiswa yang melakukan aksi anarkis dengan merusak dan membawa senpi, kami rasa pihak kepolisian jangan terlalu menyudutkan karena ini sifatnya masih praduga, saya yakin bahwa itu bukan kawan kawan mahasiswa dan saya yakini bahwa itu adalah oknum. Pasalnya dari vidio yang beredar si pelaku tersebut menggunakan masker atau menutupi wajahnya, yang jelas kawan kawan mahasiswa dalam aksi tersebut semua satu komando.” Pungkasnya.

“Jadi saya rasa hal tersebut alangkah baiknya rekan rekan mahasiswa di ajak duduk bersama dan ngobrol apalagi ini kan bulan Ramadhan, bicarakan saja dengan baik baik, tentunya mereka juga memahami, tidak harus dengan Seperti itu.” Tuturnya.

“Aparat kepolisian dalam penanganan penyelidikan peristiwa bentrokan masa aksi dengan polisi harus menghormati dan memakai KUHAP sebagai panduan penyelidikannya.” Ucapnya lagi menandaskan.

“Jangan sampai seperti yang terjadi menimpa kawan kawan masa aksi Komite Rakyat Sipil Karawang, dimana pada saat proses permintaan keterangan dari masing masing kawan mahasiswa yang di tangkap dan di amankan di Polres tidak diberi kesempatan untuk di dampingi oleh kuasa hukum.” Sambungnya.

“Kemudian kawan kawan mahasiswa juga tidak diberi kesempatan untuk membaca atau mengkoreksi berita acara pemeriksaan tersebut, justru itu terlihat malah cenderung di buru buru untuk menandatangani berita acara. Nah, ini kan dugaanya masuk kedalam pelanggaran terhadap hukum acara (Undue Proses Of Law).” Tegasnya lagi.

“Kami tim LBH CAKRA INDONESIA akan terus mengumpulkan data data dan fakta fakta jikalau nanti ternyata di temukan adanya unsur unsur tindakan perbuatan aparat yang diduga melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Dan kemudian nanti kami akan laporkan ke Komnas HAM berikut menyodorkan vidio vidio saat kejadian dan keterangan keterangan dari beberapa saksi yang sudah kami kumpulkan.” Tutupnya.

•Red

Wujud Kepedulian Kepada Masyarakat, Bupati Karawang Berikan Bantuan Sembako Kepada Warga Desa Wancimekar

KARAWANG |infokeadilan.com – Bertempat di Aula kantor Desa Wancimekar Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama Forkopimda Karawang memberikan bantuan sembako kepada masyarakat Desa Wancimekar Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak TPA Jalupang,  Rabu (26/03/2025).

Bupati Karawang H. Aep Syaepulloh mengungkapkan kebahagiaannya, karena bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Wancimekar yang terdampak, khususnya Dusun Karajan RT 001/001.

“Alhdmdulillah, saat ini kita bisa bertemu dan bersilaturahmi, saya hadir disini ingin menanyakan kondisi Bapak Ibu dan warga yang lain. Semog Bapak Ibu dan warga semuanya yang hadir selalu sehat wal afiat. Dan saya juga memohon maaf jika ada hal yang belum bisa penuhi, mohon di bukakan pintu maaf yang sebesar besarnya. Ini ada sedikit bingkisan untuk Bapak Ibu semua mohon diterima, mudah mudahan bisa bermanfaat.” Ucapnya.

Bupati juga mengatakan, bahwa kegiatan kunjungan tersebut merupakan salah satu agenda yang telah di rencanakan. Selain itu pihaknya juga menyampaikan tentang rencana pembangunan TPA Jalupang yang masih dalam tahap proses.

“Untuk kunjungan hari ini memang sudah menjadi agenda kami. Selain itu juga terkait dengan hal ini kami Pemerintah Kabupaten Karawang ingin menyampaikan tentang rencana pembangunan TPA Jalupang yang saat ini masih dalam proses, karena terkait dengan masalah anggarannya.” Ucap Bupati menjelaskan.

“Dan untuk yang kedua, kordinasi dengan Kepala Desa mengenai akses jalan yang rusak yang belum terealisasikan yaitu perbatasan desa Wancimekar dengan Sarengseng kurang lebih jaraknya 350 Meter. Dan Insya Allah akan Kita perbaiki atau dikerjakan dalam tahun ini.” Tegasnya.

“Kemudian untuk yang ketiga, mengenai pemberian bantuan berupa beras kepada masyarakat, terutama yang terdampak langsung tempat pembuangan sampah yang mencapai 400 sampai 800 Kepala Keluarga.” Terangnya.

Untuk diketahui pada kegiatan tersebut dihadiri oleh Forkopimda Karawang, Camat Kotabaru Hj.Idah Hamidah, Danramil Cikampek, Kapolsek Kotabaru, Kepala Desa seKecamatan Kotabaru, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh Agama, tokoh  masyarakat dan masyarakat desa Wancimekar.

 

•Edi

Berbagi Kebahagiaan Di Bulan Penuh Berkah, GMPI DPD Purwakarta Bagikan Takjil Gratis Kepada Warga

0

PURWAKARTA |infokeadilan.com – Antusiasme masyarakat Purwakarta tampak luar biasa saat sejumlah anggota organisasi kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) Kabupaten Purwakarta menggelar aksi bagi-bagi takjil gratis, Rabu (26/3/2025) sore.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu momen yang dinanti-nanti masyarakat setempat yang sedang berpuasa, khususnya menjelang waktu berbuka puasa.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kami sangat bersyukur bisa berbagi takjil dengan mereka, semoga dapat membantu masyarakat yang ingin berbuka puasa,” Ucap Ahmad Damanhuri selaku ketua DPD GMPI Kabupaten Purwakarta saat ditemui wartawan seusai pembagian paket takjil.

Foto : Para pengurus DPD GMPI Purwakarta

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi ajang untuk lebih mempererat hubungan antara GMPI dan masyarakat serta menjadi momentum untuk berbagi berkah di bulan suci Ramadhan.” Harapnya.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami juga berharap dapat membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa dan memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan takjil untuk menu tambahan di saat berbuka puasa bersama keluarganya.” Pungkasnya.

 

•Riki

Posko Jaga Rai Medical Team Stand By 24 Jam, Siap Berikan Pertolongan Pertama Bagi Para Pemudik

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan, tim layanan Ambulance Rai Medical Team (RMT) melaksanakan piket siaga untuk memberikan pertolongan pertama kepada para pemudik yang melintas di jalan baru Interchange lingkar Tanjungpura-Klari.

Raihan Al Fatah, S.H., salah satu pegawai staf di Kejaksaan Negeri Karawang yang juga merupakan sebagai owner dari tim layanan Ambulance Rai Medical Team (RMT).

Menurut Raihan, hal itu di lakukan untuk mengantisipasi dan memberikan pertolongan pertama kepada para pemudik yang melaksanakan perjalanan mudik yang mengalami gangguan dalam perjalanan.

“Pada Pengamanan Arus Mudik dan Arus Balik Idul Fitri 1446 H/2025 M Tim Layanan Ambulance Rai Medical Team melaksanakan piket siaga guna memberikan pertolongan pertama pada pemudik yang mengalami gangguan kesehatan ataupun mengalami kecelakaan.” Ucap Raihan kepada awak media, Rabu (26/3/2025)

“Kami dari tim Ambulance Rai Medical Team Karawang juga mendirikan posko jaga. Tim dan personil kami selalu siap dan stand by di Posko Gabungan Jalan Baru, tepatnya di depan gudang Indo Grosir.” Terangnya.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan, untuk memantau para pemudik tim bersama para personil Ambulance Rai Medical Team (RMT) tersebut melaksanakan patroli rutin.

“Tim kami stand by di posko 24 jam. Dan untuk memantau para pemudik, kami melakukan patroli rutin setiap 2 jam sekali, guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan di titik rawan kecelakaan pada jam jam rawan mengantuk.” Jelasnya.

Tidak hanya itu, tim layanan Ambulance Rai Medical Team (RMT) membuka layanan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan layanan ambulance di antaranya :

*Antar jemput pasien gawat darurat

*Pelayanan medis home visit

*Pelayanan medis stand by event

*Antar jemput jenazah dalam/luar negeri

*Pelayanan kedukaan

*Cargo jenazah dan

*Pemesanan peti jenazah

Bagi masyarakat Karawang yang membutuhkan layanan ambulance busa juga menghubungi nomor kontak /call center 0817-7088-1667 (Raihan)

 

•Red