Beranda blog Halaman 229

Diduga Remehkan Profesi, Oknum Kepsek SDN Cikampek Pusaka I Karawang Bersikap Acuh Tak Acuh Terhadap Wartawan

0

CIKAMPEK |infokeadilan.com – Selaku seorang tenaga didik apalagi memiliki suatu kedudukan atau jabatan sudah tentunya memiliki jiwa pemimpin, apalagi Ranah yang di geluti setiap hari sebagai seorang guru. Sudah tentu profesi sebagai seorang guru sudah pasti tempatnya atau gudangnya ilmu.

Kita bisa pintar karena guru, kita belajar sopan, akhlak, santun, dari bangku sekolah yang diajarkan oleh guru, kita bisa juga memahami, menjaga dan menenggang rasa atau bertoleransi kepada sesama dan pendidikan serta pelajaran itu di dapat dari guru, yang mana kita diajarkan mengenai pendidikan moral agar kita sebagai anak bangsa mempunyai akidah dan akhlak yang baik.

Begitu juga halnya dalam menerima tamu, kemitraan, kerja sama dan sebagainya kita harus bahkan wajib menjunjung tinggi etika, adab atau attitude. Namun, lain halnya dengan salah satu oknum Kepala Sekolah di SDN Cikampek Pusaka I Karawang inidial D.K yang diduga kurang merespon baik dan enggan menghadapi wartawan yang datang untuk bersilaturahmi guna mempererat kemitraan dan kerjasama terkait pemberitaan program dan kegiatan sekolah.

Padahal, selama ini Kepala sekolah tersebut terkenal baik, namun tak di nyana tiba tiba bisa berubah sifat entah kenapa ?

Selain sebagai jembatan informasi tugas media sebagai sosial kontrol seperti mengawasi, memonitor dan menjaga, baik untuk umum maupun individu yang ada di lingkungan sekitar.

“Iya pak, dari mana ya pak, ada perlu apa ya pak ?. Oh, mohon maaf pak, kalau untuk itu mah sudah banyak pak, majalah juga sudah banyak pak di kantor.” Cetusnya singkat dengan nada ketus, Selasa (11/3/2025)

Menanggapi hal tersebut, memunculkan pertanyaan besar. Pasalnya D.K oknum Kepala Sekolah SDN Cikampek Pusaka I tersebut diduga alergi wartawan. Selain itu sikap dan nada bahasanya pun terkesan menyepelekan terhadap profesi, padahal sejatinya pekerjaan yang di gelutinya pun itu merupakan profesi.

Terkait dengan hal itu, kepada pihak dan instansi terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang diharapkan untuk bisa teguran secara tegas atau tindakan dengan memberikan pemahaman etika yang lebih baik.

 

•Edi

Nenek Jubaedah Warga Desa Tenjolaya Cicalengka Bandung Meminta Keadilan Atas Lahan Yang Diduga Di Rampas

0

BANDUNG |infokeadilan.com -Air mata Nenek Jubaedah, warga Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, telah menyentuh hati kita semua. Beliau, seorang nenek renta, memohon keadilan kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan Bupati Bandung, Dadang Supriatna, karena tanah yang dibeli mendiang suaminya terancam diambil paksa.

Sebagai warga Cicalengka dan Alumni Ketua Kordinator Cicalengka, Aa Purbanda, merasa terpanggil untuk berdiri bersama Nenek Jubaedah dan warga lainnya yang mengalami ketidakadilan ini. Aa Purbanda, yang kita kenal sebagai sosok yang peduli terhadap masyarakat, telah menyatakan kesiapannya untuk berjuang bersama.

“Mari kita bersatu, bahu-membahu, mengawal hak-hak saudara kita yang terancam. Kita tidak bisa tinggal diam melihat penderitaan sesama. Keadilan adalah hak setiap warga Cicalengka, dan kita akan berjuang sampai titik darah penghabisan untuk mendapatkannya,” ujarnya dengan penuh semangat.

Ibu Ayu Septia Ningrum, memahami betul bagaimana perasaan Nenek Jubaedah dan puluhan warga lainnya yang terancam kehilangan tempat tinggal. Dugaan adanya permainan data tanah di tingkat desa, yang menyebabkan perubahan data Leter C, telah menimbulkan keresahan yang mendalam.

“Kami sangat berharap pemerintah, khususnya Bapak Gubernur Jawa Barat dan Bupati Bandung Bapak Dadang Supriatna, bisa mendengar jeritan hati kami dan turun tangan menyelesaikan masalah ini dengan seadil-adilnya. Kami juga sangat berterimakasih atas dukungan Aa Purbanda,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Dirinya akan terus mengawal kasus ini bersama Aa Purbanda. “Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi terbaik,” ujar Ibu Ayu.

Aa Purbanda juga mengajak seluruh warga Cicalengka untuk bersatu, menunjukkan solidaritas, dan mendukung perjuangan menegakkan keadilan ini.

“Mari kita tunjukkan bahwa Cicalengka adalah masyarakat yang peduli dan menjunjung tinggi keadilan,” ajaknya dengan penuh harap.

 

 

•Red

SDN Cikampek Barat IV Berhasil Raih Prestasi Gemilang Di Ajang Lomba Tingkat Sekolah Dasar 2024-2025

KARAWANG |infokeadilan.com – Berkat kolaborasi, dukungan dan suport dari Kepala Sekolah, dewan guru, pelatih, komite serta orangtua murid Sekolah Dasar Negeri Cikampek Barat IV berhasil meraih puluhan prestasi dalam ajang Gebyar Olimpiade Olahraga Nasional (02SN) FLS2N, FTBI dan PHI tingkat Kecamatan Cikampek.

Kehadiran Agus Sulaeman selaku Kepala Sekolah mampu membawa keberhasilan dan prestasi yang luar biasa sejak tahun 2024-2025. Capaian prestasi yang diraih SDN Cikampek Barat IV tersebut mampu memboyong piala di predikat juara I-3 dan juara harapan putra putri terbaik.

Kepala Sekolah SDN Cikampek Barat IV Agus Sulaeman S.Pd saat di temui awak media diruang kerjanya mengucapkan rasa syukur atas capaian yang telah diraih.

“Kami merasa bangga dan bersyukur atas keberhasilan putra putri terbaik SDN Cikampek Barat IV yang mengikuti ajang tersebut. Sebagai Kepala Sekolah tentunya ini keberhasilan ini menjadi satu kebanggan yang luar biasa sehingga sekolah ini mampu mendapatkan piala terbanyak dan keluar sebagai juara I dalam 4 PHI yang diikuti oleh putra-putri terbaik tingkat Kecamatan.” Ungkapnya, Senin (10/3/2025)

“Keberhasilan yang di raih tersebut diantaranya, juara 3 Oltrad lomba 02SN tingkat Kecamatan Cikampek, Cabang Olahraga Bulutangkis putra dan sumpitan.

Juara I MTQ Putri lomba PAI tingkat Kecamatan Cikampek.

Juara 3 pidato putri lomba PAI tingkat Kecamatan Cikampek

Juara 3 FLS2N tingkat kecamatan cikampek cabol(Tari kreasi dan kriya anyam).

Juara 3 Paduan suara tingkat Kabupaten Karawang.

Juara 3 borangan FTBI tingkat Kabupaten.

Juara harapan 1 Pupuh putra FTBI tingkat kabupaten karawang.

Juara 3 harapan pupuh putri FTBI tingkat kabupaten Karawang dan Juara 1 senam PGRI katagori Guru tingkat Kecamatan Cikampek.” Jelasnya.

“Kemudian jenjang prestasi tahun 2025 yang berhasil diraih diantaranya :

Juara 1 MTQ putra diraih oleh:Azam yasashi hajiansyah

Juara 1 MTQ putri diraih oleh; Andhara Aulia Safitri.

Juara 2 pidato putri oleh Dinar Yulianti.

Juara harapan 2 Kaligrapi oleh Afya Zahrany

Untuk lomba FLS2N tahun 2025 tingkat Kecamatan.

Juara 1 Tari kreasi diraih oleh Andhara Aulia Safitri, Aqila Assafiiya dan Khairun Nisa Avrilis.” Paparnya.

“Alhamdulillah kepada Alloh SWT,atas ijinnya SDN Cikampek Barat IV berhasil meraih piala dari berbagai cabang olahraga dan lainnya kami merasa bangga kepada para atlit dan peserta yang telah mengharumkan nama baik sekolah. Selain itu saya ucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran guru yang telah ikut berperan untuk mensukseskan kegiatan dibidang olahraga (02SN) dan kegiatan lainnya,semoga kedepannya lebih kompak lagi dan baik.” Ujarnya.

“Saya berharap dengan pencapaian yang telah diraih ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh siswa SDN Cikampek Barat IV agar kedepannya lebih maju dan bisa menciptakan atlit atlit terbaik hingga ketingkat kabupaten dan mencapai tingkat nasional.” Harapnya.

 

•Edi

Sabet Piala Terbanyak Tingkat Kecamatan, SDN Cikampek Barat IV Siap Maju Ketingkat Kabupaten

KARAWANG |infokeadilan.com – Sekolah Dasar Negeri Cikampek Barat IV berhasil sabet piala terbanyak dalam ajang Gebyar Olimpiade Olahraga Nasional (02SN) FLS2N, FTBI dan PHI tingkat Kecamatan Cikampek.

Kehadiran Agus Sulaeman selaku Kepala Sekolah mampu membawa keberhasilan dan prestasi yang luar biasa sejak tahun 2024-2025. Capaian prestasi yang disabet SDN Cikampek Barat IV tersebut mampu meraih predikat juara I-3 dan juara harapan putra putri terbaik.

Kepala Sekolah SDN Cikampek Barat IV Agus Sulaeman.S.Pd saat di temui awak media diruang kerjanya mengucapkan rasa syukur atas capaian yang telah diraih.

“Kami merasa bangga dan bersyukur atas keberhasilan putra putri terbaik SDN Cikampek Barat IV yang mengikuti ajang tersebut. Sebagai Kepala Sekolah tentunya ini keberhasilan ini menjadi satu kebanggan yang luar biasa sehingga sekolah ini mampu mendapatkan piala terbanyak dan keluar sebagai juara I dalam 4 PHI yang diikuti oleh putra-putri terbaik tingkat Kecamatan.” Ungkapnya, Senin (10/3/2025).

“Keberhasilan yang di raih tersebut diantaranya, juara 3 Oltrad lomba 02SN tingkat Kecamatan Cikampek, Cabang Olahraga Bulutangkis putra dan sumpitan.

Juara I MTQ Putri lomba PAI tingkat Kecamatan Cikampek.

Juara 3 pidato putri lomba PAI tingkat Kecamatan Cikampek

Juara 3 FLS2N tingkat kecamatan cikampek cabol(Tari kreasi dan kriya anyam).

Juara 3 Paduan suara tingkat Kabupaten Karawang.

Juara 3 borangan FTBI tingkat Kabupaten.

Juara harapan 1 Pupuh putra FTBI tingkat kabupaten karawang.

Juara 3 harapan pupuh putri FTBI tingkat kabupaten Karawang dan Juara 1 senam PGRI katagori Guru tingkat Kecamatan Cikampek.” Jelasnya.

“Kemudian jenjang prestasi tahun 2025 yang berhasil diraih diantaranya :

Juara 1 MTQ putra diraih oleh:Azam yasashi hajiansyah

Juara 1 MTQ putri diraih oleh; Andhara Aulia Safitri.

Juara 2 pidato putri oleh Dinar Yulianti.

Juara harapan 2 Kaligrapi oleh Afya Zahrany

Untuk lomba FLS2N tahun 2025 tingkat Kecamatan.

Juara 1 Tari kreasi diraih oleh Andhara Aulia Safitri, Aqila Assafiiya dan Khairun Nisa Avrilis.” Paparnya.

“Alhamdulillah kepada Alloh SWT,atas ijinnya SDN Cikampek Barat IV berhasil meraih piala dari berbagai cabang olahraga dan lainnya kami merasa bangga kepada para atlit dan peserta yang telah mengharumkan nama baik sekolah. Selain itu saya ucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran guru yang telah ikut berperan untuk mensukseskan kegiatan dibidang olahraga (02SN) dan kegiatan lainnya,semoga kedepannya lebih kompak lagi dan baik.” Ujarnya.

“Saya berharap dengan pencapaian yang telah diraih ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh siswa SDN Cikampek Barat IV agar kedepannya lebih maju dan bisa menciptakan atlit atlit terbaik hingga ketingkat kabupaten dan mencapai tingkat nasional.” Harapnya.

 

•Edi

7 Pelaku Tindak Pidana Penggelapan Kendaraan, Berhasil Di Ringkus Polsek Cicendo Bandung

BANDUNG |infokeadilan.com – Polsek Cicendo berhasil ringkus 7 pelaku Tindak Pidana Penggelapan satu unit mobil Toyota Reborn dengan nomor Polisi D 1459 SBB.

Modus para pelaku memiliki peran yang berbeda-beda dalam melakukan aksi kejahatannya dengan cara tak saling mengenal antara satu dengan lainnya.

Kapolsek Cicendo Kompol Dadang Gunawan menyampaikan, bahwa pengungkapan tersebut berawal dari korban yang membuat laporan di Polsek Cicendo yang menyewakan mobil tersebut kepada pelaku berinisial HH. Namun, GPS mobil tersebut mendadak mati.

“Awalnya pihak kami mendapatkan laporan dari korban yang menyewakan mobilnya kepada HH. Munculnya kecurigaan korban karena GPS mobil tersebut mendadak mati sehingga korban melaporkan hal ini.” Ucap Kapolsek Cicendo Kompol Dadang Gunawan kepada awak media, Senin (10/3/2025)

“Untuk pelaku yang pertama berinisial HH ini kita amankan di wilayah Cianjur, dia yang menyewa kendaraan tersebut langsung kepada pemilik rental di Jalan Otten, wilayah Cicendo, Kota Bandung.” Jelasnya.

Foto : Satu unit kendaraan yang berhasil di amankan

Lebih lanjut Dadang mengungkapkan, pihaknya melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk melacak keberadaan mobil tersebut.

“Pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan untuk melacak keberadaan mobil tersebut, dan akhirnya kepolisian berhasil mengungkap para pelaku lainnya yang membantu HH untuk menjual mobil milik rental tersebut.” Terangnya.

“Ada MM, dia turut membantu kemudian ada AP dia yang membuat pemalsuan data aplikasi. Jadi pada saat dicari, yang merental ini susah dicarinya karena data sudah dipalsukan. Lalu ada RI dan AS sebagai penghubung kepada HS sebagai pembeli.” Ungkap Kompol Dadang Gunawan menandaskan.

“Dari pengakuan AS bahwa dirinya di tangkap, ketika dirinya hendak membeli mobil yang ditawarkan oleh temannya yang sebelumnya telah ditangkap oleh pihak kepolisian dan perannya hanya sebatas membantu untuk menjual mobil Toyota Innova Reborn tersebut.” Paparnya.

“Namun dikarenakan dari data-data kendaraan dan pemilik kendaraan ada (satu garis), lalu AS diperintahkan oleh penyidik untuk berpura-pura menawarkan mobil terhadap pelaku selanjutnya kepada berinisial BG. Kemudian BG datang dari Jawa Tengah ke Bandung, hingga akhirnya BG ditangkap dan mobil terakhir diamankan di Jakarta Barat yang di pake oleh MIT.” Jelasnya lagi.

“Akibat perbuatanya berdasarkan hasil pemeriksaan sementara bahwa Pasal yang dikenakan terhadap pelaku adalah pasal 372 Jo Pasal 33 KUHP dan 480 KUHP.” Pungkasnya.

 

•U.M/Red

Meski Tanpa Kehadiran Waker Pemda, Pemdes Bersama Warga Desa Medankarya Tirtajaya Sigap Bersihkan Eceng Gondok

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Warga Dusun Karang Mulya, Desa Medankarya, Kecamatan Rengasdengklok, bergerak cepat membersihkan eceng gondok yang memenuhi aliran sungai di wilayah mereka. Pembersihan ini dilakukan guna melancarkan pasokan air ke lahan pertanian.

Dalam kegiatan tersebut melibatkan Pemdes Medankarya, masyarakat dan petani, serta Perum Jasa Tirta (PJT) II. Namun, terlihat ada satu kejanggalan yang mencolok yakni dengan ketidakhadiran waker Pemda yang seharusnya bertanggung jawab atas pemeliharaan saluran air tersebut.

Pemdes Medankarya, Umar, menyesalkan sikap waker Pemda yang dinilai lalai terhadap tugasnya. Menurutnya, pihak UPTD sudah menghubungi waker Pemda agar turut hadir dalam kegiatan tersebut, namun tetap tidak ada respons.

“Tadi saya menanyakan langsung kepada pihak UPTD mengenai ketidakhadiran waker Pemda, dan mereka mengaku sudah menyampaikan pemberitahuan via WhatsApp. Tapi nyatanya, sampai kegiatan selesai, waker Pemda tetap tidak datang,” ungkap Umar dengan nada kecewa.

Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan program prioritas pemerintah, sehingga semua pihak harus berperan aktif dalam mendukung kelancaran sistem irigasi.

“Salah satu faktor utama dalam pertanian adalah saluran air yang bersih dan tertata. Namun, di lapangan saya melihat kurangnya peran serta dari waker Pemda. Saya berharap dinas terkait lebih memperhatikan SS Tambun ini, karena saluran ini sangat vital bagi pertanian di tiga desa, yakni Karyamakmur, Medankarya, dan Tambaksari,” tambahnya.

Ketidakhadiran waker Pemda dalam kegiatan ini menimbulkan dugaan bahwa ia lalai dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Para petani kini menghadapi ancaman kekurangan air akibat penyumbatan saluran irigasi oleh eceng gondok.

Masyarakat pun mendesak agar dinas terkait segera memberikan teguran atau sanksi kepada waker Pemda yang abai, demi memastikan pasokan air ke lahan pertanian tetap terjaga.

 

•Red

Kwartir Ranting Kotabaru Karawang Gelar Bukber dan Pra- Raker Bahas Program Kerja Taun 2025

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Kegiatan buka bersama adalah kegiatan rutin yang sering dilakukan oleh umat Islam di Indonesia dalam momen bulan Ramadhan yang penuh Barokah. Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kotabaru melaksanakan acara bukber dan Pra-raker sebagai bentuk persaudaraan dan membahas terkait program- program yang akan dilaksanakan kedepan, Senin (9/03/2025).

Bukber dan Pra Raker Kwatir Ranting Kotabaru diadakan di rumah makan Riung Kebon yang berlokasi di Perum Regency desa Cikampek Utara Kecamatan Kotabaru berlangsung khidmat.

Kegiatan buka bersama sekaligus Pra-raker tersebut di ikuti oleh para pengurus Kwaran Gerakan Pramuka Kecamatan Kotabaru dan DKR serta seluruh jajaran dan anggota Kwaran Kotabaru. Kegiatan tersebut di isi pula dengan tausiyah agama oleh ka Eful dan Ka Aceng.

Ketua kwaran Kotabaru Odah Siti Saodah mengucapkan terima kasih atas kehadiran para pengurus yang datang menghadiri acara tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus yang sudah datang dalam acara kegiatan ini.” Ucapnya.

“Acara buka bersama dan Pra-Raker Kwaran Kotabaru ini, merupakan ajang talisilaturahmi antar pengurus dan mempersatukan sebuah organisasi yang kokoh agar kuat demi kemajuan gerakan Pramuka diwilayah Kotabaru.” Terangnya.

“Pada kegiatan ini juga kita membahas tentang membuat program 3 tahun kedepan serta persiapan PAM mudik lebaran dan persiapan pelantikan.” Tandasnya.

“Semoga acara ini menjadi titik awal kemajuan dan semangat yang membara para pengurus untuk memajukan Pramuka di Kecamatan Kotabaru, apalagi melihat komposisi dan skil yang dimiliki oleh para pengurus yang luar biasa.” Pungkasnya.

Lebih lanjut Ketua Kwaran juga menyampaikan tentang persiapan pelantikan dan agenda donasi musibah banjir Karawang. Menurutnya hal tersebut menjadi agenda penting gerakan Pramuka kwartir Kotabaru.

“Insya Allah, Kita dalam waktu dekat akan mengadakan kegiatan penjagaan mudik lebaran tahun 2025, dimana nanti akan ada anak-anak Pramuka DKR Kotabaru yang turun untuk membantu para petugas lain, baik dari kepolisian maupun dari instansi lain yang sedang bertugas dijalan.” Tegasnya.

“Alhamdulillah kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan, semoga kwartir ranting ini semoga maju,dan bersinergi,sesuai dengan tema “Maju bersama meraih cit-cita Dasa Dharma Pramuka,sesuai apa yang sudah direncanakan bisa dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.” Tutupnya.

 

•Edi

Sekertaris Karang Taruna Kecamatan Rengasdengklok Berikan Himbauan Bahaya Tawuran

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Aksi tawuran yang meresahkan warga akhir akhir ini marak terjadi di sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Karawang. Tidak menutup kemumungkinan aksi tawuran tersebut kerap terjadi di wiilayah Utara Karawang tepatnya di daerah Rengasdengklok dan sekitarnya.

Menanggapi hal tersebut demi terciptanya keamanan dan kondusifitas masyarakat, Sekertaris Karang Taruna Kecamatan Rengasdengklok Irwan Furwana Jov dengan di ketahui oleh unsur Forkopimcam dan Kapolsek Rengasdengklok mengeluarkan himbauan untuk komitmen bakal memasifkan penjagaan guna mencegah aksi yang meresahkan tersebut.

“Memasuki bulan Suci Ramadhan yang seharusnya dan wajib bagi kita untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT untuk saling menghormati dan saling menyayangi kepada sesama justru seakan di salah artikan oleh sekelompok remaja yang mungkin tidak memperhatikan makna bulan suci Ramadhan. Mereka justru malah melakukan hal hal yang jelas jelas merugikan dirinya sendiri, yaitu dengan aksi tawuran, dan ini harus kita tindak dan beri pengarahan.” Ungkap Irwan Jov sapaan akrabnya kepada awak media, Minggu (9/3/2025)

Selain itu, Irwan juga menyampaikan tentang bahaya dan risiko tawuran yang dapat merugikan.

“Perhatikan resiko yang dihadapi jika mengikuti kegiatan negatif seperti balap liar dan tawuran. Risikonya sangat besar, mulai dari pidana hingga kematian, ini perlu di ingat dan di fahami.” Tandasnya.

“Dan orangtuan juga harus mengawasi anak anaknya untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kepada perilaku positif. Menjauhkan anak-anak dari lingkungan yang dapat menjerumuskan mereka ke dalam kegiatan negatif, ini merupakan langkah penting dalam mencegah tawuran dan balap liar.” Jelasnya.

“Himbauan ini bukan hanya sekadar peringatan tetapi merupakan upaya nyata dari Karang Taruna dan unsur Forkopimcam serta Polsek Rengasdengklok untuk melindungi generasi muda dari bahaya yang mengancam jiwa dan masa depan mereka. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi anak-anak kita.” Pungkasnya.

 

•Red

Kondisi Rumah Nengsih Mengkhawatirkan, Pernah Di Ajukan Bantuan Namun Tak Kunjung Tiba

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang kemudian menjadi program Rumah Layak Huni (Rulahu) yang digagas Pemerintah Kabupaten Karawang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga miskin dengan memperbaiki tempat tinggal mereka. Ironisnya, sampai saat ini program Rumah Layak Huni tersebut dugaanya di sejumlah wilayah perdesaan justru banyak di temukan pengajuan pengajuan yang belum di realisasikan, entah apa penyebabnya ?

Berbagai keluhan muncul di masyarakat. Seperti halnya yang di alami salah satu warga desa Tambaksumur Kecamatan Tirtajaya yang menurut pengakuannya bahwa dirinya sudah beberapa kali mengajukan bantuan Rulahu tersebut kepada pemerintah melalui pemerintah desa, namun hingga saat ini belum juga ia dapatkan.

Realisasi program tersebut diduga masih jauh dari harapan. Banyak warga yang telah terdaftar dan disurvei oleh dinas terkait tetapi hingga kini tak kunjung menerima bantuan tersebut.

Diungkapkan Nengsih, warga Dusun Jatimulya, RT 09 RW 04, Desa Tambaksumur, Kecamatan Tirtajaya. Ia mengaku rumahnya sudah sejak lama dari tahun kemarin telah disurvei oleh pihak terkait, namun hingga saat ini tak ada kejelasan dan tindak lanjut.

“Saya sudah disurvei dulu pak, katanya mau dibantu bangun rumah. Tapi sampai sekarang belum ada yang datang,” Ungkap Nengsih kepada awak media, Jumat (8/3/2025).

Nengsih juga menuturkan kondisi rumahnya yang sudah sangat memprihatinkan, terutama saat musim hujan.

“Kalau hujan mah parah pak. Bocor, becek, walaupun di dalam rumah juga sudah kayak di luar ruangan aja. Apalagi bilik sudah bolong, kayunya rapuh, bahkan ada beberapa yang sudah patah, apalagi kalau ada hujan sama angin kencang pak, saya takut,” Keluhnya.

Sebagai seorang ibu rumah tangga yang kini hanya tinggal sendiri tanpa suami, Nengsih harus menghidupi anaknya, ia hanya bisa berharap bantuan segera terealisasi.

Sampai berita ini di tayangkan dinas terkait belum bisa di minta penjelasannya lebih lanjut.

 

•Red

 

Rumah Pedagang Garam Keliling Sudah Lama Ambruk Dan Tinggal Pondasi, Kini Tinggal Bersama Orangtuanya

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Program Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) menjadi Rumah Layak Huni (Rulahu) adalah program pemerintah untuk membantu masyarakat memperbaiki rumah yang tidak layak huni menjadi rumah yang layak untuk dihuni. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kualitas hunian yang sehat, aman, dan nyaman.

Ironisnya, sampai saat ini program Rumah Layak Huni (Rulahu) tersebut justru di sejumlah wilayah perdesaan dugaanya banyak di temukan pengajuan pengajuan yang belum di realisasikan, entah apa penyebabnya ?

Seperti yang saat ini di alami Sata warga Dusun Jatimulya RT 10 RW 04, Desa Tambaksumur. Sata seorang warga yang kesehariannya sebagai pedagang garam keliling tersebut kondisi rumahnya telah lama rusak parah dan akhirnya roboh. Akibatnya, Sata bersama anak dan istrinya kini terpaksa tinggal di rumah orang tuanya.

“Ini mah robohnya sudah lama pak. Dulu pas diajukan mah belum roboh, tapi kedaannya sudah banyak kayu kayunya yang keropos. Karena lama nggak dibangun, hampir dua tahun, ya akhirnya roboh total. Sekarang sih cuma nyisa genteng aja,” Ungkap istri Sata kepada awak media, Jum’at (8/3/2025).

Ketika di tanya pekerjaan yang di lakukan Sata sehari hari, istri Sata menjawab bahwa pekerjaan Sata tersebut sebagai pedagang garam keliling.

“Suami lagi keliking pak, ga ada di rumah. Kan kerjaan suami saya mah cuma dagang garam pak. Iya dagang garam keliling pak.” Jawabnya seraya penuh kesedihan.

“Mau bagaimana pak, punya rumah kaya orang lain mah mau pak, tapi mau bagaimana, jangankan buat bikin rumah pak, ada buat makan kami dan anak anak saja sudah syukur, meskipun kurang tapi Alhamdulilah.” Terangnya.

“Mudah mudahan saja sebuah rumah yang kami harapkan bisa kami dapatkan pak.” Tutupnya dengan mata berkaca kaca seraya menyembunyikan kesedihan.

Menanggapi hal tersebut jelas, kasus seperti ini menunjukkan bahwa masih adanya kelemahan dalam pelaksanaan program Rulahu di Karawang. Warga berharap pemerintah dan dinas terkait bisa lebih serius dalam merealisasikan bantuan yang sudah direncanakan agar mereka bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak.

 

•Red