Beranda blog Halaman 244

Tingkatkan Prestasi Dan Kemampuan Siswa, Lomba Akademik Tingkat SD SeKecamatan Cikampek 2025 Resmi Dibuka

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Dengan bertemakan “Bersama Ilmu Kita Berprestasi, Bersama Prestasi Kita Menginspirasi” pengurus Korwilcambidik Cikampek menggelar kegiatan lomba akademik siswa tingkat sekolah dasar se-Kecamatan Cikampek, Rabu (5/2/2025).

Turut hadir dalam pembukaan perlombaan akademik tersebut Ketua Korwilcambidik, para Kepala Sekolah seKecamatan cikampek,dewan guru sekecamatan Cikampek, Ketua PGRI, jajaran panitia pelaksana kegiatan dan para guru pembimbing.

Ujang Alamsyah M.Pd selaku ketua panita lomba mengatakan, giat lomba tersebut bertujuan untuk lebih meningkatkan prestasi dan kreativitas siswa.

“Alhamdulillah, pada hari ini Korwilcambidik Cikampek telah melaksanakan lomba akademik siswa tingkat SD 2025 yang pelaksaannya bertempat dihalaman SD Negeri Cikampek Selatan 1. Kami dari panitia memang menunjuk lokasi di SDN Cikampek Selatan 1 tersebut karena memang tempatnya sangat cocok, memadai dan juga strategis serta ruangan kelasnya cukup banyak untuk menampung para peserta lomba akademik.” Ungkapnya.

“Adapun untuk lomba akademik ini meliputi Tes Kopetensi Dasar (TKD), Calisung Kelas 1, Calisung Kelas 2 dan Calisung Kelas 3. Selain itu ada juga lomba IPA dan matematika serta lomba untuk siswa berprestasi.” Jelasnya.

“Untuk peserta lomba total keseluruhan sebanyak 180 peserta dari 33 SD Negeri dan swasta seKecamatan Cikampek.” Tambahnya.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan lomba akademik ini dapat meningkatkan mutu pendidikan ,khususnya bidang prestasi akademi dan sains yang berasaskan pendidikan karakter yangbmeliputi religiusitas, integritas, nasionalisme dan motivasi berprestasi serta sebagai kompetisi yang sehat serta menjunjung tinggi nilai nilai sportipitas.” Pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Bambang Novianto M.Pd kepada awak media infokeadilan.com saat di temui di kantornya menjelaskan, kegiatan lomba tersebut dapat meningkatkan kemampuan dan kompetensi siswa.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan para peserta dapat mengasah kemampuan dan kompetensinya dalam berbagai bidang yang dilombakan. Tujuan dari Lomba akademik ini adalah mengasah kemampuan dan kompetensi siswa dalam bidang olahraga, seni dan mata pelajaran.” Tutupnya.

 

•Edi

Viral Di Medsos Jalan Paving Block Di Tuparev Karawang Tergenang, Warga Dan Pengguna Jalan Mengeluh

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Hujan deras yang mengguyur Karawang sejak malam hingga pagi hari menyebabkan genangan air di sepanjang Jalan Tuparev Karawang yang merupakan salah satu akses vital kota. Fenomena ini memicu banjir dan menjadi sorotan publik, terutama di media sosial, Kamis (6/2/2025)

Dalam video yang beredar tersebut terlihat pengendara sepeda motor nekat menerobos genangan air yang diperkirakan mencapai 30 cm. Banjir yang terjadi diduga akibat buruknya sistem drainase, sehingga air hujan tidak dapat terserap dengan baik dan menciptakan “kantong air” di sepanjang jalan tersebut.

Kondisi ini memicu pertanyaan warga mengenai efektivitas proyek pembangunan jalan yang diduga dikerjakan oleh Corporate Social Responsibility (CSR) PT Jawa Satu Power. Warga mempertanyakan apakah proyek tersebut benar-benar dirancang untuk meningkatkan infrastruktur atau justru menjadi pemicu permasalahan baru.

“Karawang amburadul! Udah dibilang dari awal, kenapa dipasang paving block padahal jalan masih bagus?” Ujar salah satu netizen di media sosial.

Foto : Komentar netizen

Senada dengan itu, komentar lain juga mengkritik kebijakan pembangunan tersebut. Ia mengeluhkan hal itu terjadi

“Gedeg banget sama pemerintah Karawang! Jalan Tuparev yang tadinya mulus malah dipaving block. Seumur-umur baru kali ini lihat Tuparev kebanjiran,” Tulis netizen lainnya.

Bahkan, seorang pengguna media sosial dengan akun daffaalbn21 menyoroti ketimpangan perbaikan jalan di wilayah lain.

“Jalan yang rusak parah di Klari, Kosambi, nggak ada pergerakan sedikit pun buat benerin. Malah yang masih bagus dipermak jadi kayak gini,” Keluhnya.

Banjir di Jalan Tuparev ini menjadi catatan penting bagi Pemkab Karawang, terutama dalam memastikan proyek infrastruktur benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai solusi atas genangan air yang terjadi di jalur utama tersebut.

 

•Red

Bahan Untuk Urugan Rumah Warga Di Jayakerta Diduga Limbah B3, Pihak Terkait Di Minta Untuk Cek Langsung Ke Lokasi

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Di duga limbah (B3) bahan berbahaya dan beracun di gunakan untuk pengarugan rumah warga Desa Jayakerta dan Kertajaya Kecamatan Jayakerta, yang mereka beli berasal dari limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Dugaan ini mencuat setelah Kepala Desa Kertajaya melaporkan temuan tersebut kepada MP Kecamatan Jayakerta, Suhendar.

Mendapat laporan tersebut, Suhendar selaku MP Kecamatan Jayakerta segera langsung meluncur ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang di terimanya.

Setelah tiba di lokasi ia menemukan bahwa tanah yang digunakan untuk urugan oleh warga diduga mengandung limbah B3.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelidiki lebih lanjut dan memastikan apakah tanah tersebut benar-benar mengandung limbah berbahaya,” Ucap Suhendar kepada awak media, Rabu (5/2/2025)

Salah satu warga Jayakerta, VG, mengaku tidak mengetahui bahwa tanah urugan yang dibelinya berasal dari limbah berbahaya.

“Saya cuma beli satu truk 650 ribu untuk mengurug lantai rumah,” Ungkapnya.

Hal serupa juga di utarakan oleh seorang warga Kertajaya yang enggan disebutkan namanya juga mengaku tidak mengetahui asal tanah tersebut.

“Saya tidak tahu kalau ini limbah B3. Saya hanya membeli tanah untuk urugan. Kalau mau jelas, tanyakan saja langsung kepada yang menjualnya,” Terangnya.

Akan tetapi satu seorang warga Kertajaya lainnya mengungkapkan bahwa tanah urugan tersebut beli dari seseorang yang berasal dari Desa Kalidung Kecamatan Cibuaya Kabupaten Karawang.

Hingga berita ini ditayangkan, masyarakat berharap agar dinas terkait segera turun tangan untuk melakukan investigasi dan mengambil langkah tegas guna mencegah dampak negatif dari dugaan penyebaran limbah B3 di wilayahnya.

 

•Red

Pelaku Pembunuh Penagih Utang Di Cibarusah, Berhasil Di Ringkus Polisi

BEKASI |Infokeadilan.com – Seorang pria berinisial Sunardi bin Reban ditangkap polisi setelah membunuh seorang penagih utang dan menyembunyikan jasadnya di dalam rumahnya di Kampung Cikeronjo Sindangmulya Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar kepada media mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin (3/2/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

“Korban, Sri Pujiyanti, mendatangi rumah pelaku untuk menagih cicilan koperasi yang telah menunggak selama satu bulan.

Karena merasa tertekan dan bingung kemudian pelaku mencekik korban dari arah belakang menggunakan kerudung yang sedang dipakai oleh korban dan menarik korban kedalam rumah pelaku,”Ungkap Onkoseno, Selasa (05/2/2025).

“Setelah korban tidak bergerak, pelaku kembali mencekiknya menggunakan kain putih hingga tewas. Untuk menghilangkan jejak, pelaku membawa motor korban dan menitipkannya di penitipan dekat RS Medirosa. “Pelaku membawa sepeda motor korban dan menitipkan di penitipan sebelah RS. Medirosa,” Jelasnya

“Kemudian kembali ke rumah dan menyembunyikan jasad korban di dalam kamar dengan menutupinya menggunakan springbed.” Tambahnya.

“Lalu pelaku kembali lagi kerumah dan memindahkan korban yang sudah tidak bernyawa kedalam kamar dan menaruh mayat korban di pinggir tembok kamar dengan posisi korban tekungkup tangan kedepan terikat dan ditutupi springbed,” Terangnya.

Lebih jauh di jelaskan Kasat Reskrim, “sekitar pukul 18.00 WIB, teman-teman korban mendatangi rumah pelaku untuk mencari keberadaan korban. Namun, pelaku mengaku tidak tahu dan mengatakan bahwa korban sudah pergi.” Jelasnya lagi menandaskan.

“Hingga tengah malam, ibu korban bersama Ketua RT dan warga kembali mendatangi rumah pelaku. Saat ditanya, pelaku tampak gugup lalu melarikan diri ke rumah mertuanya.” Ujarnya.

“Ketika warga memeriksa rumah pelaku, mereka menemukan korban sudah tidak bernyawa dengan tangan terikat di dalam kamar, tertutup springbed,” Pungkasnya.

 

•Wan

Cegah P4GN Di Satuan Kerja, Kalapas Giat Silahturahmi ke BNN Kabupaten Karawang

KARAWANG |infokeadilan.com – Dalam meningkatkan sinergitas, Kepala Lembaga Permasyarakatan Karawang serta jajaran menggelar Audensi kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karawang, Selasa (4/2/2025).

Kedatangan Kalapas Karawang, Christo Toar pun di sambut hangat oleh Kepala BNN Kabupaten Karawang, AKBP. Yuswandi, S.H, M. M.

Hadir dalam acara itu yang turut di dampingi oleh Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Mohamad Khoirul Anam, S.Sos.I.

Perlu diketahui, kegiatan tersebut selain menjalin silahturahmi juga memperkuat koordinasi dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika (P4GN) di wilayah hukum BNN Kabupaten Karawang.

Pada kesempatan itu, AKBP Yuswandi menegaskan kunjungan kerja tersebut sangat penting.

Selain meningkatkan soliditas antar lembaga, juga dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).

Termasuk salah satunya satuan kerja permasyarakatan yang di dalam nya merupakan narapidana kasus narkotika.

AKBP Yuswandi menegaskan pentingnya solidaritas antar lembaga dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN), termasuk pada satuan kerja pemasyarakatan yang isinya mayoritas narapidana kasus narkotika.

 

 

•Red

Mahasiswa KKN UNSIKA Kenalkan Tanaman Obat Dan Edukasi Pengolahan Sampah Di Desa Kutalanggeng

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Kerajinan tangan merupakan salah satu sektor usaha yang dapat dikembangkan oleh berbagai kalangan. Keterampilan dan kerajinan tangan juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai macam bahan-bahan yang dapat ditemukan di lingkungan sekitar. Dengan bertemakan “Desa bersih dan sehat melalui pengelolaan sampah dan pemberdayaan tanaman obat”

Tema ini mengedepankan pengelolaan sampah secara efektif dan pemberdayaan tanaman obat untuk menciptakan desa yang bersih dan sehat.” tim mahasiswa KKN UNSIKA memberikan edukasi tanaman obat dan pelatihan pengolahan sampah menjadi paving block kepada warga Desa Kutalanggeng Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang.

Di temui awak media Shihab Solahudin mahasiswa jurusan Manajemen Pendidikan Islam selaku ketua tim KKN UNSIKA mengungkapkan, bahwa program kerja tersebut untuk membawa pengaruh positif terhadap masyarakat dalam meningkatkan kesadaran terkait pengelolaan sampah dan tanaman tanaman obat.

“Program kerja lingkungan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah makanan serta memberikan edukasi mengenai berbagai cara mendaur ulang sampah menjadi produk yang bernilai. Seperti pembuatan Eco Enzyme dari sampah organik sisa buah dan sayuran. Eco Enzyme ini dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami, pestisida, atau pupuk, sehingga membantu mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya di lingkungan.” Ungkapnya, Rabu (4/2/2025)

“Selain itu, program ini juga mencakup edukasi tentang daur ulang sampah plastik menjadi paving blocks, yang bermanfaat untuk memperbaiki infrastruktur lingkungan. Dan pada program kerja lingkungan ini juga mencakup pembuatan plang edukasi tentang pengelolaan sampah yang dipasang di lokasi-lokasi strategis yang menjadi titik sasaran sesorang yang membuang sampah sembarangan di Desa Kutalanggeng.” Jelasnya.

“Kemudian kami juga memberikan edukasi tentang tanaman obat dengan cara membagikan bibit kepada masyarakat serta memberikan pelatihan mengenai cara menanam, merawat, dan memanfaatkan tanaman obat tersebut untuk meningkatkan kesehatan keluarga.” Terangnya.

“Edukasi ini untuk membantu masyarakat memahami keuntungan tanaman obat sebagai alternatif pengobatan alami yang lebih aman dan memiliki efek samping yang minim. Sehingga adanya edukasi ini, membuat Masyarakat lebih mengenal kelebihan beberapa tanaman obat yang dapat membantu menerapkan pola hidup sehat.” Tambahnya.

“Kami berharap semua program ini dapat mengurangi jumlah sampah di lingkungan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan menciptakan kesadaran yang lebih luas mengenai pentingnya keberlanjutan serta kesehatan yang berbasis pada alam.” Pungkasnya.

Usep selaku Wakil Dusun 1 sekaligus sebagai Ketua Kelompok Tani di Desa Kutalanggeng mengatakan, menurutnya dengan adanya program pelatihan tersebut memberikan dampak positif kepada masyarakat sekitar.

“Menurut saya pengelolaan sampah makanan melalui pembuatan eco-enzyme merupakan sebuah langkah inovatif dan berkelanjutan untuk menghadapi masalah limbah organik yang kian meningkat di Desa Kutalanggeng. Kebetulan saya mempunyai persawahan padi sehingga ingin mencoba penggunaan eco enzyme ini.” Ujarnya.

Sementara itu, Adi selaku Ketua RW 1 Desa Kutalanggeng mengungkapkan, dengan adanya kegiatan tersebut dapat mengurangi sampah sampah yang berserakan.

“Bagi saya dengan adanya edukasi pembuatan paving blocks tentu akan sangat mengurangi sampah plastik yang berserakan. Karena, sampah yang biasanya dibuang begitu saja dapat dimanfaatkan sebagai produk yang bernilai untuk usaha. Tapi, ada kendala mungkin yang agak menyulitkan seperti, alat cetak paving blocksnya. Namun, dengan adanya edukasi ini saya sangat terbantu karena dijelaskan dan dipraktekkan secara langsung langkah-langkahnya.” Jawab Adi singkat.

Terpisah, Ida salah satu warga Desa Kutalanggeng yang mengikuti program edukasi tanaman obat, mengakui dengan adanya edukasi tanaman obat dirinya bisa bertambah wawasan dan ilmu tentang tanaman obat.

“Saya senang dengan adanya edukasi tentang tanaman obat. Kini saya lebih tahu banyak tanaman di sekitar kita yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan secara alami. Tentu, lebih semangat lagi lah untuk merawat tanaman-tanaman yang lain.” Tutupnya.

 

•Red

Viral Di Medsos Dishub Karawang Diduga Lakukan Pungli, Pengendara Roda Empat Geram

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Viral di media sosial tentang dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang terhadap salah satu pengendara roda empat yang terkena tilang, Selasa (4/2/2025)

Informasi tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @Karawang_Kekinian dan @INFOKRW_ID, yang menyebutkan bahwa korban. saat di tilang diduga diminta sejumlah uang yang bervariasi dari 300 ribu rupiah sampai 750 ribu rupiah secara tunai atau melalui transfer ke rekening Dishub Karawang.

Dalam unggahan tersebut juga menyebutkan bahwa petugas Dishub sempat menanyakan status SIM dan STNK korban yang diklaim telah mati selama enam bulan terakhir.

Meski penertiban lalu lintas merupakan langkah positif untuk memastikan kepatuhan aturan, dugaan pungutan dengan nominal besar ini justru mencoreng citra Dishub Karawang.

“Saya sebagai pengendar pick-up masih mending ketemu polisi dari pada Dishub,itu pengalaman saya,”tulis seorang netizen dalam kolom komentar.

Hal senada diungkapkan oleh netizen lainnya yang mengungkapkan bahwa Dishub tidak di perbolehkan menilang.

” Dishub tidak di perbolehkan nilang,tanpa adanya polisi!kalau diposisi itu tidak ada polisi,bisa tindak lanjutin,” Ujarnya yang di tulis dalam komentar.

Munculnya terkait hal itu membuat sejumlah pihak mendesak pihak Dishub Karawang segera memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dishub Karawang belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan pungutan tersebut.

 

•Edi/Red

Pemkab Karawang Fokus Di Bidang Infrastruktur Jalan, Ketua DPRD : Ini Sesuai Semangat Pemkab Karawang Agar Tercipta Sistem Kerja Transparan Dan Terukur

KARAWANG |infokeadilan.com – DPRD Karawang tengah merumuskan sejumlah langkah strategis pembangunan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Ketua DPRD Karawang H. Endang Sodikin menegaskan pentingnya mengevaluasi penyelenggaraan jalan pada Kabupatennya.

Berdasarkan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan RI, Pemerintah Karawang berkomitmen meningkatkan efisiensi pengelolaan infrastruktur.

Terkait hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman serta Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Karawang diminta untuk terus berinovasi memberikan layanan publik terbaiknya dengan mengintegrasikan teknologi terbaru.

”Ini sesuai semangat Pemerintah Karawang yang ingin menciptakan sistem kerja transparan dan terukur.” Ucap Ketua DPRD Karawang dikantornya, Senin (3/2/2025).

”Termasuk menstimulasi program Kabupaten Karawang smart city sistem yang akan mengkoneksi data base pengelolaan jalan, drainase serta saluran pembuang ke Global Positioning Systems. Dimana manakala pemerintah daerah Karawang ingin mengetahui kondisi jalan, drainase atau saluran pembuang yang ada di wilayah Kabupatennya tinggal klik.” Jelasnya.

“Kemudian tentang keberadaan Peraturan Daerah nomor 1 Tahun 2022 tentang Penyerahan Sarana Prasarana Utilitas Perumahan dan Pemukiman yang menurutnya meski regulasinya telah ada namun implementasi aturannya masih harus disempurnakan lagi agar hasilnya maksimal, khususnya untuk kawasan perumahan.” Pungkasnya

•Red

Diskominfo Karawang Gelar Monitoring Dan Evaluasi Pelaksanaan KIP Tentang Pengelolaan Aduan

KARAWANG |infokeadilan.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Monitoring dan evaluasi pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik dan pengelolaan pengaduan tahun 2025. Bertempat di Aula lt 3, gedung Singaperbangsa pada Senin (3/2/2025).

Kegiatan dilaksanakan bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pengelolaan pengaduan serta penerapan keterbukaan informasi publik Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang H. Asep Aang Rahmatullah menyampaikan apresiasinya terkait peraihan kategori kabupaten informatif dengan nilai tertinggi oleh Komisi Informasi Jawa Barat. Haltersebut diharapkan mampu menjadi motivasi untuk mempertahankan dan atau meningkatkan prestasikedepannya.

Di era perkembangan teknologi, ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk termotivasi aktif dalam penggunaan media sosial serta respon cepat terhadap aspirasi dan atau aduan dari masyarakat terkait pembangunan yang ada di Kabupaten Karawang.

“Dimohon kepada rekan-rekan untuk optimalisasi peran danfungsi sebagai jembatan komunikasi, juga untuk respon cepat terhadap data, aspirasi/aduan masyarakat,” Ujarnya.

Terkait aduan masyarakat tahun 2024, ia menyebutkan terdapat 7,44 persen lagi yang masih dalam proses sehingga data grafik yang ada bisa menjadi acuan kedepan untuk lebihbaik lagi dalam merespon aduan masyarakat.

Selain itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang Wahidin, berharap dengan adanya kegiatan tersebut mampu mengoptimalkan peran dan fungsinya sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah daerah atau sebaliknya sehingga tercapai saling pengertian antara masyarakat dan pemerintah.

Diharapkan mampu mempercepat respon perangkat daerah untuk menindak lanjuti pengaduan/aspirasi/kebutuhaninformasi masyarakat dan perbaikan kualitas layanan publik.

la juga menyampaikan terkait data aduan masyarakat tahun2024 sebanyak 7093 pengaduan berdasarkan cut off per 31Desember 2024 dan sebanyak 90,6 persen telah di selesaikan, 7,44 persen masih proses dan 2 persen menunggu.

 

•Red

Terima Laporan Dari LSM Sniper Indonesia, Pemdes Labansari Sigap Bersihkan Sampah Yang Menumpuk Dan Ilalang

0

BEKASI |infokeadilan.com – Sigap dan respon cepat Pemerintahan Desa Labansari bersama jajaran Karang Taruna laksanakan giat gotong royong bersihkan ilalang dan sampah yang menumpuk di pinggir jalan raya tepatnya di kampung Babakan Jatijaya RT 002/003, Minggu (03/02/2025)

Deni Yogas Swara Sekertaris Desa Labansari kepada media saat di temui di lokasi mengatakan, berdasarkan laporan dari warga perihal sampah dan ilalang tersebut pihaknya segera melakukan gotong royong membersihkan.

“Kami Pemerintah Desa Labansari mendapat laporan dari Suyana atau yang akrab di sapa Kang Ozos salah satu anggota LSM Sniper Indonesia via celuler perihal tumpukan sampah di pinggir jalan dan ilalalang yang menutupi jalan sehingga sangat menggangu pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut, maka hari ini kami langsung bergerak bersama dengan Karang Taruna Desa membersihkan sampah dan ilalang tersebut.” Ucapnya

“Saya sebagai Sekertaris Desa yang mewakili Pemdes merespon laporan dari penggiat lingkungan yaitu dari LSM Sniper Indonesia, makanya kami langsung mengajak jajaran untuk bersihkan ilalang dan tumpukan sampah yang menganggu jalan raya.” Jelasnya.

“Dan tentunya saya sangat berterima kasih kepada LSM Sniper Indonesia yang sangat peduli dan memperhatikan lingkungan yang ada di lokasi Pemerintahan Desa Labansari khususnya, sekali lagi saya ucapkan terima kasih.” Pungkasnya.

Sementara itu, Kang Ozos meminta kepada Pemerintah Desa untuk lebih peduli lagi terhadap lingkungan dan meminta untuk membuat pemberitahuan larangan.

“Saya berharap kedepan Pemerintah Desa Labansari lebih peduli lagi terhadap lingkungan karena banyak oknum pelaku yang buang sampah sembarangan di area jalan Labansari – Cipayung. Dan kalau bisa coba bikin gerakan dengan membuat spanduk larangan buang sampah sembarangan bila perlu tangkap pelaku yang buang sampahnya. ” Tegas Ozos singkat.

 

•Wan