Beranda blog Halaman 245

Pernyataan Mentri Desa Dan PDT Yang Viral Di Vidio, Di Kecam Ketum Jajaran Wartawan Nusantara

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Ketua Umum Jajaran Wartawan Nusantara (Jawara), Endang Macan Kumbang mengecam pernyataan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Yandri Susanto, yang menuding LSM abal-abal dan Wartawan Bodrex tanpa menyebutkan oknum dalam acara sosialisasi melalui kanal Youtube Kementerian Desa yang disiarkan langsung pada 1 Februari 2025.

Dalam pernyataannya, Menteri Yandri menyebutkan bahwa LSM dan Wartawan sering meminta uang kepada aparat desa dengan ancaman akan melaporkan. Bahkan Ia mengklaim bahwa permintaan uang tersebut angkanya mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah per desa.

Menanggapi hal tersebut, Endang Macan Kumbang selaku Ketua Umum Jawara angkat bicara. Menurutnya, sosial kontrol yang dilakukakan LSM dan Wartawan itu sangat diperlukan demi terselenggaranya pelaksanaan pembangunan dan penyerapan anggaran yang dikucurkan pemerintah ke tiap-tiap desa di seluruh Indonesia.

“Pada dasarnya sosial kontrol itu sangat diperlukan demi terselenggaranya pelaksanaan pembangunan atau penyerapan anggaran di desa yang ada di seluruh Indonesia,” tutur Endang, Minggu (2/2/2025).

Selanjutnya kata Ketua Umum Jawara, LSM dan wartawan itu hadir sebagai sosial kontrol, LSM dan wartawan datang ke desa-desa itu berdasarkan undang-undang keterbukaan informasi publik, bukan tanpa dasar.

“Jadi, seorang kepala desa jika memberikan laporan atau informasi harus terbuka kepada masyarakat, LSM dan wartawan. Kalau kepala desa terbuka tidak mungkin LSM dan wartawan tiba-tiba minta uang,” kata Endang.

“Ya kalau pun memang kedatangan mereka untuk memantau atau memonitoring pelaksanaan pembangunan di desa, kepala desa jangan syu’udzon kepada LSM dan wartawan,” lanjutnya.

Tapi jika seorang kepala desa sudah melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai aturan yang berlaku dan tiba-tiba ada oknum LSM atau wartawan yang macam-macam, maka dirinya pun tidak segan-segan untuk melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib.

“Nah, kalau ada oknum seperti itu baru kita proses hukum sesuai aturan yang berlaku, silahkan laporkan saja ke polisi sebagai tindak pemerasan. Jadi tidak bisa dikatakan semua yang keliling ke desa itu disebut LSM abal-abal atau wartawan Bodrex, ini sangat kurang etis, apalagi disampaikannya oleh seorang menteri,” ujar Ketua Umum Jawara.

“Kalau pun pak menteri misalkan pro desa demi kelancaran desa tidak apa-apa, suport itu namanya, tapi tidak harus menyakiti sepihak dengan mengatakan LSM abal-abal dan wartawan bodrek, jangan begitu dan jangan diglobalkan. Artinya tidak bisa seorang menteri desa mengatakan bahwa yang keliling ke desa-desa itu LSM abal-abal atau wartawan bodrex, tidak bisa seperti itu,” tandas Endang.

Selanjutnya kata Endang, sebenarnya kepala desa dan polisi pun sudah lebih mengerti, mana oknum, mana LSM dan wartawan yang profesional. Dalam hal ini, lanjutnya, kepala desa pun tidak dirugikan oleh LSM dan wartawan yang profesional. Apa yang dirugikan, kalau mau ngasih ya ngasih saja, namanya kebijakan itu mau ngasih silahkan tidak ngasih juga tidak apa-apa, LSM dan wartawan juga tidak akan merampok dan tidak akan menekan kalau tidak ada temuan dan tidak ada apa-apa, kalau mereka memeras baru kita laporkan saja.

“Seorang kepala desa bertindak seperti itu sekarang ini, jadi jangan mengatakan LSM dan wartawan sebagai penghalang, kalau dikatakan sebagai penghalang itu salah besar, kalau mereka tidak datang ke desa-desa tidak ada yang namanya sistem monitoring. Makanya sosial kontrol itu perlu supaya sama-sama menjaga agar tidak ada penyalahgunaan anggaran yang disalurkan ke desa,” pungkasnya.

Dengan adanya hal ini, Ketua Umum Jawara, Endang Macan Kumbang berharap menteri desa memberikan klarifikasi dan permohonan maaf terhadap apa yang disampaikannya di acara rapat tersebut.

 

 

•Red

Sejumlah Tokoh Dan Masyarakat Desa Amansari Dukung Hadirnya RSUD Rengasdengklok

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Kehadiran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rengasdengklok Kabupaten Karawang cukup memberikan dampak sosial, baik dari sisi yang positif maupun dari sisi negatif.

Dampak negatif bagi lingkungan, mungkin salah satu nya adalah pentingnya pengelolaan rumah sakit plat merah bisa menjadi representasi rumah sakit umum daerah Karawang yang di nilai akses sangat jauh.

Dampak positif bagi masyarakat di wilayah utara Kabupaten Karawang, kehadiran RSUD Rengasdengklok menjadi jauh lebih dekat.

Sikapi persoalan tersebut, masyarakat Rengasdengklok mendukung penuh hadirnya keberadaan rumah sakit umum daerah Rengasdengklok tersebut.

Bahkan, Minggu (2/2/2025) siang tadi, kompak masyarakat Desa Amansari wilayah yang berdekatan dengan RSUD serta masyarakat Rengasdengklok secara umum gelar silahturahmi dan mendukung hadirnya rumah sakit plat merah tersebut.

“Benar, kesimpulan temu warga desa amansari dan masyarakat Rengasdengklok sangat mendukung kehadiran rumah sakit umum tersebut, ” Ujar Agus Ginanjar, S. H. Perwakilan masyarakat Rengasdengklok.

Gingin, sapaan akrab Agus Ginanjar, masyarakat mendukung penuh operasional rumah sakit umum daerah di Rengasdengklok.

“Alhamdulillah pertemuan warga tadi sebagai bentuk dukungan dan siap menjadi garda terdepan demi berjalannya kegiatan rumah sakit Rengasdengklok, ” Ungkap Gingin sapaan akrabnya.

Hal senada di ungkapkan oleh Sekjen Karang Taruna Kecamatan Rengasdengklok, Irwan Furwana atau yang akrab disapa “Wa Jop,” dirinya juga mendukung penuh dengan hadirnya RSUD Rengasdengklok.

“Dengan hadirnya RSUD Rengasdengklok ini dukungan ini bukan datang dari tokoh masyatakat yang ada di Desa Amansari saja. Kami dari jajaran Karang Taruna Kecamatan Rengasdengklok juga jelas mendukung, karena dengan hadirnya pusat kesehatan ini sudah tentu yang akan merasakan manfaatnya bukan hanya masyarakat Rengasdengklok saja, iya kan.” Jelasnya.

“Maka dari itu, kami sebagai masyarakat Rengasdengklok jelas mendukung hadirnya RSUD Rengasdengklok ini.” Pungkasnya.

Sementara, kegiatan temu masyarakat yang melibatkan beberapa unsur-unsur perwakilan masyarakat dari lembaga, ormas, tokoh masyarakat berjalan kondusif dan penuh keakraban.

 

•Red

Viral Di Medsos Adanya Pernyataan Yang Menyinggung, Ini Yang Di Ungkapkan Ketum IWO Indonesia

0

JAKARTA |infokeadilan.com – Ketua Umum Ikatan Wartawan Online Ibdonesia, NR Icang Rahardian, SH.,MH., mengecam keras pernyataan Menteri Desa dan PDT (Mendes PDT) Yandri Susanto dan meminta agar mundur dari jabatan yang diembanya, Sabtu (01/02/2025).

“Pada video pendek yang beredar, pernyataan (statemen) Yandri Susanto sangat melukai insan pers di Indonesia, dimana insan “PERS” itu adalah kontrol sosial,” ucap Icang Rahardian yang akrab disapa Baba Icang.

“Apakah anda (menteri desa) alergi dengan LSM dan wartawan?” Dan kenapa anda harus memberikan nilai atau angka 1 juta rupiah, dan 300 desa 300 juta dalam statment videonya,” Tanya Ketua Umum salah satu organisasi profesi wartawan se-Indonesia itu.

Baba Icang sangat tersinggung dalam mengucapkan kata-kata tersebut, Mendes tidak memakai kata oknum yang menyiratkan menjeneralisasi insan pers,” Tambahnya menjelaskan.

Menurutnya, yang juga seorang advokat dan pemerhati hukum menyesalkan ucapan Mendes yang disinyalir mendengarkan sebelah pihak dan tidak paham aliran dana desa banyak disalahgunakan oleh oknum perangkat desa.

“Dalam statment anda melukai insan pers yang melaksanakan fungsi kontrol sosial se-Indonesia, anda wajib dicopot dari jabatan anda yang tidak bisa menjaga kata-kata dan marwah elemen kontrol sosial. Dan kepada pak presiden Prabowo Subianto, kami meminta agar segera mencopot Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT),” tegas NR Icang Rahardian.

 

 

•Rls/Uswah

Ikuti Intruksi Dari Dinas Pendidikan Jabar, SMKN 1 Cikampek Berikan Ijazah Kepada Alumni Secara Gratis

0

KARAWANG |infokeadilan.com – SMK Negeri I Cikampek merespon cepat intruksi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Bara dan intruksi Gubernur terpilih yang meminta agar seluruh sekolah dari tingkat SD hingga SMA/SMK Negeri maupun swasta segera menyerahkan Ijazah kepada siswa yang telah lulus yang di mulai pengambilan dari tanggal 30 Januari 2025.

Menurut Kepala SMKN I Cikampek melalui Humasnya Saryono mengatakan kepada media infokeadilan.com bahwa sekolah telah membuka layanan pengambilan ijazah tanpa ada paksaan bayaran atau pungutan alias gratis.

“Kepada para alumni yang belum mengambil ijazah bisa datang ke sekolah, yaitu orang yang bersangkutan sesuai dengan nama ijazahnya menunjukan KTP asli, KK harus asli bukan fotocopi. Apa bila yang bersangkutan berhalangan hadir atau mewakilkan kepada orang tua atau kepada anggota keluarga disertai membawa materai.” Ucapnya, Minggu (2/2/2025)

“Dan bagi alumni yang tidak bisa mengambil pada waktu yang ditentukan, maka yang bersangkutan boleh mengonfirmasi kembali kesekolah perihal ijazahnya tersebut. Hari Sabtu dan Minggu kami tetap buka pelayanan untuk pengambilan ijazah.” Tandasnya.

“Alhamdulilah, setelah diumumkan, sudah ada alumni yang datang mengambil ijazah. Namun ada juga yang belum bisa mengambil karena masih banyak kesibukannya, yang jelas pengambilan ijasazah ini tidak dipaksa pungutan biaya.” Pungkasnya.

 

•Edi

Program Jemput Bola Adminduk Disdukcatpil Karawang Di Sambut Antusias Masyarakat Desa Dauwan Timur

KARAWANG |infokeadilan.com – Dalam upaya memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Karawang kembali menggelar program pelayanan jemput bola di desa Dauwan Timur Kecamatan Cikampek Kabupaten Karawang, Sabtu (1/2/2025)

Program yang di laksanakan di aula kantor desa Dauwan Timur Kecamatan Cikampek  disambut dengan antusiasme tinggi masyarakat desa yang merasa terbantu dengan hadirnya pelayanan di dekat mereka.

Hadir langsung perwakilan Disdukcatpil, staf dan jajaran pemerintah Kecamatan Cikampek,  Bhabinkamtibmas TNI-Polri, Tatang Somantri Kepala Desa dan Pemdes Dauwan Timur, operator Kecamatan Cikampek, para ketua RT, RW, Karang Taruna unsur Pemerintah Desa Dauwan Timur.

Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Cikampek Ade Sutardi saat di minta keterangan terkait rincian pelayanan yang di berikan kepada masyarakat menjelaskan, bahwa program tersebut melayani berbagai kelengkapan administrasi penduduk.

“Program yang di berikan oleh dinas Dukcatpil Kabupaten Karawang ini melayanai berbagai pelayanan administrasi kependudukan, di antaranya, perekaman e-KTP, Pelayanan Identitas Kependudukan Digital, pembuatan Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak (KIA), pembuatan akta kelahiran dan pembuatan surat kematian dengan total yang di layani sebanyak 118 orang.” Jelasnya.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena sangat membantu masyarakat dalam pembuatan dokumen kependudukan dengan cepat dan lokasi yang dekat.” Ucapnya.

“Program jemput bola ini diharapkan akan terus berlanjut guna memberikan kemudahan terhadap masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang jauh ke kantor dinas Dukcatpil.” Terangnya.

“Dengan adanya pelayanan langsung di desa seperti ini masyarakat semakin terbantu mengurus dokumen kependudukan dengan lebih efisien dan lebih cepat.” Pungkasnya.

 

•Edi

TNI AD Buka Pendaftaran : Babinsa Di Hulu Sungai Tengah Proaktif Sosialisasi Rekrutmen Gratis

0

BARABAI |infokeadilan.com  – Antusiasme masyarakat Hulu Sungai Tengah (HST) untuk menjadi bagian dari TNI terus meningkat. Babinsa jajaran Kodim 1002/HST pun bergerak cepat dengan melaksanakan sosialisasi dan kampanye rekrutmen TNI secara gratis di berbagai wilayah binaan. Jumat (31/1/2025).

Pelda Nurhadi.S, Babinsa Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara, memanfaatkan momen untuk memberikan informasi lengkap terkait rekrutmen TNI AD kepada para santri di pondok pesantren Pamangkih. Selain menjelaskan persyaratan dan tahapan seleksi, Pelda Nurhadi.S juga meluruskan informasi yang tidak benar terkait biaya pendaftaran.

“Masuk TNI itu gratis, tidak dipungut biaya sepeser pun. Jika ada oknum yang meminta uang, itu adalah penipuan. Jangan ragu untuk melaporkan ke pihak berwajib,” Tegasnya.

Sosialisasi serupa juga dilakukan oleh Sertu Agus Rohmad, Babinsa Koramil 1002-01/Batang Alai Selatan. Di Desa Tandilang, Kecamatan Batang Alai Timur, Sertu Agus Rohmad memberikan pemahaman tentang manfaat menjadi prajurit TNI.

“Menjadi prajurit TNI adalah kesempatan untuk mengabdi kepada negara dan bangsa. Selain itu, ada banyak peluang pengembangan diri dan karir yang menanti,” Ujarnya.

Kodim 1002/HST juga memanfaatkan media sosial dan kegiatan tatap muka langsung di desa-desa untuk menjangkau lebih banyak calon pendaftar. Dengan sosialisasi yang masif ini, diharapkan semakin banyak generasi muda HST yang tertarik dan mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi masuk TNI.

Masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai rekrutmen TNI dapat mengunjungi Koramil atau Kodim 1002/HST di Jalan Telaga Padawangan, Kelurahan Barabai Timur, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada hari kerja.

 

•Han/pen1002hst

Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Di Desa Kutalanggeng, Mahasiswa KKN UNSIKA Berikan Pelatihan Dan Pendampingan

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Kerajinan tangan merupakan salah satu sektor usaha yang dapat dikembangkan oleh berbagai kalangan. Keterampilan dan kerajinan tangan juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai macam bahan-bahan yang dapat ditemukan di rumah. Sebagai bentuk nilai tambah dalam budaya lokal yang ramah lingkungan tim mahasiswa KKN UNSIKA memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan kepada warga Desa Kutalanggeng Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang, Jum’at (31/01/2025)

Selain itu, mahasiswa KKN UNSIKA juga memberikan penyuluhan kepada siswa SDN Kutalanggeng III tentang pentingnya meningkatkan kesadaran dan pemahaman kepada siswa sekolah tingkat dasar.

Shihab Solahudin mahasiswa jurusan Manajemen Pendidikan Islam selaku ketua tim KKN UNSIKA kepada media mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja yang di tugaskan kepada tim nya.

“Kegiatan ini memang merupakan program kerja kami. Dan untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat melalui program ini tentunya kami turut membantu untuk mendorong potensi ekonomi daerah, dalam hal ini tentunya pembuatan produk kerajinan yang berdaya jual. Selain itu kami juga memberikan edukasi kepada siswa tingkat sekolah dasar tentang pentingnya kesadaran dan pemahaman menabung sejak usia dini.” Ucapnya.

“Hal ini tentunya sebagai upaya membentuk karakter disiplin finansial, kemandirian ekonomi, serta kebiasaan positif dalam mengelola keuangan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.” Sambungnya.

“Kemudian tentang pembuatan produk atau kerajinan berdaya Jual. Disini kami juga menyediakan pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM, terkhusus pada usaha arang milik pak Arman dalam menciptakan serta mengembangkan produk kerajinan berbasis arang yang memiliki nilai jual tinggi, sehingga mampu meningkatkan daya saing usaha, memperluas peluang pemasaran, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.” Terang Shihab

Arman salah satu pelaku UMKM usaha arang, mengucapkan terima kasih karena dengan kehadiran mahasiswa KKN dirinya merasa terbantu dengan ilmu dan pengetahuan yang di berikan.

“Terima kasih banyak kepada adik-adik mahasiswa KKN yang telah membantu kami. Kami sangat terbantu dengan ilmu dan pendampingan yang diberikan, semoga usaha kami bisa semakin lancar dan berkembang menjadi lebih besar. Kami juga mendoakan semoga adik-adik mahasiswa KKN selalu diberikan kesuksesan dan kesehatan, serta dapat terus meraih impian di masa depan. Terima kasih atas semua dukungannya.” Pungkas Arman dengan nada bahagia.

Terpisah Kepala Sekolah SDN Kutalanggeng III berikan apresiasi dan ucapkan terima kasih atas materi edukasi yang telah di paparkan kepada siswa tentang pentingnya menabung.

“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah memilih SDN Kutalanggeng III sebagai tempat untuk melaksanakan program edukasi tentang pentingnya menabung. Saya rasa, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa kami, tidak hanya dalam hal keuangan pribadi, tetapi juga dalam meningkatkan kreativitas mereka melalui pembuatan celengan sederhana dari barang bekas. Ini adalah cara yang sangat inovatif dan ramah lingkungan.” Singkatnya.

Sementara itu Wakil Ketua sekaligus humas tim KKN UNSIKA Jemi Juanda mengungkapkan tentang tema dan konsep program kerja yang di laskaanakan.

“Untuk tema yang kita angkat pada kegiatan kali ini yaitu “Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Kutalanggeng  Melalui Edukasi Keuangan dan Pemberdayaan UMKM”. Kemudian untuk konsepnya adalah “Meningkatkan Kemandirian Ekonomi di Desa Kutalanggeng Melalui Edukasi Keuangan dan Pemberdayaan UMKM”. Terang Jemi.

“Sedangkan untuk tujuan pada kegiatan kita ini yaitu membangun pondasi ekonomi yang kuat di Desa Kutalanggeng dengan dua pendekatan utama yakni, pertama : melalui edukasi keuangan kepada siswa SDN Kutalanggeng III tentang pentingnya menabung dan merencanakan keuangan sejak dini, yang diharapkan dapat membentuk karakter disiplin finansial dan kemandirian ekonomi dan kedua : melalui pemberdayaan UMKM, khususnya usaha Arang Pak Arman, dengan pelatihan pembuatan produk kerajinan bernilai jual tinggi, yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk, memperluas peluang pasar, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.” Paparnya.

“Kedua inisiatif ini saling mendukung untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri secara finansial dan ekonomi, serta mampu mengelola sumber daya secara bijaksana demi pertumbuhan yang berkelanjutan.” Tandasnya.

“Kesimpulan dari program kerja ini adalah bahwa upaya “Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Kutalanggeng Melalui Edukasi Keuangan dan Pemberdayaan UMKM” berhasil mengintegrasikan dua komponen penting untuk memperkuat ekonomi lokal. Edukasi keuangan kepada siswa SDN Kutalanggeng III diharapkan dapat membentuk karakter disiplin finansial dan kemandirian ekonomi sejak dini, sementara pemberdayaan UMKM, khususnya usaha Arang Pak Arman, bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk dan memperluas pasar yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal. Kedua inisiatif ini mendukung penciptaan masyarakat yang lebih mandiri secara finansial dan ekonomi, serta mampu merencanakan dan mengelola sumber daya secara bijaksana demi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi di Kutalanggeng.” Tutupnya.

 

•Red

Dugaan Adanya Korupsi Di Desa Jayamakmur, FPJB Akan Lakukan Aksi Damai Didepan Kecamatan Jayakerta Karawang

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Dugaan korupsi yang melibatkan Kepala Desa Jayamakmur, Kecamatan Jayakerta, terkait keterlambatan realisasi Dana Desa Tahap II dan Anggaran Bantuan Provinsi (Banprov) Tahun 2024 untuk pembangunan, memicu reaksi keras dari Forum Pemuda Jayakerta Bersatu (FPJB) di Kabupaten Karawang.

Sekretaris FPJB, Dede Jalaludin, SH, atau yang biasa akrab disapa Kang DJ, mengungkapkan bahwa pihaknya berencana menggelar aksi damai pada Rabu, 5 Februari 2025, di depan Kantor Kecamatan Jayakerta. Aksi ini bertujuan untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan anggaran Dana Desa dan Banprov oleh Kepala Desa Jayamakmur.

“Kami akan menggelar aksi damai di depan Kantor Kecamatan Jayakerta karena kami ingin memastikan tidak ada penyalahgunaan anggaran yang terjadi,” Ucap Kang DJ.

Menurut Kang DJ, alasan memilih Kantor Kecamatan Jayakerta sebagai lokasi aksi adalah karena peran kecamatan yang penting dalam pengawasan dan pembinaan desa. FPJB berencana untuk mempertanyakan sejauh mana kecamatan telah menjalankan fungsi tersebut.

“Kami akan mempertanyakan kinerja pihak kecamatan, sudah sejauh mana mereka menjalankan fungsi pengawasan dan pembinaan. Jangan-jangan ada keterlibatan pihak kecamatan dalam keterlambatan ini, atau bisa jadi karena kurangnya ketegasan dari kecamatan yang seharusnya bertanggung jawab sebagai pengawas dan pembina kepala desa,” Jelas Kang DJ.

Lebih lanjut, FPJB menegaskan bahwa anggaran yang digelontorkan pemerintah seharusnya digunakan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi Kepala Desa Jayamakmur.

“Apalagi kalau anggarannya itu untuk pembangunan, seperti saluran air dan gedung olahraga. Jangan sampai akibat keterlambatan realisasi anggaran menghambat pencairan Dana Desa dan Banprov di tahun berikutnya. Jika pencairan anggaran terhambat, maka seluruh masyarakat Desa Jayamakmur akan dirugikan,” Tegasnya.

Lebih lanjut, FPJB juga akan meminta Kepala Desa Jayamakmur untuk memberikan penjelasan mengenai alasan keterlambatan realisasi anggaran tersebut.

 

•Red

Diduga Tidak Prosedural Dan Cacat Hukum, LSM Sniper Indonesia Geruduk Kantor ATR/BPN Bekasi Tuntut Cabut SHGB PT TRPN Dan PT MAN

0

BEKASI |infokeadilan.com – Massa dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Solidaritas Transparansi Intelektual Pemerhati Indonesia (Sniper Indonesia) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor ATR/BPN Kabupaten Bekasi pada Jumat (31/01/2025).

Aksi tetsebut merupakan buntut polemik perihal proyek reklamasi pagar laut di Kampung Paljaya, Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, yang dikerjakan oleh PT. Tunas Ruang Pelabuhan Nusantara (TRPN).

LSM Sniper Indonesia menilai proyek tersebut bermasalah dalam proses administrasi dan perizinan.

Koordinator aksi Dayat Boson dalam orasinya, mendesak ATR/BPN Kabupaten Bekasi untuk membatalkan sertifikat Hak Guna Bangun (HGB) yang telah diterbitkan untuk proyek tersebut.

Selain itu, mereka juga menuntut pencabutan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Darat yang dimiliki oleh pihak pengembang.

Dalam aksi yang di gelar di depan kantor ATR/BPN Bekasi tersebut sempa ricuh. Massa sempat berupaya menerobos masuk ke dalam kantor ATR/BPN setelah terlibat adu dorong-dorongan dengan aparat kepolisian yang berjaga. Namun, situasi berhasil dikendalikan setelah pihak kepolisian menenangkan massa.

Bang Boson selaku orator dalam aksi tersebut mendesak pihak pihak terkait bisa berikan keputusan atas tuntutan yang di ajukan.

“Kami menuntut pihak ATR/BPN Kabupaten Bekasi untuk segera mencabut SHGB PT TRPN dan PT MAN yang diduga tidak prosedural dan cacat hukum.” Ucapnya.

“Kemudian kami juga mendesak agar pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi untuk melakukan investigasi atas terbitnya SHGB PT TRPN dan PT MAN. Selain itu kami juga meminta Pemkab Bekasi melakukan koordinasi dengan Pemprov Jabar atas kerusakan lingkungan yang di akibatkan oleh pemagaran laut di Tarumjaya.” Tegasnya

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari ATR/BPN Kabupaten Bekasi terkait tuntutan yang disampaikan oleh para demonstran.

 

•Wan

Mahasiswa KKN Unsika Jalin Kerja Sama Dengan Ikatan Wartawan Online Indonesia DPD Karawang

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang yang melaksanakan program kerjanya di wilayah Desa Kutalanggeng Kecamatan Tehalwaru melakukan kunjungan ke kantor Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang untuk menjalin kerja sama sebagai media partner.

Langkah ini bertujuan agar seluruh kegiatan KKN yang di laksanakan bisa dipublikasikan secara lebih luas, sekaligus membuka peluang belajar tentang dunia jurnalistik langsung dari para profesional dibidangnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat di kantor IWOI DPD Karawang mahasiswa KKN UNSIKA berbincang dengan Syuhada Wisastra A.md., CHRM selaku ketua IWO Indonesia DPD Karawang mengenai berbagai bentuk kerja sama, seperti penyebar luasan berita dalam program kerja yang mereka jalankan selama KKN berlangsung.

Dalam pertemuan antara mahasiswa KKN UNSIKA dengan Ketua IWOI pada hari Senin tanggal 27/01/2025 untuk memperat kerjasama dalam rangka “Pemberdayaan Masyarakat Lokal melalui  Kuliah Kerja Nyata serta Pemanfaatan Media Online Untuk Memperkenalkan Budaya”.

Wakil Ketua Jemi Juanda sekaligus koordinator humas tim KKN Kutalanggeng menyampaikan harapannya agar kerja sama tersebut bisa membantu mereka dalam mendokumentasikan berbagai program kerja yang sedang dijalankan.

“Kami sangat terbantu dengan adanya media partner seperti Ikatan Wartawan Online Indonesia yang sudah mau membantu mempublikasikan program kerja kami. Selain itu, ini juga jadi kesempatan bagi kami untuk belajar lebih dalam tentang jurnalistik,” Ujarnya.

Sementara itu, ketua IWO Indonesia DPD Karawang Syuhada Wisastra A.md., CHRM.,mengucapkan terima kasih dan menyambut baik inisiatif para mahasiswa tersebut.

“Terima kasih saya ucapkan kepada para mahasiswa KKN UNSIKA yang telah memberikan kepercayaan untuk bekerjasama dan bersinergi dengan kami IWO Indonesia DPD Karawang.” Ucapnya, Jum’at (31/01/2025)

“Budaya Lokal haruslah dikembangkan serta diperkenalkan di dunia luar. Tidak hanya yang sudah terkenal di daerah tersebut saja, melainkan memperkenalkan daerah yang belum terjamah dan belum dikenal oleh masyarakat. Hal tersebut diperlukan media online berupa berita untuk memperkenalkan pelestarian budaya tersebut.” Terangnya.

“Dengan adanya kerja sama ini, mahasiswa KKN Kutalanggeng optimis kegiatan mereka bisa lebih terdokumentasi dan memberi dampak lebih luas. Selain itu, mereka juga mendapatkan pengalaman baru di bidang jurnalistik yang bisa menjadi bekal berharga di masa depan.” Tandasnya.

“Saya sangat mengapresiasi semangat anak muda yang ingin berkontribusi dan memahami pentingnya peran media dalam pembangunan desa.” Pungkasnya.

 

•Red