Beranda blog Halaman 264

Diduga Kurang Optimal, Pembangunan Drainase Di Kelurahan Adiarsa Timur Tuai Kritikan Warga

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Proyek pembangunan drainase Jalan Suhud Hidayat Kelurahan Adiarsa Timur Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang yang di kerjakan oleh CV Davina Akbar Jaya tuai kritikan warga.

Diketahui proyek pembangunan drainase yang di kerjakan oleh CV Davina Akbar Jaya tersebut berasal dari dana Perubahan APBD Kabupaten Karawang TA 2024 sebesar Rp. 188.923.000,00 dengan Volume Panjang : 80,40 M’ ukuran : 0,60 x 0,60  (U-ditch) dan Panjang : 8,00 M’ ukuran : 0,80 x 0,80 (Box Culvert) Nomor Kontrak : 027.2/…/06.2.01.0028.34.ABT/KPA-SDA/PUPR/2024 masa waktu pengerjaan selama 35 hari kalender.

Hasil pantauan awak media di lokasi sejak awal penggalian pada Sabtu 7/12/2024 saat pemasangan U-ditch Senin 9/12/2024 terlihat kurang optimal. Pasalnya, pada Siklop U-ditch pun terlihat banyak yang tidak saling mengunci alias renggang dan bergelombang serta pada saat awal pemasangannya pun diduga tidak memakai arugan abu pasir terlebih dahulu dan dalam kondisi digenangi air, bahkan pada trek pemasangan U-ditch tersebut pun terlihat tidak lurus, sehingga proyek pengerjaan pemasangan U-ditch tersebut diduga tidak sesuai spesifikasi dan terkesan terburu buru.

Terkait dengan hal itu sejumlah warga sekitar dan pengguna jalan pun mengungkapkan bahwa proyek tersebut terkesan asal dan terburu buru, karena menurutnya bahwa pekerjaan terlihat tampak kurang rapi dan terkesan terburu-buru, sehingga khawatir bahwa proyek itu tidak akan memberikan solusi yang maksimal yang berjangka panjang terhadap masalah banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

“Sebagai masyarakat biasa saya mah merasa bersyukur ada pembangunan saluran ini pak.  Tapi kalau menurut saya mah ini kan masih ada saluran yang belum lama, dan ini juga justru masih berfungsi pak. Dan ini juga gorong gorong yang lama masih berfungsi ko.” Keluh warga kepada media pada Selasa (10/12/2024).

Foto : Pasangan Box Culvert yang berada di atas saluran air yang lama

“Seharusnya menurut hemat saya sebagai warga disini ga usah di gali lagi dengan yang baru, ini mah malah di gali lagi melewati jalan, dan hasil pemasangan gorong gorong nya malah lebih tinggi dari saluran yang lama jadi air nya nanti ga akan mengalir atuh pak.” Ungkap salah satu warga dengan nada sesal.

Lebih jauh dia menjelaskan tentang galian pemasangan box culvert yang di nilai kurang maksimal karena pemasangannya justru lebih tinggi daripada saluran air yang sudah ada, sehingga mereka menilai bahwa meskipun di pasang box culvert yang baru pada intinya itu tidak akan berfungsi.

“Dan ini pak coba lihat, ini pemasangan gorong gorong ini gimana tuh pak lihat, ini yang baru ada di atas sedangkan airnya yang dari saluran dulu itu di bawah, lalu bagaimana nanti airnya bisa ngalir ke gorong gorong yang baru ini, apa bisa naik gitu.” Jelasnya.

“Padahal sudah aja yang ini mah ga usah di gali lagi, toh yang lama juga masih berfungsi ko, air nya ngalir, dari dulu juga emang begitu, saya warga disini pak, tau saluran air dari dulu sebelum di bangun ini juga, emang dari dulu ke sini.” Tandasnya.

“Ya tapi saya berharap hasilnya bisa bagus pak, ini kan sudah musim hujan, semoga saluran air disini lancar, biar ga terjadi banjir dan tidak ada genangan genangan air, mungkin begitu pak.” Harapnya.

Terpisah inisial J selaku mandor lapangan saat di konfirmasi awak media melalui seluler mengakui bahwa pekerjaan tersebut adalah pekerjaan yang di kerjakanya.

Dan saat di tanya terkait pemasangan U-ditch yang dalam kondisi di genangi air serta diduga tanpa di landasi oleh amparan abu pasir ia menjawab singkat.

“Ya pak, maksudnya mau gimana. Itu ada air, kan karena ada hujan pak.” Jawabnya singkat.

Ketika kembali di tanya perihal landasan amparan abu pasir dan kenapa tidak dilakukan penyedotan air terlebih dahulu, namun J malah memberikan jawaban lain.

“Kesini aja pak saya jelaskan, dimana posisi.” Ujar J singkat.

Ironisnya, setelah di lakukan komunikasi secara persuasif dengan J tersebut, justru saat ini J terkesan cuek ketika di hubungi.

Guna memberikan pembangunan yang optimal dan maksimal serta berkualitas bagi masyarakat, di harapkan kepada pihak terkait dalam hal ini dinas PUPR Kabupaten Karawang dan pengawas dinas serta pengawas konsultan di minta untuk segera melakukan sidak ke lokasi.

 

•Red

Di Nilai Positif, Proyek Penurapan Di Desa Kertaraharja Pedes Dapat Acungan Jempol Masyarakat

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Pekerjaan Penurapan dengan jenis Tembok Penahan Tanah yang berlokasi di wilayah Desa Kertaraharja Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang patut di acungi jempol.

Pasalnya pekerjaan yang sudah berjalan hampir satu pekan tersebut telah lama di harapkan oleh sejumlah masyarakat, khususnya masyarakat petani yang ada di sekitar wilayah desa Kertaraharja.

Dikatakan salah satu warga saat di temui awak media di lokasi pekerjaan, menurutnya dengan adanya pembangunan tersebut sebagai petani padi dirinya sangat di untungkan, karena hal tersebut selain dapat memberikan aliran air yang lancar ke lahan pesawahan hal itu juga dapat menutup lubang lubang hama tikus di sepanjang pematang.

“Saya sebagai masyarakat dan juga sebagai petani padi jelas merasa bersyukur dengan adanya pembangunan ini pak, sebab saluran air bisa lebih lancar, selain itu juga lubang lubang tikus yang suka bersarang di pematang sebagian jadi tertutup oleh bangunan ini pak.” Ucapnya kepada media, Selasa (10/12/2024) sore.

“Saya mewakili warga petani lain mengucapkan terima kasih kepada  Pemerintah Desa dan Pemerintah Daerah Karawang yang sudah memberikan pembangunan ini.” Tambahnya.

“Dan juga kami mengucapkan terima kasih juga kepada pak pemborong proyek ini yang sudah mau mengerjakan pekerjaan ini di desa kami, sehingga saluran air disini bisa lebih lancar, jadi bisa dikatakan cukup membuat kebutuhan pasokan air untuk lahan sawah kami bisa terpenuhi, sekali lagi terima kasih.” Pungkasnya.

 

 

•Red

Pembukaan Turnamen Bola Volly Kades Cup I 2024 Desa Cikampek Kota

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Turnamen bola volly Kades Cup I tahun 2024 resmi dibuka Kepala Desa Cikampek Kota Ahmad Nurdin, Sabtu, (10/12/2024)

Dalam acara pembukaan Turnamen Bola Volly Kades Cup I dihadiri oleh Stap Pemdes Cikampek kota,Tokoh Masyarakat,Tokoh Pemuda,Para peserta tim bola volly,dan tamu undangan.
Maman Ketua Panitia tersebut dalam sambutannya menyampaikan Terima kasih kepada Pemdes Cikampek kota,Ahmad Nurdin selaku kepala desa,yang telah berbuat dan membantu serta memberikan kepercayaan kepada kami semua sebagai panitia ,untuk mensukseskan Turnamen Bola Volly Kades Cup I yang baru pertama kali diselenggarakan di lapangan Batok dusun karajan remaja Rt02/04 Cikampek kota.

Para peserta yang telah mendaptar dan siap untuk mengikuti pertandingan bola volly Kades Cup I sebanyak 10 tim yang mewakili dari club masing-masing dalam wilyah Kecamatan Cikampek.

Kepala Desa Cikampek Kota Ahmad Nurdin dalam sambutannya mengucapkan,Terimakasih kepada para panitia,dan seluruh masyarakat yang telah ikut berpartisipasi,untuk mensukseskan acara turnamen ini,Nurdin juga mengajak untuk bersama sama menumbuhkan semangat Berolahraga pada diri sendiri,dan selalu mempererat hubungan antar sesama, karena kita semua adalah saudara,mari kita jaga ketertiban,keamanan dan kelancaran selama pertandingan dilaksanakan satu hari.”Pungkasnya

 

 

•Edi

Miris, Bendera Merah Putih Berkibar Dengan Lusuh Dan Kusam Di Depan Kantor PGRI Karawang

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Bendera Merah Putih adalah lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia.

Namun sangat di sayangkan, terlihat masih saja ada bendera Sang Saka Merah Putih lusuh dan robek berkibar di depan kantor Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karawang, Selasa (10/12//2024).

Hal ini terkesan miris, pasalnya hal tersebut diduga ada pembiaran dan diduga tidak memperhatikan Etika atau Rasa Nasionalisme serta di duga melanggar Undang Undang yang berlaku terkait pengibaran Bendera Merah Putih.

Hasil Pantauan tim media saat melewati lokasi tersebut melihat dengan langsung keadaan adanya pengibaran bendera Merah Putih yang terlihat sudah lusuh, sobek dan kusam.

Pemandangan tersebut terlihat tepat di depan halaman kantor PGRI Kabupaten Karawang.

Di tempat terpisah salah satu warga yang meminta namanya tidak di publikasikan saat di temui awak media mengatakan, bahwa bendera Merah Putih tersebut sepertinya memang sudah lama di biarkan seperti itu.

Foto : Bendera Merah Putih yang berkibar sudah lusuh, kusam dan sobek di depan kantor PGRI Karawang

“Bendera Merah Putih itu pak, saya juga tidak tau sih pak, tidak ngeuh, sepertinya itu memang sudah lama seperti itu, mungkin mereka lupa untuk menggantinya pak.” Jawabnya singkat sambil bergegas pergi.

Terkait dengan hal ini jelas bahwa berkibarnya bendera Merah Putih di halaman perusahaan aspal curah tersebut diduga memang terkesan ada hal pembiaran.

Padahal jelas aturannya sudah diatur di dalam Undang  Undang Nomor 24 tahun 2009 tentang pengibaran bendera yang sudah kusam, robek dan rusak, dan jelas di dalam undang undang tersebut tertuang aturan dan sanksi nya, yaitu apabila seseorang dengan sengaja mengibarkan bendera Merah Putih yang dinilai tidak layak, dapat di ancam pidana.

Seperti di jelaskan di dalam Pasal 24 huruf c yang isinya adalah ; mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam dengan ketentuan pidana Pasal 67,

huruf b. Isinya, apabila dengan sengaja kibarkan bendera negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf c, maka itu dipidana penjara paling lama 1 tahun atau juga denda paling banyak Rp. 100 juta

Mengacu kepada aturan tersebut jelas, bahwa setiap instansi, baik pemerintah maupun swasta wajib memasang dan mengibarkan bendera Merah Putih. Namun Undang Undang tersebut di duga tidak di patuhi.

Terpisah inisial A salah satu jajaran dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karawang saat di konfirmasi awak media terkait pengibaran bendera Merah Putih yang sudah lusuh, robek dan kusam tersebut dirinya malah melempar ke lain pihak.

“Konfirmasi ka ketua pa, Langsung aja ke PGRI pa.” Jawabnya singkat melalui pesan Whatsap

Sampai Pemberitaan ini diterbitkan awak media belum bisa menemui Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karawang untuk di minta penjelasannya lebih lanjut.

•Red

Rutinitas Pemdes Cikampek Kota Baca Sholawat Dan Doa Bersama

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Staf pemdes cikampek kota gelar membaca Sholawat dan doa bersama sebelum aktivitas dimulai,kegiatan ini diikuti oleh semua stap Desa cikampek kota diruangan Kades Cikampek Kota, Selasa (9/12/2024)

Kades Cikampek kota Ahmad Nurdin menyampaikan,sebelum beraktipitas rutinitas setiap pagi diwajibkan membaca Sholawat dan Doa biasanya dipimpin langsung oleh Ustad Zaeni,hal ini dimaksudkan untuk membentuk kebiasaan fositip pada diri sendiri, dimana seseorang dibentuk untuk terbiasa berdoa ataupun bersholawat saat sebelum dan selesai melakukan aktivitas.” Ucap Ahmad Nurdin

Harapannya dengan mengawali membaca sholawat dan berdoa semoga sebelum beraktifitas,semoga dalam aktifitas kita mendapatkan barokah,semoga disehatkan panjang umur dilancarkan rejekinya demi keluarga,semoga memperat talipersodaraan anatara aparatur pemdes cikampek kota dengan masyarakat.”pungkas Ahmad Nurdin

 

 

•Edi

Festival Dongdang Antar RT Meriahkan Milangkala Pemdes Jomin Timur Ke 38

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Semarak milangkala pemdes Jomin Timur ke 38 Kecamatan Kotabaru gelar Festival Dongdang dan tumpeng antar RT.  Gelaran acara milangkala tersebut di isi dengan hiburan rakyat dengan berbagai macam hadiah doorprize.

“Sebagai wujud rasa syukur kita melestarikan budaya serta membangun desa kedepan agar lebih maju. Alhamdulilah, terlihat masyarakat sangat antusias dengan adanya lomba pawai dongdang antar RT ini, dan kami juga menyiapkan hadiah dan doorprize.” Ungkap Kepala Desa Jomin Timur Wandi kepada media saat di wawancara, Minggu (8/12/2024)

“Dari banyaknya warga yang hadir yang memenuhi halaman kantor desa, dan mereka juga ikut berpartisipasi di setiap masing-masing wilayah dengan membawa dongdang hasil karyanya sendiri.” Jelasnya.

Foto : Wandi Kepala Desa Jomin Timur

“Insya Alloh tahun depan kita akan lebih meriah lagi. Dan tentunya saya sangat bangga kepada Pemdes dan seluruh masyarakat desa Jomin Timur atas kekompakan dan rasa kebersamaan yang masih terikat erat ini. Semoga ini akan terus terjaga dengan baik.” Tandasnya.

“Kami berharap semoga masyarakat desa Jomin Timur di berikan kesejahteraan dan keberkahan. Karena tujuan dari acara milangkala ini merupakan komitmen untuk membangun desa Jomin Timur agar lebih maju lagi dan jalinan persatuan serta kesatuan antara Pemerintah Desa dengan masyarakat lebih kuat menuju Karawang maju.” Pungkasnya.

 

•Edi

Memasuki Musim Tanam Kondisi Saluran SS Tambun Terhambat, Para Petani Butuh Bantuan Pasokan Air

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Ketersediaan suplai air masih menjadi persoalan krusial yang dihadapi sebagian masyarakat petani, seperti yang saat ini di rasakan oleh para petani di wilayah Desa Medankarya Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang yang mengeluh akibat saluran air yang menjadi penopang produktivitas bagi lahan pertanian tersebut mengalami hambatan.

Hal itu di ungkapkan Ketua GP3A SS Tambun Desa Medankarya Kecamatan Tirtajaya M. Umar, menurutnya, air merupakan salah satu faktor produksi penting dalam budidaya tanaman padi. Namun, hingga kini, ketersediaan suplai air masih menjadi persoalan bagi para petani yang ada di wilayah desanya.

Ia juga mengungkapkan, bahwa pihaknya meminta Pemkab Karawang dan dinas terkait untuk memberikan bantuan normalisasi agar pasokan kebutuhan air masyarakat petani di wilayah Desa Medankarya dapat terpenuhi.

“Saya sebagai ketua GP3A di SS Tambun mengharapkan peran serta pemerintah untuk bekerja cepat dalam menangani sedimentasi yang sudah memasuki ambang batas dan juga tumbuhan air dan rumput-rumput air juga sudah memadati saluran, jadi kami memohon agar bisa secepatnya mengerjakan normalisasi saluran air ini.” Ungap Ketua GP3A SS Tambun, Minggu (8/12/2024)

Foto : Saluran SS Tambun di Desa Medankarya

“Dan mengenai hal itu, kami tidak memiliki anggaran yang cukup untuk melakukan normalisasi.” Tambahnya.

Di singgung terkait langkah dan teknis apa saja guna memenuhi kebutuhan pasokan air bagi para petani di wilayah tersebut, ia menjelaskan, bahwa pihaknya sudah melakukan kerja bakti atau gorol bersama Pemdes, para petani dan masyarakat.

“Kami sudah melakukan langkah antisipasi, contohnya dengan kerja bakti atau gorol, tapi itu tidak maksimal, karena memang saluran SS Tambun sendiri yang panjangnya kurang lebih 5 sampai 6 Km ini. Dan kami juga tidak mempunyai anggaran yang cukup untuk mengelola saluran tersebut.” Jelasnya.

“Kami mohon kepada pemerintah daerah dan pihak terkait untuk bisa berperan aktif tentunya bisa membantu kami dalam hal ini untuk merealisasikan permohonan kami, salah satunya program normalisasi.” Pungkasnya.

 

•Red

Bersama Komunitas, Indonesia Care Berikan Bantuan Pengobatan Gratis Dan Psikologis Pasca Banjir Melanda

0

SUKABUMI |infokeadilan.com – Bencana alam yang melanda Sukabumi beberapa waktu lalu telah menimbulkan kerusakan yang signifikan, menyebabkan banyak masyarakat kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Pemerintah telah mengeluarkan status tanggap darurat hingga dua pekan sejak bencana terjadi. Ratusan relawan dari berbagai lembaga kemanusiaan turun membantu BNPB, Basarnas dan BPBD Sukabumi melakukan upaya pertolongan bagi warga terdampak.

Tak ketinggalan, Indonesia CARE hadirkan empat orang dokter, satu unit ambulan emergency dan puluhan relawan untuk kegiatan pelayanan kesehatan gratis dan pendampingan psikososial bagi penyintas.

Untuk aks kali ini, Indonesia CARE menggandeng Syarikat Islam Tanggap Bencana (SIGAP) Pasundan, Yayasan Turun Tangan, Forum Relawan Sukabumi, Aviation Voulenteer Indonesia (AVI) dan banyak komunitas relawan lainnya.

Demikian diungkapkan Direktur Jaringan Relawan Indonesia CARE, Mohammad Syahri di lokasi bencana, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi.

“Didukung para donatur baik perorangan, komunitas maupun industri kami gelar layanan pengobatan gratis dan pendampingan psikososial. Antusias para penyintas tinggi sekali,” ujar pria yang akrab disapa Choy ini.

Banjir bandang yang melanda Sukabumi dan Cianjur Selatan pada 4 Desember lalu telah m menghancurkan ratusan rumah, memutus sejumlah jembatan penghubung dan mengisolasi beberapa desa.

Ditempat yang sama Ketua SIGAP Pasundan, Dedy menyampaikan apresiasi kepada Indonesia CARE yang berinisiatif membersamai SIGAP turun ke lokasi bencana. “Kolaborasi kemanusiaan ini akan saling menguatkan di lapangan. Kami juga kerahkan kekuatan relawan maksimal di lokasi terdampak,” Ucapnya.

Ditempat yang sama Ketua Medis Respon Indonesia CARE, dokter Risyad Hasyim menuturkan ada ratusan penyintas yang antri dalam sehari untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis. ‘ Hingga jam 9 malam tadi masih ada yang datang berobat. Mulai dari luka robek, sesak nafas hingga gatal-gatal dikeluhkan para penyintas,” Ungkapnya.

Sejak Jumat (6/12/2024) tim relawan Indonesia CARE telah berada di lokasi bencana untuk melakukan langkah-langkah dukungan bagi pemerintah membantu para korban. “Dua hari setelah peristiwa, kita sudah dilokasi,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia CARE, Lukman Azis.

Saat ini, lanjut Lukman, Indonesia CARE masih membutuhkan dukungan obat-obatan dan logistik di lapangan sekaligus membantu menbuka jalur yang terisolasi akibat tertimbun longsor atau runtuh.

“Selain kebutuhan obat-obatan, masyarakat masih mengharapkan dukungan makanan siap saji, makanan pokok, pakaian, selimut, air bersih, dan perlengkapan bayi,” Ungkapnya lagi.

Untuk itu, tambah Lukman, Indonesia Care mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan di Sukabumi. “Jika anda ingin membantu dalam bentuk Natura (logistik) bisa menghubungi kami melalui WA 0878-60000-898 atau transfer melalui rekening BSI Indonesia CARE 7000 555 292 an Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif dan  Empati,” Tutupnya.

 

 

•Red

Kembali Terpilih Menjadi Ketua Umum PGRI Sumut, Saiful Abdi Dukung Program Pemerintah Tingkatkan Kompetensi Guru

0

MEDAN |infokeadilan.com – Saiful Abdi kembali terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumut. Dia memastikan PGRI Sumut akan memberikan dukungan penuh pada Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprov Sumut) untuk meningkatkan kompetensi guru.

Pemerintah Pemprov Sumut akan fokus dalam meningkatkan kompetensi guru di tahun depan. Mengingat saat ini berdasarkan data Dinas Pendidikan Sumut, ada sekitar 40% (total guru Sumut 44.000 guru) kompetensinya masih di bawah standar.

“Kita akan dukung penuh kebijakan tersebut untuk meningkatkan kapasitas guru kita, tetapi kita juga akan terus memperjuangkan kesejahteraan guru,” kata Saiful Abdi usai pelantikan pengurus PGRI Sumut di Aula Danau Toba, Balai Besar Guru Penggerak (BBGP), Jalan Kenangan Raya Nomor 64, Medan, Sabtu (7/12/2024).

Saiful juga mengatakan dia dan para pengurus akan meningkatkan soliditas organisasi yang dia pimpin. Salah satu caranya adalah meningkatkan komunikasi lewat teknologi.

“Kita perkuat soliditas karena teknologi saat ini sudah memperkecil tantangan ruang dan waktu. Selama ini, jarak yang banyak menjadi kendala kita, sekarang mudah-mudahan itu bisa kita atasi,” kata Saiful Abdi yang merupakan Ketua Umum PGRI Sumut periode sebelumnya ini.

Ketua dan kelengkapan pengurus PGRI Sumut masa bakti XXIV tahun 2024-2029 dilantik oleh Ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PB PGRI Abdul Waseh. Ketua Umum terpilih yaitu Saiful Abdi, Wakil Ketua I Ilyas S Sitorus, Wakil Ketua II Syamsul Napitupulu, Wakil Ketua III Jamilin Purba, Wakil Ketua IV Saham Malatua Nainggolan dan Wakil Ketua V Junaidi. Selain itu, Abdul Waseh juga melantik Sekertaris Umum Saiful Amri, Sekretaris I Bobby NP, Sekretaris II Surya Dharma, Sekretaris III Mardimpu Sihombing, bendahara Nadhratun Nur dan Wakil Bendahara Cici Mahruliana serta kelengkapan biro-biro.

Ditempat yang sama Wakil Ketua I PGRI Sumut, Ilyas Sitorus yang juga Kadis Kominfo Sumut akan semaksimal mungkin membantu program kegiatan PGRI Sumut sebagaimana yang telah disampaikan Ketua Umum PGRI Sumut Pak Saiful Abdi, salah satunya percepatan pemanfaatan teknologi di lingkungan pendidikan.

“Bapak dan ibu dipilih melalui konferensi, saya berharap agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” Pungkas Abdul Waseh.

 

 

 

•Rizky Zulianda

 

 

Spektakuler, Acara HUT PGRI ke 79 Di Kotabaru Berlangsung Meriah

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Puncak perayaan HUT PGRI ke-79 di tingkat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang berlangsung meriah dan penuh semangat di hadiri Wakil Bupati Karawang terpilih H. Maslani serta Anggota DPRD Kabupaten Karawang Dapil 5 dari Partai Nasdem.

Turut hadir pula ratusan guru tenaga pendidik,dan pengurus cabang Persatuan Guru Republik Indonesia Ranting Kotabaru, Sabtu (07/11/2024).

Ketua PGRI Kecamatan Kotabaru Junaedi Abdulloh S.Pd. menyampaikan bahwa hari puncak HUT PGRI ke-79 tersebut di isi dengan beragam kegiatan.

“Acara puncak HUT PGRI ke-79 inu di isi dengan beragam kegiatan, di antaranya gerak jalan dan penampilan seni yang melibatkan guru-guru mulai dari tingkat TK, Paud hingga SMP dan SMK.” Ucapnya.

Acara ditutup dengan pengundian kupon jalan sehat,sebuah inisiatif yang menjadi bagian dari kurikulum Merdeka Belajar.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami dalam mendukung kurikulum merdeka belajar.” Tambahnya.

“Alhamdullilah, semua pihak turut berpartisipasi dengan antusias. acara ini juga menjadi sarana untuk memberikan apresiasi dan hiburan kepada para guru yang setiap hari berdedikasi mengajar serta kepada para purnabhakti.” Jelasnya.

“Kali ini mereka berkesempatan untuk bergerak aktif dan berbahagia,Harapanya acara ini dapat memperkuat tali silaturahmi diantara para guru diseluruh Kecamatan Kotabaru yang diwadahi oleh PGRI dengan kegiatan gerak jalan.” Ungkapnya.

“Kami berharap dengan adanya acara ini dapat meningkatkan kesehatan,dan mempererat tali persaudaraan diantara sesama guru dan tenaga pendidik.” Harapnya

“Dan kami juga ucapkan terimakasih kepada RS. IZZA yang telah menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para peserta dan masyarakat.” Pungkasnya

 

•Edi