Beranda blog Halaman 274

Pertandingan Sepak Bola Laga Amal Untuk Warga Korban Tabrak Lari Resmi Di Mulai

0

CIKARANG TIMUR |infokeadilan.com – Turnamen Laga Amal sekaligus memperingati Hari Pahlawan 10 November 2024, Anak Remaja Ciranggon (ARCI) Ciranggon Desa Cipayung Kecamatan Cikarang Timur menggelar turnamen sepak bola Laga Amal yang di ikuti oleh 8 tim. Legend ARCI, FC, Kamboja FC, Rungkad FC, Pemdes Cipayung FC, Pemdes Labansari FC, Jabek FC, San Wagor FC, dan ARCI FC, Minggu (10/11/2024)

Turnamen ini akan berlangsung pada Minggu, 10 November 2024 yang bertempat di stadion mini Kawungtilu Bojong Rangkas, Desa Cipayung Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi. Kick-off pertama akan dimulai pada pukul 09.00 WIB pagi hingga seluruh pertandingan selesai.

Menariknya, dalam turnamen Laga Amal ini mengundang Nur Alim, mantan pemain Timnas Indonesia, untuk bergabung dan menunjukkan kemampuannya di lapangan hijau.

Kehadiran Nur Alim diharapkan tidak hanya akan menambah daya tarik pertandingan, tetapi juga memberikan hiburan serta semangat kepada warga dan para penonton yang hadir. Partisipasi pemain sekelas Nur Alim di level daerah menjadi kesempatan langka yang tentunya sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat.

Turnamen ini terselenggara atas kerja sama dengan berbagai pihak, yaitu Pemuda Anak Ciranggon sebagai penyelenggara , Pemerintahan Desa Cipayung, Muspika Cikarang Timur , Bhimaspol dan Bhabinsa AD. Dukungan dari berbagai pihak ini memungkinkan acara berjalan lancar dan menjadi momen kebersamaan yang mempererat silaturahmi antarwarga, sekaligus memberikan hiburan serta inspirasi bagi generasi muda di Cikarang Timur

Izas Al Hadi selaku Ketua Pemuda Anak Remaja Ciranggon mengatakan, pertandingan tersebut sebagai ajang dalam rangka penggalangan dana untuk salah satu warga yang menjadi korban kecelakaan tabrak lari beberapa waktu lalu.

“Pertandingan ini sebagai peryandingan laga amal untuk menggalang dana, yang nantinya akan di serahkan kepada warga yang kena musibah, yaitu korban kecelakaan tabrak lari. Dan kebetulan pertandingan laga amal ini bertepatan dengan jari Pahlawan Nasional, sehingga ajang ini kita jadikan sebagai momen untuk menjalin silaturahmi antar pemain sepakbola bola khususnya dan untuk masyarakat yang ada di wilayah desa Ciranggon ini.” Ujarnya.

“Saya berharap kepada para peserta untuk bertanding dengan mendukung sportifitas untuk mencipatakan suasana yang kondusif, aman dan tertib. Di harapkan juga kepada masyarakat Cikarang Timur yang hadir bisa mendukung kepada tim favoritnya guna memberikan suppot tentunya dengan suasana yang menggugah semangat juang tim dukungannya.” Tutup Izas.

 

•Wan

Peringati Hari Pahlawan, Lapas Banjarmasin Gelar Upacara Bendera

0

BANJARMASIN |infokeadilan.com – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjarmasin menggelar upacara bendera yang diikuti oleh Kepala Lapas (Kalapas), staf, serta warga binaan. Upacara yang dilaksanakan pada pagi hari ini bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan dan menggelorakan semangat nasionalisme di kalangan seluruh warga Lapas Banjarmasin, Minggu (10/11/2024).

Upacara ini dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih yang dilakukan dengan khidmat. Sebagai pembina upacara, Kalapas Banjarmasin, beserta jajaran staf dan warga binaan, turut berpartisipasi dalam menjalankan prosesi tersebut.

Dalam sambutannya, Kalapas Banjarmasin menyampaikan pesan penting dari Menteri Sosial Republik Indonesia, yang mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus menggelorakan semangat kepahlawanan. “Hari Pahlawan bukan hanya sekadar mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga sebagai momentum untuk menguatkan jiwa nasionalisme kita dalam membangun bangsa ini menjadi lebih maju, terdepan, dan sejahtera,” ujar Kalapas.

Selain itu, beliau juga menekankan bahwa semangat kepahlawanan harus menjadi inspirasi untuk menciptakan perubahan yang lebih baik, baik di lingkungan Lapas maupun di masyarakat pada umumnya. “Kita harus selalu ingat bahwa perjuangan para pahlawan yang telah gugur adalah landasan bagi kita untuk berkontribusi dalam kemajuan bangsa,” tambah Kalapas.

Selama kegiatan berlangsung, tim dokumentasi juga turut mengabadikan momen tersebut untuk mendukung laporan pelaksanaan kegiatan. Upacara bendera ini diakhiri dengan doa bersama, yang diharapkan dapat memberikan keberkahan dan kekuatan dalam melanjutkan perjuangan bangsa.

Pelaksanaan upacara Hari Pahlawan di Lapas Banjarmasin berjalan lancar dan penuh khidmat, sebagai wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

 

•Han

Tingkatkan Kebugaran Dan Semangat Kerja, Lapas Banjarmasin Gelar Senam Pagi

0

BANJARMASIN |infokeadilan.com – Dalam rangka meningkatkan kebugaran dan semangat kerja, seluruh staf Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin melaksanakan kegiatan senam pagi yang diikuti oleh seluruh pegawai pada hari ini, Sabtu (9/11/2024).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.15 WITA ini dilaksanakan di lapangan utama Lapas Banjarmasin dan diikuti oleh seluruh staf. Senam pagi dipandu oleh instruktur berlisensi yang hadir untuk memandu gerakan-gerakan yang bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta menjaga kesehatan fisik dan mental.

Kepala Lapas Banjarmasin, Faozul Anshori, dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya kegiatan senam pagi sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan para pegawai.

“Senam pagi ini bukan hanya sekedar aktivitas fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antar staf, serta menjaga kebugaran tubuh agar lebih siap dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” Ujarnya.

“Selain sebagai upaya menjaga kesehatan, kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan suasana kerja yang lebih dinamis dan positif di lingkungan Lapas Banjarmasin.” Tandasnya.

“Diharapkan, melalui kegiatan rutin ini, seluruh staf dapat terus bekerja dengan penuh semangat dan produktivitas yang tinggi. Kegiatan senam pagi ini menjadi bagian dari program kesehatan yang direncanakan untuk dilakukan secara berkala guna meningkatkan kesejahteraan seluruh pegawai di Lapas Banjarmasin.” Pungkasnya

 

 

•Han

Menangkan Paslon ASIH Di Jawa Barat Dan Aep-Maslani Di Karawang, Haji Jalal Hadiri Rapat Konsolidasi Gema Keadilan

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Haji Jalal, anggota DPR RI dari Fraksi PKS Dapil Jawa Barat VII, hadir dalam konsolidasi yang diadakan oleh Gema Keadilan, sayap partai PKS, untuk mendukung pasangan Ahmad Syaikhu – Ilham Habibi (ASIH) sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Aep Maslani sebagai calon Bupati Karawang, Sabtu (9/11/2024)

Dalam acara tersebut dihadiri oleh para pengurus daerah, simpatisan, dan masyarakat setempat yang menunjukkan antusiasme tinggi untuk mendukung ASIH dan Aep Maslani.

Dalam pidatonya, Haji Jalal menekankan perlunya sinergi dan kerjasama seluruh kader untuk menggerakkan dukungan penuh masyarakat Jawa Barat.

“Dalam hal ini tentunya sinergi dan kerjasama seluruh kader dan dukungan penuh dari masyarakat Jawa Barat umumnya terutama masyarakat yang ada di wilayah Karawang.” Ucap Jalal.

“Pasangan ASIH dan Aep-Maslani bukan sekadar nama, mereka membawa harapan baru untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat,” Sambungnya.

“Selain itu, dukungan dari Gema Keadilan akan menjadi kunci pemenangan dengan membangun komunikasi intensif kepada masyarakat di setiap akar rumput.” Paparnya.

“Gema Keadilan berharap acara konsolidasi ini dapat memperkuat basis dukungan di Jawa Barat, khususnya Karawang, untuk memenangkan pasangan ASIH dan mewujudkan perubahan yang lebih baik di wilayah tersebut.” Pungkasnya.

 

•Red

Diduga Arogan Dan Merasa Paling Wah, Sikap Oknum Ketua RW Di Mekarjati Buat Kecewa Ketua KSM

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Akibat salah satu oknum Ketua Rukun Warga (RW) berinisial DM yang diduga tidak mau menandatangani berkas program Dana Kelurahan (Dakel) berakhir kisruh dan membuat kekecewaan Ketua KSM Jaka Indriana.

Di ketahui oknum berinisial DM tersebut juga merupakan sebagai bendahara KSM di Kelurahan Mekarjati Kecamatan Karawang Barat Kabupaten Karawang. Namun sayang, akibat perilakunya yang diduga tidak relevan dan tidak profesional kepada jajaran melahirkan kekecewaan.

Padahal, tugas bendahara KSM seharusnya membantu memperlancar program KSM di Kelurahan, ini justru malah mempersulit program. Oknum inisial DM ini selalu memberikan alasan yang tidak jelas dan kurang bijak atas sikapnya yang tidak mau tanda tangani berkas program KSM Kelurahan.

Dengan sikap yang tidak bijaksana dan tidak mau berkomunikasi kepada ketua KSM selaku pimpinannya itu, oknum RW tersebut jelas sangat tidak kooperatif dan tidak bisa diajak kerjasama.

Menurut ketua KSM Jaka Indriana bahwa sudah beberapa hari oknum inisial DM tersebut selalu tak mau menandatangani berkas yang beberapa kali di antarkan.

“Sudah beberapa hari ini dia tidak mau tanda tangan, bahkan ketika diantarkan berkas kerumahnya tetap tidak mau juga. Dan puncaknya ketika dimintai lagi tanda tangan di kantor kelurahan jawabannya malah menyuruh tanda tangan saja sendiri.” Ungkap Jaka, Sabtu (9/11/2024)

Mendengar ucapan oknum tersebut membuat Jaka selaku Ketua KSM geram begitupun dengan jajaran dan anggota lainnya hingga timbulkan adu mulut. Namun setelah di mediasi oknum tersebut akhirnya mau menandatangani.

“Masalah ini belum selesai, masalah ini akan dibawa ke forum pada hari senin tanggal 11/12/2024 di aula Kelurahan Mekarjati, ini merupakan bentuk tindak tegas atas sikap oknum tersebut yang arogan, yang merasa dirinya paling hebat, bahkan terlalu banyak jabatan yang dia pegang selain RW, bendahara KSM, hingga jabatan jabatan lainnya dia pegang juga yang berdampak kepada pelayanan masyarakat yang kurang maksimal dan buruk.” Pungkas Jaka menegaskan.

 

•Red

Rumah Nenek Armani Bersama Anak Dan Cucunya Ambruk, Butuh Bantuan Pemerintah Dan Dinas Terkait

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Rumah milik nenek Armani (71) dusun Pulosari RT 017/005 Desa Kalangsuria Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang yang saat ini menjadi tempat tinggal bersama anaknya Karminah (56) dan cucunya Sulastri (22) ambruk. Kejadian amburuknya rumah milik nenek Armani terjadi pada Sabtu sekitar pukul 05.00 WIB pagi.

Sejak suaminya meninggal beberapa tahun yang lalu, nenek Armani kini tinggal bersama anaknya Karminah dan cucunya Sulastri. Dalam kesehariannya nenek Armani adalah sebagai Kepala Keluarga dan anaknya Karminah sebagai tulang punggung keluarga.

Namun naas, rumah yang dibangun dari bantuan pemerintah melalui program Rulahu tersebut yang menjadi tempat tinggalnya kini telah ambruk.

Tatang salah satu warga yang juga merupakan tetangga nenek Armani kepada media mengungkapkan, bahwa semenjak suaminya nenek Armani meninggal beberapa tahun lalu, kini nenek Armani hanya tinggal bersama anak dan cucunya.

“Iya benar kang, sejak pak Sarin suaminya meninggal, mak Armani hanya tinggal sama anak dan cucunya, itu juga semua sudah berusia tua, hanya cucunya Sulastri yang baru berusia 22 tahun.” Ucapnya.

“Sebenarnya rumah mak Armani itu bantuan dari pemerintah juga dari Rulahu, cuma dulu udah lama bangat, ga tau kenapa sebabnya sekarang ambruk. Kasihan pak, semua penghuninya perempuan sudah pada tua lagi.” Jelas Tatang menandaskan.

“Semoga pemerintah Karawang dan dari dinas terkait bisa membantu mak Armani membangunkan kembali rumahnya yang ambruk, kasihan pak.” Harapnya.

Terpisah, Kepala Desa Kalangsuria H. Lili Suherman S.H, saat di hubungi awak media membenarkan, bahwa rumah milik nenek Armani warga dusun Pulosari tersebut ambruk.

“Iya benar kang, ada salah satu rumah milik warga kami yang ambruk. Saya juga sudah mendapat laporannya dari Wakil dan Kadus. Ya setelah mendapatkan laporan tersebut saya bersama Pemdes yang lain segera mendatangi ke rumah mak Armani yang ambruk tersebut.” Paparnya kepada jurnalis infokeadilan.com melalui seluler, Sabtu (9/11/2024).

Lebih lanjut pihaknya juga menyampaikan, bahwa rumah milik nenek Armani tersebut itu merupakan bantuan dari pemerintah melalui program Rulahu namun memang sudah lama.

“Ya memang rumahnya itu salah satu rumah bantuan pemerintah dulu melalui program, namun memang sudah lama. Ya mungkin karena memang sudah lama dan mungkin ada pergeseran atau yang lainnya sehingga menjadikan ambruk seperti sekarang.” Jelasnya.

“Kami dari Pemdes Kalangsuria berharap ada pihak pihak yang bisa membantu. Dan kami juga akan berupaya untuk membantu mak Armani.” Pungkasnya.

Dengan adanya kejadian tersebut diharapkan Pemerintah Kabupaten Karawang dan dinas terkait bisa segera turun ke lapangan untuk membantu segera merealisasikan bantuan pembangunan rumah nenek Armani yang memang sudah sepantasnya di bantu.

 

•Red

Lapas Karawang Berikan Bantuan Sosial Bagi Keluarga Warga Binaan Kurang Mampu Dan Masyarakat Sekitar

KARAWANG |infokeadilan.com – Mengawali kepemimpinannya sebagai Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Komjen Pol (Purn) Agus Andrianto memberikan 13 arahan sebagai Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan periode 2024-2029.

Ke 13 Program Akselerasi tersebut, Lapas Karawang ikut serta dalam melaksanakan program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh Warga Binaan sebagai bentuk pembinaan.

Dan dari hasil pembinaan kemandirian itu Lapas Karawang juga menggelar Bantuan Sosial yang di berikan secara langsung oleh masyarakat sekitar Lapas Karawang yaitu, Warga Desa Warung Bambu Kecamatan Karawang Timur dan kepada 10 Keluarga Warga Binaan Lapas Karawang yang dinilai kurang mampu, Sabtu (9/11/2024)

Seperti di ketahui, kegiatan Bantuan Sosial tersebut merupakan salah satu target Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai salah satu Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Jawa Barat Masjuno, Kepala Divisi Pemasyarakatan Jawa Barat Robianto, Kepala Camat Karawang Timur Muhana, dan Kepala Lapas Karawang Christo Toar beserta seluruh jajaran dan Kepala Desa Warung Bambu Mustakim.

Dalam sambutanya Christo menyampaikan, bahwa kegiatan pembinaan kemandirian merupakan kegiatan yang mampu membekali warga binaan agar mereka dapat diterima dengan baik serta dapat memberikan dampak positif dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kegiatan pembinaan kemandirian ini merupakan kegiatan yang mampu membekali warga binaan agar mereka dapat di terima dengan baik dan dapat memberika dampak positif di masyarakat.” Ucapnya.

“Kegiatan ini tidak hanya akan menjadi euforia saja, melainkan menjadi bukti komitmen pemasyarakatan untuk menjalankan dan patuh terhadap seluruh program pemerintah yang berdampak langsung kepada masyarakat secara rutin.” Jelas Christo Kalapas Karawang.

“Melalui Asta Cita Presiden dan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, kami jajaran Pemasyarakatan melaksanakan pembinaan terhadap warga binaan sebagai bekal ketika warga binaan selesai menyelesaikan masa hukumannya dapat diterima kembali di masyarakat untuk memberi manfaat yang positif bagi lingkungan masyarakat.” Tegasnya.

“Selain itu, hal ini juga akan menjadi kegiatan yang berkelanjutan dan tidak berhenti disini saja, sebagai bentuk tanggung jawab kami atas mewujudkan program pemerintah dan pimpinan kami dalam mewujudkan Program Asta Cita Presiden dan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.” Tandas Christo.

Pihaknya juga menyampaikan kepada warga Desa Warung Bambu yang hadir bahwa Lapas Karawang kini memiliki kegiatan Pembinaan terhadap Warga Binaan yang sangat berpotensi untuk turut serta dalam membantu program Pemerintah terkait Ketahanan Pangan.

Hal tersebut disampaikan karena Lapas Karawang mempunyai hasil pembinaan kemandirian kepada warga binaan berupa Padi yang menghasilkan 4 Ton beras dalam sekali panen, Sayuran Cesin 150 Kg sekali Panen, dan Ikan Lele 100 Kg sekali Panen.

Pada kegiatan tersebut Lapas Karawang membagikan Bantuan Sosial kepada warga Desa Warung Bambu dan Keluarga Warga Binaan berupa Ikan Lele 1 kg, Sayuran Segar Cesin 1kg, Roti 5 Pcs, dan Beras 10 Kg, dimana seluruh Bantuan Sosial tersebut merupakan hasil dari Karya Warga Binaan.

Selain itu, terdapat tambahan berupa Minyak goreng 2 liter dan Susu bubuk 1 Box bantuan CSR dari PT Fajar Basthi Sejahtera sebagai mitra Koperasi pegawai Lapas Karawang

Di kesempatan tersebut, Camat Karawang Timur Muhana turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya serta terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkhusus Lapas Karawang karena telah membantu masyarakatnya dalam hal pencegahan stunting dan menghadirkan kegiatan yang betul-betul dirasakan atau berdampak bagi masyarakat.

“Kami apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Lapas Karawang dan pihak yang terlibat atas tercapainya kegiatan pemberian bantuan ketahanan pangan ini. Kegiatan ini merupakan program yang dapat dirasakan secara langsung manfaatnya oleh masyarakat, dan melalui pemerintah daerah hingga desa memiliki target agar stunting di kabupaten karawang menjadi zero stunting.” Ujar Camat.

Senada di ungkapkan oleh Mustakim Kepala Desa Warung Bambu, menurutnya tanpa adanya kepedulian dan keterlibatan semua pihak khususnya masyarakat dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Karawang tidak akan tercapai. Selain itu diperlukannya partisipasi dari seluruh pihak dalam pelaksanaan program pencegahan stunting tersebut.” Pungkasnya.

Diakhir kegiatan tersebut, Kalapas Karawang Christo Toar memberikan statement bahwa Lapas Karawang akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan dan berdampak, sehingga Lapas Karawang akan terus dapat berkontribusi dalam mewujudkan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI serta Program-program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Momen ini menjadi sebuah momentum awal bagi Lapas Karawang dalam rangka turut serta mewujudkan cita-cita pemerintah berupa Pelayanan Publik yang berdampak langsung kepada masyarakat, sesuai dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI, serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.” Jelas Christo menyampaikan kepada awak media.

“Dengan lancarnya kegiatan ini, saya harap seluruh masyarakat terkhususnya warga Desa Warung Bambu dapat merasakan dan mengetahui hasil produk Warga Binaan yang dihasilkan melalui pembinaan-pembinaan langsung oleh Petugas Lapas Karawang, sehingga masyarakat dapat mendukung dan mendo’akan kami untuk mendukung program pemerintah berupa Ketahanan Pangan dengan melalui pembinaan-pembinaan terhadap Warga Binaan kami.” Harapnya.

Selanjutnya, pada akhir kegiatan tersebut Kalapas Karawang Christo Toar didampingi Christo beserta seluruh jajaran turut menyerahkan Bantuan Sosial kepada Keluarga Warga Binaan yang dianggap layak untuk mendapatkan bantuan. Hal tersebut dilaksanakan sebagai salah satu bentuk perhatian dan kepedulian Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terhadap keluarga Warga Binaan yang ditinggalkan selama menjalankan masa pembinaan didalam Lapas.

 

•Red
Sumber : Humas Lapas Karawang

Maksimalkan Kinerja Serta Tekankan Netralitas, Pemprov Sumut Lakukan Rotasi Dan Lantik ASN

SUMATERA UTARA |infokeadilan.com –  Dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut), Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Dr. Agus Fatoni melakukan rotasi dan melantik sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini dinilai sebagai bagian dari dinamika organisasi untuk mengisi kekosongan jabatan dan meningkatkan performa birokrasi di Pemprov Sumut.

Proses pelantikan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Arief S Trinugroho mewakili Pj Gubsu di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Jumat (8/11/2024).

Dalam keterangannya, Agus Fatoni menyampaikan bahwa mutasi, promosi, dan rotasi merupakan langkah strategis untuk merefresh organisasi, menempatkan individu sesuai dengan kompetensi mereka, serta menjawab kebutuhan pengisian jabatan yang kosong.

“Mutasi dan promosi adalah tuntutan organisasi. Ini adalah bagian dari dinamika yang diperlukan untuk memaksimalkan kinerja, mengisi kekosongan jabatan, dan memastikan roda pemerintahan berjalan lebih baik,” ujar Fatoni.

Fatoni menekankan pentingnya para ASN yang dilantik untuk segera menyesuaikan diri dan langsung bekerja keras di posisi baru mereka. Ia menggarisbawahi bahwa perubahan ini bukan hanya pergantian posisi, melainkan strategi untuk memacu peningkatan kinerja.

“Kita telah mengkaji secara mendalam sebelum melakukan pelantikan ini. Harapannya, ASN yang baru dilantik dapat beradaptasi cepat dan bekerja maksimal, sehingga efektivitas Pemprov Sumut dapat meningkat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fatoni menguraikan beberapa poin penting yang yang dibacakan Sekdaprovsu, Arief menjadi perhatian bagi para ASN yang baru dilantik:

1. Cepat Menyesuaikan Diri: ASN diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja baru, memahami tugas dan tanggung jawab yang diemban dengan segera.
2. Langsung Bekerja: Setelah dilantik, ASN harus segera menjalankan tugas tanpa menunda-nunda.
3. Kerja Keras dan Inovatif: Menurut Fatoni, kinerja yang baik hanya bisa dicapai melalui kerja keras dan inovasi dalam menyelesaikan masalah serta meningkatkan layanan kepada masyarakat.
4. Loyalitas dan Profesionalisme: ASN diminta untuk selalu menjaga loyalitas kepada negara dan mengutamakan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya.
5. Netralitas ASN: Mengingat tahun politik yang akan datang, Fatoni mengingatkan pentingnya menjaga netralitas ASN, khususnya menjelang Pilkada serentak yang akan digelar pada 27 November 2024.
6. Hak Pilih pada Pilkada: ASN diimbau untuk menggunakan hak pilih mereka secara bertanggung jawab, tanpa mempengaruhi netralitas dalam pekerjaan mereka.
7. Jaga Iklim Kondusif: ASN diminta untuk turut menjaga iklim kondusif dan harmonis di lingkungan kerja maupun dalam masyarakat.

Fatoni juga mengungkapkan bahwa proses pelantikan dan rotasi ini telah melalui tahapan persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sebagai bagian dari prosedur administratif yang harus dipenuhi.

Sementara itu, Akademisi sekaligus pakar pemerintahan, Dr. Sakhyan Asmara, memberikan pandangannya terkait langkah rotasi dan promosi yang dilakukan oleh Pemprov Sumut. Menurutnya, langkah ini merupakan hal yang wajar dan sesuai dengan tuntutan organisasi, terutama dalam mengatasi kekosongan jabatan yang sudah cukup lama terjadi di sejumlah posisi strategis.

“Mutasi, rotasi, dan promosi adalah mekanisme umum dalam pemerintahan untuk meningkatkan kinerja birokrasi. Kekosongan jabatan yang lama sangat berdampak pada terhambatnya roda pemerintahan. Oleh karena itu, keputusan ini merupakan langkah yang tepat untuk menjaga efektivitas birokrasi di Pemprov Sumut,” jelas Sakhyan Asmara.

Sakhyan menambahkan bahwa kebijakan rotasi dan promosi ini adalah bagian dari strategi organisasi untuk memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai dengan kompetensinya. “Ini adalah kebijakan yang tepat dalam dinamika organisasi saat ini. Dengan adanya penempatan pejabat baru, diharapkan akan ada semangat baru dalam pelayanan publik,” tutupnya.

Langkah rotasi dan pelantikan ASN ini menunjukkan komitmen Pj Gubsu A. Fatoni dalam memastikan birokrasi di Pemprov Sumut berjalan secara optimal dan siap menghadapi tantangan, terutama menjelang Pilkada 2024 yang akan menjadi salah satu agenda besar provinsi dalam waktu dekat.

 

 

•Rizky Zulianda

Sempat Buron, Tersangka DPO Kasus Pelecehan Seksual Di Panti Asuhan Berhasil Ditangkap

TANGERANG |infokeadilan.com -Tersangka Daftar Pencarian Orang (DPO) alias Buron kasus pelecehan atau kekerasan seksual di Panti Asuhan Darussalam An’nur, kawasan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten berhasil ditangkap Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya. Kamis, 7 November 2024 pagi sekira pukul 10.00 WIB.

Tersangka atas nama Yandi Supriyadi (28) itu berhasil diamankan dari tempat persembunyiannya di wilayah Empat Lawang, Sumatera Selatan setelah masuk dalam DPO alias Buronan Polisi.

“Tersangka kasus pelecehan seksual terhadap korban anak yang terjadi di panti asuhan Darussalam An’nur, yang telah kita tetapkan sebagai tersangka, namun kabur dan kita terbitkan DPO atas nama Yandi Supriadi berhasil ditangkap,” Ungkap Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, didampingi Kasat Reskrim, Kompol David Yanuar Kanitero Jumat, (8/11/2024) dalam keterangan persnya.

Kata Zain, Pelaku ditangkap di kawasan  Empat Lawang, Palembang, Sumatera Selatan, saat berada di pasar untuk membeli kebutuhan hidup sehari-hari selama dalam persembunyiannya di perkebunan. Penangkapan di back up oleh Tim Opsnal Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya

“Saat ini tersangka Yandi Supriadi bersama anggota sedang dalam perjalanan ke Mako Polres Metro Tangerang Kota untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ujar Zain.

Menurut dia sebelumnya, petugas telah mendeteksi keberadaan tersangka yang diketahui sering berpindah-pindah tempat menghindari kejaran polisi. Hingga ia (tersangka) berhasil diketahui keberadaannya di tengah perkebunan kawasan Empat Lawang. Di sana, ia bekerja di sebuah perkebunan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Keberadaan tersangka ini benar berpindah-pindah tempat, sebelumnya kita deteksi berada di Padang, sempat ke Palembang dan terakhir berhasil dideteksi keberadaannya di Empat Lawang dan bekerja di kawasan perkebunan,” jelasnya.

Sebagai informasi dan diketahui, Yandi Supriadi (28) adalah satu dari tiga tersangka kasus kekerasan seksual yang korbannya merupakan anak (bocah) laki-laki.

Dua tersangka yang telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka itu adalah Sudirman (49) selaku Ketua Yayasan Panti Asuhan Darussalam An’nur, Yusuf Bahtiar (30) sebagai pengasuh di panti asuhan tersebut. Dan Yandi Supriadi (DPO tertangkap) juga merupakan pengasuh di panti asuhan itu.

 

 

•Rudolf/Tim

Kapolri Ingatkan Potensi Polarisasi Di Pilkada Serentak 2024

0

JAKARTA |infokeadilan.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mewanti-wanti potensi polarisasi di Pilkada 2024, khusus wilayah dengan paslon tunggal dan 2 paslon.

“Fenomena-fenomena yang harus kita perhatikan pasangan calon hanya satu ini di 37 daerah tolong ini diantisipasi kemudian ada pasangan dua calon di 202 daerah. Ini juga menjadi perhatian kita pasti situasinya akan hangat,” Ungkap Kapolri, Kamis (7/11/2024).

Kapolri meminta peristiwa-peristiwa yang terjadi di Pilkada terdahulu bisa menjadi pembelajaran. Terutama terkait reaksi atas ketidakpuasan hasil Pilkada.

“Peristiwa ketidakpuasan dalam hasil-hasil dari Pilkada tersebut tentunya akan menimbulkan memunculkan mulai dari sengketa sampai dengan kerusuhan karena memang isunya ini terjadi di daerah,” Tandasnya.

Untuk itu, ia meminta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) siap mengatasi kejadian tersebut. Apalagi, Pilkada kali ini dilakukan secara serentak.

“Tentunya ini membutuhkan kesiapan rekan-rekan dalam hal menghadapi potensi polarisasi yang tentunya akan lebih tinggi dibandingkan dengan Pilpres,” Paparnya.

“Karena ini dilaksanakan serentak tentunya rekan-rekan harus mampu melihat mendalami potensi konflik yang terjadi sehingga kekuatan yang rekan-rekan miliki kita semua siap menghadapi potensi permasalahan apa pun,” Pungkasnya.

 

•Rudolf/Tim