Beranda blog Halaman 286

Acara Talkshow Yang Digelar Dinas Kesehatan Karawang Diduga Tak Hiraukan Suara Adzan

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Dinas Kesehatan Kabupaten karawang, melaksanakan kegiatan Talkshow, dengan tema Strategi Bugar Sepanjang Hayat, yang bertempat di Gedung Husni Hamid Plaza Pemda Karawang (15/10/2024)

Dalam acara tersebut di hadiri oleh Endang Suryadi selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang beserta jajaran nya dan juga di hadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang.

Dalam acara talkshow kesehatan dengan tema strategi bugar sepanjang hayat tersebut diduga tidak hiraukan suara Adzan yang berkumandang.

Tepat pada pukul 12:00 wib pada waktu sholat dzuhur, acara tersebut terus berlangsung tanpa jeda. Padahal mesjid ada tepat di depan aula gedung Husni Hamid pemda Karawang, di mana acara tersebut di selenggarakan Namun panitia tidak memberhentikan sama sekali kegiatan nya.

Di akhir acara awak media coba menemui salah seorang penyelenggara acara, namun sayang, panitia atau penyelenggara acara tidak dapat di temui dan dikonfirmasi hingga semua tamu undangan meninggalkan tempat tersebut.

Di konfirmasi melalui pesan whatsapp pada salah satu pihak Dinas Kesehatan Bernama Ucin Supriyadi Selaku Tim Bagian Umum Dan Kepegawaian Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang dan menjawab dengan singkat.

“Walaikumsalam Bang,,coba saya konfir ke panitia” Jawabnya

Maka sebagai seorang Muslim hendaknya ketika adzan berkumandang kita mendengarkan baik-baik dan menjawabnya dari hati yang terdalam dengan pemaknaan. Ketika kita sedang beraktifitas maka kita berhenti dulu untuk mendengarkan dan menjawabnya, baik ketika sedang ngobrol dengan kawan atau sedang rapat dan lain sebagainya.

 

•Red

Sertijab Kepsek SMAN 2 Karawang Dari Dr Epul Saepul S.Pd.i M.Pd Kepada H. Wayat Nurhidayat M.Pd

0

KARAWANG |infokeadilan.com – SMAN 2 Karawang menggelar acara lepas sambut Plt Kepala Sekolah yang berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Dalam acara tersebut, Dr. Epul Saepul yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Kepala Sekolah SMAN 2 Karawang resmi menyerahkan estafet kepemimpinan kepada H. Wayat Nurhidayat, M.Pd, Selasa (15/10/2024)

Turut hadir dalam acara tersebut para tenaga pendidik, staf administrasi, ketua komite serta perwakilan dari siswa-siswi SMAN 2 Karawang yang memberikan sambutan hangat kepada kepala sekolah baru mereka.

Dr. Epul Saepul, yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SMAN 1 Rawamerta, menyampaikan pesan bahwa pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat melanjutkan program-program pendidikan yang telah berjalan dengan baik di SMAN 2 Karawang. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga pendidik dan siswa yang selama ini mendukung tugas-tugasnya.

“Ini adalah momen yang sangat berharga. Saya yakin di bawah kepemimpinan Pak H. Yayat Nurhidayat, SMAN 2 Karawang akan semakin maju dan berprestasi. Saya berterima kasih kepada seluruh keluarga besar sekolah yang telah bekerja sama dengan baik selama masa jabatan saya,” ungkap Dr. Epul Saepul.

Posisi Plt Kepala Sekolah SMAN 2 Karawang kini diisi oleh H. Wayat Nurhidayat, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SMAN 1 Lemahabang. H. Wayat Nurhidayat menyampaikan bahwa ia siap melanjutkan tugas yang diamanahkan dan berharap dapat membawa perubahan positif bagi SMAN 2 Karawang.

“Saya sangat bersyukur diberikan kepercayaan untuk memimpin SMAN 2 Karawang. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan melanjutkan program-program yang telah berjalan. Tentunya kerja sama dari seluruh civitas sekolah sangat dibutuhkan,” ujar H. Wayat Nurhidayat.

Pergantian ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah di SMAN 2 Karawang, sekaligus memastikan keberlangsungan kepemimpinan di lingkungan pendidikan Karawang tetap berjalan lancar dan optimal.

 

•Red

Prestasi Gemilang Di Raih Wisnu Atlit Renang Disabilitas Berhasil Jadi Juara Di Ajang Peparnas XVII 2024 Solo

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Wisnu baru saja meraih prestasi gemilang dengan memenangkan juara tiga tingkat di Paralimpiade nasional 2024 dalam cabang olahraga renang kategori gaya punggung 50 M.

Wisnu disabilitas berusia 28 tahun ini Kesuksesannya tak berhenti di situ, karena kini ia juga kembali menyabet medali di ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo.

“Saya asli dari Karawang lahir dari Karawang tetapi ikut PPDI ke NPC kabupaten Bekasi Alhamdulillah sekarang mewakili Jawa Barat, ” Ucap Wisnu, (15/10/2024)

Wisnu menyampaikan bahwa kami pernah menjuarai Peparda Tingkat jawa barat Mendapatkan 2 emas 1 perak Saat di bekasi menjadi tuan rumah, saat ini alhamdulillah di Peparnas mendapatkan 1 perunggu Tingkat Provinsi Se-indonesia di Solo.

“Kami lulus sekolah langsung berlatih mengikuti kejuaraan Perlombaan olahraga Renang dari Lulus SMP, lanjut SMKN namun tidak diteruskan, dan alhamdulillah kami mendapatkan juara peparnas,”Ucap Wisnu

Wisnu menyampaikan kami sebelumnya seharian di rumah membantu orang tua dan dikit-dikit alhamdulillah kerja sebagai tukang Pijit Keliling.

“Mengikuti lomba dari 2018 sampai sekarang,yang terpenting Jangan menyerah,walaupun banyak kekurangan  jangan terjadi alasan untuk kita berprestasi, Mudah-mudahan kami kedepannya bisa lebih jadi juara 1,” Jelasnya.

Wisnu menegaskan bahwa saya juara ini dengan kebanggaan sendiri,Seneng banget terutama doa kedua orang tua,tanpa Doa kedua orang tua kita nggak bakal jadi apa-apa.

“Kami berharap kedepannya pokoknya tetap semangat pantang mundur berawal dari kerja keras pasti ada hasil kebaikannya,”Pungkasnya

 

•Red

SDN Dauwan Tengah V Butuh Ruang Kelas Baru

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Program Pemerataan Pendidikan diKabupaten Karawang ternyata belum sepenuhnya dirasakan, pasalnya terbukti masih adanya Sekolah Dasar (SD) yang masih butuh perhatian dari Pemerintah Daerah.

Salah satunya seperti SD Negeri Dawuan Tengah V yang berada di Desa Dawuan Tengah Kecamatan Cikampek Kabupaten Karawang yang masih kekurangan ruangan kelas sehingga sebagian siswa terpaksa belajar di lantai.

Ujang Alamsyah S.Pd. M.M selaku Kepala Sekolah kepada media mengatakan, bahwa SDN Dawuan Tengah V masih kekurangan ruang belajar mengajar.

“Ya seperti inilah pak, seperti yang terlihat di sini masih kekurangan satu Ruang Kelas Baru. Pasalnya ruang kelas yang ada hanya ada 7 ruang dengan jumlah murid 200 orang. Dan untuk ruangan perpustakaan pun kami tempatkan diruang guru. Dan untuk proses belajar mengajarpun sebagian siswa terpaksa kami hanya menggunakan lantai dan di luar ruangan, ya seperti inilah pak.” Ungkapnya, Senin (14/10/2024).

“Kami berharap kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah bisa memberikan perhatian serius, mengingat jumlah  rombongan belajar sudah tidak sesuai dengan bangunan kelas yang ada.” Harapnya.

“Jika kapasitas siswa semakin banyak dan ruang kelas dan fasilitas sekolah ditambah maka secara otomatis proses belajar mengajar siswa akan lebih maksimal dan lebih nyaman. Selain itu untuk pendukung kegiatanpun sarana dan prasarana khusus pendidikan juga belum lengkap, seperti ruang perpustakaan dan taman bacaan. Tapi selama ini kami tetap berupaya untuk melakukan yang terbaik dengan menggunakan fasilitas yang ada untuk sementara.” Tutupnya.

 

•Edi

Bangun Karakter Baik Siswa, Korwilcambidik Kotabaru Ikuti Lomba LTUB Tingkat Kabupaten

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Guna menciptakan generasi penerus bangsa agar memiliki karakter baik berkepribadian, berdisiplin serta mempunyai jiwa patriotisme serta rasa nasionalisme tinggi, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang melalui Korwilcambidik Kecamatan Kotabaru menggelar Lomba Tata Upacara Bendera dengan berbagai program yang berkaitan dengan kebangsaan, Senin (14/10/2024)

Lomba Tata Upacara Bendera (LTUB) yang di selenggarakan tersebut di ikuti oleh siswa tingkat Sekolah Dasar. Pada lomba LTUB kali ini SDN Pangulah Selatan 4 terpilih yang mewakili Kabupaten Karawang,

Acara tersebut dihadiri, Korwilcambidik, Pengawas, K3S, Ketua PGRI, Kepala Sekolah seKecamatan Kotabaru, dewan guru, para guru pengajar dan guru pemantapan di SDN Pangulah Selatan 4 serta para siswa peserta lomba.

Ketua Kordinator Pendidikan Kecamatan Kotabaru Mustofa M.Pd. kepada awak media mengatakan bahwa perlombaan tersebut adalah untuk mendidik siswa tentang kedisiplinan untuk lebih meningkatkan karakter.

“Kegiatan ini adalah untuk mendidik anak anak tentang kedisiplinan untuk lebih meningkatkan karakter individual masing-masing serta memupuk rasa Nasionalismenya, dimana kegiatan kali ini sekaligus pemantapan peserta untuk mengikuti LTUB tingkat Kabupaten agar bisa meraih juara sesuai apa yang diharapkan.” Ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Pangulah Selatan 4 Nunung Sukarsih S.Pd, merasa bangga atas sekolah yang dipimpinnya menjadi perwakilan untuk LTUB di tingkat Kabupaten.

“Ini adalah salah satu motivasi untuk semua jajaran disekolah ini untuk memberikan pembinaan kepada siswa agar meraih hasil yang maksimal sesuai dengan harapan.” Ucapnya.

“Untuk melaksanakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Disdikpora Kabupaten Karawang dalam hal ini yang diwakili oleh SDN Pangulah Selatan 4 yaitu kegiatan LTUB kami berharap kegiatan ini akan menumbuhkan satu karakter yang dibutuhkan oleh siswa-siswi, yakni satu karakter kedisiplinan yang sesuai dengan kurikulum Merdeka. Tentunya dengan adanya kegiatan ini anak-anak akan termotivasi agar benar-benar disiplin, baik dalam kegiatan upacara, belajar dikelas maupun dirumah.” Harapnya.

 

•Edi

Menuju Karawang Jaya Mulya Tohaga, Ketua Repnas Karawang Hadir Dalam Rakornas REPNAS NATIONAL CONFERENCE Dan AWARDING NIGT

0

JAKARTA |infokeadilan.com –  Relawan Pengusaha Muda Nasional (REPNAS) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) di Jakarta dengan tema “ Kolaborasi Pengusaha Muda Nasional untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8% Demi Tercapainya Indonesia Emas 2045”, Senin (14/10/2024)

Dengan di hadiri oleh hampir 1.000 pengusaha muda di seluruh Indonesia serta tokoh-tokoh Nasional. Di adakan pula REPNAS NASIONAL CONFERCE & AWARDI REPNAS NASIONAL CONFERCE & AWARDING NIGHT NG NIGHT yang di hadiri Presiden terpilih Prabowo Subianto, Mentri ESDM sekaligus Ketua Dewan Pembina REPNAS Bahlil Lahadalia, Mentri Hukum & HAM Supratman Andi Agtas, Mentri Investasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, Ketua DPD RI Sultan B Najamudin, serta  pejabat negara & tokoh Nasional lainnya.

Ketua Umum REPNAS Dr. Anggawira, MM., MH mengungkapkan betapa krusialnya peran pengusaha muda dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 8% adalah target yang ambisius tetapi bukan tidak mungkin tercapai jika kita dapat bersinergi dengan baik antara pengusaha muda, pemerintah dan sektor swasta REPNAS berkomitmen untuk berkontribusi secara nyata, REPNAS juga menyusun 8 aksi nyata yang di rancang untuk memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi.” Pungkasnya.

REPNAS Kabupaten Karawang hadir dalam acara Kolaborasi Pengusaha Menuju Pertumbuhan Ekonomi. Ketua REPNAS Karawang Dr (C)  Emed Tarmedi, S.KM., MH.Kes mengungkapkan Acara REPNAS NATIONAL CONFERENCE & AWARDING NIGHT memiliki kesamaan dalam visi misi yang di gagas dan di rancang untuk Karawang Jaya Mulya Tohaga  Karawang Bersama Indonesia Maju  karena dalam program-program nya  berpihak kepada penciptaan lapangan pekerjaan baru juga dengan munculnya pengusaha – pengusaha muda baru yang tertuang tegas dalam program Pertanian, Perternakan, Perikanan, Kelautan Infrastruktur Perhubungan Kesehatan dan Pendidikan dimana program-program ini sejalan dengan moto REPNAS pejuang ekonomi pengusaha berkelanjutan dimana menciptakan 19 juta lapangan pekerjaan dan mencetak 2 juta pengusaha baru karena untuk mencapai Indonesia Emas 2045 kita harus melakukan akselerasi percepatan dan lompatan bersama anak muda. REPNAS menjadi corong keberlanjutan dan program-program di daerah sehingga dengan adanya acara RAKORNAS REPNAS sejalan dengan apa yang akan dilakukan dan dikerjakan dalam pemerintahan ACEP GINA kedepan, maka dengan acara ini diharapkan menjadi gambaran bahwa ACEP GINA bersama REPNAS menghadirkan Karawang Jaya Mulya Tohaga lebih cepat.

REPNAS Kabupaten Karawang dapat mensinergikan program-program pusat dengan daerah Kabupaten Karawang, maka saatnya masyarakat Karawang memberikan keputusan dan aksi nyata dalam memilih ACEP GINA untuk program keberlanjutan dalam pemerintahan Presiden Jokowi kepada Presiden Terpilih Prabowo dan Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka maka pada 27 November untuk bersama-sama datang ke TPS  Coblos No 1  yang ada Kerudung Merah dan ada Gemoy nya.

 

•Red

Viral, Motor Dinas Plat Merah Berjaket Paslon Nomor Urut 2, Diduga Oknum ASN Pemda Karawang

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Minggu yang lalu menjelang pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk menjaga netralitas ASNnya. Hal tersebut dibuktikan melalui penandatanganan Fakta lntegritas netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertempat Plaza Pemda pada Senin 7/10/2024 lalu.

Seperti di ketahui, Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga integritas dan profesionalisme ASN dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. ASN harusnya mampu tetap bersikap netral dan tidak terlibat dalam kegiatan politik yang bertentangan dengan perannya sebagai pelayan masyarakat.

Namun miris, justru Netralitas hanya Netralitas. Kesepakatan fakta integritas yang telah di buat seolah hanya menjadi sebuah pencitraan semata kepada publik untuk memperlihatkan kepatuhan kepada aturan. Akan tetapi aturan yang telah di buat tersebut diduga hanya menjadi sebuah tulisan yang tak berarti. Faktanya terlihat dalam video yang viral dibeberapa group Whatsapp tentang seorang pengendara motor plat merah bernomor polisi T 4798 F sedang melaju di jalan raya Tuparev menuju alun-alun Karawang dengan menggunakan jaket tim pemenangan pasangan calon Nomor urut 2 Aep-Maslani.

“ASN harusnya netral, professional dan tidak ikut dukung mendukung sana sini, apalagi ini jelas-jelas mengendarai sepeda motor plat merah dan mengunakan jaket seragam salah satu paslon.” Ungkap salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya kepada awak media saat di tanya setelah melihat vidio tersebut, Senin (14/10/2024)

Sampai berita ini di terbitkan belum ada yang mengklarifikasi, baik dari pihak yang menggunakan motor tersebut maupun dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.

 

•Red

Janggal, Pembangunan Rehab Ruang Kelas SDN Kutamukti II Diduga Tak Sesuai RAB

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Akibat kurangnya pengawasan dinas terkait, diduga Pekerjaan Rehabilitasi Ruang Kelas SDN Kutamukti II Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang sudah ditentukan. Pasalnya, terlihat dalam pelaksanaan pembangunan pada pemasangan kontruksi baja ringan diduga dikerjakan asal agar dapat cepat selesai.

Pantauan awak media di lokasi pekerjaan tersebut terlihat dari pemasangan dudukan kontruksi batang baja jaringan nampak terlalu jauh jaraknya, hal itu diduga sudah menyimpang dari ukuran pemasangan yang sudah di tentukan. Selain itu, terlihat pula di tengah tengah pemasangan kontruksi bajaringan menggunakan balok kayu, dan tidak menggunakan slup coran sebagai alas kontruksi bajaringan, namun hanya menggunakan kayu, sehingga hal tersebut di sinyalir pihak pelaksana pekerjaan pembangunan tersebut memperirit penggunaan bajaringan demi meraup keuntungan lebih besar.

Diketahui, pada papan informasi tertulis nama pekerjaan Rehabilitasi Ruang Kelas SDN Kutamukti II dengan masa waktu pengerjaan selama 60 hari kalender, jenis kontrak, dengan besaran biaya sebesra Rp.  155.180.000 dan sebagai pelaksana proyek pembangunan tersebut adalah CV. Brawijaya.

Dikatakan salah seorang pekerja yang tidak menyebutkan namanya, menurutnya bahwa untuk pemasangan baja ringan dirinya mengerjakan sesuai RAB.

“Untuk dudukan baja ringan dalam RAB tidak ada, dan juga tidak menggunakan bajaringan bekas. Kami mengerjakan sesuai dengan apa yang ada di RAB saja,” Jawabnya singkat, Senin (14/10/2024)

“Dan untuk dinding ruang kelas hanya ditambal saja pak, untuk jendela tidak diganti karena tidak ada dalam RAB, menurut keterangan pekerja,” Timpal salah satu pekerja.

Sementara itu salah satu  orangtua wali murid SE mengatakan, “saya tidak tahu mengenai RAB nya seperti apa, namun saya juga merasa heran, karena melihat ada sedikit perbedaan mengenai pemasangan kontruksi bajaringan seperti itu. Biasanya, sebelum baja ringan di pasang, terlebih dahulu dibuatkan slup coran untuk dudukan bajaringan tersebut, namun pada pelaksanaan di proyek ruang Kelas di SDN Kutamukti II ini kok beda, tidak di ada slup coran dulu,” Herannya.

“Selain pengerjaan atap ruang kelas yang berbeda, terlihat pada dinding bangunan pun banyak yang sudah retak, tapi hanya ditambal saja, dan kusen jendela yang rusak tidak ada perbaikan.” Pungkasnya.

Sampai berita ini di tayangkan mandor pelaksana dilapangan dan pihak pelaksana belum bisa diminta penjelasannya karena tidak ada di tempat.

 

•Red

Wujudkan Pilkada Sumut Damai, Aceh Sepakat Ajak Masyarakat Tolak Berita Hoax Dan Ujaran Kebencian

0

SUMATERA UTARA|infokeadilan.com – Wujud sikap dukung Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aceh Sepakat gelar Dialog Kebangsaan di halaman Masjid Menasah Darul Huda Aceh Sepakat Cabang IV Medan Glugur, Jalan Pendidikan No.30, Glugur Darat, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Minggu (13/10/2024) pagi.

Dialog Kebangsaan yang dirangkai dengan deklarasi dukung Pilkada damai tahun 2024 ini bertemakan ‘Memperkuat Persatuan dan Kesatuan Guna Terciptanya Pilkada Gubernur Sumatera Utara Tahun 2024 Yang Aman, Damai dan Harmoni Tanpa Adanya Hoax dan Provokasi.

Ketua Umum DPP Aceh Sepakat, H. M. Husni, SE., MM., pada sambutannya sebelum memimpin kader Aceh Sepakat melakukan deklarasi menekankan bahwa Aceh Sepakat merupakan bagian warga Kota Medan pengisi pembangunan yang harus memberi kontribusi di dalam Pilkada damai yang akan dilaksanakan pada 26 November 2024 mendatang.

“Yang pertama, kepada seluruh masyarakat Aceh yang ada di Medan bahkan yang ada di Sumatera Utara silahkan gunakan hak pilih menurut hati nurani Bapak dan Ibu sekalian. Kedua, jangan pernah terlibat dalam penyebaran berita-berita salah, penyebaran berita-berita fitnah, penyebaran berita-berita hoax dan saya tekankan jangan masuk di wilayah-wilayah yang bisa membuat suasana tidak kondusif jelang pelaksanaan Pilgubsu tahun 2024. Mari kita buat Pilkada aman dan damai,” Ucap Husni dengan tegas.

Selain itu, kepada kader Aceh Sepakat, Husni juga mengingatkan, siapapun Pasangan Calon (Paslon) yang memenangkan Pilgubsu tahun 2024 nantinya, itu adalah Gubernur Sumatera Utara yang tidak dapat diganggu gugat.

“Siapapun yang terpilih nantinya selaku Gubernur Sumatera Utara itu adalah pimpinan kita,” Sambungnya.

Adapun pernyataan sikap Aceh Sepakat pada deklarasi yang dipimpin langsung oleh Husni adalah sebagai berikut:
1. Mendukung penuh terlaksananya Pilkada Gubernur Sumatera Utara tahun 2024 dilaksanakan secara aman, damai dan harmoni,

2. Mengajak segenap komponen masyarakat Sumatera Utara khususnya masyarakat Aceh yang ada di Sumatera Utara untuk turut mensukseskan Pilkada Gubernur Sumatera Utara yang aman dan damai.

3. Menolak secara tegas segala bentuk provokasi pada pelaksanaan Pilkada Gubernur Sumatera Utara tahun 2024 yang dapat memicu dan mengganggu keamanan bangsa dan bernegara

4. Menolak secara tegas segala bentuk berita hoax dan ujaran kebencian yang dapat mengganggu jalannya Pilkada Gubernur Sumatera Utara tahun 2024.

5. Berkomitmen untuk menjaga kondusifitas dan stabilitas Kamtibmas di wilayah Sumatera Utara.

Dijumpai oleh awak media usai deklarasi, Husni mengatakan, Aceh Sepakat melakukan kegiatan tersebut sebagai wujud antusias mendukung dan menginginkan pelaksanaan Pilgubsu tahun 2024 berjalan dengan aman, damai dan kondusif.

“Saya telah mengintruksikan kepada seluruh pengurus dan anggota Aceh Sepakat untuk menghindari berita-berita hoax dan berita pemecah belah masyarakat. Saya menegaskan ke mereka, kalau ada berita-berita hoax yang masuk ke handphone tolong tutup dan jangan disebarluaskan karena di mana-mana selalu ada orang yang ingin memecah belah kita supaya Sumatera Utara ini tidak aman dan tidak damai,” ujarnya.

Bahkan kepada seluruh masyarakat Sumut, Husni juga menghimbau agar tidak terlibat menyebarluaskan berita hoax dan tidak melakukan hal-hal yang terindikasi membuat perpecahan ditengah masyarakat.

“Saat melakukan kampanye, silahkan lakukan kampanye dengan damai, tidak memberitakan berita-berita hoax, tidak menyerang pribadi-pribadi masing-masing, dewasalah kita dalam bernegara, dewasa lah kita dalam berpolitik. Ini Sumatera Utara adalah milik kita bersama, mari kita jaga bersama untuk kemajuan Sumatera Utara. Siapapun yang terpilih itu adalah suara rakyat yang menginginkannya. Jadi siapapun Gubernurnya itu adalah gubernur kita, Gubernur Sumatera Utara,” Tandasnya.

Amatan dilokasi, kegiatan ini diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjut dengan pembacaan ayat suci alquran, dan diakhiri dengan makan bersama secara prasmanan.

 

 

•Rizky. Z

Oknum ASN Deli Serdang Diduga Turut Kampanyekan Paslon Nomor 3

0

SUMATERA UTARA |infokeadilan.com – Pengamat Politik Minta Inspektorat Kabupaten Deli Serdang memanggil dan menindak Oknum ASN dan Non ASN Pemkab Deli Serdang diduga bernama Taufik Hidayat, karena diduga turut mengampanyekan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Deliserdang, HM Yusuf Siregar-Bayu Sumantri dalam akun media status story Whatsaap nya belum lama ini.

Hal ini memicu perhatian serius masyarakat terkait kewajiban aparatur negara netral dalam Pemilu dan Pilkada.

Dugaan tersebut berawal dari adanya tangkapan layar di status story Whatsapp nya, yang kemudian menyebar di berbagai group WahtsApp dan lainnya. Dari unggahannya, Taufik Hidayat memposting gambar kampanye Paslon nomor 3.

Selain itu, juga ada tangkapan layar dari akun media sosialnya, berupa foto bersama yang menunjukkan tiga jari, diduga erat kaitannya dengan kampanye paslon tersebut. Namun belakangan, postingan tersebut sudah tidak ada lagi di akun media yang diduga milik Taufik Hidayat. Termasuk juga status di akun WhatsApp yang bersangkutan.

Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan bahwa oknum Non-ASN tersebut pernah betugas di Satpol PP Deliserdang dan kemudian berpindah menjadi ajudan M. Ali Yusuf Siregar, dan terakhir posisinya adalah honorer (Non-ASN) di bagian protokoler.

“Tenaga honorer ini sudah beberapa lama tidak pernah terlihat di kantor Bupati atau acara kedinasan Pj Bupati Deliserdang. Termasuk katanya, diduga istri Taufik (Yuni Erlin Siregar) juga merupakan ASN Pemkab Deliserdang, turut memposting gambar paslon nomor 3 di akun Facebooknya. Tetapi terakhir saya lihat, sudah dihapus, padahal dia adalah ASN yang harus menjaga netralitas.” Sebut warga itu.

Atas dugaan temuan tersebut, Pengamat Politik dan Hukum, Harizal mengatakan bahwa dalam aturan dasarnya selama ini, aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawai Non-ASN dilarang keras telribat dalam hal politik praktis. Karena memang mereka adalah aparat yang digaji Negara, baik APBN maupun APBD hingga dana desa.

“Sebagaimana aparatur yang dibayar Negara, tidak boleh ikut terlibat dukung mendukung di Pemilu atau Pilkada. Karena itu hal yang mendasar dan harus dipahami semua aparat negara,” Ucap Harizal kepada wartawan, Sabtu (12/10/2024).

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang turut ditandatangani Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas, Mendagri Tito Karnavian, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Ketua Komisi ASN Agus Pramusinto, serta Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, mengatur tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan. Berlaku bagi ASN dan juga Non-ASN.

“Dari yang kita pahami, bukan hanya kampanye dalam bentuk fisik, tetapi paling marak sekarang adalah di media sosial. Sebagaimana Ketua Bawaslu RI menyebutkan, bahkan untuk ‘like’ saja tidak dibenarkan, apalagi sampai mengunggah status dengan arah ke paslon tertentu,” Tandasnya

Dari dugaan ini, Harizal meminta agar Inspektorat Kabupaten Deliserdang mengejar yang bersangkutan agar tahu secara jelas dan pasti, mengingat jejak digital dari akun media sosial seharusnya menjadi perhatian utama bagi penyelenggara Pemilu. Sebab digitalisasi saat ini sudah menjadi bagian penting dari kehidupan manusia.

“Inspektorat harus ‘kejar bola’ atas temuan ini. Apakah benar yang bersangkutan itu memposting status di akunnya dengan maksud mengkampanyekan paslon tertentu. Dan meminta Bawaslu agar berkoordinasi dengan Inspektorat dalam membawa kasus dugaan ini sampai ke pihak Gakumdu, dan dilaporkan ke publik, agar ada efek jera kepada oknum ASN dan Non ASN. Sehingga netralitas ASN dan Non-ASN menjadi sakral dalam setiap perhelatan pesta demokrasi. Karena di sana, ada unsur kekuasaan yang dibiayai uang Negara,” Pungkasnya.

 

•Tim