Beranda blog Halaman 302

Tampung Aspirasi Masyarakat, Pemdes Cipayung Gelar Musdes Bahas Terkait Pembangunan

0

CIKARANG TIMUR |Infokeadilan.com – Pemerintah Desa Cipayung menyelenggarakan Musyawarah Desa Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2024, di aula kantor desa Cipayung, Kamis (05/09/2024 )

Musdes ini dihadiri oleh Kepala Desa H. Ajan, ketua BPD Karyadi beserta anggot, perangkat desa, Ketua Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan para kader PKK.

Kepala Desa Cipayung H. Ajan menyampaikan, Pihaknya saya dalam kegiatan Musyawarah Desa tahun 2024 untuk kegiatan tahun anggaran 2025 yg di Danai Dari APBN / DANA DESA TAHUN ANGGARAN 2025.

Berdasarkan tahapan yg telah di laksanakan dari mulai Musyawarah Dusun di tiap Dusun yang ada di Desa Cipayung yaitu Dusun 1, 2 dan 3. Kemudian dengan banyaknya usulan atau aspirasi dari para tokoh masyarakat baik dalam di Musdus maupun di Musdes tentang Kegiatan Pembangunan Infrastruktur Fisik, sehingga ini perlu di bahas.

Mengingat Anggaran Dana Desa tidak bisa mengcover seluruh usulan dari Masyarakat maka insyaallah kami akan dorong ke Kegiatan APBD Kabupaten Bekasi dan hasil dari Musdus hingga sekarang Musdes insyallah nanti kita akan merealisasikan yg memang menjadi skala prioritas wilayah yg memang menjadi prioritas .dan usulan yg belum di realisasi nanti kami akan jadikan draft,

“Desa Cipayung sangat beruntung di dukung oleh tokoh masyarakat yang ada di desa saja, tapi juga tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi, seperti pak Gunawan S.H. yang Allhamduliah telah banyak membantu mengusulkan usulan kegiatan infrastruktur yg tidak di Cover oleh Dana Desa maka lewat APBD Kabupaten Bekasi lewat Dinas baik Perkimtan Dinas Binamarga maupun Cipta Karya kedepannya mudah-mudahan Cipayung makin bersatu dan Maju.” Tegasnya

Sementara itu, Ketua BPD Karyadi mengatakan, Musyawarah Desa Cipayung paling awal digelar dari desa-desa yang lain yang ada di wilayah Kecamatan Cikarang timur

“Perlu kami sampaikan, sebelum terlaksananya Musdes pada hari ini, Pemerintah Desa dalam penyusunan Rancangan RKP Tahun Anggaran 2025 telah melaksanakan tahapan-tahapan, sesuai dengan regulasi.” ungkapnya.

juga mengatakan, usulan yang diajukan dan telah disusun di RKPDes Tahun anggaran 2025 selanjutnya akan ditetapkan.

“Usulan yang masuk ke RKPDes Tahun Anggaran 2025 tersebut ada sekitar 70 kegiatan pembangunan,” Ujarnya.

Jika kegiatan pembangunan itu anggarannya mencukupi atau terakomodir, kata Karyadi, maka pembangunannya akan dilaksanakan sesuai rencana.

“Jika tidak terakomodir maka usulkan dan di dorong keMusrenbangdes atau ke kecamatan yang akan dianggarkan melalui APBD Kabupaten Bekasi.” Pungkasnya.

 

 

•Wan

Wujudkan P4GN, TNI Polri Bersama Kalapas Razia Kamar Hunian Warga Binaan Di Lapas Banjarbaru

0

BANJARBARU |Infokeadilan.com – Dalam rangka Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta handhone, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru gelar razia kamar hunian Warga Binaan, pada Rabu (4/9) malam. Lapas Banjarbaru bersinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) setempat, diantaranya Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru, Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka, dan Komando Rayon Militer (Koramil) 1006-07/Banjarbaru.

Razia dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan, Said Mahdar. Kegiatan diawali dengan apel gabungan seluruh petugas Lapas Banjarbaru bersama personil APH dan jajaran Divisi Pemasyarakatan (Divpas) Kanwil Kemenkumham Kalsel.

Dalam apel tersebut, Said Mahdar menekankan pentingnya bersinergi dengan APH lainnya dalam pelaksanaan P4GN. “Lapas tidak bisa berjalan sendiri dalam memberantas barang-barang terlarang di dalam Lapas, maka dari itu sinergi dengan TNI, Polri, dan BNN ini sangatlah penting untuk memastikan blok dan kamar hunian Warga Binaan bersih dari narkoba, handphone, serta barang-barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan Lapas,” Ucap Said.

Mengakhiri pengarahannya, Said Mahdar mengingatkan seluruh petugas agar mengedepankan sikap humanis saat melakukan penggeledahan kamar hunian Warga Binaan. “Lakukan giat malam ini secara humanis, penuh integritas dan selalu berpegang teguh pada aturan yang berlaku. Tetap waspada dan hati-hati dalam melakukan penggeledahan,” Pesan Kadivpas.

Selanjutnya, seluruh petugas Lapas Banjarbaru dan personil APH dibagi dalam tiga kelompok untuk bergerak melakukan penggeledahan kamar hunian pada blok padjajaran, blok sriwijaya, dan blok kutai. Kemudian Warga Binaan dikeluarkan dari kamar untuk digeledah badannya oleh petugas untuk memastikan tidak menyimpan barang terlarang dalam pakaiannya.

Hasilnya, ditemukan sejumlah barang milik Warga Binaan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban, seperti gunting, gunting kuku, pinset, korek api gas, paku, terminal dan kabel listrik serta beberapa benda yang berbahan dasar kaca. Sementara itu petugas tidak menemukan adanya narkoba, handphone dan senjata tajam di dalam kamar hunian Warga Binaan.

Usai penggeledahan, Lapas Banjarbaru menggelar barang bukti hasil razia bersama seluruh APH. Tidak hanya razia, Lapas Banjarbaru bersama tim Divpas Kanwil Kemenkumham Kalsel juga melakukan tes urin secara acak terhadap 10 orang petugas dan 15 orang Warga Binaan dengan hasil negatif.

Sementara itu, Kalapas Banjarbaru, I Wayan Nurasta Wibawa mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dan kerja sama seluruh APH yang hadir. “Kita berkomitmen dan terus berupaya dalam meningkatkan P4GN di lingkungan Lapas Banjarbaru melalui berbagai program, salah satunya razia gabungan ini. Semoga sinergi antar APH ini terus berjalan dengan baik dan Lapas Banjarbaru menjadi Lapas yang berintegritas dan selalu bersih dari narkoba,” Harap Wayan.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, yaitu AKBP Arif Wahyu Bibitharta selaku Kepala BNNK Banjarbaru, dan Iptu Ketut Sedemen selaku Kapolsek Cempaka. Mereka memberikan apresiasi kepada Lapas Banjarbaru dalam upaya mewujudkan P4GN.

 

 

•Han

GEPREK Rencanakan Akan Kembali Kepung Kantor Pemda Karawang Dengan Massa Lebih Besar

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Jelang aksi yang direncanakan akan digelar pada akhir September 2024, Ketua Umum Gerakan Pengangguran Remaja Karawang (GEPREK) Endang Macan Kumbang gelar pertemuan terbatas sekaligus Pembentukan koordinator Kecamatan di Kampung Wisata Pelangi Cibanteng Desa Mulyajaya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang, Kamis (5/9/2024).

Dalam pertemuan yang di gelar tersebut di hadiri oleh para pemuda asal Karawang perwakilan dari Kecamatan seKabupaten Karawang yang tergabung dalam forum GEPREK.

Sebelumnya GEPREK sempat melakukan aksi ke Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dan instansi terkait dengan membawa misi mengentaskan pengangguran dan memberi peluang pekerjaan kepada pribumi Karawang, karena masalah sulitnya mendapatkan pekerjaan di bumi Karawang.

Endang Macan Kumbang mengatakan, pihaknya akan membantu komunikasi dari para remaja yang menamakan dirinya Gerakan Pengangguran Remaja Karawang dengan pihak Pemerintah dan pihak perusahaan.

“Selain kami akan berusaha untuk membantu para remaja yang tergabung di forum GEPREK ini dengan Pemerintah, kami juga akan berusaha untuk membantu berkomunikasi dengan pihak perusahaan yang ada di Kabupaten Karawang guna meminta untuk bisa mengakomodir para remaja pengangguran di Karawang bisa bekerja di perusahaan perusahaan yang ada di Karawang.” Tegasnya.

“Dan saya tegaskan, tujuan aksi damai yang akan kita lakukan ini selain untuk meminta pihak terkait bisa memberikan pekerjaan kepada para remaja penggangguran di Karawang, kita juga akan meminta untuk di hapuskan sistem melamar Online. Karena menurut kami, sistem tersebut tidak berfungsi secara utuh dan benar, pasalnya, tetap pada kenyaataannya tidak sesuai dengan yang di harapkan, jadi menurut kami sistem melamar Online itu fungsinya tidak efektif secara real.” Tegasnya.

Menurut Endang, aksi yang direncanakan akan dilakukan di akhir September 2024 tersebut akan menerjunkan sampai 15 ribu massa yang ada di Karawang untuk melakukan aksi damai ke kantor Pemerintah Kabupaten Karawang dan Kawasan Industri.

“Aksi damai yang akan kita lakukan di akhir September saya pastikan sampai 15 ribu pengangguran yang akan turun dan mengepung kantor Pemda Karawang atau bila perlu kita kepung dan blokade Kawasan Industri sampai aspirasi yang kami bawa terpenuhi.” Tandasnya.

Lebih jauh Endang mengungkapkan bahwa menurutnya tingkat pengangguran di Karawang hampir mencapai 20 persen dari jumlah penduduk, sebanyak 4.000 ribu orang, mulai dari lulusan Sekolah Dasar,  Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, termasuk pendidikan non formal dan sederajat.

“Dari mulai non formal dan yang formal itu sudah hampir 400 ribu, ditambah dengan anak-anak lulusan baru, dihitung dari jumlah penduduk itu hampir 20 persen, real di lapangan 20 persen dari jumlah penduduk,” Paparnya.

“Sekali lagi saya tegaskan, aksi damai yang kita lakukan ini sama sekali tidak ada unsur urusan politik. Ini hanya atas dasar dari hati yang tulus ingin membantu, karena melihat anak muda asli pribumi Karawang susah mendapatkan pekerjaan yang layak di tanah kelahirannya sendiri, itu saja, terima kasih.” Pungkasnya.

 

•Red

Lama Menghilang, Setelah Di Temukan Sudah Tinggal Tulang Di Perkebunan Lahan PJKA, Kini Jenazah Sudah Dikebumikan

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Warga dusun Karajan Remaja RT 04/04 Desa Cikampek Kota Kecamatan Cikampek Kabupaten Karawang geger dengan penemuan mayat yang tinggal tulang di area perkebunan lahan PJKA tepatnya di belakang rumah warga, Kamis (5/09/2024).

Partono selaku Ketua RW 05 saat di konfirmasi awak media mengatakan, bahwa mayat yang sudah tinggal tulang tersebut di temukan pada hari Rabu sekitar pukul 16.20 WIB.

“Penemuan mayat itu kemarin, pada hari Rabu sore sekitar pukul 16.20 WIB. Menurutnya, informasi tersebut di dapat dari dua anak yang sedang bermain layang layang di sekitar lokasi di temukannya mayat tersebut. Setelah mendapat informasi itu kemudian untuk memastikan saya segera mendatangi ke lokasi.” Ucap Partono selaku ketua RW 05 dusun Karajan.

“Ternyata saat tiba di lokasi memang ada mayat yang sudah tinggal tengkorak dan diperkirakan mayatnya sudah lama. Setelah itu kami segera melapor kepada pihak Pemerintah Desa setempat.” Terangnya.

“Namun setelah kami melaporkan kepada Pemerintah Desa ternyata mayat tersebut merupakan warga setempat yang lama dicari, yaitu anaknya saudara Toto.” Jelas Partono kepada media infokeadilan.com

“Di pastikan karena mayat tersebut adalah betul warga setempat yang lama tidak ketemu, dan benar anaknya dari saudara Toto, maka pihak keluarga langsung meminta untuk di makamkan.” Ungkapnya.

Untuk mengidentifikasi jenazah tersebut, ketua RW bersama keluarga dibawa ke kantor Polsek terdekat untuk dimintai keterangan lebih lanjut mengenai mayat tersebut.

 

•Edi

Tim Monev Kanwil Jabar Dukung Pelayanan Publik Berbasis HAM Di Lapas Karawang

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Tim monev tugas dan fungsi pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat memberikan pendampingan dalam proses penerapan pelayanan publik yang ada pada Lapas Kelas IIA Karawang, Kamis (5/09/2024)

Tim monev tugas dan fungsi pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat yang dimotori Kepala Sub Bagian Program dan Pelaporan Erwin memberikan arahan dan bimbingan kepada tim dan operator yang berkaitan dengan Pelayanan Publik.

Erwin beserta tim melakukakan Monev mengenai Penilaian Mandiri Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPP), Manajemen Risiko, penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), serta penyusunan laporan kinerja Instansi pemerintah periode semester I Tahun 2024.

Erwin mengatakan bahwa, selain melakukan beberapa pendampingan atau monev mengenai hal-hal tersebut.

“Kegiatan ini juga sebagai salah satu bentuk perhatian dari Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat terhadap Lapas Kelas IIA Karawang dalam proses kontestasinya meraih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun ini.” Jelasnya.

Pihaknya mengapresiasi layanan publik yang optimal terhadap masyarakat umum yang diberikan Lapas Kelas IIA Karawang.

“Kami sangat mengapresiasi pelayanan publik yang optimal terhadap masyarakat umum yang diberikan Lapas Kelas IIA Karawang yang mengedepankan pelayanan tanpa adanya pungli, serta mengindahkan Pelayanan Publik yang berbasis HAM dengan diwujudkannya beberapa fasilitas khusus untuk masyarakat yang memiliki keterbatasan.” Ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Kalapas Karawang, Christo menyambut hangat Erwin beserta Tim dalam mendukung Pelayanan Publik pada Lapas Kelas IIA Karawang yang semakin Optimal.

Christo menyampaikan bahwa dengan adanya pendampingan atau perhatian dari Kantor Wilayah.

“Dengan adanya pendampingan atau perhatian dari Kantor Wilayah dan ini menjadi moment penting bagi seluruh jajaran Petugas Lapas Kelas IIA Karawang tentang bagaimana meningkatkan Pelayanan Publik.” Ucapnya.

Pihaknyan akan terus menjalin sinergitas serta melaporkan perkembangan Pelayanan Publik yang ada pada Lapas Kelas IIA Karawang kepada Kantor Wilayah sebagai bentuk pertanggung jawaban dalam menjalankan tugas dan fungsi Lembaga Pemasyarakatan.

Diakhir kegiatan tersebut, Christo menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat yang telah memberikan bimbingan dan pengawasan kepada Lapas Kelas IIA Karawang sebagai bentuk dukungannya terhadap Lapas Kelas IIA Karawang dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)

 

•Red

Diskominfo Harusnya Jangan Tersandra Oleh Perorangan Dalam Menjawab Keluhan Publik

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Kabupaten Karawang tak lama lagi akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) yang akan digelar bulan November 2024 mendatang.

Diramaikan dengan dua pasangan calon (Paslon), yakni Aep Saepulloh – Maslani dan Acep Jamhuri – Gina Fadlia Swara, Pilkada Karawang bisa dipastikan akan berjalan dengan sejumlah tantangan dan potensi kerawanan.

Mengapa demikian, Pasalnya, dari kedua paslon yang akan berkontestasi, salah satunya adalah bakal calon bupati dari incumbent (petahana). Dimana dalam kebijakan yang dikeluarkannya berisiko terjadi konflik kepentingan politik. Misalnya mobilisasi birokrasi, pemanfaatan hibah, perbaikan infrastruktur dan bantuan sosial.

Sementara disisi lain, calon kepala daerah yang berlatar belakang sebagai petahana cenderung lebih mendapatkan perhatian dari masyarakat. Selain sudah berpengalaman menjabat, popularitas yang dimiliki juga turut memberikan kontribusi bagi potensi keterpilihan mereka di Pilkada.

Sehingga tidak sedikit tim sukses akan melakukan berbagai cara untuk memenangkan kandidat yang mereka dukung baik dari balik layar atau secara terang-terangan.

Inilah mengapa kemudian, Pilkada Karawang akan berjalan dengan sejumlah tantangan dan potensi kerawanan. Meski memang strategi yang kurang matang dari tim sukses juga berpeluang merugikan pasangan calonnya.

Lantas, bagaimanakah peran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyukseskan gelaran Pilkada Karawang, tanpa harus tersandera oleh peran aktif tim sukses ?

Diskominfo adalah ujung tombak dalam penyampaian program dan kinerja pemerintah.

Ketua Karawang Monitoring Group (KMG), Imron Rosadi menuturkan lebih lanjut, pada era keterbukaan informasi publik, posisi Diskominfo mempunyai peran yang sangat penting.

“Hal itu untuk menjaga citra positif lembaga pemerintah, Tanpa adanya intervensi dari pihak manapun dengan kepentingan apapun, intinya diskominfo harus tegas, lugas dan menjadi terdepan dalam menjawab semua pertanyaan-pertanyaan, keluhan-keluhan masyarakat. Bukan yang seperti saat ini terjadi, ketika publik bertanya yang memberikan jawaban adalah tim sukses calon,” ujarnya, Rabu (4/9/2024).

Diskominfo harus dapat melakukan kajian internal seputar informasi hoaks lalu mengeksposnya terkait hoaks dan disinformasi Pilkada. Disamping itu, Diskominfo juga harus  mengembangkan kemitraan dengan institusi dan para pegiat media dalam membantu pencegahan terjadinya politik transaksional dan pragmatisme politik, tapi juga ke wilayah yang sifatnya berpotensi mengganggu Pilkada, seperti ketidak-netralan ASN, potensi penyalah-gunaan bantuan pemerintah, dan gangguan profesionalisme dan integritas penyelenggara pilkada.

“Pilkada Karawang merupakan hajat demokrasi yang sangat bermakna. Kebermaknaannya terletak pada harapan akan lahirnya pemimpin yang representatif dan membawa perubahan menuju Karawang lebih baik lagi. Oleh karena itu, Pilkada harus ditekadkan untuk mencapai kualitas terbaik, baik secara teknis maupun pencapain secara etis,” Pungkasnya.

 

 

•Red

Dukungan Penuh Untuk Pasangan Cabup Dan Cawabup Karawang Acep – Gina Dari Relawan Terus Bermunculan

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Pasangan Acep Jamhuri – Gina Fadlia Swara sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karawang terus di banjiri dukungan dari berbagai akar rumput.

Kali ini, dukungan untuk Paslon Acep Jamhuri – Gina Fadlia Swara datang dari seorang pemuda yang juga merupakan sebagai Tim Relawan Paslon Cabup – Cawabup Acep – Gina, yaitu H. Reza yang siap mendukung penuh pasangan calon tersebut untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Karawang 2024 – 2029.

“Kami siap mendukung penuh Bapak Drs. H. Acep Jamhuri,.M.SI bersama Hj.Gina Fadlia Swara SE.MM untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Karawang 2024-2029, karena di lihat dari sisi pengalamannya yang Luas, sehingga kami terinspirasi kepada 2 tokoh ini.” Ucapnya kepada awak media saat di temui di rumahnya, Rabu (4/9/2024)

Alasan Reza terinspirasi kepada Acep Jamhuri, menurutnya sosok Acep Jamhuri memiliki sisi pengalaman yang matang dalam segi pemerintahan sehingga tidak di ragukan lagi dalam bekerja.

“Kerjanya tidak diragukan lagi, dan pak H. Acep Jamhuri memiliki sisi pengalaman dari mulai lurah hingga Sekda. Begitu pula dengan teh Hj Gina yang sudah memiliki pengalaman sebagai Dewan Perwakilan Rakyat selama 3 Periode. Mereka memiliki bakat kemampuan kinerja yang begitu bagus dan sangat mementingkan masyarakat. Oleh Karena Itu kami dengan tim Relawan ingin membangun sebuah sinergi membantu Bapak H. Acep Jamhuri bersama teh Hj. Gina Fadlia Swara menjadi Bupati dan Wakil Bupatu Karawang agar bisa membangun Karawang yang jauh lebih baik dan Karawang lebih maju lagi, aman dan damai.” Ungkapnya.

“Dan saya yakin, Insya Allah jika nanti beliau terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati tidak akan melupakan masyarakat dan selalu mementingkan masyarakat Karawang. Dan khusus untuk kota Karawang agar bisa membangun sebuah inofasi baru, baik itu infrastruktur maupun pembangunan agar bisa terus berjalan. Selain itu Insya Allah bisa mengatasi persoalan penganguran yang masih banyak di Kabupaten Karawang Ini.” Paparnya.

“Saya beserta tim akan terus mensupport dan membantu Bapak H. Acep Jamhuri dan teh Hj. Gina Fadlia Swara untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Karawang, dan kami akan terus bergerak demi kemenangan Pak Acep dan teh Hj Gina demi kemajuan pembangunan Kabupaten Karawang.” Pungkasnya.

 

•Red

Gemoy Karawang Siap Jadi Nahkoda Paslon Cabup Cawabup Acep – Gina Di Pilkada Karawang 2024

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Salah satu aktivis Karawang Utara, Baraya Koko menyebut masyarakat Karawang khususnya Karawang Utara semakin mantap mendukung pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Acep Jamhuri dan Gina Fadlia Swara.

Pasangan calon yang akrab disapa “Gemoy Karawang” ini membuktikan telah menarik banyak dukungan serta simpati masyarakat saat deklarasi menjelang pendaftaran ke KPU minggu lalu.

“Dan lagi, saat ini KPU Karawang sudah menyatakan dua pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karawang 2024 dinyatakan lulus tes kesehatan dan tidak terindikasi pernah menyalahgunakan narkotika, semakin menambah semangat para pendukung Acep-Gina,” ucapnya, Selasa, (3/9/2024).

Dikatakan Koko, melihat dukungan yang semakin tak terbendung, tahun 2024 – 2029 Kabupaten Karawang harus dinahkodai oleh Acep – Gina untuk memimpin Karawang 5 tahun kedepan.

“Melalui pasangan yang dijuluki “Gemoy Karawang” optimis Karawang ini kedepan menjadi lebih baik, sejahtera, dan mumpuni,” Pungkasnya.

 

 

•Red

Kapolda Kalsel Pimpin Pemusnahan 51 Kg Sabu

BANJARBARU |Infokeadilan.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) kembali melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis Sabu seberat 51,28 kg atau 51.281,69 gram beserta XTC sebanyak 16.016 butir, dan Serbuk XTC 173,74 gram dari 16 laporan polisi (LP).

Pemusnahan narkotika tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, S.H., M.H. bertempat di Lobby Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Rabu (4/9/2024) pagi.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto menjelaskan pemusnahan narkotika senilai Rp. 62 miliar ini merupakan pengungkapan Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel dalam kurun waktu bulan Juli hingga Agustus 2024.

Selain menyita narkotika berbagai jenis, Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel dibawah kepemimpinan Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Kelana Jaya, S.I.K., M.H. juga turut mengamankan 20 orang tersangka terdiri dari 19 laki-laki dan 1 perempuan.

“Dengan pemusnahan narkotika ini, Polda Kalsel berhasil menyelamatkan 273.003 orang dari bahaya narkoba dan menghemat biaya rehabilitasi sebesar Rp. 1,3 triliun,” terang Kapolda Kalsel.

Kapolda menyampaikan bahwa selama tahun 2024 ini, Polda Kalsel telah memusnahkan barang bukti narkotika berbagai jenis meliputi Sabu 72.334,68 gram, XTC 6.204 butir, Serbuk XTC 346,28 gram, Ganja 824,03 gram, Dextro 600 botol, Trihexyphenidyl 700 butir, Kosmetik Qianyan 4 koli, dan Rokok tanpa cukai 60 koli.

Selain itu, Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel juga berhasil menangkap 167 orang tersangka meliputi 156 laki-laki dan 11 perempuan dari 114 laporan polisi (LP).

Irjen Pol Winarto berharap melalui kerja sama yang solid selama ini antara aparat kepolisian dan stakeholder lainnya, peredaran narkoba di wilayah Kalimantan Selatan dapat ditekan dan dihilangkan.

“Kita akan selalu semangat memerangi penyalahgunaan Narkoba dengan melakukan penindakan dan meminimalisir peredarannya melalui penegakan hukum tidak hanya kepada pengguna namun juga pengedar bahkan para bandarnya,” Tegas Irjen Pol Winarto.

Pemusnahan barang bukti narkoba ini dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dan Politik Pemprov Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Ka BNNP Kalsel, Kasrem 101/Antasari, Kasi Narkotika Kejati Kalsel, Kabinda Kalsel, Dandenpomal Lanal Banjarmasin, Dansat POM Lanud Syamsuddin Noor, Kakanwil BEA Cukai, Ka BPOM Kalsel, Wakapolda Kalsel, PJU Polda Kalsel dan Staf LKBH ULM.

 

 

•Han

Ketua DWP Lapas Narkotika Karang Intan, Wike Edi Gelar Pertemuan Perdana

0

KARANG INTAN |Infokeadilan.com – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Wike Edi, gelar pertemuan perdana selepas dilangsungkannya serah terima jabatan dan pisah sambut Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, dari pejabat sebelumnya Wahyu Susetyo, kepada pejabat yang baru, Edi Mulyono, Selasa (3/9/2024). Pada gelaran pisah sambut itu, Wike Edi menerima amanat baru sebagai Ketua DWP Lapas Narkotika Karang Intan, menggantikan Ningsih Susetyo.

“Pertemuan kita kali ini perkenalan dari saya selaku Ketua DWP Lapas Narkotika Karang Intan yang baru, dengan anggota. Kemudian kita juga mengatur agenda untuk pertemuan rutin kita, dan tadi sudah disepakati untuk agenda rutin kita ada arisan bulanan,” Ujar Wike.

Satu persatu anggota DWP Lapas Narkotika Karang Intan bergantian memperkenalkan diri. Wike secara khusus meminta peran seluruh anggota maupun petugas perempuan Lapas Narkotika Karang Intan untuk bersama-sama aktif dalam kegiatan DWP.

“Program dan kegiatan DWP Lapas Narkotika Karang Intan sudah cukup baik, sehingga yang baik ini untuk terus kita lanjutkan, dan ditingkatkan. Saya minta peran seluruh anggota, baik DWP maupun pegawai perempuan untuk sama-sama terlibat aktif dalam kegiatan DWP Lapas Narkotika Karang Intan,” Pungkasnya.

Pertemuan perdana DWP Lapas Narkotika Karang Intan dengan ketua yang baru itu berlangsung singkat, namun diikuti antusias oleh seluruh anggota.

 

 

•Han/Arb