Beranda blog Halaman 307

Meriahkan HUT RI Ke 79 Pemdes Kutamakmur Gelar Perlombaan, Kades : Antusias Masyarakat Sebagai Wujud Silaturahmi

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Pemdes Kutamakmur Kecamatan Tirtajaya Karawang peringati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 dengan berbagai acara perlombaan dan karnaval.

Kegiatan yang dipusatkan di lapang Serbaguna Desa Kutamakmur tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Kutamakmur Hj. Juhariyah dan Karangtaruna Desa Kutamakmur, jajaran kepanitiaan acara dan seluruh lapisan masyarakat yang antusias merayakan hari bersejarah bangsa ini.

Kades Kutamakmur Hj. Juhariah menyebut bahwa pada kegiatan 17 Agustus tahun ini antusias warga lebih meriah.

“Alhamdulillah acara peringatan hari kemerdekaan Indonesia tahun ini terluhat sangat meriah, masyarakat Desa Kutamakmur terlihat aangat antusias dari mulai pagi hari hingga sore ini masih tetap semangat.” Ucapnya.

“Selain untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan Republik Indonesia, acara ini juga bertujuan untuk memupuk rasa kebersamaan dan jiwa gotong royong antar sesama, khususnya masyarakat desa Kutamakmur ini.” Jelasnya.

Berbagai acara digelar untuk memeriahkan perayaan, mulai dari lomba gerak jalan, balap Karung, balap kerupuk, Panjat Pinang, rebana dan Sepakbola mini.

Pada lomba gerak jalan start dimulai dari kantor desa sampai ke Lapangan Serbaguna Desa Kutamakmur. Hal ini juga menjadi salah satu daya tarik para peserta lomba gerak jalan dengan semangat.

“Acara ini tidak hanya sebagai hari peringatan kemerdekaan saja, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi antar warga Desa Kutamakmur Khususnya,” Ungkap Kades Kutamakmur saat di temui awak media di sela acara.

“Harapan saya ke depan, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dan menjadi tradisi bagi kita semua.” Harapnya.

“Perayaan 17 Agustus di Desa Kutamakmur ini akan menjadi momen yang tak terlupakan bagi seluruh warga desa. Semangat kebersamaan dan kegembiraan yang dirasakan menambah makna dari peringatan kemerdekaan yang ke 79 ini” Tutupnya.

 

•Fai/Red

Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke -79 Di Lapas Banjarmasin

BANJARMASIN |infokeadilan.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Lapas Banjarmasin menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di lapangan upacara Lapas Banjarmasin. Sabtu (17/8/2024) pagi. Upacara tersebut dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Banjarmasin, Sugito.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh petugas Lapas Banjarmasin yang turut memeriahkan momen bersejarah bagi bangsa Indonesia. Dalam amanatnya, Sugito menyampaikan amanat pada Kegiatan ini dengan mengusung tema “Nusantara Baru, Indonesia Maju,” yang mencerminkan semangat kebangsaan dan kemajuan yang terus diupayakan oleh seluruh elemen bangsa.

Usai upacara, acara dilanjutkan dengan penyerahan medali kehormatan Satyalencana Karya Satya kepada 10 pegawai Lapas Banjarmasin yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian luar biasa dalam tugas mereka. Penyerahan medali ini merupakan bentuk apresiasi atas jasa dan loyalitas mereka terhadap negara.

Upacara ini menjadi momen penting untuk mengingatkan kembali semangat kemerdekaan dan tanggung jawab bersama dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

 

 

•Han

Sebanyak 939 Dari 1.163 Orang WBP Lapas Kelas IIA Karawang Terima Remisi Umum Di Hari Kemerdekaan RI Ke 79

KARAWANG |infokeadilan.com – Sebanyak 939 dari 1.163 orang Warga Binaan Pemasyarakatan pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang menerima Remisi Umum pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 Tahun 2024.

Bertempat di Lapas Karawang Kelas IIA Karawang penyerahan remisi kepada 939 dari 1.163 orang WBP tersebut secara simbolis dilakukan oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh S.E dengan disaksikan langsung oleh Kalapas Karawang Christo Toar dan jajaran Forkopimda Karawang, Sabtu (17/7/2024)

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Karawang Chris Toar mengatakan pemberian remisi umum 17 Agustus merupakan hak narapidana yang telah memenuhi segala persyaratan seperti yang diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.

“Pemberian Remisi Umum pada 17 Agustus merupakan hak narapidana yang telah memenuhi syarat dan berperilaku baik sebagaimana yang telah di amanatkan dalam perundang-undangan.” Ucap Kalapas Karawang.

“Total warga binaan yang menerima remisi sebanyak 939 dari 1.163 orang WBP. Untuk jumlah penghuni Lapas Kelas IIA Karawang per tanggal 17 Agustus 2024 sebanyak 94 Tahanan dan 1069 orang total jumlah : 1.163 orang.

Remisi Umum I sebanyak : 920 orang

Remisi Umum II sebanyak : 11 orang

Remisi Umum II + Subs sebanyak : 8 orang.

Pemberian remisi ini kepada narapidana yang telah memenuhi syarat sesuai peraturan perundang-undangan.” Jelas Christo.

“Remisi yang di berikan kepada 939 dari 1.163 orang Warga Binaan ini bervariasi, mulai dari 1 bulan hingga 6 bulan di Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia Ke-79 Tahun 2024 ini.” Terangnya.

Pemberian remisi umum ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan negara kepada Warga Binaan yang telah berkomitmen mengikuti program-program pembinaan yang dilaksanakan oleh lembaga pemasyarakatan dengan baik dan terukur. Selain itu juga sebagai salah satu sarana penting dalam mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan.

“Bagi seluruh warga binaan yang hari ini mendapat remisi, jadikan hari ini sebagai motivasi untuk tetap berperilaku baik, taat pada peraturan perundang-undangan serta dapat mengikuti program pembinaan yang ada dengan baik dan sungguh-sungguh,” Tutup Kalapas.

 

•Red

Miris, Acara Napak Tilas Peristiwa 16 Agustus Tak Di Hadiri Pemkab Karawang, Ketua Panitia : Jelas Kami Kecewa Seakan Tak Di Perhatikan Pemerintah Daerah Karawang

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Ribuan masyarakat Karawang antusias mengikuti kegiatan kirab kemerdekaan dan pengibaran bendera merah putih yang digelar oleh gabungan komunitas bersama Acep Jamhuri di Rengasdengklok pada Jumat, (16/8/2024).

Acara tersebut diawali dengan melakukan Pawai Kirab Kemerdekaan oleh komunitas onthel, motor, mobil klasik, dan pers yang dimulai dari Islamic Center Karawang menuju Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok

Acep Jamhuri yang sekaligus Ketua DPC Pejuang Siliwangi Karawang menyampaikan, napak tilas ini sebagai bentuk dalam merefleksikan perjuangan dan kejadian di masa lalu sebelum detik-detik terjadinya kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Jadi pengibaran bendera merah putih pertama kali itu dilaksanakan di Rengasdengklok pada 16 Agutus 1945,” kata Acep Jamhuri, Jumat, 16/8/2024.

Acep menjelaskan, pada saat itu pelaksanaan pengibaran bendera merah putih diiringi dengan pembacaan solawat dan diakhiri menyanyikan Indonesia Raya.

“Tetapi kalau sekarang, kita akan membacakan solawat pada saat pembawaan bendera menuju tiang, dan pada saat pengibaran bendera, akan diiringi dengan menyanyikan Indonesia Raya,” ujar Acep.

Ia memaparkan, kirab kemerdekaan dan pengibaran bendera ini harus menjadi agenda tahunan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah.

“Sebagai penerus bangsa kita harus terus menapaki setiap jejak sejarah. Kita harus sampaikan kepada anak cucu kita bahwa kita harus terus menghormati perjuangan para pejuang kemerdekaan,” ungkap Acep.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Syuhada Wisastra, menuturkan, kirab kemerdekaan ini menjadi momen bersejarah karena Tugu Proklamasi Rengasdengklok merupakan tempat penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Kirab dan pengibaran bendera merah putih yang saat ini digelar, menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme di kalangan masyarakat sekaligus sebagai simbol kebanggaan kita sebagai warga Karawang,” kata Syuhada.

Ia juga sangat mengapresiasi kehadiran Ketua DPC Pejuang Siliwangi Karawang Acep Jamhuri yang telah menyampaikan sejarah kemerdekaan dan peristiwa Rengasdengklok 16 Agustus 1945 yang sangat mendalam.

“Terimakasih kepada Pak Acep Jamhuri yang sudah berkenan hadir, beliau memang tokoh budaya yang harus kita contoh, karena Pak Acep Jamhuri selalu menghormati sejarah dan para pejuang-pejuangnya,” jelas Syuhada.

Namun, ia sangat kecewa karena kurangnya perhatian Pemerintah Daerah Karawang dalam pelaksanaan Kirab Kemerdekaan ini. Padahal, kata dia, moment ini merupakan tonggak sejarah perjuangan bangsa.

“Sebulan kami mengamati dari pemerintah daerah sendiri tidak ada kabar, walaupun secara hormat kami mengundang. Karena acara ini merupakan salah satu tonggak sejarah bangsa. Namun sayang tak satupun yang penuhi undangan kami. Jadi kami, dengan beberapa komunitas sengaja berembug, bahwa kegiatan ini perlu diadakan kembali, jangan sampai acara tanggal 16 ini hilang begitu saja. Makanya meskipun pemerintah daerah tidak bantu kita, kita tetap menjalankan acara ini. Dan ini adalah pesta rakyat,” tegas Syuhada.

Syuhada berharap kegiatan tahun depan bisa lebih baik lagi. Ia juga meminta agar masyarakat selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta lebih memaknai esensi kemerdekaan.

“Semoga kita bisa menjaga persatuan dan kesatuan ini, karena dulu perjuangan itu susah. Semoga tahun depan kita bisa menampilkan lagi lebih banyak kesenian Karawang, terutama Rengasdengklok,” tutupnya.

 

•Red

Memeriahkan HUT RI Ke 79, Desa Cipayung Cikarang Timur Gelar Berbagai Lomba Dan Karnaval

0

Cikarang Timur |infokeadilan.com – Merdeka – Merdeka, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke 79 tahun 2024 dengan tema “Cipayung Bersatu, Cipayung Maju”, Pemerintah Desa Cipayung Kecamatan Cikarang Timur Bekasi menggelar sejumlah kegiatan dengan berbagai lomba. Ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur dan sekaligus menghormati jasa para pahlawan bangsa. Hal itu disampaikan Kepala Desa Cipayung H. Ajan, Kamis 17 Agustus 2024.

Masyarakat Desa Cipayung antusias meriahkan hari kemerdekaan ini dengan berbagai kendaraan hias dan iring iringan warga dengan jenis kesenian daerah sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang mempertaruhkan jiwa raga merebut kemerdekaan bangsa.

Kepala Desa Cipayung H. Ajan saat di temui jurnalis infokeadilan.com di sela sela acara peringatan HUT RI ke 79 tersebut menyampaikan bahwa hal itu bertujuan untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan semangat gotong royong serta untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme.

“Peringatan HUT RI ke 79 yang di laksanakan Pemdes Cipayung tersebut bertujuan untuk memperkuat kerjasama antar warga Desa Cipayung agar lebih meningkatkan jiwa dan semangat gotong royong dan rasa kebersamaan dalam membangun Desa Cipayung khususnya.” Ucap Kades seraya memberikan semangat kepada masyarakat yang hadir.

“Peringatan HUT RI ke 79 ini di isi pula dengan perlombaan diantaranya lomba dari jenis olahraga dan kebudayaan dengan pesertanya dari masing masing RW di lingkungannya.” Sambungnya.

‘’Utamanya memperkuat Persatuan dan Kesatuan warga Desa cipayung tanpa memandang perbedaan.” Tandasnya.

Sederet kegiatan yang akan digelar mulai dari Pelaksanaan Upacara Bendera di Lapangan, iring iringan kendaraan hias di Balai Desa Cipayung, karnaval Lomba Tumpeng, pentas seni lomba karaoke di lanjutkan dengan perlombaan panjat pinang dan lainnya.

 

•Wan

45 Siswa SMAN 1 Rawamerta Terpilih Menjadi Pengibar Bendera Merah Putih Di HUT RI Ke 79 Tahun 2024

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Menjadi bagian dari Pasukan Pengibar bendera (Paskibra) merupakan kebanggaan tersendiri bagi para siswa-siswi karena mereka akan mewakili sekolahnya dalam upacara kenegaraan pada peringatan Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

Seperti di ketahui di Hari yang bersejarah ini 45 siswa SMAN 1 Rawamerta terpilih dan telah di kukuhkan menjadi anggota Paskibra yang akan mengibarkan bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 79 tingkat Kecamatan tahun 2024 yang akan di laksanakan di halaman kantor Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang pada Sabtu 17 Agustus 2024.

“Setiap tahapan seleksi dijalankan dengan baik dan serius di ikuti oleh para siswa untuk memastikan hanya calon terbaik yang terpilih. Sedangkan pada tahap tes fisik mencakup lari, push-up, dan berbagai latihan lainnya untuk mengukur kekuatan dan ketahanan tubuh.” Ungkap Dr. Epul Saepul Kepala Sekolah SMAN 1 Rawamerta saat di temui jurnalis infokeadilan.com di ruang kantornya, Jum’at (16/8/2024) malam.

“Selain di latih fisik para siswa juga di wawancara untuk mengevaluasi pengetahuannya tentang sejarah dan nasionalisme, serta nilai sikap dan kepribadian mereka. Terakhir adalah dengan tes keterampilan baris-berbaris untuk menguji kemampuan peserta dalam formasi dan kekompakan tim.” Jelasnya.

Lebih lanjut Epul menuturkan, bahwa telah melaksanakan kegiatan upacara pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) kepada 45 siswa SMAN 1 Rawamerta yang terpilih.

“Malam ini 45 siswa Paskibra SMA 1 Rawamerta telah di kukuhkan oleh Pak Camat Rawamerta. Alhamdulillah, acara pengukuhan ini di hadiri jajaran Muspika Kecamatan Rawamerta, Pak Kapolsek Rawamerta, Danramil yang diwakili, Kepala Desa juga hadir, tokoh dari PGRI serta dari beberapa tokoh masyarakat dan seluruh orang tua dari 45 Paskibra SMAN 1 ikut menghadiri upacara pengukuhan ini.” Ujarnya.

“Kami berharap besok dalam pelaksanaan pengibaran bendera Merah Putih kita mendoakan semoga anak-anak mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik. Anak anak ini adalah anak anak yang beruntung Dari sekian ribu anak yang ada di sekolah menengah yang ada di Kecamatan Rawamerta.” Ujarnya.

“Kegiatan upacara pengukuhan ini  menjadi satu pengalaman terbaik buat anak-anak yang menjadi anggota Paskibra. Kami berharap kedepan mereka bisa mengkader adik adiknya yang ada di sekolah untuk bisa menjadi pengibar bendera di tahun yang akan datang.” Harapnya mengakhiri perbincangan dengan awak media.

 

•Red

Diduga Akibat Lambat, Proyek Pekerjaan Peningkatan Jalan Rengasdengklok Sungaibuntu Di Keluhkan Warga

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Sebelumnya sempat muncul pemberitaan di media online perihal kurangnya pengawasan dan safety first yang digunakan pada proyek pekerjaan penyelenggaraan peningkatan jalan Kabupaten/Kota tepatnya peningkatan jalan Rengasdengklok – Sungaibuntu yang dikerjakan oleh PT Karina Prima Utama yang di danai dari anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2024, sebesar Rp. 6. 320. 000.000,00 (Enam Miliar Tiga Ratus Dua Puluh Juta Rupiah) Nomor Kontrak : 027.2/384/10.2.01.0033.4.23/KPA-JLN/PUPR/2024, tanggal 09 Juli 2024. dengan masa pengerjaan selama 170 hari kalender dan Volume Panjang : 3040,00 M², Lebar : 7,00 M², Kecamatan Kutawaluya ditemukan masih adanya dugaan aturan dan teknis yang di abaikan.

Pasalnya, hasil pantauan awak media di lapangan terlihat program pelebaran jalan yang di laksanakan perlu perhatian serius dari pihak dan stakeholder terkait, karena tidak sedikit anggaran yang di keluarkan hingga mencapai miliaran rupiah, namun terkesan kurang maksimal dari segi teknis pekerjaannya.

Hasil  pantauan media ini di lokasi nampak terlihat kurang adanya info peringatan terkait adanya pelaksanaan proyek. Selain itu terlihat safety firs perihal police line pun tidak memadai hanya seadanya saja, sehingga ini di khawatirkan bisa membahayakan masyarakat dan pengguna jalan ketika sedang melintas di malam hari.

Bahkan terlihat pada hasil galian di pekerjaan pelebaran jalan tersebut di mulai dari desa Kutamukti hingga desa Kutajaya pun tidak nampak adanya pemasangan police line  sebagai peringatan bagi para pengguna jalan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Hal tersebut di khawatirkan rawan terjadinya kecelakaan.

Salah satu warga yang meminta namanya tidak disebutkan merupakan pengguna jalan aktif sering melintas di jalur tersebut keluhkan tentang keamanannya bagi pengendara motor dan lambatnya proses pekerjaan tersebut.

Foto : Kondisi pada saat malam hari di lokasi peningkatan jalan Rengasdengklok-Sungaibuntu terlihat gelap

“Saya sebagai masyarakat biasa dan juga sebagai pengguna jalan aktif di jalur ini, siang maupun malam, berharap pihak yang bersangkutan bisa mempercepat pekerjaan pelebaran jalan Rengasdengklok sungai buntu ini. Karena menurut saya ini perlu di percepat, soalnya ini jalan bener bener aktif siang maupun malam, dan selalu ramai.” Ucapnya, Jum’at (15/8/2024)

“Ya saya hapal pak, kan saya bukan orang jauh, orang sekitar sini juga pak, jadi saya sering lewati jalan ini may siang malam pak.” Timpalnya.

“Dan kalau bisa pelebaran jalan tersebut sebaiknya di kerjakannya sebelah sebelah dulu sampai selesai. Ini mah di gali semua kiri dan kanan, ga apa apa sih kalau di kerjakannya cepat mah, tapi ini mah kan lambat, jadi kalau sore pas kendaraan ramai ramainya itu jadi macet pak, kan disisi kanan kiri nya ada galian, takut terperosok dong. Apalagi kalau ada mobil besar melintas.” Ungkapnya.

Terkait dengan hal tersebut kepada pihak yang berwenang dalam hal ini dinas PUPR dan pihak pengawasan serta inspektorat Kabupaten Karawang di minta untuk segera turun ke lapangan dan memberikan evaluasi dan menindak tegas.

 

•Red

79 Tahun Peristiwa Rengasdengklok Dan Napak Tilas Kebulatan Tekad Jadi Jejak Sejarah Abadi Di Karawang

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Peristiwa Rengasdengklok yang terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945, kini 79 tahun sudah berlalu. Tetapi peristiwa itu tidak akan pernah terlupakan dalam ingatan Bangsa Indonesia. Melalui kejadian-kejadian dramatis yang terjadi di tanah Karawang khususnya di Rengasdengklok akhirnya proklamasi kemerdekaan berkumandang dan menandai lahirnya Bangsa Indonesia yang merdeka dan berdaulat.

Dan selanjutnya kita menjadi bangsa yang terus berkembang melalui berbagai fase pembangunan hingga sampai pada era modern saat ini.

Hadir dalam acara Kirab Budaya dan Napak Tilas Kebulatan Tekad Rengasdengklok tersebut Acep Jamhuri Ketua DPC beserta jajaran pengurus Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu (PSIB) seKabupaten Karawang, Ketua IWO Indonesia DPD Karawang Syuhada Wisastra, berbagai komunitas dan Paguyuban yang ada di Karawang serta masyarakat di sekitar Rengasdengklok.

Acep Jamhuri menyebut tujuan Napak Tilas Kebulatan Tekad Rengasdengklok untuk mengingatkan kita kembali pada jasa-jasa para pejuang, khususnya mereka yang terlibat dalam peristiwa 16 Agustus 1945 lalu.

“Sejarah pada tanggal 16 Agustus 1945 ini wajib kita tau karena para pemuda Rengasdengklok dan pejuang saat itu membawa Presiden Soekarno – Hatta ke Rengasdengklok untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia.” Terangnya.

“Naskah proklamasi itu dirancang saat di Rengasdengklok. Nah itu diketahui oleh sebagian warga Rengasdengklok kalau Indonesia akan merdeka di tanggal 17 Agustus. Saat Bung Karno dan Hatta kembali ke Jakarta warga Rengasdengklok kemudian menaikan bendera merah putih.” Ungkapnya.

“Kegiatan Napak Tilas Pengibaran Bendera Merah Putih 16 Agustus ini menjadi sejarah bagi warga Rengasdengklok Karawang.

Oleh karena itu warga Karawang hari ini berkumpul di Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok untuk mengenang peristiwa sejarah di Karawang.” Tandasnya.

“Kami hanya ingin pemuda dan masyarakat Karawang selalu mengingat sejarah ini, dan ini jelas jadi bagian dalam sejarah penting di kemerdekaan Indonesia,” Pungkasnya.

•Red

Dandim HST Ingatkan Paskibraka Hulu Sungai Tengah Akan Pentingnya Semangat Juang

0

BARABAI |infokeadilan.com – Komandan Distrik Militer (Dandim) 1002/Hulu Sungai Tengah, Letkol Inf Fery Perbawa.S.Hub.Int.,M.Han, menghadiri kegiatan acara pengukuhan Paskibraka dalam rangka peringatan HUT ke – 79 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Hulu Sungai Tengah, bertempat di Pendopo Bupati HST, Kamis (15/08/2024)

Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) adalah Bupati Hulu Sungai Tengah H. Aulia Oktafiandi, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Hulu Sungai Tengah, Sekda HST dan para Asisten Setda HST, Purna Paskibraka, serta orang tua/wali Paskibraka Tahun 2024.

Usai pengukuhan, Dandim 1002/HST Letkol Inf Fery Perbawa.S.Hub.Int.,M.Han,, berpesan kepada Para Paskibraka yang telah dikukuhkan untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab, dengan tugas ini jadikan sebagai kebanggan diri dan orang tua.

“Kalian adalah generasi penerus Perjuangan Kemerdekaan. Tanamkan semangat juang di hati dan jiwa kalian. Berjuanglah semaksimal mungkin untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab kalian, dalam mengibarkan maupun menurunkan bendera merah putih dengan sebaik-baiknya,” Pesan Dandim.

 

 

•Han/pen1002hst

Sambut Dan Meriahkan Hari Kemerdekaan RI Ke 79, SMAN 1 Rawamerta Adakan Lomba Gerak Jalan

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Sambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 79 SMAN 1 Rawamerta Karawang menyelenggarakan lomba gerak jalan antar kelas.

Kegiatan tersebut di ikuti oleh seluruh siswa SMAN 1 Rawamerta Karawang dilaksanakan Jumat (16/8/2024). Selain untuk memeriahkan HUT RI lomba gerak jalan tersebut bertujuan untuk memupuk rasa patriotisme dan nasionalisme bagi siswa.

Yuliansyah Dinata M.Pd selaku bidang kesiswaan SMAN 1 Rawamerta Karawang saat di temui awak media seusai acara lomba mengatakan, bahwa selain untuk memeriahkan HUT RI ke 79, kegiatan lomba gerak jalan tersebut di lakukan untuk memupuk jiwa patriotisme dan nasionalisme dan juga memberikan motivasi tentang perihnya perjuangan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan

“Kegiatan ini dilakukan sejak hari Kamis dan hari Jum’at Kalau kemarin itu adalah perlombaan perlombaannya ada 5 bahan perlombaan yang pertama lomb balap karung menggunakan helm, estafet air menggunakan sendok, estafet sarung dan memasukan paku kedalam botol.” Ucapnya.

“Dalam lomba ini juga tentunya ada banyak hadiah dan doorprize yang di sediakan untuk peserta yang berhasil menjadi juara.” Tambahnya.

Lebih jauh diungkapkan Yuliansyah, memupuk dan menumbuhkan jiwa patriotisme dan jiwa nasionalime terhadap siswa itu penting karena agar tertanam jiwa yang mandiri, disiplin dan bertanggungjawab serta cinta tanah air.

“Pada dasarnya, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan jiwa patriotisme dan jiwa nasionalisme bagi siswa, karena hal ini penting di tanamkan agar mereka memiliki rasa tanggungjawab, cinta tanah air, jiwa yang mandiri dan rasa disiplin tinggi yang bisa di terapkan di sekolah maupun di lingkungannya.” Jelas Yuliansyah kepada awak media, Jum’at (16/8/2024)

“Kami berharap semoga kedepan seluruh siswa SMAN 1 Rawamerta khususnya bisa menjadi siswa siswa yang teladan, mempunyai jiwa disiplin yang tinggi, bertanggungjawab dan punya rasa cinta tanah air.” Pungkasnya.

 

•Red