Beranda blog Halaman 314

Polsek Ciomas Evakuasi Korban Akibat Ambruknya Bangunan Mushola Di Desa Sukamakmur Bogor

0

BOGOR |infokeadilan.com – Satu bangunan Musholla di Kampung Ciapus RT 03/04 Desa Sukamakmur Kabupaten Bogor ambruk dan menimpa salah seorang warga yang hendak melaksanakan ibadah shalat pada Rabu sore 31/7/2024. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

Akibat insiden tersebut, seorang warga bernama Bahrudin (78) mengalami luka berat di bagian kepala setelah tertimpa reruntuhan bangunan.

Menurut laporan yang diterima Kapolsek Ciomas Iwan Wahyudin, SH,.MH menjelaskan Korban atas nama Bahrudin (78) saat itu hendak melaksanakan sholat di Mushola.

“Korban atas nama Bahrudin tersebut saat itu hendak melaksanakan ibadah shalat, namun, tiba-tiba atap bangunan mushola tersebut ambruk, yang menyebabkan korban tertimpa reruntuhan. Saat ini, Bahrudin telah dilarikan ke RSUD Bogor untuk mendapatkan perawatan intensif.” Jelas Kapolsek, Kamis (1/8/2024)

Kepolisian Polsek Ciomas yang mendapatkan Laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban dibantu Instansi terkait dan warga sekitar.

Dalam penyelidikan tersebut pihak Kepolisian menyebutkan bahwa kemungkinan besar ambruknya mushola disebabkan oleh struktur bangunan yang sudah tua dan lapuk sehingga tidak kuat menahan beban atap.

Sampai berita ini di tayangkan, pihak Kepoliisan menyatakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari kejadian tersebut dan memastikan tidak ada korban lainnya. Masyarakat diimbau untuk sementara waktu tidak mendekati lokasi musholla yang ambruk demi keselamatan.

 

•Rudolf

Sinergitas, Lapas Banjarmasin Bersama BNN TNI Dan POLRI Gelar Razia Gabungan P4GN

BANJARMASIN |infokeadilan.com – Dalam upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjarmasin bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) menggelar apel gabungan dan operasi penggeledahan di blok hunian Lapas Banjarmasin, Kamis (1/8/2024).

Acara yang berlangsung pada hari ini diikuti oleh personel dari BNN, TNI, dan POLRI bersama petugas Lapas Banjarmasin. Apel gabungan ini dilaksanakan di halaman Lapas Banjarmasin sebagai langkah awal untuk memulai operasi penggeledahan yang menyasar blok hunian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang masuk dan beredar di dalam lingkungan Lapas.

Kepala Lapas Banjarmasin, Faozul Ansori, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program P4GN yang bertujuan untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas Banjarmasin. Melalui kerja sama dengan BNN, TNI, dan POLRI, kami berupaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di dalam Lapas. Operasi ini adalah salah satu langkah konkret dalam mewujudkan Lapas yang bersih dari narkotika,” Ungkap Faozul Ansori.

“Penggeledahan yang dilakukan ini meliputi pemeriksaan terhadap seluruh blok hunian, termasuk sel-sel tahanan dan area-area umum di dalam Lapas. Petugas melakukan pemeriksaan secara teliti untuk menemukan dan menyita barang-barang terlarang seperti narkotika, alat komunikasi ilegal, dan benda-benda berbahaya lainnya.” Terang Kalapas.

“Sinergitas antara Lapas Banjarmasin dengan BNN, TNI, dan POLRI diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika di lingkungan pemasyarakatan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menyukseskan program pemerintah dalam memerangi peredaran narkotika yang terus mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat.” Harapnya.

“Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Banjarmasin menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif. Sinergi yang terjalin di antara berbagai lembaga ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari narkotika.” Tutupnya.

 

 

•Han

Dua Kuasa Hukum Terlapor Datangi Polres Metro Bekasi, Ini Penjelasannya

0

BEKASI |infokeadilan.com – Dua kuasa hukum datangi Polres Metro Bekasi dengan membuat laporan polisi kepada seorang terlapor yang berstatus pengacara, Kamis (01/08/2024).

Disampaikan oleh Rimbawan Sugiharto, S.H, selaku kuasa hukum menyampaikan bahwa pada malam ini dirinya bersama NR. Icang Rahardian S.H, telah melaporkan seorang yang berinisial DAM ke Polisi.

“Dampak dari pemberitaan terlapor ini, membuat klien kami tidak nyaman dan resah karena banyak di hujat oleh rekan rekan yang lain, seolah olah klien kami ini telah melakukan perbuatan melawan hukum.” Terangnya.

Masih kata Rimbawan, keterangan terlapor (DAM) ini bahwa klien kami dengan katanya telah memerintahkan saksi untuk melakukan pemukulan atau penganiayaan terhadap terlapor.

“Nyatanya para saksi itu hadir ketempat terlapor dengan di undang melalui pesan WhatsApp secara pribadi, dan itu bukan katanya tapi nyatanya.” Tegas Rimbawan.

Dengan dasar itu terjadilah kegaduhan yang membuat klien kami tidak nyaman, Rimbawan juga memaparkan, bahwa tidak menutup kemungkinan adanya pelaporan berikutnya kepada terlapor dari hal hal yang menyinggung masyarakat Kabupaten Bekasi atau menurutnya ini telah menjadi kegaduhan itu sah sah saja.

Dirinya juga memaparkan, bahwa terlapor ini menurut informasi yang ada bahwa beliau ini adalah ahli hukum atau seorang pengacara, yang dimana pengacara ini merupakan bagian dari pada Aparat Penegak Hukum.

“Seharusnya seorang pengacara bisa lebih menjaga ketertiban, kenyamanan, keharmonisan diwilayahnya, bukan kegaduhan.” Pungkasnya.

Dirinya juga telah membawa bukti bukti yang terlampir, yaitu berita yang dibuat di medianya sendiri dan chat terhadap terlapor dan saksi.

Dalam hal ini Rimbawan menegaskan bahwa terlapor Diduga telah melanggar pasal 28 ayat 3 UU ITE, dengan keterangan yang dimuat terlapor di medianya ini telah meresahkan klien kami bahwa itu tidak benar adanya dan itu kami nyatakan hoax 100%.

 

•Wan

Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Swastami Hariyadi Bantu Rawat Tanaman Jagung Warga Binaan

0

BARABAI KALSEL |infokeadilan.com – Bhabinsa Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara Sertu Swastani Hariyadi membantu Petani saat melakukan perawatan jagung di Desa Pamangkih Seberang Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis (1/8/2024).

Kegiatan membantu warga ini adalah merupakan kegiatan rutin Babinsa untuk mengetahui perkembangan wilayah Desa binaan khususnya di sektor peningkatan swasembada pangan serta agar terciptanya kemanunggalan TNI bersama Rakyat.

Bhabinsa menyampaikan agar proses perawatan tanaman Jagung tersebut dapat berkelanjutan.

“Saya berharap proses perawatan tanaman ini bisa berkelanjutan, selain dibersihkan, disemprot berikutnya di beri pupuk supaya tumbuh subur dan perkembangannya lebih cepat sehingga mencapai hasil panen yang maksimal.” Kata Sertu Swastani Hariyadi.

“Kegiatan ini rutin kita lakukan untuk memberikan dorongan semangat dan motivasi para petani Desa binaan agar lebih giat dalam bekerja sehingga mendapatkan hasil yang baik dan maksimal, serta berharap dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan petani.” Harapnya.

Syahriansyah selaku pemilik lahan jagung mengucapkan terimakasih pada Babinsa yang selalu rutin memberikan arahan dan motivasi kepada petani.

“Semoga dengan arahan yang Babinsa berikan bisa memberikan hasil yang baik serta meningkatkan hasil panen kami,” Tutupnya.

 

•Han

Gebyar Paten 2024 Kecamatan Kotabaru Sukses Di Gelar

KARAWANG |infokeadilan.com – Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan(PATEN) yang digelar dilapangan Kecamatan Kotabaru disambut antusias masyarakat, Rabu (31/07/2024).

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, Unsur Forkopimda Karawang, Dandim Karawang, Kajari Karawang yang diwakili Kasubsi Perdata dan Tata Usaha Negara, Plh Sekretaris Daerah, Kapolsek Kotabaru, Camat Kotabaru, Direktur Utama Perumda Tirta tarum, Para Kepala Desa se-Kecamatan Kotabaru dan Para Kepala Sekolah SD, SMP seKecamatan Kotabaru.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dalam sambutannya menyampaikan bahwa Gebyar Paten merupakan agenda tahunan yang dilakukan disetiap Kecamatan yang bertujuan untuk mendekatkan dan mempermudah masyarakat dalam mengakses pelayanan administrasi.

“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan untuk mendekatkan dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Dalam kegiatan Gebyar Paten diKecamatan Kotabaru saat ini, saya ingin warga Karawang tetap bisa dilayani dalam proses pembuatan administrasi kependudukan.” Ungkapnya.

“Dan tentunya acara gebyar Paten ini merupakan kegiatan yang ditunggu tunggu masyarakat, karena semua pelayanan ada dan sentral disini. Alhamdulillah bisa memudahkan masyarakat untuk mendapatkan akses pelayanan.” Terangnya

Selanjutnya Camat mengungkapkan bahwa ditahun 2023 Desa Mandiri di Kecamatan Kotabaru ada 7 Desa Mandiri.

“Mengenai program Desa Mandiri di Kecamatan Kotabaru awalnya hanya ada 7 desa. Alhamdulilah, untuk sekarang bertambah 2 desa menjadi 9 Desa, dan Alhamdulilah semua sudah mandiri.” Ungkapnya.

“Dan untuk realisasi pembangunan Rulahu yang sudah terealisasi di tahun 2024 melalui anggaran dana  APBD 2024, atas nama  Endang Keling dusun Cariu 3 RW 05 dan beberapa di dusun lainnya.” Pungkasnya

•Edi

Perihal Pekerjaan Peningkatan Jalan Rengasdengklok-Sungaibuntu, Pihak Pelaksana Berikan Klarifikasi

0

KARAWANG |infokeadilan.com – Perihal proyek pekerjaan penyelenggaraan peningkatan jalan Kabupaten/Kota tepatnya peningkatan jalan Rengasdengklok – Sungaibuntu yang bersumber dari dana Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2024. Nomor Kontrak : 027.2/384/10.2.01.0033.4.23/KPA-JLN/PUPR/2024, tanggal 09 Juli 2024. Nilai Kontrak sebesar Rp. 6. 320. 000.000,00 (Enam Miliar Tiga Ratus Dua Puluh Juta Rupiah) dengan masa pengerjaan selama 170 hari kalender dan Volume Panjang : 3040,00 M², Lebar : 7,00 M², Kecamatan Kutawaluya yang di kerjakan oleh PT Karina Prima Utama selaku pihak pemenang tender dari proyek tersebut memberikan klarifikasi terkait munculnya dugaan kurang maksimalnya K3 pada proses pekerjaan tersebut akhirnya pihak pelaksana merespon cepat dan sigap melaksanakan ketentuan ketentuan aturan yang sudah di tetapkan.

Agung K. ST selaku pihak pelaksana lapangan pada proyek peningkatan jalan Rengasdengklok-Sungaibuntu tersebut kepada media ini menjelasakan, bahwa sebenarnya terkait dengan teknis pelaksanaan mengenai APD itu sudah dalam tahap pengajuan sejak sebelumnya, namun terkendala teknis di lapangan.

“Untuk teknis di lapangan sebenarnya untuk S.O.P mengenai APD itu sudah dalam tahap pengajuan, akan tetapi terkendala perihal teknis di lapangan, saat itu pekerja yang sudah mulai duluan bekerja, jadi pembagian APD-nya belum sempat terdistribusikan. Alhamdulillah untuk hari ini per tanggal 1 Agustus 2024 sudah dilaksanakan sesuai dengan S.O.P.” Jelasnya kepada media, Kamis (1/8/2024)

“Adapun masukan-masukan dari berbagai pihak sudah kami laksanakan dan kami terima dengan baik. Kami berharap ini bisa membangun project kita kedepannya untuk lebih memaksimalkan setiap kegiatan yang kita laksanakan.” Terangnya.

“Dan kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkontribusi. Selain itu, dalam pengawasan sosial kontrol juga kami sangat mengapresiasi.” Ujarnya.

“Kami berharap semoga kegiatan ini mendapat dukungan baik dari semua warga yang terdampak dalam proyek pelaksanaan peningkatan jalan Rengasdengklok-Sungaibuntu ini. Jadi pernyataan ini sebagai hak jawab dan klarifikasi saya atas pemberitaan tersebut, dan saya sangat mengapresiasi karena telah menyampaikan klarifikasi ini kepada masyarakat, terima kasih.” Pungkasnya.

Terpisah Robi Darmawan selaku pengawas pendamping 1 dinas PUPR Kabupaten Karawang saat di hubungi awak media melalui telepon mengungkapkan, bahwa terkait dengan hal tersebut sebagaimana yang di maksud pihaknya sudah melayangkan surat teguran.

“Kegiatan peningkatan jalan Rengasdengklok-Sungaibuntu ini dikerjakan oleh PT Karina Prima Utama yang diawasi oleh konsultan pengawas, dan pengawasnya itu PT Selaras Multi Arsi Konsultan. Kita sudah berkontrak sama PT Selaras Multi Arsi Konsultan tersebut untuk mengawasi kegiatan itu, karena yang berperan sebagai pengawas itu PT Selaras Multi Arsi Konsultan, dan dinas sebagai pembantu atau pendamping.” Ungkapnya.

Lebih lanjut Robi mengatakan terkait dengan K3 dan APD yang tidak digunakan dalam proses pekerjaan pada peningkatan jalan Rengasdengklok-Sungaibuntu tersebut pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak PT dan sudah memberikan surat teguran.

“Kemarin saya ketika sudah muncul pemberitaan itu, kami langsung berkomunikasi dengan PT Selaras Multi Arsi Konsultan untuk membuat surat teguran terkait APD dan K3 kepada pihak ketiga. Dan suratnya pun sudah ada sudah buatkan dan bahkan sudah disampaikan di forum dan langsung di tindaklanjuti. Dan Alhamdulilah, hari ini para pekerja di lapangan sudah menggunakan APD dan K3.” Bebernya.

“Kami berharap pekerjaan yang di laksanakan oleh PT Karina Prima Utama ini sesuai dengan prosedur dan S.O.P yang sudah di sepakati. Semoga pekerjaan itu sesuai dengan maksimal, karena pekerjaan ini juga di awasi oleh Kejaksaan Negeri Karawang. Dan kami berharap semoga pekerjaan ini dapat berjalan dengan sukses dan lancar hingga selesai. Karena kami juga ingin memberikan kontribusi yang baik untuk masyarakat luas.” Tutupnya.

 

•Tim/Red

Meriahkan Hari Pengayoman Ke-79, Lapas Banjarmasin Gelar Lomba Stand Up Comedy

BANJARMASIN |Infokeadilan.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Pengayoman Ke-79 Tahun 2024, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjarmasin mengadakan lomba stand up comedy. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan memberikan hiburan sekaligus mendukung kreativitas para warga binaan

Faozul Ansori, Kepala Lapas Banjarmasin, menyampaikan bahwa acara ini merupakan bagian dari upaya menyemarakkan peringatan Hari Pengayoman yang ke-79.

“Kami ingin memberikan suasana yang berbeda dan lebih ceria di dalam lapas. Lomba stand up comedy ini diharapkan bisa menjadi ajang bagi warga binaan untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka,” ujarnya, Rabu (31/7/2024).

Acara tersebut mendapatkan sambutan hangat dari para warga binaan yang berpartisipasi dengan antusias. Mereka tampil dengan beragam materi komedi yang menghibur penonton. Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pegawai Lapas Banjarmasin yang turut memberikan dukungan.

“Lomba stand up comedy ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lapas lain dalam menyelenggarakan kegiatan serupa, sehingga dapat membantu meningkatkan semangat dan kreativitas para warga binaan, “tutup Kalapas.

 

 

•Han

Meriahkan Hari Pengayoman Ke-79, Lapas Banjarmasin Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis Di LPP Martapura

MARTAPURA KALSEL |Infokeadilan.com – Dalam rangka merayakan Hari Pengayoman Ke-79, Lapas Banjarmasin aktif berpartisipasi dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan di Lapas Perempuan Martapura pada tanggal 30 Juli. Kegiatan ini tidak hanya menyasar petugas Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan, tetapi juga dibuka untuk masyarakat umum.

Faozul Ansori, Kalapas Banjarmasin, mengungkapkan komitmennya untuk memeriahkan peringatan Hari Pengayoman yang ke-79 dengan menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi petugas Lapas dan masyarakat sekitar.

“Ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan di lingkungan Lapas serta memberikan akses layanan kesehatan yang lebih luas kepada masyarakat, “jelasnya. Rabu (31/7/2024).

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum positif dalam mempererat hubungan antara Lapas Banjarmasin, petugas Lapas, dan masyarakat, sambil memberikan manfaat nyata dalam upaya menjaga kesehatan bersama, “pungkas Faozul Ansori, Kalapas Banjarmasin.

 

•Han

Proyek Infrastruktur Jalan Dengan Anggaran Fantastis Diduga Abaikan Aturan K3

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Jalan adalah infrastruktur yang memungkinkan mobilitas manusia dan barang, memberikan akses ke layanan publik, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan berbagai fungsi lainnya.

Jalan juga merupakan suatu infrastruktur fisik yang dirancang dan dibangun untuk memberikan jalur transportasi bagi kendaraan bermotor, pejalan kaki, atau sepeda. Selain itu jalan adalah salah satu bagian integral dari sistem transportasi suatu negara dan merupakan salah satu komponen utama dalam mendukung perkembangan ekonomi dan sosial masyarakat.

Terkait dengan hal tersebut Pemerintah terus berupaya meningkatkan aksesibilitas dan memperbaiki jaringan transportasi masyarakat. Karena dengan meningkatkan dan memperluas jalan-jalan tersebut tentunya masyarakat akan memiliki akses yang lebih baik ke pusat kota, fasilitas publik, sekolah, tempat kerja, dan tempat-tempat penting lainnya.

Salah satunya proyek pekerjaan penyelenggaraan peningkatan jalan Kabupaten/Kota tepatnya peningkatan jalan Rengasdengklok – Sungaibuntu yang bersumber dari dana Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2024. Nomor Kontrak : 027.2/384/10.2.01.0033.4.23/KPA-JLN/PUPR/2024, tanggal 09 Juli 2024. Nilai Kontrak sebesar Rp. 6. 320. 000.000,00 (Enam Miliar Tiga Ratus Dua Puluh Juta Rupiah) dengan masa pengerjaan selama 170 hari kalender dan Volume Panjang : 3040,00 M², Lebar : 7,00 M², Kecamatan Kutawaluya yang di kerjakan oleh PT Karina Prima Utama selaku kontraktor atau pihak pemenang tender proyek tersebut.

Ironisnya proyek yang menggunakan anggaran cukup fantastis tersebut diduga mengabaikan aturan, lebih tepatnya saat dalam proses pengerjaannya para pekerja terlihat tak di lengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) atau Safety Work.

Padahal sudah jelas di dalam aturan sudah jelas di sebutkan terkait hal hal penting yang harus di gunakan. Karena pada dasarnya mengenai pekerjaan kontruksi sekecil apapun harus menggunakan alat pengaman atau pelindung diri.

Seperti di kutip dari akun Youtube Cerita Kang Opik Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Karawang Tri Winarno menjelaskan tentang pentingnya alat pengaman atau pelindung diri yang wajib di gunakan saat bekerja.

“Kita dari Dinas PUPR selalu mengintruksikan kepada rekan rekan kita. Intruksi untuk setiap pekerjaan, bahwa disitu jelas ada resiko resiko yang akan di hadapi, dan kita tekankan untuk mentaati aturan K3, dan kita juga selalu menghimbaukan dan menekankan bahwa di lapangan itu jangan menghiraukan terkait peraturan, dan peralatan peralatan yang harus di pakai di lapangan, baik itu APD, Helm, sepatu dan yang lain lain untuk keselamatan kerja, keselamtan diri sendiri bahkan keselamatan kita bersama.” Ucap Tri Winarno dalam unggahan vidio Youtube Cerita Kang Opik.

“Jadi saya juga berharap dan mengintruksikan kepada rekan rekan untuk mentaati peraturan dan regulasi kerjaan sekecil apapun taatilah aturannya, pakai aturan aturan yang ada, terkait safety karena itu juga aturan yang harus di jalankan, dan bahkan itu juga hal yang di sampaikan oleh Kejari. Kepada rekan rekan diharapkan semakin taat, semakin mengerti akan pentingnya peraturan dan jadilah rekanan yang profesional.” Tandasnya.

Salah seorang pekerja saat di tanya tentang hal itu kepada awak media mengungkapkan, bahwa dirinya hanya bekerja, terkait hal tersebut ia tak mengetahui.

“Pekerjaan ini baru mulai dua hari pak, dan saya mah hanya kerja pak, ya saya jalankan aja sesuai perintah, kalau soal begitu mah saya ga tau.” Jawabnya singkat, Rabu (31/7/2024)

Terkait dengan adanya hal tersebut di sinyalir pihak pengawas dari dinas terkait diduga membiarkan hal itu.

Hingga berita ini di tayangkan pihak pelaksana atau kontraktor belum bisa di hubungi untuk di minta penjelasannya.

 

•Tim

Puluhan Anak Muda Banjarmasin Gelar Dialog Bersama : Ganjar Jangan Berhenti karena Lelah, Berhentilah ketika Sampai

0

BANJARMASIN |Infokeadilan.com – Puluhan anak muda duduk melingkar di tengah rumah alam sungai andai. Berdialog bersama tokoh idola mereka, Ganjar Pranowo.

Kegiatan yang digagas Forum Ambin Demokrasi, LK3 Banjarmasin, Forum Sineas Banua dan Rumah Alam Sungai Andai, dipandu Noorhalis Majid dari Forum Ambin Demokrasi, Minggu (28/7/2024) malam.

Munir Shadikin, ketua Forum Sineas Banua, menyampaikan berbagai hal yang sudah dilakukan anak muda dalam bidang sineas. Puluhan film pendek dan film dokumenter sudah dihasilkan, bahkan kata Munir, sudah ada forum tingkat regional dan bahkan se Kalimantan, meliputi Kucing, Sabah, Serawak, dalam rangka menyuarakan hal yang sama terkait berbagai isu Kalimantan melalui film. Tantangan yang dihadapi, sebagian besar anak muda itu belajar dan mengembangkan diri secara otodidak, sebab tidak ada perguruan tinggi bidang Film di Kalimantan.

Naufal Lisna Reisya atau dipanggil Echa, yang merupakan pengusaha desainer muda, menyuarakan problem komunitasnya yang sedang menggeluti usaha desainer busana. Sulitnya mencari bahan baku, terutama kain, menyebabkan persaingan begitu berat dengan daerah lain. Kalau pun dapat harga murah karena langsung membeli ke pabrik kain di Jawa, ongkos kirim (ongkir) membuat harganya kembali mahal. Pun bila langsung mendatangkan dari luar negeri, bea cukai langsung mendatangi, birokrasinya seketika panjang – mahal, jalurnya juga harus melalui Surabaya, ketika ditambah ongkir, harganya malah tambah mahal.

Rubi, anak muda yang menjadi ketua Aliansi Masyarakat Adat Nasional (AMAN), menyampaikan berbagai problem masyarakat adat, terutama soal rendahnya pendidikan dan sulitnya akses kesehatan. Bersamaan itu, ancaman ekploitasi pegunungan meratus, memupuskan harapan masyarakat adat untuk dapat melestarikan adat, budaya dan lingkungannya.

Ganjar Pranowo merespon satu persatu yang disampaikan anak-anak muda tersebut dan memberikan motivasi agar terus berkarya tanpa kenal menyerah. Berbagai tantangan, harus disuarakan agar pemerintah mengetahui dan syukur-syukur turut mencarikan solusinya. Anak-anak muda mesti memperkuat kelompoknya, meningkat segala potensi dan kapasitas, bila perlu ikut terlibat dalam partai politik, agar partai diisi orang-orang potensial yang menyuarakan dan memperjuangan segala problem dan masalahnya.

Ganjar juga menyampaikan berbagai kasus dan program yang pernah ia buat bersama anak-anak muda lainnya di berbagai tempat. Mengembangkan produksi film-film pendek, mengusahakan pemajuan industri batik, termasuk mempopulerkannya hingga level internasional, serta memperjuangkan terpenuhinya layanan kesehatan serta pendidikan bagi masyarakat adat.

Dialog yang sangat akrab dan hangat malam itu, juga dihadiri anak-anak muda dari Sabah Malaysia, mereka berasal dari Pacos (Partners of Community Organizations in Sabah), yang datang ke rumah alam untuk belajar bersama soal pengorganisasian komunitas.

Jhericca, salah satu anak muda penggerak Pacos, menyampaikan kekhawatirannya soal tergusurnya masyarakat adat Kalimantan setelah hadirnya proyek IKN. Bahkah kata Jhericca, dampaknya sampai ke daerah Kalimantan lainnya, yaitu Sabah.

Selain dari Sabah, juga hadir 5 anak muda dari Papua, kebetulan juga sedang mengikuti program yang sama, belajar pengorganisasian komunitas di rumah alam. Christine yang berasal dari Distik Bonoi – Waropen provinsi Papua, menyampaikan akses kesehatan yang sangat sulit di kampungnya, menyebabkan tingginya angka kematian ibu dan anak, akhirnya banyak masyarakat Papua merasa belum mendapat perhatian dari pemerintah.

Sementara Hajriansyah, Ketua Dewan Kesenian Kota Banjarmasin, juga menyampaikan tentang problem-problem pengembangan kebudayaan, yang menurutnya kurang lebih sama dialami oleh semua tempat di Indonesia.

“Menurut saya pengembangan kebudayaan kurang lebih sama di alami oleh semua tempat di Indonesia. Padahal pengembangan kebudayaan sangat penting dalam rangka membentuk identitas bangsa dan daerah. Sangat bagus bila terus diciptakan event-event kebudayaan, sehingga terus hidup dan berkembang.” Ucap Hajriansyah.

Berbagai isu yang disampaikan anak muda malam itu, direspon Ganjar dengan terus memberikan motivasi kepada anak-anak muda. Dia juga bersedia menjadi bagian dari perjuangan pengembangan potensi anak-anak muda kreatif.

“Seandainya ada yang bisa dijembatani, dikomunikasikan lebih jauh dengan berbagai pihak, silahkan saja sampaikan, mungkin saya bisa membantunya”, kata Ganjar. Yang penting jangan patah semangat, jangan ada kata menyerah,” kata Ganjar.

“Jangan berhenti karena Lelah, berhentilah ketika sudah sampai”. Tandasnya mengakhiri acara dialog seraya memberikan semangat.

 

•Han/Nm