Beranda blog Halaman 318

Kasus Ganti Rugi Lahan Warga Dampak Penggusuran Pembangunan Rel Ganda Kereta Api Di Cimahi Terus Bergulir

0

CIMAHI |Infokeadilan.com  – Permasalahan penggusuran yang dilakukan oleh PT. Kereta Api Indonesia atau DJKA terhadap 9 Warga terus bergulir. Dampak dari penggusuran yang dilakukan oleh PJKAI kepada 9 orang warga tersebut saat ini hanya menjadi 6 orang yang masih memperjuangkan hak-haknya, Kamis (25/7/2024)

Sebelumnya ada 14 orang warga yang bertahan dan tidak mau menerima ganti rugi tanah dan bangunannya yang telah ditentukan oleh KJPP Aditya Iskandar & Rekan yang ditunjuk langsung oleh Kepala BPN Kota Cimahi, namun kemudian berkurang menjadi 9 orang warga.

Di ketahui, ketika uang ganti rugi di titipkan ke Pengadilan Negeri Bale Bandung yang di terima oleh Hakim Pengadilan Negeri Bale Bandung pada tanggal 25 Juni 2024. Kemudian warga yang terdampak tersebut kini hanya menjadi 6 orang yang masih bertahan dalam memperjuangkan hak-haknya.

Dari ke enam orang warga tersebut kemudian datang untuk mengadukan nasibnya ke DPRD Kota Cimahi. Pertemuan pertama terjadi pada tanggal 10 Juli 2024 di Gedung DPRD Kota Cimahi yang dihadiri pihak DJKA, pihak BPN, Camat, Lurah, KJPP dan 6 orang warga yang terdampak penggusuran.

Akan tetapi pada pertemuan yang di lakukan tersebut mereka tidak mampu menjelaskan dasar penentuan harga tanah dan bangunan warga, dan Pihak KJPP juga tidak mampu menjawab secara rinci pertanyaan pertanyaan dari warga.

Warga yang terkena dampak penggusuran resebut adalah warga yang bertempat tinggal di Jalan Bapa Ampi RW 03 Kelurahan Baros Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi Bandung yang tergusur oleh pembangunan Jalur Ganda Rel Kereta Api antara Padalarang – Bandung, di perlintasan Jalur Bogor – Yogjakarta.

Adapun nilai ganti rugi tanah dan bangunan tersebut sangatlah berbeda beda, seperti :

1. Awiliena Harga Tanah permeter Rp. 7.216. 000/m2, Bangunan Rp. 623.000/m2

2. Ursulla Harga Tanah Rp.7. 143. 000/m2

3. Inka Harga Tanah Rp. 7. 216. 000/m2, Harga Bangunan Rp. 1.754.000/m2

4. Tarti Harga Tanah Rp. 3. 750. 393/m2, Harga Bangunan Rp. 1.543. 500/m2

5. Karna Harga Tanah Rp. 3. 563. 254/m2, Harga Bangunan Rp. 2. 022. 000/m2

6. Tarsimah harga Tanah Rp. 6. 786. 648/M2, Harga Bangunan Rp.  3. 032. 083/M2

Anggota Komisi I DPRD Kota Cimahi Yulianawati saat di konfirmasi awak media terkait hal tersebut mengatakan, bahwa kedatangan 6 orang warga yang terdampak penggusuran tersebut adalah yang ke dua kalinya, karena tidak ada kejelasan setelah di pertemuan pertama.

“Dikarenakan tidak ada kejelasan penentuan harga tanah dan bangunan, maka 6 orang warga tersebut kembali mendatangi DPRD Kota Cimahi melakukan pertemuan yang kedua kali nya pada 24 Juli 2024, tetapi pihak DJKA dan KJPP Aditya Iskandar & Rekan tidak hadir. Saat itu yang hadir hanya

perwakilan BPN, Lurah, Camat, Ormas LMP, warga dan Kuasa Hukum warga.” Ucap Yulianawati Anggota Komisi I DPRD Kota Cimahi, seusai terima audensi warga yang terkena dampak penggusuran tersebut.

Menurut Yulianawati, yang di inginkan pihaknya adalah berdialog antara pihak pelaksana proyek pembangunan rel kereta ganda tersebut dengan warga yang terkena penggusuran supaya ada win-win solution atas permasalahan ganti rugi lahan milik warga yang terdampak dari pembangunan  tersebut.

“Kami ingin melakukan pertemuan, kenapa kami ingin ada pertemuan kedua belah pihak ? Yaitu supaya terjadi win win solustion. Dalam pertemuan Minggu kemarin mereka menyatakan kesediaannya untuk berdialog lagi di kantor DPRD, bahkan bertemu di rumah warga pun mereka menyanggupinya, namun setelah kami layangkan undangan kepada mereka malahan mereka tidak hadir tanpa memberikan alasan.” Ungkapnya menjelaskan.

“Pertemuan ini harus dilakukan, supaya ada solusi terbaik, karena di lokasi pembangunan sudah banyak alat berat, dan hal tersebut ibarat telah menjadi shock terafy terhadap warga yang terdampak pembangunan Rel Ganda tersebut.” Tandasnya.

“Saya aja yang bukan warga disitu merasakan deg-degan. Kita minta ada pertemuan selanjunya agar bisa mengakomodir hak-hak warga,” Tegasnya.

Menanggapi mangkirnya DJKA dan KJPP Aditya Iskandar & Rekan dalam pertemuan di gedung DPRD Kota Cimahi tersebut, salah seorang warga mengaku sangat kecewa.

“Saya sangat kecewa atas tidak hadirnya mereka. Padahal warga ingin mendengarkan penjelasan dari pihak-pihak yang berwenang terkait dengan penentuan harga tanah dan bangunannya serta pembebasan lahan miliknya.” Ujar Karna salah satu warga yang terkena dampak pembangunan tersebut.

Dengan tidak hadirnya DJKA dan KJPP tersebut, kami jadi punya persepsi dan pikiran negativ kemungkinan telah terjadi  kecurangan,” Sambungnya.

Senada dengan Inka salah satu warga mengungkapkan kecewaannya dalam pertemuan yang diadakan tersebut.

“Saya juga kecewa atas pertemuan hari ini, karena Pihak DJKA dan KJPP Aditya Iskandar & Rekan tidak hadir, kami bersama warga lainnya akan meminta kepada pengacara untuk menyurati Menteri Keuangan dan Kementerian ATR untuk mencabut izin Operasional KJPP Aditya Iskandar & Rekan tersebut.” Ungkapnya dengan penuh kekecewaan

Sementara itu, Tonahan Marpaung S.H. dan Partner selaku Kuasa Hukum warga dari LBH PKR BANDUNG mengungkapkan kekecewaan yang sama atas ketidak hadiran pihak DJKA dan KJPP untuk membahas persoalan ganti rugi lahan dalam penggusuran proyek Rel Ganda tersebut.

“Kami ingin mendengar penjelasan dari KJPP terkait dengan persoalan ganti rugi lahan milik warga tersebut, namun tak satupun pimpinan atau utusan yang menghadiri pertemuan ini. Dan pertemuan ini di rencanakan akan ada lagi pertemuan ke tiga pada minggu depan. Kami sudah menerima Surat Kuasa dari warga untuk melakukan Gugatan Minggu depan di Pengadilan Negeri Bale Bandung terkait dengan ganti Rlrugi lahan milik warga.” Pungkasnya.

 

•U.M

Duh, Sepertinya Lolos Dari Pengawasan, Proyek Pembangunan Saluran Drainase Gintungkerta Diduga Tak Gunakan Amparan Abu Pasir

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Guna meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melaui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang terus malakukan pembenahan melalui pembangunan infrastruktur dan bidang lainya di setiap wilayah yang ada di Kabupaten Karawang.

Seperti di ketahui salah satu diantaranya adalah proyek pekerjaan CV Bumi Johar yang saat ini sedang melaksanakan pembangunan saluran drainase dusun Gintungkerta RT 013/03 Desa Gintungkerta Kecamatan Klari Kabupaten Karawang yang bersumber dari dana APBD TA 2024 sebesar Rp. 189.117.000, dengan Nomor Kontrak 027.2/250/06.2.01.0012.27/KPA-SDA/PUPR/2024 Tanggal 20 Juni 2024, Volume Panjang : 170,4 M². Ukuran : 40 X 40 (Uditch) dengan masa pengerjaan selama 65 hari kalender terindikasi kuat dugaan tidak sesuai teknis.

Pasalnya, meskipun lokasi kering tak berair terlihat pada pemasangan Uditch tersebut diduga tidak di beri landasan arugan abu pasir sebagaimana ketentuan yang sudah di tetapkan. Dan pihak pengawas dari dinas terkait diduga membiarkan hal tersebut terjadi.

Padahal jelas didalam pemasangan Uditch aturan yang harus di laksanakan itu ada beberapa item. Salah satu diantaranya urugan atau landasan dasar abu pasir sebelum kontruksi Uditch di pasang.

Selain itu apabila pada pemasangan Uditch yang kurang tepat dapat berpotensi terhadap penyumbatan saluran air, karena dalam setiap pemasangannya sering di temukan posisi yang kurang tepat atau miring bahkan bergelombang cenderung naik turun dan terkadang terlihat pada natt sambungannya pun tidak terpasang rapi.

Salah satu pekerja saat di konfirmasi awak media tentang bagaimana teknis pekerjaan yang sebenarnya dan siapa mandor lapangan serta pihak pelaksananya di lokasi proyek pembangunan saluran drainase tersebut mengatakan, dirinya hanya bekerja dan tugasnya menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Saya mah hanya kerja pak, jadi apa yang di tugaskan kepada saya, ya saya kerjakan. Lebih jelasnya mah tanya aja mandornya pak, ke pak H.” Ucap pekerja yang tidak mau di sebut namanya.

Ketika di tanya sudah berapa lama pekerjaan tersebut berlangsung, menurutnya bahwa pekerjaan tersebut sudah hampir lima hari.

“Ya kalau pekerjaan mah, ini sudah hampir lima hari pak. Kalau pekerjaannya mah punya bos H.” Jawabnya singkat.

Namun sebelumnya pada Sabtu 20/7/2024 saat pekerjaan tersebut sedang melaksanakan penggalian, di lokasi awak media mendapat informasi bahwa proyek tersebut sebagai pelaksananya adalah inisial H. Setelah melakukan pekerjaan sebagai kontrol sosial, maka awak media menghubungi H.

Selanjutnya, untuk lebih memastikan, pada Senin 22/7/2024 awak media kembali ke lokasi dan kembali menanyakan kepada para pekerja. Mendapat informasi dari pekerja di lokasi, dan guna mengedepankan azas praduga tak bersalah akhirnya awak media coba menghubungi H melalui sambungan telepon.

Dan pada saat di konfirmasi H mengakui bahwa lokasi tersebut adalah proyek pekerjaan yang sedang dikerjakannya.

“Ya, betul kang itu pekerjaan saya, ada apa emang kang. Mohon maaf saya lagi di jalan sedang bawa motor.” Jawabnya melalui sambungan telepon Whatsap.

Ketika di tanya tentang teknis dari pekerjaan tersebut H menjawab, ” Iya itu pekerjaan saya kang, maaf saya lagi di jalan.” Cetusnya dengan nada sinis seraya tak menghiraukan.

Terkait dengan adanya hal tersebut kepada pihak terkait dalam hal ini dinas PUPR Karawang untuk segera turun ke lokasi untuk segera mengkroscek dan bila perlu berikan tindakan tegas agar tidak lagi ada oknum melakukan hal yang sama.

•Tim

 

Pemancing Dilaporkan Hilang Dan Tenggelam Di bawah Kolong Jembatan Bangkir

0

INDRAMAYU |Infokeadilan.com – Seorang laki laki di laporkan hilang tenggelam saat memancing di kolong jembatan bangkir,. Seketika jembatan bangkir di kerumuni oleh warga yang menyaksikan upaya pencarian korban yang melibatkan Tim SAR gabungan bersama warga masyarakat sekitar.

Informasi dihimpun melalui saksi mata di lokasi kejadian korban dilaporkan tenggelam sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (24/07/2024)

Belakangan korban diketahui bernama Carsidi alias Celo warga desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu.

Kejadian bermula, saat Celo bersama beberapa rekannya sedang melakukan spot memancing tepatnya di bawah Jembatan Bangkir.

Kemudian korban lantas hendak berniat berpindah lokasi. Yakni di bawah kaki jembatan Bangkir yang berada di tengah sungai.

Sehingga Korban pun lantas berenang menuju tempat spot yang dituju. Di duga korban tidak pandai berenang, pada saat itulah, korban dinyatakan hilang dan tenggelam.

Camat Lohbener, Mardono membenarkan peristiwa itu. Pencarian pun langsung dilakukan oleh Tim SAR Gabungan.dari BPPD Kabupaten Indramayu bersama Tagana serta aparat TNI, Polri, pamong desa serta masyarakat sekitar.

“Proses pencarian langsung dilakukan oleh tim dari Kabupaten dan korban masih belum ditemukan” kata dia.

Upaya pencarian pertama dilakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, pencarian juga dilakukan oleh masyarakat setempat.

Sampai berita ini di turunkan korban tenggelam warga Desa Rambatan Kulon tersebut masih belum di temukan, dan pencarian pun masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan Kabupaten Indramayu.

 

•Uswah

Hasil Audit 2023, Laba Dan Kinerja PAM Bandarmasih Meningkat

0

BANJARMASIN |Infokeadilan.com – PAM Bandarmasih kembali gelar press rilis neraca komparatif (Audit) per 31 Desember 2022 dan 31 Desember 2023, di Aula PAM Bandarmasih, Rabu (24/7/2024).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Direktur Utama (Dirut) PAM Bandarmasih Muhammad Ahdiat, didampingi Driektur Umum dan Pemasaran (Dirum) Syahrani, dan dihadiri oleh Dewan Komisaris PAM Bandarmasih yang diwakili Hj Karlina.

Berdasarkan hasil audit keuangan dan kinerjanya, laba PAM Bandarmasih mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Utama (Dirut) PAM Bandarmasih Muhammad Ahdiat mengatakan, Berdasarkan dari hasil penilaian PUPR, hasil kerja selama tahun 2023 PAM Bandarmasih mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ditahun 2022 kita mendapatkan nilai 3,81, sedangkan di tahun 2023 kita mendapatkan nilai 3,94,” ujar Ahdiat, kepada awak media.

“Ditahun 2023 kita juga mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dengan evaluasi kinerja yang baik dan sehat, dan kita juga tetap mempertahankan opini WTP ini selama 23 tahun terakhir,” lanjutnya.

Kata Ahdiat, untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik kepada Pelanggan, kedepannya Pihaknya akan mempersiapkan dan melaksanakan beberapa program, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang.

“Untuk distribusi saat ini kita fokuskan melakukan peningkatan terhadap distribusi pelayanan di Kawasan Banjarmasin Barat dan Utara,” kata Ahdiat.

“Jadi untuk infrastruktur seperti perpipaan akan kita lakukan peremajaan, karena memang saat ini untuk kondisi perpipaannya masih terbilang tua, sehingga masih belum maksimal dalam melalukan pelayanan,” sambungnya.

Selain itu, papar Ahdiat, dalam mempermudah Pelanggan, saat ini PAM Bandarmasih juga telah meluncurkan aplikasi Bandarmasih Mobile tahap I.

Dalam aplikasi ini para Pelanggan dapat melakukan pengecekan informasi rekening, pengaduan, dan informasi adanya gangguan di lapangan.

“Jadi misalkan adanya gangguan di lapangan, Pelanggan bisa melihat langsung informasi dan progres perbaikan di lapangan. Karena dalam aplikasi tersebut sudah terhubung dengan aplikasi Petugas di lapangan,” papar Ahdiat.

“Kedepannya akan kita kembangkan lagi untuk tahap ke 2, sehingga para Pelanggan bisa melakukan transaksi pembayaran dan pendaftaran pemasangan baru, sehingga tidak perlu lagi Pelanggan pergi ke kantor,” lanjutanya.

Terlepas dari itu, tutur Dirut, untuk Sumber Daya Manusia (SDM) internal di PAM Bandarmasih juga akan kita tingkatkan menjadi lebih baik lagi.

“Seperti pelatihan untuk meningkatkan kemampuan para Pegawainya, sehingga dapat memberikan peyalanan yang lebih prima lagi ke para pelanggan,” pungkasnya.

 

 

•Han

Polda Kalsel Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada 2024

0

BANJARMASIN |Infokeadilan.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar Simulasi Pengamanan Kota Operasi Mantap Praja Intan 2024 dalam rangka kesiapan pengamanan Pilkada Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Lapangan Murjani Banjarbaru, Rabu (24/7/2024) pukul 08.00 WITA.

Simulasi ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan koordinasi seluruh jajaran Polda Kalsel dalam menghadapi berbagai potensi ancaman dan gangguan keamanan selama pelaksanaan Pilkada 2024. Dalam simulasi ini, berbagai skenario situasi darurat dan gangguan keamanan dipraktikkan, termasuk penanganan kerusuhan massa, ancaman teroris, serta pengamanan VIP.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangan Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, S.H., M.H. menyampaikan bahwa Polda Kalimantan Selatan dan Polres Jajaran maupun stakeholder lainnya telah siap menyambut Pilkada serentak tahun 2024.

Namun, lanjut Kapolda Kalsel, apa yang disampaikan dan disimulasikan saat ini diharapkan tidak terjadi diwilayah Kalimantan Selatan. Selain simulasi, kita juga selalu melakukan Deklarasi Damai mengajak masyarakat menyambut antusias Pilkada 2024, dengan damai dan gembira.

Untuk pengerahan personel, Irjen Pol Winarto mengatakan masih menunggu instruksi dari Mabes Polri yang akan disampaikan pada saat digelarnya Operasi Pengamanan Pilkada Serentak 2024.

Terkait daerah rawan, Kapolda menyampaikan bahwa semua wilayah di Kalimantan Selatan diasumsikan rawan. Namun, ada beberapa titik yang menjadi atensi dan perlu diantisipasi oleh pihaknya.

“Ada beberapa hal yang dianggap rawan, menurut Kapolda Kalsel, seperti karakter wilayah yang masing-masing berbeda, yakni jarak yang jauh, kondisi wilayah bahkan situasi politik diwilayah tersebut.” Jelasnya.

“Insya Allah tidak ada rawan konflik, karena kita sudah sangat siap dan berusaha semaksimal mungkin,” ucap Kapolda Kalsel.

Sementara itu Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor pada kesempatannya mengapresiasi kesiapan Polda Kalsel dan Jajaran dalam menyambut pesta demokrasi Pilkada Serentak tahun 2024.

“Kami berharap Pilkada 2024 dapat berjalan aman, damai dan lancar serta sukses untuk masyarakat Banua Kalimantan Selatan, Negara Republik Indonesia pada umumnya.” Harapnya.

“Mari masyarakat berbondong-bondong datang ke TPS menggunakan hak suaranya untuk memilih pemimpin lima tahun kedepan,” Harap Gubernur Kalsel.

 

 

•Han

Tahun Ajaran Baru, SMAN 1 Rawamerta Karawang Luncurkan Program Dan Inovasi Baru, Simak Penjelasannya

KARAWANG |Infokeadilan.com – Terapkan disiplin tinggi dan tanamkan pola hidup sehat serta jaga kondisi fisik yang stabil dan prima bagi siswa merupakan bagian dari Usaha Kesehatan Sekolah. Hal tersebut juga merupakan upaya satuan pendidikan dalam menanamkan, menumbuhkan, mengembangkan serta meningkatkan kemampuan hidup sehat bagi siswa di sekolah, salah satunya dengan penerapan perilaku disiplin, hidup bersih dan sehat untuk lebih meningkatkan derajat kesehatan peserta didik.

Sebagai sekolah yang mengutamakan kedisiplinan dan pola hidup sehat SMAN 1 Rawamerta Karawang luncurkan inovasi baru yakni Program Sarapan Sehat Bersama.

Program Sarapan Sehat bersama tersebut merupakan program terbaru yang akan di terapkan kepada seluruh siswa yang ada di lingkungan SMAN 1 Rawamerta Karawang.

Kegiatan di ikuti oleh 903 siswa dan 45 guru beserta Tata Usaha tersebut di lakukan sebelum masuk jam pelajaran yang dilaksanakan di halaman sekolah secara bersama sama antara guru dan seluruh siswa.

Kepala Sekolah SMAN 1 Rawamerta Karawang Dr. Epul Saepul S.Pd.i, M.Pd dalam sambutanya menyampaikan, pihaknya menginisiasi kegiatan tersebut atas dasar ikatan emosional yang kuat dengan siswa.

“Pagi ini di SMAN 1 Rawamerta dilaksanakan kegiatan sarapan sehat bersama seluruh warga SMA 1 Rawamerta. Kami menginisiasi kegiatan ini untuk menjadi sebuah program keunggulan kami sebagai bukti bahwa kami punya ikatan emosional yang kuat antara guru dengan seluruh peserta didik.” Ucapnya saat memberikan sambutan sebelum acara Sarapan Sehat Bersama di mulai, Rabu (24/7/2024).

Foto : Dr. Epul Saepul S.Pd,i. M.Pd Kepala Sekolah SMAN 1 Rawamerta

Lebih lanjut Epul menerangkan, bahwa program tersebut di lakukan guna mendukung program pemerintah terkait dengan pola makan yang sehat dan bergizi.

“Program ini kami lakukan guna mendukung program pemerintah terkait dengan pola makan yang sehat dan bergizi, dan program ini kami coba di tahun pelajaran 2024-2025. Kegiatan Sarapan Sehat Bersama ini akan kami laksanakan setiap hari Rabu. Setiap siswa diharapkan melaksanakan sarapan. Dan  makanan sarapan tersebut di bawa dari rumah masing masing. Akan tetapi pola makanannya yang betul-betul sehat yang terkandung makanan yang bergizi, misalnya ada sayurnya, ada ikan atau daging, bahkan harus ada buah-buahannya. Jadi orang tua siswapun harus tahu bahwa anak kita harus disiapkan gizinya yang baik.” Ungkapnya.

“Saat ini pemerintah sangat konsen terhadap kesehatan anak stunting dan program yang telah direncakan berikutnya adalah program makan siang gratis. Kami SMAN 1 Rawamerta Karawang menginisiasi kegiatan tersebut, bahwa ini penting untuk membangun emosional kekeluargaan antara guru dengan siswanya.” Sambungnya.

“Kami berharap kedepan bahwa dalam setiap program kami punya makna tersendiri yang dapat memberikan edukasi dan warna baru dan nilai manfaat yang baik. Dan kami juga berharap secara umum bahwa seluruh warga sekolah SMAN 1 Rawamerta bisa sehat, sehat jasmaninya, sehat fisiknya maupun sehat mentalnya, sehingga bisa melakukan berbagai kegiatan yang dilaksanakan di SMAN 1 Rawamerta.” Pungkasnya.

 

•Red

Sambut Tim Penilai Pelayanan Publik Perwakilan Ombudsman RI Jawa Barat, Kapolres Subang : Apresiasi Terbentuknya Tim Akselerasi Dan Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik

0

SUBANG |Infokeadilan.com – Tim Penilai Pelayanan Publik dari Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa Barat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik 2024 yang akan menilai pemenuhan dimensi dan komponen standar pelayanan publik oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia Resor Subang, Rabu (24/7/2024)

Kegiatan penilaian tersebut dilakukan bersama dengan diskusi publik serta Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Ombudsman RI dan enam pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat, yaitu: Pemerintah Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, Kota Cirebon, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tasikmalaya.

Mulai tahun 2023, Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa Barat telah mendorong pemerataan kualitas pelayanan publik melalui pembentukan tim akselerasi pelayanan publik.

Dan pada tahun 2024, dengan semangat kolaborasi untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkeadilan di Jawa Barat, Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat dan enam pemerintah kabupaten/kota dihadiri oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk menjadikan penyelenggaraan pelayanan publik sebagai prioritas utama dalam pembangunan melalui nota kesepakatan bersama.

Dalam kegiatan sosialisasi penilaian penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2024 yang bertema “Membangun Jawa Barat Berkelanjutan, Merayakan Kolaborasi dalam Pelayanan Publik, Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat ingin mendorong seluruh pihak, baik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Barat, serta kementerian/lembaga yang berada di Jawa Barat, untuk bersinergi tidak hanya dalam implementasi, tetapi juga dalam tahap perencanaan pembangunan.

Anggota Ombudsman RI, menyampaikan bahwa pelayanan publik yang dinamis harus mengikuti perkembangan dan kebutuhan masyarakat.

“Terkait dengan pelayanan publik yang dinamis harus mengikuti perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Kedepannya, Ombudsman secara berkelanjutan akan memastikan upaya peningkatan dan pemerataan pelayanan publik dilakukan di seluruh sektor di Jawa Barat.” Ucap salah satu anggota Ombudsman RI.

“Tidak hanya pada lokus yang dijadikan sampel dalam penilaian pelayanan publik tahun 2024, namun melalui tim akselerasi pelayanan publik, diharapkan tidak ada disparitas pelayanan.” Tandasnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu menyampaikan, bahwa Polres Subang berkomitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan publik dan mengapresiasi atas terbentuknya tim akselerasi layanan publik.

“Tim ini merupakan kolaborasi antara perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa Barat bersama Pemprov Jabar, Kabupaten/kota khusunya Polres Subang untuk mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik di Provinsi Jabar, Kabupaten dan Kota di Jawa Barat khususnya hari ini di Polres Subang” Pungkasnya.

 

 

•Red

Sumber : Humas Polres Subang

Peduli Sesama, Keluarga Besar Saung Padjajaran II Santuni 100 Anak Yatim Dan Piatu

0

TANGERANG |Infokeadilan.com – Kegiatan yang rutin di adakan setiap tahun di bulan muharram, keluarga Besar Saung PajajaranII,(KBSPII), mengangkat tema “Berbagi Kasih Bersama 100 Anak Yatim dan Piatu Mencapai Kehidupan yang Penuh Manfaat dan Barokah”, Selasa (23/07/2024).

Bertempat di padepokan KBSPII,
Kampung Sepatan RT 02/04 kelurahan Sepatan Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang Banten
100 Anak yatim dan piatu
berkumpul dan berdoa bersama keluarga besar saung Padjajaran II (KBSP II)

Acara diawali dengan Tausyiah dan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an Usai melakukan Tausyiah dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, acara tersebut dilanjutkan dengan sambutan-sambutan

Santunan Berbagi Kasih Bersama 100 Anak Yatim dan Piatu dihadiri oleh seluruh jajaran KBSPII,Habib Hasan bin Abdurrahman Al-Kaff ketua DPD FPI Provinsi Banten,Lurah Sepatan Suyatno,SE, Rt,RW, Para Alim ulama ,Tokoh Masyarakat, Pemuda Karang Taruna beserta jajarannya.

Franky Ketua KBSP II mengatakan,
“Dalam rangka acara santunan Anak Yatim ini marilah kita tingkatkan bersama keimanan islam dan kepedulian kita kepada Anak Yatim, Piatu”, Ucapnya”.

Lanjut Franky ketua KBSP II“kegiatan keagamaan ini merupakan bentuk rasa syukur kita atas nikmat yang ada sampai saat ini,

Kita sebagai Manusia harus selalu Banyak-banyak beristigfar kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita,” Ungkapnya.

“Badriawan Bule ketua RT.02/04 menambahkan Puji syukur saya sebagai ketua RT banyak – banyak terimakasih karna setiap tahun KBSP II selalu membuat kegiatan yang baik dan positif contohnya pada hari ini,saya sangat tersentuh di setiap tahunnya KBSP II selalu membuat santunan 100 anak yatim dan piatu se- kelurahan Sepatan ”Pungkasnya”.

Lebih detail ketua RT memaparkan bukan cuma santunan saja KBSP II, sering membuat kegiatan sosial seperti kepedulian terhadap lingkungan baik di lingkungan sendiri ataupun di luar daerah yang memang terkena musibah,pokoknya KBSP II ini luar biasa banyak bantu masyarakat dan kepedulian sosialnya sangat tinggi” Tandas ketua RT.02/04″,

“Acara terakhir doa penutup oleh Ustadz.Mulyadi dan berlanjut dengan salam-salaman bersama Abah Ustd.Muhdi Pimpinan KBSP II, Sambil melaksanakan sholawat Do’a serta keberkahan, kelancaran,”Tutupnya”.

 

 

•Rudolf/Tim

SDN Pucung V Gelar Acara 1 Muharam Dan Santunan Bagi Siswa Yatim Piatu

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Sebanyak 11 siswa yatim dan piatu yang menuntut ilmu di SDN Pucung V Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang menerima santunan dari sekolah, Jum’at (18/7/2024)

Kegiatan yang di lakukan tersebut bertepatan dengan tanggal 10 Muharram. Dimana tanggal dan bulan itulah yang lebih tepat dan lebih mulia untuk memuliakan anak yatim dan piatu.

Kepala Sekolah SDN Pucung V Siti Nurhasanah menjelaskan kegiatan santunan bagi siswa yatim dan piatu tersebut  merupakan kegiatan rutin sekolah yang diadakan setiap setahun sekali dibulan Muharram.

“Kegiatan ini adalah agenda rutin sekolah setiap tahun di bulan Muharram dengan memberikan santunan bagi siswa yatim dan piatu yang bersekolah disini dari kelas satu sampai kelas 6.” Jelasnya.

“Kita berupaya berbagi untuk anak yatim dan piatu, khususnya siswa kita agar mereka merasa memiliki keluarga disekolah. Orang tua murid yang mampu kita libatkan untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.” Sambungnya.

“Santunan diberikan kepada anak-anak yatim berupa uang yang merupakan partisipasi guru bersama komite sekolah dan didukung oleh orang tua siswa.” Terangngnya.

“Terima kasih kepada seluruh guru dan pihak terkait serta para orang tua murid mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 yang sudah ikut berpartisipasi dan mendukung pada kegiatanan ini.” Tuturnya.

“Semoga segala kebaikan yang sudah di berikan hari ini menjadi amal ibadah nanti, menjadi amal kebaikan dan mendapat balasan pahala dari Allah SWT, Aamiiin ya robbal alamin.” Pugkasnya dengan mendo’akan.

 

•Edi

Peduli Lingkungan, Mahasiswa PPG ULM Bikin Kejutan Di SMPN 3 Banjarmasin

BANJARMASIN KALSEL |Infokeadilan.com – Mahasiswa PPG Prajabatan Gelombang 2 Pendidikan Matematika ULM Banjarmasin kelompok 2 menggelar proyek kepemimpinan dengan penerapan Steam melalui Ecobrick di SMPN 3 Banjarmasin, Senin (23/7/2024).

Ketua pelaksana, Muhammad Syahbani, S.Math menyampaikan, tema yang diangkat dari kegiatan ini kepedulian dan kretivitas siswa terhadap lingkungan melalui penerapan STEAM dengan mentransformasi sampah plastik menjadi Ecobrick untuk Indonesia emas yang hijau dan lestari.

Sebagai salah satu sekolah yang belum menerapkan proyek Steam secara luas, SMP Negeri 3 Banjarmasin menjadi pilihan yang ideal untukmengimplementasikan kegiatan ini.

“Profil sekolah ini mendukung diadakan proyek, yaitu memiliki jumlah siswa yang cukup banyak (712 siswa) untuk menjangkau program dengan maksimal, memiliki lokasi yang strategis di pusat kota Banjarmasin sehingga mudah diakses oleh berbagai pihak,” kata Syahbani.

Kemudian, di sekolah ini juga memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan melestarikan lingkungan, serta memiliki kerjasama yang baik dengan berbagai pihak terkait, sepertidinas pendidikan dan kebudayaan, organisasi lingkungan, dan masyarakat sekitar.

Dengan demikian, dilaksanakannya kegiatan Ecobrick di sekolah ini diharapkan dapat
meningkatkan kepedulian dan kreativitas siswa terhadap lingkungan sertamemberikan dampak positif yang signifikan bagi sekolah dan komunitas sekitar.

“Permasalahan di sekolah masih banyaknya penggunaan sampah plastik yang cukup banyak dalam konsumsi makanan dan jajanan sekolah. Sehingga banyak sampah plastik yang diproduksi sekolah. Oleh karena itu, perlu adanya pembangunan dan pendidikan berkelanjutan dalam bidang lingkungan hidup,” terangnya.

Salah satu programdan pendidikan lingkungan hidup adalah Program Adiwiyata. Program Adiwiyatadapat disebut sebagai program untuk mewujudkan sekolah peduli dan berbudaya
lingkungan hidup di sekolah.

“Tujuan dari program ini adalah untuk mewujudkanwarga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan,” cetusnya.

Di samping itu, sekolah adiwiyata juga menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah sebagai tempat kegiatan pembelajaran.

Kata Syahbani, SMPN 3 Banjarmasin merupakan salah satu dari sekolah adiwiyata yang ada di Kota Banjarmasin, maka sangat tepat untuk memanfaatkan sampah plastik sebagai bahan untuk meningkatkan kreativitas sekolah dalam program adiwiyata.

“Kami memilih SMPN 3 Banjarmasin sebagai tempat dari pelaksanaan kami untuk melaksanakan salah satu kegiatan yang dapat diintegrasikan dengan Steam yaitu dengan membuat Ecobric,” terangnya.

Ia menyebutkan, dari info yang didapat, dikatakan proyek kepemimpinan penerapan steam melalui ecobric di SMPN 3 Banjarmasin ini menjadi salah satu penilaian sekolah adiwiyata selanjutnya.

“Ini sangat membuat kami senang dan bangga, proyek kepempinan bisa membawa dampak positif dan bermanfaat bagi siswa dan sekolah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP negeri 3 Banjarmasin, H Jumberi SPd.MM mengaku pihaknya menggalakan penanaman dilingkungan sekolah sama seperti yang dilakukan Paman Birin dalam program revolusi hijau. Selain itu sekolahnya juga melakukan penataan lingkungan agar terlihat bersih dan asri.

“Kami sangat menyambut dengan baik adanya proyek kepemimpinan dari mahasiswa PPG prajabatan gelombang 2 ini karena membantu siswa untuk melatih keterampilan dan mengedukasi agar bisa menjaga lingkungan sekolah tetap bersi,” ungkapnya.

Selain itu, kegiatan ini juga membantu siswa agar bisa memanfaatkan sampah di sekitar sekolah untuk dijadikan barang yang bisa bermanfaat.

“Sekolah ini juga sangat peduli dengan lingkungan, karena dulu kita pernah membuat bank sampah,” tegasnya.

Ia menyebutkan, pihaknya juga mendapat bantuan berupa mesin pemotong sampah.

“SMPN 3 Banjarmasin menjadi sekolah adiwiyata, dulu yang dinilai itu dari segi kebersihan, penerapan karya ramah lingkungan,” jelasnya.

Ia berharap, semoga siswa bisa menjaga lingkungan sekolah dari sampah dan memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat.

 

 

•Han