Beranda blog Halaman 32

Momentum Refleksi Hari OTDA Ke 30, Bupati : Tekankan Pelayanan Maksimal Untuk Masyarakat 

KARAWANG |Infokeadilan.com – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-30 Tahun 2026. Acara yang berlangsung khidmat di Plaza Pemda Karawang pada Senin (27/4/2026) ini mengusung tema besar “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”.

Bertindak selaku inspektur upacara, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menekankan bahwa momentum peringatan ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan momen refleksi untuk melihat sejauh mana dampak nyata otonomi daerah telah dirasakan oleh masyarakat.

Dalam amanatnya, Bupati Aep menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Hal ini diwujudkan melalui penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan responsivitas dalam setiap kebijakan.

“Kita terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif. Pemerintah daerah harus menjadi motor penggerak pembangunan yang benar-benar berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Disebutkan bahwa capaian otonomi selama 30 tahun ini menjadi pijakan untuk terus mengoptimalkan pelayanan publik di tengah berbagai tantangan dan dinamika yang ada.

Lebih jauh, Bupati menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar jenjang pemerintahan. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran dan berpihak pada rakyat.

Tak lupa, ia juga mengingatkan agar seluruh kegiatan pemerintahan senantiasa berlandaskan prinsip efisiensi dan penghematan anggaran, sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia.

Di akhir sambutannya, Bupati Aep mengajak seluruh jajaran pemkab dan pemangku kebijakan untuk bekerja lebih keras lagi.

“Mari kita jadikan otonomi daerah ini sebagai sarana untuk menghadirkan pemerintahan yang semakin dekat dengan rakyat. Semakin melayani, maka semakin dirasakan pula manfaat dan kehadirannya oleh masyarakat Karawang,” tutupnya.

 

•AS

Hadiri Acara Halal Bihalal dan Pelepasan Jemaah Haji, Ketua LPM Mekarjati Sampaikan Pesan Bermakna

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Suasana kekeluargaan dan kebersamaan terasa sangat kental dalam acara Halal Bihalal sekaligus pelepasan jamaah haji yang digelar oleh Keluarga Almarhum Bapak H. Carma dan Almarhumah Ibu Hj. Onih, pada Minggu (26/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kampung Iplik, RT 04/12, Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat ini juga dihadiri oleh Karsum Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Mekarjati, tokoh agama, tokoh masyarakat, para ustadz dan ustadzah, tokoh pemuda, ketua RW dan RT serta jamaah yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Karsum Ketua LPM Mekarjati menyampaikan sambutan yang penuh makna dan menyentuh hati. Ia mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa menjaga silaturahmi serta mempererat tali persaudaraan antarwarga.

Lebih jauh, ia mengajak seluruh masyarakat Kampung Iplik dan hadirin yang hadir untuk bahu-membahu memanjatkan doa.

“Mari kita bersama-sama mendoakan agar saudara-saudara kita yang akan berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekah diberikan kelancaran, kesehatan, dan kemudahan dalam setiap langkahnya. Semoga ibadah mereka diterima oleh Allah SWT dan pulang dengan membawa haji yang mabrur,” ujarnya dalam pesan yang disampaikan.

Semoga dengan kebersamaan dan doa bersama ini, segala niat baik dan ibadah yang dilakukan senantiasa mendapatkan berkah dan ridho dari Allah SWT.

•AS

486 Warga Ikuti Pemilihan Ketua RT 13/06 Desa Sarimulya Kotabaru

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Proses demokrasi di tingkat lingkungan berjalan dengan tertib dan lancar. Warga Dusun Bakan Maja Barat, Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, menggelar pemilihan Ketua RT 13 RW 06 yang berlangsung di halaman Mushola Al Hikmah, Minggu (26/4/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari Kepala Keluarga, tokoh masyarakat, unsur Linmas, hingga panitia penyelenggara. Suasana terlihat sangat kondusif dan penuh kekeluargaan.

Pemilihan ini digelar menyusul berakhirnya masa bakti Ketua RT sebelumnya yang memutuskan untuk mengundurkan diri lantaran faktor usia. Sesuai aturan yang berlaku, pemilihan dilakukan secara langsung oleh warga yang memiliki hak pilih.

Dalam kontestasi kali ini, terdapat tiga nama yang menjadi kandidat, yaitu Bang Opik, Bang Yudi, dan Ibu Devi.

Ketua Panitia Penyelenggara, Samsuri, menyampaikan bahwa mekanisme pemilihan berjalan sangat tertib.

“Alhamdulillah, agenda pemilihan di Dusun Bakan Maja Barat RT 13/06 berjalan lancar. Batas waktu pemberian hak suara ditutup pukul 12.00 WIB dan dilanjutkan proses penghitungan suara pukul 14.00 WIB,” ujar Samsuri.

Terlihat antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti dengan kedatangan warga yang memadati lokasi pencoblosan. Total terdapat 486 hak pilih yang menggunakan suaranya dalam pemilihan kali ini.

Berdasarkan hasil keputusan musyawarah, terpilihlah Ketua RT baru yang akan menjabat untuk periode ke depan. Masa jabatan ditetapkan selama 5 tahun, atau akan disesuaikan kembali jika nantinya terdapat peraturan baru yang mengatur.

Dalam kesempatan tersebut, Samsuri selaku Ketua Panitia menyampaikan ucapan selamat kepada pemenang.

“Kami selaku panitia mengucapkan selamat kepada yang terpilih. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik, profesional, dan bertanggung jawab,” ucapnya.

Lebih jauh, ia berharap agar Ketua RT yang baru dapat bekerja maksimal demi kepentingan bersama.

“Harapan kami, semoga yang terpilih mampu menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan amanah dalam melayani seluruh warga,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua RT yang baru terpilih menyampaikan komitmennya.

“Semoga dengan terpilihnya saya, mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik dalam urusan pemerintahan maupun dalam meningkatkan kualitas kehidupan sosial di wilayah ini,” tandasnya.

 

•Edi Bahar

DLH Karawang Temukan Banyak IPAL MBG yang Beroperasi Belum Sesuai Standar 

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang menemukan fakta bahwa masih banyak instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di dapur umum program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi belum sepenuhnya sesuai prosedur teknis yang berlaku.

Temuan ini didapatkan setelah pihak DLH melakukan serangkaian pengecekan langsung ke sejumlah titik pelaksanaan program MBG yang tersebar di wilayah Kabupaten Karawang.

Kepala DLH Karawang, Asep Suryana, dalam keterangannya yang dikutip dari media iNewsKarawang.id, pada Kamis (23/4/2026), menyatakan bahwa meskipun sebagian besar lokasi telah dilengkapi dengan fasilitas IPAL, namun dalam praktiknya pengoperasiannya belum berjalan maksimal.

“Kebanyakan IPAL itu ada, tapi tidak sesuai dengan prosedur. Tahapannya belum berjalan maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, secara teknis pengolahan limbah seharusnya melalui beberapa tahapan proses hingga mencapai kondisi aman sebelum akhirnya dibuang ke lingkungan. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa proses ideal tersebut belum sepenuhnya diterapkan.

“Harusnya ada proses A, B, C, sampai akhirnya tidak berbau dan layak dibuang. Tapi saat ini belum maksimal, belum sampai ke titik nol atau kondisi aman,” tandasnya.

Hingga saat ini, DLH mencatat sudah ada tiga titik lokasi yang mendapatkan pembinaan intensif terkait pengelolaan limbah dan fungsi IPAL. Langkah ini diambil setelah adanya komunikasi dan koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN), khususnya terkait aspek pengelolaan lingkungan dari kegiatan dapur MBG.

Selain persoalan teknis IPAL, DLH juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas dalam pengelolaan sampah. Meski demikian, pendekatan yang dilakukan saat ini masih bersifat edukatif dan pembinaan, bukan tindakan penindakan atau sanksi.

“Dari laporan petugas kami, ada tiga titik yang diberikan pembinaan di wilayah Kabupaten Karawang,” jelasnya.

“Kami ke lapangan bukan untuk memberi sanksi dulu, tapi pembinaan. Karena belum tentu mereka memahami cara pengolahan IPAL yang baik dan benar,” tegasnya.

Saat ini, menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang masih dalam tahap pendataan menyeluruh mengenai jumlah titik MBG yang sudah beroperasi. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar evaluasi dan langkah tindak lanjut yang lebih komprehensif.

“Masih dalam tahap pemeriksaan dan pendataan. Nanti setelah selesai, baru akan diketahui berapa titik yang sudah dibina,” pungkasnya.***

Menuju Karawang Sehat dan Wujudkan Lingkungan Bersih, Warga RW 10 Palumbonsari Gelar Kerja Bakti Massal

KARAWANG |Infokeadilan.com – Semangat gotong royong kembali terlihat nyata di lingkungan RT 01/RW 10, Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur. Puluhan warga terlihat bahu-membahu melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan, Minggu (26/4/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari surat edaran Pemerintah Kelurahan Palumbonsari yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungan masing-masing.

Acara yang berlangsung sejak pagi hari ini dipimpin langsung oleh Kepala RW 10, Bapak Darmawan, yang juga menjabat sebagai Sekjen Forum RW Kelurahan Palumbonsari.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua RW 10 Marwan sapaan akrabnya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas antusiasme dan partisipasi aktif seluruh warga yang telah meluangkan waktunya.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur melihat semangat Bapak/Ibu warga yang begitu tinggi dalam kegiatan kerja bakti ini. Ini adalah bukti nyata kepedulian kita bersama terhadap lingkungan tempat tinggal,” ujar Darmawan.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan kewajiban bersama demi menciptakan lingkungan yang sehat, asri, dan nyaman.

“Sesuai dengan himbauan dan surat edaran dari Kelurahan, mari kita jadikan budaya untuk selalu menjaga kebersihan. Lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya tugas petugas kebersihan saja,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli dan sigap dalam merespons kondisi lingkungan sekitar.

“Saya mengajak seluruh warga, mari kita jaga kebersihan halaman dan selokan di depan rumah masing-masing. Jangan biarkan sampah menumpuk atau rumput liar tumbuh tinggi, karena itu bisa menjadi sarang penyakit dan nyamuk. Jika kita rutin melakukan hal kecil ini, insya Allah lingkungan kita akan menjadi tempat yang sehat dan menyenangkan untuk ditinggali,” tandasnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan semakin meningkat dan dapat menjadi contoh positif bagi lingkungan lainnya.

•AS

Silakda ICMI Purwakarta : Asisten Sekda Tekankan Sinergi Untuk Pembangunan Berkelanjutan

0

PURWAKARTA |Infokeadilan.com  – Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kesejahteraan Rakyat, H. Dicky Darmawan, SH, M.Hum, menghadiri acara Silaturahmi Kerja Daerah (SILAKDA) Majelis Pengurus Daerah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Purwakarta Periode 2022-2027, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Diklat Tritangtu PGRI Purwakarta ini berjalan lancar, penuh kekeluargaan, dan dihadiri oleh jajaran pengurus ICMI, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur organisasi kemasyarakatan lainnya.

Kehadiran Asisten Sekda dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap peran strategis ICMI. Organisasi ini dinilai memiliki kontribusi besar dalam pembangunan daerah, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan nilai-nilai keislaman yang moderat dan berkemajuan.

Dalam sambutannya, H. Dicky Darmawan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya SILAKDA ini. Ia menilai kegiatan ini bukan hanya sekadar pertemuan, melainkan wadah strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkokoh konsolidasi organisasi.

Lebih jauh, ia menegaskan posisi penting ICMI sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

“ICMI memiliki posisi yang sangat strategis dalam memberikan kontribusi pemikiran, inovasi, dan solusi nyata bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh pengurus dan anggota ICMI untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan, terutama yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan rakyat.

Melalui momentum SILAKDA ini, Pemerintah Daerah berharap ICMI Purwakarta dapat terus menghasilkan program kerja yang terukur, implementatif, dan memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan Kabupaten Purwakarta.

Sumber : Forkopim

Gumpalan Asap Hitam Menggumpal Diatas Gedung Bioskop Studio 123 Rengasdengklok, Diduga Terbakar

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Sebuah bangunan bekas gedung bioskop yang dikenal sebagai Studio 123, yang terletak di wilayah Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, dilaporkan mengalami musibah kebakaran. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (25/4/2026) siang.

Informasi mengenai kejadian ini pertama kali diketahui dan viral melalui media sosial, setelah sebuah video dikirimkan ke redaksi serta diunggah oleh akun Instagram @vefidwipurnamasari.

Dalam rekaman video yang beredar tersebut, terlihat jelas asap hitam pekat yang sangat tebal dan menggumpal membumbung tinggi di atas bangunan tersebut, menandakan adanya aktivitas api di dalamnya meski tidak terlihat secara langsung menyelimuti seluruh bangunan.

Kejadian ini sempat menimbulkan kepanikan di kalangan warga sekitar. Terlihat masyarakat berkerumun di lokasi untuk menyaksikan langsung perkembangan situasi.

Khawatir semakin meningkat mengingat lokasi bangunan berada di area pemukiman yang cukup padat, sehingga dikhawatirkan api dapat dengan cepat merambat ke bangunan-bangunan di sekitarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab utama terjadinya kebakaran tersebut. Belum juga ada konfirmasi resmi mengenai adanya korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini.

Sementara itu, dilaporkan bahwa petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan ke lokasi untuk segera melakukan proses pemadaman dan mencegah agar api tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.***

Kebut Infrastruktur Pendidikan, Kabid Sarpras Ajak Berkolaborasi dan Bekerjasama Pihak Sekolah

KARAWANG |Infokeadilan.com – Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan dunia pendidikan. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah melaksanakan program pembangunan baru maupun rehabilitasi ruang kelas di berbagai sekolah mulai dari tingkat, PAUD, SD dan SMP Negeri di Kabupaten Karawang.

Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata dalam upaya meningkatkan kualitas fasilitas belajar mengajar, agar peserta didik dapat menuntut ilmu dalam suasana yang nyaman, layak, dan aman, sesuai dengan visi, misi, serta cita-cita besar Bupati Karawang.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang, Dede Pram, dalam keterangannya kepada media menjelaskan bahwa program ini menyasar berbagai sekolah yang dinilai membutuhkan penanganan serius.

“Di tahun 2026 ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang diamanatkan untuk menangani sarana prasarana sekolah di berbagai jenjang, mulai dari PAUD, SD Negeri, hingga SMP Negeri. Untuk saat ini, kami memprioritaskan wilayah Dapil 2, namun tetap tanpa meninggalkan wilayah Dapil lainnya. Komposisi penanganannya telah kami atur secara seimbang,” jelas Dede Pram, Jum’at (24/4/2026).

Lebih jauh, Dede Pram mengajak seluruh elemen sekolah untuk turut serta bahu-membahu menjaga fasilitas yang ada. Ia menyarankan pemanfaatan anggaran operasional sekolah untuk penanganan kerusakan ringan.

“Ke depan, kita akan berkolaborasi untuk menangani sarana dan prasarana. Apabila terdapat kerusakan ringan, kami menyarankan agar dapat memanfaatkan Dana BOS sesuai Juknisnya, yakni maksimal 20 persen. Alokasi tersebut dapat digunakan untuk pemeliharaan sarana pendidikan, mulai dari fisik bangunan hingga mebeler,” ungkapnya.

Pihaknya juga memastikan bahwa penggunaan anggaran akan dilakukan secara maksimal dan tepat sasaran sesuai tahun anggaran berjalan. Selain itu penanganan juga akan difokuskan pada kondisi yang bersifat darurat atau mendesak.

“Kami akan menggunakan anggaran ini semaksimal mungkin sesuai wilayah kerjanya. Kami juga akan memprioritaskan lokasi-lokasi yang kondisinya memang darurat atau bersifat urgensi agar segera tertangani,” paparnya.

Di akhir penjelasannya, Dede Pram berharap adanya peningkatan kesadaran (awareness) dari seluruh pihak di lingkungan sekolah.

“Kami berharap semua stakeholder, mulai dari Kepala Sekolah dan para guru, lebih cermat dan sigap memperhatikan sarana di tempatnya masing-masing. Jika ada kerusakan kecil, segera tangani, jangan dibiarkan hingga menjadi parah. Jika kita mampu bekerjasama dengan baik, maka harapan Bapak Bupati untuk memberikan yang terbaik bagi pendidikan di Karawang akan segera terwujud,” tandasnya.

“Sesuai arahan Bapak Bupati, kami wajib memberikan yang terbaik bagi anak-anak. Ruang kelas yang layak, aman, dan nyaman adalah hak dasar setiap peserta didik. Oleh karena itu, kami terus mendorong realisasi anggaran dan percepatan pekerjaan di titik-titik yang membutuhkan,” tutupnya.

Dengan adanya ruang kelas yang baru maupun yang telah direhabilitasi, diharapkan proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal, guru lebih bersemangat mengajar, dan siswa pun dapat belajar dengan lebih fokus demi mencapai cita-cita masa depan.

•AS

Bupati Lepas Keberangkatan 443 Jamaah Rombongan Haji Kloter JKS 04

KARAWANG |Infokeadilan.com – Pemerintah Kabupaten Karawang secara resmi melepas keberangkatan rombongan jamaah haji Kloter JKS 04. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Islamic Center Karawang, Jum’at (24/4/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, didampingi oleh unsur Forkopimda.

Dalam gelombang keberangkatan ini, sebanyak 443 orang jamaah dilepas untuk menunaikan ibadah suci ke Tanah Suci. Jumlah ini termasuk para petugas pendamping yang akan mendampingi selama prosesi ibadah berlangsung.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh tahapan persiapan. Ia menegaskan bahwa keberangkatan jamaah bukanlah proses yang instan, melainkan hasil dari evaluasi dan persiapan yang matang setiap tahunnya.

“Alhamdulillah hari ini kami melepas jamaah haji kloter JKS 04 sebanyak 443 orang. Pemberangkatan ini merupakan bagian dari lima gelombang yang telah kami siapkan dengan maksimal,” ujar Bupati.

Menariknya, dalam rombongan ini terdapat jamaah tertua yang berusia sekitar 82 tahun dan jamaah termuda yang baru berusia 21 tahun, membuktikan bahwa antusiasme masyarakat Karawang untuk menunaikan rukun Islam kelima sangat besar lintas generasi.

Bupati juga memastikan seluruh jamaah dalam kondisi fisik yang prima. Hal ini berkat dukungan dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan.

“Persiapan ini bukan hanya dilakukan hari ini saja, tapi kami evaluasi setiap tahun. Alhamdulillah seluruh jamaah dinyatakan sehat dan fit untuk beribadah,” tambahnya.

Selain memastikan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Karawang juga memberikan perhatian penuh terhadap kenyamanan jamaah dengan menyediakan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari kebutuhan konsumsi, perlengkapan ibadah, hingga atribut identitas daerah.

Bupati menjelaskan pentingnya atribut identitas tersebut agar jamaah asal Karawang mudah dikenali dan terkoordinasi dengan baik di tengah keramaian jamaah dari seluruh dunia.

“Dengan adanya identitas ini, diharapkan memudahkan pengenalan, baik oleh petugas maupun sesama jamaah. Mengingat jumlah jamaah haji dari seluruh dunia sangat banyak, identitas ini menjadi sangat penting demi kelancaran ibadah mereka,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Aep mengapresiasi kolaborasi yang terjalin erat antara Pemerintah Kabupaten Karawang dengan Kementerian Haji dan Umrah serta seluruh instansi terkait. Sinergi ini dinilai menjadi kunci utama kelancaran proses pemberangkatan hingga kepulangan nanti.

Semoga seluruh jamaah haji Karawang diberikan kelancaran, kesehatan, dan diterima segala amal ibadahnya sebagai Haji Mabrur. Aamiin.

 

•AS

199 Kepala Sekolah Resmi Dilantik, Bupati : Jangan Sampai Ada Penyimpangan Dana Bos

KARAWANG |Infokeadilan.com – Isu pengelolaan keuangan sekolah menjadi sorotan utama dalam acara pelantikan ratusan kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. Kegiatan ini digelar pada Jumat (24/6/2026) pagi di Plaza Pemda Karawang.

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 199 kepala sekolah resmi dilantik, terdiri dari 191 jenjang SD, 9 jenjang SMP, serta kepala satuan pendidikan lainnya. Pelantikan ini merupakan kelanjutan dari agenda sebelumnya yang telah dilaksanakan pada 2 April 2026.

Bupati Karawang, dalam arahannya, menekankan betapa pentingnya integritas para pemimpin satuan pendidikan, khususnya dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Ia mengingatkan agar tidak ada satu pun penyimpangan yang dapat merugikan dunia pendidikan maupun masyarakat luas.

“Jangan sampai ada penyimpangan dana BOS. Jangan dzalim. Gunakan dana tersebut semata-mata untuk kepentingan sekolah dan kemajuan pendidikan,” tegas Bupati kepada para kepala sekolah yang baru dilantik.

Lebih jauh, Bupati menyoroti kesejahteraan tenaga pendidik yang saat ini sudah sangat diperhatikan oleh pemerintah, mulai dari gaji pokok hingga Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang terus meningkat. Hal ini, menurutnya, menjadi alasan kuat mengapa tidak ada ruang lagi untuk penyalahgunaan anggaran.

“Gaji sudah ada, TPP juga naik. Tugas kita sekarang adalah fokus menciptakan suasana sekolah yang nyaman dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik untuk anak-anak,” tambahnya.

Selain soal dana BOS, Bupati juga menegaskan agar praktik pungutan liar (pungli) benar-benar tidak terjadi di lingkungan sekolah. Ia meminta seluruh kepala sekolah menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Pelantikan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Salah satu caranya adalah dengan memperkuat kepemimpinan sekolah agar berjalan bersih, transparan, dan berorientasi penuh pada kepentingan peserta didik.

Dengan penegasan tersebut, diharapkan pengelolaan dana BOS di seluruh sekolah dapat berjalan optimal, tepat sasaran, dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh siswa serta lingkungan pendidikan.

•AS