Beranda blog Halaman 335

Dir Bimkemas UKRP Ditjenpas Pujo Harinto Kunjungi Lapas Banjarbaru

BANJARBARU |Infokeadilan.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru kedatangan Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan dan Upaya Keadilan Restoratif Pemasyarakatan (Dir. Bimkemas UKRP) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Pujo Harinto, Jumat (28/6/2024). Dalam kunjungan tersebut, Dir. Bimkemas UKRP didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalsel, Said Mahdar.

Kunjungan tersebut disambut oleh Kepala Lapas (Kalapas) Banjarbaru, I Wayan Nurasta Wibawa, beserta jajaran Pejabat Struktural.
Kamudian, ia mendampingi Pujo Harinto meninjau ruang kerja Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan untuk mengecek buku-buku register tahanan dan narapidana.

“Secara umum, pengisian buku register sudah sangat baik yang dilakukan dengan ketelitian yang sangat bagus dan perlu penyempurnaan dibeberapa bagian,” kata Pujo.

Selanjutnya, Kalapas mengajak Dir. Bimkemas UKRP untuk meninjau dapur sehat. Disana, Pujo memberikan apresiasi terhadap kinerja jajaran Lapas Banjarbaru yang telah berhasil melakukan perubahan dapur sehat sehingga bisa diresmikan langsung oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

“Dapurnya bagus dan bersih, ada menu makanan selama 10 hari. Para tamping yang menyajikan makanan juga sudah dilengkapi dengan celemek, masker, dan sarung tangan plastik, ini penting untuk menjaga kehigienisan makanan,” ujar Pujo.

Wayan menyampaikan terima kasih atas kunjungan Dir. Bimkemas UKRP ke Lapas Banjarbaru. “Tentu segala saran, masukan, dan arahan dari beliau menjadi atensi dan motivasi bagi kami untuk terus bekinerja dengan baik kedepannya,” Pungkas Wayan.

 

 

•Rhn

FOMO Di Kalangan Remaja : Ancaman Kesehatan Mental Di Era Digital

0

BANJARMASIN |Infokeadilan.com – Di era digital yang globalisasi, Fear of Missing Out (FOMO) atau ketakutan akan ketinggalan telah menjadi fenomena yang banyak dialami oleh remaja. FOMO ditandai dengan perasaan cemas dan khawatir berlebihan bahwa mereka melewatkan pengalaman, informasi, atau aktivitas menarik yang sedang terjadi di sekitar mereka, Jum’at (28/6/2024)

Fenomena ini ibarat hantu tak terlihat yang mengintai remaja di balik layar media sosial. Postingan teman-teman tentang petualangan seru, pencapaian membanggakan, atau momen bahagia seperti duri tajam yang menusuk hati, memicu rasa iri dan kekhawatiran tertinggal.

Dampak FOMO tidak hanya sebatas rasa galau sesaat. FOMO adalah racun yang perlahan menggerogoti kesehatan mental remaja. Dampak negatif FOMO pada remaja antara lain:

1. Kecemasan dan Depresi: FOMO menjerumuskan remaja ke dalam pusaran kecemasan dan depresi. Rasa ketinggalan dan keinginan untuk selalu mengikuti tren, menjadi beban berat yang tiada henti menghantui.
2. Gangguan Tidur: Bayang-bayang FOMO menghantui remaja hingga ke alam mimpi. Keinginan untuk selalu terhubung dan tidak ingin melewatkan informasi terbaru, membuat mereka terpaku pada layar gadget hingga larut malam. Akibatnya, gangguan tidur pun tidak terhindarkan.
3. Rendahnya Harga Diri: FOMO seperti cermin yang memantulkan sisi terburuk diri. Perbandingan diri dengan orang lain di media sosial memicu rasa rendah diri dan ketidakpuasan terhadap diri sendiri.
4. Gangguan Makan: FOMO dapat menjerumuskan remaja ke dalam perangkap gangguan makan. Obsesi untuk memiliki tubuh ideal seperti yang mereka lihat di media sosial mendorong mereka melakukan diet ekstrem atau tindakan yang membahayakan kesehatan.

Mengatasi FOMO sebelum FOMO menggerogoti kesehatan mental remaja, penting untuk segera mengambil langkah pencegahan. Berikut beberapa tips untuk mengatasi FOMO:

1. Batasi Penggunaan Media Sosial: Kurangi waktu yang dihabiskan untuk scrolling media sosial. Gunakan aplikasi untuk melacak dan membatasi waktu penggunaan media sosial.
2. Fokus pada Kehidupan Nyata: Alihkan perhatian dari dunia maya ke dunia nyata. Luangkan waktu untuk beraktivitas positif, seperti berolahraga, berkumpul dengan keluarga dan teman, atau mengikuti hobi.
3. Bersyukur atas Apa yang Dimiliki: Alih-alih membandingkan diri dengan orang lain, fokuslah pada hal-hal positif dalam hidup. Bersyukur atas apa yang dimiliki dapat membantu meningkatkan rasa bahagia dan puas.
4. Berbicara dengan Orang Lain: Jika FOMO membuat Anda merasa cemas atau depresi, jangan ragu untuk berbicara dengan orang yang Anda percayai, seperti orang tua, teman, atau terapis.

Pencegahan FOMO harus dilakukan sejak dini. Orang tua perlu membimbing anak-anak mereka untuk menggunakan media sosial dengan bijak dan membangun rasa percaya diri yang kuat. Pendidikan tentang kesehatan mental juga perlu diberikan kepada remaja untuk membantu mereka memahami dan mengelola emosi dengan baik.

 

 

•Rhn

Menikmati Soto Banjar Bang Amat Dengan Pemandangan Tepi Sungai, Khas Kota Banjarmasin

0

BANJARMASIN |Infokeadilan.com – Jumat 28 Juni 2024 – Jika kita berkunjung ke Kalimantan Selatan khususnya Banjarmasin, tidak lengkap rasanya jika tidak menikmati Kuliner Khas Kota Banjarmasin, yaitu Soto Banjar.

Soto Banjar adalah soto khas Suku Banjar, Kalimantan Selatan, dengan bahan utama daging ayam serta memiliki aroma harum rempah-rempah seperti kayu manis, biji pala, dan cengkih. Soto ini berisi daging ayam yang sudah disuwir-suwir, perkedel kentang, rebusan telur, dan disajikan dengan potongan ketupat.

Salah satu Warung Soto Banjar yang ada di Banjarmasin yaitu Soto Bang Amat ,terkenal dengan Soto Banjar, yang sangat digemari oleh Masyarakat Banjarmasin maupun Wisatawan.

Soto Bang Amat berlokasi di jalan Banua Anyar no.6 Banjarmasin Timur, Tepi sungai Martapura, dengan jam buka dari pukul 08.00 – 16.00 WITA dan setiap hari Jumat tutup .

Saya dan Keluarga suka makan di Warung Soto Bang Amat dan yang selalu menjadi pilihan Kami Sekeluarga.

Menurut Saya (Dhea adinda Sari), Soto Bang Amat adalah Soto terenak di Banjarmasin dengan rempah rempahnya dan aroma yang membuat kita tak sabar untuk segera menikmati.

Sedangkan menu lain di Warung Soto Bang Amat seperti Nasi Sop, Sate Ayam Bumbu Kacang, Rawon, dan makanan khas banjar lainnya.

Dengan Harga berkisar antara Rp. 20.000 – Rp 26. 000, sudah bisa menikmati Soto Banjar Bang Amat.

Selain itu kita bisa juga menikmati makanan di dalam Kelotok (Perahu Bermesin) agar terasa lebih tradisional.

Untuk harga sewa kelotok mulai dari Rp. 250.000 – Rp. 350.000 dengan penumpang 15 orang atau full 1 keluarga

“Dengan biaya tersebut, rutenya dari Soto Bang Amat sampai Siring Tugu bakantan, kalau Rp. 350.000 dari Soto Bang Amat sampai Pasar Terapung Lok Baintan,” ujar pamannya

Kalian mau juga? Jangan lupa mampir untuk menikmati Soto Banjar Bang Amat, jika berkunjung ke Banjarmasin.

 

•Rhn/Dhea. A.S

Menjelajahi Keindahan Dan Keunikan Belanja di Pasar Terapung Lok Baintan

0

SUNGAI TABUK |Infokeadilan.com – Jumat 28 Juni 2024, Pasar Terapung Lok Baintan di Kalimantan Selatan merupakan destinasi wisata yang unik dan tak terlupakan. Di sini, Anda dapat merasakan sensasi berbelanja di atas jukung, perahu kecil tradisional, menyusuri Sungai Martapura yang menawan.

Pasar terapung lok baintan, yang terletak di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Sungai tabuk adalah pasar tradisional yang telah menjelma menjadi daya tarik tak terbantahkan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Pasar terapung ini merupakan salah satu destinasi wisata paling ikonik di Kalimantan Selatan dengan pemandangan sungai yang mengalir tenang sebagai latar belakangnya.

Pasar terapung ini terkenal dengan keunikannya, di mana para pedagang menjual dagangan mereka di atas perahu di atas sungai. Pasar ini tidak hanya menawarkan pengalaman berbelanja unik tetapi juga mengajak pengunjung untuk meresapi keindahan alam, kebudayaam setempat, dan keramahan penduduknya.

Dikutip dari BanjarmasinPost ada dua cara alternatif untuk menuju lokasi nya, cara alternatif pertama bisa menyusuri sungai martapura yang indah dengan menggunakan kelotok sejenis sampan bermesin. Dengan kelotok, perjalanan dari berbagai dermaga di banjarmasin memerlukan 30 menit lebih cepat tergantung titik keberangkatan. Sedangkan cara alternatif kedua bisa menggunakan kendaraan darat seperti mobil yang memerlukan waktu lebih lama sekitar 40 menit hingga 1 jam lebih dari kota banjarmasin.

Seperti yang dikatakan oleh pengunjung bernama Ahmad “Perjalanan ke Pasar Lok Baintan dari Banjarmasin cukup dekat dari rumah, hanya sekitar 40 menit dengan mobil. Tempatnya mudah diakses lewat google maps dan tidak macet, sebab beragnkat dari rumah sekitar pukul 5:30″ Ujarnya.

Harga tiket biaya masuk ke Pasar Terapung Lok Baintan dikenakan kepada pengunjung hanya Rp 10.000 per orang, harga tiket ini belum termasuk biaya sewa jukung yang akan digunakan untuk berkeliling di pasar terapung. Biaya sewa jukung sangat bervariasi tergantung dengan ukuran jukung dan durasi waktu sewa.

“Harga masuknya ternyata murah hanya Rp. 10.000 per orang, walau belum termasuk biaya sewa jukung yang akan digunakan, dikarenakan harga sewa jukung bervariasi karena sesuai ukuran dan durasi waktunya, tetapi akan lebih murah jika datang kesini dengan rombongan. Dengan harga tersebut saya dan keluarga bisa menikmati wisata budaya yang unik dan tak terlupakan tanpa perlu khawatir boros.” Ujar ahmad

Di pasar terapung ini, puluhan perahu kayu atau jukung (dalam bahasa banjar) diatur dengan rapi, sehigga membentuk menjadi barisan miniatur toko yang menjual berbagai barang, seperti hasil dari perkebunan mereka yaitu buah –buahan dan sayur mayur, adapula makanan khas banjar seperti Serabi, kue cucur, soto banjar, dll, adapula poroduk lokal yang biasanya sering dibuat oleh pengrajin atau penduduk setempat seperti topi, tas tikar yang terbuat dari rotan atau bambu dan adapula kain sasirangan yang menjadi khas kalimantan selatan dan masih banyak lagi yang diperjual belikan oleh pedagang – pedagang itu.

Selain berbelanja, pengunjung juga bisa menikmati berbagai peragaan budaya yang menarik di Pasar Terapung Lok Baintan, seperti pertunjukan tarian dan musik tradisional yang penuh semangat, mendengarkan alunan merdu pantun Banjar yang dilantunkan dengan fasih oleh pedagang yang ingin merayu pengunjung guna untuk menawarkan produk yang dijual atau mempelajari seni membuat kerajinan tangan khas Kalimantan Selatan dari para pengrajin lokal.

 

 

•Rhn

Ombudsman Kalsel Selamatkan Rp 3,6 M Kerugian Publik

0

BANJARMASIN |Infokeadilan.com – Ombudsman RI Kalsel mengadakan Ekspos Pengawasan Pelayanan Publik di Provinsi Kalimantan Selatan Semester I Tahun 2024, bertempat di Aula Kantor Perwakilan Ombudsman Provinsi Kalimantan Selatan. Acara ini dihadiri oleh Yeka Hendra Fatika selaku Pengampu Ombudsman Kalsel (secara daring), Hadi Rahman selaku Kepala Perwakilan Ombudsman Kalsel, Benny Sanjaya selaku Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi, Insan Ombudsman serta Sahabat Ombudsman dari berbagai media seluruh Provinsi Kalsel (28/6/2024).

Acara dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Yeka Hendra Fatika selaku Anggota Ombudsman RI yang menekankan pentingnya hubungan antara Ombudsman dengan media yang sama-sama punya peran strategis dalam pengawasan dan perbaikan kualitas pelayanan publik, sehingga perlu terus berkolaborasi. Kegiatan ”Bincang Media” yang diinisiasi oleh Ombudsman Kalsel adalah bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja lembaga agar diketahui apa-apa yang sudah dan akan terus dilakukan oleh Ombudsman Kalsel serta diperoleh saran dan masukan yang berharga dari media untuk dapat ditindaklanjuti Ombudsman Kalsel.

Selanjutnya disampaikan paparan oleh Hadi Rahman bahwa selama semester I tahun 2024, Ombudsman Kalsel menerima 166 laporan. Dari 166 laporan yang diterima, 101 laporan telah selesai dan 65 laporan masih dalam proses penyelesaian. Selain itu terhadap 166 laporan tersebut, dilakukan perhitungan valuasi kerugian masyarakat. ”Kami telah menghitung nilai valuasi laporan masyarakat, dan menemukan angka kerugian publik yang bisa diselamatkan oleh Ombudsman Kalsel di semester I tahun 2024 ini mencapai Rp.3.686.993.600 yang berasal dari lima substansi, yaitu infrastruktur, pedesaan, energi dan kelistrikan, jaminan sosial, dan air minum”, rincinya.

Hadi Rahman menambahkan bahwa nilai valuasi tersebut berasal dari laporan masyarakat yang mengandung unsur kerugian publik bersifat materiil berdasarkan bukti-bukti yang jelas dan valid, sehingga perhitungannya dapat dipertanggungjawabkan. Ada bermacam bentuk penyelamatan kerugian publik, seperti pengembalian dana, penerimaan langsung atau tidak langsung serta pelunasan hingga pelepasan atau keringanan biaya yang dapat diterima manfaatnya baik secara individual atau masyarakat luas yang ikut terdampak dari terselenggaranya pelayanan publik, setelah diproses oleh Ombudsman Kalsel.

Ombudsman Kalsel juga mengekspos beberapa substansi laporan masyarakat yang sudah berhasil diselesaikan. Diantaranya adalah pelaksanaan layanan jemput bola dalam pengurusan dokumen kependudukan pada daerah-daerah yang jauh dari pusat kota/kabupaten dan tergolong wilayah 3T atau terpencil, serta perbaikan infrastruktur jalan, jembatan dan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang rusak, baik secara pelaksanaan pekerjaan maupun penganggaran. Selain itu, terkait dengan peningkatan kualitas pelayanan di MPP agar petugas pelayanan di setiap gerai MPP aktif sesuai waktu kerja, publikasi standar pelayanan, serta forum monitoring dan evaluasi secara berkala. Substansi lainnya menyangkut penghentian pungutan dalam rangka perpisahan dan penerbitan surat edaran yang menegaskan bahwa perpisahan sekolah bukan kegiatan wajib dan tidak boleh membebani peserta didik maupun orang tua/wali, khususnya secara finansial. Atas intervensi Ombudsman Kalsel, ditindaklanjuti pula optimalisasi pengelolaan sumber daya air untuk mencegah kejadian banjir dan pencemaran lingkungan di Sungai Jejangkit dan Sungai Alalak, termasuk melalui normalisasi sungai.

Di akhir paparan disampaikan rencana dan arah pengawasan pelayanan publik di Kalsel pada semester II tahun 2024. Ini antara lain dari substansi pendidikan, dimana Ombudsman Kalsel aktif mengadakan pemantauan dan tindak lanjut laporan melalui respon cepat terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Juga membuat kajian dalam rangka pencegahan terjadinya praktik permintaan sumbangan “memaksa” atau pungutan kepada siswa dan orang tua di SMA/SMK/MA Negeri di Kalsel. Kemudian mendorong pemerintah daerah memberikan perlakuan khusus kepada kelompok rentan serta menyediakan Panti Rehabilitasi Sosial bagi ODGJ, orang lanjut usia, orang terlantar dan penyandang disabilitas. Substansi pengawasan lainnya adalah terkait penegasan kewenangan dan penguatan koordinasi antar instansi dalam penataan dan penertiban kabel fiber optic, serta melanjutkan pengembangan Desa Anti Maladministrasi (DAM) di beberapa daerah, seperti Kabupaten Barito Kuala, Tanah Laut, Banjar, Tabalong, Tapin dan Hulu Sungai Tengah. Terakhir, mendorong pemenuhan Standar Pelayanan Publik, termasuk kepastian biaya dan waktu pelayanan, serta sikap Petugas Pelayanan pada Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) di Kalsel.

 

 

•Red

Meriahkan Hari Bhayangkara Ke 78, Polda Lampung Gelar Olahraga Bersama TNI-Polri

0

BANDAR LAMPUNG |Infokeadilan.com –  Semakin erat sinergitas TNI-Polri terus dijalin, dengan olahraga bersama dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke 78. Bertempat di lapangan Satbrimobda Lampung, Jum’at (28/6/2024)

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 Wib, ini diikuti oleh ratusan personil dari TNI-Polri beserta istri yang dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika.

Olahraga bersama ini dimulai dengan jalan sehat bersama dilanjutkan dengan fun game yang sangat seru dengan berbagai doorprize untuk memeriahkan HUT Bhayangkara ke 78, dalam menjalin sinegritas TNI-Polri yang semakin solid.

Kapolda Lampung mengucapkan terimakasih atas kehadiran personil TNI dan segenap tamu undangan yang hadir untuk untuk melaksanakan olahraga bersama hari ini.

“Kita harapkan bersama kegiatan olahraga bersama dalam HUT Bhayangkara ke 78 ini menjadi ajang silaturahmi antara kita semua TNI dengan semua matra AD, AL dan AU bersama Polri dalam menjaga kamtibmas khususnya di Provinsi Lampung” Ucap Kapolda

Selain itu kegiatan ini juga diharapkan dapat memupuk sinergitas antara kedua intitusi. Sehingga pimpinan hingga prajurit TNI-Polri bisa lebih bersinergi dalam mendukung tugas pokok masing-masing, dan terjalinnya kerjasama yang semakin erat dan solid antara TNI – Polri.

Kegiatan olahraga bersama ini merupakan salah satu dari serangkaian acara yang diselenggarakan oleh Polda Lampung dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-78 selain menggelar bansos, bakti kesehatan, bakti religi dan bakti kesehatan.

 

•Tbrn/Red

Sumber : Kabid Humas Polda Lampung

Tadarus Al-Quran Di Masjid Baabuttaqwa Jadi Program Rutinan Di Lapas Banjarmasin

BANJARMASIN |Infokeadilan.com – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjarmasin mengadakan kegiatan Pembinaan Kepribadian melalui tadarus Al-Quran. Jumat (28/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk membina dan mengembangkan Kepribadian yang Bertaqwa di Kalangan WBP.

Kepala Lapas Banjarmasin, “Faozul Ansori menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan Tadarus Al-Quran ini adalah untuk mendukung Pembinaan Spiritual serta Moralitas para WBP. “Kami berharap melalui tadarus Al-Quran ini, para WBP dapat memperbaiki diri secara spiritual dan menjadi insan yang lebih baik,” ujarnya.

Acara tadarus Al-Quran tersebut diikuti oleh sejumlah WBP yang antusias. Mereka mengikuti pembacaan Al-Quran secara rutin dan dipandu oleh para pembina rohani. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi para WBP untuk memanfaatkan waktu mereka dengan mengikuti kegiatan yang positif dan mendidik.

Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak pengelola Lapas Banjarmasin serta mendapat Apresiasi dari masyarakat sekitar yang turut mengharapkan perbaikan Moral dan Spiritual para WBP.

“Dengan terlaksananya kegiatan Tadarus Al-Quran ini, diharapkan akan terus terjalin semangat kebersamaan dan kesejukan batin di antara para WBP, serta kontribusi positif bagi pembinaan kepribadian mereka di dalam Lapas Banjarmasin, “Tutup Kalapas.

 

 

•Rhn

Program Pembinaan Kepribadian WBP Lapas Banjarmasin Rutin Laksanakan Shalat Dhuha Berjamaah

BANJARMASIN |Infokeadilan.com – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjarmasin melaksanakan kegiatan shalat dhuha berjamaah, pada Jumat (28/6) pagi. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pembinaan Kepribadian WBP yang Rutin dilakukan di Lapas Banjarmasin.

Kepala Lapas Banjarmasin, Faozul Ansori, menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membina para WBP agar menjadi insan yang bertaqwa. Kita ingin para WBP tidak hanya menjalani hukuman mereka, tetapi juga mendapatkan Pembinaan Spiritual sehingga dapat menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke Masyarakat.

“Faozul Ansori menambahkan bahwa kegiatan shalat dhuha berjamaah ini diharapkan dapat memberikan Ketenangan Batin dan meningkatkan Kualitas ibadah para WBP. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan upaya untuk membentuk lingkungan Lapas yang Religius dan Kondusif, “ujarnya.

Shalat dhuha berjamaah ini mendapat Respons Positif dari para WBP. Mereka merasa senang dan bersyukur dapat mengikuti kegiatan yang membawa mereka lebih dekat kepada Tuhan. Salah satu WBP mengatakan, “Kegiatan ini sangat membantu kami untuk Introspeksi diri dan memperbaiki Kualitas ibadah kami

Dengan adanya kegiatan Pembinaan Kepribadian seperti ini, “Kalapas Banjarmasin berharap para WBP dapat menjadi individu yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat dengan bekal Spiritual yang Kuat, “Tutup Faozul Ansori Kalapas Banjarmasin.

 

 

•Rhn

SDN Karangsinom 1 Gelar Acara Perpisahan Dan Kenaikan Kelas

KARAWANG |Infokeadilan.com – Kenaikan Kelas dan perpisahan adalah momen penting dalam perjalanan pendidikan, seperti halnya SDN Karangsinom 1 Kecamatan Tirtamulya Kabupaten Karawang,menggelar kenaikan kelas 1-V dan pelepasan siswa-siswi kelas VI tahun pelajaran 2023-2024.

Acara tersebut dihadiri oleh pemerintah Desa Karangsinom, Kepala Sekolah Samsul Komar S.Pd, Korwil campidik,Komite,K3S,Dewan Guru,serta Orangtua murid berlangsung dihalaman sekolah SDN Karangsinom 1 Kamis, (27/6/2024)

Acara kegiatan tersebut diisi dengan berbagai pentas seni siswa siswi SDN Karangsinom 1 dan kreativitas grup dramben  yang tampil memukau dan cukup menghibur para tamu undangan yang hadir.

Kepala Sekolah SDN Karangsinom 1 Samsul Komar dalam sambutannya menyampaikan kesan dan pesan kepada anak didiknya yang selama enam tahun menimba ilmu disekolahnya.

“Jaga marwah dan nama baik sekolah kita, jaga pergaulan di lingkungan sesuai dengan tema kita cerdas, ceria, berakhlak mulia, belajar dini sukses dimasa depan. Apapun bentuknya jadilah untuk menjadi contoh yang baik disekolah dan di lingkungan masyarakat.” Ucapnya.

“Hari ini adalah moment yang berkesan dan penuh haru. Kepada seluruh murid khususnya siswa kelas VI selamat, bagi yang akan meneruskan pendidikannya ke jenjang yang selanjutnya semoga bisa menjadi siswa yang berprestasi baik, semoga menjadi murid yang mempunyai talenta dan predikat terbaik kelak di sekolahnya masing masing. Pesan kami jadilah siswa yang baik, patuh kepada oramg tua dan guru.” Pungkasnya

•Edi

Mengenal Kue Lam Ibu Syarifah, Icon Kuliner Khas Barabai

0

BARABAI |Infokeadilan.com – Kabupaten Hulu Sungai Tengah – Kamis 27 Juni 2024, – Kue Lam, kue tradisional yang berasal dari Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, semakin dikenal sebagai salah satu kekayaan kuliner daerah. Kue ini memiliki cita rasa manis dan legit, serta tekstur yang padat dan sedikit berminyak, menjadikannya unik di antara berbagai kue tradisional Indonesia

Salah satunya adalah milik Bu Syarifah yang membuka toko dengan nama Kue Lam Ibu Syarifah.Toko yang menjual Kue lam, Bingka dan Spikok ini mulai beroperasi sejak tahun 2004.

Keunikan Kue Lam terletak pada sejarah dan budaya pembuatannya. Banyak pembuat Kue Lam di Barabai adalah keturunan bangsa Arab yang membawa tradisi kuliner mereka ke Indonesia. Nama “Lam” diambil dari salah satu huruf dalam abjad Arab, yaitu huruf ‘Lam’, mencerminkan pengaruh budaya Arab dalam kuliner ini.

Kue Lam tersedia dalam dua varian, yaitu versi kukus(basah) dan panggang(kering). Kue Lam kukus memiliki tekstur yang lebih lembut dan basah, dengan rasa manis yang lebih meresap. Sedangkan Kue Lam panggang memiliki tekstur luar yang kering dan aroma khas hasil karamelisasi gula yang memikat.

Harga jual Kue Lam Ibu Syarifah ini dipatok dengan harga Rp140.000 /biji untuk varian kukus (basah). Sedangkan untuk varian yang panggang (kering) Rp150.000/biji.

“Kue Lam ini tidak hanya dinikmati masyarakat lokal saja, tetapi sudah dikirim ke daerah lain seperti Jakarta, Yogyakarta dan Bandung, bahkan beberapa pesanan datang dari Malaysia sampai Mekkah,” ucap Ibu Syarifah.

Kue Lam sering dihidangkan pada acara-acara khusus seperti perayaan hari besar, pesta pernikahan, dan upacara adat. Kue ini melambangkan keramahan dan keakraban masyarakat Hulu Sungai Tengah serta mencerminkan harmonisasi budaya Arab dan lokal.

Kue khas Barabai yang ia jual di Toko Kue Lam Ibu Syarifah bisa terus dipasarkan serta dikenal orang banyak.

“Harapan ibu untuk kedepannya semoga dunia perkulineran terutama di kue lam lebih maju, kualitasnya lebih ditingkatkan lagi, dan semoga kue lam lebih dikenal banyak orang lagi,” Pungkas Syarifah.

 

 

•Rhn