Beranda blog Halaman 362

Tingkatkan Pelayanan, Lapas Kelas IIA Karawang Resmikan Revitalisasi Dapur Dan Ruang Kesehatan

KARAWANG |Infokeadilan.com – Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Reynhard Silitonga yang didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat hadiri acara peresmian hasil Revitalisasi Pelayanan Pembinaan Warga Binaan Lapas Kelas IIA Karawang, Selasa (7/5/2024)

Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab terkhusus pada bidang pembinaan warga binaan, Lapas Kelas IIA Karawang menerapkan sistem pelayanan yang berbasis Hak Asasi Manusia. Berdasarkan hal tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Karawang Christo Toar melakukan langkah-langkah konkrit untuk mewujudkan pelayanan berbasis Hak Asasi Manusia tersebut.

Dalam sambutanya Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Christo menyampaikan bahwa ada  3 pilot project target capaian Lapas Kelas IIA Karawang dalam melakukan Revitalisasi Pelayanan Pembinaan Warga Binaan.

“Dalam Revitalisasi ini ada  3 pilot project target capaian Lapas Kelas IIA Karawang dalam melakukan Revitalisasi Pelayanan Pembinaan Warga Binaan.

Pertama adalah dengan melakukan Assessment Petugas Internal.

Kedua melaksanakan Apel Deklarasi Pencanangan Tahun Berprestasi dan Perubahan Pola Pikir serta Perilaku.

Ketiga dengan melakukan Revitalisasi dapur tempat pengolahan bahan makanan, Revitalisasi Klinik dan Revitalisasi ruang Rawat Inap sebagai pusat pelayanan kesehatan terpadu untuk warga binaan.” Ucapnya.

“Selama 7 bulan terakhir, Lapas Kelas IIA Karawang berhasil melakukan upaya upaya untuk mewujudkan Tahun 2024 menjadi tahun Berprestasi. Langkah-langkah yang kami lakukan tetsebut bertujuan untuk tercapainya pelayanan yang pptimal serta berbasis Hak Asasi Manusia.” Ujarnya.

Lebih jauh Kalapas Karawang Kelas IIA Karawang juga memaparkan perihal Revitalisasi Assessment Internal.

“Lapas Kelas IIA Karawang juga berhasil melakukan Assessment Internal untuk melakukan pemetaan tugas bagi pegawai sesuai dengan kualitas Sumber Daya Manusia nya, melaksanakan Apel Deklarasi Pencanangan Tahun Berprestasi dan perubahan pola pikir dan pola perilaku, serta melakukan Revitalisasi dapur tempat pengolahan bahan makanan. Revitalisasi Klinik dan Revitalisasi Ruang Rawat Inap sebagai pusat pelayanan kesehatan terpadu untuk warga binaan.” Paparnya.

Di katakan Kalapas bahwa Revitalisasi tersebut merupakan sebuah sarana, yang akan mendukung proses pelaksanaan pelayanan terhadap Hak-hak warga binaan dibidang Kesehatan Jasmani, baik itu berupa Konsumsi yang dikelola melalui pemberian edukasi terhadap pekerja dapur untuk mengolah Bahan Makanan.

“Seluruh langkah-langkah yang telah ditempuh murni dibiayai sepenuhnya dengan DIPA Lapas Kelas IIA Karawang. Sehingga besar harapan kami untuk dapat mencapai Pelayanan yang sangat Berdampak bagi seluruh warga binaan serta dapat mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).” Tegasnya.

Kalapas juga menyampaikan bahwa kegiatan Revitalisasi bukan hanya semata-mata untuk Pelayanan Berbasis HAM melainkan sebagai bentuk menanuaikan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 40 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan Makanan bagi Tahanan, Anak dan Narapidana dan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan serta Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI No M.HH.02.UM.06.04 Tahun 2011 Tentang Pedoman Pelayanan Kesehatan Di Lingkungan Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia

Sementara itu Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Reynhard Silitonga memberikan Apresiasi sekaligus meresmikan acara Revitalisasi Pelayanan Pembinaan Warga Binaan.

“Sebagai salah satu bentuk kesadaran akan tugas dan tanggung jawab, langkah yang telah dilakukan Kepala Lapas Kelas IIA Karawang beserta seluruh jajaran merupakan hal yang sangat luar biasa tentu hal tersebut berkenaan dengan sistem Pelayanan Berbasis HAM kepada warga binaan.” Tandas Inspektur Kemenkum dan HAM

“Dari hasil Revitalisasi tersebut, saya yakin Lapas Kelas IIA Karawang adalah dapat menjaga Pelayanan Sesuai dengan Standar yang Optimal sehingga Lapas Kelas IIA Karawang dapat meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) karena telah membangun Zona Integritas di wilayahnya.” Tutupnya.

•Red

Meriah, Anniversary Ke 2 Tahun NUA CAFE Bertajuk Tempat Inspirasi Nongki Ngopi Diskusi Silaturahmi

KARAWANG |Infokeadilan.com – NUA CAFE yang berlokasi di Pasar Rawasari Jalan A.R. Hakim Seberang Stasiun KAI Karawang Kota Samping RS Dewi Sri Kelurahan Nagasari Kecamatan Karawang Barat Kabupaten Karawang Jawa Barat Indonesia melangsungkan hari jadinya Happy 2nd Anniversary baru-baru ini.

Salah satu cafe favorit bagi warga Karawang dan sekitarnya ini terkenal selain dengan aneka menu lezat, murah meriah juga tempat yang asyik buat nongki, ngopi, diskusi dan silaturahmi karena memiliki konsep lokasi di areal terbuka ditambah memiliki suguhan menarik live musik setiap harinya dan difasilitasi pula Wi-Fi, spot photo yang instagramable serta masih banyak fasilitas lainnya.

Owner NUA CAFE, Budi Hermawan Minggu malam, (5/5/2024) kepada awak media mengatakan pihaknya sangat bersyukur dengan dua tahun keberadaan cafe ini dan mendapat sambutan yang baik dari masyarakat.

“Menyenangkan pelanggan/pengunjung selalu menjadi prioritas kami. Meski belum sempurna, tapi kami terus berinovasi untuk selalu menjadikan cafe ini sebagai tempat yang menyenangkan bagi mereka,” ujar pria yg biasa di panggil Buddy Reymond ini.

Ia mengatakan pada ulang tahun yang kedua ini, NUA CAFE sudah melakukan inovasi dengan menyajikan live musik setiap hari bersama group musik Primadona NUA Dangdut yang merupakan group musik yang di pimpinnya sendiri.

“Dan sebagai bentuk ucapan terima kasih kami kepada pelanggan, maka pada hari milad cafe ini pada 5 Mei 2024, semua pelanggan yang datang NGOPI FREE GRATIS ditambah makan dan minum disajikan semua Gratis (snack, kue, buah-buahan) serta menyajikan hiburan pentas jaipong, debus, silat, persembahan dari komunitas serta Live musik Primadona NUA Dangdut, ” ujar Buddy.

“NUA CAFÉ hadir untuk pelanggan, maka NUA NUA CAFé juga ingin berbagi kebahagiaan bersama pelanggan di hari jadi yg ke-2 ini,” ujarnya.

Dalam 2nd Anniversary NUA CAFÉ dihadiri oleh banyak kalangan mulai dari pejabat pemerintahan, pengusaha, politikus, budayawan, seniman, awak media serta dari berbagai komunitas, organisasi, kelompok, paguyuban, ormas, LSM dan lain-lain.

Hadir diantaranya Pipik Taufik Ismail biasa dipanggil Kang Pipik anggota DPRD Kabupaten Karawang/Ketua DPC PDIP Karawang serta terpilih menjadi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat hasil pemilu pileg 2024, Novi Nur Agustianti ketua DPC REPDEM KARAWANG, wa HENHEN, Yudi Wibiksana, Abah Bapung Aing, Kang Davis Ferry, Bang Harisman, Kang Halshaf, Abah Asep Jibong, Ki Naga, Wa Adon, Papih Mamih, pupuhu, sesepuh dan masih banyak yang lainnya dari berbagai kalangan.

Dalam kesempatan yang sama kang Pipik memberikan sepatah dua patah kata motivasi sambutan buat seluruh yang hadir mengatakan, “NUA cafe merupakan salah satu alternatif buat nongkrong ditengah kota yaa, sukses buat NUA cafe, terimakasih buat temen-temen sahabat-sahabat yang selalu support NUA cafe dan selalu nongkrong di NUA CAFE mudah- mudahan NUA cafe menjadi salah satu inspirasi buat anak nongkrong di karawang kedepan.” Ujar kang Pipik singkat padat penuh motivasi.

Sukses NUA CAFÉ semoga kedepannya bisa terus berinovasi dan melangsungkan acara anniversary dengan suguhan yang lebih baik dan menarik lagi.

 

•Red

Pemprov Sumut Bersama Taspen Persero Sosialisasikan Program ASN Dan Pensiunan

MEDAN |Infokeadilan.com – Bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), PT Tabungan Pensiun Negara (Taspen) melakukan sosialisasi empat program, untuk meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pensiunan.

Branch Manager PT Taspen (Persero) Medan Anne Roosfianti mengatakan, empat produk yang telah diterbitkan PT Taspen yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Tabungan Hari Tua, Program Pensiun, dan Jaminan Kematian. JKK, terangnya, yang secara mandatory telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2017, Aparatur Sipil Negara kini bisa mendapatkan manfaat tambahan melalui program Group Personal Accident yang dikelola oleh Taspen Life.

“Program ini memiliki premi sangat terjangkau yaitu hanya sebesar Rp5.000/bulan; untuk tanggungan santunan meninggal dunia sebesar Rp60.000.000, akibat meninggal dunia karena kecelakaan kapanpun dan di manapun,” kata Anne Roosfianti saat konferensi pers bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Sumut Ilyas S Sitorus, tentang sosialisasi program-program PT Taspen di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (6/5).

Disampaikannya, Taspen Grup yang terdiri dari PT Taspen (Persero) sebagai induk perusahaan dan Bank Mantap, serta Taspen Life selaku anak perusahaan berkomitmen perkuat kolaborasi program untuk ASN di wilayah Provinsi Sumut.

“Bersama Taspen, para peserta dapat menjalankan tugas dengan tenang, fokus, dan tidak perlu khawatir akan masa depan dan keluarganya. Perlindungan telah dijamin mulai dari masa CPNS, PNS. Saat aktif, masuk masa pensiun, berhenti sebelum pensiun, hingga peserta dan keluarga/ahli waris meninggal dunia, dengan berbagai manfaat dari Program Tabungan Hari Tua, Dana Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian yang dikelola oleh Taspen,” ujarnya, di hadapan para wartawan.

Taspen, lanjutnya, juga fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan peserta tidak hanya sewaktu berstatus aktif ASN, namun juga setelah memasuki usia pensiun. Untuk itu PT Taspen juga menghadirkan program Warung Mantap Sejahtera (WMS) dari Bank Mantap.

“Pada program ini ASN yang akan pensiun atau telah pensiun diberikan fasilitas dan pendampingan dalam mendirikan dan menjalankan usaha warung kebutuhan sehari-hari. Saat ini telah ada sejumlah sembilan WMS yang sukses dan tersebar di Kota Medan dan Binjai. Program ini diharapkan dapat menciptakan Masyarakat khususnya pensiunan yang mandiri dan sejahtera melalui aspek kewirausahaan,” terang Anne Roosfianti, yang hadir bersama Distribution Head 1 Bank Mantap Tiara Mayasari dan jajarannya.

Selama ini, kata Anne Roosfianti, Taspen juga telah berkolaborasi dengan pemerintah daerah dengan membuka titik layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan, Tebing Tinggi, dan Asahan. Di MPP ini peserta dapat mengajukan klaim, non klaim, hingga permintaan formulir, informasi, dan perekaman data biometrik (enrollment) untuk proses otentikasi dana pensiun.

“Mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan peserta, Taspen kini hadir lebih dekat dan lebih mudah. Pengajuan klaim dapat dilakukan secara daring dengan akses ke website Taspen Online Service (https://tos.taspen.co.id); layanan informasi dan keluhan pelanggan melalui Taspen Care https://tcare.taspen.co.id); dan aplikasi Taspen Mobile dan Taspen Otentikasi untuk pengguna smartphone,” pungkasnya

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Sumut Ilyas Sitorus menyambut baik program PT Taspen tersebut. Diharapkan dapat meningkatkan meningkatkan kesejahteraan ASN di lingkungan Pemprov Sumut yang menjadi peserta. Tidak hanya ASN berstatus aktif, namun juga setelah memasuki usia pensiun.

“Terima kasih atas sosialisasi program PT Taspen dalam meningkatkan manfaat kepesertaan bagi ASN, sehingga perlu disosialisasikan manfaat program asuransi yang dikelola oleh BUMN ini,” ujarnya.

 

•Rizky Zulianda

Sumber : Diskominfo Sumut

 

Bupati Indramayu Nina Agustina Siap Anggarkan Untuk Pemekaran Inbar Sebagai Kabupaten Baru

INDRAMAYU |Infokeadilan.com – Ratusan warga wilayah Indramayu Barat atau biasa disebut Inbar, memadati Gelanggang Olah Raga (GOR) Merdeka di Desa Cipancuh, Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu Jawa Barat, guna menghadiri acara Halal Bi Halal (HBH) yang diselenggarakan komunitas warga / masyarakat yang tergabung dalam Sahabat Inbar Bersatu (SIB), Sabtu, 4 Mei 2024.

Agenda kegiatan yang di balut dalam bentuk HBH tersebut, semua komponen yang hadir berkomitmen mendukung sepenuhnya demi terwujudnya pemekaran Kabupaten Indramayu Barat sesuai tema yang disuguhkan yakni “Dengan Halal bi Halal Kita Merajut Silaturahmi Sebagai Momentum Mempercepat Terwujudnya DOB Inbar”.

Turut hadir dalam kegiatan Halal Bi Halal, Bupati Indramayu Hj.Nina Agustina , Ketua PWNU Jawa Barat, KH. Juhadi Muhammad, dan juga semua Kepala SKPD dan Camat sewilayah Inbar berikut Kepala Desa / Kuwu dan Tokoh Masyarakat, Ormas, serta Komunitas Jurnalis Inbar yang juga konsisten mengawal proses terbentuknya Daerah Otonomi Baru yakni Kabupaten Indramayu Barat.

Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, mengatakan, “Pada kegiatan ini banyak poin-poin yang harus dibicarakan atau didiskusikan ke depan untuk bagaimana membangun Indramayu termasuk pembangunan di wilayah barat Indramayu, dimana sejak lama di usulkan tentang pemekaran kabupaten, karena itu akan dibuka kembali dokumen – dokumenya terkait proses pemekaran tersebut”.

Yang pastinya, lanjut Nina, ” Jika dari propinsi maupun pusat sudah menyetujui, kita siapkan pembangunan infrastrukturnya dan pembangunan tersebut sudah dilakukan semenjak dirinya menjabat sebagai Bupati Indramayu mulai tiga tahun lalu.
“Masyarakat tetap semangat untuk pengajuan pemekaran dan mohon dukungan terkait pembangunan tersebut, untuk usulan anggaran siap disepakati dan jelas disetujui demi untuk pemekaran Indramayu Barat ” ujar Nina.

Penyampaian salah satu Tokoh Masyarakat Inbar juga selaku Dewan Pembina SIB, Drs.H. Supendi,M.Si menilai, ” Pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Indramayu masih bersifat reguler, khususnya yang ada di wilayah barat Indramayu ini belum maksimal terhadap dukungan pemekaran kabupaten, untuk itu kami yang tergabung dalam Sahabat Inbar Bersatu mendesak Bupati Indramayu agar pada KUA PPAS pada bulan Juli 2024 ini Pemkab Indramayu dapat mengalokasikan anggaran untuk pembangunan di wilayah Inbar sebagai persiapan guna menyambut dan persiapan disetujuinya pemekaran Kabupaten Indramayu Barat dari Pemerintah Pusat” Kata mantan Bupati Indramayu.

“Jangan sampai ketika Pemerintah Pusat menyetujui pemekaran, sementara kondisi dilapangan belum siap,” katanya kembali.

Sementara, Ketua Sahabat Inbar Bersatu(SIB) H. Sona Susanto, menegaskan, melalui moment HBH SIB ini bersama semua elemen/komponen masyarakat lainya berkomitmen untuk mendesak Pemkab Indramayu agar mengalokasikan anggaran secara khusus sebagai bentuk dukungan terwujudnya pemekaran Indramayu Barat .

“Kami berkomitmen untuk berjuang di tatanan bawah guna mendesak Pemkab Indramayu tentang kebijakan anggaran untuk pemekaran Kabupaten Inbar dibuktikan dengan nyata demi kepentingan kita semua” terangnya.

Ditempat yang sama, Ketua PWNU Jawa Barat, KH. Juhadi Muhammad, mengatakan ” Dukungan sepenuhnya terhadap terwujud dan terealisasinya Kabupaten Indramayu Barat, karena dengan demikian PWNU akan semakin besar karena bertambahnya wilayah baru maka secara otomatis PCNU yang baru akan terbentuk pula, dimana sebelumnya ketika menjabat selaku Ketua PCNU Kabupaten Indramayu selama tiga periode sudah mengambil langkah serius dengan melakukan pengkaderan terhadap PCNU Indramayu Barat.
“Kami mendukung sepenuhnya demi terwujudnya pemekaran Kabupaten Indramayu Barat termasuk pembentukan PCNU Inbar,” tegasnya.

 

 

•Uswah

Alami Keracunan Massal, Warga Di Dua Desa Di Larikan Ke IGD Puskesmas Jayakerta

KARAWANG |Infokeadilan.com – Warga di dua desa di wilayah Karawang Utara mengalami keracunan massal akibat menyantap hidangan di salah satu pesta hajatan yang berada di wilayah Desa Jayakerta Kecamatan Jayakerta Kabupaten Karawang, Minggu (5/5/2024).

Warga desa yang mengalami keracunan masal tersebut, yakni warga Desa Sirkamulyan, Kecamatan Tirtajaya, Karawang, dan warga Desa Jayakerta, Kecamatan Jayakerta Karawang.

“Informasi sih benar pak seperti itu, namun jumlah keracunan tersebut saya belum mengetahui, berapa banyak,” tutur Mimin, salah seorang Staf Desa Jayakerta, saat di hubungi via selularnya.

Mimin salah satu staf desa Jayakerta mengatakan, bahwa warga yang paling banyak mengalami keracunan massal merupakan warga Ciwaru Desa Sirkamulyan Kecamatan Tirtajaya.

“Yang mendominasi lebih banyak keracunan itu warga Ciwaru Desa Srikamulyan Tirtajaya, karena memang pihak besan orang dari sana, dari pak Ansor yang sedang menyelenggarakan pesta hajatan pernikahan anaknya,” Ungkat Mimin.

Di tempat yang sama Nurdin salah satu aparat desa yang biasa di sapa Wakil Kampak membenarkan, terjadi keracunan massal tersebut di benarkan dan bahkan dirinya mengatakan sempat mengecek kebenaran tersebut ke Ciwaru.

“Benar pak, sekitar kurang lebih 200 orang warga Ciwaru diduga mengalami keracunan massal, akibat menyantap makanan di tempat hajatan, dan beberapa orang di antaranya di rawat di Puskesmas Tirtajaya.” Jelasnya.

Sementara itu menurut Nurdin, mereka yang mengalami mual dan muntah rata rata anak anak, bahkan banyak diantaranya merupakan anak kecil.” Terangnya.

“Kalau warga desa saya belum di cek berapa banyaknya, yang jelas berdasarkan informasi mereka sudah ada di IGD Puskesmas Jayakerta, sedang berobat,” Pungkasnya.

 

•Red

Ini Klarifikasi Penyelenggara Bimtek Perangkat Desa Di Kabupaten Padang Lawas

MEDAN |Infokeadilan.com – Terkait beredarnya video di lokasi Bimtek Kepala Desa seKabupaten Padang Lawas di media sosial, pihak penyelenggara pelatihan mengaku vidio tersebut di ambil dalam situasi kegiatan dalam kondisi istirahat.

Hal ini di ungkapkan salah seorang panitia penyelenggara dari lembaga pelatihan. Di kota Medan 05/05 /2024
Saat di konfermasi awak media mereka mengaku video tersebut adalah hoax di karenakan. Di ambil dalam kondisi jam istirahat.

Kami membantah berita berita yang beredar di sejumlah media , dan hal ini bisa kami luruskan agar isi negative tidak menyebar di tengah masyarakat kabupaten Padang Lawas .

“Kami pastikan video tersebut hoax karna di duga di ambil di jam istirahat, hal ini di karenakan pelatihan tersebut ada beberapa sesi termasuk sesi istirahat yang sudah di tentukan olah tim pelatihan. Perlu kami tegaskan di pastikan video tersebut di ambil saat pelatihan. Dalam kondisi istirahat sehingga ruangan sepi peserta.” Tegasnya

Lebih lanjut di ungkapkan Kegiatan pelatihan ini cukup serius di laksanakan di beberapa hotel yang melibatkan perangkat desa dan ibu PKK dalam. Pelatihan keterampilan

 

•Tim

RI-1

Di Hari Buruh Internasional 2024, Dinkes Dan Disnakertrans Karawang Bersama Sarikat Buruh Gelar Kegiatan Khitanan Massal

KARAWANG |Infokeadilan.com – Peringatan Hari Buruh Internasional atau yang lebih dikenal sebagai May Day, bukan hanya sekadar libur semata, tetapi juga merupakan momen penting untuk melakukan hal hal yang berguna bagi masyarakat.

Dan sebagai bentuk sinergitas antara pemerintah dan buruh di Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2024, Dinas Kesehatan dan Disnakertrans Kabupaten Karawang bersama serikat buruh menggelar kegiatan pelayanan kesehatan yang bertempat di Festive Walk KCP Galuh Mas Karawang, Kamis (2/5/2024).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh SE, Kadinkes Karawang dr. Endang Suryadi MARS, Kadisnakertrans Karawang Rosmalia Dewi SH.MH, anggota PMI Kabupaten Karawang, Ketua sarikat buruh, dan seluruh tim kesehatan dari masing masing perwakilan Rumah Sakit dan Puskesmas.

Kegiatan pelayanan kesehatan yang di gelar atas kerjasama Dinas Kesehatan dan Disnakertrans Kabupaten Karawang bersama sarikat buruh tersebut selain memberikan pelayanan kesehatan di isi pula dengan kegiatan Khitanan Masal dan Donor Darah yang melibatkan beberapa tim kesehatan dari

RSUD Karawang, RSUD Jatisari, Rumah Sakit Primaya, Rumah Sakit Permata Keluarga, Rumah Sakit Izza, Klinik Rusunda, PMI Kabupaten Karawang, Puskesmas desa Wadas, Puskesmas Telukjambe dan Puskesmas Adiarsa.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, dr. Endang Suryadi MARS dalam sambutanya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Karawang dan seluruh pihak yang terlibat yang telah memberikan dukungan serta partisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Di hari Buruh Internasional atau yang di kenal dengan May Day ini tidak hanya untuk liburan semata, namun bisa juga di gunakan untuk memberikan hal hal yang bermanfaat bagi orang lain, seperti hal nya kegiatan yang saat ini di laksanakan oleh sarikat buruh yang berkolaborasi dengan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.” Ucapnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Karawang pak H. Aep Syaepuloh SE dan kepada ketua sarikat buruh serta kepada pihak pihak terkait lainya yang terlibat atas dukungan dan partisipasi yang telah di berikan, sehingga acara kegiatan ini dapat berjalan dengan baik.” Ujarnya.

“Alhamdulilah, dalam kegiatan yang di laksanakan kali ini di isi dengan pelayanan kesehatan yaitu dengan memberikan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat sebanyak 50 orang, kemudian khitanan massal kepada 36 orang anak dan donor darah sebanyak 30 orang pendonor.” Jelasnya.

“Kami berharap semoga kedepan kegiatan ini bisa di lakukan secara berkelanjutan. Dan semoga momen baik hari ini bisa di jadikan sebagai satu kegiatan penting yang bisa lakukan dalam setiap tahun. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, semoga apa yang di lakukan hari ini menjadi satu amal baik di akherat, Aamiiin Ya Robbal Alamain.” Tutupnya.

 

•Red

Viral Vidio Kegiatan Pelatihan Perangkat Desa Kabupaten Padang Lawas Sepi Peserta

PADANG LAWAS |Infokeadilan.com – Kegiatan pelatihan perangkat desa sekabupaten Padang lawas menjadi sorotan dari masyarakat kabupaten Padang lawas, hal ini setelah beredarnya video kegiatan pelatihan di hotel grand Antares di kota Medan yang terlihat sepi peserta.

Ironisnya kegiatan pelatihan ini di duga menyerap anggaran dana desa sebesar Rp 40 juta / desa dengan 4 orang peserta setiap desanya yang terbagi di beberapa hotel yang ada di kota Medan, yang di mulai pada hari 3/5/2024 sampai dengan Minggu 6/5/2024

Salah seorang warga kab.padang lawas, Safril batubara mengungkapkan kepada awak media, beredarnya video kegiatan. Pelatihan perangkat desa sekabupaten Padang lawas yang sepi peserta di jam kegiatan pelatihan. Ini cukup jelas adanya dugaan kegiatan pelatihan atau bimtek perangkat desa yang terkesan abal abal.

Selain itu di duga kuat kegiatan ini terkesan hanya sebagai formalitas saja untuk mengambil atau merampas dana desa untuk kegiatan yang tidak bermanfaat bagi masyarakat desa.

“Setelah saya melihat video yang beredar di media sosial ini jelas ada kegiatan pelatihan perangkat desa yang di lakukan tidak profesional dari pihak lembaga , sedikitnya peserta pelatihan yang hadir di ruangan pelatihan ini, terlihat jelas kegiatan ini hanya sebagai formalitas untuk mengambil atau bahasa kasarnya merampas dana desa untuk kegiatan yang tidak bermanfaat bagi masyarakat desa.” Tegas Safril

Lebih lanjut Safril berharap kepada KPK bisa turun ke kab.padang lawas untuk memproses pengunaan dana desa yang kerap di gunakan untuk kegiatan pelatihan dan bimtek, yang selalu di motori dinas pemerintahan desa dan pihak apdes bercahaya kab.padang lawas.

Selain itu kegiatan pelatihan dan bimtek yang selalu mengait ngaitkan nama APH ini selama ini menjadi momok bagi Kepala Desa.

Salah seorang kepala desa yang enggan di sebut namanya mengaku dana desa yang di gunakan dalam pelatihan ini mencapai Rp 40 juta untuk 4 orang peserta dari perangkat desa yang di serahkan kepada pihak penyelenggara dalam hal ini lembaga pelatihan .

“Untuk kegiatan pelatihan di Medan ini ada 4 peserta dari setiap desa dengan anggaran Rp 40 juta atau Rp 10 juta per orang uang dari dana desa ini di strorkan ke pihak penyelenggara atau lembaga.” Pungkasnya

Sementara itu saat di konfermasi ketua apdes bercahaya kab pasangan lawas , Hamdani Daulay tidak merespon konfermasi awak media .

Berdasarkan investigasi kegiatan pelatihan yang di selenggarakan di kota Medan , di laksanakan di 3 hotel di antaranya hotel danau Toba , hotel grand Antares dan hotel Madani , dengan dua penyelenggara atau lembaga pelatihan yang di duga motori Johan yang di kabarkan memiliki kedekatan dengan salah seorang jendral kepolisian.

 

 

•Tim

RI-1

Maraknya Peredaran Penyalahgunaan Obat Terlarang Diduga Jadi Pemicu Meningkatnya Angka Kriminalitas Dan Kenakalan Remaja

KARAWANG |Infokeadilan.com – Peredaran obat terlarang di wilayah Karawang diduga telah menjadi sistematis, masif, dan terorganisir. Menurut informasi yang dihimpun, oknum oknum tertentu telah membackingi peredaran obat obatan terlarang yang dijual kepada anak-anak muda di Karawang. Mereka bahkan telah mempersiapkan beberapa kuasa hukum sebagai langkah antisipasi jika terjadi penggerebekan atau penangkapan terhadap salah satu anak buah yang menjaga kios apotek mereka.

Selain itu, oknum oknum ini juga diduga memberikan kontribusi bulanan kepada lingkungan sekitar, termasuk karang taruna, Ormas, LSM, bahkan media massa, agar kegiatan peredaran obat terlarang ini dapat berjalan lancar tanpa gangguan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan terus berkembangnya peredaran obat-obatan terlarang di kalangan anak-anak muda di Karawang.

Foto : Ilustrasi Forum Aktivis Karawang

“Apakah ini akan dibiarkan terus menerus sampai generasi kita habis tergerus hancur mentalnya oleh obat-obatan EXIMER atau TRAMADOL yang akan membuat hancur masa depan anak-anak Karawang selanjutnya ?.” Ucap salah seorang aktivis Karawang.

Dampak dari peredaran obat obatan terlarang ini juga sangat meresahkan. Tidak menutup kemungkinan, hal ini dapat berdampak pada meningkatnya tawuran antar sekolah dan antar kampung di Karawang. Menurut pakar kesehatan, setelah mengonsumsi obat obatan EXIMER atau TRAMADOL, pengaruhnya membuat anak anak menjadi lebih berani dan kehilangan akal sehatnya.

“Kepada saudara saya yang saat ini berada di posisi membackingi kios kios apotek tanpa izin yang menjual obat obatan terlarang tersebut, dengan tidak mengurangi rasa hormat, kami mohon untuk menghentikan dukungan tersebut. Bayangkan bagaimana jika anak atau keponakan kita menjadi korban,” lanjut aktivis Karawang.

Permasalahan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri saja, melainkan sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk memberantas kegiatan peredaran obat-obatan EXIMER atau TRAMADOL yang dijual bebas di kios-kios apotek tanpa izin.

 

 

•Red/Tim

Forum Aktivis Karawang

Perangi Aksi Kriminalitas Yang Diduga Dipicu Karena Penyalahgunaan Obat Terlarang Di Kalangan Remaja Dan Pelajar, Forum Aktivis Karawang Dan Forum Karawang Utara Bersatu Layangkan Surat Ke APH

KARAWANG |Infokeadilan.com – Meningkatnya kasus tawuran dan aksi kriminalitas hingga melibatkan remaja dan pelajar di wilayah Rengasdengklok mendapat tanggapan serius dari para aktivis dan sejumlah forum yang ada di Karawang.

Guna menciptakan kondusifitas lingkungan sekitar khususnya wilayah Karawang Utara, Forum Aktivis Karawang dan Forum Karawang Utara Bergerak kirimkan surat terbuka kepada Muspika Rengasdengklok untuk mengurangi dan memerangi agar kasus tawuran dan kriminalitas yang melibatkan remaja dan pelajar di wilayah Karawang Utara tak lagi terjadi.

Surat tersebut menyoroti bahwa salah satu penyebabnya adalah penjualan obat terlarang dan minuman alkohol yang bebas dijual di kios-kios warung.

Menurut forum aktivis tersebut, penjual obat-obatan terlarang kebanyakan bukan merupakan penduduk asli Karawang,

“Sebagian adalah orang dari Aceh dan juga pribumi. kami memohon kepada jajaran Muspika Rengasdengklok, termasuk Camat, Kapolsek, dan Danramil, agar segera mengambil tindakan tegas dalam memberantas dan menutup aktivitas penjualan obat terlarang dan minuman alkohol di kios-kios sekitar Rengasdengklok Raya, tandasnya dalam surat terbuka (04/05/2024).

Surat tersebut juga di tembuskan kepada Bupati Karawang, Kapolres Karawang, Dandim Karawang, dan Kejari Karawang. Diharapkan tindakan cepat dari pihak berwenang dapat meminimalisir kasus tawuran dan pembacokan di wilayah tersebut, yang diyakini sebagai dampak dari peredaran obat-obatan terlarang dan minuman alkohol di kalangan remaja.

Sebelumnya media Infokeadilan.com memberitakan tentang kasus pembacokan di Karawang yang menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Aksi pembacokan tersebut diduga akibay pengaruh dan penyalahgunaan obat terlarang di kalangan remaja dan pelajar menjadi pemicu utama. Pada Kamis malam, 02 Mei 2024, di Jalan Desa Segaran, seorang pemuda bernama Afit Faturohman (15 tahun) tewas dalam serangan yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal. Menurut Danramil 0402, serangan tersebut terjadi tanpa alasan yang jelas.

Kemudian sebulan yang lalu, terjadi kejadian tragis di Rengasdengklok-Tanjungpura, Desa Karyasari, di mana dua remaja yang sedang mengarak bedug terpaksa untuk dilarikan ke Rumah Sakit Proklamasi setelah diserang secara tiba-tiba oleh seorang pria yang diduga dalam keadaan mabuk. Serangan terjadi pada pukul 22.00 WIB, Selasa (09/04/2024), saat mereka sedang melakukan kegiatan mengarak bedug di wilayah tersebut.

Masyarakat Karawang semakin geram dengan penjualan obat terlarang yang semakin terang-terangan, Sehingga Para Aktivis dikarawang turun untuk menyuarakan dalam bentuk kepedulian terhadap Karawang tercinta.

Selanjutnya tentang kejadian di wilayah desa Mekarpohaci Kecamatan Cilebar yang viral dengan aksi ibu ibu yang menggerebeg salah satu kios yang di duga menjual obat obatan terlarang sehingga memicu kekesalan di kalangan penduduk setempat, karena desa mereka menjadi pusat peredaran obat keras.

Sejumlah ibu rumah tangga (emak – emak) di Desa Mekarpohaci, Kecamatan Cilebar, menghancurkan dan membakar saung yang diduga sebagai tempat transaksi obat terlarang. Mereka menuntut penjual obat meninggalkan desa mereka dan meminta polisi untuk bertindak menangkap pengedar. Tindakan ini menarik perhatian warga Karawang lainnya yang juga merasa marah karena desa mereka juga terkena dampak peredaran obat keras.

Dengan adanya sejumlah informasi terkait hal tersebut di harapkan kepada Aparat Penegak Hukum untuk menindak tegas terhadap oknum pelaku yang tidak bertanggung jawab yang merusak generasi penerus bangsa.

 

•Red/Tim