Beranda blog Halaman 374

Rusaknya Jalan Jalur Cilamaya Cikalong Di Sorot Ketum LSM F12

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Kondisi jalan Raya Cilamaya-Cikalong saat ini mengalami kerusakan, kondisi kerusakan jalan yang hingga saat ini belum ada perbaikan itu dikeluhkan oleh warga dan pengguna jalan. Di perparah lagi kondisi jalan yang rusak tersebut terdapat lubang yang di khawatirkan dapat membahayakan pengendara.

Pantauan awak media infokeadilan.com terlihat di beberapa ruas jalan yang rusak lainnya di tandai dengan di timbun yang menggunakan sampah sebagai tanda agar jalan tersebut di hindari.

Salah satu pengguna jalan mengatakan, kondisi jalan tersebut membuatnya kesulitan saat melintas. Apalagi ketika usai diguyur hujan, jalan yang rusak dan berlubang tersebut tak terlihat oleh genangan air.

“Iya pak, rusaknya lumayan panjang dan parah. Apalagi kalau hujan, jalan yang rusak dan berlubang itu ga kelihatan karena ada genangan airnya.” Ucapnya.

Foto : Ketua Umum LSM F12 H. Ade Hidayat

Sementara itu di tempat terpisah Ketua Umum LSM F12 H.Ade Hidayat saat di minta keteranganya membenarkan bahwa jalan Cilamaya-Cikalong adalah jalan yang saat ini kondisinya sudah kurang maksimal, banyak ruas jalan yang rusak dan berlubang.

“Jalan Cilamaya-Cikalong itu jalan yang begitu padat oleh arus kendaraan R2 dan R4, karena jalan tersebut adalah akses menuju Kawasan Strategis Nasional PLTGU Jawa Power Satu, dengan intensitas lalu lalang kendaran yang berkapasitas berat. Dan saat ini jelas terlihat hampir sepanjang jalur jalan mengalami kerusakan parah.” Ungkapnya, Sabtu (23/3/2024)

“Maka dari itu, untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kepada warga dan pengguna jalan, saya berharap kepada Perintah Daerah Kabupaten Karawang dan pihak terkait lainya untuk segera melakukan perbaikan, karena sebentar lagi jalur jalan ini digunakan untuk pemudik yang hendak pulang kampung ke wilayahnya masing masing, sebab jalan ini merupakan satu jalan alternatif yang di gunakan para pemudik saat mudik lebaran.” Pungkasnya.

 

•Edo/Red

Selama Ramadhan dan Idul Fitri, Hiswana Migas Sumut Bersama PT Pertamina Patra Niaga Sumbagut Pastikan Ketersediaan Energi

0

MEDAN | INFOKEADILAN.COM | Ketua DPC Himpunan Wiraswasta Nasional (Hiswana) Minyak dan Gas (Migas) DPC Sumatera Utara, Haris Razali mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga Sumbagut dalam menjamin ketersediaan stok dan penyaluran energi di Sumut selama Ramadan dan Idulfitri 1445 Hijirah. Pihaknya juga menjamin penyaluran dan ketersediaan stok energi di tingkat penyalur maupun sub penyalur seperti SPBU, agen LPG maupun pangkalan LPG.

“Dalam menyambut Ramadan dan Idulfitri, DPC Hiswana Migas Sumut berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga dalam menyalurkan energi di Sumut, menjamin ketersediaan stok di tingkat penyalur, maupun sub penyalur baik itu SPBU, agen LPG maupun pangkalan LPG,” jelasnya.

Lebih jauh, menjelang Idulfitri biasanya ada peningkatan kebutuhan. Namun hal itu sudah diantisipasi oleh Pertamina untuk ketersediaan stok dan kami selalu berkoordinasi dan selalu menjalankan apa yang menjadi program-program pemerintah untuk menjamin ketersediaan stok melalui Pertamina Patra Niaga .

Untuk itu, pihaknya butuh dukungan dari Poldasu dan stakeholder terkait terutama dari seluruh lapisan masyarakat. Agar situasi Ramadan dan Idulfitri tetap aman dan terkendali dari sisi penyediaan energi untuk kepentingan masyarakat Sumut.” Pungkasnya.

 

•Rizky Zulianda

Miris ! Bangunan RTH Rengasdengklok Seolah Dibiarkan Kumuh, Begini Penjelasanya

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Setelah sebelumnya taman dibundaran jalan Interchange Karawang Barat menjadi sorotan banyak pihak, karena konsep taman yang tidak jelas, dan nampak kumuh. Padahal proyek tersebut sudah menghabiskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang lumayan besara, khususnya di Tahun Anggaran (TA) 2022 dan 2023.

Selain taman tersebut, Bidang Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang kembali mendapat kritikan tajam dari salah seorang aktivis yang merupakan Wakil Ketua Laskar Merah Putih Markas Daerah Jawa Barat (LMP Mada Jabar).

“Ada yang tidak kalah penting untuk dikritisi di Bidang Pertamanan DLHK Karawang, yaitu proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terdapat di Kecamatan Rengasdengklok,” Ungkapnya, Sabtu (23/3/2024).

Foto : Lokasi RTH Rengasdengklok

Andri menjelaskan, “Dibuatnya RTH, bukannya memberikan kenyamanan terhadap lingkungan setempat, tapi malah sebaliknya. Diduga akibat dibangunnya RTH, ada saluran air yang tidak lancar, atau terbendung. Pasalnya, jalan didepan RTH selalu banjir tergenang air. Padahal, air tersebut merupakan air hujan yang sudah beberapa hari sebelumnya. Dimana sebelum adanya RTH, jalan tidak pernah banjir.

“Bilamana merujuk kepada landasan hukum tentang RTH ditetapkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 1 Tahun 2007 tentang

Penataan Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan, serta Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 05/ Prt/ M/ 2008 Tentang Pedoman Penyediaan Dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Di Kawasan Perkotaan,” Urainya

Lebih lanjut Andri mengatakan, “Tujuan pembangunan RTH pada prinsipnya adalah untuk menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah kota. Lebih lanjut berdasarkan Pasal 2 Permendagri RTHKP, tujuan penataan RTHKP adalah menjaga keserasian dan keseimbangan ekosistem lingkungan perkotaan, lalu mewujudkan kesimbangan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan di perkotaan dan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan yang sehat, indah, bersih dan nyaman.

“Perihal kondisi RTH Rengasdengklok, kami menduga ada kelalaian dalam perencanaan yang dilakukan oleh Bidang Pertamanan DLHK Karawang? Sehingga secara kontruksi berdampak pada banjir dan lain sebagainya,” Sesalnya

Masih kata Andri, “Bukan hanya itu, pasca adanya pembangunan secara kontruksi, sampai saat ini belum adanya penghijauan sama sekali, yang ada lokasi tersebut malah menjadi tempat penyimanan sampah.

“Oleh karena itu, kami mendesak agar Bupati segera mengevaluasi Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan DLHK Karawang. Kami juga sedang mempelajari adanya kemungkinan celah hukum dari beberapa proyek yang berada di Bidang tersebut,” Pungkasnya

 

•JK/Red

Tuntut Bos Di Tangkap, Puluhan Buruh Bengkel Bubut Pagoda Mas Gelar Aksi Unjukrasa

0

MEDAN | INFOKEADILAN.COM | Puluhan buruh Bengkel bubut Pagoda Mas buruh menggelar aksi demontrasi di depan Mako Polrestabes Medan dan depan usaha bengkel di Jalan Wahidin, sekira pukul 13.00 wib s/d Selesai, Jum’at (22/3/2024)

Para Pengunjuk rasa, Mereka mendesak Kapolrestabes Medan Kombes Teddy Jhon Marbun segera menangkap oknum Pemilik usaha bengkel Bubut Pagoda Mas terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang iuran BPJS, dengan surat laporan nomor : STTLP/B/716/III/2024/SPKT RESTABES MEDAN/POLDA SUMUT dengan terlapor atas nama Pho Hong Ho alias David.

Saat awak media mengkonfirmasi Koordinator Aksi Demo Hendro Cs, dikatakannya bahwa aksi yang mereka lakukan hari ini mempunyai beberapa tuntutan aksi diantaranya:
1. Tangkap Bos Bengkel Sebab Iuran BPJS Kesehatan yang dipotong oleh pihak pengusaha yang terlalu besar tidak sesuai dengan ketentuan, diduga terjadi penipuan dan digelapkan.
2. Pesangon anggota yang meninggal tidak dibayarkan Oleh pihak perusahaan bubut.
3. Memperkerjakan orang yang sudah dianggap pensiun diatas 60 tahun.
4. UMK yang tidak sesuai dengan yang diterima oleh buruh pekerja.(Dibawah UMK)
5. Skala upah tidak pernah diberlakukan.
6. Cuti kerja dan Hari Merah Kalender ditiadakan.
7. Limbah oli bengkel bubut yang membuat tetangga kiri-kanan menjadi resah.
8. Izin usaha tak jelas dan diduga tidak membayar pajak.
9. Lembur yang tidak sesuai dibayarkan.

Dengan sembilan (9) tuntutan aksi tersebut, ternyata setelah 2 tahun kasus ini digantung, ternyata sudah pernah dilakukan mediasi selama 4 kali dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara oleh Ibu Rohani dan Bapak Hendrik Namun gagal.

Selanjutnya Buruh juga sudah melaporkan ke DPRD Kota Medan Komisi 2 Bapak Sudari ST, dari Fraksi PAN, melakukan rapat dengar pendapat (RDP) sudah 2 kali namun masih menemui titik buntu.

Lebih lanjut, saat awak media mengkonfirmasi sang pemilik pada jumat 15.00 WIB, atas adanya aksi tersebut, membantah atas yang di sangkakan para buruh karyawannya yang bekerja.

Senada dengan hal ini, salah seorang warga tetangga dari bengkel bubut Pagoda mas milik Aho, mengatakan bahwa aho buka usaha di sini kerap waktu hari hujan, limbah oli mengalir du area rumah dan parit yang ada.

 

 

•Tim/Red

IWO Indonesia Korwil Cikampek Gelar Rapat Koordinasi Bahas Kegiatan Ramadhan Berkah

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Ketua Koordinator Wilayah Cikampek Yayang Indra Nillan S.Pd, Beserta Jajaran Dan Anggota Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Gelar Rapat Koordinasi, Mantapkan Persiapan Kegiatan Bagi Takjil Di Rangkaian Acara Selama Bulan Suci Ramadhan.

Dalam hal ini, Yayang Indra Nillan S.Pd selaku koordinator wilayah cikampek IWO Indonesia, mantapkan kembali jajarang serta anggota dalam persiapan guna melaksanakan kegiatan bagi takjil pada Minggu, 24 Maret 2024, dalam rangkaian kegiatan IWOI Wilayah Cikampek dalam bulan suci ramadhan dalam rapat koordinasi.
“Kami gelar rapat koordinasi ini dengan maksud adalah memantapkan lagi persiapan kita dalam acara bagi takjil mengingat kegiatan pada minggu 24 Maret 2024, itu masuk dalam rangkaian kegiatan selama bulan suci ramdhan” ucapnya kepada awak media.

Dalam hal serupa ketua koordinator cikampek pun harapkan adanya kegiatan bagi takjil ini jadi momentum ajang silaturahmi serta mengebalkan kepada masyarakat dengan adanya IWO Indonesia sebagai organisasi media jurnalis online di cikampek.
“Ya dalam kegiatan bagi takjil ini menjadi ajang kita semua anggota IWO Indonesia wilayah cikampek dalam bersilaturahmi dengan masyarakat serta kita pun mengenalkan IWO indonesia ada di cikampek” harapnya.

Di kesempatan akhir ketua pelaksana kegiatan pembagian takjil sekaligus wakil koordinator wilayah Asep Jaya, menuturkan bahwasanya persiapan kegiatan bagi takjil ini secara persentase sudah 90%, dan di yakinkan bahwa kegiatan itu akan terlaksana, dengan harapan semua anggota ikut serta dalam kegiatan itu.
“Ya dalam persiapan ini saya sudah sampaikan bahwa persiapan kita sudah 90% dan saha harap semua anggota bisa hadir dan ikut serta dalam acara ini dan saya yakin bahwa akan berjalan lancar” tutupnya.

 

•Edo

Hadapi Popwilda Jabar 2024, Pemkab Bekasi Persiapkan Atlet Pilihan Terbaik

BEKASI | INFOKEADILAN.COM | Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga memastikan kesiapan kontingen untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Jabar 2024.

Kabupaten Bekasi di Popwilda mendatang akan kirimkan delapan Cabang Olahraga dengan total 128 atlet yang didampingi oleh 35 official dan pelatih untuk bertanding melawan atlet Popwilda wilayah II, yaitu Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Subang, dan tuan rumah Popwilda yakni Purwakarta pada 13 hingga 17 Mei 2024.

Iman Nugraha selaku Kepala Disbudpora Bekasi dalam sambutanya menyampaikan, “Besar harapan saya Kontingen Kabupaten Bekasi akan mendapatkan hasil yang maksimal sehingga atlet yang bertanding digelaran tersebut menjadi atlet masa depan Kabupaten Bekasi di gelaran multi event yang lebih tinggi seperti Porprov, PON bahkan Sea Games dan Asian Games,” Ucapnya, Jumat (22/4/2024).

Secara rinci Iman menjelaskan bahwa semua cabang olahraga yang akan dipertandingkan akan diisi oleh atlet potensial. Mulai dari cabang  olahraga Bulu Tangkis, Pencak Silat, Sepak Bola, Tenis Lapang, Sepak Takraw, Bola Basket, Bola Voli dan Tenis Meja.

“Pemerintah Kabupaten Bekasi siap mendukung penuh untuk peningkatan target prestasi pada olahraga multi event tingkat pelajar. Maka dari itu, pengiriman atlet dan official menjadi salah satu prioritas. Begitupun dengan capaian target di tiap atlet saat bertanding nanti,” Jelasnya.

Sementara itu Yudi Candra Permana selaku Kepala Bidang  Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Kabupaten Bekasi mengatakan, Popwilda Jawa Barat merupakan sarana evaluasi sekaligus menjadi tolak ukur pembinaan olahraga pelajar daerah.

“Pembinaan olahraga di tingkat pelajar mempunyai peran penting dan strategis sebagai upaya untuk menjaring calon atlet berbakat yang memiliki potensi dikembangkan menjadi atlet yang berprestasi di tingkat daerah, Jawa Barat, Nasional, Asia Tenggara, Asia dan Dunia di masa depan,” Pungkasnya.

 

•Red

PJ Gubernur Aceh Diminta Tak Perpanjang Masa Jabatan Sebagai PJ Bupati Gayo Lues Begini Alasannya

0

BANDA ACEH | INFOKEADILAN.COM |  PJ. Gubernur Aceh Bustami agar segera mencopot PJ. Bupati Gayo Lues Drs. Alhudri MM, Karena selama menjabat sebagai Penjabat kerap melontarkan kata-kata yang tidak boleh dilakukan Oleh seorang Sekelas Penjabat seperti Over Acting dan bersikap berlebihan dan kerap mencari – cari Kesalahan Orang lain.

Untuk menyikapi sepak terjangnya, Alhudri dinilai sangat berlebihan dan melampaui batas normal. Untuk itu, Kepada PJ. Gubernur Aceh Bustami, kenapa bisa mengutus seorang Alhudri menjadi PJ. Bupati Gayo yang sering kali bergaya Preman di Negeri Seribu Awan ini.

Padahal kita tahu, dalam aturan, antara tugas dan kewenangan serta larangan sudah diatur didalam Pasal atau Ayat yang terpisah dalam Undang – undang Pemda tersebut.

Seperti Pasal 65 Ayat (1) Undang-undang Pemda dijelaskan  tugas yang bisa dilakukan oleh PJ. Kepala Daerah ketika menjabat, sebelum nantinya terpilihnya Kepala Daerah Defenitif hasil Pemilihan.

Tugas tersebut yang bisa dijalankan Oleh PJ. Kepala Daerah adalah Memimpin pelaksanaan urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRK/DPRD.

Kemudian memelihara ketenteraman dan ketertiban Masyarakat, menyusun dan mengajukan rancangan Perda tentang SPJPD dan rancangan Perda tentang RPJMD kepada DPRD untuk di bahas bersama DPRD serta menyusun dan menetapkan RKPD dan bukan  melakukan manajemen Konplik di Masyarakat ini sangat aneh dan berbahaya bagi Masyarakat Kabupaten Gayo Lues ini.

Untuk itu Masyarakat Gayo Lues memohon kepada PJ. Gubernur Aceh Bustami agar mengkaji ulang dan tidak lagi memperpanjang Alhudri sebagai PJ. Bupati Gayo Lues, karena diduga melanggar ketentuan yang diamanatkan oleh undang-undang.

Selain itu, berdasarkan informasi yang diperoleh, Alhudri sering meneror dan mengancam para pejabat Eselon II dan Eselon III di Pemkab Gayo Lues serta sering mengatakan akan dimutasi sejumlah Pejabat jika tidak menuruti kemauan nya, sehingga Para Pejabat menjadi takut dan tertekan terkesan di intimidasi, sehingga Masyarakat Gayo Lues tidak ingin lagi sosok Alhudri tersebut memimpin Gayo Lues karena tidak sesuai dengan adap Suku Gayo Lues.

Apalagi Alhudri udah 9 Tahun lebih menjadi Kepala Dinas di Provinsi Aceh mulai dari Kasatpol PP Aceh, Kadis Sosial Aceh, dan terakhir sebagai Kadis Pendidikan Aceh tidak menunjukkan Prestasi di Dinas yang Alhudri Pimpin, malah yang terlihat kehancuran, namun bisa bertahan dan karirnya mulus tanpa hambatan, diduga keras karena kemahirannya Meloby, bagi – bagi dan memanfaatkan Buzzer.

Di sisi lain, dilansir dari Pikiran Madani.com, Jum’at (23/03/2924). Pengelolaan pendidikan Aceh di bawah kepemimpinan Alhudri, juga dinilai, sangat memprihatinkan. Selain pemanfaatan anggaran yang tidak fokus ke mutu, sekolah juga dibuat acak-acakan.

Karena memang tidak punya basic mengelola instansi pendidikan, Ketua Lembaga Pemantau Pendidikan Aceh (LP2A), Samsuardi, kembali meminta keseriusan Pj Gubernur Aceh untuk mengevaluasi Disdik Aceh. “Perlu pembenahan menyeluruh. Karena di level menengah juga sama, banyak yang tidak menguasai tupoksi,” ujar Dr Sam.

Akademisi Darussalam ini mengatakan, kepemimpin Alhudri gagal meningkatkan mutu kelulusan siswa SMA/SMK selama kurun waktu tiga tahun terakhir. Yang membuat miris, tambahnya, Alhudri membuat framing seakan-akan pendidikan Aceh baik-baik saja. “Padahal sedang terpuruk,” ucap Samsuardi.

Menurut Dr Sam, parameter kegagalan Alhudri memimpin Disdik terlihat pada publikasi laporan hasil Ujian Tes Berbasis Komputer – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (UTBK–SBMPTN) tahun 2021, 2022 dan 2023 yang secara beruntun menunjukan mutu kelulusan siwa Aceh terus anjlok ke urutan paling bawah. “Posisi Aceh bahkan kalah jauh dibanding Provinsi Bengkulu dengan capaian nilai rata-rata berada di peringkat 13 nasional (Skor TKA Saintek 490.10 point),” ucap Dr Sam prihatin.

Coba lihat posisi Aceh, kata Dr Sam, yang hanya mampu berada di peringkat 27 dari 34 provinsi Indonesia (Skor TKA Saintek 478.51 point). Capain Bengkulu, menurut dia, sangat tidak sepadan dengan kuncuran anggaran Disdikbud provinsi itu yang hanya ratusan miliar per tahun. “Sebaliknya, lihat Aceh yang mengelola dana di atas tiga triliun rupiah setiap tahun semenjak 2021, 2022, hingga 2023,” tandasnya.

Dr Sam menegaskan, kondisi yang diperlihatkan oleh kepemimpinan Alhudri sangat ironis dan memprihatinkan publik. Disdik Aceh, sambungnya, justru gagal mendongkrak mutu kelulusan siswa SMA/SMK serta gagal pula menoreh prestasi di berbagai ajang perlombaan olimpiade nasional semenjak tiga tahun terakhir di tengah anggaran yang melimpah.

Ia juga menambahkan, rekam kinerja Disdik Aceh itu bisa dilihat dalam laporan LAKIP Disdik Aceh yang memotret minimnya prestasi yang berhasil diraih siswa SMA/SMK. “Bahkan dari sekian puluh tim yang diutus pada berbagai kegiatan olimpiade di tingkat nasional, hanya Noval Ardiasnyah yang mewakili SMKN Karang Tamiang yang bisa tembus meraih perak, selebihnya zonk semua,” kata Dr Sam.

Pihaknya mengatakan, penempatan Alhudri oleh Gubernur Nova Iriansyah yang sarat nepotisme karena berasal dari satu daerah, sama sekali tidak memperhatiakan aspek kompetensi dan jenjang karier sebagaimana dipersyaratkan oleh aturan merit sistem. Di bawah kepemimpinan Pj Gubernur Achmad Marzuki timbul paradoks lagi dengan menugaskan yang bersangkutan sebagai Pj Bupati Gayo Luwes.

Dalam posisi rangkap rangkap jabatan untuk instansi besar dengan tugas yang sangat kompleks menyebabkan kinerja Disdik bertambah hancur. “Nyaris selama setahun pasca dilantik sebagai Pj bupati, Alhudri tidak melakukan apapun untuk memperbaiki mutu kelulusan siswa Aceh,” tegas Dr Sam.

Karena itu, akademisi ini menitipkan secercah harapan pada Pj Gubenur Bustami agar memperbaiki pendidikan Aceh. Sebagai putra Aceh yang sangat mencintai generasi masa depan daerah ini, Dr Sam yakin Pj gubernur punya niat untuk memperbaiki Disdik. “Kita berharap Pj Gubernur segera menindaklanjuti rekomendasi DPRA tahun 2022 yang secara jelas dan tegas meminta agar dilakukan percopotan terhadap Ahhudri karena dinilai tidak berkompeten mengurus pendidikan,” ujarnya.

Selaku pemerhati pendidikan, ketua LP2A juga menyatakan rasa kecewa atas kebijakan Alhudri yang menempatkan pejabat di level eselon yang tidak linear dengan tupoksi Disdik. Sebagai contoh, mantan Kadis Sosial Aceh menampatkan sarjana kesehatan hewan sebagai Sekdisdik Aceh.

Tindakan ugal-ugalan Alhudri dan terkesan dibiarkan oleh gubernur sebelumnya, dia memboyong sejumlah ASN dari Dinsos dan Satpol PP yang notabene tidak punya kompetensi untuk menduduki jabatan di Disdik. “Harusnya yang dilihat adalah rekam jejak reputasi kinerja, bukan karena koneksi yang sarat nuansa politis,” tegasnya.

Tidak hanya untuk ASN, Alhudri juga merekrut tenaga kontrak (tekon) asal-asalan. Seperti pernah diberitakan sejumlah media, selain latar belakang pendidikan para tekon tidak punya korelasi dengan tupokis Disdik, sejumlah dari mereka juga dimanfaatkan mirip sebagai buzzer. “Beberapa dari mereka bahkan di duga tidak pernah masuk kantor, tapi gajinya tetap dibayar,” Tutup Dr Sam mengutip pemberitaan Media.

 

•Rizky Zulianda

IWO Indonesia Siap Berkolaborasi Dengan Kehadiran Perisai BPJS Ketenagakerjaan Karawang

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karawang menilai kehadiran penggerak jaminan sosial (Perisai) berperan besar dalam program BPJS Ketenagakerjaan, karena dinilai mampu mengakuisisi tenaga kerja, baik penerima upah (PU) maupun bukan penerima upah (BPU).

Demikian diungkapkan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karawang, Imam Santoso saat menerima kunjungan Pengurus Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Karawang di kantornya, jalan Surotokunto no. 38 Adiarsa Timur Karawang. Jumat (22/3/2024).

Imam mengharapkan Perisai berperan aktif dan produktif sebagai agen BPJS Ketenagakerjaan, karena potensi Kabupaten Karawang masih besar dan banyak masyarakat yang belum terjamin program BPJS Ketenagakerjaan.

“Sebagai penggerak jaminan sosial, ini adalah kepanjangan tangan kami dalam sosialisasi dan akusisi tenaga kerja di lapangan. Kerja keras agen tidak sia-sia. Bahkan banyak pekerja BPU di tingkat RT/RW termasuk pamong desa, petani, nelayan dan anggota partai yang mendaftar sebagai peserta BPJS Ketengakerjaan,” ujarnya.

“Kami sangat mengapresiasi kepada Ketua IWO Indonesia DPD Karawang yang siap menjadi wadah perisai BPJS Kenagakerjaan dan membantu program pemerintah pusat maupun daerah,”ungkapnya.

Senada dengan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan, Ketua IWO Indonesia DPD Karawang Syuhada Wisastra yang didampingi Sekretaris DPD Amrini Handayani dan Bendahara DPD Arini Yanti Mala saat melakukan silaturahmi kunjungan ke BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karawang mengatakan program Perisai bisa menjadi bagian penghasilan tambahan buat para anggota IWOI dan juga membantu program pemerintah.

“Saya sangat antusias sebagai Ketua IWOI DPD Karawang akan program Perisai BPJS Ketenagakerjaan, bisa menjadi tambahan penghasilan buat organisasi maupun para anggota,”ungkapnya.

“Program kerjasama perisai ini sebenarnya tahun lalu sudah kami siapkan namun karena ada restrukturisasi pengurus jadi tertunda, baru sekarang ini kami sudah siap dan akan menjalankan program tersebut,”jelasnya.

“Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karawang yang selalu ini menjalin komunikasi yang baik, dan terimakasih juga atas dukungannya terhadap wadah perisai IWO Indonesia,”pungkasnya.

 

 

•Red

 

 

 

Kolaborasi Kementerian Koperasi Dan Pemprov Sumut Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal Gratis Untuk UMKM

0

MEDAN | INFOKEADILAN.COM | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Republik Indonesia, memfasilitasi sertifikat halal unuk 1.000 UMKM. Kegiatan ini bertujuan mendukung UMKM memiliki daya saing tinggi.

Hadir pada kegiatan ini OPD terkait Pemprov Sumut diantaranya Kadis Kominfo Ilyas Sitorus, Kabapelitbang Alfi, Karo Perekonomian Poppy, Karo Kesra Julaidi dan OPD Lainnya serta  jajaran Kemenkop UKM. Hadir juga perwakilan organisasi-organisasi serta pelaku usaha dan UMKM Sumut.Hadir pada kegiatan ini OPD terkait Pemprov Sumut diantaranya Kadis Kominfo Ilyas Sitorus, Kabapelitbang Alfi, Karo Perekonomian Poppy, Karo Kesra Julaidi dan OPD Lainnya serta  jajaran Kemenkop UKM. Hadir juga perwakilan organisasi-organisasi serta pelaku usaha dan UMKM Sumut.

Menurut  Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Hassanudin, Indonesia diprediksi menjadi konsumen produk halal tertinggi, sekitar Rp4 triliun tahun 2025. Sumut merupakan provinsi dengan populasi muslim terbesar kelima di Indonesia.

“Sumatera Utara punya beragam produk halal yang bisa jadi unggulan di pasar global, makanan, minuman, fashion, kosmetik hingga pariwisata, kita bisa jadi pemimpin industri halal,” Ucap Hassanudin, saat acara Fasilitasi Sertifikat Halal Self Declare bagi 1.000 UMKM di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (20/3).

Foto : Hasanudin Pj Gubernur Sumatera Utara

Saat ini, kata Hassanudin, berdasarkan data Dinas Koperasi Sumut terdapat 196.471 UMKM yang bergerak di sektor akomodasi makanan dan minuman (22% dari total UMKM Sumut). Pemerintah perlu memastikan produk yang dihasilkan sesuai standar kehalalan yang ketat.

“Oleh karena itu, betapa pentingnya legalitas dan sertifikasi bagi pelaku usaha sebagai jaminan kepada konsumen,” kata Hassanudin.

Deputi Usaha Mikro Kemenkop UKM Yulius mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kebijakan wajib halal di bulan Oktober 2024. Setelah itu, menurutnya, pemerintah akan mulai menertibkan produk-produk yang tidak tersertifikasi.

“Dari 4 juta produk UMKM halal, 2,5 juta melalui program ini Sertifikat Halal Self Declare Kemenkop UKM dan setelah 17 Oktober 2024, Pemerintah tentu akan mulai penertiban, mulai dari teguran tertulis, menarik produk dari pasaran, hingga jalur hukum,” kata Yulius.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut Naslindo Sirait mengatakan, sekitar 80% pelaku UMKM di Sumut belum memiliki sertifikat halal. Hal ini karena kurangnya kesadaran akan pentingnya legalitas, biaya serrifikasi dan efektivitas pendamping halal.

“Kita akan optimalkan P3H (Pendamping Proses Produk Halal) dan mendorong RPH (Rumah Potong Hewan) agar bersertifikat halal, karena tidak sedikit UMKM kita yang bahannya dari RPH yang belum bersertifikat, kita akan dorong ini lewat regulasi,” kata Naslindo Sirait.

Menurut Naslindo, perlu dorongan kuat dari Pemprov Sumut untuk menyelesaikan permasalahan ini. “Kantong-kantong UMKM itu ada Kabupaten/Kota, kita sangat bersyukur Kemenkop UKM mau membantu sertifikat halal untuk 1.000 pelaku usaha kita,” Pungkanya Naslindo Sirait.

 

 

•Rizky Zulianda

Sumber : Diskominfo SUMUT