Beranda blog Halaman 409

Proyek Pembangunan Penurapan Dusun Kedungmulya Rawamerta Diduga Asal Dan Tumpang Tindih

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Pemerintah Daerah Karawang saat ini sedang gencar melaksanakan pembangunan di sejumlah wilayah, salah satunya di sektor pembangunan penurapan saluran air atau drainase yang merupakan akses utama bagi para petani sebagai penanggulangan pengikisan tanah atau erosi yang kerap terjadi di pinggiran kali atau pun saluran air. Seperti pembangunan penurapan saluran air yang saat ini sedang di laksanakan di dusun Kedungmulya Desa Pasirkaliki Rawamerta Karawang, Jum’at (1/12/2023)

Namun sangat di sayangkan terlihat pada pelaksanaannya masih saja ada ketimpangan.

Pasalnya, jelas terlihat pada teknis pekerjaan tersebut di duga asal, karena pada pemasangannya menumpang pada bangunan yang lama, yang seharusnya bangunan lama tersebut di bongkar terlebih dahulu agar sesuai dengan aturan yang telah di tentukan. Bahkan selain itu di temukan pada pekerjaan tersebut nampak tidak rapi dan pada saat pemasangan pondasinya pun terlihat di dalam genangan air.

Seperti di ketahui proyek pembangunan penurapan yang berlokasi di dusun Kedungmulya Desa Pasirkaliki Kecamatan Rawamerta Karawang tersebut di kerjakan oleh CV Azka Wijaya dengan volume P : 2 x 186,00 M dan T : 0,80 M yang bersumber dari Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) sebesar Rp.  188.837.000.00, dengan jangka waktu pelaksanaan selama 45 hari kalender.

Foto : Pekerjaan penurapan saluran dusun Kedungmulya Desa Pasirkaliki Rawamerta

Salah satu pekerja yang tidak menyebutkan namanya saat di konfirmasi awak media mengatakan, bahwa pekerjaan tersebut memang belum lama di kerjakan dan baru berjalan 4 hari.

“Pekerjaan ini di kerjakan belum lama pak, ini baru 4 hari di kerjakan, kalau mandornya jarang ke lokasi pak,” Ucapnya.

Ketika di tanya siapa mandor lapangan dan pelaksana dari proyek pembangunan penurapan tersebut ia menjawab tidak tau.

“Ya kalau mandornya mah orang Cikampek pak, kalau pelaksananya saya gak tahu pak, soalnya saya mah hanya pekerja di sini,” Jawabnya.

Menanggapi adanya hal tersebut seharusnya dinas terkait dalam hal ini Dinas PUPR Karawang jangan tinggal diam. Semestinya oknum kontraktor atau pelaksana yang nakal di tindak tegas atau dengan melakukan pengawasan secara signifikan dan lebih inten lagi terhadap pekerjaan yang di duga melakukan kecurangan, karena hal itu sudah jelas menyalahi aturan yang sudah di tentukan, salah satunya pekerjaan penurapan yang berlokasi di dusun Kedungmulya tersebut yang jelas terlihat menumpang di bangunan lama.

Terkait dengan hal itu kepada Dinas PUPR Kabupaten Karawang di minta untuk dapat menindak tegas, atau bila perlu beri sangsi sesuai dengan aturan yang berlaku, karena ketika terjadi hal pembiaran maka itu jelas akan sangat merugikan pemerintah dan masyarakat. Pasalnya, akan ada dampak pada kualitas dan kuantitas kepada bangunan tersebut, karena di duga tidak akan kuat bertahan lebih lama.

Hingga berita ini di terbitkan pihak pelaksana atau kontraktor selaku penyedia jasa proyek pekerjaan tersebut belum bisa di hubungi.

•Red

Padahal Saksi Sejarah, Tapi Sampah Dibiarkan Numpuk Di Area Taman Pasar Rengasdengklok, Diduga Pemkab Karawang Kurang Perhatian

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Persoalan sampah tentu tidak dapat di anggap remeh serta menjadi tanggung jawab bersama untuk mengatasinya. Hal tersebut bukan hanya menjadi tanggungjawab Pemkab Karawang saja melainkan juga tanggungjawab bersama secara keseluruhan. Sebab, penyelesaiannya memang harus di lakukan dari hulu hingga hilir. Tidak hanya pada persoalan pengolahan, melainkan juga sumber sampah tersebut.

Seperti di ketahui sampah adalah sesuatu yang seharusnya menjadi perhatian kita bersama. Namun saat ini terbengkalai dan menjadi masalah yang semakin kompleks. Fenomena sampah yang terbengkalai tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga mencerminkan kegagalan sistem pengelolaan sampah kita.

Di banyak sudut kota salah satunya di lokasi pasar lama tradisional Rengasdengklok yakni di lokasi pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH), kita melihat tumpukan sampah yang terbengkalai seolah terlupakan begitu saja. Tempat-tempat ini seolah menjadi saksi bisu dari ketidakmampuan sistem dalam mengelola limbah. Dari pinggir jalan hingga sudut-sudut perkotaan, sampah yang terbengkalai menciptakan pemandangan yang tidak hanya memprihatinkan tetapi juga mengundang pertanyaan serius tentang tanggung jawab kita sebagai masyarakat.

Faktor utama di balik masalah sampah yang terbengkalai adalah kegagalan sistem pengelolaan sampah kita. Tidak cukup hanya memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau tempat pemrosesan sampah. Perlu ada upaya serius untuk menciptakan siklus pengelolaan sampah yang berkelanjutan, yang mencakup pengurangan, daur ulang, dan penggunaan kembali.

Sampah yang terbengkalai dan menumpuk terebut bukan hanya masalah estetika, ini juga menjadi ancaman serius terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dan ini sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa tumpukan sampah dapat menjadi sumber polusi udara, tanah, dan air. Tanah yang terkontaminasi dan udara yang tercemar jelas akan merugikan semua makhluk hidup, termasuk kita sendiri.

Salah seorang warga yang tidak mau di sebutkan namanya saat di tanya tentang adanya tumpukan sampah tersebut mengeluh karena menurutnya akibat adanya tumpukan sampah di lokasi taman sangat mengganggu penciuman.

“Iya pak, kadang bau dari tumpukan sampah suka tercium, di tambah sekarang kan suka ada hujan, jadi mungkin akibat menumpuk terlalu lama karena belum di angkut jadi suka ada aroma baunya juga, belum lagi lalatnya pak. Tempat sampah dari pemerintah juga ada sih sebenarnya pak, tapi kan itu hanya beberapa tempat saja, disini kan warga datang dari wilayah yang berbeda jadi mungkin tidak tertampung sampahnya.” Jawabnya singkat.

Foto : Ketua Fraksi partai Golkar Karawang H. Asep Syarifudin

Menanggapi adanya hal tersebut membuat H. Asep Syarifudin Ketua Fraksi Partai Golkar merasa prihatin dan kecewa dengan minimnya perhatian dari pemerintah dan dinas terkait.

“Kecamatan Rengasdengklok merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Karawang yang menjadi saksi sejarah kemerdekaan Republik Indonesia.

Rengasdengklok seharusnya Kecamatan yang mendapatkan perhatian penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, Pemerintah Provinsi Jawa Barat termasuk Pemerintah Pusat, tapi faktanya Pemerintah Daerah Karawang saja untuk permasalahan sampah saja cenderung acuh tanpa ada perhatian. Saya sebagai ketua Fraksi Golkar mendorong kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan untuk secepatnya mengambil langkah konkrit.” Ucapnya kepada awak media, Kamis (30/11/2023)

“Saya sebagai ketua Fraksi Golkar Kabupaten Karawang sangat kecewa dengan sikap pemerintah daerah yang selama ini kurang perhatian terhadap Kecamatan Rengasdengklok sebagai saksi sejarah nasional yang seharusnya selain urusan persampahan, program pembangunan di Kecamatan Rengasdengklok pun harus menjadi prioritas bagi Pemerintah daerah Karawang.” Tandasnya.

“Sampah yang terbengkalai bukan takdir yang tidak bisa di ubah. Ini adalah tantangan yang harus dapat kita hadapi secara bersama. Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, kita dapat membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan meninggalkan warisan lingkungan yang lebih baik bagi untuk generasi mendatang.

Jadi intinya mulai saat ini mari kita berhenti mengabaikan sampah dan mulai bertindak untuk masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.” Pungkasnya.

 

•Red

 

Ketum JAWARA Gelar Silaturahmi Dan Temu Kangen Bersama Insan Pers

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Bertempat di RM Balong Jambe Desa Kemiri Kecamatan Jayakerta Kabupaten Karawang, Ketua Umum Jajaran Wartawan Karawang Utara (JAWARA) Endang Macan Kumbang gelar acara silaturahmi sekaligus temu kangen bersama wartawan wilayah Karawang Utara, Rabu (29/11/2023)

Acara kegiatan tersebut merupakan kegiatan tahunan yang di laksanakan setiap akhir tahun oleh Ketua Umum organisasi Jajaran Wartawan Karawang Utara (JAWARA)

Endang Macan Kumbang selaku Ketua Umum Jajaran Wartawan Karawang Utara (JAWARA) dalam sambutanya di acara kegiatan silaturahmi sekaligus temu kangen bersama insan pers yang ada di wilayah Karawang Utara mengatakan, hal itu di lakukanya semata mata hanya untuk bersilaturahmi dengan para awak media yang ada di wilayah Karawang Utara agar bisa  mengenal lebih dekat lagi.

“Alhamdulilah, sampai saat ini kita masih di berikan kesehatan jasmani dan rohani, nikmat sehat dan nikmat panjang umur oleh Allah SWT, sehingga di kesempatan hari ini kita semua masih bisa bertemu dan bertatap wajah. Hari ini saya sengaja mengumpulkan semua awak media khususnya yang ada di dalam wadah organisasi jurnalis Jajaran Wartawan Karawang Utara (JAWARA) dimana kegiatan hari ini adalah “Silaturahmi dan temu kangen” antar sesama wartawan Karawang Utara.” Ucapnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa agenda yang harus segera diselesaikan  salah satunya adalah legalitas JAWARA dan kantor yang harus selesai di akhir tahun 2023.

“Legalitas JAWARA saya sudah menghubungi notaris, dan untuk kantor kalau tidak ada di kota kita cari yang dekat saja di wilayah Rengasdengklok,” Tandasnya.

Ketua Harian JAWARA, Alim juga mengingatkan kepada para awak media agar selalu menjaga kerukunan dan keharmonisan sesama insan Pers.

“Sesama insan pers kita harus saling bersinergi dan rukun, karena di JAWARA ini adalah wadah para jurnalis dari berbagai bendera media,” Pungkasnya.

 

 

•Sep/Red

 

Woww !!! Proyek Rabat Beton Di Mekarjati Belum Lama Selesai Sudah Retak, Siapa Yang Bertanggungjawab

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM |  Program rabat beton yang di laksanakan di dusun Bangkuang RT 02/09 kelurahan mekarjati kecamatan Karawang barat sebagai pihak pelaksana CV Utama Perkasa Abadi dengan nilai anggaran Rp 97.164.000 program yang di Motori dinas PRKP (Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman) di duga di kerjakan asal jadi.pasalnya hasil investigasi awak media ini di lapangan program yang baru genap satu Minggu di bangun itupun sudah mengalami retak melintang.dengan adanya kejadian tersebut patut di sayangkan lemahnya pengawasan dinas terkait membuat para pemborong nakal pun bebas dalam melaksanakan aksinya demi meraup keuntungan lebih besar, Selasa (28/11/2023)

Menurut pengakuan (HM)pada awak media ini sangat menyayangkan program yang baru selesai genap satu Minggu di bangun itupun sudah mengalami retak membelah

Baru seminggu di bangun sudah retak membelah ujung ketemu ujung.bahkan saya berinisiatif meminta semen sama pihak mandor Penurapan karna kebetulan juga satu CV untuk menambalnya.cuman dari pihak mandor penurapan tidak di perbolehkan dalihnya tidak akan menyambung”Ungkapnya”

Foto : Papan informasi pekerjaan proyek rabat beton

Di tempat terpisah ND selaku pihak mandor Cv Perkasa Utama Abadi saat di konfirmasi via whatsap perihal retaknya program pengecoran yang belum lama di bangun mengatakan

Siap pa nanti saya akan menyuruh mandor untuk mebenahinya.itu bukan retak memanjang pa tapi melintang”Jawabnya singkat

 

 

•Red

Merupakan Saksi Sejarah Kemerdekaan Bangsa Indonesia, Asep Berharap Rengasdengklok Lebih Di Tata Dan Di Perhatikan

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM |  Mengenang sejarah bangsa dimana peristiwa sebelum di kumandangkannya kemerdekaan Republik Indonesia kala itu. Rengasdengklok adalah satu-satunya yang menjadi tempat musyawarah antara para pemuda Rengasdengklok yang menculik dan mendesak Presiden Soekarno dan Muhammad Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Hal itu di benarkan oleh Asep selaku Kasi Trantib Desa Kalangsari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, menurutnya bahwa Rengasdengklok termasuk salah satu kota pangkal perjuangan dan sebagai saksi sejarah kemerdekaan Republik Indonesia.

“Rengasdengklok merupakan salah satu saksi sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia dan termasuk salah satu kota pangkal perjuangan, menurut kami Rengasdengklok ini akan lebih bagus jika mempunyai salah satu gerbang atau gapura sebagai pintu masuk ke monumen tugu kebulatan tekad, tepatnya di ujung perbatasan Desa Kalangsari sebagai simbol masuk ke area kota Rengasdengklok Raya.” Ucapnya kepada awak media, Senin (27/11/2023)

Lebih lanjut Asep menjelaskan, mengenai pintu masuk atau gapura tersebut sebagai tanda titik perbatasan wilayah Kecamatan.

“Gerbang pintu masuk atau gapura ini nantinya merupakan sebagai tanda titik perbatasan antar kecamatan Rengasdengklok dan Kecamatan Karawang Barat. Namun bukan hanya sebagai gapura perbatasan saja akan tetapi itu bisa menjadi simbol, bahwa ini adalah Rengasdengklok kita semuanya. Merupakan kota sejarah dimana ada peristiwa bermakna bagi bangsa Indonesia.” Jelasnya.

“Dan untuk akses jalan menuju ke Rengasdengklok monumen tugu kebulatan tekad kalau bisa di perbaiki atau lebih di perlebar, demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.” Ujarnya.

Terlepas daripada itu untuk titik lokasi di sekitar monumen tugu kebulatan tekad agar bisa lebih di tata dan di rapihkan lagi, sehingga keindahan di area Bojong tugu bisa lebih asri seperti sedia kala pada awal di bangunnya ruang terbuka hijau.” Tandasnya.

Terkait dengan hal ini kami berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, Pemerintah Provinsi dan kepada Pemerintah Pusat, serta kepada para anggota dewan DPRD Karawang dan Provinsi atau DPR RI serat pihak terkait agar bisa lebih memperhatikan dan memprioritaskan Rengasdengklok, sehingga Rengadengklok yang menjadi pangkal perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia ini bisa lebih di tata lagi dari berbagai hal. “pungkasnya.

“Karena walau bagaimana pun Rengasdengklok merupakan satu Icon sejarah kota pangkal perjuangan sebagaimana di gambarkan oleh monumen tugu kebulatan tekad. Dan ini jelas kalau tidak ada peristiwa Rengasdengklok dimana pada tanggal 16 Agustus 1945 Presiden Soekarno dan Muhammad Hatta di culik para pemuda dan di bawa ke Rengasdengklok dan di minta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia, maka tidak akan ada kemerdekaan yang hakiki.” Tegasnya

“Jadi Rengasdengklok adalah salah satu Icon kota sejarah yang memiliki tugu monumen kebulatan tekad, yang tidak di miliki oleh kota-kota lain.” Tutupnya.

 

•Sep/Red

Jelang Masa Kampanye Pemilu 2024, Bawaslu Gelar Apel Siaga

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Dalam rangka persiapan dan pengawasan menjelang masa kampanye Pemilu 2024 mendatang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karawang menggelar apel siaga yang bertempat di lapangan Karangpawitan Kecamatan Karawang Barat Kabupaten Karawang, Senin (27/11/2023)

Apel siaga yang di laksanakan tesebut di hadiri langsung oleh ketua beserta jajaran Bawaslu Karawang, Ketua KPU, Forkopimda, perwakilan partai Politik, seluruh Panwaslu Kecamatan dan pengawas tingkat Kelurahan/Desa se Kabupaten Karawang.

Ketua Bawaslu Karawang, Engkus Kusnadi dalam sambutannya mengatakan, apel siaga ini sebagai persiapan menyongsong masa tahapan kampanye yang akan dimulai dari 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.

“Masa kampanye ini merupakan hal yang paling nyata yang harus dihadapi Bawaslu di dua bulan kedepan, petugas Panwascam dan PKD harus bersiap diri untuk mengawasi setiap tahapan kampanye yang akan dilaksanakan para peserta pemilu,”ucapnya.

Engkus juga menegaskan, kami akan memastikan tahapan kampanye berjalan aman, lancar dan Damai. Tahapan kampanye yang harus diawasi yaitu kami akan mengawasi tidak adanya politik uang, dan kami akan mengawasi tidak adanya Politisasi SARA dan mengawasi adanya isu-isu hoax yang beredar di masyarakat, tiga dasar itu yang akan fokus kami lakukan di masa kampanye Pemilu 2023,”ujarnya.

Engkus berharap di Pemilu 2024 mendatang semoga dapat menciptakan pemimpin yang berkualitas, menghasilkan proses demokrasi yang berkualitas, Pemilu yang jujur dan adil yang dapat memperkuat sendi sendi Bangsa, karena sejatinya Pemilu bertujuan untuk memperkuat integritas Bangsa, memperkuat nilai nilai Kebangsaan.

“Dengan apel siaga ini, semoga menciptakan pengawasan yang berkualitas, proses pengawasan yang berkeadilan sehingga kita dapat memberikan kepercayaan pada masyarakat dan dapat berkontribusi positif untuk Bangsa dan negara,”Pungkasnya.

 

•Sep/Red

Dukung Kemerdekaan Palestina, Karang Taruna Dan Elemen Lembaga Kajian Islam Mekarjati Turun Dalam Aksi Bela Palestina

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Aksi solidaritas dukung kebebasan Palestina dari penjajahan bangsa Israel, ribuan warga Karawang dari berbagai elemen yang ada di pelosok mulai dari organisasi, paguyuban, Ormas, LSM, tokoh agama, pondok pesantren, tokoh masyarakat dan lembaga kajian Islam Karawang tumpah ruah padati pusat kota Karawang menggelar aksi solidaritas dengan taggline Aksi Bela Palestina, Minggu (26/11/2023).

Aksi massa yang mayoritas mengenakan pakaian serba putih itu pun sempat membuat jalanan tengah kota Karawang macet total hingga memaksa polisi bekerja keras untuk mengatur arus lalu lintas agar tetap bergerak.

Sembari membentang dan mengibarkan bendera Palestina, peserta massa aksi berulangkali menyerukan penghentian perang dan mendesak perdamaian di Bumi Palestina.

Di ketahui tak ketinggalan pula ratusan warga Mekarjati yang tergabung di beberapa organisasi di antaranya, Karang Taruna Mekarjati, FPI Mekarjati, Paguyuban Bangkuang, IRMAS Al Mubarok, dan Yayasan Rumah Harapan ikut andil dalam aksi solidaritas Bela Palestina tersebut.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Mekarjati Abdil Mu’in saat di temui jurnalis Infokeadilan.com di tengah-tengah aksi mengatakan, dalam rangka mendukung pemerintah untuk kemerdekaan bangsa Palestina dari penjajahan bangsa Israel Karang Taruna Mekarjati dan beberapa unsur elemen yang ada di wilayah Mekarjati ikut andil dalam aksi Belas Palestina tersebut.

Foto : Ribuan massa aksi bela Palestina padati pusat kota Karawang

“Kami Karang Taruna Mekarjati dan beberapa unsur elemen yang ada di wilayah Mekarjati di antaranya FPI Mekarjati, Paguyuban Bangkuang, IRMAS Al Mubarok, dan Yayasan Rumah Harapan ikut andil mengikuti Aksi Bela Palestina. Dimana aks ini dalam rangka untuk mendukung Kemerdekaan Bangsa Palestina, sebagaimana yang tertuang di dalam amanat Pembukaan UUD 1945, yaitu “Penjajahan di atas dunia harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan Keadilan”. Oleh Karena itu kami mendukung Pemerintah Indonesia untuk terus ikut memperjuangkan Kemerdekaan Bangsa Palestina yang terus di tindas oleh Israel.” Ucapnya.

“Dan kami yang mewakili Masyarakat Mekarjati secara tegas mengutuk kekejaman bangsa Israel atas tindakan-tindakan yang sudah di luar batas kemanusiaan. Dan kami berharap bangsa Palestina kembali menjadi bangsa yang aman, damai, merdeka dan menjadi negara yang berdaulat.” Tandasnya.

“Kami sebagai umat muslim berharap dan berdo’a semoga Allah SWT membukakan mata dunia dan mengembalikan kedamaian bumi Palestina.” Pungkasnya

 

•Sep/Red

Guna Mencari Bibit Atlit Berprestasi, Youth Season 3 DPD KNPI Karawang Gelar Kompetisi Sepak Bola Liga Asskar U-10 Dan U-12

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Sebanyak 24 club SSB sepak bola berebut juara di kompetisi Karawang Youth Season 3 DPD KNPI Karawang di ajang sepak bola usia dini U-10 dan U-12 KNPI Cup Fantasista Liga Asscar 2023 yang berlangsung di lapang sepak bola Yonif 305 Pararaider Tengkorak Telukjambe Karawang, Minggu (26/11/2023)

Kejuaraan sepak bola usia dini yang di laksanakan oleh DPD KNPI Kabupaten Karawang tersebut atas kerjasama antara Asskar Karawang dengan DPD KNPI Karawang.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten karawang Guntar Mahardika mengungkapkan, tujuan dari kompetisi sepak bola usia dini yang di laksanakan tersebut dalam rangka menjaring dan mencari bibit atlit-atlit sepak bola sejak dini.

“Kompetisi sepak bola usia dini ini adalah untuk mencari bibit atlit-atlit sejak dini, tentunya dengan harapan ke depan di usia remaja bahkan hingga dewasa bisa menjadi pemain atau atlit sepakbola yang handal dan bisa mengharumkan nama daerah, khususnya Kabupaten Karawang ini.” Ucapnya.

“Kompetisi ini akan menjadi agenda tahunan bagi DPD KNPI Karawang, karena untuk mempersiapkan bibit dan atlit-atlit sepak bola yang handal sejak dini, dengan tujuan agar terciptanya bibit-bibit atlit yang berprestasi secara nasional dan yang berpotensi, serta bukan titipan-titipan. Semoga dengan adanya kompetisi usia dini ini bisa menjadi motivasi dan memacu semangat mereka untuk berkeinginan bisa menjadi pemain bola yang professional.” Tandasnya.

Selain itu selaku Ketua DPD KNPI Kabupaten karawang, Guntar juga sangat mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada Asskar yang telah mendukung kegiatan pembinaan sepak bola kepada bibit-bibit atlit ini untuk mengembangkan bakat sebagai generasi muda di Kota karawang di cabang olah raga sepak bola.

“Sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Karawang tentunya saya secara pribadi sangat mengapresiasi sekali. Karena dengan adanya ajang kompetisi sepak bola usia dini ini jelas akan menumbuhkan bibit-bibit atlit muda sebagai generasi penerus. Semoga ini akan menjadi satu motivasi ke depan untuk melahirkan atlit berbakat yang berprestasi dan profesional agar bisa mengharumkan nama Karawang.” Pungkasnya

Sementara itu, Ketua Asosiasi Sekolah Sepak Bola Karawang (ASSKAR) H. Dicky Muhamad Rahmat.S.Ip saat di minta penjelasanya menerangkan, bahwa ajang kompetisi sepak bola usia dini U-10 dan U-12 tersebut di ikuti oleh 24 tim dari club SSB Tunas Muda Karawang.

“Ajang kompetisi sepak bola U-10 dan U-12 ini di ikuti oleh 24 tim dari club SSB Tunas Muda Karawang. Semoga kompetisi ini bisa berjalan dengan lancar sampai di babak final nanti.

Dan kami berharap semoga dengan adanya ajang kompetisi ini akan tercipta bibit-bibit atlit sepak bola hingga tingkat nasional. Dan selain itu tujuan dari kegiatan ini juga untuk mengurangi kebiasaan-kebiasaan negatif mereka yaitu main gadget.” Tutupnya.

 

•Sep/Red

Normalisasi SP Bambu Kuning CV Giandra Jaya Di Apresiasi Pemdes Dan Masyarakat Desa Medan Karya

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Karawang saat ini terus melakukan pembangunan di berbagai aspek ke setiap wilayah perkotaan hingga pelosok pedesaan baik di bidang infrastruktur maupun bidang lainya.

Salah satunya proyek normalisasi SP Bambu Kuning desa Medan Karya Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang yang di kerjakan oleh CV Giandra Jaya, dengan Nomor Kontrak 027.2/02.2.01.46.117/KPA-SDA/PUPR/2023  Volume P : 3.150.00, M² dan L : 10,00 M, yang bersumber dari dana APBD TA 2023 sebesar Rp. 186.665.000,00 untuk jangka waktu pekerjaan selama 60 hari kalender di sambut baik masyarakat petani dan pemdes Medan Karya.

Hal tersebut di ungkapkan Ujang salah satu warga yang juga merupakan seorang petani padi di desa Medan Karya, ia menyebut bahwa dengan adanya pekerjaan pengerukan saluran tersebut sangat berdampak baik bagi para petani padi yang ada di wilayah desa Medan Karya khususnya dan para petani padi lain di luar wilayah desa Medan Karya pada umumnya karena kebutuhan pasokan air bisa terpenuhi.

“Ya pak, ini jelas akan sangat membantu kami sebagai petani, karena sekarang ini di saat musim tanam padi mulai kembali pasokan air sangat kami butuhkan.” Ucapnya singkat kepada awak media, Minggu (26/11/2023)

Sementara itu di tempat terpisah Muhamad U, salah seorang Pemdes Medankarya ketika di temui awak media di lokasi pekerjaan normalisasi SP Bambu Kuning desa Medan Karya tersebut mengatakan, dengan adanya proyek normalisasi tersebut pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karawang dan pihak terkait atas di realisasikanya pekerjaan pengerukan atau normalisasi tersebut.

“Dengan di realisasikanya pekerjaan normalisasi ini kami selaku Pemdes Medankarya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang khususnya dinas PUPR Karawang. Dan tak lupa kami juga ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Medankarya yang sudah berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat Medankarya khususnya warga petani, karena masyarakat disini mayoritas sebagai petani padi.” Terangnya.

“Terlepas daripada itu pula kami selaku Pemdes jelas merasa terbantu atas terealisasinya pekerjaan normalisasi ini karena hal ini akan dapat membantu memenuhi pasokan kebutuhan air seluruh petani padi yang ada di wilayah Desa Medankarya khususnya dan petani padi lain di luar wilayah Desa Medankarya pada umumnya, pasalnya secara pasti ini jelas akan melancarkan aliran air ke lahan-lahan pertanian, selain melancarkan aliran air lokasi ini juga sebagai saluran pembuang sehingga ini jelas akan terasa manfaatnya ketika saluran ini lancar aliran airnya. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Karawang, dinas PUPR, dan pihak kontraktor serta pelaksana CV Giandra Jaya, terima kasih.” Pungkasnya.

 

(Red)

 

Aneh ! Proyek Pemerintah Tanpa Nomor SPK Lengkap Kok Bisa Lolos, Ada Apa Ini ?

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Karawang saat ini sedang gencar melaksanakan pembangunan di berbagai aspek. Salah satu diantaranya pelaksanaan pekerjaan pelebaran jalan yang berlokasi di jalan menuju tugu Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok dan di  sepanjang jalan Kemiri-Cibuaya menuju Kecamatan Jayakerta di sinyalir bau aroma kecurangan.

Pasalnya, nampak jelas terlihat di papan informasi hanya tertulis volume panjang, Lebar, Sumber Dana dan Nilai kontrak. Sedangkan pada Nomor SPK tidak tertulis secara lengkap, sehingga hal tersebut jadi pertanyaan publik dan di duga ada indikasi kecurangan yang mengarah kepada rencana korupsi, Sabtu (25/11/2023)

Adapun pekerjaanya yang tidak tercantum Nomor SPK yaitu pelebaran jalan tugu Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok dengan volume P : 942 M’  L :  2 M’ yang bersumber dari ABPD TA 2023 sebesar Rp : 979.929.992 dengan pihak pemenang tender adalah CV. Anugrah Jaya.

Selain itu hal yang sama di temukan pula pada proyek pembangunan pelebaran jalan Kemiri-Cibuaya menuju Kecamatan Jayakerta dengan volume P : 397.M’  L : 2×1 M’ yang bersumber dari APBD TA 2023 sebesar Rp : 391.480.345 yang di kerjakan oleh kontraktor yang sama yaitu CV. Anugrah Jaya

Dengan adanya hal tersebut pekerjaan pelebaran jalan yang di kerjakan oleh CV Anugrah Jaya di duga terindikasi adanya penyimpangan yang di lakukan, pasalnya dari sejumlah titik lokasi pekerjaan yang kerjakan selalu di temukan tidak tercantum Nomor SPK. Sehingga hal itu patut di pertanyakan.

Menyikapi adanya kejanggalan yang di temukan awak media coba mengkonfirmasi pihak terkait, namun sayang upaya untuk mendapatkan informasi agar akurat dan tidak menjadi sebelah pihak semua nihil.

Sementara itu Kepala Bidang jalan dan jembatan DPUPR Karawang ketika di konfirmasi awak media menegaskan semua pekerjaan yang di kerjakan, papan informasi atau papan proyek wajib mencantumkan Nomor SPK.” Tegasnya.

Hingga terbitnya berita ini memang bukanlah merupakan laporan yang formal, namun setidaknya hal ini bisa dijadikan bahan sebagai alat koreksi dan evaluasi apabila ada oknum kontraktor yang mencoba nakal yang mengarah ke rencana Korupsi.

 

(Red)