Beranda blog Halaman 421

Sepakat Kembangkan Ekonomi Kreatif, UBP Dan Ekraf Karawang Tandatangani MOU

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kabupaten Karawang melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Buana Perjuangan (UBP) pada Kamis, 5 Oktober 2023, acara yang diadakan di Aula Gedung Rektorat UBP tersebut merupakan upaya pembinaan sub sektor ekonomi kreatif dan UMKM di Kabupaten Karawang. Tampak hadir Rektor UBP Prof. Dr. Dedi Mulyadi beserta jajaran rektorat, Ketua Bappeda Dan Ketua Komite ekraf Rahmat Wiguna serta undangan dari pengusaha dan media.

UBP merupakan salah satu universitas di Kota Karawang yang memiliki perhatian dan kepedulian tinggi terhadap pengembangan ekonomi kreatif. Kerjasama antara UBP dengan pelaku ekraf dan UMKM Karawang berlangsung sejak tahun 2021.

Ketua Komite Ekraf, Rahmat Wiguna menyampaikan dalam sambutannya, dengan MoU ini implementasi real dapat segera dilakukan yaitu melalui PKS (Perjanjian Kerjasama), penyusunan Big Data Ekonomi Kreatif Daerah.

“Kita berharap Karawang memiliki big data yang otentik dan lengkap untuk semua sektor perkembangan dan pelaku ekraf dan UMKM. Sehingga semua bisa berjalan rapi, terencana, terorganisir dan terukur”. Jelas Ketua Komite.

“Selain memiliki data, pembinaan kepada para pelaku Ekraf dan UMKM juga dilakukan. Disinilah kerja kami dengan UBP,” tegas Kang Rahmat

Kabupaten Karawang bertekat gerak cepat untuk pengembangan dan pelaksanaan ekraf di semua sektor, regulasi dan semua jajaran dinas di Kabupaten Karawang mendukung penuh program-program yang akan diluncurkan komite ekraf.
Karawang bukan yang pertama di Jawa Barat dalam pengembangan ekraf tapi kami bertekad akan gerak cepat, Pemda Karawang akan mendukung dan mendorong semua program-program komite baik dari sisi regulasi ataupun dukungan yang lainnya”, Jelas Kepala Bapedda Karawang dalam sambutannya

Rektor UBP mengutarakan rasa syukur dan bahagianya karena UBP dapat menjadi mitra Ekraf dalam usaha memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki peluang besar dalam mendongkrak perekonomian ke arah yang lebih baik. Dan melalui kerja sama ini, ia berharap agar UBP sebagai institusi pendidikan turut memberikan ide, inovasi, dan pendampingan bagi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif”, tutup Prof Dedi Mulyadi

 

(Red)

Kembangkan Dan Tingkatkan Sektor Usaha, Ekraf Karawang Gelar Kegiatan FGD 

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Karawang mengadakan giat FGD (Forum Group Discussion) dengan bahasan Program Ekonomi Kerakyatan tahun 2023 yang berlangsung di Aula 1 Bappeda Kabupaten Karawang.

Acara ini di hadiri oleh jajaran pimpinan Bappeda, perwakilan 12 kepala dinas dan seluruh pengurus Komite Ekraf, Rabu, (04/10/2023).

Komite Ekraf merupakan lembaga nonstruktural yang dibentuk untuk membantu pelaksanaan ekonomi kreatif. Dengan anggota para pelaku, akademisi, praktisi dan media, mereka diharapkan ikut merencanakan serta mendampingi pelaku ekonomi kreatif di lapangan.

Pengembangan ekonomi kreatif, mengacu dalam Peraturan Daerah Kabupaten Karawang nomor 4 tahun 2022, yang menimbang dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Komite Ekraf Karawang, Rahmat Wiguna dalam kesempatannya mengatakan, “Adanya pengembangan ekonomi kreatif di Karawang, bertujuan untuk pengembangan sektor usaha ekonomi kreatif yang perlu didukung melalui upaya pengembangan dan pemberdayaan untuk meningkatkan kemampuan dibidang manajemen, permodalan, teknologi, jiwa kreatif,” katanya.

Kabupaten Karawang memiliki potensi yang sangat besar, pengembangan pembangunan ekonomi kreatif dapat di lakukan diberbagai sektor seperti pariwisata, industri, pertanian dan lainnya. perkembangan pembangunan juga terlihat berjalan pesat dimana saat ini ada lima proyek strategis nasional berjalan, seperti kereta api cepat, PLTGU Cilamaya, PAM Jatiluhur, Tol Japek, dan Pusat Bank Indonesia.

“Potensi besar Kabupaten Karawang harus juga diikuti dengan kerja keras ditambah kolaborasi seluruh jajaran. Sehingga tujuan besar dari pengembangan dan pembangunan ekonomi kreatif dapat tercapai dan berdampak luas bagi masyarakat”. jelas Bappeda dalam sambutannya

Foto : Saat Kegiatan FGD berlangsung di aula kantor Bappeda Karawang

Komite Ekraf Karawang mencatat ada 17 sektor pengembangan ekonomi kreatif di Karawang antara lain, seni pertunjukan, kuliner, kriya, fashion, fotografi, film dan videografi, DKV, game, arsitektur, penerbitan, periklanan, seni rupa, musik, tv dan radio, desain produk, desain interior, aplikasi semua merupakan asli pemuda Karawang.

Hal ini bila berjalan dengan terencana dan berkesinambungan akan membawa kemajuan dan peningkatan ekonomi masyarakat sehingga Komite Ekonomi Kreatif dan Inovasi ini, dapat memberikan kekuatan baru untuk mengerakan ekonomi kreatif Kabupaten Karawang.” Tutupnya.

 

(U.S/Red)

Ini Tentang Pembangunan RKB SMPN 3 Tirtamulya Yang Belum Di Gunakan Namun Mengalami Kerusakan, Begini Kata Heri 

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di SMPN 3 Tirtamulya Karawang melalui dana APBD sebesar Rp. 1.499.830.900, yang dikerjakan CV. Zifam Tri Perkasa menjadi sorotan publik. Pasalnya dengan anggaran yang nilai cukup fantastis tersebut namun tidak sebanding dengan kualitas hasil pembangunanya.

Seperti diketahui, proyek pembangunan RKB yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Bupati Karawang beberapa waktu lalu tersebut, baru selesai dikerjakan dan belum digunakan, namun bangunan RKB sudah mengalami kerusakan dibeberapa ruas bangunan, seperti dinding yang sudah retak, atap plafond rusak dan lantai yang mengalami kerusakan.

Kepala Bidang SD dan SMP Disdikpora Karawang, Yani Maryani mengatakan, pembangunan RKB SMPN 3 Tirtamulya tersebut  pekerjaan proyeknya belum selesai, masih dalam tahap pemeliharaan, maka dari itu masih menjadi tanggung jawab kontraktor jika ada kerusakan pada fisik bangunan.

“Saya sudah menghubungi pihak kontraktor untuk segera diperbaiki, karena memang saat awal saya meninjau ke lokasi SMPN 3 Tirtamulya, proyek pembangunan sebanyak enam RKB tidak ada kerusakan apa pun,” Ucapnya.

Di tempat terpisah, Heri selaku pelaksana proyek pembangunan tersebut yang juga mengaku sebagai Wapimpred disalah satu media online di Karawang yang juga sebagai karang taruna mengungkapkan, kerusakan gedung baru SMPN 3 Tirtamulya karena adanya pergeseran kontur tanah dan faktor cuaca ekstrem, selain itu menurutnya lokasi wilayah SMPN 3 Tirtamulya berasal dari tanah sawah dan pengurugannya pun menggunakan tanah sawah, sehingga membuat tanah menjadi labil,” Ujarnya kepada awak media, Rabu (4/10/2023)

Selain itu juga Heri menyampaikan, karena masih dalam tahap pemeliharaan, pihaknya akan bertanggung jawab jika masih ada kerusakan di gedung RKB SMPN 3 Tirtamulya.

“Mulai hari ini, kami sudah mulai memperbaiki gedung RKB SMPN 3 Tirtamulya yang mengalami kerusakan, semoga tidak ada kendala lagi,” Tutupnya.

 

(Lutfi)

SMA Negeri 4 Karawang Berhasil Menjadi Juara Di Beberapa Kejuaraan Tingkat Jawa Barat

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | SMAN 4 Karawang berhasil menjadi juara di beberapa perlombaan tingkat Jawa Barat, di antaranya lejuaraan Pencak Silat Yos Silat Tingkat Jawa Barat, perlombaan Kabaret tingkat Kabupaten, dan Duta Genre tingkat Kabupaten Tahun 2023 yang di selenggarakan pada tanggal 30 September sampai dengan tanggal 1 Oktober 2023.

Pada pertandingan pencak silat yang di selenggarakan tersebut oleh Disdikpora Jawa Barat kemarin siswa SMAN 4 Karawang berhasil meraih juara 1 tingkat Kabupaten Karawang, pada pertandingan perlombaan Kabaret berhasil meraih juara ke 1, sedangkan di perlombaan Duta Genre Tahun 2023 SMAN 4 berhasil menjadi Runer Up atau menjadi juara ke 2 tingkat Kabupaten Karawang.

Hj. Endah selaku Kepala Sekolah SMAN 4 Karawang saat di temui jurnalis infokeadilan.com mengatakan, pihaknya merasa bangga atas keberhasilan yang di raih oleh siswa siswinya tersebut.

“Alhamdulilah putra terbaik SMAN 4 Karawang berhasil menjadi juara di benerapa pertandingan pada kejuaraan yang di ikuti oleh seluruh siswa yang ada di Kabupaten Karawang yang kemarin di gelar, dan ini merupakan suatu kebanggaan buat kami semua para guru yang mendidiknya.” Ucap Kepsek kepada awak media, Rabu (4/10/2023)

Selain itu Kepsek juga menjelaskan, bahwa memang ada beberapa siswa SMAN 4 Karawang yang berprestasi, di antaranya siswa yang bernama, Ridwan Dennis Saputra Kelas X3, Claudia Mel Kurniawan Kelas XII IPA 2 dan Gyofani Frizqi Kelas XII IPS 3 yang berhasil meraih juara pada pertandingan Pencak Silat, Kabaret dan Duta Genre Tahun 2023 yang di Selenggarakan menjelang akhir bulan kemarin.” Ungkapnya.

“Kemudian dari pertandingan pencak silat Kabaret, SMAN 4 Karawang juga berhasil menjadi juara Runer Up pada perlombaan Duta Genre atau Duta Generasi Berencana tingkat Kabupaten.

Di lomba Duta Genre tersebut kita hanya berhasil menjadin Runer Up atau juara ke 2.” Jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya berharap semoga kedepan siswa siswi SMAN 4 Karawang bisa lebih semangat lagi untuk menghadapi perlombaan dan kejuaraan-kejuaraan di tingkat yang lebih luas lagi, agar bisa mengikuti perlombaan dan kejuaran di tingkat nasional, Insya Allah kita bisa memenangkan pertandingan.” Harapnya.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada siswa yang telah meraih kejuaraan, baik pada kejuaraan lomba kabaret, duta genre maupun pencak silat. Semoga keberhasilan ini akan menambah prestasi bagi para siswa yang menjadi juara. Dan kepada siswa yang belum memperoleh kejuaraan semoga ada kesempatan untuk mengikuti lomba yang lainnya, pada ajang yang lain, sekali lagi selamat untuk para juara, terima kasih.” Tutupnya.

 

(U.S/Red)

 

Kaemin Komarudin Anggota DPRD Kabupaten Karawang Dapil 1 Fraksi Partai Gerindra Laksanakan Reses Ke III Tahun 2023

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Bertempat di aula kantor Kelurahan Mekarjati Kecamatan Karawang Barat Kabupaten Karawang anggota DPRD Kabupaten Karawang komisi III dari Fraksi Partai Gerindra Dapil 1  Kaemin Komarudin atau yang akrab biasa di sapa Kang Ledeng laksanakan Reses ke III Tahun 2023, Rabu (4/10/2023).

Acara kegiatan Reses ke III Tahun 2023 yang di laksanakan di aula kantor Kelurahan Mekarjati Kecamatan Karawang Barat  tersebut di hadiri langsung oleh Kepala Kelurahan Mekarjati Eki Gilang Pamungkas, Sekertaris Kelurahan Mekarjati, Ketua LPM Mekarjati K. Karsum, Ketua PKK dan Ketua Posyandu Kelurahan Mekarjati, staf dan seluruh jajaran aparatur pemerintah Kelurahan Mekarjati, Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda.

Pada kegiatan Reses yang di laksanakan tersebut Kang Ledeng sapaan akrabnya menyampaikan bahwa pihaknya siap menerima dan akan menampung berbagai aspira yang datang dari masyarakat, khususnya di wilayah Dapil 1.

“Hari ini Alhamdulilah, melalui kegiatan reses kami bisa mendengar dan menerima usulan–usulan atau aspirasi langsung dari masyarakat. Dan usulan–usulan yang di berikan ini merupakan usulan prioritas yang nanti akan di ajukan ke Pemerintah. Karena tidak semua yang kita usulkan akan di bangun secepat mungkin, itu harus melalui tahapan–tahapan yang harus di lakukan. Selain itu prosesnyapun tidak instan dan tidak secara bersamaan di karenakan keterbatasan dalam menyelenggarakan semua kebutuhan masyaraka. Akan tetapi demi kemajuan pembangunan di segala bidang, Insya Allah saya siap membantu,” Ucapnya.

Terlepas daripada itu kang Ledeng juga menjelaskan bahwa antara masyarakat dengan pemerintah harus tetap saling bersinergi, berkomunikasi dan saling bekerjasama.

“Satu hal yang paling penting agar tetap terjaga rasa kebersamaan antar sesama dalam hal ini tentunya masyarakat dan seluruh elemen yang ada harus dapat mengikuti proses–proses yang ada secara kooperatif dan dapat berkolaborasi dengan pemerintah melalui gotong–royong, saling bekerjasama, saling berkomunikasi dan terus menjalin sinergitas dengan pihak–pihak terkait, sekaligus mengkoreksi apa yang kurang efektif dari pemerintahan, terkait pembangunan tentunya”, Jelas Kang Ledeng.

Lebih jauh pihaknya berharap semoga apa yang sudah di usulkan oleh masyarakat akan menjadi satu motivasi untuk lebih meningkatkan lagi pembangunan–pembangunan yang di butuhkan oleh masyarakat.

“Insya Alloh segala aspirasi atau usulan-usulan dari masyarakat akan kami ajukan ke pemerintah, khususnya infrastruktur jalan central, karena jalan merupakan salah satu akses atau sarana utama penghubung antar wilayah bagi warga untuk melakukan aktifitas sehari–hari, selain itu jalan sangat berpengaruh terhadap meningkatnya perekonomian masyarakat.”  pungkasnya.

 

(Sep/Red)

Jika Jurnalis Sudah Berubah Profesinya, Begini Kata Bang Opik Bidang Pusdiklat DPP IWO INDONESIA

0

BEKASI | INFOKEADILAN.COM |  Kewartawanan atau jurnalisme adalah kegiatan menghimpun berita, mencari fakta, dan melaporkan peristiwa. Pengertian jurnalisme dalam konsep media, berasal dari perkataan journal, artinya catatan harian mengenai kejadian sehari-hari, atau bisa juga berarti surat kabar. Jurnal berasal dari perkata’an Latin jurnalis, Rabu (4/10/2023)

Di Indonesia, istilah “jurnalistik” dulu dikenal dengan “publisistik”.Dua istilah tersebut mulanya kerap saling tertukar, hanya berbeda asalnya saja. Beberapa kampus di Indonesia sempat menggunakannya karena berkiblat kepada Eropa. Seiring waktu, istilah jurnalistik muncul dari Amerika Serikat dan menggantikan istilah publisistik. Publisistik juga digunakan untuk membahas Ilmu Komunikasi.

Menurut afifudin yang akrab di panggil opik bahwa tugas Seorang Jurnalis
Seorang jurnalis memiliki berbagai tugas yang harus mereka lakukan dalam menjalankan profesi mereka. Berikut adalah beberapa tugas utama seorang jurnalis:

1. Mengumpulkan Informasi
Tugas utama seorang jurnalis adalah mengumpulkan informasi yang akurat dan relevan. Mereka melakukan riset, wawancara, observasi, dan pencarian data untuk mendapatkan fakta-fakta yang diperlukan dalam melaporkan suatu berita.

2. Menulis dan Mengedit Berita
Setelah mengumpulkan informasi, jurnalis menulis berita dengan menggunakan gaya penulisan yang sesuai dengan standar jurnalisme. Mereka mengedit dan menyusun informasi yang diperoleh agar dapat disampaikan dengan jelas dan padat kepada pembaca.

3. Melakukan Wawancara
Jurnalis seringkali melakukan wawancara dengan narasumber untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam dan sudut pandang yang berbeda. Mereka bertanggung jawab untuk menyiapkan pertanyaan yang relevan, mendengarkan dengan seksama, dan mencatat atau merekam wawancara tersebut.

4. Meliput Peristiwa
Seorang jurnalis juga harus meliput peristiwa langsung di lapangan, seperti konferensi pers, demonstrasi, acara olahraga, atau kejadian penting lainnya. Mereka bertugas untuk mengumpulkan informasi secara real-time, mengamati dan mencatat apa yang terjadi, serta melaporkannya kepada masyarakat.

Jadi tambah opik, jika jurnalis atau wartawan sudah berubah profesinya jadi tukang tagih hutang pungsi sudah berubah bukan lagi jurnalis,” Pungkasnya.

 

(Red)

Pembangunan Drainase Penurapan Desa Ciwaringin Di Duga Kurang Maksimal Dan Dikeluhkan Warga

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Proyek pembangunan drainase penurapan jalan yang berlokasi di Dusun Wagir RT 19 Desa Ciwaringin Kecamatan Lemah Abang Kabupaten Karawang yang selesai belum lama di keluhkan warga.

Diduga karena ingin meraup keuntungan yang lebih besar salah satu CV yang mengerjakan proyek pembangunan drainase penurapan jalan atau Tembok Penahan Tanah (TPT) dengan cara mengurangi kualitas tanpa di pikirkan akibatnya.

Maka dengan adanya hal tersebut terbukti dengan usianya yang baru beberapa bulan kondisi plesteranya dari fisik pembangunan drainase penurapan tersebut terlihat sudah banyak yang mengelupas alias sudah rapuh.

Hasil pantauan awak media di lokasi di temukan kejanggalan perihal plesteran drainase penurapan yang belum lama selesai tersebut. Dan hal itu di keluhkan oleh salah satu warga..

W salah satu warga saat di temui awak media di lokasi mengungkapkan kekecewaanya perihal kualitas dari hasil pekerjaan drainase penurapan tersebut.

Menurutnya bahwa hasil proyek pengerjaan drainase yang terletak di Dusun Wagir RT 19 Desa Ciwaringin Kecamatan Lemahabang, kondisinya sangat mengecewakan warga setempat. Karena khawatir dengan kondisi fisik bangunan seperti ini takut ambruk. Untuk saat ini saja kondisinya sudah seperti ini,  apa lagi ini mau menjelang musim hujan.” Ungkap W kepada awak media, Selasa (3/10/2023) dengan nada kecewa.

W menambahkan ini kan pembangun pemerintah seharusnya bagus, padahal baru saja tiga bulan plesteranya sudah mulai mengelupas. Padahal ini tuh sudah ada pembetulan, tetapi malah menyalahkan warga mendongkel dengan kaki-kaki orang sini kata pekerjanya, padahal kejadian sebenarnya sewaktu agustusan banyak orang orang  nongkrong jadi hancur.” pungkasnya.

 

(Ltf)

Kasus Dugaan Pengusiran Kepada Sejumlah Wartawan Di Karawang Di Sorot Ketum DPP IWO Indonesia

0

KARAWANG |INFOKEADILAN.COM | Polemik adanya dugaan tentang ramainya pemberitaan perihal pengusiran yang di duga di lakukan oleh oknum dari pihak hotel kepada sejumlah wartawan Karawang pada tanggal 21/9/2023 yang sedang meliput acara penghargaan (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan) TJSLP yang di gelar oleh Dinas BAPPEDA di salah satu hotel berkelas di kawasan Galuh Mas Karawang menjadi sorotan publik. Pasalnya dari dugaan tentang pengusiran tersebut berbuntut pada pelaporan kepada pihak Kepolisian Resort Karawang.

Untuk mencari satu titik terang agar mengetahui apa sebenarnya yang membuat hal itu terjadi, maka sejumlah wartawan yang tergabung di dalam satu wadah organisasi kewartawanan yakni Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO I) DPD Kabupaten Karawang melakukan pertemuan dan konfirmasi, kepada pihak-pihak yang di duga terlibat pada saat acara penghargaan TJSLP yang di selenggarakan oleh Dinas BAPPEDA tersebut. Namun sangat di sayangkan, hasil dari pertemuan dan konfirmasi tersebut masih belum di temukan titik akhir atau belum ada kejelasan yang bisa di percaya, hingga akhirnya sejumlah wartawan yang tergabung di dalam wadah organisasi wartawan yaitu IWO Indonesia DPD Karawang coba mendatangi melakukan pertemuan untuk menanyakan hal yang sebenarnya dengan pihak BAPPEDA Kabupaten Karawang, Selasa (3/9/2023)

Nanang selaku Kabid BAPPEDA Kabupaten Karawang yang juga merupakan salah satu panitia dalam acara penghargaan TJSLP tersebut saat di temui sejumlah wartawan di aula kantor BAPPEDA Karawang mengungkapkan, pihaknya tidak mengintruksikan untuk melarang apalagi mengusir wartawan untuk keluar dari ruangan di mana acara tersebut memang sudah berjalan dan hampir selesai.

“Kami tidak mengintruksikan menyuruh atau melarang apalagi mengusir temen-temen wartawan agar keluar dari ruangan tempat acara penghargaan TJSLP tersebut berlangsung, akan tetapi kami hanya mengintruksikan agar tertib dan masuknya secara bergantian.
Kalau memang ada bahasa melarang, sudah sejak awal tentunya sudah kami beritahukan, dan ini kan bukan acara internal, ini acara terbuka untuk umum, dan memang acara uang pantas untuk di publikasikan, karena ini acara penghargaan TJSLP untuk sejumlah perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Karawang.” Ucapnya

Ketika di singgung terkait dengan makanan yang di sediakan oleh pihak panitia dan menurut dari salah satu pihak bahwa itu awal yang di permasalahakan pihaknya menyatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan soal makanan yang di makan.

“Kami tidak mempermasalahkan makanan yang di makan, karena memang makan yang sudah kami sediakan di belakang, dan itu memang untuk peserta tamu dan undangan, yang mungkin itu juga untuk teman-teman wartawan karena memang sudah pada datang. Namun memang ada makanan penutup yang memang belum kami buka yaitu nasi dan lauk pauk, karena itu untuk nanti setelah acara selesai, maksudnya jangan dulu di makan, karena peserta dan tamu undangan juga belum ada yang makan.” Bebernya.

“Dan perihal adanya kejadian tersebut justru kami selaku pihak penanggung jawab panitia, kami tidak tau karena kami fokus pada acara tersebut.” Timpalnya.

“Kemudian setelah acara selesai, kami lihat koq rekan media sudah pada ga ada satupun, padahal sebelumnya temen-temen media terlihat ada yang foto-foto untuk mengambil gambar untuk pemberitaan, tapi koq sepi. Saya pikir mungkin ada acara atau kegiatan lain di luar, begitu.” Ungkapnya.

Sementara itu menurut NR. Icang Rahardian S.H selaku Ketua Umum DPP Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO I) menganggap bahwa hal itu di duga merupakan salah satu tindakan yang sudah melecehkan kepada jurnalis.

“Perihal apa yang terjadi dalam peristiwa tersebut di salah satu hotel yang ada di Kabupaten Karawang menurut saya selaku ketua umum IWOI dan kebetulan profesi saya lawyer, saya menduga telah terjadi pelecehan terhadap jurnalis IWO Indonesia, sehingga perbuatan ini tidak bisa kita tolelir, dan menurut saya penegak hukum yang ada di Polres Karawang harus bertindak, karena perbuatan ini selain mencederai kami sebagai jurnalis lebih-lebih ini melecehkan profesi Jurnalis yang di lindungi undang undang.” Tutupnya.

 

(U.S/Red)

Cepat Tanggap Lakukan Perbaikan, Kades Dan Pelaksana Proyek Pemasangan Paving Block Di Desa Cipayung Di Apresiasi Warga

0

BEKASI | INFOKEADILAN.COM | Ramainya pemberitaan di Media Online terkait kegiatan proyek pemasangan Paving Block yang di nilai asal-asalan tepatnya di Kampung Bendungan RT 001/006 Desa Cipayung Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi membuat pelaksana dan kontraktor tanggap dan segera melakukan perbaikan, Selasa (3/10/2023)

Menanggapi adanya hal tersebut H. Ajan selaku Kepala Desa Cipayung bersama dengan pihak pelaksana segera melakukan pengecekan secara langsung ke lokasi, guna memantau langsung kegiatan pembongkaran dan penataan ulang kegiatan pemasangan paving block di lokasi tersebut.

Saat di temui di lokasi H. Ajan selaku Kepala Desa Cipayung menyampaikan, perihal pemasangan paving block tersebut sebelumnya.

“Saya yang mewakili masyarakat, yang sebelumnya menyampaikan keluhannya mengenai kegiatan pemasangan paving block yang di duga di nilai kurang bagus dan kurang layak, maka saya segera turun langsung ke lokasi di saat di lakukan pembongkaran dan penataan ulang kembali,” ujarnya

Foto : Saat pelaksanaan perbaikan pemasangan paving block

“Selain itu saya juga mengucapkan terima kasih kepada awak media yang sudah ikut mengawal kegiatan ini, dan tidak lupa pula kepada pihak pelaksana dan kontraktor yang langsung tanggap dan segera melakukan perbaikan,” pungkasnya.

Di tempat yang sama salah satu warga setempat yang enggan di sebut namanya memberikan apresiasinya kepada pihak terkait yang sudah mendengar keluhan masyarakat, sehingga pemasangan paving block bisa di benahi dan di perbaiki sesuai dengan yang harapkan.

Selanjutnya harapan kami agar jalan yang sudah di pasang paving block bisa bertahan lama serta berguna untuk masyarakat Cipayung khususnya,” tutupnya.

 

(Red)

Sah ! KONI Karawang Resmi Gantikan Sekum Joni Heru Wibowo Dengan Rahmat Gunadi

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Karawang resmi menggantikan Sekretaris Umum, Joni Heru Wibowo dengan Rahmat Gunadi.

Ketua KONI Karawang, Sayuti Haris mengungkapkan pergantian Joni Heru Wibowo sebagai sekretaris umum berdasarkan usulan dari cabor-cabor karena adanya ketidakpuasan terhadap kinerjanya.

“Para Cabor ini merasa ada ketidakpuasan terhadap kinerja Joni Heru Wibowo maka saya dengan hak prerogatif sebagai ketum KONI Karawang melakukan reshuffle,” kata Sayuti dalam Konferensi Pers, Selasa (3/10/2023)

Terkait soal ancaman Eks Sekum KONI Karawang yang akan membongkar penggunaan anggaran KONI yang diduga adanya penyalahgunaan, Sayuti tak gentar sedikitpun.

“Soal anggaran KONI Karawang selalu di audit kok, oleh Inspektorat dan BPK, hasil audit kedua lembaga tersebut tidak ada temuan apa-apa, semua sesuai dengan rull nya,” jelasnya.

Dalam konferensi pers nya, Sayuti Haris juga mengumumkan Sekretaris Umum KONI Karawang yang baru

“Surat dari KONI Jawa Barat sudah turun, dan Rahmat Gunadi resmi menjadi Sekum KONI Karawang, saya usulkan beliau karena beliau punya pengalaman yang matang dalam dunia olahraga,” ujarnya.

Sementara itu, Rahmat Gunadi berkomitmen akan terus memajukan olahraga yang ada di Karawang.

“Saya sudah lama berkecimpung di dunia Olahraga, juga dulu aktif di KONI, cuma beberapa tahun belakangan saya ga aktif dan sekarang saya seperti kembali kerumah lama saya,” kata Gunadi.

Ia akan berusaha memajukan dunia olahraga di Karawang lebih maju lagi kedepannya.

“Bukan hanya lama di dunia olahraga, disiplin ilmu saya juga dari S1 sampai S3 saya ya bidang Olahraga, semoga KONI Karawang lebih maju lagi kedepan,” pungkasnya.

 

(U.S/Red)