Beranda blog Halaman 449

Pemerintah Kabupaten Karawang Gelar Acara Gebyar Paten Di Halaman Kantor Kecamatan Tirtamulya

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Kunjung kerja wakil bupati Karawang H.Aep Syaepuloh,SE di acara Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) yang di gelar Pemerintah Kabupaten Karawang di halaman kantor Kecamatan Tirtamulya, pada Rabu (12/7/2023).

Dalam Gebyar Paten tersebut, menghadirkan beberapa pelayanan administrasi, seperti diantaranya, pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan pajak daerah PBB, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dan seluruh layanan dinas di Karawang.

Bukan hanya membuka pelayanan administrasi saja, para pelaku UMKM unggulan dari setiap desa juga menjajakan produk-produk mereka. Salah satu produk UMKM yang menjadi unggulan di Kecamatan Tirtamulya adalah Boneka.

Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh saat di konfirmasi seusai acara menjelaskan acara gebyar paten di Kecamatan Tirtamulya Alhamdulillah berjalan lancar.

Bahwa Gebyar Paten memiliki tujuan memberikan pelayanan terbaik serta memudahkan atau mendekatkan pelayanan ke masyarakat”, ucapnya.

H. Aep juga mensosialisasikan masalah pencegahan stanting di Desa Citarik Kecamatan Tirtamulya.yang dimana stanting di Tirtamulya mencapai kurang lebih ada 21 orang dan Alhamdulillah tadipun antusias peran masyarakat khususnya anak anak para genderasi muda.

Aep menambahkan stanting adalah musuh kita bersama tentunya kita harus cegah,karna kita yakin bahwa stanting bisa kita obatin semua,”tandasnya.

Ditempat yang sama Camat Tirtamulya Muhana menuturkan,acara paten hari ini sukses dan meriah sekali, untuk antusias masyarak, partisipasi perangkatnya, kekompakan parakepal desanya sudah bagus sekali.

Gasing pa Kabayan juga menjadi rangkayan acara gebyar paten,yang digagas oleh puskesmas Tirtamulya dengan pemerintah desa Citarik.

Dan Gasing pa Kabayan ini menjadi pilot project, nanti posyandu itu harus ada kebunnya, ada ternaknya dan hasilnya diolah diposyandu sebagai bagian dari makanan penambah gizi untuk parabalita”,paparnya.

Selain penanganan stanting digebyar paten kali ini, ada perwakilan sekolah lansia yang menjadi icon atau ciri khas Kecamatan Tirtamulya, karena di Kecamatan lain tidak ada, dikita ada di Tirtasari,mereka ditampilkan dan diwisudakan.

Dalam kegiatan gebyar paten menghadirkan para kelompok UMKM yang sudah dibentuk komunitas sebelum acara paten ini,yang dimana isisinya tidak kurang dari 30 UMKM yang sudah tergabung”, pungkasnya.

(Ltf/Bodong)

IWO Indonesia Audiensi Dinsos Karawang, Dinsos Tak Bisa Jawab ! Minta Danilaga Segera Dipanggil dan Jelaskan Kekisruhan Yang Ada.

0

KARAWANG |INFOKEADILAN.COM |  Sejak awal IWO Indonesia melakukan kajian-kajian dan penelurusan terkait kejanggalan yang ada atas munculnya Rp. 7.1 milyar di APBD 2018 untuk Yayasan Karawang Sejahtera.

Padahal sudah jelas dan diketahui Yayasan tersebut bermasalah dengan hukum dalam menyalurkan anggaran bantuan sosial anak yatim di tahun anggaran 2017 APBD Kabupaten Karawang.

Saat ditemui awak media dari Tim IWO Indonesia DPD Karawang Ketua Yayasan Karawang Sejahtera, Leo dan Ketua LKSA Karawang Sejatera, Mamun Najid secara kompak dan bersikukuh, Yayasan dan Lembaganya tidak pernah memberikan proposal pengajuan kepada Dinas Sosial Kabupaten Karawang.

“Tidak, Tidak pernah dari kami ada yang mengajukan proposal kepada Dinsos,”kata Ketua Yayasan Karawang Sejahtera, Leo Selasa (11/7/23).

“Begitu juga dari LKSA tidak pernah mengajukan lagi,”diungkapkan Mamun Najid.

Untuk lebih jelasnya masalah tersebut IWO Indonesia melakukan audiensi ke Dinas Sosial Kabupaten Karawang yang hanya bisa ditemui Sekretaris Dinsos.

“Kami tidak bisa memberikan penjelasan secara detail terkait permasalahan yang ada, khawatir salah jawabannya,”ungkap Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Karawang, Bambang. Rabu (12/7/2023)

“Kami akan meminta pak Danilaga untuk memberikan penjelasan, dan segera kami kabarkan kepada Ketua IWO Indonesia DPD Karawang untuk jadwal audiensi berikutnya,”jelasnya.

Ditempat yang sama Ketua IWO Indonesia DPD Karawang Syuhada Wisastra menegaskan bahwa Dinas Sosial harus segera menjelaskan secara resmi dan jelas terkait munculnya anggaran Rp. 7.1 milyar di APBD 2018 untuk Yayasan Karawang Sejatera.

“Kami berharap Dinas Sosial Kabupaten Karawang harus segera menjelaskan terkait munculnya anggaran tersebut, siapapun yang mengetahui masalah itu tetap Dinas Sosial yang harus bertanggungjawab,”tegasnya.

“Kami akan terus melakukan penelusuran dan kajian-kajian terkait semua bantuan-bantuan sosial anak yatim yang dianggarkan oleh Dinas Sosial dan disalurkan melalui puluhan yayasan-yayasan yang terdaftar di Dinsos,”pungkasnya.

(Red)

Ada Apa Sebenarnya Antara Kepala Desa Dengan Ketua BUMDES Makmurjaya

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Badan Usaha Milik Desa ( BUMDES) seyogyanya menjadi satu lembaga usaha yang harus mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa (Pemdes)
Akan tetapi lain halnya dengan yang terjadi di Desa Makmurjaya Kecamatan Jayakerta, adanya dualisme informasi yang akhirnya menjadi pertanyaan besar, pasalnya ketika di konfirmasi ketua Bumdes menyatakan, bahwa tidak ada anggaran untuk Bumdes semenjak Kepala Desa menjabat dari 2021 hingga sekarang di tahun 2023″,ucap ketua Bumdes kepada awak media, Kamis (13/7/2023)

Hal jelas ini berbeda dengan keterangan yang disampaikan oleh pihak Kecamatan bahwa sebenarnya pada TA 2022 tahap 2 Pemdes Makmurjaya mengalokasikan anggaran sebesar Rp.15 juta untuk dikelola oleh pihak Bumdes.

Dan alokasi anggaran tersebut disinyalir digunakan untuk usaha ternak lele atau budi daya ikan lele.

Tentunya dari dua keterangan yang bertolak belakang ini menimbulkan sejumlah pertanyaan, apakah betul anggaran tersebut memang untuk bumdes dan alokasi anggaran tersebut itu di kuasakan pengelolaannya kepada pihak Bumdes untuk ketahanan pangan.

Pernyataan ini di dasari dari keterangan pihak Bumdes yang menyatakan dengan tegas bahwa Kepala Desa belum pernah menganggarkan untuk Bumdes.

Dan sampai detik ini belum ada klarifikasi atau keterangan yang disampaikan pihak Kepala Desa guna klarifikasi kebenaran informasi yang berlembang saat ini.
Apakah alokasi DD TA 2022 Tahap 2 betul untuk Bumdes atau untuk ketahanan pangan yang diserahkan pengelolaanya oleh pihak Bumdes.

(Red)

Cium Bau Aroma Korupsi Perihal Robohnya Pembangunan Jembatan Lampean, Di Laporkan Dirut Arya Mandalika Ke Polda Jabar

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Direktur Utama LBH Arya Mandalika Hendra Supriatna, SH.MH melaporkan pejabat Dinas PUPR Karawang ke Polda Jabar terkait ambrolnya jembatan yang baru dibangun, yang berlokasi di dusun Lampean Desa Kedawung Kecamatan Lemah Abang Karawang.

Hendra mengatakan, hari ini kami dari kantor hukum Arya Mandalika melaporkan pejabat Dinas PUPR Karawang berinisial DA dan CP ke Polda Jabar.

“Kami menduga ada indikasi korupsi di proyek jembatan yang dikerjakan oleh CV. Mitra Unggul Sejahtera, kenapa bisa terjadi jembatan yang baru beres di bangun sekitar beberapa hari namun sudah roboh dan patah, ini penuh dengan misteri,”ungkapnya, Rabu (12/7/2023)

Hendra mendesak Polda Jabar segera memeriksa pejabat Dinas PUPR Karawang tersebut dan jika terbukti ada praktek korupsi pada proyek jembatan tersebut segera tangkap dan penjarakan,”tegasnya.

(Ltf/Bodong)

SMAN 1 Rawamerta Ingin Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Siswa, Begini Penjelasanya

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Pendidikan merupakan sumber kemajuan suatu bangsa, karena dengan pendidikan yang baik kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) suatu bangsa tersebut dapat ditingkatkan. Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan aset utama dalam membangun suatu bangsa.

Selain itu pendidikan juga menjadi satu pondasi untuk mempersiapkan masa depan generasi muda anak bangsa yang cerah. Pendidikan juga bisa membantu untuk membangun karakter dan kepribadian seseorang menjadi lebih baik di lingkungan masyarakat dan pendidikan sebagai salah satu wadah bagi setiap orang untuk memaksimalkan potensi dan bakat yang dimilikinya.

Seperti di ketahui untuk lebih meningkatkan kualitas pendidikan dan fasilitas pelayanan seluruh siswa SMAN 1 Rawamerta Karawang saat ini melalui program bantuan pemerintah yakni Dana Alokasi Khusus (DAK) sedang melaksanakan pembangunan rehabilitasi Ruang Kelas Baru.

Epul Saepul selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Rawamerta Karawang saat di minta penjelasanya oleh awak media mengatakan, bahwa untuk lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas serta fasilitas pelayanan pendidikan di lingkungan sekolah SMAN 1 Rawamerta pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin agar semua bisa terpenuhi

“Alhamdulilah, di tahun ini melalui bantuan pemerintah yakni Dana Alokasi Khusus (DAK) SMAN 1 Rawamerta mendapat bantuan rehabilitasi ruang kelas untuk beberapa ruang kelas. Dan Alhamdulilah pada tahun ini ada peningkatan, karena ruang kelas semua terpenuhi, semoga kedepan SMAN 1 Rawamerta menjadi salah satu sekolah yang berkulaitas dan setara dengan sekolah SMA-SMA lain yang ada di Karawang,” ucapnya, Rabu (12/7/2023)

Terlepas daripada itu pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Rawamerta dan pihak aparatur pemerintah desa setempat yang selalu memonitoring situasi di lingkungan sekolah SMAN 1 Rawamerta.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pak Wasis selaku Kapolsek Rawamerta beserta jajaran, dan juga kepada pihak aparatur pemerintah desa yang selalu memonitoring lingkungan sekolah kami, Alhamdulilah. Karena walau bagaimanapun kami pihak sekolah akan selalu bersinergi dan bekerjasama dengan baik”, ungkapnya.

” Dan tidak lupa pula kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah serta kepada pihak dan instansi terkait yang sudah membantu memberikan bantuan kepada sekolah SMAN 1 Rawamerta, sehingga apa yang kami harapkan hari bisa di realisasikan, terima kasih,” pungkasnya.

(Red)

IWO Indonesia Apresiasi Polres Karawang, Hukum Harus Tegas Dan Setimpal Untuk Pelaku Penyiraman Air Keras

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | AH alias Seblu salah satu pelaku penyiraman air keras terhadap korban EC seorang guru SMK Negeri di salah satu sekolah yang ada di Karawang kini sudah ditangkap oleh pihak hukum Polres Karawang Polda Jawa Barat.

Melalui konferensi pers yang di gelar di Mapolres Karawang pada hari Rabu tanggal 12 Juli 2023 Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono melalui Kasat Reskrim AKP Arief Bustomi S.I.K mengatakan bahwa anggotanya telah berhasil menangkap dan mengamankan pelaku penyiraman air keras terhadap EC.

Perlu di ketahui EC korban penyiraman air keras adalah seorang guru sekolah, maka tidak heran banyak guru yang mendukung untuk melaporkan kasus ini kepihak yang berwajib. Selain itu bukan hanya sekedar dari para guru saja yang mendukung. Dan kali ini dukungan tersebut datang dari salah satu aktivitis organisasi wartawan online yakni ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO I) DPD Karawang Syuhada Wisastra.

“Kami dari IWO Indonesia DPD Kabupaten Karawang mengapresiasi kinerja Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono dan jajaran Reskrim yang dipimpin AKP Arief Bastomi yang sudah menangkap pelaku penyiraman air keras tersebut,”ungkap Syuhada yang juga sebagai Wakil Ketua Ikatan Alumni SMKN 2 Karawang.

“Tentunya Kepolisian harus bisa memberikan hukuman yang tegas dan seberat-beratnya, karena itu jelas sudah merusak penglihatan korban, pasalnya mata adalah indera penglihat yang sangat penting bagi manusia, “tegasnya.

Tak hanya luka, korban juga harus menanggung biaya pengobatan yang cukup besar, akibat luka matanya yang tidak bisa melihat.

(Red)

Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke 76, Dinas Koperasi Dan UMKM Karawang Luncurkan Program Kopi Luwang

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Di Hari Koperasi Nasional (HKN) yang ke 76 tahun Dinas Koperasi dan UMKM Karawang meluncurkan program Koperasi Pinjaman Lunak Warga Karawang (Kopi Luwang) untuk membantu para pelaku UMKM yang ada di wilayah Karawang demi memenuhi modal usaha.

Dengan di hadiri staf dan jajaran Dinas Koperasi dan UMKM, Hari Koperasi Nasional (HKN) yang ke 76 tersebut di laksanakan di halaman kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang Jawa Barat, Rabu (12/7/2023)

Pada acara apel peringatan Hari Koperasi Nasional (HKN) yang ke 76 tingkat Kabupaten Karawang di laksanakan di halaman Kantor Dinkop Karawang dengan di pimpin langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Karawang H. Rohman MSi yang di hadiri oleh seluruh staf dan pegawai di lingkungan kantor Dinas Koperasi dan UMKM Karawang, Rabu (12/7/2023)

Kepala dinas Koperasi dan UMKM (Dinkop UMKM) Kabupaten Karawang H. Rohman MSi mengatakan, di dalam program Kopi Luwang tersebut Dinkop UMKM Karawang memberikan pinjaman lunak untuk para pelaku UMKM tentunya dengan bunga yang sangat rendah, hanya sebesar 3% pertahun dan untuk pinjaman sebesar Rp. 3.000.000.

Lebih lanjut Rohman menyatakan,”Semoga dengan adanya program Kopi Luwang ini bisa lebih membantu para pelaku UMKM dan anggota koperasi disekitaran Dinas Koperasi Karawang dalam segi permodalan, sehingga agar terus bisa mengembangkan usahanya.
Dan selain itu semoga para pelaku UMKM yang ada di Karawang mampu bersinergi dengan pihak Dinkop Karawang supaya terus bisa maju dan lebih berkembang untuk menjadi UMKM Juara,” pungkasnya.

(Red)

Sakit Hati Lantaran Di Pecat, Pelaku Nekad Siramkan Air Keras Ke Rekan Bisnisnya

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Sakit hati lantaran merasa diperlakukan tidak adil hingga dipecat seorang karyawan travel AH alias Seblud (32) nekat menyiram EC dengan air keras di rumahnya yang berlokasi di Johar Karawang. Perbuatan tersebut dilakukan oleh AH pada hari Senin tanggal 22 Mei 2023 lalu.

Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono melalui Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Arief Bustomi S.I.K saat konferensi pers mengatakan, kejadian berawal pada hari Senin tanggal 22 Mei 2023 sekitar jam 09.00 WIB di Toko Sari Kimia Johar Kabupaten Karawang.

“Pada saat itu terlapor membeli air keras sebanyak 0,5 liter dengan jerigen kecil seharga Rp 10.000,00 (sepuluh ribu rupiah) di salah satu toko kimia di daerah Johar Kabupaten Karawang, kemudian terlapor membeli 1 buah botol air putih Le Minerale yang berukuran 600ml, setelah airnya di minum oleh terlapor kemudian air keras yang di dalam jerigen tersebut di masukan ke dalam botol Le Minerale yang sudah kosong.” Ucap Arief di hadapan awak media, Rabu (12/7/2023)

Lebih lanjut Arief menjelaskan, kemudian jerigen bekas air keras tersebut dibuang oleh terlapor, setelah itu langsung menuju kerumah EC Namun EC tidak ada di rumah. Dan pada hari Selasa tanggal 23 Mei 2023 sekitar jam 06.30 WIB terlapor kembali ke rumah EC, namun rumah korban dalam keadaan kosong, kemudian terlapor kembali dan memutar balikan sepeda motor di depan bengkel motor sambil menunggu EC, tidak lama kemudian EC datang dengan menggunakan sepeda motor, dan bertanya kepada terlapor “Ada apa de”.
Terlapor lalu menjawab “Pa, Eta Nanyakeun masalah duit” (Pa, menayakan masalah uang-Red)
EC kemudian menjawab “Kadieu weh kajero” (Kesini aja kedalem-Red) kemudian terlapor turun dari sepeda motor menuju kerumah EC dengan membawa 1 buah botol Le Minerale berukuran 600 ml yang berisi air keras.

Tanpa berfikir panjang EC kemudian masuk kedalam rumah, akan tetapi pada saat EC akan duduk, secara spontan terlapor langsung menyiramkan air keras tersebut ke arah wajah EC.
Setelah menyiramkan air keras tersebut kemudian terlapor menyimpan botolnya di tembok pagar di depan rumah EC, kemudian terlapor berlari menuju ke sepeda motor dan meninggalkan TKP”, pungkasnya.

Setelah di lakukan pengejaran di beberapa tempat akhirnya AH alias Seblud dapat di amankan di rumahnya di daerah Johar Karawang.
Akibat perbuatanya AH alias Seblud di jerat dengan pasal 351 atau 354 dengan masa kurungan 8-10 tahun penjara.

(Red)

Peran Penting Kegiatan Ekskul Di Sekolah, Begini Kata Epul Saepul

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM |Ekstrakurikuler (Ekskul) merupakan wadah dan kegiatan bagi anak sekolah yang sangat ditunggu. Karena di kegiatan tersebut anak sekolah akan belajar banyak, mulai dari organisasi hingga menyalurkan bakat mereka yang secara terus menerus di asah.

Seperti halnya kegiatan ektra kurikuler yang ada di SMAN 1 Rawamerta Karawang.

Menurut Epul Saepul selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Rawamerta Karawang bahwa, pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa, baik kemampuan kognitif, afektif, maupun psikomotor.

“Kegitan ekskul tersebut untuk mengembangkan bakat dan minat siswa dalam upaya pembinaan pribadi menuju pembinaan manusia seutuhnya yang positif.
Adapun tujuan dari kegiatan ekskul tersebut adalah untuk memberikan gambaran tentang bagaimana membentuk karakter siswa yang di bangun secara baik,” Ucapnya kepada awak media, Selasa (11/7/2023)

Lebih lanjut Epul menjelaskan, kegiatan ekskul memiliki beberapa fungsi, yaitu mengembangkan kemampuan dan kreativitas pelajar sesuai dengan potensi, bakat, dan minat serta memiliki fungsi sosial, yakni untuk mengembangkan kemampuan dan rasa tanggung jawab sosial siswa.

Terlepas daripada itu Epul menambahkan terkait dengan kegiatan ekstra kurikuler di SMAN 1 Rawamerta Karawang yang sudah berjalan selama ini meliputi, kegiatan ekskul religi, futsal, seni beladiri, Paskibra, Pramuka, PMR, kesenian tradisional, dan lainya.

Dengan kegiatan ekskul yang ada di sekolah SMAN 1 Rawamerta Karawang ini, diharapkan kedepan sekolah mampu menciptakan dan membentuk karakter siswa yang sesuai dengan bakat dan minat siswa itu sendiri.

“Dan sebagai salah satu contoh, yaitu melalui kegiatan ekskul pramuka di sekolah, dari kegiaatan ini siswa bisa belajar menjadi seorang pemimpin di hadapan teman-teman dan guru-gurunya. Karena dengan kegiatan ini siswa di latih untuk memiliki sikap disiplin, kemampuan kerja sama, mandiri, serta bertanggung jawab,” terangnya.

Dasar hukum mengenai hal itu, terdapat dalam UUD Tahun 1945 Pasal 31 Ayat (3) yang berbunyi : Pemerintah mengusahakan dan menyelesaikan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Selain itu, dalam Permendiknas Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan disebutkan, tujuan pembinaan kesiswaan antara lain menyiapkan siswa agar menjadi warga yang berakhlak mulia, demokratis, dan menghormati hak-hak asasi dalam rangka mewujudkan masyarakat madani.

Berdasarkan uraian di atas, dapat dikatakan bahwa kegiatan ekskul yang merupakan bagian dari upaya melahirkan pribadi yang tak hanya cerdas, tetapi berkarakter baik dan memiliki peran penting dalam menumbuhkan karakter siswa.

“Saya berharap dengan melalui kegiatan ekskul yang ada di SMAN 1 Rawamerta ini siswa dapat menumbuhkan sikap cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa, bertanggung jawab, memounya toleransi terhadap sesama, rela berkorban, displin, menghargai sesama, mampu bergotong royong, dan sebagainya,” harapnya.

Selain itu semoga siswa siswi bisa menyadari betapa pentingnya kegiatan ekskul, sehingga dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan baik demi menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan bertangungjawab. Begitupun pihak sekolah diharapkan mampu menyadari bahwa pentingnya mengadakan berbagai ekskul, karena ekskul tersebutlah yang mendukung terhadap perkembangan siswa,” pungkasnya.

(Red)

 

Wakil Bupati Karawang Kunjungi Rumah Ibu Odah Warga Sukamakmur Yang Roboh

0

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Wakil Bupati Karawang Aep Syaefulloh sambangi Ibu Odah warga Dusun Gempol Girang RT 09/05 Desa Sukamakmur Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang yang rumahnya roboh akibat di terjang angin kencang yang di sertai hujan lebat beberapa hari yang lalu.

Setelah suaminya meninggal beberapa tahun lalu Ibu Odah tinggal sendirian di rumahnya. Namun na’as rumah tempat tinggalnya kini roboh di terjang angin kencang yang di sertai hujan beberapa hari yang lalu.
Dan kini untuk sementara waktu ibu Odah tinggal di rumah saudaranya.

Dan Hari ini, kesedihan Ibu Odah seakan terobati dengan kedatangan Wakil Bupati Karawang ke rumahnya. Sontak ibu Odah seketika tersenyum bahagia dan sesekali mengusap air matanya yang berkca-kaca.

Dengan rasa sedih bercampur bahagia ibu Odah mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Karawang dan pihak terkait yang sudah datang dan peduli kepadanya.

“Alhamdulilah, Bapak Wakil Bupati sudah mau datang kesini, mau melihat rumah saya yang roboh ini, terima kasih pak sudah mau membantu saya. Terima kasih juga kepada pak lurah dan semuanya,” Ucapnya ibu Odah, Selasa (11/7/2023)

Di tempat yang sama Wakil Bupati Karawang Aep Syaefulloh mengatakan, pembangunan rumah layak huni yang dilakukan untuk warga yang tidak mampu merupakan prioritas pemerintah Kabupaten Karawang.

“Ibu Odah contohnya, ibu Odah adalah seorang janda yang hidup sendiri, yang saat ini rumahnya ambruk. Kita mendapatkan laporan itu dari pak Kades, kemudian kami segera mendatangi ibu Odah ini, dan ternyata memang ibu Odah ini layak untuk mendapatkan bantuan rumah layak huni tersebut.
Sesuai dengan instruksi bupati, 4 sampai 5 rumah perdesa rulahu harus dibangun,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Desa Sukamakmur Dede Sudrajat saat di konfirmasi awak media perihal tersebut membenarkan, bahwa benar adanya kejadian robohnya rumah ibu Odah tersebut di akibatkan oleh angin kencang yang di sertai hujan beberapa hari yang lalu.

“Setelah saya mendapatkan laporan dari RT dan warga setempat, ternyata benar, bahwa rumah ibu Odah warga Dusun Gempol Girang RT 09/05 Desa Sukaresmi roboh akibat angin kencang dan hujan kemarin, kalau tidak salah pada Jum’at malam”, terangnya.

“Kemudian setelah untuk memastikan, kami dari pihak Pemdes segera mendatangi lokasi dan ternyata benar, dan saat itu pula saya selaku Kepala Desa melakukan komunikasi kepada pak Wakil Bupati, dan Alhamdulilah hari ini pak Wabup langsung mendatangi ibu Odah”.

Alhamdulilah, pak Wakil Bupati merespon dengan baik dan Insya Alloh akan membantu merenopasi kembali rumah ibu Odah.
Kami selaku Pemerintah Desa Sukamakmur mengucapkan terima kasih kepada pak Wakil Bupati Karawang Aep Syaefulloh khususnya dan kepada pihak-pihak terkait yang sudah peduli kepada masyarakat kami, terima kasih,” pungkasnya.

(Red)