Beranda blog Halaman 463

Hadiri Gebyar PATEN Di Kecamatan Kota Baru Wabup : Bangun UMKM Untuk Meningkatkan Perekonomian Daerah

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM |Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang yang di selenggarakan di halaman kantor Kecamatan Kota Baru Kabupaten Karawang, ribuan masyarakat se-Kecamatan Kota Baru antusias memanfaatkan pelayanan yang tersedia, Rabu (24/5/2023).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati (Wabup) Karawang H. Aep Syaepuloh mengatakan “gebyar PATEN ini di selenggarakan sebagai gerakan Antisipasi Kemiskinan Stunting dan Inflasi (AKSI).
Agar penanganan kemiskinan, stunting dan inflasi di Karawang berjalan dengan baik.
Pihaknya juga sangat mengapresiasi terhadap kreativitas dan kerja keras dari warga Kota Baru yang mampu menciptakan berbagai kuliner melalui UMKM di Desa Pucung khususnya di Kecamatan Kota Baru”, ucapnya.

“Saya selalu kagum jika berkunjung ke Kecamatan Kota Baru, selain kompak, warga di sini juga kreatif,” imbuhnya.

Selain itu di wilayah Kecamatan Kota Baru ini banyak memiliki industri kecil hingga menengah yang sudah terkenal dengan produksi boneka nya. Dan kini Kota Baru menunjukkan kekuatan barunya yaitu ekonomi kerakyatan dengan berdirinya Pusat UMKM.

“Selamat untuk warga Kecamatan Kota Baru, terutama Desa Pucung yang telah memiliki Pusat UMKM. Semoga Desa ataupun Kecamatan lain yang ada di Kabupaten Karawang bisa segera membangun pusat UMKM untuk membangun dan meningkatkan perekonomian yang kuat di daerah masing – masing” tandasnya.

(Ltf/Bodong)

Dongkrak Produktifitas Padi Wamentan RI Harvick Hanul Qolbi Panen Raya Di Karawang

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM |Kunjungan kerja wakil mentri pertanian RI Harvick Hanul Qolbi ke Karawang Jawa Barat  dalam rangka mendongkrak produktivitas padi dengan V U B berstandar Inpari 36 dan Inpari  37.

Panen raya kali ini di area pesawahan milik haji Dadan Sugardan di dusun Turimulya 2 RT 04/02 Desa Pulomulya Lemah Abang Wadas, Rabu (23/5/2023)

H.Dadan Sugardan selaku ketua kelompok tani dan nelayan adalan (KTNA) Karawang, adapun tamu undang yang hadir di antaranya wakil mentri pertanian RI Harvick Hasnul Qolbi yang di dampingi kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Bupati Karawang yakni dr.Cellica Nurrachadiana dan Muspida Kabupaten Karawang.

Menurut Wamentan salah satu program dalam bidang pangan di antaranya iyalah mengenai program peningkatan produksi, produktivitas dan mutu hasil tanaman pangan.

Sasaran program tersebut adalah meningkatnya ketersediaan pangan strategis tanaman pangan.

“Kita harus memastikan dan melakukan edukasi ke masyarakat kalau ternyata pertanian kita semakin menggeliat. Artinya program pemerintah yang berkaitan dengan sektor pertanian selama ini bisa diserap oleh masyarakat (petani) dengan baik,” katanya.

Berdasarkan data BPS, luas panen padi pada 2021 mencapai 10.411.801 hektare dengan produktivitas 5.226 ton per hektar, sehingga diperoleh produksi 54.415.294 ton.

Kemudian pada 2022, angka tersebut bertambah yaitu luas panen menjadi 10.606.513 hektare, dengan produktivitas 5.249 ton per hektar dan produksi 55.670.219 ton atau terdapat kenaikan luas panen 1,87 persen. Kenaikan produktivitas 0,44 persen dan kenaikan produksi sebesar 2,31 persen.

Kontribusi Provinsi Jawa Barat dalam produksi padi nasional pada 2022 sebesar 9.620.534 ton atau 17,28 persen, terdapat kenaikan dibandingkan 2021, di mana kontribusi Jawa Barat dalam produksi padi sebesar 16,75 persen.

Menurut Wamentan, kontribusi Jawa Barat dalam produksi padi ini juga didukung dengan tingginya produksi padi di Kabupaten Karawang yang selama ini cukup bagus.

Atas hal tersebut, ia meminta Pemkab Karawang agar terus mempertahankan produktivitas padi.

“Karawang ini strategis. Daerah lumbung padi yang jaraknya tidak jauh dari ibu kota,” katanya.

Sementara itu, pada kegiatan panen raya yang dihadiri Wamentan di Desa Pulo Mulya, Kecamatan Lemahabang, Karawang, menghasilkan ubinan mencapai 12,5 ton per hektare. Panen raya itu berada di atas lahan seluas 2 hektare.

Pada kesempatan panen raya itu, Kepala BPSIP Jabar, Rustan Massinai, menyalurkan bantuan benih padi varietas inpari 36 dan 37 kepada sejumlah kelompok tani di Karawang.

Hal tersebut dilakukan untuk menggenjot produktivitas, karena di antara keunggulan dua varietas padi itu ialah mampu memanen hingga 9 ton gabah per hektare.

(Ltf/Bodong)

Prof. Dr. Ade Maman Suherman Terpilih Sebagai Rektor Unsika Periode 2023-2027

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM |Rapat pemilihan Rektor Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) periode 2023-2027 yang berlangsung di gedung Opon Sopandi kampus Unsika Karawang berlangsung khidmat, Rabu (24/5/2023)

Prof.Dr. Ade Maman Suherman terpilih menjadi Rektor Unsika Karawang periode 2023-2027. Dalam rapat pemilihan Rektor tersebut Prof.Dr. Ade Maman Suherman meraih 25 suara mengungguli Dr. H. Amirudin yang hanya meraih suara 16 sedangkan Prof. Dr. H. Memen Kustiawan meraih 10 suara.

Ketua Senat Unsika Karawang, Dr. Dayat Hidayat mengatakan dalam pemilihan Rektor Unsika ini ada 51 pemilik suara yang terdiri dari anggota senat Unsika dan dari Kemdikbud Dikti.
Alhamdulillah pemilihan Rektor dapat berjalan dengan lancar dan aman, semua suara sah dan tidak ada suara yang abstain,”ungkapnya.

Di tempat yang sama, Plt. Rektor Unsika Dr. M Samsuri,S.Pd.M.T mengatakan, Alhamdulillah proses pemilihan Rektor Unsika berjalan demokratis dan lancar, mudah mudahan dengan terpilihnya Rektor Unsika yang baru merupakan cikal bakal kebangkitan Unsika menjadi kampus yang lebih baik dalam segala hal,”tandasnya.

(Ltf/Bodong)

Kadir Di Temukan Warga Sudah Tak Bernyawa Di Pinggir Jalan

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM |Mayat Kadir 42 Tahun warga kampung  Gedangmanggala Rt. 007/003 Desa Cilewo Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang di temukan meninggal dunia, Selasa (23/5/2023)

Jasad korban tergelatak di areal Persawahan di pinggir jalan raya Kampung Gedangmanggala Rt. 007/003, Desa Cilewo Kecamatan Telagasari.

Saat di konfirmasi AKP A.Yadi Supriyadi SH Polsek Telagasari mendapat laporan sekira pukul 06.00 WIB telah di temukan mayat.

Kapolsek Telagasari bersama dengan anggota piket siaga setelah mendapatkan laporan dari warga langsung mendatangi TKP, korban sudah dalam keadaan meninggal  dunia. selanjutnya Kapolsek dan anggota  mengumpulkan keterangan dari saksi2 di TKP dan menghubungi identifikasi Polres Karawang untuk penanganan TKP selanjutnya.

Berdasarkan keterangan saksi bahwa pada hari senin tanggal 22 Mei 2023 sekira pukul 21.00 wib saksi melihat korban mondar – mandir di sekitar kampu Gedangmanggala RT 06/03 sambil berteriak – teriak tanpa memakai baju,meminta makan,meminta rokok kepada warga sekitar sehingga warga menduga korban adalah ODGJ.

Ciri – ciri korban umur sekitar 40 thn, tinggi sekitar 168 Cm, berat badan 50 kg, kulit sawo matang, rambut lurus, tidak memakai baju, memakai celana pendek warna hitam, dan terkait dengan identitas tidak ditemukan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

(Ltf/Bodong)

Team Sanggabuana Polres Karawang Berhasil Amankan Pelaku Perampokan Minimarket Di Jatisari

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Team Sanggabuana Polres Karawang Polda Jabar berhasil amankan para perampok salah satu minimarket yang terletak di wilayah Jatisari, dua orang di amankan dan satu orang pelaku di tembak mati karena melawan petugas, Selasa (23/5/2023)

Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengungkapkan kepada awak media dalam konferensi pers terkait penagkapan para pelaku perampokan yang terjadi di salah satu minimarket tersebut, “telah terjadi satu penangkapan kejadian perampokan yang baru saja terjadi jam 23:00 Wib di salah satu minimarket di daerah Jatisari.
Adapun kronologisnya berdasarkan rekaman CCTV, bahwa tiga orang pelaku memasuki minimarket tersebut yang kemudian melakukan pengancaman dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam kepada karyawan minimarket tersebut, dan menyekap ke tiga orang karyawan di gudang.

Kemudian para pelaku melakukan aksi perampokanya dengan menggasak sejumlah barang di minimarket tersebut. Namun tidak berapa lama ada salah seorang warga yang kebetulan melintas dan mengetahui adanya hal yang janggal di minimarket tersebut yang kemudian segera menghubungi team Sanggabuana Polres Karawang

Tidak berapa lama patroli dari team sangga buana yang menuju TKP dan kemudian mendapati tiga orang pelaku tersebut masih berada di dalam minimarket.
Sehingga kami melakukan pendobrakan dan berhasil mengamankan pelaku.

Ada informasi dari masyarakat dan satu pelaku,adalagi satu melarikan diri sehingga kami langsung se ketika melakukan pengejaran.

Kami mendapatkan informasi bahwa pelaku lari ke arah daerah Cikampek, di tengah perjalanan rupanya salah satu pelaku pada saat itu masih menyimpan adanya senjata api.

Ketiga dari mereka ada yang melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tersebut. Akhirnya terpaksa kami melakukan penembakan terukur kepada pelaku karena sudah mulai mengancam petugas dan mengakibatkan satu pelaku meninggal dunia. Dan saat ini kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada para pelaku tindak kejahatan tersebut, tutup AKBP Wirdhanto Hadicaksono Kapolres Karawang.

(Ltf/Bodong)

H. Yaya Sunarya Bacaleg Dapil II Hadiri Acara Halal Bi Halal Dan Rapat Konsolidasi Pemenangan PDI Perjuangan 2024

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM |Halal Bi halal atau ramah tamah Konsolidasi Pemenangan PDI Perjuangan 2024 Bertempat di rumah kediaman H. Muhamad Sayegi (Dewa sena) yang hadiri pula oleh jajaran petinggi – petinggi partai PDI Perjuangan di antaranya H.Toto suripto sebagai perwakilan dari DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Sony Hersona, Pipik Taupik Ismail Ketua DPC PDI Perjuangan, Slamet Djayusman politikus senior PDI Perjuangan Kabupaten Karawang, Waras Wasito Anggota Dewan Provinsi Jawa Barat, Natala Sumedha anggota DPRD Kabupaten Karawang, beserta para calon legislatif yang di usung oleh partai berlambang banteng PDI Perjuangan dari berbagai daerah se-Kabupaten Karawang, Selasa (23/05/2023)

Dalam sambutannya Kang Pipik sapaan akrabnya selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karawang menyampaikan, “pihaknya meminta kepada para ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) beserta para ketua ranting dan kader simpatisan partai agar lebih fokus dan konsisten perihal pentingnya semangat persatuan dengan bekerja sepenuh hati dalam memenangkan partai berlogo banteng tersebut serta harus mampu menjaga keharmonisan antar sesama pengurus partai dan sayap – sayap partai lainnya”, paparnya.

“Berbicara tentang pemilu legislatif di tahun 2024 besar harapan saya kedepannya untuk PDI Perjuangan bisa meraih 10 kursi dan selain itu sekarang sudah saatnya partai PDI Perjuangan harus menang di pemilihan Bupati karena hampir selama 30 tahun lebih tidak bisa di raih oleh partai PDI Perjuang, dan sekaranglah saatnya putra daerah berbicara banyak dan menggoreskan tinta emas dengan lahirnya era baru dari kepimpinan putra daerah yang sudah sekian lama tidak dapat di raih. Mudah – mudahan dengan ijin Allah dan juga semangat perjuangan tanpa mengenal lelah dari kawan – kawan semua PDI Perjuangan meraih hasil yang maksimal dan kembali berjaya di Kabupaten Karawang,” tandasnya.

Di tempat yang sama H. Yaya Sunarya Bacaleg dari partai PDI Perjuangan atau yang akrab di sapa Kang Rion JMB mengungkapkan, “terkait dengan hal ini penting menjaga persatuan dan kesatuan dalam memenangkan pemilihan legilatif dengan hasil suara yang maksimal untuk PDI Perjuangan di kabupaten karawang, terlepas dari persaingan Pemilihan Legislatif semua tetap harus bisa menjaga kondusifitas politik damai serta santun. Karena pada dasarnya kita semua satu rumah dan satu kepentingan, membesarkan serta memenangkan partai PDI Perjuangan di kabupaten Karawang,”Paparnya.

Kang Rion menambahkan”besar harapan saya secara pribadi, dan umumnya buat partai PDI Perjuangan bisa mencapai target dari yang sudah di tentukan oleh ketua kita kang H. Pipik dapat meraih 10 kursi dan H. Dewa juga sebagai Bupatinya. kemenangan PDI perjuangan tentunya kemenangan kita bersama.
Sudah saatnya putra daerah memimpin kabupaten ini. Pastinya kemenangan kami bersama terlepas dari persaingan ketat dalam memperebutkan kursi di DPRD. Politik yang harmonis santun dan bermartabat”,Tutupnya

(D’Sukarya)

Nasib Pahlawan Devisa Indonesia Di Timur Tengah Asal Karawang Masih Jadi Misteri. Siapakah Sebenarnya Yang Bertanggungjawab ?

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Polemik Dede Asiah Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Karawang yang juga merupakan sebagai pahlawan devisa di Timur Tengah yang di duga menjadi korban Human Traficking dan sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu yang berharap ingin segera pulang ke tanah kelahiran, kini seakan hilang secara perlahan bahkan pihak sponsor dan agency dan pihak terkait lainya yang sempat akan berupaya memulangkan Dede Asiah tersebut pun masih menjadi misteri.

Dalam rekaman vidio yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu berderai air mata Dede Asiah menceritakan kisahnya minta segera di pulangkan ke tanah air, karena dirinya selain di tempatkan di daerah konflik, ia menceritakan juga bahwa pada saat itu dirinya baru sepuluh bulan melahirkan anaknya dengan operasi cesar namun bekerja terlalu berat sampai dirinya sakit – sakitan.

Yongki Hamidun suami Dede Asiah sudah melaporkan apa yang di alami istrinya ke pihak Kemenlu di Jakarta, Disnaker dan Polres Karawang, namun hingga kini belum ada kejelasan. Mirisnya menurut keterangan pejabat Dinasker pemulangan Dede Asiah butuh tebusan sebesar 5000 dolar. Dan yang lebih di sayangkan lagi hingga saat ini masih belum ada kepastian dari pihak terkait.

Menurut Yono S.H selaku kuasa hukum dari pihak Dede Asiah saat di konfirmasi awak media perihal lambanya tindakan pihak terkait atas pemulangan Dede Aisyah ke tanah air mengatakan, “pihaknya sangat meyangkan pada tindakan pihak terkait karena hingga saat ini mengenai pemulangan Dede Asiah belum ada kepastian, dan secara teknis perihal bagaimana pulangnya dan kapan pulangnya, semua beralasan menunggu dari pihak Kemenlu RI,” Ucapnya, Selasa 23-5-2023 melalui pesan voice note nya.

Lebih lanjut Yono S.H. selaku kuasa hukum Dede Asiah mengungkapkan, “pihaknya meminta kepada pihak terkait dalam hal ini tentunya pihak Disnakertrans Kabupaten Karawang seharusnya selalu melakukan komunikasi dengan pihak Kemenlu dan di harapkan bisa lebih berperan aktif serta fokus mencari solusi untuk bagaimana agar Dede Asiah ini bisa segera di pulangkan ke tanah air,” ungkapnya.

Terlepas daripada itu pihaknya juga menjelaskan bahwa “pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak BP2MI dan pihak BP2MI sudah berkomunikasi dengan pihak Kemenlu RI bahwa sebetulnya bukan karena sesuatu hal penolakan atau hal lainya bagi Pemerintah Daerah untuk memfasilitasi terkait kepulangan Dede Asiah ini”, jelasnya.

Dan pihaknya berharap kepada pihak terkait dalam hal ini tentunya pihak Disnakertrans Kabupaten Karawang agar lebih proaktif serta berperan aktif untuk terus melakukan komunikasi dan berkoordinasi dengan pihak Kemenlu untuk mencari solusinya, tutup Yono kepada awak media.

(Ltf/Bodong)

Aksi Solidaritas PPDI Kabupaten Karawang Jilid 2, Tuntut Rekan Seprofesinya Segera Di Bebaskan

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM |Sepekan sudah aksi para Perangkat Desa yang aksinya pada jilid pertama tentang pembebasan ibu Kanti Rahayu ternyata belum membuahkan hasil.Dan kali ini para perangkat Desa se-Kabupaten Karawang kembali melakukan Aksi solidaritasnya di jilid 2, Senin (22/5/2023)

Mengingat dengan adanya rekan satu profesi yang terdzolimi hanya karena melaksanakan tupoksi di pemerintah desa yang akhirnya di penjara, para perangkat desa meneriakan suaranya menuntut supaya rekannya di bebaskan.

Aksi solidaritas kali ini dengan agenda pertemuan dengan ketua DPRD Karawang H.Budianto,SH.
Para perangkat Desapun kali ini bisa bertemu dengan ketua DPRD Karawang H.Budianto,SH. dan wakil DPRD ibu Anggi dari fraksi PKB komisi III untuk duduk bareng membahas nasib mantan Sekdes Dauwan Barat.

Saat di minta keteranganya seusai acara tersebut Anggi Mengatakan hasil rapatnya, menurutnya ” kita sebagai pihak DPRD menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
Tentunya mungkin tadi PPDI itu meminta di hadirkan juga dari pihak kejaksaan dan pihak kepolisian, cuma hari ini mungkin ada komunikasi dengan instansi terkait pada akhirnya tidak bisa hadir pada hari ini”.

Mungkin nanti akan di Jadwal ulang dengan PPDI bersurat ke kejaksaan untuk meminta audensi dan meminta kejelasan terkait soal proses hukum Ibu Kanti.

Dan nanti DPRD juga ikut hadir, terus yang kedua terkait masukan – masukan ini hadirnya PPDI ke sini bukan hanya soal kepedulian terhadap ibu Kanti tapi kekhawatiran – kekhawatiran semua perangkat Desa terkait kasusnya ibu Kanti supaya jangan sampai ada Ibu Kanti – ibu Kanti berikutnya.

Makanya mereka meminta perlindungan – perlindungan hukum baik itu lewat Perda atau Perbupnya untuk segera di revisi, ini menjadi bahan masukan untuk DPRD Karawang.

Padahal Kebetulan saya bukan orang hukumnya,saya juga tidak tahu juga sosok beliau, beliau orang yang baik dan beliau berintegrasi.

Prosedur hukumnya sudah berjalan seperti itu saya juga tidak bisa menyalahkan salah satu pihak karena mungkin jugakan pihak HPH punya apa apa,namanya juga pandangan mungkin seperti itu.

Lebih lanjut pihaknya menegaskan, “Kita menghormati proses hukum yang sedang berjalan tentunya kemarin kami bukan hanya saya tapi juga fraksi PKB kemarin sudah dilontarkan oleh ketua DPT kami bahwa PKB ikut mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang untuk peduli terhadap Bupati,saya juga menyampaikan selaku praksi PKB bantu mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang baik itu dari sisi perlindungan hukum ataupun yang lain sudah dilontarkan oleh ketua DPC kami bahwa PKB ikut mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang”, tegasnya.

“Dan bahkan dari fraksi PKB juga ikut membantu mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang baik itu dari sisi perlindungan hukum ataupun yang lainnya, tadi sudah di lakukan oleh ketua DPRD Karawang dan saya ada buktinya bahwa meminta second untuk mengundang pihak Kejaksaan juga saya tidak tahu, itu boleh dikonfirmasi”, pungkasnya.

(Ltf/Bodong)

Wah !! Belanja Di Supermarket, Konsumen Dapatkan Sekotak Telur Kadaluarsa

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Ketua IWO Indonesia DPD Karawang Syuhada Wisastra mengaku kecewa kepada manajemen salah satu supermarket “ALFAMART” yang berada di wilayah Kelurahan Nagasari Kecamatan Karawang Barat Kabupaten Karawang, karena mendapatkan telur busuk saat dirinya belanja secara langsung di supermarket tersebut.

“Ternyata, satu bungkus telur yang saya beli (di supermarket Alfa) sudah bau busuk dan berwarna hitam saat mau masak,” ucapnya,  Senin 22 Mei 2023.

Syuhada belanja secara langsung di Alfamart pada Sabtu (20/5/23) sekira pukul 13.30 Wib, untuk kebutuhan kantor sekretariat IWO Indonesia DPD Karawang.

Syuhada mengaku tidak habis pikir, karena di supermarket sebesar itu masih ada saja barang yang tidak memenuhi standar mutu, tetapi masih dijual bebas. Itu artinya pengawasannya tidak profesional.

Atas hal itu, berarti pengawasan dari Dinas terkait tidak maksimal melakukan inspeksi di supermarket tersebut.

“Diduga masih ada stok lain yang tidak sesuai, tapi tetap dijual di supermarket itu. Tentunya akan merugikan konsumen,”kata dia.

Inspeksi mendadak itu dinilai perlu dilakukan karena pemerintah harus menjamin dan memastikan, ketersediaan dan kualitas barang yang dijual, baik di supermarket maupun di pasar-pasar tradisional.

Telur busuk itu sendiri diketahui ketika anggota IWOI Guswan akan memasak telur dadar ternyata diketahui satu bungkus ada telur bau busuk.

“Dalam bungkusnya memang ada tulisan telur itu kadaluarsa pada tanggal 29 Mei 2023. Tapi setelah dibeli dan akan dimasak ternyata telurnya berbau busuk,” kata dia.

Saat dikonfirmasi ke petugas Alfamart yang jaga pada hari ini  mengatakan bahwa kepala Tokonya sedang diperbantukan dan telur busuk bisa diganti dengan yang baik.

“Kepala Toko nya tidak ditempat dan sedang diperbantukan, kalo memang busuk bisa diganti dengan telor yang lebih baik,”kata penjaganya saat didatangi Tim IWOI.

“Kami ditoko hanya menerima kiriman saja tidak mengetahui pasti kondisi telur tersebut,”tambahnya.

Dan tidak lama juga ada petugas Alfamart yang menginformasikan via whatsapp akan datang ke Kantor IWO Indonesia, namun ditunggu sampai magrib tidak ada yang datang.

(Tim).

Pembangunan Penurapan Jalan Desa Sekarwangi Di Sambut Baik Warga

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM |Program penurapan saluaran sekunder Patengong- Pagutan Desa Sekarwangi Kecamatan Rawamerta yang menelan anggaran sebesar Rp.139.680.262.00 yang bersumber dari dana APBD TA 2023 sebagai pihak pengelola CV MUTIARA CAKRAWALA MANDIRI di sambut baik warga, Senin (22/05/2023)

Proyek pembangunan penurapapan yang berlokasi di Dusun Patengong – Pagutan di sambut baik warga dan para petani setempat, karena dengan adanya pembangunan penurapan tersebut warga dan para petani setempat merasa terbantu akan pasokan air yang du butuhkan ladang sawahnya.

Ikay warga setempat saat di konfirmasi awak media mengungkapkan, “dengan adanya pembangunan penurapan ini, kami sebagai warga tentunya sangat berterima kasih, karena di saluran ini kadang suka tersumbat pak, di sini kan banyak rumput – rumput jadi terkadang sampah suka membendung air, jadi pasokan air untuk sawah tidak begitu lancar”, ungkapnya.

“Intinya kami sebagai warga cukup merasa terbantu pak. Kalau untuk masalah pengerjaanya mah saya percaya sama pak mandornya, karena dia kan yang lebih tau dan lebih faham, tentunya pasti di kerjakanya dengan baik, terima kasih pokonya buat pak mandor”, imbuhnya.

Sementara itu Ido selaku mandor pekerja lapangan kepada awak media INFOKEADILAN.COM menerangkan perihal proyek penurapan saluran sekunder yang berlokasi di dusun Patengong – Pagutan tersebut pihaknya akan sebaik mungkin di kerjakan dan realisasikan dengan baik dan berkualitas.

“Untuk proyek penurapan saluran sekunder ini Insya allah akan saya maksimalkan. Perihal kualitas dan bahan matrialnya silahkan di kroscek langsung. Kita tidak mungkin main – main atau asal, soalnya ini saluran sekunder pusat untuk para petani dalam memanfaatkan pasokan air, karena saluran ini untuk mengairi pesawahannya,” terangnya.

Ido juga menambahkan, “untuk ketinggian dan lebar pondasi pastinya memang ada evaluasi dari pihak dinas, paling di arahkan untuk menambah volume panjang. kenapa saya tidak maksimalkan untuk ketinggianya karena saya melihat rute, di khawatirkan kalau dengan ketinggian segitu, dasar pondasi akan labil karena tidak kuat menahan beban, inikan saluran sekunder tentunya debit airnya akan tinggi”, jelasnya.

“Terkait dengan pemberitaan perihal pekerjaan kami, ya itu kami anggap sebagai masukan dan terima kasih atas masukanya, karena sekarang kita sudah memakai rucuk juga sebagai penahan dasar bawah pondasi,” pungkasnya.

(D’Sukarya)