Beranda blog Halaman 465

Roadshow Gebyar Paten Di Kecamatan Lemahabang Wadas berlangsung Meriah.

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Gebyar Paten yang di selenggarakan di halaman kantor Kecamatan Lemahabang Wadas berlangsung meriah.

Kedatangan wakil Bupati haji Aep syaepuloh, S.E., disambut dengan tarian daerah khas Sunda dan pengalungan bunga, yang dilakukan oleh camat Lemahabang Sri Rahayu, Jum’at (19/5/2023)

Antusias warga pun nampak memadati halaman kantor Kecamatan Lemahabang untuk memanfaatkan berbagai jasa pelayanan yang ada. Salah satunya adalah layanan kependudukan yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Dalam layanan tersebut, masyarakat dapat membuat dan memperpanjang berbagai administrasi kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga, dan Akta.

Tidak hanya pelayan kependudukan saja, tapi masih banyak pelayanan yang lain diantaranya stand – stand UMKM dari seluruh Desa yang ada di Kecamatan Lemahabang yang menjajakan daganganya  berbagai rupa dan jenis makanan.

Kehadiran wakil bupati Aep Syaepuloh,S.E., disuguhi dengan pementasan PBB yang dilakukan oleh jajaran anggota Satlinmas yang membuat terpukau.

Camat Lemahabang Sri Redjeki dalam sambutanya mengucapkan selamat datang kapada wakil bupati Karawang Aep Syaepuloh,S.E., “perlu saya sampaikan Kecamatan Lemahabang ini termasuk sebagai zona hijau, dengan area sawah seluas 4320 Ha (empat ribu tiga ratus dua puluh hektar) jika dikalikan dua kali panen perhektar mencapai 6 ton, jadi mungkin Kecamatan Lemahabang menyumbangkan padi sebanyak 50.000 ton padi pertahun”. Ucapnya.

Camat Sri juga membahas tentang peserta jama’ah haji yang sudah terdaftar di tahun 2023 ini.

“Perlu kita ketahui bahwa jamaah haji di tahun ini khususnya di wilayah Lemahabang Wadas ini sudah sebanyak 59 orang.

Sri juga menambahkan tadi sudah dilaksanakan lomba menggambar yang di ikuti oleh anak peserta didik tingkat paud se-Kecamatan Lemahabang dan UMKM.

Dan sebagai masukan dari saya untuk pihak terkait yakni jembatan penghubung dua desa yaitu jembatan Waringinkarya dan Ciwaringin yang di awal tahun tergerus oleh banjir,pl padahal jembatan tersebut adalah salah satu jembatan penghubung perekonomian antara dua desa”,pungkasnya.

(Ltf/Bodong)

Perihal Penerimaan Loker Secara Online Ketua Umum Laskar Macan Kumbang Dan Tim GEPREK : Tutup Sistem Online, Terapkan Perda Secara Transparan

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Wilayah Kabupaten Karawang terkenal dengan wilayah pesawahanya yang membentang luas dan di kenal sebagai daerah penghasil padi sehingga di kenal sebagai kota lumbung padi terbesar se-Jawa Barat dan di sebut juga sebagai Karawang kota padi. Namun seiring dengan berkembangnya jaman kini Kabupaten Karawang juga dikenal sebagai kota Industri karena terdapat ratusan bahkan ribuan industri berdiri.

Namun sangat di sayangkan, Karawang yang terkenal dengan daerah Industri tersebut masih menyisakan angka pengangguran yang cukup tinggi. Oleh sebab itu permasalahan pengangguran yang di prediksi masih cukup tinggi di Karawang membuat Endang Macan Kumbang selaku Ketua Umum Ormas Laskar Macan Kumbang yang merasa perihatin.

Endang Macan Kumbang saat di konfirmasi awak media mengatakan, “menindak lanjuti hasil audien rekan – rekan dari Forum Komunitas Pengangguran Karawang pada tahun 2022 lalu kepada pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang bahwa mereka menuntut agar PERDA tentang penerimaan sistem online calon tenaga kerja baru di perusahaan yang ada di wilayah Karawang agar di satu pintukan, karena pada waktu itu sistem penerimaan online nya dua pintu, pertama pihak Diskominfo dan kedua pada hak Disnakertrans Karawang”.Ungkapnya, Jumat (19/5/2023)

Selain itu menurut Endang,”hasil audiensi yang di lakukan oleh rekan – rekan Forum Komunitas Pengangguran Karawang tersebut pada waktu membuahkan hasil yaitu di cabutnya PERDA tentang penerimaan calon tenaga kerja di perusahaan yang ada di Karawang tersebut menjadi satu pintu yakni di pihak Disnakertrans Karawang,”terangnya.

Di singgung perihal sistem penerimaan calon tenaga kerja baru secara online yang hingga saat ini berlaku Ketua Umum Laskar Macan Kumbang menjelaskan bahwa hasil dari audiensi pada tahun 2022 lalu yang di lakukan oleh rekan – rekan dari Forum Komunitas Pengangguran Karawang waktu itu ternyata PERDA yang sudah di cabut oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang tersebut sampai saat ini masih belum ada pengganti PERDA itu sendiri, bahkan hingga hari ini belum di ketahui bagaimana cara dan sistemnya.

“PERDA yang sudah di cabut oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang sampai saat ini belum ada penggantinya, bahkan penerimaan calon tenaga kerja baru di perusahaan – perusahaan pun masih ada yang menggunakan sistem online, pertanyaanya pengganti PERDA yang sudah di cabut tersebut itu mana ?,”
Kalau memang sudah ada PERDA yang baru coba segera terapkan, tapi PERDA yang secara nyata dan transparan yang bisa merekrut pengangguran, PERDA yang real dan kalau bisa PERDA tersebut kawal oleh pihak terkait terutama pihak komisi IV DPRD, tidak usah pakai online – online, cabut segera sistem online,”Ucap Endang kepada awak media.

Terlepas daripada itu Endang menambahkan menurutnya, “jika memang hal ini masih tidak bisa di realisasikan oleh pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang maka pihaknya bersama dengan team GEPREK akan menggeruduk pihak terkait untuk meminta bukti secara nyata kinerja dari pihak – pihak terkait,” Pungkasnya.

(Red)

 

Ketua DPC LSM LIDIK Soroti Buruknya Pemeliharaan Jalur Pendestrian Di Karawang

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM |Program pendestrian jalan Ahmad Yani dengan anggaran yang cukup fantastis kini menyisakan polemik, pasalnya program yang di biayai dari APBD Kabupaten Karawang tersebut dengan anggaran 14 M pun terkesan lusuh dan tak terurus dengan retak disana sini tanpa pemeliharaan yang jelas dari pihak dinas terkait, Jum’at (19/05/2023)

Suhanta Ketua Umum DPC LSM LIDIK Karawang soroti hal tersebut dan sangat menyayangkan perihal terbengkalainya program yang menelan anggaran sangat fantastis tersebut menurutnya, “di masa – masa akhir jabatan Bupati dan Wakil Bupati Karawang kami sebagai masyarakat kabupaten Karawang sekaligus ketua DPC Lidik kabupaten Karawang sangat menunggu cendra mata tatanan pemerintahan yang baik dan pembangunan yang nyata”Ujarnya”

“Pembangunan pendestrian di sepanjang jalan Ahmad Yani seingat kami sebagai masyarakat jalan tersebut adalah jalan protokol wajah Kabupaten Karawang, dengan anggaran proyeknya mencapai 14 milyar, namun sangat di sayangkan itu semua seakan tidak ada perawatan dan terkesan terbengkalai, terlihat retakan di mana – mana itu sangat memprihatinkan.
Dan sepengetahuan kami sebagai Lembaga Sosial Kontrol bahwa setiap pembangunan yang di danai APBD itu ada anggaran perawatanya, namun ini sangat di sayangkan selama tiga tahun lebih jalan Ahmad Yani minim perawatan dan terlihat sangat tidak elok di pandang mata posisi wajah karawang itu,” bebernya.

“Saya harap kepada DPRD Kabupaten Karawang untuk mengalihkan dulu pemikirannya barang 1 jam saja tentang anggaran pemeliharaan pendestrian jalan Ahmad Yani itu, biar ada nanti solusi untuk merawat pendestriannya dan biar tidak jadi program mubajir, masa di bangun tapi tidak di rawat kan aneh”, terangnya.

Terpisah Rambudi selaku Kasie SDA Dinas PUPR Karawang ketika di konfirmasi awak media INFOKEADILAN.COM perihal pemeliharaan pendestrian jalan Ahmad Yani yang menelan anggaran fantastis tersebut mengatakan, “Wa’alaikum salam, sama – sama mohon maaf lahir dan batin kang, pedestrian lagi pesan batu alamnya dulu kang maaf agak lama”Ucapnya Singkat.

(D’Sukarya)

Woww Di Duga Oknum Aparat Kelurahan Jadi Juru Bayar Penyaluran PKH Dan BPNT

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM |Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan tupoksi penanggulangan kemiskinan yang termasuk dalam program Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang di bagikan secara menyeluruh ke setiap pelosok di nusantara.

Seperti hal nya pembagian PKH dan BPNT yang sudah di laksanakan oleh Pemerintah Kelurahan Palawad Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang, namun proses pembagianya menjadi pertanyakan publik, pasalnya dalam kegiatan program tersebut di duga adanya oknum Pemerintah Kelurahan Palawad yang berperan aktif menjadi juru bayar, lalu pihak PSM dan pihak kantor pos berperan sebagai apa ?

Dengan adanya hal tersebut patut di curigai karena di duga tabrak aturan yang sudah di tentukan, padahal dalam peraturan sudah sangat jelas, bahwa selain dari pihak PSM dan pihak Kantor Pos yang menjadi juru bayar tidak di perbolehkan ada pihak lain di luar kewenangan yang menjadi juru bayar.

Ketika awak media INFOKEADILAN.COM mengkonfirmasi salah satu pihak Kelurahan setempat yang terlibat dalam pembagian program PKH dan BPNT tersebut mengatakan, “maaf kami juga sudah minta petunjuk dari TKSK dan Pos Giro perihal juru bayar, apa boleh atau tidaknya pihak dari kelurahan menjadi juru bayar, dan masih di perbolehkan, silahkan kalau mau konfirmasi dengan TKSK dan Pos aja kang, mungkin itu kebijakan, mungkin bukan aturan, maaf saya lagi di perjalanan,”Jawabnya Jum’at (19/5/2023)

Terpisah Budiman Achmad Camat Karawang Timur saat di hubungi awak media via celluler mengatakan,”Untuk hal teknis tersebut, alangkah baiknya saudara bisa konfirmasi langsung dengan pihak kantor pos giro, mungkin bisa ditanyakan ke kantor pos dan Dinas Sosial yang lebih berkompeten untuk menjawabnya”Jelasnya singkat.

Sementara itu pihak TKSK Kecamatan Karawang Timur dan salah satu perwakilan dari pihak kantor pos ketika awak media INFOKEADILAN.COM meminta penjelasanya terkait adanya oknum pihak aparat Kelurahan yang menjadi juru bayar saat pembagian Bansos. Namun pihak PSM dan Kantor Pos keduanya pun tidak meresfond dan seakan bungkam seribu bahasa.

(D.S)

Ingin Mengabdi Untuk Tanah Kelahiran Abdul Azis Siap Nyaleg Di Pemilu 2024

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Setalah sekian lama bergabung dan mengabdi di partai Golkar Abdul Azis,S.E asal Lemah Abang Wadas kini siap maju di pemilihan legislatif 2024 mendatang.

Bakal calon dari partai Golkar dan juga sebagai Ketua Pemuda Pancasila Abdul Azis,S.E yang akrab dipanggil Abi Azis, saat ditemui Awak media dikantornya jalan Singaperbangsa no 19, Nagasari Karawang Barat, Kamis,(18/05/2023)

“saya masuk partai Golkar dari pasca mahasiswa diusia 26 dididik oleh Dadang S Muchtar dan saya mengabdi dipartai Golkar, dan Alhamdulillah pada pemilu 2024 besok, saya salah satu bagian dari 50 calon anggota DPRD dari partai Golkar dan sudah atas ijin dari ketua partai dan seluruh senior,”terangnya

Persiapan menurut Abi Azis sama seperti yang lain, karna pengabdian wakil rakyat kita harus mengetahui keinginan rakyat dan harapan – harapnya seperti apa yang kita perjuangkan di Gedung dewan, kalau kita terpilih, kita mesti sudah tau tupoksi legislasi, penganggaran dan pengawasan kita persiapan sejak dini.

Davil IV yang meliputi Kecamatan Telagasari, lemah Abang Wadas , Cilamaya Wetan, Cilamaya Kulon dan Kecamatan Tempuran.

“karna kebetulan saya asli turunan dari lemah abang wadas tentunya saya mengabdi di tanah kelahiran sendiri,”jelasnya

menurut Abi Azis memang masih banyak yang harus di benahi, diantaranya infrastruktur yang tidak tepat sasaran, terus di dunia pendidikan, tentang pertanian dan pembelaan terhadap buruh tani itu yang menjadi pekerjaan rumah (PR) kalau jadi Dewan

Abi Azis yang tidak di ragukan dalam berorganisasi yang juga mantan ketua KNPI kabupaten karawang,
disoal tentang adanya larangan dari ormas Pemuda Pancasila (PP) menjelaskan.

“kalau di ormas Pemuda Pancasila tidak melarang kepada seluruh anggota atau kadernya untuk aktif di partai politik, tak hanya di Golkar aja ada yang di Demokrat , PDIP, PKB, Nasdem, semua ada, karna dengan slogan kita tidak kemana mana tapi kita ada dimana mana,”ucapnya

lanjut dia”ketum kita memberikan amanah siapapun kader PP jika ada maksud dan tujuan di pemilu baik menjadi penyelenggara pemilu, atau mencalonkan diri baik dilegislatif atau kepala daerah di pilkada wajib kita usung apa pun partainya, jadi kita tidak melihat partai selama dia kader wajib kita dukung dan kita jadikan,”tandasnya

menurut Azis pemilu yang ke empat paska reformasi diera keterbukaan, pemilu ini sebagai ajang edukasi dan pembelajaran jangan sampai masyarakat terjebak money politik, karna itu akan kembali ke masyarakat itu sendiri, jangan sampai kita memilih berdasarkan materi atau memang dari kualifikasi caleg-caleg yang ada, kita berharap masyarakat lebih cerdas memilih di 2024 untuk menentukan pilihan.

Ditanya soal pemilu terbuka atau tertutup, menurut Abi Azis, “kalau saya lebih pengabdian kepada partai politik, karna yang membesarkan saya partai Golkar, pemilu terbuka atau tertutup tidak masalah yg penting partai Golkar menang di pemilihan 2024,” pungkasnya.

(Ltf/Bodong)

Bacaleg Partai PKS Dapil VI Karawang Neni Triana Bertekad Fokuskan Di Sektor UMKM Karawang.

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM | Pasca pendaftaran Bacaleg dari setiap Partai untuk berpartisipasi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang.

Sejumlah figur sudah bermunculan dari berbagai kalangan baik dari tokoh Masyarakat, pemuda dan pengusaha sudah menyatakan siap maju untuk memperebutkan kursi anggota DPRD di Kabupaten Karawang.

Neni Triana seorang pengusaha kuliner yang juga aktif sebagai pegiat UMKM Karawang menjadi Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) yang sudah resmi di daftarkan Partai PKS Karawang untuk bertarung merebut kursi DPRD Karawang pada Pemilu 2024 mendatang.

Neni Triana akan maju di Daerah Pemilihan (Dapil) VI Karawang, meliputi Kecamatan Klari, Ciampel, Majalaya, dan Purwasari.

Neni bertekad maju menjadi calon anggota legislatif karena termotivasi ingin memajukan perekonomian khususnya di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Karawang.

“Saya ingin fokus membangkitkan UMKM Karawang setelah lebih dua tahun banyak yang terpuruk karena masa pandemi Covid 19, dengan memberikan pembinaan dan pelatihan kepada para pelaku UMKM Karawang,”ucap Neni, Kamis (18/5/2023)

Neni yang saat ini aktif di organisasi UMKM Manies mengajak kepada seluruh pelaku UMKM di Karawang untuk bergabung bersama UMKM Manies.

“Kami akan berikan pelatihan pelatihan UMKM serta akan memfasilitasi membuat legalitas produk, sertifikat halal, Haki, pembuatan logo produk, semua di dapatkan secara gratis,”tuturnya.

Neni berharap kepada para pelaku UMKM di Karawang tetap semangat menjalankan usaha, jangan malu bertanya dan mengikuti pelatihan pengembangan usaha agar UMKM terus berkembang dan naik kelas.

Di akhir perbincangan, Neni melemparkan pantun “Kucing kurus mandi di papan, badan kurus bukan tak makan, jangan lupa coblos nomor delapan untuk cerahnya masa depan,” tutupnya.

(Ltf/Bodong)

Pihak Perusahaan Kontruksi Di Bekasi Temui Warga Di Kantor Desa Tanjung Baru

BEKASI | INFOKEADILAN.COM | Polemik tentang suara bising yang di duga akibat aktifitas salah satu perusahaan kontruksi yang beralamat di Jln Raya Rengas Bandung Desa Tanjung Baru Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi akhirnya menerima dan duduk bareng warga di Aula Kantor Kepala Desa Tanjung Baru, Rabu (17/05/2023)

Pada acara musyarwarah terbuka yang di laksanakan oleh warga dan pihak perusahaan di aula kantor Kepala Desa Tanjung Baru Cikarang Timur tersebut di hadiri pula oleh pihak aparatur pemerintahan setempat dan tokoh masyarakat.

Dalam acara musyarwarah tersbut warga menyampaikan keluhannya kepada pihak perusahaan tersebut mengenai suara bising yang timbul di malam hari, saluran air yang tersumbat, sampai ada balita yang menderita ISPA dan itu sudah diterima oleh pihak perwakilan perusahaan dengan disaksikan oleh pihak Pemerintah Desa.

Dan sebagai perwakilan warga sekitar Rudi Suharjo mengungkapkan, “jadi intinya pihak perusahan akan berkoordinasi dengan pimpinnya solusinya bagaimana bekerja malam tidak mengganggu istirahat warga, dan sekarang kerja malam masih berjalan,” ucap Rudi

foto : Rudi Suharjo Perwakilan Warga

Akibat adanya aktifitas produksi yang dilakukan pabrik di malam hari ini mengganggu waktu istirahatnya warga, sehingga warga merasa terganggu.

“pihak desa menjembatani antara warga dan akan ada pertemuan ke dua di hari minggu dengan pihak perusahaan bagai mana solusinya yang terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu Bambang sebagai perwakilan dari pihak perusahaan mengatakan dirinya akan berkoordinasi dulu dengan pimpinannya.

“itu kan kita ga tahu, baru dengar sekarang ini juga berjalan belum satu tahun, jadi kalau pun ada keluhan warga kami pun siap menampung untuk perbaikan, kalau suara bising itu memang ada karena kerjaan kita produksi, kalaupun ada kita akan lakukan perbaikan – perbaikan agar tidak mengganggu warga,”terangnya.

“warga sih permintaanya untuk malam agar tidak ada yang bising itu aja, kita bisa kerja sama mencari solusi, Alhamdulillah secara kekeluargaan kita pun memang ingin diangggap saudara, kita juga ingin dianggap saudara,” pungkasnya.

(Ltf/Bodong)

Bhabinkamtibmas TNI Dan Polri Kelurahan Palumbonsari Monitoring Penyaluran Bansos Tahap II Tahun 2023

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM |Pemerintah Republik Indonesia melalui Kemensos RI resmi menyalurkan kembali program Bantuan Sosial (Bansos) Tahap ke II tahun 2023 .

Kedua bantuan tersebut adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH ) yang di bagikan ke seluruh pelosok di Indonesia. Penyaluran bantuan tersebut melalui dua mekanisme pertama melalui bank himbara seperti Bank BNI ,BRI ,MANDIRI dan BTN dan yang kedua melalui kantor Pos Indonesia.

Terkait dengan hal itu pemerintah kelurahan Palumbonsari Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang hari ini melaksanakan pembagian Bansos BPNT dan PKH yang di lakukan di gedung aula Kelurahan Palumbonsari, Kamis (18 / 05/2023)

Dengan sararan penerima BPNT 573 KPM  dan PKH 318 KPM se-Kelurahan Palumbonsari Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang.

Babinsa AD Dan Bhabinkantimas Kelurahan Palumbonsari pun melakukan monitoring penyaluran bansos tersebut di lokasi penyaluran yakni di aula gedung Kelurahan Palumbonsari .

Saat awak media mengkompirmasi Bhabinkantimas kelurahan Palumbonsari Bripka Tito mengatakan, ”ya ini penyaluran bantuan sosial BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai )dan PKH (Program Keluarga Harapan) tahap kedua tahun 2023 untuk mekanisme penyaluranya pun di lakukan melalu kantor pos.
Dan ini hari kedua pembagian bantuan tersebut, alhamdulilah pembagianpun berjalan dengan lancar dan kondusif dan saya pun berpesan kepada penerima gunakan uang bantuan tersebut dengan keperluan – keperluan yang penting, pungkasnya.

(Red)

Dugaan Penyaluran Bansos Tidak Tepat Sasaran Terjadi Di Desa Solokan

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM |Uji kelayakan dalam mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) pastinya sudah melalui proses dan tahapan yang selektif, namun sangat di sayangkan Program Keluarga Harapan (PKH) desa Solokan Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang terkesan tebang pilih dan di duga tidak tepat sasaran, Kamis (18/05/2023).

Seperti yang di ungkapkan YH pada awak media INFOKEADILAN.COM Pihaknya sangat menyayangkan perihal tidak tepat sasaranya bantuan dari pemerintah tersebut melalui program PKH dan di duga terkesan tebang pilih.

“Jelas sangat di sayangkan program bantuan PKH di desa kami Solokan Kecamatan Pakisjaya terkesan tebang pilih, warga yang benar – benar seharusnya mendapatkan bantuan tersebut tapi malah tidak dapat. Akan tetapi yang tidak layak mendapatkan bantuan itu malah mendaptkan bantuan.
Dengan adanya kejadian tersebut saya berharap kepada ketua TKSK Kecamatan Pakisjaya melakukan evaluasi dan kroscek kelapangan secara detil,” Ungkapnya.

Yang lebih miris lagi menurut YH ketika bantuan tersebut cair. Ada isu dari warga bahwa yang mendapatkan bantuan tersebut di duga terkadang suka ada pemotongan yang jumlahnya bervariatif tergantung besaran yang mendapatkan bantuan itu sendiri.
Dan hal itu sangat di sayangkan, pasalnya program pemerintah jadi ajang korupsi dan memperkaya diri sendiri”Jelasnya”

Sementara itu Aang Pendamping Desa Solokan ketika di konfirmasi perihal dugaan tidak tepatnya bantuan PKH dan isu pemotongan bantuan tersebut melalui Whatsapp tidak meresfond alias bungkam.

Sampai berita ini di publish tidak ada satupun dari pihak Pendamping Desa ataupun jajaran pengurus bantuan PKH yang dapat di hubungi.

(DS)

Aksi Petugas Damkar Karawang Gagalkan Seorang Wanita Muda Lakukan Percobaan Bunuh Diri

KARAWANG | INFOKEADILAN.COM |Petugas Damkar Kabupaten Karawang berhasil menyelamatkan wanita muda warga Karawang di tiang penyagga jembatan, yang di duga akan akan melakukan aksi bunuh diri menceburkan ke aliran sungai citarum yang ada di bawah tiang jembatan, pada Selasa malam (16/05/2023)

Sejumlah petugas pemadam kebakaran langsung menuju ke lokasi dimana petugas mendapatkan laporan adanya seorang wanita inisial AF 24 tahun,warga desa Bengle Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang,petugas saat datang ke lokasi langsung memasangk tangga untuk menyelamatkan wanita tersebut yg sebelumnya di selamatkan oleh warga.

Namun wanita tersebut memberontak untuk menceburkan dia ke aliran sungai citarum,petugas pemadam langsung mengikat kaki dan tangan si wanita tersebut agar tidak terus memberontak,evakuasi berlangsung lama sekitar 2 jam.

Evakuasi wanita tersebut terbilang lama dimana petugas kepolisian harus meminta Cren dari Dinas PRKP Kabupaten Karawang, usai mengikat tangan dan kaki wanita tersebut petugas pemadam kebakaran akhirnya bisa menyelamatkan wanita tersebut yang kemudian langsung di bawa ke rumah sakit umum untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Kapolsek Karawang kota Kompol Marsono menjelaskan “bahwa pada pukul 20:00 Wib pihak kepolisian mendapat laporan akan adanya di duga bunuh diri,namun berhasil di evakuasi oleh petugas pemadam kebakaran, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari petugas kepolisian.usai di amankan petugas kepolisian langsung membawa wanita tersebut ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut”,pungkasnya.

Adanya aksi tersebut arah lalulintas dari arah Telukjambe munuju Kabupaten Karawang tersendat akibat para pengendara menonton aksi wanita tersebut.

(Ltf/Bodong)