Beranda blog Halaman 62

Sambut Giat Tarling Bupati, Warga Gelar Kerja Bakti di Masjid Besar Asy-Syuhada Cikampek

0

KARAWANG |Infokeadilan.com  – Masjid Besar Asy-Syuhada Cikampek, ikon rumah ibadah bersejarah di Kabupaten Karawang, tengah gencar melakukan serangkaian pembenahan menyambut sejumlah agenda keagamaan penting yang akan datang. Pada Minggu (21/02/2026), Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) bekerja sama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga sekitar menyelenggarakan kegiatan kerja bakti dan pembersihan menyeluruh di lingkungan masjid.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua DKM Masjid Besar Asy-Syuhada, H. Muktar Ependi, juga dihadiri oleh tokoh masyarakat Eman Sulaeman beserta sejumlah elemen masyarakat setempat. Upaya kolaboratif ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah, terutama menjelang pelaksanaan Tarawih Keliling (Tarling) yang akan menghadirkan Bupati Karawang.

“Kami bersama warga dan para tokoh masyarakat terus berbenah agar Masjid Besar Asy-Syuhada semakin nyaman dan representatif. Apalagi dalam waktu dekat akan ada kegiatan Tarling yang rencananya dihadiri Bupati Karawang,” ujar H. Muktar Ependi.

Terletak di lokasi strategis di Jalan Raya Ir. H. Juanda, Cikampek, masjid ini tidak hanya menjadi tempat beribadah, melainkan juga pusat aktivitas keagamaan dan sosial bagi masyarakat luas. Didirikan oleh Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila pada tahun 1992 dan diresmikan pada 25 Februari 1994, Masjid Besar Asy-Syuhada telah berdiri sebagai bukti komitmen bersama dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis.

Tokoh masyarakat Eman Sulaeman mengungkapkan apresiasi terhadap semangat gotong royong yang masih terjaga kuat di antara warga.

“Alhamdulillah, kekompakan warga masih sangat kuat. Kerja bakti seperti ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga mempererat silaturahmi antar warga,” paparnya.

Sebagaimana telah direncanakan, Masjid Besar Asy-Syuhada akan menjadi salah satu lokasi utama untuk kegiatan Tarawih Keliling pada tanggal 26 Februari 2026, dengan kehadiran Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh SE. Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat, diharapkan acara ini dapat berjalan lancar dan menjadi sarana untuk memperkuat ikatan ukhuwah Islamiyah di wilayah Cikampek dan seluruh Kabupaten Karawang.

•Edi/Taryaman

Pemkab Karawang Kembali Gelar Program Mudik Gratis Lebaran 2026, Siapkan 15 Unit dan Kuota Tambahan untuk 2 Kota Tujuan

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menghadirkan program mudik gratis bagi masyarakat jelang Hari Raya Idulfitri 2026. Melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, sebanyak 15 unit kendaraan disiapkan untuk mengangkut 810 pemudik ke berbagai daerah tujuan di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang, Yunus Kusriwanto, mengungkapkan bahwa tahun ini program mudik gratis mencakup 13 kota dan kabupaten tujuan. Antara lain Cirebon, Kuningan, Tasikmalaya, Garut, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Purwokerto, Solo, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.

“Kami menambah kuota untuk tujuan Yogyakarta dan Surabaya karena tingginya minat masyarakat yang ingin mudik ke dua kota tersebut dibandingkan daerah lainnya,” jelas Yunus.

Pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mengikuti program ini dibuka pada tanggal 24 dan 25 Februari 2026, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Persyaratan yang dipersyaratkan cukup mudah, di mana calon peserta hanya perlu membawa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan fotokopi Kartu Keluarga (KK). Syarat utama adalah peserta harus ber-KTP Karawang.

“Persyaratannya cukup mudah, hanya membawa fotokopi KTP dan KK. Tidak ada batasan jumlah pendaftar selama kuota masih tersedia,” ujar Yunus.

Rencananya, keberangkatan pemudik dijadwalkan pada 17 Maret 2026, meskipun jadwal tersebut masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pimpinan terkait. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat Karawang pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman, sekaligus mengurangi beban biaya transportasi menjelang momen perayaan besar umat Islam.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh SE juga memberikan dukungan penuh terhadap program ini.

“Pulang kampung halaman bukan hanya sekedar perjalanan, tapi sebuah rasa rindu yang ingin segera dituntaskan. Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Perhubungan akan kembali menyelenggarakan mudik gratis tahun 2026 untuk masyarakat Karawang,” ucap Bupati Aep, Sabtu (21/2/2026).

Ia juga mengimbau agar seluruh masyarakat yang akan mengikuti program ini mematuhi semua ketentuan yang telah ditetapkan.

“Mangga, akang dan teteh disimak untuk persyaratan dan ketentuan untuk rute mudiknya. Insya Allah bermanfaat untuk kita semua,” pungkasnya.

 

•Red

PJT Rengasdengklok Diduga Tutup Mata Saluran Irigasi Pajaten-Kedungjaya Tertimbun Eceng Gondok dan Berbau Busuk

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Saluran irigasi yang menghubungkan Desa Pajaten dengan Desa Kedungjaya, Kecamatan Cibuaya, kini terkesan dibiarkan terbengkalai. Tumpukan eceng gondok yang semakin menumpuk, ditambah dengan sampah rumah tangga yang terbawa masuk, membuat saluran milik PJT Rengasdengklok tidak hanya menyumbat aliran air namun juga mengeluarkan bau tak sedap yang mengganggu aktivitas warga sekitar. Kondisi ini membuat dua kepala desa terkait terpaksa mengangkat suara.

Diduga pihak pengelola PJT Rengasdengklok kurang memperhatikan kondisi saluran, sehingga masalah ini terus berkembang tanpa penanganan yang serius. Bau menyengat dari saluran bahkan kini mulai menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat setempat, sementara aliran air untuk pengairan sawah juga terhambat.

Tarjan Sujana, Kepala Desa Kedungjaya, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berusaha mengatasi masalah ini melalui kegiatan kerja gotong royong. Namun tantangan muncul karena sampah dan eceng gondok terus masuk setiap hari, membuat upaya pembersihan desa terasa tidak cukup.

“Kita mohon kepada instansi terkait segera melaksanakan pembersihan sampah tersebut, agar tidak menghambat saluran irigasi untuk pengairan sawah dan tidak mengganggu kesehatan masyarakat. Khususnya untuk PJT ayo kita bersama sama membersihkan saluran irigasi,” tuturnya, Minggu (22/2/2026).

Sementara itu, Kepala Desa Pajaten Hj. Nurhenni (yang akrab disapa Bunda Heni) menegaskan bahwa penanganan masalah eceng gondok dan sampah di saluran irigasi tidak bisa menjadi beban satu pihak saja. Menurutnya, kolaborasi dari semua elemen adalah kunci untuk mengatasi persoalan yang kini masuk tahap kritis.

“Dan untuk warga juga. Jangan buang sampah sembarangan. Kita kita juga yang rugi. Dan mohon untuk wilayah kecamatan cibuaya agar diadakan tempat pembuangan sampah akhir. Agar membuang sampahnya tidak ke sungai. Sekali lagi mohon kerjasamanya ke suma pihak. Ini urgen sekali dan kritis masalah sampah. Kita bareng untuk menyelesaikanya,” ucap Hj. Nurhenni.

 

•Her

Tawuran Perang Sarung Yang Meresahkan, Lima Remaja Di Amankan Polres Karawang Kedapatan Bawa Sajam

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan terus digencarkan oleh Polda Jabar melalui Polres Karawang. Pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 02.50 WIB, aparat kepolisian berhasil mengantisipasi dan menggagalkan aksi tawuran berkedok “perang sarung” yang hampir terjadi di Jalan Raya Klari, Desa Gintung Kerta.

Lima orang remaja berhasil diamankan saat kedapatan akan melakukan bentrokan yang tidak lagi bersifat sebagai permainan tradisional. Dari lokasi kejadian, petugas menemukan barang bukti berupa empat senjata tajam, tiga sarung yang telah dimodifikasi, serta dua sepeda motor yang digunakan oleh pelaku untuk berkumpul.

Penindakan ini berawal dari laporan masyarakat yang menyampaikan kekhawatiran terkait aktivitas sejumlah remaja yang mencurigakan di tengah malam. Tim patroli Satuan Samapta yang dipimpin oleh Aiptu Bahrudin beserta delapan personelnya segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Kapolres Karawang, Kombes Pol Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasihumas Ipda Cep Wildan, menyampaikan bahwa patroli rutin terus digencarkan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, terutama pada jam-jam rawan menjelang sahur.

“Begitu menerima laporan, anggota langsung melakukan pengecekan dan mendapati lima remaja sedang melakukan tawuran perang sarung yang disertai senjata tajam. Seluruhnya langsung kami amankan bersama barang bukti,” ujar Wildan.

Ia menegaskan, kepolisian tidak akan mentolerir aksi tawuran dalam bentuk apa pun karena berpotensi membahayakan keselamatan banyak pihak.

“Patroli dialogis dan kegiatan preventif akan terus ditingkatkan untuk mencegah aksi serupa terulang,” tegasnya.

•Red

Eceng Gondok Numpuk Berhari-hari di Saluran Irigasi Pajaten-Kedungjaya, Bau Menyengat Tak Dientaskan

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – saluran irigasi Pajaten dan saluran irigasi Desa Kedungjaya di wilayah Kecamatan Cibuaya, Karawang, terlihat tertutupi tumpukan eceng gondok yang telah menumpuk berhari-hari. Kondisi tersebut menyebabkan bau busuk menyengat menyebar ke sekitar kawasan irigasi, mengganggu lingkungan dan warga setempat.

Azka Ahmad, seorang pemuda dari wilayah Kecamatan Cibuaya, menyampaikan kekesalan atas kurangnya respons dan tindakan cepat dari Kepala Asmen PJT yang baru menjabat.

Menurut Azka, meskipun Presiden Prabowo Subianto telah secara tegas menginstruksikan seluruh instansi untuk melakukan gotong-royong bersih-bersih sampah dan menjaga kebersihan lingkungan, langkah-langkah yang tepat seolah tidak dilakukan oleh pihak yang bertanggung jawab.

“Saluran irigasi yang menumpuk eceng gondok seperti dibiarkan begitu saja. Kemana peran Asmen PJT?” ujarnya, Jum’at (21/2/2026).

Sementara itu, seorang warga setempat yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa meskipun pemerintah desa sering melakukan pembersihan, eceng gondok terus mengalir dan menumpuk.

Ia juga mengungkapkan, pengelolaan saluran tersebut pada dasarnya merupakan kewenangan PJT Rengasdengklok, sehingga adanya tumpukan yang sudah berlangsung lama menjadi pertanyaan besar terkait komitmen pihak terkait dalam menjalankan tugasnya.

Hingga saat berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak PJT Rengasdengklok terkait kondisi saluran irigasi yang mengganggu tersebut.

 

•Her

Estetik dan Unik, Di Karawang Ada Mushola Menyerupai Ka’bah, Jadi Daya Tarik Warga

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Sebuah bangunan mushola unik berbentuk miniatur Ka’bah berdiri gagah di kawasan Perumahan Cariu Permai Residence 3, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Bernama Mushola Dewi Yulisyani, bangunan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar bahkan pengunjung dari daerah lain.

Mushola yang dibangun oleh Wakil Bupati Karawang, H. Masalani, tidak hanya menghadirkan bentuk utama yang menyerupai Ka’bah. Di area sekitarnya juga terdapat miniatur makam Nabi Ibrahim serta replika Hajar Aswad, yang semakin menambah nuansa religius layaknya di Tanah Suci.

“Dibangunnya tahun 2024, kemudian mulai resmi digunakan tahun 2025,” ujar H. Masalani, Sabtu (21/02/2025).

Kehadiran pohon kurma yang ditanam di sekitar mushola juga berhasil menghadirkan atmosfer khas seperti di Mekkah. Meski mengusung konsep berbeda dari mushola pada umumnya, fungsi utamanya tetap sebagai tempat ibadah yang nyaman. Di ruang utamanya, jamaah dapat melaksanakan salat berjamaah serta mengikuti kegiatan mengaji anak-anak.

“Seperti mushola biasa, di dalamnya dapat digunakan untuk salat berjamaah dan mengaji anak-anak,” jelasnya.

Kini, keberadaan mushola ini kerap disinggahi masyarakat. Selain sebagai tempat beribadah, lokasi ini juga difungsikan sebagai sarana manasik haji dan umrah, khususnya bagi calon jamaah yang ingin merasakan gambaran suasana ibadah di Tanah Suci.

“Yang datang ke sini juga bukan sekadar berkunjung. Ada yang mau umrah atau haji sehingga melakukan manasik haji di sini,” ucapnya.

Menariknya, pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari wilayah Karawang saja. Banyak juga yang datang dari berbagai daerah lain yang penasaran dengan keunikan mushola miniatur Ka’bah tersebut.

“Bukan hanya warga Karawang, ada dari daerah lain juga,” tambahnya.

Masalani berharap, keberadaan mushola miniatur Ka’bah ini dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, sekaligus menjadi sarana edukasi serta peningkatan keimanan bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

•Edi/Red

Di Momen Bazar Ramadhan 1447 H/2026, Bupati Karawang Apresiasi Peran Penting Media

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengapresiasi peran penting insan media dalam menyampaikan informasi pembangunan secara faktual kepada masyarakat saat membuka kegiatan Bazar Ramadan UMKM yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Karawang di Lapangan Karangpawitan, Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian nyata dari komitmen daerah dalam mendorong perputaran ekonomi melalui penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang telah ditetapkan sebagai prioritas utama sejak awal masa kepemimpinan bersama Wakil Bupati H. Maslani.

“Para sahabat media selalu hadir untuk menyampaikan apa yang menjadi kenyataan dan fakta dari setiap langkah kerja kita,” ucap H. Aep dalam sambutannya.

Menurutnya, momentum Ramadhan yang dinilai sangat strategis untuk menggerakkan konsumsi masyarakat menjadi dasar penyelenggaraan bazar tersebut. Melalui ajang ini, pelaku usaha lokal diharapkan dapat meningkatkan daya saing sekaligus memperluas akses pasar bagi produk mereka.

“Bazar Ramadan UMKM yang kita gelar hari ini merupakan wujud komitmen kita untuk mendorong kemajuan para pelaku UMKM. Sejak awal kepemimpinan, kami telah menetapkan sektor ini sebagai pilar penting dalam membangun ekonomi daerah,” jelasnya.

Bupati juga memberikan arahan tegas kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan terhadap pelaku usaha tanpa merasa puas dengan capaian yang telah diraih.

“Saya menyerahkan ini sebagai prioritas utama kepada Kepala Dinas UMKM. Kita harus terus mengangkat taraf UMKM menjadi lebih baik dari hari ke hari. Jangan pernah merasa cukup dengan apa yang sudah kita capai,” tandasnya.

Tak hanya itu, H. Aep juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karawang atas kerja sama dan dedikasi yang telah diberikan selama hampir satu tahun masa kepemimpinannya.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Sekretaris Daerah Karawang H. Asep Aang, para Kepala OPD, Camat, dan seluruh jajaran ASN. Tidak terasa waktu telah hampir satu tahun sejak kami dilantik langsung oleh Presiden, dan semua ini tak mungkin terwujud tanpa kerja sama yang solid,” pungkasnya.

 

•Red

Pemkab Karawang Gelar Rapat Koordinasi, Optimalkan Capaian Retribusi Daerah Berbasis Perda

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Sekretaris Daerah (Sekda) H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., MP menggelar Rapat Koordinasi Retribusi Daerah pada Jum’at  (20/2/2026), bertempat di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang.

Acara yang dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini bertujuan membahas langkah-langkah optimalisasi capaian retribusi daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Karawang H. Asep Aang Rahmatullah menegaskan bahwa pencapaian target retribusi bukanlah sekadar angka semata, melainkan wujud konkrit implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

“Target yang telah ditetapkan harus diwujudkan dengan penuh kesadaran akan aturan yang mengikat, karena ini berkaitan langsung dengan kontribusi bagi pembangunan daerah,” ucapnya.

Sekda juga menyampaikan optimisme bahwa jika seluruh OPD dapat menjaga konsistensi dan kerja keras, capaian pendapatan retribusi di atas 50% target dapat terwujud. Selain itu, dengan diperhatikannya fokus baru Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada sektor pendapatan daerah, setiap OPD diimbau untuk mulai mengelola potensi yang ada secara matang, agar target retribusi tahun 2027 dapat ditetapkan dengan jelas dan terbebas dari kendala teknis maupun administratif.

Sebagai bentuk komitmen bersama dalam mencapai target yang telah disepakati, acara penutupan rapat diakhiri dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh Kepala OPD yang hadir. Pakta ini menjadi bukti keseriusan dan tanggung jawab bersama dalam menjalankan tugas pengelolaan retribusi daerah secara transparan dan akuntabel.

 

•Red

Bupati Karawang Kunjungi Lembur Pakuan Bertemu KDM, Revitalisasi 14 Ribu Hektare Tambak Pantura Jawa Barat Di Bahas

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh, melakukan kunjungan kerja ke Lembur Pakuan Subang pada Jum’at (20/2/2026) untuk bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Pertemuan strategis tersebut fokus membahas percepatan program revitalisasi tambak Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat, yang akan diwujudkan secara terintegrasi melintasi wilayah sepanjang pesisir.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep menyampaikan apresiasi mendalam terhadap inisiatif dan kepemimpinan Gubernur Dedi dalam menggerakkan program revitalisasi yang dirancang dengan orientasi jangka panjang dan keberlanjutan. Menurutnya, Pantura Jawa Barat menyimpan potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar, namun dalam beberapa dekade terakhir, sebagian luas tambak mengalami penurunan produktivitas yang signifikan.

“Beberapa faktor menjadi penyebabnya, mulai dari tantangan lingkungan seperti banjir rob, abrasi, pendangkalan saluran, hingga perubahan fungsi lahan serta keterbatasan infrastruktur dan teknologi yang mendukung,” jelas Bupati Aep.

Tercatat, sekitar 78.550 hektare tambak di wilayah Pantura Jawa Barat berada dalam kondisi idle atau tidak produktif selama kurun waktu 40 tahun terakhir. Program revitalisasi yang akan dilaksanakan diharapkan menjadi jawaban komprehensif atas berbagai tantangan tersebut.

“Tidak hanya menghidupkan kembali tambak yang sudah ada, kami juga akan mendorong pengelolaan perikanan budidaya yang lebih ramah lingkungan, berbasis teknologi, dan sejalan dengan konsep ekonomi biru,” tandasnya dengan tegas.

Bagi Kabupaten Karawang, program ini memiliki makna yang sangat penting. Kabupaten yang memiliki empat kecamatan pesisir tersebut menyimpan potensi lahan tambak seluas 6.209 hektare, yang tersebar di Kecamatan Batujaaya, Cibuaya, Pakisjaya, dan Tirtajaya. Dari total rencana revitalisasi seluas ±14.090,38 hektare yang akan dilakukan di empat kabupaten di Jawa Barat, Karawang menjadi wilayah dengan luasan terbesar dan akan memasuki tahap pertama pelaksanaan pada tahun 2026 mendatang.

Revitalisasi tambak Pantura juga dipercaya mampu memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat. Selain membuka lapangan kerja baru di sektor perikanan, program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan bagi para petambak dan nelayan, memperkuat ekosistem perikanan secara hulu-hilir, serta menjaga keseimbangan yang harmonis antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Kesepakatan sinergi terkait perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan perikanan budidaya di Kabupaten Karawang akan dituangkan dalam nota kesepahaman yang akan ditandatangani.

 

•Red

Dorong UMKM Pemkab Karawang Gelar Bazar Ramadan Karawang Maju 1447 H

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh beserta Wakil Bupati H. Maslani secara langsung membuka Bazar Ramadan Karawang Maju 1447 H/2026 M pada Sabtu (21/2/2026) di Lapangan Karangpawitan.

Bazar yang berlangsung selama 10 hari mulai 21 Februari – 2 Maret 2026 tidak hanya menghadirkan UMKM Kuliner, melainkan juga UMKM Kriya yang berasal dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karawang. Dengan melibatkan 100 tenant, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan selama menjalankan ibadah puasa.

“Masyarakat yang mencari hidangan untuk berbuka puasa tidak perlu jauh-jauh pergi; cukup datang ke Lapangan Karangpawitan, insya Allah segala kebutuhan tersedia di sini,” ujar Bupati Aep Syaepuloh.

Menurutnya, bazar Ramadan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang terhadap para pelaku UMKM agar terus dapat berkembang.

“Kemudahan tidak hanya dirasakan oleh masyarakat, melainkan juga kami berikan dukungan kepada pelaku UMKM untuk beraktivitas pada setiap momen penting,” tambahnya.

Mengenai target yang telah ditetapkan, Bupati Aep menyampaikan rasa optimis bahwa target tersebut dapat tercapai melalui kolaborasi seluruh pihak.

“Dari Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM, target transaksi selama 10 hari adalah 2,5 miliar rupiah, dengan target pengunjung per hari mencapai 3.000 orang. Saya yakin target ini dapat terwujud; kami akan bekerja sama dengan para camat dan kepala desa untuk mengajak masyarakat agar dapat hadir di sini,” pungkasnya.

 

•Red