Beranda blog Halaman 77

Mobil Pengisi BBM Tergelincir Di Jalan Kabupaten Arah Pedes, Pemdes dan Polisi Atur Lalu Lintas

0

KARAWANG | Infokeadilan.com – Sebuah kendaraan pengisi BBM yang diduga akan di distribusikan ke SPBU Kutagandok tergelincir pada hari Senin (19/01/2026) sekitar pukul 13.24 WIB. Kejadian terjadi di ruas Jalan Kabupaten arah Pedes, tepatnya di wilayah Desa Kutakarya, Kecamatan Kutawaluya.

Kejadian tersebut menyebabkan gangguan sementara pada aliran lalu lintas di lokasi kejadian. Jajaran Kepolisian Polsek Rengasdengklok segera merespons dengan cepat, mengirimkan petugas untuk mengatur arus kendaraan agar tetap berjalan lancar serta memastikan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan.

Untuk menangani kendaraan yang tergelincir, pihak terkait telah menyiapkan dua unit mobil derek. Proses penarikan kendaraan diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu dekat agar lalu lintas kembali normal sepenuhnya.

Selain itu, tim teknis juga melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan tidak ada kebocoran bensin yang berpotensi membahayakan lingkungan dan masyarakat sekitar.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian dan supir kendaraan, kejadian diduga disebabkan karena kondisi supir yang mengantuk saat mengemudi.

“Mendapat laporan dari warga kami segera ke lokasi untuk mengatur lalu lintas. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama kami. Kami juga mengimbau seluruh pengemudi untuk selalu menjaga kondisi fisik, cukupi waktu istirahat sebelum berkendara, dan tidak mengemudi dalam keadaan kantuk atau lelah agar dapat menghindari kejadian tidak diinginkan,” ujar salah satu petugas kepolisian Polsek Rengasdengklok kepada awak media di lokasi kejadian.

Sementara itu, supir mobil pengisi BBM tersebut mengaku merasa sangat lelah dan sulit menjaga konsentrasi sebelum kejadian terjadi.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang telah terjadi kepada pengguna jalan dan pihak terkait. Saat itu saya merasa sangat mengantuk dan tidak bisa lagi fokus pada jalan raya, hingga akhirnya kendaraan saya tergelincir. Saya berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi saya pribadi dan juga seluruh pengemudi lainnya untuk lebih hati-hati serta tidak mengabaikan kondisi tubuh saat akan berkendara,” ujarnya.

Sementara pihak pengelola SPBU juga mengucapkan terima kasih atas kecepatan penanganan yang dilakukan oleh kepolisian dan tim penarik kendaraan.

 

•Her

Johana Warga Desa Labansari Di Temukan Meninggal Di Kawasan Genangan Banjir Bojongsari

0

BEKASI |Infokeadilan.com  – Seorang remaja berusia 19 tahun bernama Johana, warga Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur, ditemukan meninggal setelah tenggelam di kawasan genangan banjir Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada hari Senin (19/1/2026).

Peristiwa menyedihkan ini terjadi ketika korban bersama tiga rekannya berusaha menyeberangi genangan air yang berasal dari luapan Sungai Ciebet dan Sungai Citarum yang saling terhubung di wilayah tersebut, dengan tujuan kembali ke wilayah Labansari. Dalam perjalanan, korban berhenti di sekitar tiang gawang yang terendam hingga kedalaman hampir dua meter.

Menurut keterangan saksi mata, Taryana (28), korban diduga mengalami kekambuhan penyakit epilepsi saat berada di dalam air. Meskipun rekannya sempat berusaha memberikan pertolongan, korban menolak bantuan dan tidak memberikan isyarat maupun meminta bantuan sebelum akhirnya tenggelam.

“Korban sempat dipegang temannya, tapi tidak mau. Tidak teriak juga. Akhirnya temannya ke darat minta bantuan, korban sudah tidak kuat dan jatuh,” ujar Taryana saat ditemui di lokasi kejadian.

Korban diperkirakan berada di dalam air selama rentang waktu 15 hingga 25 menit sebelum ditemukan. Saat dievakuasi, kondisi korban sudah tidak bernapas dengan ciri wajah yang tampak pucat dan membiru. Upaya pertolongan pertama berupa kompresi jantung langsung dilakukan oleh saksi yang memiliki latar belakang sebagai tenaga medis, namun tidak dapat memberikan hasil yang diharapkan.

“Sudah dilakukan kompresi jantung hampir 10 menit, tidak ada perubahan. Dicek lagi oleh tenaga medis puskesmas, korban dinyatakan meninggal dunia,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Labansari, Amak Gozali, menyampaikan bahwa korban sebenarnya terbiasa menyeberangi genangan banjir pada saat air meluap. Namun, diduga kondisi korban terpapar lama di dalam air menjadi pemicu terjadinya kekambuhan penyakit.

“Anak itu bisa berenang, tapi mungkin kelamaan di air, penyakitnya kambuh, langsung kejang dan tenggelam,” kata Amak.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans sebelum diserahkan kepada keluarga. Mengingat area pemakaman di Desa Labansari masih terendam banjir, pihak desa telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Bojongsari untuk menyediakan lokasi pemakaman alternatif. Korban rencananya akan dimakamkan di wilayah Bojongsari.

 

•Wan

Bongkahan Cor Jalan Diduga Diperjualbelikan, Ketua Katar Pangkalan Sebut Ini Mencoreng Nama Baik Organisasi

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Tindakan oknum yang mengatasnamakan pengurus Karang Taruna desa untuk menjual bongkahan cor (bobokan) dari Jalan Badami–Loji di Desa Cintaasih, Kecamatan Pangkalan, menuai kecaman keras dari Ketua Karang Taruna Kecamatan Pangkalan, Legianto S.H.

Pernyataan keras tersebut disampaikan Legianto kepada awak media melalui pesan WhatsApp pada hari Minggu (18/01/2026). Menurutnya, hal ini sungguh sangat mengecewakan dan menjadi aib yang tidak dapat diterima.

“Kita sungguh sangat menyayangkan dan merasa terpanggil untuk mengecam tindakan ini. Diduga, bongkahan cor jalan tersebut telah beralih ke tangan perorangan melalui oknum yang menyamar sebagai pengurus Karang Taruna desa. Jujur saja, kami merasa sangat geram saat pertama kali mendapatkan informasi ini,” ucap Legianto dengan tegas.

Ia menegaskan bahwa Karang Taruna Kecamatan Pangkalan sama sekali tidak memberikan izin atau rekomendasi kepada siapapun untuk melakukan perdagangan terhadap material jalan raya tersebut. Tindakan tersebut, katanya, merupakan keputusan sepihak dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami akan melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar. Tidak menutup kemungkinan, kami akan bekerja sama dengan semua pihak terkait agar kasus ini dapat ditangani sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tambahnya.

Legianto menegaskan bahwa nama Karang Taruna tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. “Jika terbukti benar adanya pelanggaran, maka akan diberikan sanksi yang tegas tanpa kompromi,” jelasnya.

Ia berharap, peristiwa ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh elemen masyarakat agar tidak menggunakan nama organisasi untuk keuntungan sendiri, serta terus menjaga citra dan kepercayaan publik terhadap Karang Taruna sebagai wadah kepemudaan yang konstruktif dan bertanggung jawab.

 

•Red

Kepala Kelurahan Mekarjati Bersama Anggota DPRD Karawang Hadiri Acara Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Nurul Yakin

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Nurul Yakin Kampung Kosambijaya, Kelurahan Mekarjati, dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, antara lain Kepala Kelurahan Mekarjati Yono SE, Anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi Gerindra Kaemin Komarudin, Ketua LPM Mekarjati K. Karsum, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan jamaah dari berbagai majlis taklim sekitar wilayah, Jum’at (17/01/2026) malam.

Dalam sambutannya, Kepala Kelurahan Mekarjati Yono SE menyampaikan pesan mendalam terkait makna Isra Mi’raj bagi umat Islam.

“Peristiwa Isra Mi’raj adalah bukti nyata akan kebesaran Allah SWT dan kemuliaan Nabi Muhammad SAW. Melalui acara ini, saya mengajak seluruh warga untuk mengambil hikmahnya, yakni memperkuat tali silaturahmi antar sesama, meningkatkan ibadah, serta menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat. Kita harus menjadikan nilai-nilai yang terkandung dalam Isra Mi’raj sebagai landasan untuk membangun masyarakat yang lebih baik, penuh kasih sayang, dan bertakwa,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihak kelurahan akan terus mendukung kegiatan keagamaan yang dapat mempererat hubungan antarumat beragama dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Karawang Kaemin Komarudin menyampaikan pesan yang penuh makna kepada seluruh jamaah yang hadir.

“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya kejujuran, kesabaran, dan keteguhan iman dalam menghadapi segala tantangan hidup. Sebagai bagian dari masyarakat, kita harus saling membantu dan mendukung satu sama lain, terutama bagi mereka yang membutuhkan. Saya juga mengajak seluruh warga untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah, karena kemajuan suatu daerah tidak dapat tercapai tanpa kontribusi dari seluruh elemen masyarakat. Mari kita jadikan Kabupaten Karawang sebagai contoh daerah yang maju, damai, dan sejahtera,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua LPM Mekarjati K. Karsum memberikan apresiasi kepada Kepala Kelurahan Mekarjati Yono SE dan Anggota DPRD Kabupaten Karawang Kaemin Komarudin yang telah menyempatkan waktu untuk hadir di tengah masyarakat.

“Kehadiran kedua bapak sangat berarti bagi kita semua, karena menunjukkan bahwa pemerintah peduli dengan kehidupan agama dan kesejahteraan masyarakat. LPM Mekarjati siap bekerja sama dengan pihak kelurahan dan semua elemen masyarakat untuk melaksanakan berbagai program yang bermanfaat, terutama dalam meningkatkan kesadaran agama dan memperkuat tali persaudaraan antarwarga,” ujarnya.

Pada akhir acara, penceramah dalam acara tersebut mengajak para jamaah dan warga sekitar untuk senantiasa mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari, menjaga kebersihan lingkungan, serta aktif berperan dalam kegiatan kemasyarakatan. Ia juga berharap agar acara peringatan Isra Mi’raj tahun ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat iman dan takwa serta membawa berkah bagi seluruh masyarakat Kelurahan Mekarjati.

 

•Red

Sate Maranggi Mbah Goen di Cikarang Timur : Nikmatnya Kuliner Khas Jawa Barat dengan Nuansa Wisata Alam

0

BEKASI |Infokeadilan.com – Bagi para pencinta kuliner, terutama penggemar Sate Maranggi khas Jawa Barat, kini ada pilihan baru yang patut dicoba di Kampung Ciranggon, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Sate Maranggi Mbah Goen menghadirkan cita rasa otentik dengan resapan bumbu bakar yang gurih, disajikan bersama campuran bumbu kacang, kecap manis, serta sambal yang membuatnya sangat nagih.

Nama “Mbah Goen” diberikan oleh pemilik sebagai identitas jualan satenya, yang terletak tepat di pinggiran Sungai Cibeet. Tempat ini juga menjadi bagian dari destinasi wisata alam Kawung Tilu Bojong Rangkas, menjadikannya bukan hanya tempat makan, namun juga sebagai pilihan untuk menikmati suasana alam.

Selain kelezatan rasanya, lokasinya yang berada di tengah perkebunan pohon jati yang luas memberikan suasana yang nyaman. Dengan konsep lesehan, tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi bersama keluarga maupun pasangan, sekaligus untuk bersantai dan berbincang.

Banyak pengunjung yang memberikan sambutan positif terhadap sate dan tempat ini.

“Sate-nya benar-benar meresap bumbunya, rasanya tidak kalah dengan yang ada di Purwakarta. Ditambah suasana alamnya yang adem, makan sambil melihat sungai dan pepohonan, betul-betul menyegarkan hati,” ujar Rina, seorang pengunjung dari Bekasi Kota yang datang bersama keluarga, Sabtu (17/01/2026)

Sementara itu, Budi, pengunjung dari Cikarang yang sering mampir, menambahkan, “Harganya sangat terjangkau untuk kualitas yang didapat. Saya biasanya pesan paket 10 tusuk ditambah sop iga, cukup untuk makan bersama istri. Tempatnya juga bersih dan nyaman buat nongkrong lama-lama.” Ujarnya.

Sate Maranggi Mbah Goen buka setiap hari mulai Selasa hingga Minggu, dari pukul 10.00 WIB hingga sekitar 19.30 WIB. Selain sate maranggi, menu yang ditawarkan juga meliputi sop iga dan beragam jenis pepes ikan yang lengkap. Harganya pun sangat terjangkau: sate biasa Rp3.000 per tusuk, sate full daging Rp4.000 per tusuk, atau paket 10 tusuk seharga Rp30.000. Nasi dijual dengan harga Rp5.000 per porsi.

•Wan

Pemdes Tirtasari Laksanakan Giat Kerjabakti Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Kantor Desa

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Pemerintah Desa Tirtasari, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, melaksanakan kegiatan kerja bakti gotong royong pembersihan lingkungan pada hari Sabtu (17/01/2026). Kegiatan yang bertujuan meningkatkan kerukunan antarwarga dan menciptakan lingkungan yang sehat serta rapi, dipimpin langsung oleh Kepala Desa Tirtasari, Hj. Tuti Komala

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa, kerja bakti ini juga diikuti oleh seluruh jajaran pemerintah desa, termasuk Ketua RT dari setiap lingkungan, Kepala Dusun, anggota Linmas, serta perwakilan masyarakat dari berbagai kelompok.

Dalam sambutannya, Hj. Tuti Komala menyampaikan harapannya terhadap kegiatan ini. “Kerja bakti bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun jiwa kekeluargaan yang kuat di antara kita semua. Setiap sudut yang kita bersihkan adalah investasi untuk kesehatan dan kebahagiaan anak cucu kita kelak,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa Pemdes akan terus mendukung kegiatan semacam ini dengan menyediakan fasilitas dan perlengkapan yang dibutuhkan, serta mengajak semua elemen masyarakat untuk terlibat aktif.

Selanjutnya, Ketua RT Maman menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan untuk mendukung kesehatan masyarakat, namun juga memperkuat tali silaturahmi antarwarga.

“Sebelumnya, kerja bakti gotong royong semacam ini biasa kita gelar pada hari Jumat dengan nama ‘Jumat Bersih’ atau ‘Jumsih’,” ujar Maman.

Ia menambahkan bahwa perubahan hari pelaksanaan ke hari Sabtu dilakukan karena alasan ketersediaan waktu yang lebih panjang, sehingga memungkinkan lebih banyak masyarakat untuk berpartisipasi secara maksimal.

Pada kesempatan tersebut, Hj. Tuti kembali mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang telah aktif berpartisipasi.

“Kami berharap kegiatan kerja bakti ini tidak hanya menjadi program rutin, namun juga tumbuh menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat Desa Tirtasari. Mari kita jadikan Tirtasari sebagai desa yang bukan hanya bersih dan sehat, tetapi juga penuh dengan rasa cinta tanah air dan kekeluargaan,” tegasnya.

Kegiatan yang dimulai pagi hari hingga selesai dengan berjalan lancar dan tertib. Peserta membersihkan berbagai titik lokasi di desa, mulai dari jalan utama, tempat umum, hingga saluran drainase. Setelah selesai, seluruh peserta berkumpul untuk berbagi makanan dan berkomunikasi secara akrab, yang menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kekeluargaan antarwarga.

Pihak Pemdes juga menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti rutin akan terus dilaksanakan setiap hari Sabtu pagi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

 

•Edi

BUMDes Darawolong Gandeng Pendamping Desa, Kembangkan Program Ketapang dengan Ayam Petelur

0

KARAWANG |Infokeadilan.com  – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Darawolong bekerja sama dengan pendamping desa melaksanakan program Ketahanan Pangan (Ketapang) tahap kedua tahun anggaran 2025, dengan fokus pada pengembangan usaha ayam petelur. Program ini dirancang untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Darawolong, Sabtu (17/01/2026).

Ketua BUMDes Darawolong, Oding, menyampaikan informasi tersebut saat ditemui di rumah kediamannya. Menurutnya, program Ketapang kali ini merupakan kelanjutan dari upaya bersama dalam memanfaatkan Dana Desa untuk kesejahteraan warga.

“Program Ketapang tahun 2025 tahap kedua ini diarahkan pada pengembangan ayam petelur. Kami selalu melakukan konsultasi mendalam dengan pendamping desa terkait penggunaan dana dan perencanaan program sumber Dana Desa. Alhamdulillah, setiap langkah yang kami tempuh selalu mendapatkan arahan yang jelas dan tepat sasaran,” ujar Oding.

Ia menjelaskan bahwa pemilihan ayam petelur sebagai fokus program didasarkan pada pertimbangan keberlanjutan dan manfaat yang dapat dirasakan secara luas. Produk telur memiliki permintaan yang stabil di pasar lokal, sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan masyarakat.

“Kami berharap program Ketapang berupa ayam petelur ini dapat berkembang dengan baik. Tidak hanya memberikan manfaat bagi pengurus BUMDes, tetapi juga dapat dirasakan langsung oleh seluruh warga Desa Darawolong. Dengan demikian, diharapkan perekonomian lokal dapat meningkat dan daya saing masyarakat juga semakin kuat,” ungkapnya dengan penuh harapan.

Dalam pelaksanaannya, program ini akan melibatkan sejumlah kelompok masyarakat yang telah melalui pembinaan khusus mengenai teknik budidaya ayam petelur yang baik dan benar. BUMDes juga akan membantu dalam hal pemasaran produk agar hasil usaha dapat tersalurkan dengan optimal.

Pihak pendamping desa yang terlibat dalam program ini menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil BUMDes Darawolong. Menurut mereka, program Ketapang dengan konsep yang tepat menjadi salah satu cara efektif untuk menggerakkan ekonomi desa dan mengurangi ketergantungan pada sumber daya luar.

“Dengan kolaborasi antara BUMDes dan masyarakat yang didukung oleh pendamping desa, kami yakin program ini akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Semoga ayam petelur yang dikembangkan dapat menjadi komoditas unggulan Desa Darawolong dan membawa kemakmuran bagi seluruh warga,” ucap salah satu pendamping desa.

Ke depannya, BUMDes Darawolong berencana untuk mengembangkan skala usaha serta menjajaki kemungkinan pengolahan produk turunan dari telur agar nilai tambah usaha semakin besar dan manfaatnya lebih luas dirasakan oleh masyarakat desa.

 

•Edi

Fernando Doklas Pangaribuan Pimpin Percasi Karawang 2025-2029, Turnamen Pelajar Jadi Langkah Awal

0

KARAWANG |Infokeadilan.com  – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Cabang Kabupaten Karawang resmi melantik jajaran pengurus baru periode 2025–2029, dengan Fernando Doklas Pangaribuan, S.Kom menjabat sebagai Ketua Umum.

Acara yang digelar bersamaan dengan Turnamen Perorangan Senior dan Junior Antar Pelajar se-Kabupaten Karawang berlangsung Sabtu (17/01/2026) di Gedung Serba Guna (GSG) Sultan Mazmur, Jalan Karang Anyar, Kamojing, Kecamatan Cikampek.

Mengusung tema “Dengan Semangat Berprestasi Kita Tingkatkan Kepedulian untuk Karawang Maju”, kegiatan berjalan dalam suasana kebersamaan yang mengedepankan semangat Gen Una Umus (Kita Satu Keluarga). Pelantikan ini menandai babak baru dalam pembinaan dan pengembangan olahraga catur di wilayah Karawang.

Dalam pidatonya, Fernando menegaskan komitmen untuk mengangkat prestasi atlet catur Karawang melalui fokus pada pembinaan usia dini dan pelajar.

“Percasi Karawang akan menjadi wadah yang hangat bagi setiap pecatur. Kami akan fokus pada pembinaan berkelanjutan, peningkatan kualitas atlet, serta membawa nama baik Karawang ke tingkat provinsi bahkan nasional,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama sinergis antara pengurus, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga.

“Dengan kekuatan kebersamaan dan kepedulian bersama, saya yakin kita bisa melahirkan atlet catur yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter yang baik,” tambahnya.

Plt Ketua Umum Pengprov Percasi Jawa Barat, Ir. H. Muhammad Ridho Elsy, MBA, mengapresiasi langkah yang diambil oleh Percasi Karawang. Menurutnya, turnamen yang melibatkan pelajar menjadi pondasi penting untuk regenerasi atlet muda.

“Karawang memiliki potensi yang sangat besar dalam dunia catur. Kami berharap Percasi Karawang dapat menjadi contoh pembinaan catur yang handal di Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Wakil Bupati Karawang H. Maslani, Camat Cikampek Adi Firmansyah, SH, MM, Kapolsek Cikampek AKP Aji Setiaji, S.Sos, Danramil Cikampek Kapten Inf Encep Sumarna, serta jajaran Pengurus KONI Karawang, Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, panitia acara, dan seluruh peserta turnamen.

Sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan olahraga catur, Dewan Pelindung Percasi Karawang periode 2025–2029 diperkuat oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepulloh, SE, Wakil Bupati H. Maslani, Dandim 0604 Karawang Letkol Inf. Naryanto, S.Kom., M.Han, serta Kapolres Karawang AKBP Fiki Nopian Ardiansyah, SH, SIK, MKP, MSI.

Selain pelantikan Ketua Umum, sebanyak 67 orang juga resmi ditetapkan sebagai pengurus yang akan mengisi berbagai struktur organisasi mulai dari unsur dewan penyantun, dewan penasehat, dewan kehormatan, hingga bidang-bidang teknis. Jumlah tersebut mencerminkan komitmen untuk membangun organisasi yang solid dan inklusif.

“Jumlah pengurus yang cukup besar ini bukan sekadar bentuk formalitas, melainkan menjadi kekuatan kolektif. Setiap bidang akan bekerja aktif dan saling mendukung untuk mewujudkan prestasi atlet dan kemajuan dunia catur di Karawang,” tegasnya.

Pelantikan pengurus baru ini diharapkan menjadi tonggak kebangkitan olahraga catur di Kabupaten Karawang, sejalan dengan semangat prestasi dan kepedulian untuk membangun daerah yang maju dan berdaya saing.

 

•Edi

Hadir Dalam Acara Isra Mi’raj Di Masjid Al Muhlisin, Anggota DPRD Karawang Kaemin Komarudin Ajak Jaga Persatuan Antar Sesama Umat

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Masjid Al Muhlisin Kampung Secang RW 8 Kelurahan Mekarjati Kabupaten Karawang menjadi pusat perhatian dengan digelarnya peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1447 H. Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat ini menghadirkan pesan kebaikan, kesatuan, dan peningkatan ketaqwaan bagi seluruh jamaah dan warga sekitar, Jum’at (16/01/2025) malam.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Kelurahan Mekarjati Yono S.E, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Karawang dari fraksi Partai Gerindra Kaemin Komarudin, Ketua Lembaga Persaudaraan Masyarakat (LPM) Mekarjati K. Karsum, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RW dan RT se-Kelurahan Mekarjati, serta ratusan jamaah Majelis Taklim dari wilayah sekitar dan masyarakat umum.

Anggota DPRD Karawang Kaemin Komarudin dari Fraksi Partai Gerindra yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas suksesnya kegiatan ini.

“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang kedudukan manusia yang mulia dan tanggung jawabnya sebagai khalifah di bumi,” ucap Kang Ledeng sapaan akrabnya.

Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat Karawang, terutama di Kelurahan Mekarjati.

“Sebagai perwakilan rakyat, saya mengajak seluruh warga untuk menerapkan ajaran Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita tingkatkan kualitas ibadah, perkuat pendidikan agama bagi generasi muda, dan bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan daerah yang merata dan adil. Semoga dengan semangat Isra Mi’raj, kita dapat menjadi masyarakat yang lebih baik, penuh kasih, dan mampu menghadapi segala tantangan dengan keyakinan yang kuat,” tuturnya sambil mengajak para jamaah untuk terus bersatu dalam membangun negeri.

Sementara itu, K. Karsum Ketua LPM Kelurahan Mekarjati dalam sambutannya mengatakan, momentum Peringatan Hari Besar Islam ini merupakan momentum untuk mengingat perjalanan mulia Rasulullah SAW yang mengajarkan keikhlasan, kasih sayang kepada sesama.

“Peringatan Isra Mi’raj ini bukan hanya sekadar acara tahunan, melainkan momentum untuk mengingat perjalanan mulia Nabi Muhammad SAW yang mengajarkan kita tentang keikhlasan, cinta kasih, dan persatuan umat,” ujar K. Karsum dalam sambutannya.

Menurutnya, kisah Isra Mi’raj yang menggambarkan perjalanan dari Mekkah ke Baitul Maqdis dan kemudian ke langit memberikan pelajaran mendalam tentang pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT sekaligus memperkuat tali silaturahmi antar sesama.

“Kita sebagai masyarakat Mekarjati harus menjadikan nilai-nilai Isra Mi’raj sebagai landasan untuk membangun wilayah yang damai, makmur, dan penuh rasa persaudaraan. Mari kita bersama-sama jaga kebersamaan, tolong-menolong, dan saling menghargai satu sama lain tanpa memandang perbedaan latar belakang,” pungkasnya dengan pesan semangat kepada para hadirin.

Acara yang diisi dengan ceramah agama, doa bersama, dan silaturahmi dengan menyajikan hidangan buah serta minuman tersebut diakhiri dengan harapan bahwa semangat Isra Mi’raj dapat terus menginspirasi seluruh masyarakat untuk menjalankan kehidupan dengan penuh kebaikan dan dedikasi terhadap agama serta tanah air.

 

•Red

Kunjungi Perwakilan Pendidikan Wilayah IV Jabar, LBH PKR Bersama JKB Dorong Pembangunan dan Peningkatan Mutu Pendidikan

0

PURWAKARTA |Infokeadilan.com – Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah IV Jawa Barat menerima kunjungan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PKR, Keluarga Besar Jurnalis Karawang Bersatu (JKB), serta sejumlah media online pada hari Kamis (15/01/2026).

Pertemuan yang bertujuan mendiskusikan berbagai isu terkait pembangunan pendidikan disambut hangat oleh Naufal, perwakilan humas KCD Wilayah IV Jawa Barat.

Pada kesempatan tersebut, Heri Pramika selaku Ketua Keluarga Besar Jurnalis Karawang Bersatu (JKB) menyampaikan beberapa poin penting kepada pihak KCD Wilayah IV Jawa Barat.

Ia menyampaikan temuan dari hasil pantauan lapangan mengenai beberapa sekolah SMKN dan SMAN di Kabupaten Karawang yang masih membutuhkan bantuan serta perhatian serius terkait sarana dan prasarana.

“Beberapa sekolah masih menghadapi permasalahan terkait atap, plafon, ruang kelas baru, pagar sekolah depan dan belakang, halaman yang masih beralas tanah atau bebatuan, serta infrastruktur jalan di area sekolah dan akses jalan menuju sekolah. Hal ini perlu dibantu dan direvitalisasi, sehingga kami meminta kepada Pemerintah Provinsi, Dinas Pendidikan Jawa Barat, dan KCD Wilayah IV untuk segera memberikan fasilitas yang aman dan nyaman bagi siswa,” ujarnya.

“Dengan infrastruktur yang bagus serta tata ruang sarana dan prasarana sekolah yang baik, akan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar bagi siswa dan guru.” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Naufal menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu untuk berkumpul dan berbagi pandangan.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa bertemu secara langsung. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan yang telah berkunjung ke kantor kami,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh masukan, saran, dan kritik membangun terkait pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) akan segera ditindaklanjuti. Lebih lanjut, Naufal menyampaikan komitmen untuk mengupayakan realisasi berbagai permohonan terkait sarana prasarana dan infrastruktur sekolah SMK serta SMA pada tahun ini.

“Tujuan utama dari upaya ini adalah agar kualitas pendidikan di wilayah kita semakin baik dan mampu memenuhi harapan masyarakat,” jelasnya.

Naufal juga mengucapkan terima kasih kepada para awak media yang terus aktif menyampaikan informasi terkait kondisi pendidikan di daerah.

“Informasi yang diberikan menjadi acuan penting bagi saya dan tim dalam menyusun langkah-langkah perbaikan. Saat ini, kami bersama pimpinan fokus untuk mendukung peningkatan sarana prasarana dan infrastruktur pendidikan, guna memberikan yang terbaik bagi warga dan lingkungan sekolah,” paparnya.

Menurut Naufal, upaya peningkatan mutu pendidikan yang dilakukan selaras dengan nilai-nilai Nawa Cita sebagai dasar pengembangan karakter siswa, yaitu:

– Cageur (Sehat): Sehat jasmani, rohani, dan mental sebagai fondasi kehidupan

– Bageur (Baik): Berbudi pekerti luhur, ramah, dan beretika

– Bener (Benar/Jujur): Menjunjung tinggi kebenaran, kejujuran, dan integritas

– Pinter (Cerdas): Cerdas berpikir, berpengetahuan luas, dan mampu memecahkan masalah

– Singer (Terampil/Gesit): Mahir dan gesit dalam menjalankan aktivitas

Tak hanya itu, Naufal juga mengimbau agar seluruh SMK dan SMA di wilayah IV dapat menjalankan serta merealisasikan program anggaran sesuai dengan peruntukan yang telah ditetapkan. Tujuannya adalah untuk memastikan penggunaan anggaran yang efektif dan efisien demi kemajuan pendidikan di daerah.

•Heri/Edi/U.S