Beranda blog Halaman 86

Pekerjaan Jalan Di Karawang Diduga Jadi Proyek Akal Akalan, Dikebut Setelah Deadline, LSM GMBI Siap Bongkar Dugaan Penyimpangan

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Proyek peningkatan jalan di Dusun Rubaya, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, kembali menuai sorotan tajam dari warga dan aktivis. Proyek yang bersumber dari P-APBD Karawang senilai Rp 398.699.000,- diduga lepas pengawasan dan tanpa memperhatikan mutu dan kulitas.

Pantauan awak media di lokasi pada Senin (29/12/2025) ditemukan kondisi jalan yang baru rampung dikerjakan terlihat tampak kasar dan disinyalir mudah terkelupas. Permukaan aspal terlihat tidak padat, menimbulkan dugaan kuat bahwa pelaksana proyek mengabaikan kualitas pekerjaan.

Selain itu, muncul dugaan bahwa proyek ini dikerjakan setelah melewati batas waktu pelaksanaan yang telah ditentukan. Berdasarkan papan informasi proyek, waktu pelaksanaan adalah 60 hari kalender, mulai dari 23 Oktober 2025 hingga 21 Desember 2025. Namun, menurut informasi yang dihimpun, pengerjaan jalan tersebut baru dua hari kemarin setelah tanggal berakhirnya kontrak atau Deadline.

Menanggapi hal ini, Rahmat Supardi Sekertaris LSM GMBI Distrik Karawang menyatakan keprihatinannya atas dugaan pelanggaran tersebut.

“Kami akan segera melakukan investigasi mendalam terkait proyek ini. Jika terbukti ada penyimpangan, kami akan melaporkan temuan dugaan ini ke APH, apalagi jika memang pelaksanaan pekerjaanya dikerjakan setelah melewati masa akhir pelaksanaan, ini jelas sudah menyalahi aturan.” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan menelusuri lebih lanjut terkait kualitas material yang digunakan dan proses pengerjaan yang diduga dilakukan oleh kontraktor pelaksana setelah masa waktu deadline.

“Kami menduga ada indikasi dan unsur kesengajaan dalam pelaksaan pekerjaan. Selain itu ada juga dugaan perihal penggunaan material yang tidak sesuai standar. Ini harus diusut tuntas,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karawang dan pihak pelaksana belum bisa memberikan keterangan resmi terkait dugaan pelanggaran dalam proyek peningkatan jalan ini.

•Red

Bupati Karawang Resmikan Infrastruktur dan Ruang Publik Kabupaten Karawang Tahun 2025

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Pemerintah Kabupaten Karawang meresmikan sejumlah proyek infrastruktur dan ruang publik yang signifikan dalam sebuah acara yang dihadiri oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, Wakil Bupati Karawang, Ketua DPRD Karawang H. Endang Sodikin, unsur Forkopimda Kabupaten Karawang, dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Acara peresmian ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif, Senin (29/12/2025).

Proyek-proyek yang diresmikan meliputi:

– Sport Park Panatayudha
– Underpass Gorowong
– Kantor Kecamatan Pedes
– Kantor Kecamatan Ciampel
– Mall Pelayanan Publik (MPP) Cikampek
– POS Damkar Rengasdengklok
– RKB SMP Negeri 5 Klari
– RKB SD Negeri Dawuan Tengah I

Dalam sambutannya, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, menyampaikan bahwa peresmian ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen pemerintah daerah serta dukungan dari masyarakat Karawang.

“Pembangunan infrastruktur dan ruang publik ini adalah investasi untuk masa depan Karawang yang lebih baik. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas dan layanan publik demi kesejahteraan seluruh warga,” ujarnya.

“Kami menyadari bahwa pembangunan ini tidak hanya tentang fisik, tetapi juga tentang membangun karakter dan kualitas sumber daya manusia Karawang. Oleh karena itu, kami juga fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan layanan publik lainnya. Kami ingin Karawang menjadi tempat yang nyaman, aman, dan sejahtera bagi seluruh warganya.” terangnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Karawang untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun.

“Perubahan yang lebih baik membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat. Mari kita jaga fasilitas ini, kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan Karawang,” tambahnya.

Acara peresmian ini juga menjadi momentum bagi pemerintah Kabupaten Karawang untuk menegaskan komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik. Dengan semangat “BerAKHLAK” (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), pemerintah Kabupaten Karawang akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

•Red

Bupati Monitoring Pelaksanaan Pilkades dengan Sistem Digital Pertama di Karawang

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh S.E bersama Forkompimda, Wakil Ketua 1 beserta Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Kepala DPMD Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Kabid dan Perwakilan Kementerian Dalam Negeri, memantau langsung monitoring pelaksanaan Pilkades serentak yang dilaksanakan di 9 desa di 8 kecamatan, Minggu (28/12/2025)

Dua desa yang menjadi fokus pantauan langsung adalah Desa Jatisari dan Desa Cikampek Utara. Karawang menjadi daerah pertama yang melaksanakan Pilkades dengan penerapan sistem pemilihan berbasis elektronik/digital.

Proses pemungutan dan penghitungan suara dilakukan secara elektronik/digital. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, kecepatan, dan kejujuran dalam pelaksanaan Pilkades.

“Dari pantauan di lapangan, Alhamdulillah berjalan lancar. Proses pemilihan berjalan dengan sesuai harapan kita semua,” ujarnya.

“Bismillah. Semoga proses Pilkades di Karawang ini bisa sukses dan berjalan kondusif. Siapapun yang menang, itu adalah pilihan warga untuk memimpin desa agar semakin maju dan semakin baik lagi,” tambahnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh perangkat Kepala OPD yang tersebar di 9 desa yang ikut memonitor pelaksanaan pemilihan. “Semangat untuk kita semua, gunakan waktu libur untuk terus bekerja melayani masyarakat,” pungkasnya.

 

•Edi/Red

SP PT Tenma Indonesia Gelar Rapat Bersama Manajemen dan Evaluasi Program Kerja

0

KARAWANG |Infokeadilan.com  – Serikat Pekerja (SP) PT Tenma Indonesia menggelar rangkaian kegiatan organisasi selama dua hari, 26–27 Desember 2025, di Ruang Rapat perusahaan. Kegiatan diawali dengan union meeting bersama manajemen dan dilanjutkan rapat internal pengurus serikat untuk mengevaluasi kinerja tahun ini dan merencanakan program ke depan, Minggu (28/12/2025)

Komunikasi Konstruktif, Tujuannya Harmonisasi Hubungan Kerja

Pada union meeting Jumat (26/12), SP dan manajemen melakukan pertukaran informasi terbuka terkait kondisi perusahaan, hubungan kerja, dan sinergi ke depan. Ketua SP PT Tenma Indonesia, Suryadi, menekankan komitmen serikat untuk menjaga hubungan industrial yang harmonis.

“Dengan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Karawang 2025 sebesar 5,13 persen, kita harapkan ini menjadi motivasi bagi pekerja tetap mempertahankan semangat dan produktivitas, meskipun perusahaan masih menghadapi tantangan,” ujar Suryadi.

Ia juga mengumumkan rencana penyelenggaraan program pelatihan guna meningkatkan kinerja dan efektivitas kerja secara berkelanjutan. Dari sisi manajemen, Presiden Direktur PT Tenma Indonesia, Tsuji-san, menyampaikan penghargaan kepada seluruh pekerja atas kesabaran, dedikasi, dan kontribusi sepanjang tahun 2025.

“Kerja sama yang baik antara manajemen dan pekerja sangat penting untuk menyesuaikan operasional dan pengelolaan SDM agar sejalan dengan target perusahaan,” tegas Tsuji-san.

Rapat Internal: Evaluasi Tahun 2025 dan Rencana Tahun 2026

Pada rapat internal Sabtu (27/12), pengurus serikat mengevaluasi pelaksanaan kegiatan tahun 2025 dan membahas rencana kerja 2026. Beberapa agenda utama yang disepakati antara lain: pembaruan struktur organisasi serikat, konsolidasi pengurus dan anggota, penyusunan database serikat, pemenuhan kelengkapan ruang serikat, serta perencanaan kegiatan sosial, pelatihan, dan olahraga.

Selain itu, rapat juga menetapkan langkah untuk memperkuat sistem komunikasi internal melalui rapat rutin pengurus dan pembuatan visual management board sebagai media informasi yang mudah dipahami oleh semua anggota.

Melalui rangkaian kegiatan ini, SP PT Tenma Indonesia berharap hubungan industrial yang kondusif dan saling menghormati dapat terus terjaga, serta menjadi fondasi bersama dalam mendukung stabilitas dan keberlangsungan perusahaan ke depan.

 

•Wan

Abah Anton Charliyan Terima Anugerah Sri Raksa Kalpa Budaya, Diakui sebagai Pelestari Budaya Nusantara

0

SEMARANG |Infokeadilan.com – Tokoh pelestari budaya Sunda, Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.Kn., yang akrab disapa Abah Anton Charliyan, menerima Anugerah Kehormatan Sriraksa Kalpa Budaya – Pelestari Budaya Nusantara dari Madukara (Majelis Adat Budaya Keraton Nusantara).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Gelar Budaya Segoro Gunung ke-IX yang digelar di Balai Agung Keraton Amarta Bumi, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (27/12/2025). Anugerah diberikan langsung oleh Ketua Umum Madukara SA Prabu Punto Djoyonegoro, didampingi Sultan Indra Usman (Kesultanan Indrapura, Sumatera Barat) dan Raja Anak Agung Ngurah Putra Darma (Penglingsir Puri Bali).

Selain Abah Anton, sejumlah tokoh nasional juga menerima penghargaan serupa, di antaranya Mayjen TNI Rido Hermawan, Mayjen TNI Rionardo, Laksda TNI Ganda Wilaga, Laksda TNI Edy Tarjono (Lemhannas), serta Prof. Dr. Dewi Anggraeni (Warek IV Universitas Pamulang).

Kiprah Nyata dalam Pelestarian Budaya

Madukara menilai Abah Anton sebagai figur yang memiliki rekam jejak panjang dan konsisten dalam pelestarian budaya, khususnya budaya Sunda, sejak aktif sebagai perwira Polri hingga purnatugas. Semasa menjabat Kapolwil Priangan (2008) hingga Kapolda Jawa Barat (2016–2017), Abah Anton dikenal aktif menggagas dan mendukung berbagai program budaya dan pelindungan situs sejarah.

Sejumlah karya dan program budaya yang pernah digagas antara lain:
– Pendirian Tugu Kujang Pusaka setinggi 15 meter di Kampung Adat Naga, Tasikmalaya.
– Penggagas Gong Perdamaian Dunia di Karangkamulyan, Ciamis.
– Penerapan Aksara Sunda Kaganga pada papan nama satuan kepolisian di wilayah Priangan.
– Pembinaan kampung adat Naga, Dukuh, dan Kuta.
– Pendirian Padepokan dan Museum Pasulukan Lokaganda Sasmita di Garut.
– Pengamanan dan pelindungan berbagai situs sejarah dan museum di Jawa Barat dan Sulawesi Selatan.
– Pembangunan Museum Galunggung di Tasikmalaya.
– Penyusunan pedoman penulisan Aksara Sunda Kaganga serta pelatihan bagi guru SD dan SMP.
– Penerbitan sejumlah buku tentang sejarah dan budaya Sunda.

Madukara menyebut, anugerah ini diberikan melalui proses kajian mendalam dan bukan semata karena jabatan atau pangkat, melainkan atas dasar kontribusi nyata terhadap pelestarian seni, budaya, dan sejarah Nusantara.

Ucapan Terima Kasih

Dalam keterangannya kepada media, Abah Anton menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Madukara dan Keraton Amarta Bumi atas kepercayaan yang diberikan. Semoga ke depan saya dapat terus mengabdikan diri dalam pelestarian seni dan budaya Nusantara,” ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kendal dan Semarang, perwakilan trah Keraton Surakarta, Yogyakarta, serta Keraton Sumenep Madura. Prosesi berlangsung khidmat dalam suasana kekeluargaan.

•Red

Polsek Kotabaru Gelar Bimbingan Teknis Pengamanan Pilkades Sarimulya, Tegaskan Netralitas Aparat

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Kepala Polsek Kotabaru IPTU Suherlan memimpin bimbingan teknis (brefing) persiapan pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Sarimulya, Sabtu (27/12/2025).

Acara yang digelar di Aula Pemdes Sarimulya dihadiri oleh Camat Kotabaru, Penjabat Kepala Desa Sarimulya, Ketua Panitia Pilkades, serta anggota Polsek Kotabaru dan BKO Siaga Polres Karawang.

Dalam kesempatan tersebut, IPTU Suherlan menyampaikan arahan penting kepada aparat yang akan menjalankan tugas. Dia menekankan bahwa peran pihak kepolisian hanyalah sebagai pengawas yang netral untuk memastikan kelancaran pesta demokrasi ini.

“Kita cukup memantau dan melindungi proses Pilkades secara demokratis, tanpa adanya keberpihakan kepada calon kepala desa manapun,” tegasnya.

Selain itu, Kapolsek juga mengingatkan agar patroli dilaksanakan secara optimal sesuai dengan buku pedoman Pilkades. Dia menegaskan larangan bagi personel Polri memasuki Lokasi Pemungutan Suara (TPS) kecuali jika ada permintaan khusus dari Panitia Pilkades, demi memelihara netralitas.

“Apabila ada hambatan di lapangan, silakan saling berkoordinasi untuk menjaga kelancaran kegiatan. Semoga Pilkades di Desa Sarimulya berjalan jujur, adil, aman, dan kondusif,” pungkas Suherlan.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Sarimulya menyampaikan harapannya terkait keamanan. Dia meminta agar penjagaan di setiap pertigaan dilakukan untuk mencegah kemacetan, serta pengawalan terhadap calon kepala desa yang memasuki area pencoblosan dan lingkungan sekitar TPS. Dia berharap seluruh proses Pilkades dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

 

•Edi

Bakti Sosial, 150 Paket Sembako untuk Warga Megarsari Dibagikan Lapas Karawang

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan menggelar bakti sosial di Desa Megarsari, Kecamatan Karawang Timur. Sebanyak 150 paket sembako disalurkan kepada warga yang membutuhkan, sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap kesejahteraan sosial. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menyasar keluarga warga binaan kurang mampu serta masyarakat sekitar UPT Pemasyarakatan, Sabtu (27/12/2025)

Kegiatan yang berlangsung di Desa Megarsari ini dihadiri oleh Kepala Desa Megarsari, Cecep Sunandar, Plt. Camat Karawang Timur, Agus Sumantri, serta jajaran Lapas Karawang. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Lapas Karawang dan pemerintah daerah dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Lapas Karawang, Christo Toar, menyatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini adalah bagian dari komitmen Lapas Karawang untuk terus menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar serta memberikan kontribusi nyata dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat serta mempererat tali silaturahmi antara Lapas Karawang dengan pemerintah desa dan masyarakat,” ujar Christo.

Selain itu, Kepala Lapas Karawang juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya peran masyarakat dalam merangkul dan menerima warga binaan yang telah bebas, sehingga mereka dapat kembali menjadi manusia seutuhnya.

Kepala Desa Megarsari, Cecep Sunandar, mengapresiasi kepedulian Lapas Karawang yang telah menyalurkan bantuan sembako kepada warganya. Ia berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Plt. Camat Karawang Timur juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dan menilai kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi yang baik antara instansi pemerintah dalam mendukung kesejahteraan sosial masyarakat. Kegiatan bakti sosial ini berlangsung dengan tertib dan lancar, serta tetap mengedepankan semangat kebersamaan.

 

•Red

Pemerintah Bekasi Tancap Gas Berbenah Pasca Tindakan KPK Terhadap Bupati, Mbah Goen : Jadikan Momentum Integritas

0

BEKASI |Infokeadilan.com – Tahun 2025 menjadi periode paling menantang bagi Pemerintah Kabupaten Bekasi setelah Bupati daerah tersebut diangkat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam proses penanganan hukum. Peristiwa tersebut tidak hanya mengguncang stabilitas pemerintahan, melainkan juga menguji kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah daerah.

Dalam refleksi akhir tahun, Ketua Umum LSM SNIPER INDONESIA, Gunawan alias Mbah Goen, menyoroti bahwa peristiwa ini seharusnya dijadikan momentum bersama untuk evaluasi menyeluruh.

“Kita tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Tapi refleksi ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memeriksa kembali tata kelola, sistem pengawasan, dan budaya kerja aparatur,” ujar Mbah Goen dalam keterangan resmi yang diterima Infokeadilan.com, Sabtu (27/12/2025).

Sebagai pusat industri dan kawasan pertumbuhan ekonomi penyangga ibu kota, Kabupaten Bekasi memiliki tanggung jawab besar yang menuntut pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Menurut Mbah Goen, setiap penyimpangan dari nilai-nilai integritas harus dijadikan pelajaran agar tidak terulang.

“Pembangunan fisik dan ekonomi tidak cukup kalau tidak disertai pembangunan integritas. Reformasi birokrasi harus tercermin dalam sikap, etika, dan komitmen seluruh aparatur,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menyampaikan tekad untuk memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan transparansi pengelolaan anggaran, dan memperkuat upaya pencegahan korupsi sebagai prioritas bersama.

Sementara itu, menurut sumber terpercaya di dalam pemerintahan yang tidak mau disebutkan namanya menambahkan, “Kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama. Kita akan lebih terbuka informasi, menerima kritik, dan memperluas partisipasi publik agar pemerintahan benar-benar dapat diawasi rakyat.”

Menutup tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Bekasi meneguhkan tekad untuk bangkit dan berbenah.

Mbah Goen menekankan, “Dengan semangat kolektif, profesionalisme aparatur, dan komitmen integritas, tantangan tahun ini harus menjadi pijakan untuk membangun pemerintahan yang lebih baik. Akhir tahun ini bukan penutup, melainkan awal langkah baru menuju Bekasi yang bersih dan dipercaya.”

•Wan

Tahun 2025, Polres Karawang Berhentikan Lima Anggota Tidak Hormat, Kapolres : Tekankan Pentingnya Disiplin dan Etika

0

KARAWANG Infokeadilan.com – Polres Karawang mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan lima personel secara tidak hormat (PTDH) sepanjang tahun 2025. Sanksi ini diberikan karena kelima anggota tersebut diduga melakukan pelanggaran berat yang mencoreng kehormatan serta integritas institusi kepolisian.

Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah, menyampaikan informasi ini dalam kegiatan rilis akhir tahun yang diadakan pada Jum’at (26/12/2025). Beliau menjelaskan bahwa selama tahun 2025 terdapat lima kasus PTDH, berbeda dengan tahun sebelumnya yang tidak ada personel dikenai sanksi serupa.

“Di tahun 2025 ini, kami telah melakukan pemberhentian tidak dengan hormat terhadap lima personel. Sementara itu, di tahun 2024, angka PTDH nihil,” ujar AKBP Fiki, seperti yang dikutip dari media online KBE.

Menurut Kapolres, keputusan PTDH ini bukanlah sesuatu yang membanggakan, melainkan sebuah langkah yang harus diambil demi menjaga marwah dan profesionalisme institusi Polri. Setiap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran berat wajib diproses dan ditindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kapolres juga menegaskan bahwa disiplin, tanggung jawab, dan etika kerja adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas kepolisian. Tanpa hal tersebut, kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum akan sulit untuk dipertahankan.

Melalui langkah tegas ini, Polres Karawang berharap seluruh personel dapat mengambilnya sebagai pengingat dan pembelajaran bersama untuk senantiasa menjaga nama baik institusi. Polres Karawang juga menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, didukung oleh personel yang patuh terhadap aturan dan menjunjung tinggi nilai profesionalisme.

“Langkah ini diharapkan dapat memperkuat internal agar seluruh anggota semakin disiplin dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.

•Red

Korban Dulu, Perbaiki Kemudian, Proyek Pemasangan Box Culvert Sabajaya Dinilai Abaikan Aspek Keselamatan

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Kecelakaan menimpa pengendara sepeda motor dilokasi pemasangan box culvert yang diduga dikerjakan oleh salah satu CV pada pengerjaan rehabilitasi saluran dusun Jamantri RT 013/05 Desa Sabajaya, Kecamatan Tirtajaya, Karawang terekam kamera CCTV. Rekaman CCTV milik warga menunjukkan pada siang hari 16 Desember 2025, seorang pengendara sepeda motor bersama istri dan anak balitanya terjatuh di area proyek yang dinilai mengabaikan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Tak berhenti di situ, malam hari tanggal 18 Desember 2025, kecelakaan serupa kembali terjadi pada pengendara sepeda motor lain di lokasi yang sama. Dari rekaman yang diamati, lokasi proyek pemasangan box culvert tersebut diduga kurang maksimal dalam penempatan dan pemasangannya.

Warga sekitar mengaku kejadian serupa berulang sampai dua kali terjadi. Mereka menduga, tata letak dan pengamanan proyek yang kurang maksimal menjadi akar penyebab. Rekaman CCTV ini semakin memperkuat dugaan tersebut.

“Kami sering melihat pengendara jatuh di sini. Ini bukti nyata bahwa pelaksana proyek kurang peduli dengan keselamatan kita,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Yang paling menyakitkan dan penuh ironi, setelah dua pengendara terluka karena terjatuh, lokasi tersebut baru saja diperbaiki pada Sabtu (27/12/2025).

Saat dihubungi awak media, inisial C selaku pihak pelaksana mengakui telah mengetahui kejadian sejak 16 Desember dan menerima kiriman vidio CCTV.

Ia menjelaskan bahwa pada saat kejadian juga sudah memberi instruksi kepada mandor lapangan untuk segera memperbaiki. Namun, karena mandor mengalami sakit selama beberapa hari, perbaikan baru bisa dilakukan hari ini.

“Sebenarnya kejadian itu sudah lama dan akan kami perbaiki. Hanya saja mandornya sakit, jadi baru bisa hari ini,” jelasnya melalui sambungan seluler pada Jum’at (26/12/2025).

Masyarakat menuntut Pemkab Karawang dan dinas terkait untuk bertindak tegas kepada pihak CV atau konsultan yang mengerjakan dan lebih ketat mengawasi setiap pelaksanaan pekerjaan. Harapannya, ada tindakan konkret untuk mencegah kejadian serupa dan menjamin keselamatan seluruh pengguna jalan tanpa harus menunggu korban terlebih dahulu.

 

•Red