Beranda blog Halaman 90

Empat Hari Meriah Pentas Seni Akbar SMAN 5 Karawang Ditutup, Kepala Sekolah : Wadah Pendidikan Komprehensif

0

KARAWANG |Infokeadilan.com  – Pentas Seni (Pensi) Akbar SMAN 5 Karawang yang menampilkan beragam bakat terbaik dari siswa-siswinya telah resmi selesai dilaksanakan dan ditutup hari ini. Acara yang berlangsung selama empat hari mulai tanggal 15 hingga 18 Desember 2025 telah berjalan dengan sukses di panggung sekolah SMAN 5 Karawang, Kamis (18/12/2025).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk memamerkan bakat seni, tetapi juga bagian penting dari pendidikan karakter dan pengembangan potensi siswa dalam rangka kegiatan Pancawaluya.

Para siswa telah menunjukkan kemampuan mereka di berbagai bidang seni mulai dari tari, musik, hingga seni peran, sekaligus mengembangkan nilai-nilai kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab melalui proses persiapan dan pelaksanaan acara.

Kepala Sekolah SMAN 5 Karawang Dr. Epul Saepul S.Pdi., M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan acara selama empat hari berjalan lancar dan menjadi wadah yang baik bagi siswa untuk mengembangkan serta memamerkan bakat seni mereka, sekaligus memperkuat dimensi pendidikan yang komprehensif.

“Kami sangat bangga dengan seluruh prestasi yang ditampilkan oleh siswa-siswa SMAN 5 Karawang selama empat hari ini. Setiap pertunjukan menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan kreativitas yang luar biasa dari mereka. Lebih dari itu, acara ini menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pendidikan di sekolah kami, di mana kami tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga pada pembentukan pribadi yang utuh melalui pengembangan minat dan bakat di bidang seni,” Ujarnya dalam pidato penutupan acara.

Ia juga menyampaikan harapan untuk masa depan para siswa dan kegiatan seni di sekolah.

“Semoga pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Pentas Seni Akbar ini dapat menjadi dasar kuat bagi mereka untuk terus mengembangkan minat dan bakat di bidang seni, sekaligus menerapkan nilai-nilai yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari dan pendidikan mereka ke depannya.” Paparnya.

“Kami berharap acara seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun, bahkan dengan skala yang lebih luas, serta mampu menghasilkan generasi muda yang memiliki kecintaan dan kemampuan di bidang seni yang tinggi, sekaligus menjadi individu yang bertanggung jawab dan berkarakter baik,” Harapnya.

 

•U.Supriyadi/Red

Dugaan Masalah Pada Pembangunan Ruang Kelas SMKN 1 Tirtamulya, Pemasangan Bajaringan Terlalu Renggang, Kualitas Daya Tahan Diragukan

0

KARAWANG |infokeadilan.com -Pembangunan proyek 1 M2 Biaya Pekerjaan Standar Bangunan Gedung Negara Sederhana untuk SMKN 1 Tirtamulya, Kabupaten Karawang, yang dikelola oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Jawa Barat, kini muncul beberapa dugaan masalah. Antara lain terkait jarak pemasangan baja ringan yang dinilai terlalu renggang, serta dugaan pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh dua pihak berbeda.

Berdasarkan data dari papan informasi proyek, pekerjaan ini memiliki nomor kontrak 1562/SPK/MK.1.02.0064/KCD-WIL-IV/2025, ditandatangani pada 11 September 2025 dengan nilai kontrak Rp1.393.120.385,-, masa pelaksanaan 90 hari kalender, penyedia jasa CV. Faliq Putra, dan konsultan pengawas CV. Arba, dengan sumber dana APBD 2025. Lokasi proyek berada di Jl. Raya Parakan, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang.

Ketika dikonfirmasi awak media, seorang pekerja di lokasi proyek mengakui bahwa ia merupakan bagian dari tim yang meneruskan pekerjaan dari pihak sebelumnya yang belum menyelesaikannya.

“Sebelumnya bukan kami yang bekerja disini. Kami sekarang ini hanya bekerja meneruskan pekerjaan dari yang pertama. Kalau selebihnya kami juga ga tau, kami disini hanya ditugaskan untuk bekerja itu saja pak,” ucap pekerja tersebut yang tidak ingin disebutkan namanya, Rabu (17/12/2025).

Informasi ini kemudian dibenarkan oleh salah satu guru Humas SMKN 1 Tirtamulya. Menurutnya, pihak sekolah memang mengetahui bahwa pelaksana pekerjaan awal berbeda dengan yang saat ini sedang mengerjakan.

“Pihak sekolah tidak tahu menahu mengenai proses perubahan atau alasan pekerjaan diteruskan ke pihak lain. Kami hanya akan terima kunci saat proyek dinyatakan selesai,” jelasnya.

Foto : Jarak pemasangan konstruksi bajaringan yang dinilai lebih dari 100 cm

Kekhawatiran Terhadap Pemasangan Baja Ringan

Selain masalah terkait pelaksana pekerjaan, muncul pula kekhawatiran dari tokoh masyarakat terkait kualitas konstruksi, khususnya pemasangan baja ringan untuk struktur atap atau langit-langit. Menurut tokoh masyarakat tersebut, jarak pemasangan antar baja ringan yang terpasang saat ini terlihat terlalu jauh dari standar ideal.

“Saya rasa jika melihat jarak pemasangan baja ringannya antara satu dengan yang lainnya menurut saya terlalu jauh, sehingga itu dikhawatirkan bisa mempengaruhi terhadap kualitas dan kekuatan menahan beban. Karena setau saya terkait pemasangan baja ringan itu jarak idealnya antara 75 hingga 80 cm, maksimalnya 100 cm, agar kekuatan dalam menahan beban menjadi lebih efektif dan sesuai. Tapi jika melebihi dari ukuran 100 cm menurut saya akan berpengaruh pada kekuatan dan kualitas daya tahan terhadap bebannya,” pungkas tokoh masyarakat tersebut.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Jawa Barat melalui Humas KCD Naufal saat di konfirmasi awak media menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau jalannya pembangunan tersebut.

“Waalaikumsalam, sesuai yang tertera pak. Masih pertengahan pak, mudah mudahan tepat waktu ya pak. Kami pantau terus pak, semoga tepat waktu sesuai target.” Jawabnya singkat.

Sampai saat berita ini diterbitkan, pihak konsultan dan pengawas CV. Arba belum dapat memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan-dugaan yang muncul.

Pihak sekolah juga menyampaikan harapan agar pihak terkait segera melakukan pemeriksaan dan memberikan penjelasan untuk memastikan kualitas pembangunan yang aman dan sesuai standar, mengingat gedung tersebut akan digunakan untuk aktivitas belajar mengajar siswa.

•Ed/Her

Kampanye Perdana H. Asep Dana di Cikampek Utara Ramai, Dukungan Beragam Elemen Masyarakat Datang Padati

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Kampanye perdana calon Kepala Desa Cikampek Utara nomor urut 1, H. Asep Dana (ASDAN), berjalan dengan penuh antusiasme dan tetap kondusif pada hari pertama tahapan kegiatan, Rabu (16/12/2025).

Kegiatan dimulai dari depan posko kampanye ASDAN di Perum Permata Regency Blok D8 Nomor 40, Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang.

Kegiatan ini mendapatkan pengawalan dari berbagai pihak, antara lain Bhabinkamtibmas, Babinsa, unsur Satlinmas kecamatan dan desa, serta didukung langsung oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, relawan, dan simpatisan.

Dalam pidatonya, H. Asep Dana menyampaikan visi untuk “Mewujudkan Masyarakat Desa Cikampek Utara yang Maju, Sejahtera, dan Mandiri.” Visi tersebut diwujudkan melalui sejumlah misi strategis yang berfokus pada pelayanan publik, tata kelola pemerintahan desa, dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Jika diberi amanah, kami akan menghadirkan pelayanan desa yang cepat, tepat, dan akurat, serta menjalankan pemerintahan yang bersih dan transparan,” ujarnya di hadapan para pendukung.

Ia juga menegaskan komitmen untuk mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Menurutnya, pengelolaan BUMDes yang profesional akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan desa dan kesejahteraan warga.

“BUMDes harus dikelola dengan baik agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain itu, kami akan fokus membina usaha kecil dan menengah untuk memperkuat kemandirian ekonomi warga Cikampek Utara,” tambahnya.

Kampanye perdana ini berlangsung aman dengan pengawalan aparat keamanan. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan tingginya partisipasi publik dalam proses demokrasi desa serta harapan besar terhadap kepemimpinan yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah.

 

•Edi

SMKS Saintek Nurul Muslimin Karawang Dapat Fasilitas Baru, Warga Sekolah: Harapan Lama Terpenuhi

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Pembangunan revitalisasi gedung pendidikan di SMK Saintek Nurul Muslimin, Desa Telukbango, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, menuai sambutan hangat dari seluruh komponen warga sekolah. Dukungan dari berbagai pihak membuat fasilitas baru yang dinanti-nantikan kini mulai terealisasi.

H. Endang, Ketua Yayasan Sekolah, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas terwujudnya pembangunan tersebut.

“Alhamdulillah, sekolah kami mendapatkan bantuan pembangunan ruang baru dari Kementerian Pendidikan Republik Indonesia,” ujarnya, Rabu (17/12/2025).

Menurutnya, fasilitas yang diperbarui diharapkan dapat meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Kami dari keluarga besar SMKS Saintek Nurul Muslimin mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada pemerintah pusat, Kementerian Pendidikan, Dinas Pendidikan Jawa Barat, dan semua pihak terkait. Semoga fasilitas ini bermanfaat dan digunakan dengan sebaik-baiknya,” tambahnya. Ia juga mengimbau seluruh guru untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah diberikan.

Roni, yang mewakili Kepala Sekolah Furqon, menjelaskan bahwa progres pembangunan gedung baru telah mencapai 80 persen.

“Sekarang kami memiliki ruang kelas tambahan yang melengkapi kebutuhan sekolah, antara lain Laboratorium Elektronika dan Basis Data (LEB), Unit Kesehatan Sekolah (UKS), ruang praktik, serta beberapa ruang kelas baru,” jelasnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua stakeholder yang telah mendukung program ini.

“Progres pembangunan berjalan lancar, semoga hasilnya sesuai dengan harapan bersama,” tandasnya.

Nazwa, siswa kelas XI, menyampaikan kegembiraannya dengan nada riang.

“Sangat senang karena sekolah mendapatkan fasilitas baru. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Haji Endang, Pak Furqon, jajaran guru, dan pengurus yang telah bekerja keras, harapan kami sejak lama kini terpenuhi!” ujarnya.

Dengan hadirnya fasilitas baru, diharapkan siswa SMKS Saintek Nurul Muslimin dapat berkembang dengan baik dan membawa nama baik sekolah setara dengan sekolah lain yang ada di Kabupaten Karawang.

•Tim Infokeadilan.com

Kades Kalidung Jaya Tinjau Pelaksanaan Posyandu Rutin, Dorong Peningkatan Status Kesehatan Masyarakat

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Guna meningkatkan status kesehatan anak bayi, balita, serta ibu hamil, kegiatan posyandu rutin bulanan kembali digelar di Desa Kalidung Jaya, Kecamatan Warasan, pada hari Selasa (16/12/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh para kader posyandu dan bidan desa tersebut berlangsung di berbagai pos pelayanan terpadu yang tersebar di desa, dengan fokus peninjauan langsung oleh Kepala Desa Kalidung Jaya, Warsan Hermawan, di Dusun 2.

Posyandu yang diadakan setiap bulan ini menyediakan berbagai layanan kesehatan komprehensif bagi masyarakat. Antara lain penimbangan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan balita serta anak-anak, pemberian imunisasi, pemberian makanan tambahan, hingga penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Warsan Hermawan menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama antara kader posyandu, bidan desa, dan masyarakat yang telah mendukung kelancaran kegiatan ini.

“Kegiatan posyandu merupakan pilar penting dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Desa Kalidung Jaya, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil. Kami akan terus mendukung dan memastikan pelayanan ini berjalan dengan baik guna kesejahteraan seluruh warga,” pungkasnya.

 

•Jaong

Dishub Karawang Siapkan Penertiban Bertahap, Tranportasi yang Nunggak Pajak Akan Ditindak

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Sebelumnya muncul kekhawatiran bahwa beberapa sopir angkutan umum di Kabupaten Karawang enggan membayar pajak tahun depan akibat rasa kecewa terhadap kurangnya tindakan tegas terhadap yang belum membayar. Namun, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang telah menyusun langkah konkret untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Puluhan sopir angkot yang telah memenuhi kewajiban pajak beberapa bulan lalu mengungkapkan rasa tidak puas, karena diduga hingga saat ini masih ada sejumlah armada angkutan umum yang tidak membayar pajak namun tetap beroperasi tanpa adanya razia, berbeda dengan pengawasan terhadap kendaraan roda dua yang dilakukan oleh kepolisian.

Merespons hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Karawang, Muhana, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan rapat koordinasi pada hari Kamis, 11 Desember 2025.

Rapat yang dihadiri oleh Dishub Karawang, Satlantas Polres Karawang, Subdenpom Karawang, Jasa Raharja, serta pengurus Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Karawang itu membahas terkait penertiban terhadap armada angkot dan mobil odong-odong yang masih nunggak pajak maupun memiliki surat izin yang sudah tidak berlaku.

“Pelaksanaan penertiban akan dilakukan secara bertahap, mulai dari tahap sosialisasi hingga penindakan langsung di lapangan. Kami akan memastikan semua angkot beroperasi sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Muhana Kadishub Karawang, Rabu (17/12/2025).

Tak hanya menangani permasalahan pajak dan kelengkapan administrasi, Dishub Karawang juga memiliki harapan dan rencana jangka panjang untuk pengembangan transportasi masal di Kabupaten Karawang.

“Insya Allah ke depan, transportasi masal berupa angkutan kota akan kita tertibkan secara menyeluruh, baik dari sisi armada/unit maupun infrastrukturnya seperti terminal dan halte-halte, sebagai bagian dari upaya untuk membawa Karawang semakin maju,” pungkasnya.

 

•Red

SDN Cikampek Barat II Gelar Karya Market Day dan Lomba Menghias Taman dalam Rangka P5

0

KARAWANG |Infokeadilan.com  – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cikampek Barat II menggelar acara khusus berupa Market Day dan lomba menghias taman, yang diikuti oleh seluruh siswa dengan pendampingan perwakilan orang tua murid. Kegiatan ini merupakan bagian dari Projek Penguat Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam kurikulum merdeka, Selasa (16/12/2025).

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah, yang menjelaskan konsep serta manfaat dari P5 dan Market Day.

“Projek Penguat Profil Pelajar Pancasila merupakan salah satu inovasi dalam kurikulum merdeka, bertujuan untuk memberikan siswa pengalaman nyata dalam mewujudkan nilai-nilai luhur Pancasila melalui serangkaian aktivitas projek pembelajaran baik di dalam maupun di luar kelas,” jelas Kepala Sekolah.

“Kegiatan ini diharapkan tidak hanya dapat mengembangkan kreativitas dan kemampuan praktis siswa, tetapi juga mengakar nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, kerja keras, dan rasa cinta terhadap lingkungan sekolah.” Pungkasnya.

Pada Market Day, siswa menampilkan berbagai jenis produk yang dibuat secara mandiri, mulai dari makanan seperti bolu, kue kering, minuman es, hingga aneka jajanan tradisional. Setiap kelompok siswa mengelola gerai sendiri, sehingga dapat belajar tentang konsep usaha, kerjasama tim, dan menghargai hasil karya sendiri serta orang lain.

Selain itu, digelar juga lomba menghias taman yang diikuti oleh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Para siswa tampil dengan penuh semangat dan antusiasme untuk menunjukkan hasil belajar mereka selama semester ini, dengan mengolah area taman sekolah menjadi lebih menarik dan nyaman.

Setelah sesi pembukaan dan penampilan karya. Dan yang berhasil menjadi juara dalam ajang perlombaan tersebut diraih oleh siswa kelas 6. Kemudian selanjutnya para siswa diberikan kesempatan untuk saling berkunjung melihat hasil karya teman sekelas maupun kelas lain.

Hal ini menjadi momen yang baik bagi mereka untuk belajar tentang nilai kebersamaan, menghargai kreativitas orang lain, serta mempererat tali silaturahmi antar siswa.

 

•Edi

BRI KC Karawang Hadirkan Digital CS, Layanan Mandiri yang Fleksibel dan Tanpa Antri

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (KC) Karawang memperkenalkan layanan unggulan berbasis transformasi digital, yaitu Mesin Digital Customer Service (CS). Layanan ini dirancang untuk memberikan kemudahan maksimal bagi nasabah dalam mengakses berbagai layanan perbankan.

Menurut Pemimpin Cabang BRI Karawang, Yuliyanto, Digital CS berperan sebagai one stop service yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi secara mandiri.

Beberapa layanan yang bisa diakses antara lain :

-Pembukaan rekening baru,

-Penggantian kartu debit (baik jenis chip maupun non-chip),

-Penerbitan ulang PIN, pencetakan buku tabungan dan rekening koran, serta -Pengiriman riwayat transaksi via email.

Keunggulan utama dari Digital CS adalah fleksibilitas waktu layanan. Nasabah tidak perlu lagi mengantri sesuai jam operasional konvensional, karena bisa datang kapan saja ke BRI KC Karawang maupun cabang BRI lainnya yang telah menyediakan fasilitas serupa.

“Kehadiran Digital CS menjadi solusi untuk meningkatkan kenyamanan nasabah,” jelas Yuliyanto, Selasa (16/12/2025).

Mesin ini mampu menangani berbagai kebutuhan mulai dari pembukaan rekening hingga penggantian kartu yang expired, hilang, rusak, atau terblokir. Selain itu, nasabah juga bisa mencetak lima transaksi terakhir secara instan.

Dengan adanya layanan self-service ini, antrian di loket bisa berkurang secara signifikan. Proses bisnis dan transaksi menjadi lebih cepat, yang pada akhirnya memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi seluruh nasabah BRI.

 

•Red/A.Sofyan

Banyak KPM Mengeluh, Kartu Bansos Terblokir, Minta Pemerintah Bantu Selesaikan

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial yang mengeluhkan permasalahan terkait nomor PIN kartu bansos yang tiba-tiba terblokir.

Menurut pengakuan sejumlah KPM mereka tidak pernah “ngoprek” kartu atau melakukan aktivitas yang melanggar aturan. Masalah ini dirasakan oleh KPM yang lansia, kurang paham teknologi, atau takut membuat kesalahan. Padahal selama ini menurut mereka selalu menerima tuntunan dari pihak terkait saat mengambil dana bantuan tersebut.

Seorang KPM berinisial A kepada awak media mengeluhkan atas apa yang di alaminya. Ia mengaku bahwa kartu bansos yang di milikinya saat ini tidak bisa digunakan untuk mengambil dana bantuan yang didapat dari pemerintah karena terblokir.

“Ya saya juga ga tau kenapa pak, sebelumnya ini kan tidak pernah terjadi. Saya mah orang awam ga tau, ini ujug ga bisa digunakan, katanya ke blokir. Saya heran, kan kartu ini mah digunakannya juga kalau pas ngambil bantuan aja itupun di tuntun oleh pegawainya, saya mah kan ga tau, jadi setiap pengambilan juga saya mah ngikutin pak, tapi ini tau tau ke blokir.” Keluhnya, Senin (15/12/2025).

“Udah coba di tanya tanya soal ini, maksudnya mau minta dibantu bagaimana supaya bisa digunakan lagi, tapi saya ga tau harus kesiapa, soalnya disuruh kesana kesini, saya mah kan ga paham, jadi akhirnya saya pasrah aja, gitu pak.” Keluhnya lagi menjelaskan.

Senada dengan W salah satu KPM yang lain, yang juga mengeluhkan kejadian serupa yang di alaminya. Dirinya merasa bingung harus kepada siapa meminta bantuan agar kartu bansos nya bisa digunakan kembali.

“Tadinya sih ga begini, katanya ini ke blokir, tapi ga tau kenapa karena kartu ini di gunakan juga kalau pas lah ada bantuan dari pemerintah, kalau ga ada ya saya simpan.” Ujarnya.

“Udah dicoba minta dibantu ke pihak desa supaya ini bisa digunakan seperti yang lain, tapi di arahkan ke pihak Bank, tapi dari bank malah di tanya ini ke blokir oleh siapa, ya saya jadi bingung. Padahal kan baru akan digunakan, karena kartunya kan di simpan saja. Saya ga tau harus gimana lagi.” Tuturnya.

Terpisah, Asep Achmad Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) pada Dinas Sosial Kabupaten Karawang saat di konfirmasi terkait hal tersebut mengatakan, bahwa pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan pihak Bank.

“Pihak Dinsos lagi berkoordinasi dengn pihak BNI.” Singkatnya pada Selasa (16/12/2025).

Dari keluhan yang muncul itu, temuan di sisi lain KPM diduga yang terkena blokir tersebut merupakan keluarga yang benar-benar layak mendapatkan bantuan. Mereka juga mengaku tidak pernah menyentuh pinjaman online (PINJOL) atau jaminan utang daring (JUDOL) yang merupakan jadi alasan umum yang dikutip untuk pemblokiran. Hal ini menimbulkan pertanyaan, sebenarnya dimana letak titik kesalahan yang terjadi ini ?

KPM juga mengeluhkan bahwa pihak bank yang dipercaya seolah kurang responsif dalam menyelesaikan masalah ini. Selain itu, di lapangan masih ditemukan dugaan kasus KPM yang sudah mapan dan dinilai tidak layak namun masih menerima bantuan, yang semakin menambah keresahan masyarakat.

Masyarakat menunggu langkah konkrit dari Pemkab Karawang dan dinas terkait untuk menyelesaikan keluhan ini mengenai tindakan yang akan diambil dinas untuk membantu KPM membuka blokir PIN ?

Dan bagaimana sikap dinas terhadap pihak Bank agar dapat lebih bertanggungjawab dan membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami KPM ?

Mereka juga berharap permasalahan ini dapat diselesaikan secepatnya agar KPM yang berhak dapat menikmati bantuan sosial tanpa hambatan.

 

•Her/Red

Peresmian Jembatan Dusun Neglasari, Desa Sedari, Kades : Langkah Penting Pemerintah untuk Memperbaiki Akses Warga

0

KARAWANG |Infokeadilan.com – Acara peresmian jembatan baru di Dusun Neglasari RT 03/004 Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, digelar pada hari Senin (15/12/2025) dengan kehadiran ratusan warga dan tokoh masyarakat setempat.

Acara yang penuh semangat tersebut menandai akhir proses pembangunan jembatan yang diharapkan akan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan mobilitas warga di daerah tersebut.

Sebelum peresmian secara resmi, warga dan tokoh masyarakat melakukan tatanan bersama di sekitar lokasi jembatan, yang menunjukkan antusiasme besar terhadap kehadiran infrastruktur baru ini. Proses pembangunan jembatan yang berjalan lancar menjadi bukti kerja sama erat antara pemerintah dan masyarakat, dengan harapan jembatan ini akan beroperasi dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang.

Kepala Desa Sedari, Bisri Mustopa, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah dan dinas terkait serta kepada tokoh masyarakat setempat.

“Alhamdulilah, hari ini adalah hari yang penuh kebahagiaan bagi kita semua di Desa Sedari, terutama warga Dusun Neglasari. Kami dengan tulus mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karawang, khususnya Bupati kita yang tercinta, Pak H. Aep Syaepuloh, pak Wabup Maslani, serta Camat Cibuaya yang selalu memperhatikan kebutuhan infrastruktur di daerah kita.” Ucapnya.

“Dan juga tidak lupa kepada semua dinas terkait yang telah bekerja keras membangun jembatan ini dengan penuh tanggung jawab. Dan jembatan yang sudah jadi hari ini, Insya Allah, akan selalu bermanfaat bagi kita semua dalam memudahkan akses perjalanan, baik untuk beraktivitas sehari-hari, sekolah, maupun berbisnis. Terima kasih banyak atas perhatian dan dukungannya.” Pungkasnya.

 

•Jaong